Tag: Jules Abraham Abast

  • Perlancar Evakuasi Kecelakaan Cipularang, Lalin di KM 92 Ruas Tol Cipularang Ditutup

    Perlancar Evakuasi Kecelakaan Cipularang, Lalin di KM 92 Ruas Tol Cipularang Ditutup

    Jakarta: Ruas KM 92 Tol Cipularang arah Jakarta ditutup. Penutupan dilakukan buntut kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan lebih, Senin sore, 11 November 2024.

    “Akibat kejadian tersebut lalu lintas di ruas Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta tertutup, sedangkan jalur sebaliknya dibuka dua lajur untuk dapat dilalui,” kata Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Cililitan Jakarta, Panji Satriya, Senin, 11 November 2024.

    Proses penutupan jalan dilakukan selama proses evakuasi berlangsung. Sebagai upaya mengurai kepadatan, pengguna jalan dari Bandung arah Jakarta yang akan melintas dialihkan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Cikamuning di KM 116 dan masuk Kembali melalui GT Jatiluhur di KM 84.

    Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kejadian tersebut. Penyebab kecelakaan dan korban masih dalam proses pendataan bersama pihak Kepolisian.
     

    Di samping itu, Panji menyebut saat ini Petugas Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian dilengkapi dengan ambulance, derek, dan rescue telah berada di lokasi kejadian. Guna membantu proses evakuasi.

    “Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi arah dan waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan. Antisipasi perubahan cuaca dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima,” kata dia.

    Peristiwa kecelakaan beruntun melibatkan sebuah truk pengangkut kardus di KM 92 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta terjadi m pukul 15.15 WIB. Insiden ini disebut terjadi karena rem truk yang memuat beban cukup berat blong.

    “Sementara penyebab pasti kecelakaan belum diketahui, namun diduga itu diakibatkan karena rem blong. Sehingga, menabrak kendaraan di depannya. Jadi, terjadi kecelakaan beruntun,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast saat dikonfirmasi.

    Jakarta: Ruas KM 92 Tol Cipularang arah Jakarta ditutup. Penutupan dilakukan buntut kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan lebih, Senin sore, 11 November 2024.
     
    “Akibat kejadian tersebut lalu lintas di ruas Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta tertutup, sedangkan jalur sebaliknya dibuka dua lajur untuk dapat dilalui,” kata Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Cililitan Jakarta, Panji Satriya, Senin, 11 November 2024.
     
    Proses penutupan jalan dilakukan selama proses evakuasi berlangsung. Sebagai upaya mengurai kepadatan, pengguna jalan dari Bandung arah Jakarta yang akan melintas dialihkan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Cikamuning di KM 116 dan masuk Kembali melalui GT Jatiluhur di KM 84.
    Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kejadian tersebut. Penyebab kecelakaan dan korban masih dalam proses pendataan bersama pihak Kepolisian.
     

    Di samping itu, Panji menyebut saat ini Petugas Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian dilengkapi dengan ambulance, derek, dan rescue telah berada di lokasi kejadian. Guna membantu proses evakuasi.
     
    “Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi arah dan waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan. Antisipasi perubahan cuaca dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima,” kata dia.
     
    Peristiwa kecelakaan beruntun melibatkan sebuah truk pengangkut kardus di KM 92 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta terjadi m pukul 15.15 WIB. Insiden ini disebut terjadi karena rem truk yang memuat beban cukup berat blong.
     
    “Sementara penyebab pasti kecelakaan belum diketahui, namun diduga itu diakibatkan karena rem blong. Sehingga, menabrak kendaraan di depannya. Jadi, terjadi kecelakaan beruntun,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast saat dikonfirmasi.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ABK)

  • Buntut Kecelakaan Beruntun, Kendaraan Diarahkan Keluar GT Cikamuning KM 116

    Buntut Kecelakaan Beruntun, Kendaraan Diarahkan Keluar GT Cikamuning KM 116

    Jakarta: Rekayasa lalu lintas dilakukan aparat kepolisian untuk mengurai kemacetan di ruas Tol Cipularang KM 92 akibat kecelakaan beruntun. Kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta akan dikeluarkan di gerbang tol (GT) Cikamuning, tepatnya di KM 116.

    “Saat ini lagi melakukan normalisasi jalur dan membantu evakuasi dari kendaraan maupun korban yang terlibat kecelakaan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast saat dikonfirmasi, Senin, 11 November 2024.

    Jules mengatakan kendaraan akan diarahkan menuju Jakarta melalui jalur arteri Purwakarta.  Kendaraan baru bisa masuk tol lagi melalui GT Sadang, tepatnya di KM 87. Sehingga, kendaraan bisa melanjutkan perjalanan tanpa melewati lokasi kecelakaan.

    “Itu rencana rekayasa yang kita lakukan saat ini, terkait kecelakaan di KM 92,” jelas Jules.
     

    Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di Ruas Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta pukul 15.15 WIB. Kecelakaan melibatkan truk pengangkut kardus bermuatan berat.

    Diduga kecelakaan karena rem truk blong. Kemudian, menabrak kendaraan di depannya. Ada lebih dari 10 kendaraan terlibat kecelakaan. Namun, belum dipastikan korban dalam peristiwa ini.

    Jakarta: Rekayasa lalu lintas dilakukan aparat kepolisian untuk mengurai kemacetan di ruas Tol Cipularang KM 92 akibat kecelakaan beruntun. Kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta akan dikeluarkan di gerbang tol (GT) Cikamuning, tepatnya di KM 116.
     
    “Saat ini lagi melakukan normalisasi jalur dan membantu evakuasi dari kendaraan maupun korban yang terlibat kecelakaan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast saat dikonfirmasi, Senin, 11 November 2024.
     
    Jules mengatakan kendaraan akan diarahkan menuju Jakarta melalui jalur arteri Purwakarta.  Kendaraan baru bisa masuk tol lagi melalui GT Sadang, tepatnya di KM 87. Sehingga, kendaraan bisa melanjutkan perjalanan tanpa melewati lokasi kecelakaan.
    “Itu rencana rekayasa yang kita lakukan saat ini, terkait kecelakaan di KM 92,” jelas Jules.
     

    Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di Ruas Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta pukul 15.15 WIB. Kecelakaan melibatkan truk pengangkut kardus bermuatan berat.
     
    Diduga kecelakaan karena rem truk blong. Kemudian, menabrak kendaraan di depannya. Ada lebih dari 10 kendaraan terlibat kecelakaan. Namun, belum dipastikan korban dalam peristiwa ini.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (AZF)

  • Kecelakaan Seram di Tol Cipularang Trending, Netizen Merinding

    Kecelakaan Seram di Tol Cipularang Trending, Netizen Merinding

    Jakarta

    Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92. Sejumlah kendaraan tampak ringsek bertumpuk. Kata Cipularang pun telah menjadi trending topic papan atas di linimasa media sosial X, dulunya Twitter.

    Dalam video yang diterima detikJabar pada Senin (11/11/2024), sejumlah kendaraan terlihat bertumpuk di badan jalan. Beberapa orang terlihat sedang dievakuasi keluar kendaraan. Satu mobil berwarna hitam ringsek keluar jalur.

    “Dugaan sementara satu unit truk mengalami rem blong yang menjadi penyebab kecelakaan beruntun. Truk itu mengangkut muatan cukup berat,” kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast kepada detikJabar, Senin (11/11/2024).

    Di X, topik Cipularang telah dicuitkan oleh ribuan netizen. “Innalilahi merinding banget kecelakaan lagi di tol cipularang,” tulis sebuah akun. “Ya Allah Gusti merinding banget liat video kecelakaan beruntun di tol Cipularang kok sampe tumpuk²an begitu, semoga gada korban jiwa dan segera terkendali semuanya,” cetus yang lain.

    “Ini tol Cipularang sering bgt terjadi kecelakaan. Byk penyebabnya, jalan tol yg sempit cuma punya 2 lajur, volume kendaraan padat jkt-bdg, jalan yg naik turun & berkelok panjang, pengemudi yg langgar lalin kaya Lane hongger, ngambil jalur darurat, salib sembarangan,” tulis seorang netizen.

    Ada juga yang menyayangkan truk kembali diduga jadi biang keladi dalam kecelakaan ini. “Kemarin tangerang 2 kejadian sekarang cipularang,” tulis sebuah akun.

    “Sudah Seharusnya Mobil Truck Tronton, Kontainer dan sejenisnya dilarang masuk Tol Cipularang krn sering menjadi penyebab kecelakaan, krn jalur tol nya terlalu ekstrem buat kendaran besar, dr arah Jakarta harus keluar GT Jatiluhur & dari Bandung Keluar GT Cikamuning,” demikian saran sebuah akun.

    Tentu banyak yang mendoakan juga agar semua korban selamat. “Semoga tidak ada korban jiwa, kecelakaan di km 92 tol perbaleunyi Cipularang. Hati hati untuk yang sedang dalam perjalanan, memasuki musim hujan rawan kecelakaan,” tulis seorang netizen.

    (fyk/fyk)

  • Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Polisi: Diduga Truk Rem Blong 

    Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Polisi: Diduga Truk Rem Blong 

    JABAR EKSPRES – Kecelakaan beruntun yang terjadi di ruas Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta pada Senin sore (11/11) diduga  disebabkan oleh sebuah truk yang mengalami rem blong. Truk yang membawa muatan berat itu diduga tidak bisa mengendalikan kendaraannya, sehingga menabrak sejumlah kendaraan lain yang ada di depannya.

    “Rem blong karena bermuatan cukup banyak, cukup berat. Sehingga truk tersebut menabrak kendaraan yang ada di depannya, dan kemudian terjadilah tabrakan beruntun dengan kendaraan lainnya,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam keterangan resminya.

    Dikompilasi dari sejumlah data, lebih dari lima kendaraan, termasuk mobil pribadi dan truk, terlibat dalam kecelakaan tersebut.

    “Kami telah menurunkan sekitar 10 personel yang terdiri dari PJR Korlantas Polri, PJR Polda Jabar, serta Satlantas Polres Purwakarta untuk menangani kejadian ini,” lanjutnya.

    Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan evakuasi korban yang terjebak di dalam kendaraan.

    “Saat ini kami belum mengetahui pasti jumlah korban dan kendaraan yang terlibat. Proses pendataan masih berlangsung, dan kami fokus pada evakuasi korban terlebih dahulu,” tambahnya.

    Proses evakuasi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini masih berlangsung, sementara arus lalu lintas di lokasi kejadian telah dialihkan. Pihak kepolisian mengimbau agar pengguna jalan menghindari kawasan tersebut dan mengikuti instruksi dari petugas untuk kelancaran proses evakuasi dan perbaikan jalan.

  • Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi Cipularang Diduga Akibat Rem Blong – Espos.id

    Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi Cipularang Diduga Akibat Rem Blong – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Purbaleunyi KM 92 arah Jakarta pada Senin (11/11/2024) sore sekitar pukul 15.30 WIB. (Istimewa/X)

    Esposin, JAKARTA — Penyebab kecelakaan lalu lintas berupa tabrakan beruntun yang terjadi di Ruas Tol Cipularang atau Purbaleunyi KM 92 dari Bandung mengarah ke Jakarta adalah rem blong, Senin (11/11/2024) sore. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast dalam wawancara Breaking News KompasTV.

    Jules menjelaskan salah satu truk mengalami rem blong atau rem tidak berfungsi secara benar sehingga menabrak kendaraan di depannya. Terlebih, truk tersebut membawa muatan kardus yang cukup berat. “Truk membawa muatan berat sehingga saat rem tidak berfungsi menabrak kendaraan di depannya, sehingga terjadi kecelakaan beruntun,” jelasnya.

    Promosi
    Mantap! AgenBRILink Dekatkan Akses Perbankan untuk Warga Rejang Bengkulu

    Saat ini, personil dari Korlantas polri, petugas Dirlantas Polda Jabar telah berada di lokasi kecelakaan. “Pak Dirlantas dan personil Satlantas Purwakarta juga sudah di lokasi karena kejadian di wilayah Purwakarta. Korban dibawa ke rumah sakit terdekat, kami masih menghitung jumlah kendaraan yang terlibat,” kata dia.

    Pihaknya akan melakukan olah TKP salah satunya mengecek kepastian penyebab kecelakaan. Menurutnya kondisi jalan yang menurun ditambah jalan yang licin akibat hujan bisa jadi menjadi salah satu penyebab, selain tidak berfungsinya rem truk pengangkut kardus. “Penyebab awal memang truk yang blong yang menabrak kendaraan di depannya, arah Jakarta dari Bandung,” imbuh Jules.

    PT Jasa Marga  mempercepat upaya penanganan kecelakaan truk yang terjadi di  pada Senin sore ini.

    “Saat ini Petugas Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian dilengkapi dengan ambulance, derek dan rescue telah berada di lokasi kejadian dan melakukan pengaturan yang dibutuhkan,” ujar Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Agni Mayvinna, di Jakarta, Senin, dilansir Antara.

    Dia menambahkan, sebagai upaya mengurai kepadatan, pengguna jalan dari Bandung arah Jakarta yang akan melintas, dialihkan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Cikamuning di Km 116 dan masuk Kembali melalui GT Jatiluhur di Km 84.

    Kecelakaan yang melibatkan belasan kendataan itu mengakibatkan lalu lintas di Ruas Tol Cipularang Km 92 arah Jakarta tertutup, sedangkan jalur sebaliknya dibuka dua lajur untuk dapat dilalui.

    Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kejadian tersebut dan selama proses evakuasi berlangsung. Penyebab kecelakaan dan korban masih dalam proses pendataan bersama pihak kepolisian.

    Untuk sementara data jumlah kendaraan dan korban masih menunggu pendataan dan evakuasi di lapangan. Sejauh ini info yang Jasa Marga terima melibatkan lebih dari 10 kendaraan.

    Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi arah dan waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan.

    Jasa Marga juga mengimbau agar pengguna jalan tol dapat mengantisipasi perubahan cuaca dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima untuk digunakan berkendara.

    Untuk perjalanan yang lebih baik dan nyaman selama melintasi Ruas Tol Jasa Marga Group, unduh aplikasi TRAVOY di Playstore dan Appstore.

    Berdasarkan pantauan di media sosial, kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Purbaleunyi KM 92 arah Jakarta pada Senin sore sekitar pukul 15.30 WIB. “Belum diketahui kronologis awal maupun korban dalam musibah ini karena masih dalam proses evakuasi petugas,” tulis akun @Banyulangit__1.

    Innalillahi wa innailaihi rojiun,,

    Kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Purbaleunyi KM 92 arah Jakarta pada Senin (11/11/2024) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

    Belum diketahui kronologis awal maupun korban dalam musibah ini karena masih dalam proses evakuasi petugas. pic.twitter.com/qFJmzLdmf4

    — Banyulangit (@Banyulangit__1) November 11, 2024

     

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • Rem Blong Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

    Rem Blong Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

    GELORA.CO – Kecelakaan beruntun terjadi dan melibatkan sebuah truk pengangkut kardus di KM 92 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta pada Senin, 11 November 2024 pukul 15.15 WIB.

    Akibat kejadian tersebut, lalu lintas di Ruas Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta tertutup, sedangkan jalur sebaliknya dibuka dua lajur untuk dapat dilalui.

    Terkait hal ini, Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kejadian tersebut dan selama proses evakuasi berlangsung.

    “Penyebab kecelakaan dan korban masih dalam proses pendataan bersama pihak Kepolisian,” kata Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Pasteur, Bandung, Agni Mayvinna dalam keterangan resmi.

    Saat ini Petugas Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian dilengkapi dengan ambulance, derek dan rescue telah berada di lokasi kejadian dan melakukan pengaturan yang dibutuhkan.

    Sebagai upaya mengurai kepadatan, pengguna jalan dari Bandung arah Jakarta yang akan melintas dialihkan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Cikamuning di KM 116 dan masuk Kembali melalui GT Jatiluhur di KM 84.

    “Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi arah dan waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan. Antisipasi perubahan cuaca dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima,” jelas Agni.

    Di sisi lain, polisi menduga kecelakan yang terjadi di Tol Purbaleunyi terjadi karena sebuah kendaraan truk bermuatan berat mengalami rem blong.

    “Sementara penyebab pasti kecelakaan belum diketahui, namun diduga itu diakibatkan karena rem blong,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast saat dikonfirmasi.

    Namun hingga kini, polisi belum memastikan jumlah mobil yang terlibat kecelakaan dan juga jumlah korban luka serta korban jiwa dalam peristiwa ini.

  • Skema Pengalihan Lalin Bandung Arah Jakarta Imbas Kecelakaan di Tol Cipularang

    Skema Pengalihan Lalin Bandung Arah Jakarta Imbas Kecelakaan di Tol Cipularang

    Purwakarta

    Polisi merekayasa arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta. Rekayasa lalin ini imbas sejumlah kendaraan tabrakan beruntun di Tol Cipularang atau tepatnya di KM 92, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

    “Kami melakukan rekayasa untuk mengurai antrean kendaraan. Kendaraan yang menuju Jakarta diarahkan keluar melalui exit Tol Cikamuning,” kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast, dilansir detikJabar, Senin (11/11/2024).

    Setelah itu, lanjutnya, pengendara arah Jakarta masuk jalur arteri lalu bisa kembali masuk tol via Tol Sadang

    “Selanjutnya masuk jalur arteri. Setelah itu, kendaraan bisa masuk tol lagi via Tol Sadang untuk melanjutkan perjalanan ke arah Jakarta,” tuturnya.

    Sejumlah petugas gabungan dari PJR Korlantas Polri, Ditlantas Polda Jabar dan Polres Purwakarta sudah berada di lokasi tabrakan beruntun tersebut. Petugas tengah mendata jumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan.

    Baca selengkapnya di sini

    (idh/dhn)

  • Pegi Perong Ditangkap, Warganet Curiga Takutnya Hanya Tumbal Kasus Vina Cirebon

    Pegi Perong Ditangkap, Warganet Curiga Takutnya Hanya Tumbal Kasus Vina Cirebon

    Surabaya (beritajatim.com) – Media sosial sedang ramai membahas kabar ditangkapnya Pegi Setiawan alias Perong, terduga pelaku sekaligus dalang pembunuhan Vina Cirebon, yang ditangkap di Bandung, pada Selasa (21/5/2025) malam.

    Meski begitu, tak sedikit dari warganet yang justru mempertanyakan dan meragukan sosok Pegi Perong yang bekerja sebagai buruh bangunan ini.

    “Apakah iya benar ini pelakunya? Takutnya orang lain yg dijadikan tumbal agar kasus dianggap telah selesai padahal bukan ini orang pelaku sebenarnya,” ragu @gant***.

    “Salah tangkap gak nih? Kok beda sama ciri-ciri DPO-nya?” cuit @xpl***.

    Keraguan warganet ini juga tidak lepas dari lamanya si pelaku menjadi buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO). Diketahui sudah delapan tahun yang lalu kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya Eky terjadi.

    “Nangkep jamet kabupaten begini kenapa sesusah itu? kenapa nyampe 8 tahun?,” tanya @bitt***.

    “Katanya dia jadi kuli bangunan, masa sih nangkep yang kek begini doang ngabisin 8 taun. Gak yakin gue, takut dia cuma disuruh gantiin sama DPO aslinya yang katanya bekingannya kuat,” ujar @Haml***.

    Meski begitu, sejumlah warganet berharap bahwa pria yang ditangkap di Bandung tersebut benar pelaku utamanya. Tak sedikit juga yang mengganggap bahwa ditangkapnya Pegi Perong ini tidak lepas dari pengaruh sosial media atau yang kerap disebut dengan istilah “The power of viral”.

    Menanggapi keraguan masyarakat terkait penangkapan Pegi Setiawan, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan penyelidikan intensif.

    Proses penyelidikan ini melibatkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar dengan bantuan dari Bareskrim Mabes Polri dan Polres Cirebon Kota.

    Kombes Pol Jules Abraham Abast menyatakan bahwa penyidik memperoleh informasi dan keterangan dari sejumlah saksi dan terpidana terkait kasus pembunuhan sadis yang terjadi pada Sabtu, 27 Agustus 2024.

    “Ya, kami berdasarkan keterangan yang didapatkan. Kami harus memenuhi alat bukti yang cukup, termasuk keterangan saksi, tersangka, dan ahli,” ujar Kombes Pol Jules.

    Lebih lanjut, Kombes Pol Jules menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut sesuai dengan prosedur hukum dan alat bukti yang ada.

    “Kami akan bekerja sesuai prosedur hukum dan alat bukti. Terdapat keterangan saksi, ahli, tersangka, surat, dan petunjuk yang harus terpenuhi,” tambahnya.

    Penangkapan Pegi Setiawan dilakukan dengan mempertimbangkan bukti yang kuat dan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Polda Jabar berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan adil dan transparan, memastikan bahwa setiap langkah diambil berdasarkan bukti yang sah dan relevan. (fyi/ian)