Tag: Kaesang Pangarep

  • Respons PDIP soal PSI yang Bidik Jateng jadi ‘Kandang Gajah’ di Pemilu 2029

    Respons PDIP soal PSI yang Bidik Jateng jadi ‘Kandang Gajah’ di Pemilu 2029

    Bisnis.com, JAKARTA — PDI Perjuangan (PDIP) merespons soal pernyataan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait Jawa Tengah bakal jadi ‘kandang gajah’ pada pemilihan umum (Pemilu) 2029.

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa pihaknya tidak terlalu mengambil pusing terkait pernyataan PSI tersebut.

    “Pemilu masih panjang. Rakyat yang menentukan ya. Rakyat yang menentukan, yang punya kedaulatan,” ujar Hasto di sela Rakernas PDIP, Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

    Dia menambahkan, PDIP tengah melakukan pembenahan secara internal dan berbenah secara internal dan mempererat solidaritas partai.

    Selain itu, partai berlogo banteng itu juga bakal lebih terlibat dalam gotong royong atau gerakan kemanusiaan seperti terhadap pemulihan bencana.

    “Kami berfokus untuk melakukan konsolidasi organisasi dalam seluruh aspek kehidupan partai sehingga ketika rakyat menghadapi kesulitan seperti bencana kami turun dengan seluruh kekuatan dari partai. Itu yang jadi skala prioritas kami,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep telah membidik 17 kursi DPRD pada Pemilu 2029. Kaesang menyebutkan, saat ini PSI memiliki 12 anggota DPRD di Jawa Tengah. Namun, jumlah itu dirasa masih belum cukup.

    Dia pun menginstruksikan seluruh kader di Jawa Tengah untuk solid guna meraih kemenangan pada Pemilu 2029. Selain itu, Kaesang juga meminta jajaran PSI Jawa Tengah segera menuntaskan kepengurusan agar terbentuk secara penuh.

    “Jawa Tengah ini kandang gajah. PSI hadir untuk masyarakat Jawa Tengah. Tolong bantu kami bekerja dan bergerak bersama menuju Pemilu 2029,” ujar Kaesang saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah di Kota Solo, Kamis (8/1/2025).

  • PSI Mau Jadikan Jateng ‘Kandang Gajah’, Hasto: Pemilu Masih Panjang

    PSI Mau Jadikan Jateng ‘Kandang Gajah’, Hasto: Pemilu Masih Panjang

    Jakarta

    PDIP menanggapi santai pernyataan Ketum PSI Kaesang Pangarep yang ingin menjadikan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menjadi kandang Gajah. Gajah sendiri merupakan logo dari PSI.

    Jateng memang selama ini lekat kaitannya dengan PDIP hingga disebut sebagai kandang banteng. Sebab, wilayah tersebut hampir selalu menjadi lumbung suara bagi partai berlogo banteng itu.

    Kembali ke tanggapan PDIP, melalui Sekjen partai Hasto Kristiyanto, PDIP menanggapi santai pernyataan Kaesang tersebut. Hasto hanya menyampaikan bahwa kontestasi pemilu masih panjang.

    “Pemilu masih panjang. Rakyat yang menentukan ya. Rakyat yang menentukan, yang punya kedaulatan,” kata Hasto kepada wartawan di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).

    Hasto menyebut, saat ini yang menjadi fokus PDIP adalah membuka seluas-luasnya kritik maupun melakukan perbaikan di tubuh internal partai. Fokus PDIP juga saat ini yakni mencoba memberikan bantuan semaksimal mungkin untuk korban bencana Sumatera.

    “Jadi situasi saat ini bagi PDI Perjuangan, lebih baik kami berfokus untuk melakukan konsolidasi organisasi dalam seluruh aspek kehidupan partai sehingga ketika rakyat menghadapi kesulitan seperti bencana kami turun dengan seluruh kekuatan dari partai. Itu yang jadi skala prioritas kami,” imbuhnya.

    Sebelumnya, Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep menargetkan Jawa Tengah (Jateng) sebagai kandang Gajah dalam Pemilu 2029. Hal itu disampaikan Kaesang dalam Rakorwil PSI Jateng.

    “Ketua Dewan Pembina PSI waktu itu sudah bilang, kunci dari kemenangan kita adalah struktur. Jadi saya minta tolong sekali, struktur di Jateng sangat solid, agar Pemilu 2029 kita bisa menang mutlak di Jateng,” kata Kaesang saat memberikan sambutan di Rakorwil PSI di Hotel Sunan, Kota Solo, Kamis (8/1).

    Kaesang mengatakan, pembentukan struktur harus selesai sampai tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRt). Sebab, data verifikasi itu juga sebagai modal PSI dalam mengikuti kontestasi Pemilu 2029. Survei internal juga terus dilakukan agar mesin partainya terus panas.

    Pada Pemilu 2024, PSI meraih 12 kursi di Jateng, yang terdiri dari lima kursi DPRD Kota Solo, lima kursi DPRD Kota Semarang, dan dua kursi DPRD Jateng. Meski perolehnya naik dari Pemilu 2019, Kaesang masih belum puas

    “12 ini untuk Jateng terlalu kecil. Saya minta tolong, di 2029 atau nggak tahu nanti pemilihan di 2031. Saya minta tolong Provinsi, maupun Kabupaten/kota, harus terisi di seluruh Kabupaten/kota,” ucapnya.

    “Target berapa ketua, provinsi berapa? Target provinsi 17, naik dhuwur (tinggi) banget. Kalau Kabupaten/kota? Minimal satu fraksi,” imbuhnya.

    Dia berharap, Pemilu 2029 akan lebih banyak kader PSI yang lolos baik di legislatif maupun eksekutif. Sehingga ia meminta seluruh mesin partai untuk gotong royong meraih target tersebut.

    “Sanggup nggih 2029, Pemilu selanjutnya Jateng Kandang Gajah. Wes rasah kandang-kandang sing liyane. Tempatnya Gajah itu sekarang di sini. PSI hadir untuk masyarakat Jateng,” tegasnya.

    (kuf/lir)

  • Kaesang Sesumbar PSI akan Kuasai Jawa Tengah, Peneliti ISEAS: Partai Ini Tidak Punya Prospek

    Kaesang Sesumbar PSI akan Kuasai Jawa Tengah, Peneliti ISEAS: Partai Ini Tidak Punya Prospek

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, yang sesumbar partainya akan menguasa Jawa Tengah kini jadi pembahasan publik.

    Bahkan, Peneliti ISEAS Yosuf-Ishak Institute, Made Supriatma, turut mengulas pernyataan putra bungsu Jokowi itu. Dia bahkan mengaku telah beberapa tahun lalu mengamati partai tersebut.

    “Saya ingat sebuah lelucon lama yang pernah diceritakan karib saya.
    Gajah kakinya berapa?
    Empat!
    Kalau Gajrah?
    … diam … tik tok tik tok …
    (nyerah ga bisa jawab)
    Emprat, katanya kalem,” tulis Made Supriatma, mengawali ulasannya.

    Made kemudian membahas pernyataan Kaesang dan mengaitkan pada candaan tersebut.

    “Entah kenapa. Dari sejak awal, saya sudah berfirasat bahwa partai ini, PSI, tidak punya prospek dalam politik Indonesia. Ia salah desain. Salah kedaden,” sambung Made dikutip dari akun media sosialnya, Sabtu (10/1/2026).

    Ketika awalnya berdiri, dia menganggapnya hanya sekedar eksperimen. Kala itu Made mengaku menghargai eksperimen yang berani itu.

    Beberapa orang yang dekat dengan pendiri partai ini mengatakan pada saya, “Kita coba.” Ketuanya seorang perempuan dari golongan minoritas. Mereka juga berbisik tentang siapa yang duitin (hey, saya peneliti! jadi harus tahu yang gituan).

    Kemudian, captive marketnya adalah golongan muda. Gen Z, kata mereka. Dengan segera ia menarik perhatian anak-anak muda.

    Pada 2019, saya ada keliling di Sumatera untuk melihat pemilu. Saya terkesan dengan partai ini. Karena isinya anak-anak muda yang tidak tahu politik, tidak pernah berpolitik, dan sebenarnya tidak tertarik politik. Dan sebagian besar dari mereka, ya, dari golongan minoritas.

  • Kaesang Pede PSI Jatim Lebih Kuat dibanding Jateng, Struktur Hampir Lengkap

    Kaesang Pede PSI Jatim Lebih Kuat dibanding Jateng, Struktur Hampir Lengkap

    Bisnis.com, SURABAYA – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menyebut struktur partainya di Jawa Timur baik dibanding daerah lain.

    Hal tersebut disampaikan Kaesang ketika menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jawa Timur, yang menjadi bagian dari konsolidasi organisasi partai di tingkat daerah.

    “Ini salah satu rangkaian kami untuk memperbaiki struktur PSI di tingkat kecamatan. Alhamdulillah, sudah sampai 96%,” kata Kaesang, Jumat (9/1/2026).

    Menurutnya, usai struktur kepengurusan partai di tingkat kecamatan rampung sepenuhnya, PSI akan langsung melanjutkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat kelurahan. Bahkan, lanjut Kaesang, fungsionaris PSI akan dibentuk hingga tingkat dusun.

    “Insya Allah habis ini kita lanjut lagi sampai kepengurusan kelurahan. Kalau bisa sampai dusun juga harus selesai semua,” ucapnya.

    Kaesang menegaskan penguatan struktur tersebut bertujuan supaya PSI benar-benar dirasakan kehadirannya secara langsung oleh masyarakat hingga tingkat akar rumput.

    “Supaya apa? Kebermanfaatan PSI ini bisa terasa sampai masyarakat paling bawah,” lanjutnya.

    Mengenai identitas ‘Gajah Jatim Petarung’ yang digaungkan, Kaesang secara terbuka mengaku optimistis dengan kekuatan PSI di Jawa Timur. Bahkan dirinya sesumbar bahwa PSI di Jawa Timur akan jauh lebih baik daripada di Jawa Tengah, yang sebelumnya diklaim Kaesang sebagai “kandang gajah”.

    “Kalau saya jujur ya, struktur PSI di Jawa Timur jauh lebih baik. Jadi ini akan jauh lebih baik daripada Jawa Tengah. Insya Allah,” tutur Kaesang.

    Putra bungsu Presiden Joko Widodo ini juga menekankan pentingnya kehadiran generasi muda dalam berjalannya roda demokrasi. Ia menyebut PSI tidak akan memaksakan anak muda untuk terjun langsung ke politik, tapi mendorong agar mereka tidak acuh tak acuh.

    “Targetnya anak muda tidak antipati terhadap politik. Mungkin tidak mau berpartisipasi langsung, tetapi setidaknya datang untuk nyoblos di pemilu,” ujarnya.

    Menurut Kaesang, preferensi politik dari masing-masing anak muda sepenuhnya bebas, selama tetap berpartisipasi dalam pesta demokrasi.

    “Mau nyoblos siapa pun enggak masalah, yang penting datang dan ikut berpartisipasi,” katanya.

    Sementara itu, Ketua DPW PSI Jawa Timur Bagus Panuntun mengungkapkan target besar pihaknya pada gelaran pemilihan umum mendatang, khususnya di tingkat daerah.

    “Untuk DPRD kabupaten/kota, kami menargetkan 100 kursi,” ucap Bagus.

    Sebagai informasi, saat ini PSI Jatim memiliki 11 kursi di DPRD kabupaten/kota dan satu kursi di DPRD provinsi. Ke depan, PSI Jatim menargetkan peningkatan kursi yang signifikan di tingkat provinsi.

    “Di provinsi kami menargetkan delapan kursi,” tutup Bagus.

  • Kaesang Enggan Ungkap Sosok Ketua Dewan Pembina, Fokus Benahi Internal PSI

    Kaesang Enggan Ungkap Sosok Ketua Dewan Pembina, Fokus Benahi Internal PSI

    Bisnis.com, SURABAYA – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep sedang fokus bekerja untuk membenahi hierarki organisasi sebelum secara resmi mengumumkan Ketua Dewan Pembina PSI.

    Putra bungsu presiden ke 7 itu menjelaskan, pesan tersebut juga merupakan arahan langsung dari Ketua Dewan Pembina PSI yang telah disampaikan kepada segenap jajaran internal partai.

    “Saya tanya siapa saja yang hadir di Solo itu ingin mengingatkan, dan pastinya teman-teman sudah mendengarkan salah satu pesan dari Ketua Dewan Pembina kami,” kata Kaesang di Surabaya, Jumat (9/1/2026).

    Menurutnya, saat ini seluruh fungsionaris PSI diminta untuk tidak memikirkan hal-hal lain di luar penguatan organisasi. Prioritas utama adalah memastikan struktur partai benar-benar solid dan siap bekerja.

    “Kami ini fokus untuk struktur. Sudah enggak usah mikir yang lain-lain dulu. Kami fokus perbaiki struktur, kami benahi, kami evaluasi terus supaya roda organisasi bisa terus bergerak,” tegasnya.

    Kaesang menyatakan sosok Ketua Dewan Pembina PSI akan muncul dengan sendirinya bila seluruh mesin partai telah dinyatakan siap. Dia menegaskan pengumuman resmi akan dilakukan pada waktu yang tepat.

    “Nanti kalau sudah komplit, beliau akan muncul dengan sendirinya. Kalau sekarang kan masih ngumpet-ngumpet, walaupun enggak ngumpet-ngumpet juga, ketahuan juga,” timpal Kaesang. 

    Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu menilai pengumuman Ketua Dewan Pembina bukan hanya sekadar seremoni politik semata. Menurutnya, momen itu nantinya akan membawa dampak besar bagi dinamika partai berlambang gajah itu.

    “Cuma nanti biar secara resmi, sebelum beliau masuk, sebelum beliau hadir, sebelum beliau kami umumkan, kami harus pastikan mesin partai sudah siap untuk digerakkan,” tuturnya.

    Kaesang menekankan bahwa struktur merupakan mesin utama dari partai. Tanpa kesiapan struktur, langkah politik di masa depan tidak akan berjalan maksimal.

    “Struktur ini adalah mesin partai, tetapi namanya mesin pasti butuh logistik. Alhamdulillah, teman-teman sudah pada ngerti,” pungkas Kaesang.

  • Kaesang Puji ‘Gajah Jatim Petarung’, PSI Jatim Bidik 100 Kursi DPRD Kab/ Kota

    Kaesang Puji ‘Gajah Jatim Petarung’, PSI Jatim Bidik 100 Kursi DPRD Kab/ Kota

    ​Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jawa Timur di Dyandra Convention Center Surabaya, Jumat (9/1/2026) sore.

    Dalam kunjungannya, Kaesang memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan infrastruktur partai di Jatim yang dinilai menunjukkan progress luar biasa dibandingkan wilayah lainnya.

    ​Kaesang menjelaskan bahwa fokus utama PSI saat ini adalah evaluasi dan penguatan struktur hingga tingkat paling bawah. Saat ini, kepengurusan PSI di tingkat kecamatan di Jawa Timur dilaporkan telah mencapai 96 persen.

    ​”Insya Allah habis ini kita langsung lanjut lagi untuk kepengurusan sampai tingkat kelurahan. Kalau bisa sampai dusun pun harus selesai semua. Supaya apa? Kebermanfaatan PSI ini bisa terasa sampai masyarakat di akar rumput,” tegas Kaesang.

    ​Mengomentari simbol ‘Gajah Jatim Petarung’ yang menjadi ikon semangat kader di Jawa Timur, putra bungsu Presiden ke-7 RI ini memberikan pujian terbuka yang cukup berani bagi para kadernya di Jatim.

    ​”Kalau saya nih ya, jujur, struktur PSI di Jawa Timur jauh lebih baik. Jadi ini akan jauh lebih baik daripada Jawa Tengah. Insya Allah,” ungkapnya optimistis.

    ​Optimisme Kaesang didukung oleh target tinggi yang dicanangkan jajaran pimpinan PSI Jawa Timur untuk kontestasi politik mendatang. Untuk kursi ​DPRD kabupaten/kota, PSI Jatim membidik 100 kursi (meningkat tajam dari raihan sebelumnya yang hanya 11 kursi). Sedangkan, untuk ​DPRD Provinsi ditargetkan 8 kursi (sebelumnya hanya 1 kursi).

    ​Terkait segmen pemilih muda, Kaesang menekankan bahwa misi utamanya adalah menekan angka golput dan memastikan anak muda tidak lagi antipati terhadap dunia politik.

    ​”Targetnya anak muda tidak antipati terhadap politik. Mungkin memang tidak mau berpartisipasi langsung (masuk partai), tapi setidaknya mau datang untuk nanti nyoblos. Mau nyoblos siapapun enggak masalah, yang penting datang berpartisipasi,” pungkas Kaesang. (tok/but)

  • Jokowi Dikabarkan akan ke Makassar 29 Januari, Ada Agenda Akbar

    Jokowi Dikabarkan akan ke Makassar 29 Januari, Ada Agenda Akbar

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 29-31 Januari 2026.

    Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep beserta seluruh jajaran pengurus DPP, DPW, hingga kader di seluruh Indonesia akan menghadiri acara akbar ini.

    Tak terkecuali Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang digadang-gadang sebagai sosok Bapak J yang menjabat Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga masuk dalam daftar tamu undangan.

    Sekretaris PSI Sulsel Indira Mulyasari Paramastuti mengaku belum ada konfirmasi lanjutan apakah Jokowi akan hadir dalam Rakernas PSI di Kota Makassar. Namun ia tak membantah Jokowi masuk dalam daftar tokoh inti yang diundang.

    “Kita belum ada kepastian kalau Pak Jokowi (hadir). Cuma Mas Ketua Umum (Kaesang Pangarep) dan rombongan DPP PSI,” ujar Indira kepada wartawan di Makassar belum lama ini.

    Termasuk kepastian kehadiran Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, PSI Sulsel belum bisa menjawab gamblang karena sejauh ini belum ada petunjuk dari DPP terkait kehadiran kedua tokoh sentral tersebut.

    “Belum ada kepastian karena belum ada petunjuk dari DPP karena kita baru dijadwalkan rapat persiapan dengan DPP PSI. Rencana rapat hari ini, Kamis. Tapi kalau untuk di Rundown (susunan acara) Rakernas PSI, belum ada,” ungkap Indira.

    Bagi kader PSI, Jokowi adalah patron yang bisa menjadi salah satu penentu kemenangan PSI di Pemilu 2029 mendatang. Tak hanya itu, PSI bahkan mendudukkan ayah ketua umum PSI Kaesang Pangarep itu sebagai presiden terbaik RI yang dilahirkan dari rahim rakyat.

  • PSI Siap Gelar Rakernas Akhir Januari di Makassar, Jokowi Diundang

    PSI Siap Gelar Rakernas Akhir Januari di Makassar, Jokowi Diundang

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Hingga memasuki tahun 2026, sosok Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang disebut diisi oleh sosok Bapak J masih dirahasiakan. Akankah nama ini diungkap dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Kota Makassar, Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 29-31 Januari 2026?

    Desas desus bahwa Bapak J adalah Joko Widodo tak pernah dibantah PSI. Presiden ketujuh RI sekaligus ayah ketua umum PSI Kaesang Pangarep itu dianggap PSI sebagai patron partai.

    Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Ahmad Ali bahkan menegaskan Jokowi adalah presiden terbaik yang pernah dilahirkan bangsa ini.

    Ditegaskan Ahmad Ali, posisi Jokowi sebagai patron atau tokoh utama di PSI bukan untuk mendompleng popularitas, melainkan untuk memberikan harapan kepada masyarakat.

    PSI ingin menunjukkan bahwa partai berlambang gajah ini berkomitmen melahirkan pemimpin-pemimpin dari kalangan rakyat biasa, bukan dari dinasti politik atau keturunan kekuasaan.

    Sebagaimana, Jokowi adalah contoh nyata bahwa seseorang tidak perlu berasal dari keluarga berada atau dinasti politik untuk menjadi pemimpin. Cukup dengan dicintai rakyat dan mendekat kepada rakyat, seseorang bisa terpilih menjadi pemimpin.

    Menurut Ahmad Ali, Jokowi adalah contoh hidup. Dia adalah pemimpin yang lahir dari rakyat. Dia bukan keturunan raja atau keturunan politisi atau keturunan orang berkuasa, tapi dia lahir dari rakyat.

    Sementara itu, soal rencana Rakernas PSI di Makassar, Sekretaris PSI Sulsel Indira Mulyasari Paramastuti mengaku belum bisa memastikan apakah Jokowi akan hadir. Namun ia tak menampik Jokowi masuk dalam daftar tokoh nasional yang diundang.

  • PSI Undang Jokowi Hadiri Rakorwil di Solo: Tokoh yang Kami Teladani
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        6 Januari 2026

    PSI Undang Jokowi Hadiri Rakorwil di Solo: Tokoh yang Kami Teladani Regional 6 Januari 2026

    PSI Undang Jokowi Hadiri Rakorwil di Solo: Tokoh yang Kami Teladani
    Tim Redaksi
    SOLO, KOMPAS.com
    – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) diundang menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakowil) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Tengah pada 8 Januari 2026.
    Kota Solo didapuk menjadi tuan rumah Rakowil
    PSI
    Jawa Tengah (Jateng). Acara itu rencananya dilaksanakan di The Sunan Hotel Solo.
    “Solo dipilih sebagai tuan rumah. Rencana (Rakorwil) akan diadakan tanggal 8 Januari di Sunan Hotel,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)
    PSI Solo
    , Astrid Widayani di Solo, Jawa Tengah, Selasa.
    Menurut Astrid,
    Rakorwil PSI
    Jateng akan dihadiri
    Jokowi
    dan Ketua Umum (Ketum) PSI Kaesang Pangarep.
    “Insya Allah akan dihadiri Pak Jokowi, yang pasti ada Ketum Insya Allah hadir secara langsung untuk mendukung kami di Jateng,” ujarnya.
    Astrid juga mengatakan, Rakorwil itu akan dihadiri seluruh pengurus DPD PSI se-Jawa Tengah.
    Pasalnya, menurut dia, Rakorwil menjadi momentum untuk merapatkan barisan guna menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
    Perempuan yang menjabat Wakil Wali Kota Solo ini berharap Jateng bisa menjadi basis kuat PSI.
    “Kami hadir dengan DPD-DPD yang lain, kabupaten/kota se-Jateng untuk bisa bersama-sama kami rapatkan barisan, kami perkuat mesin, bersama-sama untuk momentum juga awal tahun baru,” kata Astrid.
    “Strukturisasi PSI ini mudah-mudahan bisa lebih solid lagi ke depan dan khususnya Jateng bisa menjadi basis yang kuat untuk PSI,” ujarnya lagi.
    Astrid lantas mengungkapkan Jokowi diundang hadir dalam Rakorwil sebagai tokoh yang diteladani. Selain itu, ayah Kaesang ituselama ini diketahui selalu mendukung PSI.
    “Prinsipnya mengundang beliau sebagai salah satu tokoh yang kami teladani dan selalu mendukung PSI,” katanya.
    Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo, menyatakan Rakorwil ini penting untuk konsolidasi internal partai dalam menghadapi tahapan verifikasi menuju Pemilu 2029.
    “Ini Rakorwil pertama PSI Jawa Tengah. Acara dimulai pukul 09.00 WIB, di Hotel Sunan Solo. Agenda utama mengecek kesiapan struktur partai menghadapi verifikasi,” kata Yogo, Selasa.
    Dalam Rakorwil akan ada penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan DPD PSI se-Jawa Tengah oleh Kaesang.
    “DPP (Dewan Pimpinan Pusat) akan menyerahkan SK DPW dan DPD se-Jawa Tengah, dan itu langsung oleh Ketua Umum,” pungkasnya.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • PSI Disebut Bukan Partai Anak Muda Lagi Sejak Ahmad Ali Gabung, Dedy Nur Balas Pemilik Akun Anak Ogi

    PSI Disebut Bukan Partai Anak Muda Lagi Sejak Ahmad Ali Gabung, Dedy Nur Balas Pemilik Akun Anak Ogi

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka membalas pernyataan dari salah satu kader PDIP.

    Salah satu akun di media sosial X @Anak_ _Ogi yang membagikan momen satu kade mudanya.

    Dalam cuitan ini memang mengadung unsur sindiran ke PSI yang terkenal dengan Partai para kaula muda.

    “Jika belakangan ini wajah PSI terus diwakili kakek-kakek Ahmad Ali yg berkasus di KPK.
    Menutup tahun 2025, PDIP mengenalkan kader mudanya, Pinka haprani sebagai wakil ketua DPD PDIP Jateng. Jadi bingung po, yang mana sebenarnya partai anak muda?😂 Happy new year selamat tahun baru 2026,” tulis akun tersebut.

    Hal inilah yang kemudian mengundang respon dari Dedy Nur dan memberikan pandangan dan pernyataan balasannya.

    “Salah ❌ @psi_id dipimpin oleh anak muda yang terpilih melalui mekanisme Demokrasi yang belum pernah terjadi dalam sebuah partai politik sejak Indonesia merdeka,” balasnya di cuitan akun media sosial X pribadinya.

    “Namanya Kaesang Pangarep, muda, santai, low profile tapi gerakan-gerakan politik yang ia bangun sangat efektif,” sebutnya.

    Ia bahkan menyebut unggahan yang menyindir balik dengan menyebut justru PDIP yang masih terjebak dalam pola “diktat-prerogatif”.

    Dimana, menurut Dedy Nur Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang disebutnya tidak akan tergantikan dari jabatannya itu.

    “Sementara @Anak__Ogi dkk di PDI-P masih terjebak dalam pola ‘diktat-prerogatif’ dari sang Ketua Umum yang menurut prediksi radikal saya tidak akan pernah tergantikan sampai kapan pun,” tuturnya.