Tag: Jorge Martin

  • Jadwal Peluncuran Tim MotoGP 2026, Ada yang di Jakarta

    Jadwal Peluncuran Tim MotoGP 2026, Ada yang di Jakarta

    Jakarta

    Sejumlah tim MotoGP mulai merilis kalender peluncuran. Salah satu tim pabrikan menjadikan Jakarta sebagai lokasi acara utama.

    Dengan tes pramusim yang makin dekat, acara peluncuran ini memberikan penggemar kesempatan pertama untuk melihat livery, motor, dan pebalap baru yang siap menghadapi pertarungan di MotoGP.

    Jadwal Peluncuran Tim MotoGP

    Berikut ini jadwal peluncuran tim terbaru:

    13 Januari

    Prima Pramac Yamaha MotoGP menjadi tim pertama. Mereka dijadwalkan rilis pada pukul 00.00 WIB di Siena Italia. Dua pebalap; Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu menjadi ujung tombak dari tim ini.

    14 Januari

    Tim Pertamina Enduro VR46 bakal rilis di Roma, Italia pukul 18.00 WIB. Dua pebalap yang dipastikan membela timi ini ialah Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli.

    15 Januari

    Tim ketiga yang melakukan rilis di awal ialah Aprilia Racing. Milan, Italia menjadi lokasi pengenalan perdana tim yang digawangi Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Mereka bakal rilis pukul 17.00 WIB.

    19 Januari

    Ducati Lenovo Team dijadwalkan rilis di Madonna di Campiglio, Italia. Belum ada pengumuman waktu perilisan untuk tim yang dibela Marc Marquez dan Francesco Bagnaia ini.

    21 Januari

    Monster Energy Yamaha akan bertandang ke Jakarta. Belum ada pengumuman waktu peluncuran resmi tim yang diisi oleh rider Fabio Quartararo dan Alex Rins.

    21 Januari

    Trackhouse Racing menggunakan waktu yang sama dengan tim Monster Energy Yamaha, namun lokasi yang dipilih di London, Inggris. Dapat dipastikan dua pebalap; Ai Ogura dan Raul Fernandez akan membela tim balap ini.

    31 Januari

    BK8 Gresini Racing MotoGP memilih Kuala Lumpur, Malaysia untuk perilisan tim balap. Alex Marquez dan Fermin Aldeguer masih menjadi tandem andalan tim satelit Ducati.

    2 Februari

    Honda HRC Castrol, tim pabrikan yang rilis secara online. Duet Joan Mir dan Luca Marini masih tetap dipertahankan.

    Red Bull KTM dan LCR Honda juga akan melakukan perilisan tim secara online. Namun jadwal pengumumannya belum keluar.

    (riar/dry)

  • Bos Aprilia Ingin Martin Lakukan Ini di MotoGP 2026

    Bos Aprilia Ingin Martin Lakukan Ini di MotoGP 2026

    Jakarta

    Bos Aprilia mengutarakan harapan besarnya terhadap Jorge Martin jelang MotoGP 2026. CEO Aprilia Massimo Rivola meminta sang juara dunia 2024 untuk lebih percaya pada diri sendiri dan tidak memaksakan pembuktian sejak awal musim.

    Martin menjalani musim debut yang tak mudah bersama tim pabrikan Aprilia. Pebalap Spanyol itu hanya tampil dalam tujuh seri akibat serangkaian cedera yang menghambat konsistensinya. Meski demikian, performa impresif Martinator tetap terlihat, salah satunya saat ia melesat dari posisi ke-18 ke posisi keempat di Hungaria, hanya beberapa balapan setelah pulih dari cedera besar ketiganya.

    Keterbatasan waktu di atas motor membuat Martin masih dalam tahap adaptasi menjelang musim anyar. Rivola menilai proses tersebut wajar dan meminta pebalapnya untuk tidak terburu-buru. Berbicara di akhir musim di Valencia, Rivola yakin Martin sudah memahami potensi RS-GP, namun kini perlu memantapkan mentalnya.

    “Saya rasa mereka berdua adalah orang-orang yang cukup cerdas,” kata Rivola tentang Martin dan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, seperti dikutip dari Crash.

    “Saya rasa Jorge memahami bahwa ada potensi dalam tim ini dan motor ini, dan hal pertama yang perlu dipikirkan Jorge adalah percaya pada dirinya sendiri, percaya bahwa dia juga bisa berada di sana. Sebagai juara dunia, semua orang mengharapkan lebih banyak lagi darinya,” sambung Rivola.

    Rivola menegaskan bahwa Martin tidak perlu menunjukkan kepada Aprilia bahwa dia cepat, sebab jika terlalu memaksakan, dikhawatirkan itu malah bisa jadi bumerang buat Martin. Singkatnya, Martin harus pandai mengelola ekspektasi.

    Sebelumnya situasi Martin sempat memanas di pertengahan musim. Ia mencoba membatalkan kontraknya dengan Aprilia untuk 2026 dengan mengaktifkan klausul performa. Namun karena minimnya jumlah balapan karena cedera, Aprilia menolak dan bahkan mengancam langkah hukum. Akhirnya, Martin memilih bertahan dan menyetujui tahun kedua kontraknya bersama Aprilia menjelang GP Ceko 2025.

    Dalam sebuah dokumenter MotoGP, Rivola juga mengungkap bahwa manajer Martin menyebut bahwa Martin memiliki tawaran dari Honda. Meski diwarnai drama, Aprilia justru menutup musim terbaiknya di MotoGP dengan empat kemenangan grand prix dan finis runner-up klasemen pabrikan.

    (lua/dry)

  • Aprilia Disebut sudah Selevel Ducati

    Aprilia Disebut sudah Selevel Ducati

    Jakarta

    Dalam beberapa musim terakhir, balap MotoGP memang didominasi oleh Ducati. Namun menurut Alex Rins, kini level Ducati mulai bisa dikejar oleh pabrikan Italia lainnya, Aprilia.

    “Yang saya lihat adalah Aprilia mengalami peningkatan signifikan. Performanya setara dengan Ducati,” ungkap Rins dikutip dari Crash. Pernyataan Rins tentu ada dasarnya, berkaca pada musim 2025, Aprilia menorehkan prestasi dengan menempati posisi ketiga klasemen akhir lewat Marco Bezzecchi.

    Pada musim 2026, Aprilia diyakini semakin kuat, dengan Jorge Martin yang pulih sepenuhnya dari cedera. Selain itu, pebalap tim satelit Aprilia Trackhouse, Raul Fernandez, juga mulai konsisten dan rajin naik podium. Tak hanya Aprilia, Rins juga menyinggung performa Honda di musim ini.

    “Honda benar-benar mengalami banyak peningkatan. Apa yang dilakukan Johann (Zarco) di awal musim, lalu Marini dan Mir sekarang. Mereka meraih hasil yang luar biasa,” sambung pebalap Monster Energy Yamaha tersebut.

    “Jadi sepertinya saat ini (Yamaha) kita sedikit tertinggal. Tapi tidak ada yang pasti untuk masa depan,” tambah pebalap Spanyol itu. Untuk diketahui, di musim 2025, hasil terbaik yang bisa diraih pabrikan berlambang garpu tala adalah posisi kesembilan, melalui pebalap Fabio Quartararo.

    Di musim 2026, Yamaha akan beralih sepenuhnya ke konfigurasi V4. Bahkan pengembangan mesin itu sudah dilakukan sejak musim 2025. “Mereka sedikit meningkatkan performa motor musim ini, tetapi mereka lebih fokus pada proyek V4,” Rins membenarkan.

    Keputusan akhir untuk tetap memakai desain V4 diperkuat oleh umpan balik yang konsisten dari keempat pebalap Yamaha, yang semuanya menyoroti keterbatasan mesin Inline, terutama kurangnya cengkeraman ban belakang.

    “Sangat membantu jika ada empat pebalap berbeda, dan empat gaya berkendara yang berbeda, yang mengeluhkan hal yang kurang lebih sama, sehingga kami dapat membantu mereka untuk bekerja dengan cara tertentu,” tukasnya.

    (lua/riar)

  • Bos Aprilia Ingin Martin Lakukan Ini di MotoGP 2026

    Bos Aprilia Blak-blakan Cegah Martin Pindah ke Honda

    Jakarta

    CEO Aprilia Racing Massimo Rivola blak-blakan mengaku telah mencegah kepergian Jorge Martin ke Honda pada pertengahan musim MotoGP 2025. Diketahui Martin sempat berpikiran hengkang dari Aprilia setelah mengalami cedera panjang yang membuat dirinya absen di banyak seri MotoGP 2025.

    “Albert Valera (manajer Martin) datang kepada saya dan berkata, ‘Tahukah Anda, saya pikir kami bisa pergi, dan Honda cukup tertarik padanya, tawarannya sangat bagus’,” ungkap Rivola dalam sebuah film dokumenter MotoGP baru-baru ini, dikutip dari Crash.

    Rivola tak memiliki keinginan melepas Martin meski juara MotoGP 2024 itu banyak absen dalam balapan. Meski awalnya Martin bersikeras mau hengkang dari Aprilia di akhir musim 2025, Aprilia menolak keras keinginan tersebut.

    “Lalu saya berkata (kepada Valera), ‘Apakah kamu bercanda?’. Keesokan harinya, saya pergi ke Madrid, karena saya ingin menemuinya (Martin) untuk memastikan, apakah yang baru saja dikatakan Albert Valera itu benar,” jelasnya.

    “Lalu dia berkata, ‘Kurasa lebih baik aku pergi’, dan aku menjawab, ‘Maaf, tapi aku tidak akan membiarkanmu pergi’,” tegas Rivola.

    Di MotoGP Inggris 2025 ketika rekan setim Martin, Marco Bezzecchi, menjuarai balapan tersebut, Rivola juga mengirim pesan yang jelas kepada Martin. “Saya masih ingat ketika kami menang, saya mengirim pesan suara kepada Martin yang mengatakan, ‘Ayo! Kita bisa melakukannya. Kamu juga bisa melakukannya. Semoga cepat sembuh’,” bilang Rivola.

    Martin kemudian melunak dan secara terbuka menyatakan komitmennya untuk tetap bersama Aprilia pada tahun 2026 setelah kembali di Brno dan bisa meraih hasil terbaik keempat sebelum kembali absen karena cedera di Motegi (Jepang).

    (lua/din)

  • Ducati Lewat, Ini Motor Terkencang di MotoGP 2025

    Ducati Lewat, Ini Motor Terkencang di MotoGP 2025

    Jakarta

    Meski mengantarkan Marc Marquez juara dunia musim lalu, namun Ducati bukan motor terkencang di MotoGP 2025. Lantas, motor apa yang ‘diam-diam’ mampu mengungguli kecepatan El Rosso di lintasan?

    Disitat dari Motosan, Rabu (17/12), kemenangan terbanyak yang diraih Marc Marquez dan Alex Marquez musim kemarin nyatanya tak cukup mengantarkan Ducati Desmosedici sebagai motor terkencang di MotoGP 2025. Bahkan, mereka hanya menempati urutan ketiga.

    Motor Ducati menghuni posisi ketiga sebagai motor terkencang dengan kecepatan rata-rata 332,82 km/jam. Nominal tersebut merupakan angka maksimum (top speed) rata-rata yang dihimpun dari seluruh balapan yang telah dijalani.

    Motor MotoGP paling kencang di musim 2025. Foto: Dok. Ducati

    Sementara peringkat pertama dihuni KTM dengan motor RC16-nya. Kombinasi empat pebalap mereka, yakni Brad Binder, Pedro Acosta, Enea Bastianini dan Maverick Vinales mampu mencatatkan rata-rata kecepatan puncak 333,62 km/jam sepanjang musim kemarin.

    Kemudian peringkat kedua ada Aprilia dengan top speed rata-rata 333,40 km/jam. Catatan tersebut sebenarnya cukup mengejutkan. Sebab, salah satu pebalap mereka, Jorge Martin, lebih sering absen karena cedera. Namun, beruntungnya, Marco Bezzecchi kerap tampil baik.

    Jika dilihat dari angkanya, sebenarnya selisih peringkat pertama ke posisi ketiga tak terlalu jauh. Hal tersebut membuktikan betapa kompetitifnya pabrikan Eropa di kejuaraan musim lalu.

    Sedangkan peringkat keempat, seperti yang telah diprediksi, ada Honda dengan rata-rata top speed 331,21 km/jam. Sumber yang sama menyebut, Luca Marini merupakan sosok paling berjasa dalam ‘mengukir’ angka tersebut.

    Sementara Yamaha hanya menempati urutan kelima dengan rata-rata kecepatan puncak 330,62 km/jam. Mereka mungkin akan memperbaiki angkanya musim depan dengan mesin baru V4 yang ditanamkan ke YZR-M1.

    (sfn/dry)

  • Maling Modus Pakai Seragam Mekanik KTM, Curi Sepeda Jorge Martin

    Maling Modus Pakai Seragam Mekanik KTM, Curi Sepeda Jorge Martin

    Jakarta

    Kepolisian Spanyol menangkap seorang pria yang diduga mencuri sepeda dengan taksiran €20.000 atau sekitar Rp 388 jutaan milik Jorge Martin saat MotoGP Valencia. Maling tersebut masuk ke area paddock MotoGP dengan menyamar sebagai mekanik KTM.

    Yang bikin mengejutkan, betapa mudahnya pencuri itu bergerak di area yang seharusnya aman. Pria yang ditangkap itu berhasil masuk paddock, lalu ke area motorhome menggunakan taktik kamuflase, menyamar sebagai anggota salah satu tim balap KTM.

    Pencuri itu mengambil sepeda Pinarello edisi khusus yang telah disesuaikan. Sepeda tersebut ditaksir harganya berkisar antara 15 ribu hingga 20 ribu Euro.

    Menurut laporan dari media Spanyol, TodoCircuito, Guardia Civil (Kepolisian Sipil Spanyol) mengonfirmasi telah menangkap seorang pria berusia 44 tahun yang dicurigai sebagai pelaku pencurian. Polisi bisa melakukan penangkapan setelah melacak jejak pria tersebut melalui rekaman CCTV pada hari pencurian.

    Tersangka bisa memperoleh akses ke paddock MotoGP Valencia karena ia mengenakan perlengkapan (seragam) KTM. Dia menyamar sebagai seorang mekanik. Dia lalu berkeliaran di sekitar truk-truk tim tanpa menimbulkan kecurigaan sebelum akhirnya membobol barang-barang pribadi Jorge Martin.

    Seperti kebanyakan pebalap MotoGP, Martin menggunakan sepeda road bike sebagai bagian dari latihan peningkatan daya tahan kardiovaskular. Dia sering terlihat di media sosial bersepeda bersama Aleix Espargaró.

    Polisi bisa mengidentifikasi tersangka setelah menemukan rekaman CCTV pencuri tersebut berdiri di sebuah pom bensin terdekat. Pencuri itu masih mengenakan perlengkapan KTM dan membawa sepeda milik Jorge Martin.

    Dari sana, polisi menangkap tersangka berusia 44 tahun dan melacaknya. Pencuri itu kedapatan kembali ke rumahnya di Madrid, di mana penangkapan dilakukan di sana. Tersangka, yang belum disebutkan namanya, dilaporkan sudah memiliki catatan kriminal yang cukup banyak terkait pencurian, dan juga sedang diselidiki atas kasus pencurian mobil dari sebuah dealer.

    Pencuri ini ternyata residivis, dalam laporan disebutkan orang tersebut baru saja keluar dari penjara saat mencuri sepeda Martin.

    Lihat juga Video ‘Sempat-sempatnya Maling Ini Main dengan Anjing Sebelum Curi Sepeda’:

    (riar/rgr)

  • Motor MotoGP Makin Bagus, tapi Tidak Kalau Ditonton

    Motor MotoGP Makin Bagus, tapi Tidak Kalau Ditonton

    Jakarta

    Jorge Martin, pebalap Aprilia bersuara terkait regulasi terbaru yang bakal hadir di MotoGP 2027. Salah satu yang banyak disorot adalah kapasitas mesin yang diturunkan dari 1.000 cc menjadi 850 cc.

    Menurut Martin motor MotoGP itu semakin maju dalam hal teknologi, tapi di sisi lain makin kurang asyik buat ditonton. Manuver salip menyalip jarang terjadi.

    “Aneh bagi saya, di satu sisi, rasanya kita benar-benar mundur. Secara teknologi, saya pikir motor MotoGP semakin baik, tetapi dari segi tontonan, mereka tidak jauh lebih baik,” kata Martin dikutip dari Motosan, Minggu (30/11/2025).

    Sekadar informasi, pada 2027 nanti MotoGP akan melakukan perombakan besar-besaran. Mesin 1.000 cc akan dipangkas jadi 850 cc. Selain itu ban juga akan ganti merek, dari Michelin ke Pirelli.

    Martin optimis tontonan bisa lebih menarik di MotoGP 2027. Pabrikan bisa mengambil keuntungan dari situasi acak yang terjadi pada 2027, di mana semua melakukan riset ulang dengan mesin dan ban baru. Bukan mustahil Aprilia akan bisa lebih sering naik podium MotoGP ketimbang Ducati.

    “Pada akhirnya, motor-motor itu sedikit lebih kecil yang bisa gunakan untuk bersaing; berada di belakang atau di bawah tekanan tidak akan terlalu penting,” kata Martin.

    “Saya pikir motor-motor itu akan menjadi motor di mana bakat akan lebih bersinar, akan lebih baik, karena sekarang sangat sulit untuk menyalip, sangat berisiko, jadi akan ada lebih banyak kegembiraan.”

    “Sejujurnya, Marco mengejutkan saya. Saya telah bersaing dengannya sejak Moto3, di mana kami bersaing memperebutkan gelar juara, lalu di Moto2, dan bahkan di MotoGP pada 2023, di mana kami sedikit bersaing untuk memperebutkan gelar juara.Melihatnya sekarang beradaptasi dengan Aprilia dan memenangkan balapan sungguh mengejutkan saya,” tutup Martin.

    (riar/lua)

  • Bezzecchi Juara, Raul Kedua, Diggia Ketiga

    Bezzecchi Juara, Raul Kedua, Diggia Ketiga

    Jakarta

    Hasil MotoGP Valencia 2025 bisa Anda simak di sini. Marco Bezzecchi keluar sebagai juaranya, diikuti Raul Fernandez di urutan kedua, dan Fabio Di Giannantonio melengkapi tiga besar.

    Seri ke-22 sekaligus seri pamungkas MotoGP 2025 digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada 14-16 November 2025. Tahun 2024, sirkuit ini absen menggelar balap lantaran mengalami musibah banjir bandang.

    Balap utama MotoGP Valencia 2025 pada Minggu (16/11) berlangsung selama 27 lap dengan kondisi cuaca yang cerah. Ada kejadian unik sebelum balapan dimulai, di mana Franco Morbidelli hilang fokus dan terjatuh di area starting grid setelah menabrak motor Luca Marini yang berhenti.

    Marco Bezzecchi Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography

    Motor Ducati Desmosedici tunggangan Morbidelli yang mengalami kerusakan pun harus dibawa ke garasi dan Morbidelli tak bisa melanjutkan balapan. Oh iya, di lap pertama, Bezzecchi langsung ngacir terdepan, diikuti Alex Marquez, dan Fabio Di Giannantonio. Mereka memimpin rombongan pertama di awal-awal lap.

    Nasib sial menimpa Francesco ‘Pecco’ Bagnaia. Sudah start dari posisi ke-14, Bagnaia juga harus masuk garasi lebih cepat lantaran mengalami crash di lap pertama tikungan kelima. Bagnaia keluar lintasan dan crash setelah dipepet Johann Zarco. Gara-gara itu, Zarco dihukum long lap penalty.

    Pada lap kelima, rider Aprilia Trackhouse Raul Fernandez menyodok ke posisi ketiga, diikuti rider Red Bull KTM Pedro Acosta yang mengklaim tempat keempat. Diggia turun ke urutan kelima. Pada lap ketujuh, teman satu paddock Fernandez, Ai Ogura, mengalami crash.

    Berstatus sebagai juara sprint race MotoGP Valencia 2025, Alex berusaha sekuat mungkin untuk menyalip Bezzecchi. Namun alih-alih memberi perlawanan sengit, Alex justru semakin melorot posisinya.

    Fernandez menyalip Alex di lap ke-12, kemudian giliran Acosta mempecundangi adik Marc Marquez itu di lap ke-20. Di lap selanjutnya, gantian Diggia yang menyalip Alex. Tak hanya itu, Alex bahkan disalip oleh oleh rekannya, Fermin Aldeguer, di lap-lap akhir, hingga ia hanya bisa finis di urutan keenam.

    Bezzecchi berhasil menjadi pebalap pertama yang menyentuh garis finis Sirkuit Ricardo Tormo, diikuti Fernandez, dan Diggia yang secara heroik bisa memperjuangkan podium usai melakukan take over terhadap Acosta di lap ke-26.

    Sejumlah pebalap tak bisa menuntaskan balapan di MotoGP Valencia 2025. Jorge Martin masuk pit stop di lap ke-16. Fabio Quartararo mengalami crash di lap ke-24. Maverick Vinales masuk pit stop di lap ke-24. Franco Morbidelli dan Aleix Espargaro juga tak menuntaskan balapan kali ini.

    Hasil MotoGP Valencia 2025

    1. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) 40:52.45

    2. Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) +0.686

    3. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) +3.765

    4. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) +4.749

    5. Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) +8.048

    6. Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) +8.166

    7. Luca Marini (Honda HRC Castrol) +12.644

    8. Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) +14.582

    9. Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) +15.497

    10. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) +17.460

    11. Miguel Oliveira (Prima Pramac Yamaha MotoGP) +19.304

    12. Johann Zarco (Castrol Honda LCR) +21.286

    13. Joan Mir (Honda HRC Castrol) +22.079

    14. Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP Team) +23.255

    15. Nicolo Bulega (Ducati Lenovo Team) +26.144

    16. Augusto Fernandez (Yamaha Factory Racing Team) +36.854

    17. Somkiat Chantra (Idemitsu Honda LCR) +39.136

    (lua/din)

  • Link Live Streaming MotoGP Valencia 2025, Cek di Sini

    Link Live Streaming MotoGP Valencia 2025, Cek di Sini

    Jakarta

    Buat Anda yang ingin menonton langsung dari rumah, MotoGP Valencia 2025 bisa disaksikan melalui siaran Trans7 serta layanan live streaming SPOTV dan Vision+. Tautannya ada di bawah artikel ini.

    MotoGP 2025 sudah memasuki ujung kompetisi. Seri ke-22 sekaligus seri pamungkas musim ini berlangsung di Sirkuit Valencia, Spanyol, pada 14-16 November 2025. Setelah tahun lalu batal digelar akibat banjir bandang, kini para pecinta balap akhirnya kembali disuguhkan aksi para rider MotoGP di trek yang terkenal teknis tersebut.

    Valencia terakhir kali menggelar MotoGP pada 2023, saat Francesco Bagnaia tampil sebagai pemenang dan mengunci gelar juara dunia, mengungguli Jorge Martin. Setelah dua tahun berselang, penampilan ‘Pecco’ Bagnaia di Sirkuit Valencia justru kurang maksimal.

    Dalam sprint race Sabtu (15/11), Alex Marquez keluar sebagai juara, disusul Pedro Acosta, serta Raul Fernandez. Sementara Bagnaia terpuruk di posisi 14 setelah sebelumnya hanya start dari P16 usai sesi kualifikasi yang buruk. Sementara sang juara MotoGP 2025 Marc Marquez, masih harus absen lantaran pemulihan cedera.

    Untuk Anda yang sudah tidak sabar menyaksikan balapan penutup MotoGP 2025, pastikan tidak melewatkan balap utama malam ini. Race akan dimulai pukul 17.00 WIB untuk kelas Moto3, Moto2 pada pukul 18.15 WIB, dan puncaknya balap MotoGP dimulai pukul 20.00 WIB. Anda bisa menyaksikannya di Trans7, SPOTV, maupun Vision+.

    Jadwal MotoGP Valencia 2025 – Minggu (16/11)

    1. 17:00 WIB: Race Moto3 (20 laps)

    2. 18:15 WIB: Race Moto2 (22 laps)

    3. 20:00 WIB: Race MotoGP (27 laps)

    Link Live Streaming MotoGP Valencia 2025

    1. SPOTV: https://www.spotvnow.com

    2. Trans7: transtv.co.id/live/trans7

    3. Vision+: https://www.visionplus.id/live-tv

    (lua/riar)

  • Tubuh Saya Rusak Secara Biologis

    Tubuh Saya Rusak Secara Biologis

    Jakarta

    Hidup Jorge Martin saat ini berubah 180 derajat. Karuan saja, jika musim lalu meraih juara dunia, musim ini dia bolak-balik masuk ruang operasi. Bahkan, kabar terbaru yang diterima, tubuh pebalap Aprilia itu sudah rusak secara biologis!

    Martin dibolehkan membalap di seri penutup yang digelar di Valencia, Spanyol. Meski demikian, dia tak boleh jatuh. Sebab, tubuhnya yang sudah rusak tak boleh mendapat hantaman keras lagi tahun ini.

    “Kemarin saya bertemu dengan para dokter dan mereka mengatakan kepada saya bahwa tahun ini tubuh saya secara biologis rusak dan saya harus sangat berhati-hati agar tidak mengalami kecelakaan. Ini sangat penting karena bisa berbahaya bagi masa depan saya,” ujar Martin, dikutip dari Motorsport, Sabtu (15/11).

    “Jadi saya fokus pada putaran, menemukan ritme saya dan pada hari terakhir, saya sudah bisa mengendarai motor dengan catatan waktu 1:30,” tambahnya.

    Tubuh Jorge Martin rusak secara biologis! Foto: LAT Images/Gold & Goose Photography

    Sadar tubuhnya tak mampu, Martin tak mau memasang target tinggi di MotoGP Valencia, akhir pekan ini. Bahkan, kata dia, bisa finis saja sudah untung.

    “Akan sangat sulit menyelesaikan sprint dan balapan. Yang penting adalah melalui putaran dengan baik. Itu jauh lebih baik dari yang saya harapkan. Saya tidak ingin mendapat masalah, jadi saya tak akan memaksakan diri untuk menyelesaikan balapan,” tuturnya.

    “Jika saya bisa keluar (balapan) tanpa ada orang di belakang saya, lebih baik saya tidak terlibat masalah untuk menghindari risiko,” lanjutnya.

    Martin lantas teringat kejadian di Losail, Qatar. Ketika itu, dia memang merasa tak mampu dan ingin sekali berhenti. Namun, dia memaksakan diri dan berakhir pada kecelakaan. Dia tak mau situasi itu terulang kembali di Valencia.

    “Tentunya, saya telah belajar dari pengalaman di Qatar, dan jika saya harus berhenti, saya akan berhenti. Yang terpenting adalah melakukan yang terbaik untuk saya dan itu adalah membalap, tentu saja dengan mencatatkan waktu 1.30 saya mengambil risiko yang seharusnya tidak saya lakukan,” kata Martin.

    (sfn/lua)