Tag: Jorge Martin

  • Bagnaia Tercepat, Pebalap Yamaha Bikin Kejutan

    Bagnaia Tercepat, Pebalap Yamaha Bikin Kejutan

    Jakarta

    Sesi Free Practice 1 dan Practice MotoGP Malaysia 2024 sudah dirampungkan, Jumat (1/11/2024). Francesco ‘Pecco’ Bagnaia menjadi yang tercepat di sesi FP1 dan Practice.

    MotoGP Malaysia 2024 yang digelar akhir pekan ini di Sirkuit Sepang, Malaysia, akan menjadi salah satu penentuan gelar juara dunia MotoGP 2024. Jorge Martin yang sekarang menjadi pemimpin klasemen sementara MotoGP 2024 dibayang-bayangi oleh Pecco Bagnaia di urutan kedua. Keduanya hanya berselisih 17 poin.

    Pecco Bagnaia, yang juga menguasai sesi FP1 pagi tadi, berhasil mengungguli Jorge Martin di sesi Practice, Jumat sore. Di sesi ini, Bagnaia hanya unggul 0,050 detik dari Jorge Martin di urutan kedua.

    Martin tidak punya kesempatan untuk mengalahkan Bagnaia. Sebab, pebalap Prima Pramac Racing itu mengalami kecelakaan di tikungan pertama saat sesi Practice tinggal 2 menit 50 detik lagi.

    Awalnya, Martin tampil impresif selama sesi Practice. Sedangkan Bagnaia hanya mengisi urutan ke-11. Namun, Bagnaia langsung gaspol di run keempat dan menjadi yang tercepat di sesi Practice.

    Rekan setim Bagnaia, Enea Bastianini berada di urutan ketiga. Maverick Vinales sebagai pembalap terbaik non-Ducati di urutan keempat. Kemudian diikuti Alex Marquez menjadi pebalap tercepat kelima.

    Dua pebalap Yamaha, Fabio Quartararo dan Alex Rins tampil cukup impresif di sesi Practice ini. Fabio Quartararo menjadi pebalap motor Jepang tercepat sekaligus menempati posisi keenam di sesi ini. Sedangkan Alex Rins yang menggunakan mesin baru menjadi yang tercepat kedelapan. Di depan Alex Rins di urutan ketujuh ada Franco Morbidelli.

    Sementara itu, Marc Marquez hampir saja tidak lolos ke sesi Q2. Di sesi Practice, Marc Marquez menghuni urutan ke-10, dan bisa langsung masuk Q2 besok.

    Berikut hasil Practice MotoGP Malaysia 2024:

    Francesco Bagnaia: 01:57.679Jorge Martin: 01:57.729 (+0.050)Enea Bastianini: 01:57.877 (+0.198)Maverick Vinales: 01:58.141 (+0.462)Alex Marquez: 01:58.296 (+0.617)Fabio Quartararo: 01:58.303 (+0.624)Franco Morbidelli: 01:58.310 (+0.631)Alex Rins: 01:58.336 (+0.657)Jack Miller: 01:58.360 (+0.681)Marc Marquez: 01:58.362 (+0.683)Pedro Acosta: 01:58.438 (+0.759)Marco Bezzecchi: 01:58.460 (+0.781)Johann Zarco: 01:58.625 (+0.946)Brad Binder: 01:58.649 (+0.970)Takaaki Nakagami: 01:59.000 (+1.321)Raul Fernandez: 01:59.107 (+1.428)Aleix Espargaro: 01:59.188 (+1.509)Luca Marini: 01:59.375 (+1.696)Augusto Fernandez: 01:59.402 (+1.723)Joan Mir: 01:59.535 (+1.856)Andrea Iannone: 01:59.618 (+1.939)Lorenzo Savadori: 02:00.108 (+2.429)

    (rgr/dry)

  • Bagnaia Tetap Ilmu Padi Jelang MotoGP Malaysia 2024

    Bagnaia Tetap Ilmu Padi Jelang MotoGP Malaysia 2024

    Jakarta

    Francesco Bagnaia tetap membumi menjelang MotoGP Malaysia 2024 akhir pekan ini. Bagnaia sedang dalam optimisme tinggi lantaran berhasil menjuarai MotoGP Thailand 2024. Perjuangan Bagnaia mempertahankan gelar juara dunia masih cukup berat karena dia berjarak 17 poin dari Jorge Martin di puncak klasemen.

    “Saya belum pernah menang balapan di kondisi basah dan inilah mengapa kemenangan pada hari Minggu (di Thailand) sangat penting mengingat akhir pekan berikutnya di Sepang cuacanya tidak menentu,” ungkap Bagnaia dikutip dari Motosan.

    “Ini adalah trek di mana dalam beberapa tahun terakhir saya sangat cepat, namun rival kami juga akan kompetitif. Sekarang penting buat tetap fokus dan memberikan hasil maksimal di setiap sesi,” sambung pebalap Ducati Lenovo.

    Tahun lalu Bagnaia berhasil mengamankan podium ketiga di Sirkuit Sepang, Malaysia. Hasil tersebut menjadi kunci kesuksesan Bagnaia dalam mempertahankan gelar juara dunia. Namun tahun ini situasinya bakal lebih sulit dan menantang lantaran Bagnaia terpaut 17 poin dari Martin.

    “Kami meninggalkan GP Thailand. Sekarang kami harus fokus. Akhir pekan ini kami balapan di Sepang, trek di mana saya memiliki kenangan indah, belum lagi kemenangan tahun lalu. Setiap musim berbeda, jadi kami harus tetap membumi dan selalu memberikan 100%,” kata anak didik Valentino Rossi itu.

    Sekadar informasi, perebutan gelar juara MotoGP 2024 menyisakan Martin dan Bagnaia. Memimpin puncak klasemen sementara dengan keunggulan 17 poin, Martin bisa saja mengunci gelar juara dunia MotoGP 2024 di Sepang.

    Martin harus mengoleksi minimal 21 poin lebih banyak dibandingkan Bagnaia di Malaysia. Bila itu terjadi, Martin bakal punya selisih 38 poin atas Bagnaia jelang seri terakhir di MotoGP Valencia.

    Selisih 38 poin dengan kondisi sisa satu seri membuat Martin bisa dipastikan jadi juara dunia MotoGP 2024. Sebab, jumlah poin maksimal yang didapat dalam satu seri adalah 37 dengan pebalap tersebut memenangkan sprint race dan main race.

    (lua/dry)

  • Jorge Martin Bisa Kunci Gelar Juara Dunia di Malaysia, Asalkan…

    Jorge Martin Bisa Kunci Gelar Juara Dunia di Malaysia, Asalkan…

    Jakarta

    Jorge Martin bisa meraih titel juara dunia MotoGP 2024 dalam seri grand prix Malaysia jika memenuhi beberapa syarat. Apa saja?

    Seri ke-19 MotoGP 2024 berlanjut di Sirkuit Sepang, Minggu (3/11/2024) siang WIB. MotoGP Malaysia menjadi salah satu dari dua balapan terakhir musim ini.

    Pebalap Pramac Racing Jorge Martin kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2024 dengan 453 poin. Dia unggul 17 poin dari Francesco Bagnaia di posisi kedua yang mengemas 436 poin.

    MotoGP Malaysia 2024 menjadi kesempatan pertama Jorge Martin mengunci gelar juara musim ini. Ada beberapa syarat supaya Martin bisa meraih titel juara dunia MotoGP pertama kalinya.

    Syarat mutlak

    Syarat mutlaknya, Jorge Martin harus meraih 21 poin lebih banyak dibandingkan Pecco Bagnaia di seri MotoGP Malaysia. Andai tercapai, Martin bakal punya jarak 38 poin atas Bagnaia, sebelum seri terakhir di MotoGP Valencia.

    Saat ini Martin selisih 17 poin dari Bagnaia. Jika ditambah 21 poin lagi, Martin sudah membuat selisih 38 angka dari Bagnaia. Sedangkan syarat lain, Bagnaia tidak meraih poin sama sekali.

    Impian Martin bisa tercapai menjadi juara dunia jika Martin menang sprint dan full race, sedangkan Bagnaia cuma bisa mengemas 16 poin dari total balapan di Malaysia.

    Selisih 38 poin dengan kondisi sisa satu seri membuat Jorge Martin dipastikan jadi juara dunia MotoGP 2024. Jumlah poin maksimal yang bisa didapat, termasuk sprint race dan full race adalah 37 angka. Kondisi ini bisa terjadi jika Martin menang kedua balapan tersebut.

    Tentu untuk mendapatkan 21 angka lebih banyak dari Bagnaia, bukanlah pekerjaan mudah bagi Jorge Martin. Apalagi Bagnaia rajin masuk podium.

    Berikut ini beberapa skenario Martin Juara Dunia MotoGP 2024 di Malaysia, jika pebalap Spanyol itu menang mulus sprint dan full race:

    Martin menang sprint dan full race (+37 poin), Bagnaia gagal finis sprint dan full race (0 poin). Poin yang terkumpul: Martin (490 poin), Bagnaia (436 poin), selisih 54 poin.Martin menang sprint race dan full race (+37 poin), Bagnaia finis kedua sprint race (+9 poin), dan kesembilan full race (+7 poin). Poin yang terkumpul: Martin (490 poin) dan Bagnaia (452 poin), selisih poin: 38 poin.

    Bisakah Jorge Martin keluar sebagai juara dunia MotoGP 2024 di Sirkuit Sepang? Kita tunggu saja dalam balapan MotoGP Malaysia akhir pekan ini!

    (riar/rgr)

  • Jadwal MotoGP Malaysia 2024 Akhir Pekan Ini

    Jadwal MotoGP Malaysia 2024 Akhir Pekan Ini

    Jakarta

    MotoGP Malaysia 2024 digelar akhir pekan ini. Seri tersebut bisa menjadi seri penentuan gelar juara MotoGP 2024 antara Jorge Martin dan Francesco Bagnaia. Berikut jadwal lengkap MotoGP Malaysia 2024.

    Seri ke-19 MotoGP 2024 tersaji di Sirkuit Sepang, Malaysia. MotoGP Malaysia 2024 diselenggarakan pada 1-3 November 2024. Sirkuit Sepang telah menyelenggarakan balap MotoGP sejak tahun 1999.

    Pada MotoGP Malaysia 2023, Enea Bastianini keluar sebagai juaranya, diikuti oleh Alex Marquez serta Francesco Bagnaia. Tahun ini, jajaran pebalap Ducati tetap difavoritkan juara di sirkuit sepanjang 5,5 km tersebut.

    Jorge Martin dan Francesco Bagnaia Foto: AFP/JURE MAKOVEC

    Sekadar informasi, perebutan gelar juara MotoGP 2024 menyisakan Martin dan Bagnaia. Memimpin puncak klasemen sementara dengan keunggulan 17 poin, Martin bisa saja mengunci gelar juara dunia MotoGP 2024 di Sepang.

    Martin harus mengoleksi minimal 21 poin lebih banyak dibandingkan Bagnaia di Malaysia. Bila itu terjadi, Martin bakal punya selisih 38 poin atas Bagnaia jelang seri terakhir di MotoGP Valencia.

    Selisih 38 poin dengan kondisi sisa satu seri membuat Martin bisa dipastikan jadi juara dunia MotoGP 2024. Sebab, jumlah poin maksimal yang didapat dalam satu seri adalah 37 dengan pebalap tersebut memenangkan sprint race dan main race.

    MotoGP Malaysia 2024 dimulai hari Jumat dengan sesi latihan bebas, dilanjutkan sesi kualifikasi dan sprint race pada hari Sabtu, dan main race pada hari Minggu. Simak info di bawah ini.

    Jadwal MotoGP Malaysia 2024

    Jumat (1/11)

    1. 09:45-10:30 WIB: Latihan bebas 1 MotoGP

    2. 14:00-15:00 WIB: Latihan MotoGP

    Sabtu (2/11)

    1. 09:10-09:40 WIB: Latihan bebas 2 MotoGP

    2. 09:50-10:05 WIB: Kualifikasi 1 MotoGP

    3. 10:15-10:30 WIB: Kualifikasi 2 MotoGP

    4. 14:00-15:00 WIB: Balap sprint MotoGP (10 lap)

    Minggu (3/11)

    1. 11.00 WIB: Race Moto3 (15 lap)

    2. 12.15 WIB: Race Moto2 (17 lap)

    3. 14.00 WIB: Race MotoGP (20 lap)

    (lua/rgr)

  • Wearpack Terbuka di MotoGP Thailand, Marquez Lolos dari Penalti?

    Wearpack Terbuka di MotoGP Thailand, Marquez Lolos dari Penalti?

    Jakarta

    Marc Marquez mengalami insiden tak biasa dalam MotoGP Thailand setelah terjatuh pada lap ke-14. Insiden ini bukan hanya soal jatuhnya Marquez, tetapi juga tentang wearpack atau baju balapnya yang terbuka di sisa balapan yang berlangsung sekitar 10 putaran.

    Meski sempat mencuri perhatian, pebalap tim Gresini Racing itu tetap menyelesaikan balapan tanpa harus berhenti atau masuk ke pit untuk memperbaiki seragamnya.

    Menurut keterangan Marquez, wearpack atau baju balap yang dikenakannya terbuka setelah airbag otomatis di dalamnya mengembang saat ia terjatuh. Airbag tersebut memberi tekanan di bahu dan menyebabkan ritsleting seragam terbuka sedikit.

    “Saya pikir bajunya terbuka saat kecelakaan, ketika airbag terbuka. Ada banyak tekanan di bahu, dan kami memiliki sistem keamanan, tetapi ini terbuka,” kata Marquez dilansir dari The Race, Selasa (29/10/2024).

    Marquez merasa bahwa bajunya hanya terbuka sedikit saat melanjutkan sisa putaran. Namun, ketika balapan telah selesai ia merasa terbuka lebih banyak.

    “Itu hanya sedikit, tetapi ketika kami menyelesaikan balapan, di putaran itu, saya merasa seperti ini terbuka lebih banyak,” tambahnya.

    Berdasarkan rekaman kamera onboard yang mengarah ke dadanya, terlihat bahwa ritsleting terbuka hingga hampir setengah ketika Marquez melintasi garis finis.

    Peristiwa ini memicu perbandingan dengan insiden serupa yang pernah dialami Fabio Quartararo di MotoGP Catalunya 2021. Saat itu, Quartararo menerima penalti tiga detik karena membalap dengan seragam yang terbuka. Hal tersebut bahkan membuatnya kehilangan podium.

    Jorge Martin juga mengalami masalah serupa di MotoGP India tahun lalu. Bedanya, Martin sempat duduk tegak di tengah balapan untuk menutup ritsletingnya setelah mendapat pesan dari pihak race control melalui dashboard motornya.

    Namun, pada MotoGP Thailand kali ini, pihak race control tampaknya tidak mengeluarkan peringatan serupa bagi Marquez. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan di kalangan penggemar dan penikmat, apakah pihak race control sengaja membiarkan insiden tersebut atau memang tidak menyadarinya. Dengan begitu, Marquez bisa dikatakan lolos dari penalti terkait hal ini.

    Insiden seragam terbuka ini menarik perhatian karena berpotensi membahayakan keselamatan pembalap. Namun, Marquez bisa dibilang beruntung bisa menyelesaikan balapan tanpa cedera serius atau penalti tambahan.

    (rgr/rgr)

  • Klasemen Pebalap Usai MotoGP Thailand 2024: Martin-Bagnaia Selisih 17 Poin

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Thailand 2024: Martin-Bagnaia Selisih 17 Poin

    Jakarta

    Pebalap Pramac Racing Jorge Martin kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2024 dengan 453 poin. Martin unggul 17 poin dari Francesco Bagnaia di posisi kedua yang mengemas 436 poin. Dengan balap MotoGP 2024 menyisakan dua seri, perebutan gelar juara MotoGP 2024 antara Martin dan Bagnaia bakal berlangsung sengit.

    Bagnaia keluar sebagai pemenang di MotoGP Thailand 2024 yang digelar akhir pekan kemarin. Sementara Martin bisa mengamankan posisi kedua, diikuti Pedro Acosta, yang finis ketiga. Sementara Marc Marquez yang awalnya bersaing di posisi depan saat balapan, harus mengalami crash dan bisa kembali ke lintasan, namun finis di urutan ke-11.

    Dengan hasil tersebut, praktis perebutan juara MotoGP 2024 hanya menyisakan Martin dan Bagnaia. Sedangkan Marquez keluar dari perburuan gelar juara dunia karena gap poinnya terlalu jauh, yakni 97 poin.

    Marquez sendiri tertahan di peringkat ketiga dengan 356 poin, kemudian di posisi keempatnya ada Enea Bastianini yang punya modal 345 poin. Dari urutan lima sampai posisi sepuluh berturut-turut ditempati Brad Binder, Pedro Acosta, Maverick Vinales, Fabio Di Giannantonio, Franco Morbidelli, dan Aleix Espargaro.

    Sementara itu pebalap-pebalap dari brand Jepang mengalami nasib yang mengenaskan. Pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo, menjadi satu-satunya pebalap dari brand Jepang dengan posisi ‘terbaik’ yakni posisi ke-13 dengan 93 poin.

    Kemudian pebalap Repsol Honda Luca Marini menjadi pebalap dari motor brand Jepang dengan posisi paling buncit, yakni di posisi ke-22 dengan 13 poin. Akankah Yamaha dan Honda bisa berbenah musim depan bisa tampil lebih baik lagi?

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Thailand 2024

    1. Jorge Martin SPA Pramac Ducati (GP24) 453
    2. Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP24) 436 (-17)
    3. Marc Marquez SPA Gresini Ducati (GP23) 356 (-97)
    4. Enea Bastianini ITA Ducati Lenovo (GP24) 345 (-108)
    5. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) 203 (-250)
    6. Pedro Acosta SPA Red Bull GASGAS Tech3 (RC16)* 197 (-256)
    7. Maverick Viñales SPA Aprilia Racing (RS-GP24) 180 (-273)
    8. Fabio di Giannantonio ITA VR46 Ducati (GP23) 165 (-288)
    9. Franco Morbidelli ITA Pramac Ducati (GP24) 155 (-298)
    10. Aleix Espargaro SPA Aprilia Racing (RS-GP24) 143 (-310)
    11. Marco Bezzecchi ITA VR46 Ducati (GP23) 137 (-316)
    12. Alex Marquez SPA Gresini Ducati (GP23) 136 (-317)
    13. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) 93 (-360)
    14. Jack Miller AUS Red Bull KTM (RC16) 82 (-371)
    15. Miguel Oliveira POR Trackhouse Aprilia (RS-GP24) 71 (-382)
    16. Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP24) 66 (-387)
    17. Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V) 48 (-405)
    18. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 31 (-422)
    19. Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 23 (-430)
    20. Joan Mir SPA Repsol Honda (RC213V) 21 (-432)
    21. Augusto Fernandez SPA Red Bull GASGAS Tech3 (RC16) 21 (-432)
    22. Luca Marini ITA Repsol Honda (RC213V) 13 (-440)
    23. Pol Espargaro SPA Red Bull KTM (RC16) 12 (-441)
    24. Daniel Pedrosa SPA Red Bull KTM (RC16) 7 (-446)
    25. Stefan Bradl GER HRC Test Team (RC213V) 2 (-451)

    (lua/din)