Profil Felicia Tissue, Mantan Kekasih Kaesang yang Kini Pakai Jaket PDI-P
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com
– Sosok
Felicia Tissue
kembali menjadi perhatian setelah foto pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal DPP PDI-P,
Hasto Kristiyanto
, tersebar di media sosial.
Di dalam foto itu, mantan kekasih putra bungsu Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi),
Kaesang Pangarep
, itu terlihat mengenakan jaket PDI-P.
Felicia Tissue yang lahir pada 9 Maret 1994 merupakan lulusan dari Singapore University of Social Sciences, universitas yang sama dengan Kaesang Pangarep. Dia diketahui sebagai seorang pengusaha muda.
Felicia pertama kali menjadi perhatian publik ketika ia terlihat menghadiri pernikahan Kahiyang Ayu, kakak perempuan Kaesang, pada 2017.
Dalam momen tersebut, Felicia mengenakan kebaya yang senada dengan keluarga Jokowi, lengkap dengan rambut yang disanggul dan riasan yang elegan.
Sejak itu, ia kerap terlihat dalam sejumlah acara penting bersama keluarga Jokowi, termasuk undangan keluarga pada 2018.
Akan tetapi, hubungan asmara Felicia dan Kaesang yang telah berlangsung selama lima tahun kandas.
Meilia Lau, ibunda Felicia, menyebut Kaesang pernah berjanji menikahi anaknya pada Desember 2020.
Sayangnya, janji tersebut tidak terlaksana, dan Kaesang dikabarkan tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Sindiran Meilia tentang perlakuan Kaesang sempat memanaskan situasi.
Felicia berasal dari keluarga yang terpandang dan dikenal memiliki kehidupan yang mapan. Dalam beberapa momen, keluarga Felicia terlihat menggelar acara-acara istimewa di tempat yang mewah.
Salah satunya adalah perayaan ulang tahun pernikahan orang tua Felicia yang dihadiri oleh Kaesang.
Meilia juga dikenal memiliki jaringan pertemanan yang luas, termasuk dengan perancang busana terkenal Indonesia, Anne Avantie, serta Liliana Tanoesoedibjo, istri pengusaha Hary Tanoesoedibjo.
Baru-baru ini, Felicia kembali mencuri perhatian setelah fotonya bersama Hasto beredar.
Dalam foto tersebut, Felicia dan ibunya terlihat mengenakan jaket berlogo PDI-P. Hasto mengungkapkan jaket itu diberikan sebagai simbol dukungan terhadap perjuangan PDI-P.
Pertemuan itu juga menjadi momen untuk saling bertukar informasi, meskipun Hasto enggan mengungkap isi pembicaraan tersebut.
Ia hanya menegaskan bahwa dukungan Felicia dan keluarganya mencerminkan apresiasi terhadap nilai-nilai perjuangan partai sejak era Bung Karno hingga kini.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Kaesang Pangarep
-
/data/photo/2024/12/04/67504e9866a78.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
6 Profil Felicia Tissue, Mantan Kekasih Kaesang yang Kini Pakai Jaket PDI-P Nasional
-

Hasto Kristiyanto Ketemu dengan Mantan Kaesang Felicia Tissue, Bahas Keadilan dan Informasi Rahasia
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengungkapkan pertemuannya dengan Felicia Tissue, selebgram yang juga mantan kekasih Kaesang Pangarep, beberapa waktu lalu. Pertemuan itu, menurut Hasto, diinisiasi oleh ibu Felicia yang meminta bantuan untuk mencari keadilan terkait masalah yang mereka alami.
Hasto menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, mereka tidak hanya membahas keadilan, tetapi juga saling bertukar informasi penting. “Ketika rakyat Indonesia diperlakukan seperti ini, mereka kemudian ikut bergerak dan menyampaikan banyak informasi berharga kepada saya. Apa informasinya? Itu rahasia,” ujar Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2024).
Hasto menegaskan bahwa informasi yang diterimanya sangat rahasia dan akan digunakan oleh PDIP untuk menegakkan kebenaran. Ia juga menyampaikan bahwa tindakan tersebut menunjukkan kepedulian mereka terhadap nasib bangsa Indonesia.
“Karena beliau-beliau ini juga terpanggil melihat Indonesia yang begitu besar, dengan ide-ide kemerdekaan yang luar biasa. Sebagai bangsa besar, kita tidak boleh diperlakukan seperti ini oleh keluarga Pak Jokowi,” tegasnya.
Dalam foto yang diambil saat pertemuan, Felicia dan ibunya terlihat mengenakan jaket merah dengan nomor tiga, yang merupakan nomor urut PDIP dalam Pemilu 2024. Namun, Hasto memastikan bahwa pemakaian jaket tersebut hanya sebagai bentuk apresiasi kepada partai, bukan sebagai tanda bahwa mereka telah menjadi kader.
-

Hasto Sebut Mantan Kekasih Kaesang Beri Informasi Penting ke PDIP, Bahas Gratifikasi?
Bisnis.com, JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengklaim telah menerima info berharga dari mantan pacar Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yaitu Felicia Tissue.
Hasto mengatakan bahwa dirinya bertemu dengan Felicia Tissue dan ibunya bernama Mei di Sekolah Partai PDIP yang berlokasi Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada hari Rabu (4/12/2024).
Menurut Hasto, dalam pertemuan tersebut dirinya dan Felicia Tissue bertukar informasi penting yang belum bisa diungkapkan ke publik saat ini.
Pasalnya, kata Hasto, informasi Felicia itu sangat berharga dan akan digunakan oleh PDIP untuk menegakan semua kebenaran selama ini.
“Mereka kemudian bergerak, selanjutnya menyampaikan banyak informasi berharga kepada saya,” tuturnya.
Menurut Hasto, mantan pacar Kaesang itu ternyata memiliki visi yang sama dengan PDIP dan sedih dengan kondisi Indonesia saat ini.
“Beliau juga terpanggil dengan melihat Indonesia yang begitu besar, dengan ide-ide kemerdekaan yang luar biasa sebagai bangsa besar, itu tidak boleh seharusnya diperlakukan seperti ini oleh keluarga Pak Jokowi,” katanya.
Sementara itu, Felicia Tissue yang tampak mengenakan jaket PDIP dalam unggahan media sosial pribadinya menyebut turut membahas mengenai gratifikasi dengan Hasto.
“Terima kasih Pak Sekjen PDI Perjuangan @sekjenpdiperjuangan yang sudah menjelaskan kepada saya dan untuk masyarakat lainnya juga, mengenai apa itu Gratifikasi serta sanksi hukumnya bagi pejabat publik dan keluarganya,” ujar Felicia dalam unggahannya Instagram pribadinya.
-

Hasto Foto Bareng Felicia Tissue Berjaket PDIP, Ngaku Terima Info Berharga
Jakarta –
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto merespons soal foto bersama Felicia Tissue yang merupakan mantan pacar Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Hasto mengaku dia hanya memenuhi undangan dari Felicia.
Meski tak menyebutkan kapan dan di mana pertemuan itu dilakukan, Hasto mengaku saling bertukar informasi berharga dengan Felicia ataupun ibunya.
“Saya dihubungi karena dari Ibu Mei (ibunya Felicia) menghubungi saya dan mengatakan bahwa ketika keluarganya menjadi korban, maka mereka mengalah dan hanya memohon ia diberikan keadilan,” kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2024).
Kendati begitu, Hasto enggan membeberkan apa informasi yang dimaksudnya. Dia mengatakan perihal itu masih rahasia, namun terkait proses menegakkan kebenaran.
“Karena beliau-beliau ini juga terpanggil dengan melihat Indonesia yang begitu besar, dengan ide-ide kemerdekaan yang luar biasa sebagai bangsa besar, itu tidak boleh seharusnya diperlakukan seperti ini oleh keluarga Pak Jokowi,” ucap Hasto.
Di lain sisi, Hasto menuturkan informasi yang didapat dari Felicia dan dianggap sebagai suatu energi besar bagi PDIP. Terkhusus energi untuk terus berjuang menegakkan kebenaran dan menyelamatkan demokrasi.
“Kebetulan mereka memberikan apresiasi terhadap perjuangan PDI Perjuangan. Ya, sejak zaman Bung Karno, Ibu Mega ketika melawan pemerintahan otoriter, bahkan kemudian ketika PDI Perjuangan diperlakukan seperti ini,” tutur Hasto.
“Mereka memberikan dukungan dan sebagai simbol dari dukungan dan rasa cintanya, minta saya bawa oleh-oleh jaket PDI Perjuangan. Jadi, begitu saya ketemu, saya kasihkan, jaket langsung dipakai,” pungkasnya.
(ond/isa)
-

Rekaman suara mirip Jokowi terkait Ahmad Luthfi dipastikan hoaks
Jokowi melayani swafoto dengan warga pada hari pemungutan suara di Solo, Jawa Tengah, Rabu (27/11/2024). (ANTARA/Aris Wasita)
Rekaman suara mirip Jokowi terkait Ahmad Luthfi dipastikan hoaks
Dalam Negeri
Editor: Novelia Tri Ananda
Selasa, 03 Desember 2024 – 09:07 WIBElshinta.com – Ajudan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Syarif Muhammad Fitriansyah memastikan bahwa rekaman suara yang diklaim mirip Jokowi dan beredar di media sosial (medsos) adalah hoaks. Ia menegaskan bahwa suara dalam rekaman tersebut bukan milik Jokowi.
“Saya pastikan itu bukan suara Bapak,” ujar Syarif dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.
Adapun, rekaman suara tersebut beredar dengan latar belakang foto pertemuan Jokowi bersama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 2 Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen. Dalam rekaman itu, suara yang diklaim mirip Jokowi menyebut bahwa jika Ahmad Luthfi memenangkan Pilkada Jawa Tengah 2024, ia akan ditarik masuk ke dalam kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sementara itu, posisi gubernur Jawa Tengah akan diserahkan kepada putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selektif dan berhati-hati menerima informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kita harus waspada terhadap penyebaran hoaks yang berpotensi menyesatkan dan memicu kesalahpahaman publik,” ujarnya.
Untuk diketahui, berdasarkan hasil sementara penghitungan suara atau real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menunjukkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Ahmad Luthfi-Taj Yasin unggul sementara dari pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi di Pilkada Jawa Tengah.
Hasil hitung cepat beberapa lembaga survei juga konsisten menunjukkan perolehan suara Luthfi-Taj Yasin unggul di posisi teratas.
Sumber : Antara
-

Rekaman Suara Mirip Jokowi Beredar di Media Sosial, Ajudan: Hoaks
Jakarta, Beritasatu.com – Media sosial sempat diramaikan dengan beredarnya rekaman suara mirip mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan latar belakang pertemuan bersama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 2 Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen.
Dalam rekaman suara yang diklaim mirip Jokowi menyebutkan jika Ahmad Luthfi memenangi Pilkada Jawa Tengah 2024, ia akan ditarik masuk ke dalam kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Posisi gubernur Jawa Tengah disebutkan akan diberikan kepada Kaesang Pangarep, putra bungsu Jokowi.
Terkait hal ini, ajudan Jokowi, Syarif Muhammad Fitriansyah, menegaskan rekaman suara yang diklaim mirip dengan suara Jokowi dan beredar di media sosial adalah hoaks.
“Saya pastikan itu bukan suara Bapak (Jokowi),” kata Syarif dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/12/2024) dilansir Antara.
Syarif mengimbau masyarakat untuk tidak langsung percaya dengan informasi yang belum terverifikasi. “Kita harus waspada terhadap penyebaran hoaks yang berpotensi menyesatkan dan memicu kesalahpahaman publik,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan hasil sementara penghitungan suara atau real count KPU, pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin unggul sementara dari pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dalam Pilkada Jawa Tengah 2024. Rekaman suara Jokowi ini beredar ketika hasil hitung cepat dari beberapa lembaga survei juga menunjukkan konsistensi keunggulan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di posisi teratas.
-
![[POPULER NUSANTARA] Jokowi "Diserbu" Telepon dari Beberapa Calon Kepala Daerah | Warga di Riau Selamat Usai Diterkam Harimau
Regional
30 November 2024](https://i1.wp.com/asset.kompas.com/crops/c-EpncT3MnKHXiP46Y16qIGiuoA=/0x0:0x0/780x390/filters:watermark(data/photo/2020/03/10/5e6775ae18c31.png,0,-0,1)/data/photo/2024/11/29/674976173acf0.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
[POPULER NUSANTARA] Jokowi "Diserbu" Telepon dari Beberapa Calon Kepala Daerah | Warga di Riau Selamat Usai Diterkam Harimau Regional 30 November 2024
[POPULER NUSANTARA] Jokowi “Diserbu” Telepon dari Beberapa Calon Kepala Daerah | Warga di Riau Selamat Usai Diterkam Harimau
Editor
KOMPAS.com
– Usai pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, Presiden ke-7 RI Joko Widodo mendapat banyak telepon dari calon kepala daerah.
Hal ini karena mereka mengucapkan terima kasih kepada
Jokowi
karena unggul dalam hitung cepat atau quick count.
Selain itu, seorang warga bernama Panji (23) diterkam harimau di Sia Riau, Rabu (27/11/2024).
Korban selamat namun mengalami luka parah saat memancing.
Dua berita tersebut menjadi perhatian banyak pembaca Kompas.com. Berikut ini lima berita populer Nusantara yang dirangkum pada Jumat (29/11/2024).
Jokowi mengatakan, dirinya menerima telepon hingga Rabu pukul 22.00 WIB. Namun, Jokowi tak mengungkap sosok calon kepala daerah yang menghubunginya.
Sewaktu ditelepon, Jokowi menyampaikan selamat kepada calon kepala daerah yang unggul dalam quick count atau hitung cepat.
“Saya yang mengucapkan selamat karena menang,” ucapnya.
Mantan wali kota Solo itu pun berpesan kepada calon kepala daerah yang menang dalam pilkada agar jangan jemawa.
“Yang menang tetap rendah hati, jangan jemawa,” ungkapnya, dilansir dari Kompas TV.
“Yang kalah pun nanti lima tahun yang akan datang masih ada kesempatan untuk ikut lagi. Saya rasa itulah kematangan kita dalam berdemokrasi,” sambungnya.
Saat kejadian, Panji sedang memancing di parit kanal Jalan Datuk Limapuluh sekitar pukul 22.30 WIB.
Akibatnya, korban mengalami luka gigitan dan cakaran di kepala, bahu, serta lutut kini dirawat di Puskesmas Sungai Apit.
“Info sementara, korban ini diterkam saat memancing di sungai, namun kronologi lengkapnya masih kita telusuri, supaya informasi tidak simpang siur,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Siak, Heriyanto, dilansir dari Tribunnews.com.
Heriyanto menjelaskan, korban berhasil diselamatkan, tetapi menderita luka serius akibat gigitan dan cakaran.
Hingga saat ini, pihaknya bersama BBKSDA Riau terus menyelidiki kronologi lengkap kejadian tersebut.
Hujan sepanjang hari menyebabkan banjir di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (28/11/2024).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, genangan air itu terjadi di kawasan Desa Bantur, Kecamatan Bantur; Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare; dan Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Di Desa Bantur, banjir terjadi akibat luapan sungai. Akibatnya, banjir menutup akses jalan dan merendam 30 rumah warga serta Kantor Kecamatan Bantur.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyebutkan bahwa tinggi genangan air di sana mencapai 50 cm.
“Peristiwa ini terjadi sejak sekitar pukul 17.15 WIB,” ungkapnya melalui pesan singkat, Kamis malam.
Warga Bener, Tegalrejo, RW 3, RT 11 Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dihebohkan dengan penemuan
buaya
berukuran 2,5 meter yang muncul di pinggir sungai dekat Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bener, Jumat (29/11/2024) pagi.
Kejadian ini langsung dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta.
Komandan Regu Evakuasi, Petrilula, menjelaskan bahwa laporan mengenai buaya tersebut diterima pada Jumat (29/11/2024) sekitar pukul 07.25 WIB.
“Ada warga yang datang ke kami laporan langsung ke Mako Mojo. Terus kita datang ke lokasi untuk evakuasi,” ujarnya Jumat (29/11/2024).
Menurutnya kemungkinan buaya tersebut merupakan peliharaan.
“Itu peliharaan kayaknya. Tapi belum tahu siapa yang punya,” kata dia
Calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) nomor urut 3, Agustiar Sabran-Edy Pratowo, melaksanakan acara deklarasi kemenangan di posko pemenangannya di Jalan Antang, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, Kamis (28/11/2024) malam.
Dalam acara deklarasi tersebut, karangan bunga dari para tokoh politik nasional sudah memenuhi halaman depan posko pemenangan.
Mulai dari karangan bunga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Tak hanya itu, karangan bunga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Dasco Sufmi Achmad juga terpampang di posko pemenangan Agustiar-Edy.
Sejak Kamis (28/11/2024) pukul 19.00 WIB, pendukung dari tim pemenangan, kader partai, relawan, sampai simpatisan juga memadati posko pemenangan Agustiar-Edy tersebut.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Beredar Rekaman Diduga Jokowi Minta Luthfi Diganti Kaesang Jika Menang di Jateng, Isi Dialognya Seperti Ini
GELORA.CO – Sebuah video yang diduga berisi rekaman suara Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), beredar luas di media sosial dan menuai perhatian publik.
Video tersebut memperlihatkan foto Jokowi bersama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen, dengan narasi yang mengarah pada pesan Jokowi kepada pasangan tersebut.
Dalam rekaman suara yang berdurasi 32 detik itu, terdengar dialog berikut:
Jokowi: “Ya seperti tadi yang disampaikan, Pak Luthfi…”
Luthfi: “Njih pak, siap…”
Jokowi: “Itu nanti jadi di Jawa Tengah, itu bisa nanti ya, dimasuk kabinet Pak Presiden Prabowo….”
Luthfi: “Siap…”
Jokowi: “Lalu nanti biar Kaesang yang di Jawa Tengah, gitu…”
Luthfi: “Siap…”
Isi rekaman tersebut mengindikasikan bahwa jika Luthfi dan Taj Yasin memenangkan Pilkada Jawa Tengah 2024, Luthfi akan ditunjuk menjadi anggota kabinet Presiden Prabowo Subianto, sementara posisi gubernur Jawa Tengah akan diberikan kepada Kaesang Pangarep, putra bungsu Jokowi.
Bukan Suara Jokowi
Menanggapi beredarnya video ini, ajudan Presiden Jokowi, Syarif Muhammad Fitriansyah, menegaskan bahwa suara dalam rekaman tersebut bukanlah suara Jokowi.
Ia menyebut rekaman itu sebagai berita tidak benar alias hoaks.
“Bukan, itu bukan suara Bapak. Enggak benar itu,” ungkap Syarif, Kamis (28/11/2024).
Ketika ditanya apakah Jokowi mengetahui soal video ini, Syarif mengaku belum memastikan.
“Saya belum cek (tanyakan) Bapak sudah tahu atau belum,” tambahnya.
Sebelumnya, Jokowi diketahui hadir dalam kampanye terbuka pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada Sabtu (16/11/2024).
Kehadirannya atas undangan tim kampanye pasangan tersebut. Jokowi juga menyampaikan dukungannya untuk pasangan ini.
“Ya semua orang tahu lah, tidak perlu saya ceritakan. Yang jelas pemimpin, baik nasional maupun daerah, harus memiliki visi yang jelas untuk daerahnya maupun negaranya, harus,” ujar Jokowi saat itu.
Namun, ia tidak memberikan alasan rinci terkait dukungannya kepada Luthfi-Taj Yasin.
Rekaman yang diduga suara Jokowi ini memunculkan spekulasi di masyarakat.
Namun, hingga saat ini sumber asli rekaman tersebut belum terverifikasi. ***
-
/data/photo/2024/11/28/67486c82369bd.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Klaim Menangkan Pilgub Kalteng, Karangan Bunga Prabowo sampai Kaesang Penuhi Posko Pemenangan Agustiar-Edy Regional 29 November 2024
Klaim Menangkan Pilgub Kalteng, Karangan Bunga Prabowo sampai Kaesang Penuhi Posko Pemenangan Agustiar-Edy
Tim Redaksi
PALANGKA RAYA, KOMPAS.com
– Calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur
Kalimantan Tengah
(Kalteng) nomor urut 3,
Agustiar Sabran-Edy Pratowo
, melaksanakan acara deklarasi kemenangan di posko pemenangannya di Jalan Antang, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, Kamis (28/11/2024) malam.
Dalam acara deklarasi tersebut, karangan bunga dari para tokoh politik nasional sudah memenuhi halaman depan posko pemenangan. Mulai dari karangan bunga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Tak hanya itu, karangan bunga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Dasco Sufmi Achmad juga terpampang di posko pemenangan Agustiar-Edy.
Sejak Kamis (28/11/2024) pukul 19.00 WIB, pendukung dari tim pemenangan, kader partai, relawan, sampai simpatisan juga memadati posko pemenangan Agustiar-Edy tersebut.
Acara yang semula dijadwalkan pukul 18.30 WIB diundur karena cuaca yang hujan.
Paslon Agustiar dan Edy baru tiba di posko pemenangan pukul 19.30 WIB lebih dengan menggunakan mobil Toyota Land Cruiser warna hitam.
Kedatangan keduanya juga disambut dengan musik Oke Gas karya Richard Jersey, musik yang digunakan oleh Prabowo-Gibran dalam pilpres beberapa waktu lalu.
Diketahui, paslon nomor urut 3 Agustiar-Edy diusung oleh empat partai, yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, PSI, dan PKN.
Nama keduanya tinggi di beberapa hitung cepat oleh beberapa lembaga survei dan kerap bersaing dengan paslon Cagub-Cawagub Kalteng nomor urut 2,
Nadalsyah-Supian Hadi
.
Cagub Kalteng Agustiar Sabran, dalam sambutannya pada acara deklarasi kemenangan itu meminta agar para pendukung tidak jemawa.
Agustiar secara implisit lantas menyinggung kubu sebelah yang juga mengeklaim kemenangan. Diketahui, paslon nomor urut 2, Nadalsyah-Supian Hadi, juga mengeklaim kemenangan di Pilgub Kalteng.
“Tenang, tenang, tenang, jangan jemawa, nanti ada yang terlukai,” ucap Agustiar disambut sorakan oleh para simpatisan dan relawan.
Sementara itu, cawagub Kalteng Edy Pratowo juga berpendapat bahwa pihaknya menang karena sudah menerima data C1 dari setiap TPS.
Menurut dia, kemenangan ini merupakan wujud antusiasme masyarakat untuk mendapatkan calon pemimpin yang bisa melanjutkan pembangunan daerah di Kalteng.
“Kami telah mengumpulkan C1 sebagai bukti konkret yang harus dipegang, kami sudah memenangkan delapan kabupaten se-Kalteng,” ujarnya.
Tak hanya itu, dia juga berterima kasih kepada seluruh pendukung yang mendukung pasangan mereka.
Dia lantas berjanji untuk mewujudkan seluruh janji program yang sudah pihaknya sampaikan di publik.
Perlu diketahui, KPU baru akan mengumumkan hasil resmi Pilkada serentak 2024 untuk tingkat kabupaten/kota pada 12 Desember 2024. Sementara hasil resmi pilkada tingkat provinsi akan diumumkan pada 15 Desember 2024.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
