Tag: Jorge Martin

  • Aneh tapi Nyata! Bagnaia Lebih Sering Menang dari Martin tapi Poinnya Kalah

    Aneh tapi Nyata! Bagnaia Lebih Sering Menang dari Martin tapi Poinnya Kalah

    Jakarta

    Secara statistik, Bagnaia tercatat lebih sering menang ketimbang Martin. Tapi kok bisa ya poinnya justru kalah banyak dari Martin?

    Pertarungan antara Francesco Bagnaia dan Jorge Martin berlanjut di musim 2024. Keduanya bersaing ketat untuk memperebutkan gelar juara MotoGP musim ini. Kini balapan tersisa satu seri. Baik Bagnaia maupun Martin sama-sama masih berpeluang untuk bisa merebut titel tersebut.

    Tapi peluang Martin masih lebih besar ketimbang Bagnaia. Rider Pramac Ducati itu unggul 24 poin atas Bagnaia. Menariknya, kalau mengacu pada statistik Bagnaia justru meraih kemenangan lebih banyak dari Martin sepanjang musim 2024.

    Bagnaia menorehkan 10 kemenangan di balapan hari Minggu. Torehan ini pula yang membuatnya bersanding dengan nama-nama seperti Giacomo Agostini, Mick Doohan, Valentino Rossi, Casey Stoner, dan Marc Marquez yang mencatatkan 10 kemenangan dalam satu seri.

    Bagnaia juga tercatat empat kali naik ke podium di luar podium pertama. Total poin yang dikumpulkan Bagnaia pada balapan utama itu sebanyak 345 poin. Sementara itu Martin baru tiga kali menang di hari Minggu. Namun dia lebih banyak berdiri di podium di luar juara pertama, yaitu sebanyak 11 kali. Namun itu belum cukup membuat Martin unggul, total poin yang ditorehkan Martin di balapan utama adalah 321 poin.

    Di Sprint Race lain ceritanya. Poin Martin unggul jauh ketimbang Bagnaia. Martin tujuh kali finis di podium pertama Sprint Race musim ini. Sementara sembilan sisanya podium di luar juara satu. Dia juga tercatat hanya dua kali gagal finis di Sprint Race. Dari balapan singkat itu, Martin sudah menorehkan 164 poin.

    Sedangkan Bagnaia, baru enam kali juara Sprint Race. Tiga lainnya, Bagnaia finis di podium di luar juara satu. Pebalap jebolan VR46 Academy Riders itu juga tercatat lima kali gagal finis di Sprint Race. Alhasil poin yang dikumpulkan baru 116 poin. Keunggulan Martin di Sprint Race itu mencapai 48 poin.

    Berkaca dari statistik tersebut, Martin memang terlihat lebih konsisten. Secara total, dia lebih jarang gagal finis ketimbang Bagnaia. Rider berkebangsaan Spanyol itu empat kali gagal finis. Dua kali gagal finis di Sprint Race dan dua kali tak menuntaskan balapan di hari Minggu. Bagnaia justru tercatat lebih sering gagal finis. Total rider Ducati Lenovo itu delapan kali gagal finis, di balapan utama lima kali dan Sprint Race tiga kali.

    (dry/rgr)

  • Bastianini Nggak Sreg Balapan Akhir di Catalunya, Untungkan Marc Marquez

    Bastianini Nggak Sreg Balapan Akhir di Catalunya, Untungkan Marc Marquez

    Jakarta

    Seri terakhir MotoGP 2024 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Catalunya, Barcelona. Enea Bastianini kurang sreg dengan keputusan Dorna.

    Diketahui MotoGP Catalunya jadi pengganti MotoGP Valencia yang batal digelar lantaran dihantam banjir besar.

    Persaingan bukan cuma soal Jorge Martin dan Francesco Bagnaia saja, yang kini jaraknya 24 poin. Martin dipastikan bisa mengunci gelar juara dunia asal keluar sebagai juara dunia saat sprint race.

    Perebutan posisi ketiga juga harus diselesaikan hingga seri terakhir. Marc Marquez yang kini bertengger di posisi ketiga sudah mengemas 369 poin, cuma berjarak satu poin dengan Bastianini yang berada di tempat keempat.

    Bastianini menyayangkan Dorna mengambil keputusan dengan memilih Catalunya. Menurutnya hal ini cuma menguntungkan pebalap Spanyol.

    Secara letak geografis, Barcelona dan Valencia sama-sama terletak di pesisir timur Spanyol. Kedua kota ini dipisahkan jarak 349 km dengan waktu tempuh perjalanan 3 jam 44 menit, menggunakan jalur darat.

    “Bagi Marc, itu adalah keuntungan untuk pergi ke Barcelona, itu adalah kotanya. Dari sudut pandang saya, tidak benar bahwa kita membalap di Spanyol. Tapi memang begitu, itu adalah keputusan Dorna,” kata Bastianini dikutip dari Speedweek, Kamis (7/11/2024).

    Seperti diketahui Bastianini punya pengalaman tidak enak dengan Sirkuit Catalunya pada Mei 2024. Mantan rider Gresini Racing itu dihukum karena dianggap keluar lintasan.

    Bastianini diganjar long-lap penalti setelah keluar jalur di tikungan 1-2 saat tengah bertarung dengan Alex Marquez untuk memperebutkan posisi delapan.

    Bastianini tidak menjalankan hukuman, kemudian sanksinya naik menjadi double long-lap penalti. Namun Bastianini juga mengabaikannya.

    Hukuman itu dikonversi menjadi penalti 32 detik saat bendera finis dikibarkan. Bastianini pun harus rela kehilangan poin karena finis ke-18.

    “Kami harus memberikan 100 persen di sana dan saya harus mencoba untuk menjadi jauh lebih kuat di Barcelona daripada di awal musim,” tambah dia .

    (riar/dry)

  • Kalau Bagnaia-Martin Kumpulkan Poin Sama, Siapa yang Jadi Juara MotoGP 2024?

    Kalau Bagnaia-Martin Kumpulkan Poin Sama, Siapa yang Jadi Juara MotoGP 2024?

    Jakarta

    Bagnaia dan Martin masih sama-sama berpeluang untuk merebut titel juara MotoGP 2024. Lantas kalau keduanya mengumpulkan poin sama hingga balapan seri akhir, siapa yang bakal jadi juaranya?

    Kans Jorge Martin merebut titel juara dunia MotoGP 2024 sangat besar. Rider Pramac Ducati itu saat ini unggul 24 poin atas Bagnaia. Adapun poin maksimal yang bisa diraih pada balapan seri terakhir adalah 37 poin, 12 poin di Sprint Race dan 25 poin di balapan utama.

    Martin hanya perlu memenangi Sprint Race. Dengan begitu dia bakal mengumpulkan 497 poin dan poinnya tak terkejar lagi sekalipun Bagnaia menjadi juara di balapan utama hari Minggu. Segala kemungkinan masih bisa terjadi. Termasuk kemungkinan keduanya masih bisa mengumpulkan poin dengan besar yang sama. Kalau situasinya seperti itu siapa yang akan menjadi juara ya?

    Dikutip SkySport Italia, bila keduanya mengoleksi besar poin yang sama hingga balapan di hari Minggu, maka Bagnaia yang didapuk jadi juara MotoGP 2024. Alasannya Bagnaia lebih banyak memenangi seri Grand Prix (balapan utama) ketimbang Martin. Balapan utama memang lebih diperhitungkan ketimbang Sprint Race.

    “Saya 24 poin tertinggal tapi di poin Grand Prix saya unggul 24 poin. Tapi sayangnya ada Sprint dan itu ikut dihitung,” ujar Bagnaia.

    Secara statistik, Bagnaia memang sudah 10 kali memenangi balapan hari Minggu. Kemenangan itu jauh lebih banyak dibandingkan Martin yang baru tiga kali memenangi balapan utama. Khusus balapan utama, Bagnaia sudah mengantongi 345 poin sementara Martin 321 poin.

    Di Sprint Race poin Martin unggul jauh, dia sudah mengumpulkan 164 poin dan Bagnaia 116 poin. Di Sprint Race, Martin memang unggul satu kemenangan dari Bagnaia. Martin tujuh kali menang di Sprint Race, sementara Bagnaia enam kali.

    Martin terlihat tampil lebih konsisten di musim ini, khususnya di hari Minggu. Martin tercatat hanya gagal finis dua kali baik di Sprint Race maupun balapan utama. Sedangkan Bagnaia, di balapan Sprint dia gagal menyentuh garis finis sebanyak lima kali dan di balapan utama tiga kali.

    (dry/din)

  • Ducati Pede Marquez Lebih Moncer dari Martin di Tim Pabrikan

    Ducati Pede Marquez Lebih Moncer dari Martin di Tim Pabrikan

    Jakarta

    Ducati bakal ditinggal Jorge Martin musim depan. Pemimpin klasemen sementara MotoGP 2024 itu memutuskan hengkang dari Ducati setelah tidak mendapat promosi ke tim pabrikan. Ducati begitu yakin dengan memilih Marc Marquez.

    Kepergian Martin dari Ducati memang cukup mengejutkan. Pasalnya, Martin tak buruk-buruk amat jika dilihat dari kacamata orang luar. Tahun lalu dia runner up, sekarang memimpin klasemen sebagai kandidat calon juara dunia 2024.

    Tapi, Martin seperti mendapat harapan palsu. Dia tak kunjung mendapat promosi ke tim pabrikan. Apalagi setelah Marquez bergabung ke Gresini Racing, Ducati justru memilih Marquez sebagai tandem Bagnaia mulai musim 2025.

    Jika Martin juara musim ini, Ducati tidak akan bisa memakai nomor juara 1 di salah satu motornya musim depan, karena Jorge Martín akan berlabuh ke garasi Aprilia.

    Pabrikan asal Borgo Panigale ini yakin betul dengan performa Marc Marquez. The Baby Alien disinyalir bisa menghadirkan performa yang jempolan bersama seragam merah.

    “Akan sangat sulit kehilangan dia, dari sudut pandang humanis, saya sangat menyukai Jorge, dan dari sudut pandang olahraga tentunya juga, karena dia sedang menjalani akhir musim yang mengesankan,” kata Sporting Director Ducati Corse, Muaro Grassilli.

    “Kami berharap, namun kami sangat yakin, bahwa di awal musim depan kehilangan itu akan terkompensasi oleh performa Márquez,” tambah dia lagi.

    Apa yang diharapkan Muaro bisa saja terjadi, mengingat penampilan Marquez bersama Ducati moncer. Musim perdananya, dia yang menggunakan motor setahun lebih tua dari Ducati Desmosedici GP24 berada di podium ketiga klasemen sementara MotoGP. Marquez berpeluang menjadi runner-up kedua musim ini.

    (riar/din)

  • Bukan Bagnaia, Ini Pebalap yang Paling Ditakuti Martin saat MotoGP Malaysia

    Bukan Bagnaia, Ini Pebalap yang Paling Ditakuti Martin saat MotoGP Malaysia

    Jakarta

    Jorge Martin mengatakan ada satu pebalap yang paling ditakutinya saat MotoGP Malaysia 2024, akhir pekan lalu. Bukan Francesco Bagnaia atau Enea Bastianini, pebalap yang paling ditakuti oleh Martin adalah Marc Marquez!

    Pada perhelatan MotoGP Malaysia 2024, Bagnaia sukses keluar sebagai pemenangnya, diikuti Martin di tempat kedua dan Bastianini di urutan ketiga. Saat balapan berlangsung Marquez sempat membuntuti Martin di urutan ketiga, namun Marquez mengalami crash.

    Marc Marquez Foto: dok.Federal Oil

    “Itu adalah balapan yang menyenangkan, saya sangat menikmatinya. Pertarungan yang bagus dengan Pecco. Saya mencoba mengikutinya dari dekat, tetapi itu berarti banyak risiko yang harus saya ambil, jadi saya putuskan, oke Jorge, biarkan dia (Pecco) pergi (sendirian di depan),” kata Martin dikutip dari Motosan.

    Martin pun mengungkapkan ketakutannya terhadap Marquez sepanjang balapan di Sirkuit Sepang. Sebelum Marquez terjatuh, jarak dia dengan Martin memang sangat dekat, dan dalam beberapa lap selanjutnya, Marquez bisa saja meng-overtake Martin seperti yang terjadi di MotoGP Australia 2024.

    “Ketika ada Marquez di belakang saya, saya sangat takut. Karena artinya ada sebuah risiko besar (saya bisa disalip). Dan ketika dia terjatuh saya merasa jauh lebih lega,” ujar pebalap asal Spanyol itu.

    Martín menceritakan strateginya setelah menyelesaikan duel hebat dengan Bagnaia dan menempati posisi kedua. “Saya mulai menekan, tapi mengambil sedikit risiko,” ungkap calon juara dunia MotoGP 2024 itu.

    Martin kini hanya membutuhkan 12 poin lagi untuk mengunci gelar juara dunia MotoGP 2024. Andai di MotoGP Catalunya 2024 akhir pekan depan Martin bisa menjuarai balap sprint, maka dia bisa menjuarai balapan tahun ini.

    (lua/rgr)

  • Bagnaia Masih Bisa Juara MotoGP 2024, Ini Syaratnya

    Bagnaia Masih Bisa Juara MotoGP 2024, Ini Syaratnya

    Jakarta

    Francesco Bagnaia masih punya peluang untuk merebut titel juara MotoGP 2024. Begini skema Bagnaia bisa merebut gelar ketiganya itu.

    Peluang Francesco Bagnaia untuk mempertahankan gelar juara MotoGP ketiga masih terbuka. Peluangnya sangat tipis, apalagi kalau Jorge Martin tampil sempurna di seri pemungkas. Martin saat ini unggul 24 poin atas Bagnaia. Sebagai informasi, pada seri terakhir MotoGP 2024, poin maksimal yang bisa dikumpulkan pebalap adalah 37 poin. Saat ini Martin memiliki 485 poin, sementara Bagnaia punya 461 poin, alias selisih 24 poin.

    Jika Martin berhasil menjuarai sprint race terakhir MotoGP 2024, maka Martin mendapatkan 12 poin dan totalnya menjadi 497 poin. Andai Bagnaia bisa finis kedua dan dapat 9 poin, maka total poinnya jadi 470 poin. Dengan selisih 27 poin, Maka Martin sudah bisa mengunci gelar juara MotoGP 2024 tanpa memandang hasil balapan utama hari Minggu.

    Syarat Bagnaia Masih Bisa Menang MotoGP 2024

    Namun Bagnaia masih bisa mengunci gelar juara dunianya yang ketiga di balap motor kelas premier tersebut. Dikutip Sky Sport Italia, Bagnaia harus berusaha menang di balapan hari Minggu namun setelah balapan Sprint Race Sabtu, selisih poin Bagnaia dan Martin tak lebih dari 25.

    Tak cuma itu, bila poin akhir yang dikumpulkan Bagnaia sama besar dengan Martin, maka Bagnaia akan menjadi pemenangnya. Kok bisa? Alasannya, Bagnaia mencatat kemenangan di balapan utama lebih banyak ketimbang Martin. Bagnaia diketahui memenangi 10 seri dari total 20 seri digelar. Sementara Martin tercatat baru memenangi 3 seri balapan utama.

    Tapi di balapan Sprint justru sebaliknya. Martin unggul tipis dengan 7 kemenangan sementara Bagnaia baru 6 kali menang di balapan singkat itu.

    “Saya 24 poin tertinggal tapi di poin Grand Prix saya unggul 24 poin. Tapi sayangnya ada Sprint dan itu ikut dihitung. Apakah bisa saya membatalkan Sprint mulai tahun 2025? Kalau bisa segera bahkan tahun ini,” tuturnya lagi.

    Adapun balapan terakhir musim ini akan digelar di Barcelona. Dorna memastikan seri pemungkas itu akan digelar pada 15-17 November di Sirkuit Catalunya menggantikan Sirkuit Ricardo Tormo yang dilanda banjir besar.

    Secara letak geografis, Barcelona dan Valencia sama-sama terletak di pesisir timur Spanyol. Kedua kota ini dipisahkan jarak 349 km dengan waktu tempuh perjalanan 3 jam 44 menit, menggunakan jalur darat.

    “MotoGP mengajukan permintaan kepada pihak berwenang untuk menggelar balapan di Barcelona karena ini merupakan pilihan terbaik. Lintasan tersebut merupakan pilihan termudah bagi para penggemar yang sudah berencana untuk menghadiri final MotoGP 2024. Lokasi dan sirkuit ini juga merupakan pilihan yang paling efisien, menyediakan alternatif yang lancar untuk mobilisasi personel dan logistik,” kata Dorna Sports.

    (dry/rgr)

  • Resmi! Seri Terakhir MotoGP 2024 Digelar di Barcelona

    Resmi! Seri Terakhir MotoGP 2024 Digelar di Barcelona

    Jakarta

    Seri terakhir MotoGP 2024 resmi diselenggarakan di Sirkuit Catalunya, Barcelona, pada 15-17 November mendatang. Sirkuit Catalunya menggantikan Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, yang batal menggelar MotoGP 2024 lantaran mengalami banjir besar.

    “Seri ini sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Valencia sebelum banjir dahsyat berdampak sangat parah di wilayah tersebut. Karena ini adalah Grand Prix terakhir musim 2024, kami berutang kepada para penggemar, paddock, olahraga, dan komunitas di Valencia untuk menyelenggarakan acara ini,” tulis Dorna Sports dikutip Selasa (5/11).

    Sirkuit Catalunya di Barcelona Foto: Alex Caparros/Getty Images

    Secara letak geografis, Barcelona dan Valencia sama-sama terletak di pesisir timur Spanyol. Kedua kota ini dipisahkan jarak 349 km dengan waktu tempuh perjalanan 3 jam 44 menit, menggunakan jalur darat.

    “MotoGP mengajukan permintaan kepada pihak berwenang untuk menggelar balapan di Barcelona karena ini merupakan pilihan terbaik. Lintasan tersebut merupakan pilihan termudah bagi para penggemar yang sudah berencana untuk menghadiri final MotoGP 2024. Lokasi dan sirkuit ini juga merupakan pilihan yang paling efisien, menyediakan alternatif yang lancar untuk mobilisasi personel dan logistik,” tambah Dorna Sports.

    “Acara ini akan diselenggarakan oleh MotoGP dan kami tetap berkomitmen pada misi kami buat memberikan dampak positif bagi masyarakat, tempat, dan di mana pun kami menggelar perlombaan,” tulis Dorna Sports lagi.

    Dengan demikian, maka Sirkuit Catalunya menggelar balap MotoGP sebanyak dua kali pada musim ini. Sebelumnya Sirkuit Catalunya sudah menggelar balap kasta tertinggi pada bulan Mei 2024 lalu, di mana Francesco Bagnaia jadi pemenangnya, diikuti Jorge Martin, dan Marc Marquez.

    (lua/din)

  • Bagnaia Masih Bisa Juara MotoGP 2024, Ini Syaratnya

    Kata Bagnaia Usai Tunda Pesta Kemenangan Juara Dunia Jorge Martin

    Jakarta

    Kans Jorge Martin menjadi juara dunia MotoGP 2024 masih terbuka lebar. Pesta kemenangannya ditunda usai Bagnaia menjadi pemenang MotoGP Malaysia 2024.

    Hasil MotoGP Malaysia 2024 bikin Bagnaia menorehkan rekor 10 kali menang di balapan utama. Uniknya dia masih tertinggal 24 poin dari Martin, yang hanya tiga kali memenangkan balapan utama.

    Situasi itu belum pernah terjadi sebelumnya. Ini mencerminkan dampak balapan Sprint terhadap kejuaraan serta konsistensi rider Spanyol.

    “Pada akhirnya, ketika Anda memenangkan sepuluh balapan dan masih tertinggal 24 poin, Anda tahu bahwa Anda harus meningkatkan sesuatu,” kata Bagnaiadikutip dari Todocircuito, Minggu (3/11/2024).

    Martin bisa mengunci gelar juara dunia di seri terakhir MotoGP 2024. Syaratnya Martin cukup menjuarai balap sprint.

    Martin hanya membutuhkan dua poin lebih banyak dari Bagnaia saat sprint race seri terakhir.

    Bagnaia hanya mencoba tenang dan bermain se-rileks mungkin.

    “Saya pergi dengan harapan untuk menikmati diri saya sendiri, seperti yang saya katakan, tidak semua orang bisa bermain untuk meraih gelar.Tentunya tidak ada seorang pun tidak pernah tertinggal 24 poin dengan 10 kemenangan. Mari kita nikmati,” kata Bagnaia.

    Sebagai informasi, pada seri terakhir MotoGP 2024, poin maksimal yang bisa dikumpulkan pebalap adalah 37 poin. Saat ini Martin memiliki 485 poin, sementara Bagnaia punya 461 poin, alias selisih 24 poin.

    Jika Martin berhasil menjuarai sprint race terakhir MotoGP 2024, maka Martin mendapatkan 12 poin dan totalnya menjadi 497 poin. Andai Bagnaia bisa finis kedua dan dapat 9 poin, maka total poinnya jadi 470 poin. Dengan selisih 27 poin, Maka Martin sudah bisa mengunci gelar juara MotoGP 2024 tanpa memandang hasil balapan utama hari Minggu.

    (riar/din)

  • Martin Hanya Butuh Juara Sprint Race di Seri Terakhir Buat Kunci Gelar MotoGP 2024

    Martin Hanya Butuh Juara Sprint Race di Seri Terakhir Buat Kunci Gelar MotoGP 2024

    Jakarta

    Jorge Martin gagal mengunci gelar juara MotoGP 2024 di Malaysia usai Francesco Bagnaia memenangi race utama dan dirinya hanya finis kedua. Meski begitu, peluang Martin untuk menjuarai MotoGP 2024 masih terbuka lebar. Bahkan pebalap asal Spanyol itu hanya perlu juara sprint race di seri terakhir MotoGP 2024 buat mengunci gelar juara dunia.

    Francesco Bagnaia tampil menggila pada balap utama MotoGP Malaysia 2024, yang digelar siang ini (3/11) di Sirkuit Sepang. Pebalap Ducati Lenovo menuntaskan 19 putaran dalam waktu 38 menit 04,563 detik. Bagnaia sukses menebus kesalahannya pada sprint race hari Sabtu, di mana ia mengalami crash dan tak melanjutkan balapan.

    Kemenangan Bagnaia ini menunda pesta juara Martin di Sepang. Seperti diberitakan sebelumnya, rider Pramac Racing itu bisa mengunci gelar juara MotoGP 2024 di Malaysia asalkan bisa meraih sembilan poin lebih banyak dari Bagnaia pada race utama hari Minggu.

    Jorge Martin dan Francesco Bagnaia Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Yang terjadi, Bagnaia finis pertama dan mendapatkan 25 poin. Sementara Martin mengamankan posisi kedua dan memperoleh 20 poin. Artinya, selisih poin yang sebelumnya 29 poin, kini mengecil menjadi 24 poin. Kendati begitu, Martin masih memiliki peluang paling besar buat juara MotoGP tahun ini.

    Setelah balap MotoGP Malaysia 2024 usai, layar MotoGP memberikan informasi bahwa Martin bisa mengunci gelar juara dunia di seri terakhir MotoGP 2024, asalkan Martin bisa menjuarai balap sprint. Martin hanya membutuhkan dua poin lebih banyak dari Bagnaia pada sprint race di seri terakhir MotoGP.

    Sebagai informasi, pada seri terakhir MotoGP 2024, poin maksimal yang bisa dikumpulkan pebalap adalah 37 poin. Saat ini Martin memiliki 485 poin, sementara Bagnaia punya 461 poin, alias selisih 24 poin.

    Jika Martin berhasil menjuarai sprint race terakhir MotoGP 2024, maka Martin mendapatkan 12 poin dan totalnya menjadi 497 poin. Andai Bagnaia bisa finis kedua dan dapat 9 poin, maka total poinnya jadi 470 poin. Dengan selisih 27 poin, Maka Martin sudah bisa mengunci gelar juara MotoGP 2024 tanpa memandang hasil balapan utama hari Minggu.

    (lua/riar)

  • Bagnaia Menang, Martin Kedua, Marquez Jatuh!

    Bagnaia Menang, Martin Kedua, Marquez Jatuh!

    Jakarta

    Hasil MotoGP Malaysia 2024 sudah bisa disimak. Francesco Bagnaia pemenangnya, disusul Jorge Martin sebagai runner up, Enea Bastianini melengkapi podium ketiga.

    Seri ke-19 MotoGP sudah berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada Minggu (3/11/24) pukul 14.00 WIB. Drama MotoGP Malaysia 2024 sudah dimulai sedari awal balapan. Red flag berkibar!

    Balapan baru dimulai, Pecco Bagnaia dan Martin langsung manuver salip menyalip. Insiden horror terjadi di tikungan dua melibatkan Quartararo, Jack Miller, dan Brad Binder. Balapan dihentikan lebih awal, red flag berkibar!

    Race director memutuskan balapan akan diulang sesuai grid position. Bagnaia dalam posisi memimpin jalannya balapan, lalu diikuti oleh Martin, dan Franco Morbidelli. Balapan dipersingkat menjadi 19 putaran dari 20 putaran.

    Dua pebalap KTM, Brad Binder dan Jack Miller tidak lanjut balapan.

    Pukul 14.20 WIB pitlane terbuka lagi. Francesco Bagnaia langsung ngacir di posisi depan. Aksi salip menyalip kembali terjadi dengan Jorge Martin. Keduanya begitu agresif.

    Satu putaran terlewati, Marquez melengkapi posisi tiga.

    17 lap tersisa, Jorge Martin sempat memimpin jalannya balapan. Namun posisinya tidak bertahan lama. Dia disalip Bagnaia lagi ketika masuk tikungan kedua. Keduanya tidak ada yang mau mengalah.

    Marquez sudah berjarak 0,699 detik dari Martin yang berada di posisi dua. Disusul Morbidelli, Bastianini, Alex Marquez, Pedro Acosta, Fabio Quartararo, Alex Rins, dan Maverick Vinales diposisi 10 besar.

    Lima putaran sudah berjalan, Bagnaia memimpin 0,957 detik dari Jorge Martin. Dengan jarak yang makin jauh, Bagnaia nampaknya bisa menang di MotoGP Malaysia 2024.

    Satu pebalap mengalami crash. Joan Mir terjatuh di tikungan sembilan.

    Lanjut Franco Morbidelli yang berada di posisi empat melebar. Motornya sampai terseret ke luar lintasan.

    Tak berselang lama. Pada lap ke-12, Marquez crash di tikungan 15. Dia terjatuh saat berada di posisi ketiga. Marquez bangkit lagi untuk lanjut balapan. Posisinya melorot ke-17.

    Dua pebalap di depannya jatuh menjadi berkah buat Enea Bastianini. Dia naik ke posisi tiga.

    11 lap tersisa, Bagnaia sudah membuat jarak 1,310 detik dengan Martin. Tidak ada manuver salip menyalip lagi. Bagnaia ngacir di depan sendirian.

    14 dari 19 putaran, balapan berlangsung adem ayem. Tidak ada aksi agresif seperti awal balapan. Martin pelan-pelan memangkas waktu, jadi 1,650 detik, setelah sebelumnya tembus 2 detik.

    Bagnaia diketahui menggunakan tipe ban soft (depan) dan medium (belakang). Sedangkan Martin memakai ban medium (depan) dan medium (belakang).

    Fokus, begitu pesan tim kepada Martin. Sebab Martin sempat melebar dan membuat jarak jadi dua detik lagi

    Dalam prosesnya, Bagnaia menjadi pebalap yang menyentuh garis finis. Dia menang balapan MotoGP Malaysia 2024. Diikuti Jorge Martin, dan Bastianini yang melengkapi podium.

    Saat ini Martin masih kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2024 dengan 485 poin. Martin unggul 24 poin dari Bagnaia di tempat kedua yang mengemas 461 poin.

    Pecco masih punya peluang untuk menang lagi, sehingga perebutan gelar tetap terjadi hingga seri terakhir MotoGP 2024.

    Hasil MotoGP Malaysia 2024

    1. Francesco Bagnaia
    2. Jorge Martin
    3. Enea Bastianini
    4. Alex Marquez
    5. Pedro Acosta
    6. Fabio Quartararo
    7. Maverick Vinales
    8. Alex Rins
    9. Marco Bezzecchi
    10. Augusto Fernandez
    11. Johann Zarco
    12. Aleix Espargaro
    13. Marc Marquez
    14. Franco Morbidelli
    15. Luca Marini
    16. Raul Fernandez
    17. Andrea Ianone
    18. Luca Savadori

    (riar/lua)