Tag: Kai

  • Indonesia isi 20 persen dari 350.000 peluang kerja migran pada 2025

    Indonesia isi 20 persen dari 350.000 peluang kerja migran pada 2025

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mengungkapkan bahwa Indonesia baru mengisi sebanyak 20 persen dari 350.000 peluang kerja migran pada 2025.

    “Pemetaan tahun 2025 itu 350.000 pekerja migran berpeluang kerja luar negeri dan profesional semua. Kita baru bisa mengisi 20 persen sehingga masih 80 persen kita belum bisa mengisinya,” kata Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin.

    Hal itu disampaikan dalam acara pelepasan perdana PMI skema visa E7 ke Korea Aerospace Industries (KAI) oleh PT Prima Duta Sejati di Jakarta Selatan, Jumat.

    Sebanyak 20 persen dari 350.000 itu dalam arti sudah terisi 70.000. Sedangkan yang belum terisi sekitar 280.000 pekerja migran sehingga masih ada permintaan yang belum dipenuhi.

    Dia menilai salah satu faktornya, yakni adanya kesenjangan pendidikan seperti SMK maupun perguruan tinggi terhadap kebutuhan kompetensi bekerja di luar negeri.

    Karena itu, Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan program vokasi pada tahun 2026 yang diharapkan mampu menghasilkan lulusan berkompeten.

    “Inilah yang harus kita jembatani melalui pelatihan dan vokasi agar peluang kerja tersebut bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,” katanya.

    Dia juga menyoroti Hari Migran Internasional sebagai momentum bagi Indonesia untuk memastikan para pekerja migran terlindungi, mulai dari sebelum keberangkatan hingga mereka kembali ke tanah air.

    KP2MI memulai upaya untuk mencapai target penempatan 500.000 pekerja migran terampil pada 2026 dengan melepas secara resmi 1.035 pekerja ke luar negeri.

    Pekerja migran profesional itu dilepas ke beberapa negara seperti Korea, Hong Kong, Taiwan dan Jepang.

    Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI), jumlah penempatan pekerja migran hingga 15 Desember 2025 mencapai 286.422 atau 110,5 persen dari target 259.144.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Penampakan Mobil Tertabrak Kereta Bandara di Kalideres, Bodi Ringsek Parah
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        19 Desember 2025

    Penampakan Mobil Tertabrak Kereta Bandara di Kalideres, Bodi Ringsek Parah Megapolitan 19 Desember 2025

    Penampakan Mobil Tertabrak Kereta Bandara di Kalideres, Bodi Ringsek Parah
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
     Kecelakaan hebat melibatkan sebuah mobil dengan Kereta Api (KA) Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) terjadi di perlintasan sebidang Jalan Alastua, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (19/12/2025).
    Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.45 WIB itu menyebabkan satu mobil rusak parah dan pengemudinya mengalami luka serius.
    Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan yang belum dilengkapi sistem portal otomatis.
    Berdasarkan video yang beredar di akun Instagram @
    warga.jakbar,
    mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 1926 VZK tampak ringsek parah dan terdampar di sisi rel.
    Hampir seluruh bagian bodi mobil berwarna hitam tersebut remuk tak berbentuk akibat benturan keras dengan kereta.
    Kerusakan paling mencolok terlihat pada sisi kiri badan mobil yang penyok parah hingga menjorok ke dalam.
    Selain itu, struktur kerangka kendaraan tampak bengkok dan seluruh kaca jendela pecah berantakan di sekitar lokasi kejadian.
    Sementara itu, bodi bagian kanan mobil terlihat mengalami kerusakan lebih ringan dan pintu kanan depan masih dapat dibuka secara normal.
    Pintu tersebut kemudian dimanfaatkan warga sekitar untuk mengevakuasi pengemudi yang berada di dalam mobil dalam kondisi tidak sadarkan diri.
    Dalam rekaman video, terlihat sejumlah warga bahu-membahu menggotong sopir keluar dari bangkai kendaraan.
    Kepolisian memastikan pengemudi mobil mengalami sejumlah luka akibat benturan keras.
    “Korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto.
    Joko menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil yang dikemudikan pria berinisial IKM (59) melaju dari arah Jalan Warung Pojok menuju Jalan Alastua V.
    Saat hendak melintasi rel, pengemudi diduga tidak menyadari kedatangan kereta yang melintas.
    “Sesampainya di dekat perlintasan Kereta Api Warung Pojok, Kalideres, tertabrak kereta api Bandara arah Jakarta yang melaju dari arah barat ke timur,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto.
    Diketahui, perlintasan sebidang di kawasan tersebut belum dilengkapi sistem portal otomatis.
    Selama ini, pengamanan perlintasan hanya mengandalkan petugas yang menutup palang pintu secara manual.
    Pihak KAI Commuter membenarkan bahwa perlintasan tersebut tidak dijaga saat kejadian berlangsung.
    “KAI Commuter sangat menyayangkan terjadinya kembali insiden tabrakan KA Commuter Line Basoetta No.807A (Manggarai-Bandara Soekarno Hatta) di perlintasan sebidang tidak dijaga antara Stasiun Poris dan Stasiun Kalideres,” kata Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan.
    Leza menegaskan, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
    “Berhenti saat sinyal sudah berbunyi atau saat palang perlintasan mulai bergerak, serta tertib dalam berkendara. Berikan hak utama kepada kereta yang akan melintas,” kata Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 12 pekerja Indonesia siap berkarya di industri pesawat Korea Selatan

    12 pekerja Indonesia siap berkarya di industri pesawat Korea Selatan

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melepas sebanyak 12 pekerja migran yang siap berkarya di industri pesawat di Korea Selatan melalui skema visa E7.

    “Kita berkumpul untuk mensyukuri penempatan pekerja migran Indonesia ke Korea Aerospace Industries melalui skema visa E7,” kata Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin.

    Hal itu disampaikan dalam acara pelepasan perdana Pekerja Migran Indonesia (PMI) skema visa E7 ke Korea Aerospace Industries (KAI) oleh PT Prima Duta Sejati di Jakarta Selatan, Jumat.

    Mukhtarudin menjelaskan bahwa visa E7 adalah visa bagi jenis pekerjaan yang memiliki keterampilan dan keahlian menengah.

    Dia menilai momen ini merupakan sebuah tonggak sejarah baru lantaran pertama kali penempatan PMI di area kedirgantaraan Korea Selatan.

    Di industri pertahanan ini baru pertama kali pihaknya mengirim pekerja migran untuk industri pertahanan

    Nantinya, 12 PMI ini turut terlibat dalam perakitan dan pembuatan pesawat jet tempur KF-21, helikopter, pesawat komersil dan pesawat tanpa awak (drone) di KAI.

    “Sebuah kolaborasi penting dengan adanya otomatis “transfer of knowledge” yang dapat digunakan untuk kemajuan pembangunan kedirgantaraan Indonesia,” katanya.

    Diharapkan para PMI yang akan ditempatkan untuk bekerja di Korea Selatan tersebut tidak lupa untuk kembali ke tanah air guna membantu mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

    KP2MI juga menjamin hak perlindungan bagi pekerja migran menjadi prioritas utama. “Dan tentu ini merupakan sebuah kerja sama lebih maju lagi karena Indonesia sama Korea hubungannya sudah sangat panjang,” katanya.

    Direktur PT Prima Duta Sejati, Maxixe Mantofa menambahkan, perusahaan ini merupakan satu-satunya perusahaan P3MI di Indonesia yang bekerjasama dengan Korea Aerospace Industries.

    Maxixe mengatakan, proses seleksi berlangsung lima bulan dengan pelaksanaan ketat lantaran juga memperhatikan kepandaian, keahlian dan mental para pekerja migran.

    Proses seleksi itu meliputi standar kesehatan, edukasi, pengalaman kerja hingga tes kemampuan untuk menyesuaikan standar kerja di luar negeri.

    “Mereka harus punya mental baja karena adanya perubahan cuaca, kultur, budaya dan bahasa,” katanya.

    PT Prima Duta Sejati telah berpengalaman melakukan penempatan ratusan PMI ke Korea Selatan di sektor pembuatan kapal laut canggih sejak tahun 2023 yang juga dengan skema visa E7.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI Tutup 193 Perlintasan Sebidang Demi Keselamatan Angkutan Nataru

    KAI Tutup 193 Perlintasan Sebidang Demi Keselamatan Angkutan Nataru

    Data KAI menunjukkan, jumlah perlintasan sebidang di Indonesia terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada 2024, tercatat terdapat 3.896 perlintasan sebidang, terdiri dari 2.803 perlintasan terdaftar dan 1.093 tidak terdaftar. Dari jumlah tersebut, 1.832 perlintasan telah dijaga, sementara 971 lainnya belum dijaga.

    Memasuki 2025, jumlah perlintasan sebidang turun menjadi 3.703 titik. Rinciannya, 2.776 perlintasan terdaftar dan 927 perlintasan tidak terdaftar. Pada periode yang sama, jumlah perlintasan tidak dijaga berkurang menjadi 912 titik, sedangkan perlintasan yang dijaga meningkat menjadi 1.864 titik.

    Penurunan ini mencerminkan penguatan komitmen KAI dalam meningkatkan keselamatan, keteraturan lalu lintas, serta kenyamanan perjalanan di sekitar jalur kereta api. Penataan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat risiko, kondisi wilayah, serta koordinasi lintas instansi agar hasilnya optimal dan berkelanjutan.

     

  • Daftar 10 Tujuan Favorit Selama Nataru 2025/2026

    Daftar 10 Tujuan Favorit Selama Nataru 2025/2026

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sekitar 3,94 juta orang diprediksi menggunakan kereta api jarak jauh pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Sementara PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan, Stasiun Pasar Senen dan Yogyakarta menjadi tujuan favorit pada libur Nataru 2025/2026, tercermin dari penjualan tiket. 

    Total penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 1.765.860 tiket, atau 64% dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk per 19 Desember 2025 pukul 08.00 WIB. Sebanyak 183.591 di antaranya akan turun di Stasiun Pasar Senen—jumlahnya berpotensi terus bertambah. 

    “Dominasi stasiun-stasiun tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat menuju kota-kota wisata, pusat budaya, serta destinasi favorit libur akhir tahun seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang,” tulis KAI dalam keterangan resmi, Jumat (19/12/2025). 

    Bukan hanya sebagai setasiun tujuan, Stasiun Pasar Senen juga diprediksi menempati peringkat pertama sebagai stasiun asal terpadat dengan prediksi jumlah penumpang sekitar 1,21 juta penumpang. 

    Adapun Stasiun Yogyakarta menempati peringkat pertama sebagai stasiun tujuan terpadat dengan prediksi total jumlah penumpang sekitar 805.000 penumpang.

    Melihat data tersebut, nyatanya bukan hanya warga Jakarta yang akan meninggalkan ibu kota selama Nataru. Namun, juga para perantau memanfaatkan libur Nataru untuk kembali ke Jakarta. 

    Secara umum, KAI mencatat penjualan tiket pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 1.923.622 tiket hingga Jumat, 19 Desember 2025 pukul 08.00 WIB.

    Penjualan tiket kereta api lokal mencapai 157.762 tiket, setara 21,2% dari total 745.056 tempat duduk. Penjualan ini terpantau meningkat dari hari kemarin, yang mencapai 15,6%. 

    Sementara untuk tiket diskon, KAI mencatat telah terjual mencapai 726.623 tiket, atau 48% dari total kapasitas yang tersedia untuk kereta api ekonomi komersial.

    Berdasarkan pemantauan sementara, tingkat okupansi tertinggi tercatat sebesar 67,9% pada Minggu, 28 Desember 2025. Angka tersebut diperkirakan masih akan meningkat seiring berjalannya proses penjualan tiket.

    Selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KAI menyediakan 3.506.104 tempat duduk pada layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, serta aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

    Adapun, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta PT KAI bersama Ditjen Perkeretaapian Kemenhub agar memberikan perhatian serius terhadap pengamanan dan penataan jalur perlintasan sebidang, baik yang resmi maupun yang masih digunakan masyarakat secara faktual.

    Dudy menyatakan bahwa masa angkutan Nataru merupakan salah satu periode paling krusial dalam penyelenggaraan transportasi nasional, salah satunya pada sektor perkeretaapian. Ia menyebut beban layanan perkeretaapian pada masa Nataru tidak hanya tinggi, tetapi juga berlangsung lebih panjang. 

    “Dengan kondisi seperti ini, saya ingin menegaskan agar manajemen keselamatan perekeretaapian harus ditingkatkan dan dijalankan secara disiplin serta terukur,” ungkap Menhub Dudy dalam Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Nataru 2025/2026 di Stasiun Gambir, Jakarta (18/12).

    Berikut 10 Stasiun Tujuan Favorit Kereta Api Jarak Jauh:

    Data per 19 Desember 2025 pukul 08.00 WIB untuk keberangkatan 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026

     1.⁠ ⁠Pasarsenen –183.591 pelanggan

     2.⁠ ⁠Yogyakarta –117.521 pelanggan

     3.⁠ ⁠Gambir –108.137 pelanggan

     4.⁠ ⁠Lempuyangan –74.325 pelanggan

     5.⁠ ⁠Bekasi –66.315 pelanggan

     6.⁠ ⁠Bandung –64.545 pelanggan

     7.⁠ ⁠Surabaya Pasar Turi –59.996 pelanggan

     8.⁠ ⁠Semarang Tawang – 54.063 pelanggan

     9.⁠ ⁠Surabaya Gubeng – 53.897 pelanggan

    10.⁠ ⁠Jatinegara – 48.702  pelanggan

  • 1,92 Juta Kursi Ludes, KAI Tebar Diskon 30 Persen!

    1,92 Juta Kursi Ludes, KAI Tebar Diskon 30 Persen!

    Dalam periode Angkutan Nataru kali ini, KAI total menyediakan 3.506.104 tempat duduk guna mendukung kelancaran transportasi nasional. Berdasarkan data penjualan, Stasiun Pasar Senen masih menjadi destinasi favorit utama dengan jumlah kedatangan mencapai 183.591 pelanggan.

    Posisi selanjutnya diikuti oleh Yogyakarta (117.521 pelanggan), Gambir (108.137 pelanggan), dan Lempuyangan (74.325 pelanggan). Dominasi stasiun di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur ini menunjukkan bahwa kota-kota seperti Yogyakarta, Surabaya, dan Semarang tetap menjadi magnet utama wisata budaya dan keluarga.

    Untuk memberikan harga tiket yang lebih terjangkau bagi masyarakat, KAI juga menghadirkan program khusus berupa diskon tarif sebesar 30 persen. Promo ini berlaku untuk keberangkatan tanggal 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Sebanyak 1.509.080 tempat duduk telah dialokasikan untuk program diskon ini guna merangsang aktivitas ekonomi dan pariwisata daerah.

  • Penumpang Kereta Api Diprediksi Tembus 3,94 Juta Pada Periode Nataru

    Penumpang Kereta Api Diprediksi Tembus 3,94 Juta Pada Periode Nataru

    Jakarta

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi lonjakan pengguna kereta api di periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang. Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub, tercatat sekitar 3,94 juta orang diprediksi menggunakan kereta api jarak jauh di momen tersebut.

    Dalam hal ini, Stasiun Pasar Senen ada di posisi pertama dengan tingkat kepadatan tertinggi dengan prediksi jumlah penumpang sebesar 19,35% atau sekitar 1,21 juta penumpang. Kemudian untuk wilayah tujuan, Stasiun Yogyakarta menempati peringkat pertama dengan prediksi jumlah penumpang sebesar 12,90% atau sekitar 805 ribu penumpang.

    Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, pun meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memperketat manajemen keselamatan yang dijalankan secara disiplin selama periode tersebut. Karena menurutnya, masa angkutan Nataru menjadi periode paling krusial dalam penyelenggaraan transportasi nasional, salah satunya pada sektor perkeretaapian.

    Ia menyebut beban layanan perkeretaapian pada masa Nataru tidak hanya tinggi, tetapi juga berlangsung lebih panjang. “Dengan kondisi seperti ini, saya ingin menegaskan agar manajemen keselamatan perkeretaapian harus ditingkatkan dan dijalankan secara disiplin serta terukur,” ungkap Dudy dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jumat (19/12/2025).

    Adapun manajemen keselamatan ini mencakup penyiagaan personel yang memadai dan profesional, pemantauan intensif prasarana jalan rel, dan kesiapan peralatan dan sarana penanganan gangguan. Selain itu, manajemen keselamatan juga perlu memitigasi khusus di daerah rawan banjir dan longsor, penguatan pengamanan, serta pengawasan perlintasan sebidang yang berisiko tinggi.

    “Keselamatan harus menjadi budaya, menjadi kebiasaan yang dibangun setiap hari di setiap lini kerja, tanpa pengecualian. Keselamatan harus dikelola secara preventif dan berbasis data lapangan,” jelasnya.

    Dudy menekankan, kereta api menjadi tulang punggung mobilitas nasional di masa libur Nataru. Karenanya, setiap gangguan layanan kereta api berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap lalu lintas jalan, bandara, pelabuhan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

    Namun begitu, Dudy menekankan gangguan keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI melainkan juga seluruh pihak. Ia menegaskan, aspek keselamatan dan keamanan perkeretaapian juga mencakup kewaspadaan dari seluruh faktor non-teknis, seperti pengamanan dan ketertiban di lingkungan perkeretaapian.

    “Keselamatan perkeretaapian bukan semata-mata tanggung jawab internal pihak PT. KAI, melainkan hasil dari koordinasi lintas sektor. Karena itu, sinergi dengan Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, BMKG, BASARNAS, Pemerintah Daerah, serta seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat, terutama dalam pengambilan keputusan cepat di lapangan,” imbuhnya.

    (eds/eds)

  • Kereta Tertemper Mobil di Stasiun Poris-Kalideres Dievakuasi

    Kereta Tertemper Mobil di Stasiun Poris-Kalideres Dievakuasi

    Jakarta

    Kereta Bandara yang tertemper mobil di petak jalan antara Stasiun Poris-Kalideres telah dievakuasi. Namun KAI Commuter memastikan perjalanan KRL lintas Tangerang dapat dilintasi meski dengan kecepatan terbatas.

    “Info lanjut proses evakuasi KA 807A-815A (Bandara Soekarno-Hatta-Duri-Manggarai) telah selesai,” kata KAI Commuter melalui akun X resminya, Jumat (19/12/2025).

    Akibat tertempernya KA Bandara tersebut mengakibatkan perjalanan KRL Tangerang terdampak. Sebelumnya KAI Commuter menyebut jalur KRL hanya dapat dilintasi satu jalur secara bergantian.

    Saat ini perjalanan Commuter Line lintas Poris-Kalideres dapat dilalui dengan kecepatan terbatas. Sebab KAI Commuter masih melakukan proses penguraian kepadatan.

    “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” katanya.

    “Mohon waktu masih dalam penanganan petugas,” kata Joko saat dihubungi terpisah.

    (yld/idh)

  • Melihat Kesiapan KA Feeder untuk Angkutan Natal dan Tahun Baru

    Melihat Kesiapan KA Feeder untuk Angkutan Natal dan Tahun Baru

    Foto Bisnis

    Nasywa Fauziah – detikFinance

    Jumat, 19 Des 2025 08:14 WIB

    Bandung – Menjelang Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 2 Bandung melakukan pemeriksaan KA Feeder. Langkah ini memastikan layanan kereta aman dan andal saat puncak liburan.

  • Banyak Tiket Kereta Api Belum Terjual Jelang Nataru, Bos KAI: Beli Go Show!

    Banyak Tiket Kereta Api Belum Terjual Jelang Nataru, Bos KAI: Beli Go Show!

    Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin mengaku bahwa tiket kereta api untuk liburan Nataru 2025/2026 masih banyak yang belum terjual.

    Bobby menyampaikan, penjualan tiket kereta api yang baru melampaui setengah dari kapasitas tempat duduk karena masyarakat lebih memilih pembelian langsung atau go show di stasiun keberangkatan.

    “Biasanya go show,” ujarnya kepada wartawan di Stasiun Gambir, Kamis (18/12/2025) malam.

    Meski demikian, Bobby menegaskan bahwa penjualan tiket untuk periode Nataru 2025/2026 mengalami peningkatan sebesar 5%—10%, baik KA jarak jauh maupun KA lokal.

    Berdasarkan pantauan Bisnis dalam laman resmi pembelian tiket KAI, rute Gambir–Yogyakarta untuk keberangkatan 24 Desember maupun 25 Desember, tiket masih tersedia.

    KAI mencatat okupansi tempat duduk kereta api telah mencapai 49,8% hingga H-7 Natal atau per 18 Desember pukul 08.00 WIB.

    Penjualan tiket untuk periode keberangkatan 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 1.747.125 tiket dari total 3.506.104 tempat duduk yang disediakan selama periode libur akhir tahun.

    Penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 1.630.549 tiket, atau 59,1% dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 116.576 tiket, setara 15,6% dari total 745.056 tempat duduk.

    Berdasarkan pemantauan sementara, tingkat okupansi tertinggi tercatat sebesar 65,8% pada Minggu, 28 Desember 2025. Angka tersebut diperkirakan masih akan meningkat seiring berjalannya proses penjualan tiket.

    Pada masa Nataru ini, KAI juga memberikan diskon tarif sebesar 30% yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total 1.509.080 tempat duduk yang disiapkan untuk program tersebut.

    Hingga 18 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tiket diskon yang telah terjual mencapai 695.966 tiket, atau 46% dari total kapasitas yang tersedia untuk kereta api ekonomi komersial.

    Adapun Bobby mengimbau masyarakat untuk menaati rambu-rambu perlintasan kereta api guna menghindari fatalitas, terutama di perlintasan sebidang.

    Dalam rangka menjaga kelancaran pergerakan selama Nataru, KAI juga telah melakukan antisipasi di titik rawan banjir dan longsor di tengah imbauan curah hujan tinggi, utamanya di Daop 4 Semarang.