Tag: Kai

  • Detik-Detik Bocah Perempuan Tertabrak KA Pangrango Saat Asyik Kejar Layangan di Jalur Rel Cigombong

    Detik-Detik Bocah Perempuan Tertabrak KA Pangrango Saat Asyik Kejar Layangan di Jalur Rel Cigombong

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menekankan bahwa jalur rel memiliki risiko tinggi bagi masyarakat umum.

    ​“Kami kembali mengingatkan bahwa berada di jalur kereta api, baik untuk berjalan kaki, melintas, maupun beraktivitas lainnya, sangat membahayakan keselamatan jiwa. Jalur rel bukan ruang publik,” tegas Franoto melalui siaran pers resmi.

    ​Franoto juga menjelaskan bahwa setelah insiden terjadi, petugas segera melakukan pengamanan jalur dan pemeriksaan rangkaian.

    Setelah dinyatakan aman, KA Pangrango dapat melanjutkan perjalanan menuju Bogor. KAI mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area rel, mengingat kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak.

  • Tetapkan Jalur Satu Arah, Pemkot Siap Jadikan Jalan Stasiun sebagai Ikon Baru Kota Kediri

    Tetapkan Jalur Satu Arah, Pemkot Siap Jadikan Jalan Stasiun sebagai Ikon Baru Kota Kediri

    Kediri (beritajatim.com) – Usai diresmikan pada Rabu (31/1/2026), Pemerintah Kota Kediri kini menetapkan kebijakan baru terkait pengalihan lalu lintas di Jalan Stasiun. Melalui penjelasan pada Podcast Pemkot Kediri TV pada Jumat (9/1), Arief Cholisudin, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri menerangkan pemerintah akan memberlakukan jalur satu arah pada Jalan Stasiun dan menjadikannya kawasan bebas parkir.

    Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) guna menciptakan kawasan yang tertib dan menjadikan ciri khas tersendiri bagi Kota Kediri.

    “Perubahan lalu lintas pasca peresmian memang akan ada yang kita tata ulang, mungkin jarak lebih panjang, waktu yang diperlukan lebih lama, ini demi indahnya Kota Kediri yang nantinya Jalan Stasiun akan menjadi City Of Tourism,” jelas Cholis.

    Ia menambahkan, bagi pengendara roda dua dapat melintas melalui Jalan Dhoho menuju Jalan Stasiun hingga monumen lokomotif, kemudian dapat melintas menuju Jalan Ade Irma Suryani atau menuju Jalan Untung Suropati. Sedangkan khusus kendaraan roda empat hanya bisa melintas ke Jalan Untung Suropati.

    Kendati demikian masyarakat tak perlu khawatir saat acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) setiap Hari Minggu karena pemerintah akan melakukan pengecualian. Bagi penumpang KAI yang hendak menuju stasiun dapat melewati Jalan Untung Suropati yang diberlakukan dua arah pada pukul 05.00 hingga 09.00. Cholis menegaskan pihaknya bersama PT KAI akan bersiap siaga membantu mengarahkan pengguna jalan.

    Kemudian, terkait penataan parkir bagi pemilik toko dan pembeli, masyarakat dapat memanfaatkan ex Pacific sebagai kantong parkir bagi mobil maupun motor selama 24 jam. “Parkir di Jalan Dhoho juga bisa digunakan, bedanya kalau di Jalan Dhoho khusus plat AG Kota Kediri gratis sedangkan parkir di ex Pacifik plat manapun berbayar. Untuk penumpang KAI bisa parkir di stasiun atau di ex Pacific,” ujarnya.

    Bagi peziarah Makam Syekh Wasil dapat memarkir kendaraannya di ex Pacific. Akan tetapi Pemkot Kediri telah mengantisipasi apabila terjadi lonjakan jumlah peziarah maka dapat memarkir kendaraan di Jalan Dhoho, Jalan Untung Suropati sebelah barat, Jalan Monginsidi, dan Jalan Stasiun.

    Sebelum menerapkan kebijakan tersebut, Pemkot Kediri terlebih dahulu melakukan uji coba mulai Senin (5/1) dan mengalami sejumlah kendala, salah satunya masyarakat belum terbiasa dengan adanya pembaruan rute tersebut. Untuk itu, pihaknya terus mengimbau untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan ikon pariwisata baru di Kota Kediri.

    Cholis mengatakan sebagai upaya mewujudkan kebijakan tersebut diperlukan kerjasama lintas sektor, di antaranya: Dinas Perhubungan yang melakukan pengaturan lalu lintas, Dinas Perdagangan dan Perindustrian melakukan penataan PKL, Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga menata setiap kegiatan-kegiatan di kawasan tersebut, Satpol PP bertugas menjaga ketertiban dan keamanan, serta camat dan lurah yang melakukan pengawasan lokasi.

    Di penghujung podcast Dirinya berharap kepada warga Kota Kediri agar mendukung program tersebut serta berperan aktif dalam memberikan masukan dan saran demi terciptanya city of tourism yang berdampak positif pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

    “Harapan Jalan Stasiun ini akan diingat oleh orang-orang yang pernah ke Kota Kediri sehingga membuat kangen sehingga slogan Kediri Ngangeni bisa kita raih,” pungkasnya. [nm/kun]

  • ​Jadwal Pembelian Tiket Kereta Lebaran 2026 Kapan Dibuka?

    ​Jadwal Pembelian Tiket Kereta Lebaran 2026 Kapan Dibuka?

    Jakarta: Tiket kereta api mudik Lebaran mulai banyak dicari meski Hari Raya Idul Fitri 2026 masih dua bulan lagi. Hal ini bukan tanpa alasan, masyarakat tidak mau sampai kehabisan tiket kereta api untuk mudik tahun ini.

    PT KAI melalui unggahan di akun Instagram @kai121_ menjawab menjawab pertanyaan seputar kapan pemesanan tiket kereta Lebaran 2026. Saat ini, pembelian tiket kereta api Lebaran 2026 belum dibuka.

    Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa sampai saat ini periode pemesanan tiket kereta api antarkota masih H-45 sebelum keberangkatan dan belum ada perubahan jangka waktu. Informasi penjualan tiket kereta Lebaran 2026 akan diumumkan lewat media sosial KAI121.

    Dengan pengumuman tersebut, artinya masyarakat bisa mulai memesan tiket pada 45 hari sebelum jadwal keberangkatan yang diinginkan. Hal ini berlaku pada seluruh jadwal kereta KAI jarak jauh.
     
    Beirikut info resmi yang telah dirilis oleh KAI: 
     
    – Periode pemesanan tiket KA antarkota atau jarak jauh, saat ini masih H-45 sebelum keberangkatan.
     
    – Pelanggan diimbau untuk menghindari pembelian tiket melalui pihak-pihak yang menawarkan jasa, dengan bea tambahan yang tidak wajar.
     

     
    – Pemesanan tiket kereta api dapat dilakukan di aplikasi Access by KAI, website: booking.kai.id, atau mitra resmi penjualan lainnya.
     
    – Informasi mengenai penjualan tiket KA Lebaran 2026, akan diumumkan melalui media sosial KAI121.
     
    KAI juga mengimbau kepada pelanggan untuk mulai merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026.
    Prediksi Ramadan dan Idul Fitri 2026

    Menurut SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497 Tahun 2025 Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 yang menjelaskan mengenai Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Idul Fitri 2026 telah diperkirakan akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
     
    Jika dihitung berdasarkan perkiraan waktu, maka perkiraan Ramadan adalah 30 hari sebelum perkiraan idulfitri yaitu Sabtu, 21 Februari 2026, namun tetap tergantung berapa jumlah hari di Bulan Ramadan bisa 29 atau 30 hari. 
     
    Meskipun ada prediksi ini, sidang isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI akan tetap dilakukan untuk menentukan kapan waktu Ramadan dan kapan waktu Idulfitri 2026. 
     
    Berdasarkan kalender SKB 3 Menteri mengenai libur nasional dan cuti bersama, berikut adalah jadwal libur panjang untuk merayakan Idulfitri 1447 H: 
     
    Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Minggu, 22 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)

    Jakarta: Tiket kereta api mudik Lebaran mulai banyak dicari meski Hari Raya Idul Fitri 2026 masih dua bulan lagi. Hal ini bukan tanpa alasan, masyarakat tidak mau sampai kehabisan tiket kereta api untuk mudik tahun ini.
     
    PT KAI melalui unggahan di akun Instagram @kai121_ menjawab menjawab pertanyaan seputar kapan pemesanan tiket kereta Lebaran 2026. Saat ini, pembelian tiket kereta api Lebaran 2026 belum dibuka.
     
    Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa sampai saat ini periode pemesanan tiket kereta api antarkota masih H-45 sebelum keberangkatan dan belum ada perubahan jangka waktu. Informasi penjualan tiket kereta Lebaran 2026 akan diumumkan lewat media sosial KAI121.

    Dengan pengumuman tersebut, artinya masyarakat bisa mulai memesan tiket pada 45 hari sebelum jadwal keberangkatan yang diinginkan. Hal ini berlaku pada seluruh jadwal kereta KAI jarak jauh.
     
    Beirikut info resmi yang telah dirilis oleh KAI: 
     
    – Periode pemesanan tiket KA antarkota atau jarak jauh, saat ini masih H-45 sebelum keberangkatan.
     
    – Pelanggan diimbau untuk menghindari pembelian tiket melalui pihak-pihak yang menawarkan jasa, dengan bea tambahan yang tidak wajar.
     

     
    – Pemesanan tiket kereta api dapat dilakukan di aplikasi Access by KAI, website: booking.kai.id, atau mitra resmi penjualan lainnya.
     
    – Informasi mengenai penjualan tiket KA Lebaran 2026, akan diumumkan melalui media sosial KAI121.
     
    KAI juga mengimbau kepada pelanggan untuk mulai merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026.
    Prediksi Ramadan dan Idul Fitri 2026

    Menurut SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497 Tahun 2025 Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 yang menjelaskan mengenai Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Idul Fitri 2026 telah diperkirakan akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
     
    Jika dihitung berdasarkan perkiraan waktu, maka perkiraan Ramadan adalah 30 hari sebelum perkiraan idulfitri yaitu Sabtu, 21 Februari 2026, namun tetap tergantung berapa jumlah hari di Bulan Ramadan bisa 29 atau 30 hari. 
     
    Meskipun ada prediksi ini, sidang isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI akan tetap dilakukan untuk menentukan kapan waktu Ramadan dan kapan waktu Idulfitri 2026. 
     
    Berdasarkan kalender SKB 3 Menteri mengenai libur nasional dan cuti bersama, berikut adalah jadwal libur panjang untuk merayakan Idulfitri 1447 H: 
     
    Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Minggu, 22 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
     

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Baut Rel Kereta Blitar-Rejotangan Dicuri, KAI Daop 7 Madiun Gerak Cepat Lakukan Perbaikan

    Baut Rel Kereta Blitar-Rejotangan Dicuri, KAI Daop 7 Madiun Gerak Cepat Lakukan Perbaikan

    Blitar (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun bergerak cepat memperbaiki dan melengkapi kembali baut penambat rel yang hilang dicuri di KM 127 + 358 petak jalan Blitar–Rejotangan, Tulungagung. Petugas prasarana langsung diterjunkan ke lokasi untuk memastikan stabilitas jalur tetap terjaga demi keamanan perjalanan kereta api pasca-aksi pencurian tersebut.

    Langkah darurat ini diambil setelah petugas menemukan sejumlah baut penambat hilang pada Rabu (7/1/2026) yang berpotensi membahayakan operasional kereta. Kehilangan komponen tersebut dinilai sangat krusial karena dapat mengganggu stabilitas struktur rel saat dilintasi rangkaian kereta api dengan kecepatan tinggi.

    Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa tindakan pencurian komponen rel merupakan perbuatan sabotase yang mengancam keselamatan publik secara luas. Pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk gangguan yang menyasar aset vital prasarana perkeretaapian nasional.

    “Baut penambat rel adalah komponen vital. Kehilangannya dapat berdampak serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api. KAI Daop 7 Madiun bergerak cepat melakukan perbaikan agar operasional KA tetap aman,” ujar Tohari memberikan keterangan resmi.

    Selain melakukan perbaikan fisik, KAI Daop 7 Madiun kini meningkatkan frekuensi patroli pengamanan di sepanjang jalur rel guna mencegah kejadian serupa. Perusahaan juga memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum serta mengajak masyarakat sekitar untuk ikut mengawasi keamanan prasarana di lingkungan mereka.

    “Partisipasi masyarakat sangat kami apresiasi. Laporan yang disampaikan menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Sinergi antara KAI dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan prasarana ke depan,” ungkap Tohari.

    Dalam waktu singkat, Polsek Sanankulon bersama warga setempat berhasil mengamankan salah satu pelaku pencurian berinisial DA (26) di lokasi kejadian. Namun, satu pelaku lainnya berinisial D (30) berhasil meloloskan diri dan saat ini telah resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Kapolsek Sanankulon AKP Nurbudi Santosa menjelaskan bahwa aksi pelaku terungkap setelah warga mendengar suara dentuman keras akibat pemukulan baut rel. “Pelaku tertangkap tangan oleh warga saat sedang memukul baut rel hingga menimbulkan suara keras. Petugas SPKT dan Reskrim yang menerima laporan segera meluncur ke TKP untuk mengamankan pelaku dari amuk massa,” terangnya.

    Polisi memastikan tindakan tersangka DA tidak akan diproses dengan pasal pencurian ringan mengingat dampak bahaya yang ditimbulkan bagi nyawa orang banyak. Pelaku dijerat dengan Pasal 477 Ayat (1) huruf f UU RI No. 01 Tahun 2023 tentang KUHP baru terkait Pencurian dengan Pemberatan.

    “Kami melakukan proses sidik secara mendalam. Pelaku utama sudah ditahan, dan anggota kami sedang memburu pelaku lainnya yang berstatus DPO,” tegas AKP Nurbudi Santosa menanggapi kasus tersebut. [owi/beq]

  • Penumpang KAI Dihubungi Tanpa Tukar Nomor, Oknum Karyawan Disanksi

    Penumpang KAI Dihubungi Tanpa Tukar Nomor, Oknum Karyawan Disanksi

    Jakarta

    Viral di media sosial seorang perempuan yang data pribadinya disalahgunakan oleh seseorang yang diduga karyawan KAI. Kisah perempuan itu ramai dibahas usai dia mengeluh di media sosial X.

    Dia bercerita data pribadinya dibocorkan oleh seseorang yang ternyata bekerja di anak usaha KAI, PT Reska Multi Usaha (KAI Services). Dari unggahan yang viral di media sosial itu, awalnya perempuan itu diajak bicara oleh seorang penumpang laki-laki di sebelahnya. Herannya laki-laki itu mengetahui semua data pribadi perempuan tersebut padahal belum pernah kenal sebelumnya.

    Puncaknya, pria itu sampai berani menghubungi perempuan tadi lewat pesan singkat, padahal tidak saling bertukar nomor telepon. Setelah diusut perempuan itu mengetahui bahwa lelaki itu adalah karyawan KAI Services dan diduga menyalahgunakan data pribadi.

    KAI Services Minta Maaf

    KAI Services menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas insiden penyalahgunaan data nomor telepon pribadi milik salah satu penumpang kereta api. KAI Services mengakui insiden penyalahgunaan data pribadi itu dilakukan langsung oleh oknum karyawannya.

    Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap standar operasional prosedur (SOP) dan kode etik perusahaan.

    “Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan kami sudah menghubungi penumpang tersebut untuk meminta maaf. Tindakan oknum tersebut sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan dan merupakan pelanggaran privasi yang tidak dapat kami toleransi,” ujar Nyoman Suardhita dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026).

    Oknum Karyawan Disanksi

    Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam menjaga kepercayaan pelanggan, KAI Services telah mengambil langkah-langkah untuk menindak oknum karyawan tersebut.

    Perusahaan telah melayangkan sanksi disiplin dengan memanggil oknum karyawan yang bersangkutan dan sedang melakukan proses pemeriksaan intensif. Sanksi tegas sesuai aturan perusahaan akan diberikan untuk memberikan efek jera.

    Perusahaan juga telah berupaya menjalin komunikasi dengan pihak korban untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung serta memastikan langkah-langkah penyelesaian yang diperlukan. KAI Services juga sudah melakukan evaluasi internal dan menyeluruh terhadap sistem akses data operasional dan memberikan edukasi kembali kepada seluruh personil frontliner mengenai Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

    Nyoman Suardhita menambahkan bahwa perlindungan terhadap data pribadi pelanggan adalah prioritas utama perusahaan.

    “Kami berkomitmen untuk memperketat pengawasan di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kritik dan masukan demi perbaikan layanan kami,” kata Nyoman.

    KAI Perkuat Pengamanan Data Pelanggan

    Sementara itu, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan pihaknya akan secara konsisten memperkuat sistem pengamanan data pelanggan melalui penerapan standar internasional usai kejadian ini.

    Pihaknya berkomitmen untuk menjaga keamanan data pribadi serta kepercayaan pelanggan sebagai bagian dari penyelenggaraan layanan yang bertanggung jawab dan transparan. Perlindungan data menjadi prioritas utama KAI Group dalam mendukung kenyamanan dan rasa aman masyarakat

    “KAI berkomitmen menjaga keamanan data pribadi pelanggan dan terus meningkatkan sistem pengelolaan serta pengawasan akses data secara berkelanjutan,” ujar Anne dalam keterangan tertulis.

    Sebagai bagian dari penguatan tersebut, KAI telah menerapkan Sertifikat ISO 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi yang menjadi acuan dalam melindungi data pelanggan dan sistem operasional dari potensi risiko keamanan informasi.

    KAI Group juga menjalankan kewajiban sebagai badan publik dengan mematuhi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, termasuk penyediaan informasi yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab, sekaligus memastikan perlindungan terhadap informasi yang dikecualikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Lihat juga Video ‘Kata KAI soal Aksi 2 Bocah Coba Hentikan Kereta di Sidoarjo’:

    (hal/ara)

  • Baut Rel Dicuri, KAI Bergerak Cepat Selamatkan Jalur Kereta Blitar–Rejotangan

    Baut Rel Dicuri, KAI Bergerak Cepat Selamatkan Jalur Kereta Blitar–Rejotangan

    BLITAR – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, bergerak cepat membenahi jalur kereta api yang rusak akibat pencurian baut penambat rel di KM 127+358 petak jalan Blitar–Rejotangan.

    Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, perbaikan dilakukan segera setelah petugas menemukan adanya baut penambat rel yang hilang. Seluruh baut yang dicuri telah diganti dan dilengkapi kembali untuk memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api tetap terjaga.

    “Baut penambat rel adalah komponen vital. Kehilangannya dapat berdampak serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api. KAI Daop 7 Madiun bergerak cepat melakukan perbaikan agar operasional KA tetap aman,” ujar Tohari di Blitar, Antara, Kamis, 8 Januari.

    Aksi pencurian tersebut diketahui terjadi di KM 127+358 petak jalan Blitar–Rejotangan. Petugas prasarana yang melakukan pemeriksaan rutin mendapati sejumlah baut penambat rel hilang, sehingga berpotensi mengganggu stabilitas jalur dan membahayakan perjalanan kereta api yang melintas.

    Menindaklanjuti temuan itu, KAI Daop 7 Madiun langsung menerjunkan petugas ke lokasi untuk mengamankan jalur, melakukan pemeriksaan menyeluruh, serta mengganti dan melengkapi kembali baut penambat yang hilang. Seluruh proses perbaikan dilakukan sesuai standar keselamatan perkeretaapian, sehingga jalur dinyatakan aman dan tetap laik operasi.

    Dari pendataan awal, petugas menemukan kehilangan sebanyak 13 baut penambat rel. Namun, berdasarkan pengembangan penyidikan kepolisian, pelaku yang telah ditangkap mengakui melakukan pencurian di sedikitnya lima titik berbeda dengan total kehilangan mencapai 108 baut penambat rel.

    Selain melakukan perbaikan, KAI Daop 7 Madiun meningkatkan patroli pengamanan jalur rel serta memperkuat koordinasi dengan aparat setempat guna mencegah kejadian serupa terulang. KAI juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan prasarana perkeretaapian dan segera melaporkan apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel.

    Tohari menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif memberikan informasi terkait pencurian tersebut. Menurutnya, laporan cepat dari warga sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan awal dan pengamanan jalur kereta api.

    “Partisipasi masyarakat sangat kami apresiasi. Laporan yang disampaikan menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Sinergi antara KAI dan masyarakat sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan prasarana ke depan,” kata dia.

  • KRL Rangkasbitung–Tanah Abang Terlambat akibat Motor Tertemper Kereta
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        8 Januari 2026

    KRL Rangkasbitung–Tanah Abang Terlambat akibat Motor Tertemper Kereta Megapolitan 8 Januari 2026

    KRL Rangkasbitung–Tanah Abang Terlambat akibat Motor Tertemper Kereta
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Rangkasbitung–Tanah Abang mengalami keterlambatan, Kamis (8/1/2026) pagi.
    VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menjelaskan keterlambatan terjadi akibat adanya sepeda motor yang tertemper kereta di antara Stasiun Daru dan Stasiun Parung Panjang.
    Akibatnya, perjalanan KRL tertunda sekitar tujuh menit.
    “Pagi ini ada keterlambatan 1 KA kurang lebih 7 menit karena ada sepeda motor yang menemper KRL di jalur hilir antara Stasiun Daru – Stasiun Parung Panjang,” ujar Karina saat dikonfirmasi, Kamis.
    Usai kejadian, petugas langsung melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan kondisi rangkaian dan jalur tetap aman dilalui.
    Setelah dinyatakan aman, perjalanan KRL kembali dijalankan secara bertahap.
    “Perjalanan sudah kembali normal,” kata Karina.
    Keterlambatan ini sempat memicu
    penumpukan penumpang
    di sejumlah stasiun.
    Dalam video yang diunggah akun Instagram @infotangerang.id, disebutkan penumpang menumpuk pada Kamis (8/1/2026) pagi akibat perjalanan KRL yang terlambat.
    “Sering terlambat, KRL Rangkas-Tanah Abang dikeluhkan warganet karena picu penumpukan,” tulis keterangan tersebut.
    Area peron Stasiun Rawa Buntu tampak dipenuhi para penumpang yang hilir mudik.
    Ketika rangkaian tiba, mereka bergegas mendekat ke pintu.
    Namun karena ruang di dalam gerbong sudah penuh, banyak penumpang kesulitan naik.
    Terlihat beberapa orang menempel di ambang pintu, ada yang berpegangan di atas, bahkan sebagian tetap memaksa masuk meski kondisi sudah padat dan berdesakan.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KRL Rangkasbitung–Tanah Abang Terlambat, Penumpang Menumpuk di Stasiun Rawa Buntu
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        8 Januari 2026

    KRL Rangkasbitung–Tanah Abang Terlambat, Penumpang Menumpuk di Stasiun Rawa Buntu Megapolitan 8 Januari 2026

    KRL Rangkasbitung–Tanah Abang Terlambat, Penumpang Menumpuk di Stasiun Rawa Buntu
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Keterlambatan perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Rangkasbitung–Tanah Abang dikeluhkan penumpang.
    Dalam video yang diunggah akun Instagram @infotangerang.id dinarasikan perjalanan KRL terlambat sehingga menyebabkan penumpang menumpuk di Stasiun Rawa Buntu pada Kamis (8/1/2026) pagi.
    “Sering terlambat, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang dikeluhkan warganet karena picu penumpukan,” tulis keterangan tersebut.
    Dalam video terlihat area peron tampak dipenuhi para penumpang yang hilir mudik.
    Ketika rangkaian tiba, mereka bergegas mendekat ke pintu.
    Namun karena ruang di dalam gerbong sudah penuh, banyak penumpang kesulitan naik.
    Terlihat beberapa orang menempel di ambang pintu, ada yang berpegangan di atas, bahkan sebagian tetap memaksa masuk meski kondisi sudah padat dan berdesakan.
    Dikonfirmasi terpisah, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyebut keterlambatan yang terjadi pada lintas Rangkasbitung–Tanah Abang dipicu gangguan di jalur.
    Menurut Karina, satu rangkaian KRL sempat tertahan karena ada sepeda motor yang menyenggol (menemper) kereta di jalur hilir, tepatnya di antara Stasiun Daru dan Stasiun Parung Panjang.
    “Pagi ini ada keterlambatan 1 KA kurang lebih 7 menit karena ada sepeda motor yang menemper KRL di jalur hilir antara Stasiun Daru – Stasiun Parung Panjang,” ujar Karina, Kamis.
    Karina menambahkan, petugas di lapangan segera melakukan pengecekan dan penanganan agar perjalanan kembali normal.
    Setelah dipastikan aman, rangkaian kembali dijalankan secara bertahap.
    Ia mengimbau pengguna untuk selalu memperhatikan keselamatan, terutama di perlintasan sebidang, serta memantau informasi resmi terkait perjalanan KRL.
    “Perjalanan sudah kembali berjalan lancar,” kata dia.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 108 Baut Rel Kereta Api Sepanjang Blitar-Tulungagung Dicuri Maling

    108 Baut Rel Kereta Api Sepanjang Blitar-Tulungagung Dicuri Maling

    Blitar (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mengecam keras aksi pencurian 108 baut penambat bantalan rel yang terjadi di wilayah Blitar. Tindakan nekat ini dinilai bukan lagi sekadar pencurian material, melainkan mengancam nyawa ribuan penumpang kereta api yang melintas di jalur tersebut setiap harinya.

    Aksi ini terungkap pada Rabu (7/1/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Berkat kesigapan warga, seorang terduga pelaku berhasil diringkus dan diserahkan ke Polsek Sanankulon untuk diproses secara hukum.

    Hasil investigasi mendalam mengungkap fakta mengejutkan. Pelaku ternyata tidak hanya beraksi di satu titik, melainkan menyisir jalur kereta api di lima lokasi berbeda antara petak jalan Blitar–Rejotangan, Tulungagung.

    Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa meski kerugian materiil ditaksir hanya sekitar Rp4.133.700, namun dampak risiko keselamatannya tidak ternilai. Pelaku mengakui hasil curian tersebut dijual kepada pengepul barang bekas di Desa Rembang, Sananwetan.

    “Berdasarkan hasil pemeriksaan di KM 127+358 petak jalan Blitar–Rejotangan, awalnya ditemukan kehilangan 13 buah baut penambat. Namun dari pengembangan penyidikan kepolisian, pelaku mengakui telah melakukan pencurian di sedikitnya lima titik berbeda dengan total kehilangan mencapai 108 buah baut penambat rel,” tegas Tohari pada Rabu (7/1/2026).

    Data operasional menunjukkan jalur ini sangat padat. Setiap hari, terdapat 34 perjalanan KA (Jarak Jauh dan Lokal Dhoho/Panataran) yang melintas dengan volume penumpang mencapai 1.900 hingga 2.900 orang per hari. Satu kecerobohan akibat baut yang hilang bisa memicu tragedi nasional.

    KAI menegaskan bahwa perbuatan ini diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pelaku tidak hanya terancam pasal pencurian biasa, tapi juga pasal yang berkaitan dengan keselamatan transportasi yakni pasal 193 Jika mengakibatkan kerusakan prasarana, ancaman penjara 1,5 tahun dan denda Rp500 juta.

    Jika mengakibatkan matinya orang, penjara bisa mencapai 6 tahun dan denda Rp2 miliar. Selain itu pasal 197 Jika mengakibatkan matinya orang akibat rusaknya prasarana, ancaman penjara maksimal 15 tahun.

    “Di lintas ini terdapat 34 perjalanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal Dhoho/Panataran setiap hari, dengan volume penumpang mencapai 400–900 pelanggan KAJJ dan 1.500–2.000 pelanggan KA lokal per hari. Karena itu, keselamatan jalur adalah harga mati yang tidak bisa ditawar,” pungkasnya. (owi/but)

  • Uniknya Penumpang KRL Jogja–Solo, Berdiri Rapi Menghadap Depan
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        7 Januari 2026

    Uniknya Penumpang KRL Jogja–Solo, Berdiri Rapi Menghadap Depan Megapolitan 7 Januari 2026

    Uniknya Penumpang KRL Jogja–Solo, Berdiri Rapi Menghadap Depan
    Tim Redaksi
    JOGJA, KOMPAS.com –
    Sebuah video yang memperlihatkan penumpang KRL Jogja–Solo berdiri menghadap depan menjadi viral di media sosial.
    Dalam video yang diunggah akun TikTok bernama Stranger, penumpang yang tidak mendapat kursi terlihat berdiri rapi mengikuti arah laju kereta.
    Video berdurasi sekitar sembilan detik itu memperlihatkan gerbong dalam kondisi padat.
    Hampir semua penumpang yang berdiri memegang tali pegangan dan menghadap ke satu arah, seolah sedang berbaris ke belakang.
    Kondisi ini berbeda dengan KRL Jabodetabek, di mana penumpang yang berdiri biasanya saling berhadapan dengan penumpang yang duduk.
    Dalam video tersebut juga dinarasikan bahwa kebiasaan ini memang terjadi di KRL Jogja–Solo.
    “#krljogjasolo ternyata benar, pada hadap depan. Kompak banget,” tulis keterangan dalam video.
    VP Corporate Secretary
    KAI Commuter
    , Karina Amanda, menyebut tidak ada aturan khusus terkait posisi berdiri penumpang.
    “Tidak ada alasan khusus. Barangkali memang preferensi penumpang commuter line di Jogja–Solo seperti demikian,” ujar Karina saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).
    Karina menambahkan, yang terpenting penumpang tetap tertib dan memperhatikan keselamatan di dalam kereta.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.