Tag: Jonatan Christie

  • Sabar/Reza Gagal di Perempat Final

    Sabar/Reza Gagal di Perempat Final

    JAKARTA – Perjalanan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani di Malaysia Open 2026 tertahan di babak perempat final. Mereka kalah melawan unggulan kedua milik tuan rumah Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

    Sabar/Reza yang berstatus sebagai unggulan kedelapan dipastkan angkat koper usai merasa kekalahan dalam pertandingan yang berlangsung dua gim 19-21 dan 10-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Jumat, 9 Januari 2026.

    “Tetap mengucap syukur alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik tanpa cedera. Hari ini Aaron/Wooi Yik bermain jauh lebih baik daripada kami. Mereka sangat percaya diri dan sangat on fire,” kata Sabar.

    Ini merupakan kekalahan kedua Sabar/Reza melawan ganda putra terbaik Malaysia tersebut dalam sejarah enam bentrok mereka. Sebelumnya, satu kekalahan lain mereka derita di French Open tahun lalu.

    Adapun buat Aaron/Soh, kemenangan ini merupakan balas dendam atas Sabar/Reza setelah dalam pertemuan sebelumnya di final perorangan SEA Games 2025 mereka kalah sehingga gagal mendapat emas.

    “Atmosfer stadion sangat luar biasa, mendukung wakil tuan rumah, tetapi kami mencoba tidak terpengaruh. Walau belum berhasil mengambil kemenangan, kami sudah melakukan yang terbaik,” kata Sabar.

    Pekan depan, Sabar/Reza akan turun di ajang India Open 2026, yang merupakan turnamen berlevel Super 750 BWF.

    “Pada India Open minggu depan, semoga kami bisa dapat hasil yang lebih baik dan menampilkan yang lebih bagus walau dengan persiapan yang tidak semaksimal biasanya,” tutur Reza.

    Aaron/Soh selanjutnya akan berhadapan dengan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang mengamankan tiket semifinal berkat kemenangan atas mantan nomor satu dunia dari India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

    Fajar/Fikri ialah satu dari dua wakil Indonesia yang bisa mencapai semifinal Malaysia Open 2026. Satu tiket lainnya didapat oleh tunggal putra Jonatan Christie.

  • Jadwal 8 Wakil Indonesia pada Hari Kedua Malaysia Open 2026

    Jadwal 8 Wakil Indonesia pada Hari Kedua Malaysia Open 2026

    JAKARTA – Indonesia masih punya delapan wakil yang akan berjuang di babak pertama Malaysia Open 2026 setelah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang membuka perjuangan harus tersingkir paling awal.

    Pertandingan hari kedua di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Rabu, 7 Januari 2026, akan dimulai pada pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 08.00 WIB. Indonesia dipastikan sudah punya satu tiket babak kedua dari ajang berlevel Super 1000 BWF itu.

    Kepastian itu karena ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani saling berhadapan. Kedua pasangan ini akan membuka perjuangan wakil Indonesia pada hari kedua turnamen. Mereka turun pada partai keempat di Lapangan 3.

    Setelah itu, giliran ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang beraksi.

    Febriana/Meilysa bersua dengan Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela dari India, sementara Fajar/Fikri akan menghadapi pasangan China Taipei, yakni Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee.

    Pertandingan berikutnya menampilkan aksi dari ganda campuran Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata. Mereka bertemu dengan Julien Maio/Lea Palermo dari Perancis.

    Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie lalu turun setelahnya. Peraih medali emas Asian Games 2018 dan unggulan keempat tersebut berjumpa dengan Lee Chia Hao (China Taipei).

    Perjuangan wakil Indonesia lalu ditutup dengan penampilan Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani. Alwi akan mendapat ujian berat melawan unggulan ketujuh Alex Lanier (Perancis), sementara Putri bertemu dengan Manami Suizu (Jepang).

    Sementara itu, pada hari ini Indonesia telah kehilangan ganda campuran Jafar/Felisha. Pasangan itu tersingkir usai ditekuk oleh Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia).

    Jadwal Wakil Indonesia di Malaysia Open 2026

    Lapangan 1

    Match 5: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela (India)Match 10: Alwi Farhan vs Alex Lanier (Perancis)

    Lapangan 2

    Match 5: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee (China Taipei)

    Lapangan 3

    Match 4: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia)Match 8: Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata vs Julien Maio/Lea Palermo (Perancis)Match 9: Jonatan Christie vs Lee Chia Hao (China Taipei)Match 10: Putri Kusuma Wardani vs Manami Suizu (Jepang)

  • Jafar/Felisha Gagal Memutus Catatan Buruk

    Jafar/Felisha Gagal Memutus Catatan Buruk

    JAKARTA – Ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu gagal mematahkan catatan buruk mereka melawan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dari Malaysia ketika kembali bersua di babak pertama Malaysia Open 2026.

    Perjalanan Jafar/Felisha langsung kandas setelah menelan kekalahan dalam pertandingan dua gim langsung 12-21 dan 17-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Selasa, 6 Januari 2026.

    “Performa hari ini jauh banget dari harapan, jelek sekali. Kalau penyebabnya mungkin karena terlalu menggebu-gebu ingin menang terus, malah jadi berbalik tekanan ke diri sendiri, jadi tidak bisa maksimal,” ujar Felisha dalam keterangan.

    Kekalahan terbaru membuat catatan tidak pernah Jafar/Felisha atas Chen/Toh memanjang menjadi tujuh pertandingan. Sebelumnya, enam kekalahan yang mereka alami semuanya terjadi tahun lalu.

    Kekalahan itu dimulai dari Indonesia Master, Japan Open, Kejuaraan Dunia, China Masters, Australian Open, dan yang terakhir terjadi di babak penyisihan grup BWF World Tour Finals.

    “Kami belum pernah menang dari mereka, jadi tadi mau coba lagi pada tahun yang baru, tetapi tidak terkontrol mainnya. Jadi, jelek banget, tidak yakin dan banyak mati sendiri. Selain itu, Chen/Toh juga bermain sangat bagus hari ini,” kata Jafar.

    Kekalahan Jafar/Felisha membuat ganda campuran Indonesia tinggal berharap kepada Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, yang akan memulai perjalanan melawan Julien Maio/Lea Palermo (Perancis).

    Indonesia masih punya delapan wakil yang belum bermain. Selain Marwan/Aisyah, wakil-wakil yang belum bermain ialah tunggal putra Jonatan Christie dan Alwi Farhan serta tunggal putri Putri Kusuma Wardani.

    Lalu, ada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

  • Enam Bintang Bulu Tangkis Ramaikan Ekshibisi Lintas Cabor wondr BrightUp Cup 2025

    Enam Bintang Bulu Tangkis Ramaikan Ekshibisi Lintas Cabor wondr BrightUp Cup 2025

    JAKARTA – Legenda bulu tangkis nasional Hendra Setiawan termasuk salah satu dari enam bintang bulu tangkis yang ikut meramaikan penyelenggaraan ajang ekshibisi lintas cabang olahraga (cabor) bertajuk wondr BrightUp Cup 2025.

    Gelaran yang diselenggarakan oleh BNI tersebut menarikl perhatian publik karena memadukan hiburan musik. Acara ini pun berlangsung meriah di Hall A Basket Senayan, Jakarta, pada Jumat, 5 Desember 2025 malam WIB.

    Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan bahwa acara tersebut merupakan bentuk konsistensi BNI dalam mendukung pembinaan olahraga sekaligus menghadirkan format hiburan yang lebih segar.

    “Acara ini tidak hanya menampilkan ekshibisi para atlet terbaik Indonesia, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang lebih dekat antara atlet dan masyarakat,” ujar Okki.

    Selain Hendra, bintang bulu tangkis lain yang meramaikan acara ini adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Marcus Fernaldi Gideon, serta dua pemain muda Raymon Indra dan Nikolaus Joaquin, juara ganda putra Australia Open 2025.

    Daya tarik lainnya dari acara ini adalah hadirnya pemain basket Daniel Wenas dan Kelly Purwanto serta pesepak bola Andritany Ardhiyasa dan Witan Sulaeman. Semua bintang olahraga itu menghadirkan dinamika berbeda di atas satu panggung.

    Dukungan terhadap pemanfaatan layanan digital menjadi bagian integral dari penyelenggaraan melalui kehadiran booth interaktif dan aktivitas berbasis sistem pembayaran elektronik dari BNI, yang sekaligus mendorong edukasi transaksi digital bagi publik.

    Rangkaian acara ini ditutup dengan penampilan musik dari Silet Open Up dan Juicy Luicy. Kehadiran bintang-bintang ini semakin memperkuat identitas BrightUp Cup sebagai sportainment tahunan yang memadukan prestasi atletik dan hiburan publik.

    Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Fadil Imran menilai kolaborasi lintas cabang olahraga ini memberi dampak positif bagi popularitas bulu tangkis nasional.

    “Saya senang sekali melihat ide yang cukup cemerlang ini. Kombinasi antara olahraga dan hiburan akan membuat iklim badminton semakin dikenal oleh publik,” ujar Fadil.

    Dia lebih lanjut menegaskan bahwa sportainment seperti ini menjadi medium penting bagi kedekatan atlet dan pendukung.

    “Saya melihat tadi ada sedikit kebahagiaan dan kegembiraan. Suasana seperti ini bagi atlet akan mencairkan hubungan dengan para penggemar,” tutupnya.

  • Enam Bintang Bulu Tangkis Ramaikan Ekshibisi Lintas Cabor wondr BrightUp Cup 2025

    Enam Bintang Bulu Tangkis Ramaikan Ekshibisi Lintas Cabor wondr BrightUp Cup 2025

    JAKARTA – Legenda bulu tangkis nasional Hendra Setiawan termasuk salah satu dari enam bintang bulu tangkis yang ikut meramaikan penyelenggaraan ajang ekshibisi lintas cabang olahraga (cabor) bertajuk wondr BrightUp Cup 2025.

    Gelaran yang diselenggarakan oleh BNI tersebut menarikl perhatian publik karena memadukan hiburan musik. Acara ini pun berlangsung meriah di Hall A Basket Senayan, Jakarta, pada Jumat, 5 Desember 2025 malam WIB.

    Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan bahwa acara tersebut merupakan bentuk konsistensi BNI dalam mendukung pembinaan olahraga sekaligus menghadirkan format hiburan yang lebih segar.

    “Acara ini tidak hanya menampilkan ekshibisi para atlet terbaik Indonesia, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang lebih dekat antara atlet dan masyarakat,” ujar Okki.

    Selain Hendra, bintang bulu tangkis lain yang meramaikan acara ini adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Marcus Fernaldi Gideon, serta dua pemain muda Raymon Indra dan Nikolaus Joaquin, juara ganda putra Australia Open 2025.

    Daya tarik lainnya dari acara ini adalah hadirnya pemain basket Daniel Wenas dan Kelly Purwanto serta pesepak bola Andritany Ardhiyasa dan Witan Sulaeman. Semua bintang olahraga itu menghadirkan dinamika berbeda di atas satu panggung.

    Dukungan terhadap pemanfaatan layanan digital menjadi bagian integral dari penyelenggaraan melalui kehadiran booth interaktif dan aktivitas berbasis sistem pembayaran elektronik dari BNI, yang sekaligus mendorong edukasi transaksi digital bagi publik.

    Rangkaian acara ini ditutup dengan penampilan musik dari Silet Open Up dan Juicy Luicy. Kehadiran bintang-bintang ini semakin memperkuat identitas BrightUp Cup sebagai sportainment tahunan yang memadukan prestasi atletik dan hiburan publik.

    Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Fadil Imran menilai kolaborasi lintas cabang olahraga ini memberi dampak positif bagi popularitas bulu tangkis nasional.

    “Saya senang sekali melihat ide yang cukup cemerlang ini. Kombinasi antara olahraga dan hiburan akan membuat iklim badminton semakin dikenal oleh publik,” ujar Fadil.

    Dia lebih lanjut menegaskan bahwa sportainment seperti ini menjadi medium penting bagi kedekatan atlet dan pendukung.

    “Saya melihat tadi ada sedikit kebahagiaan dan kegembiraan. Suasana seperti ini bagi atlet akan mencairkan hubungan dengan para penggemar,” tutupnya.

  • wondr BrightUp Cup 2025 Digelar, BNI Perluas Dukungan bagi Ekosistem Olahraga Nasional

    wondr BrightUp Cup 2025 Digelar, BNI Perluas Dukungan bagi Ekosistem Olahraga Nasional

    Jakarta: Gelaran wondr BrightUp Cup 2025 yang diselenggarakan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menjadi ajang sportainment yang menarik perhatian publik. Acara yang berlangsung di Hall A Basket Senayan, Jakarta, pada 5 Desember 2025 tersebut menghadirkan kombinasi pertandingan ekshibisi lintas cabang olahraga dan penampilan musik sebagai bagian dari upaya BNI memperkuat ekosistem olahraga nasional.

    Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan, penyelenggaraan wondr BrightUp Cup merupakan bentuk konsistensi BNI dalam mendukung pengembangan olahraga sekaligus menghadirkan format hiburan yang dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas.

    “Acara ini tidak hanya menampilkan ekshibisi para atlet terbaik Indonesia, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang lebih dekat antara atlet dan masyarakat melalui konsep sportainment yang lebih segar,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu, 6 Desember 2025.
     

    Ajang ini mempertemukan sejumlah atlet bulu tangkis papan atas Indonesia, antara lain Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Hendra Setiawan, dan Marcus Gideon. Selain itu, dua atlet muda Raymon Indra dan Nikolaus Joaquin, Juara Ganda Putra Australia Open 2025, turut ambil bagian, menegaskan peran acara ini dalam memberi ruang bagi talenta generasi berikutnya.

    wondr BrightUp Cup 2025 juga menghadirkan kolaborasi lintas cabang olahraga melalui keikutsertaan atlet bola basket Daniel Wenas dan Kelly Purwanto serta atlet sepak bola Andritany Ardhiyasa dan Witan Sulaeman. Kehadiran mereka memberikan warna berbeda dan menciptakan dinamika pertunjukan yang lebih inklusif.

    Sebagai bagian dari dukungan terhadap pemanfaatan layanan digital, BNI juga membuka booth interaktif dan menghadirkan berbagai aktivitas serta tenant kuliner yang memanfaatkan sistem pembayaran wondr by BNI. Inisiatif tersebut sekaligus mendorong edukasi transaksi digital dan memperkuat ekosistem gaya hidup digital yang menjadi fokus pengembangan perseroan.

    Acara ditutup dengan penampilan musik dari Silet Open Up dan Juicy Luicy yang memberi nilai tambah bagi keseluruhan rangkaian program. Panggung hiburan tersebut menjadi pelengkap yang memperkuat positioning wondr BrightUp Cup sebagai kegiatan sportainment tahunan BNI.

    Okki menambahkan, BNI akan terus memperluas kontribusinya dalam mendukung pembinaan olahraga Indonesia melalui pendekatan kolaboratif dan pemanfaatan teknologi digital.
    “BNI akan terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendukung perkembangan olahraga nasional secara berkelanjutan,” kata Okki.

    Secara keseluruhan, penyelenggaraan wondr BrightUp Cup 2025 mencerminkan komitmen BNI dalam memperkuat ekosistem olahraga, memperluas jangkauan layanan digital, serta menghadirkan program yang dapat mendorong partisipasi dan apresiasi masyarakat terhadap prestasi atlet nasional.

    Jakarta: Gelaran wondr BrightUp Cup 2025 yang diselenggarakan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menjadi ajang sportainment yang menarik perhatian publik. Acara yang berlangsung di Hall A Basket Senayan, Jakarta, pada 5 Desember 2025 tersebut menghadirkan kombinasi pertandingan ekshibisi lintas cabang olahraga dan penampilan musik sebagai bagian dari upaya BNI memperkuat ekosistem olahraga nasional.
     
    Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan, penyelenggaraan wondr BrightUp Cup merupakan bentuk konsistensi BNI dalam mendukung pengembangan olahraga sekaligus menghadirkan format hiburan yang dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas.
     
    “Acara ini tidak hanya menampilkan ekshibisi para atlet terbaik Indonesia, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang lebih dekat antara atlet dan masyarakat melalui konsep sportainment yang lebih segar,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu, 6 Desember 2025.
     

    Ajang ini mempertemukan sejumlah atlet bulu tangkis papan atas Indonesia, antara lain Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Hendra Setiawan, dan Marcus Gideon. Selain itu, dua atlet muda Raymon Indra dan Nikolaus Joaquin, Juara Ganda Putra Australia Open 2025, turut ambil bagian, menegaskan peran acara ini dalam memberi ruang bagi talenta generasi berikutnya.

    wondr BrightUp Cup 2025 juga menghadirkan kolaborasi lintas cabang olahraga melalui keikutsertaan atlet bola basket Daniel Wenas dan Kelly Purwanto serta atlet sepak bola Andritany Ardhiyasa dan Witan Sulaeman. Kehadiran mereka memberikan warna berbeda dan menciptakan dinamika pertunjukan yang lebih inklusif.
     
    Sebagai bagian dari dukungan terhadap pemanfaatan layanan digital, BNI juga membuka booth interaktif dan menghadirkan berbagai aktivitas serta tenant kuliner yang memanfaatkan sistem pembayaran wondr by BNI. Inisiatif tersebut sekaligus mendorong edukasi transaksi digital dan memperkuat ekosistem gaya hidup digital yang menjadi fokus pengembangan perseroan.
     
    Acara ditutup dengan penampilan musik dari Silet Open Up dan Juicy Luicy yang memberi nilai tambah bagi keseluruhan rangkaian program. Panggung hiburan tersebut menjadi pelengkap yang memperkuat positioning wondr BrightUp Cup sebagai kegiatan sportainment tahunan BNI.
     
    Okki menambahkan, BNI akan terus memperluas kontribusinya dalam mendukung pembinaan olahraga Indonesia melalui pendekatan kolaboratif dan pemanfaatan teknologi digital.
    “BNI akan terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendukung perkembangan olahraga nasional secara berkelanjutan,” kata Okki.
     
    Secara keseluruhan, penyelenggaraan wondr BrightUp Cup 2025 mencerminkan komitmen BNI dalam memperkuat ekosistem olahraga, memperluas jangkauan layanan digital, serta menghadirkan program yang dapat mendorong partisipasi dan apresiasi masyarakat terhadap prestasi atlet nasional.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (ANN)

  • Alwi Farhan Kecewa Gagal Bungkam Chou Tien Chen

    Alwi Farhan Kecewa Gagal Bungkam Chou Tien Chen

    JAKARTA – Tunggal putra Alwi Farhan kecewa karena gagal memanfaatkan keunggulan yang dimilikinya untuk mengalahkan Chou Tien Chen di babak perempat final Australia Open 2025.

    Alwi, unggulan ke delapan di turnamen, gagal menembus babak semifinal setelah menelan kekalahan dramatis tiga gim 21-13, 21-23, dan 16-21 melawan tunggal China Taipei itu di Quaycentre Arena, Sydney, pada Jumat, 21 November 2025.

    Juara dunia junior 2023 itu sebenarnya sudah berada di ambang kemenangan. Ia mengamankan gim pertama dan kemudian sudah unggul jauh 20-15 di gim kedua.

    “Kecewa dengan hasilnya. Saya sudah unggul di gim kedua dan sudah match point, tetapi tidak bisa memanfaatkan kesempatan,” ujar pebulu tangkis berusia 20 tahun tersebut.

    Hasil terbaru ini memperburuk rekor menang-kalah Alwi melawan Chou Tien Chen menjadi 0-2. Sebelumnya, satu kekalahan lain yang dialami Alwi juga terjadi pada tahun ini, tepatnya di Hong Kong Open pada September 2025.

    Kekalahan Alwi membuat tunggal putra Indonesia di Australia juga dipastikan habis. Alwi menyusul langkah Jonatan Christie dan Yohanes Saut Marcellyno yang tersingkir lebih awal di babak pertama.

    Alwi selanjutnya akan mempersiapkan diri tampil dalam SEA Games 2025 di Thailand yang berlangsung bulan depan. Bulu tangkis mengejar target dua medali emas di ajang tersebut.

    “Semoga di SEA Games nanti saya bisa kembali dengan lebih kuat,” kata Alwi.

    Selain Alwi, perjalanan ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga kandas di babak perempat final. Mereka ditekuk oleh rekan senegara, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

  • Alwi Farhan Kecewa Gagal Bungkam Chou Tien Chen

    Alwi Farhan Kecewa Gagal Bungkam Chou Tien Chen

    JAKARTA – Tunggal putra Alwi Farhan kecewa karena gagal memanfaatkan keunggulan yang dimilikinya untuk mengalahkan Chou Tien Chen di babak perempat final Australia Open 2025.

    Alwi, unggulan ke delapan di turnamen, gagal menembus babak semifinal setelah menelan kekalahan dramatis tiga gim 21-13, 21-23, dan 16-21 melawan tunggal China Taipei itu di Quaycentre Arena, Sydney, pada Jumat, 21 November 2025.

    Juara dunia junior 2023 itu sebenarnya sudah berada di ambang kemenangan. Ia mengamankan gim pertama dan kemudian sudah unggul jauh 20-15 di gim kedua.

    “Kecewa dengan hasilnya. Saya sudah unggul di gim kedua dan sudah match point, tetapi tidak bisa memanfaatkan kesempatan,” ujar pebulu tangkis berusia 20 tahun tersebut.

    Hasil terbaru ini memperburuk rekor menang-kalah Alwi melawan Chou Tien Chen menjadi 0-2. Sebelumnya, satu kekalahan lain yang dialami Alwi juga terjadi pada tahun ini, tepatnya di Hong Kong Open pada September 2025.

    Kekalahan Alwi membuat tunggal putra Indonesia di Australia juga dipastikan habis. Alwi menyusul langkah Jonatan Christie dan Yohanes Saut Marcellyno yang tersingkir lebih awal di babak pertama.

    Alwi selanjutnya akan mempersiapkan diri tampil dalam SEA Games 2025 di Thailand yang berlangsung bulan depan. Bulu tangkis mengejar target dua medali emas di ajang tersebut.

    “Semoga di SEA Games nanti saya bisa kembali dengan lebih kuat,” kata Alwi.

    Selain Alwi, perjalanan ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga kandas di babak perempat final. Mereka ditekuk oleh rekan senegara, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

  • Australia Open 2025: Jonatan Kalah Telak

    Australia Open 2025: Jonatan Kalah Telak

    JAKARTA – Jonatan Christie yang berstatus sebagai unggulan pertama di Australia Open 2025 menderita kekalahan telak di babak 32 besar sehingga tersingkir awal dari turnamen.

    Pebulu tangkis yang sudah meninggalkan Pelatnas PBSI itu menyerah dua gim langsung 17-21 dan 7-21 melawan Yushi Tanaka di Sydney pada Rabu, 19 November 2025.

    “Hari ini sangat jauh dengan apa yang sudah dipersiapkan. Jelek mainnya dan tidak bisa berkembang,” ujar peraih medali emas Asian Games 2018 itu setelah pertandingan.

    Jonatan mengawali gim pertama dengan baik untuk unggul 5-2 atas lawannya, tetapi malah tertinggal dua poin di saat interval. Setelah itu, ia tidak bisa mengejar Tanaka lagi.

    Dia dua kali mendekatkan skor menjadi 12-13 dan 13-14. Namun, Tanaka mencetak lima poin beruntun setelah itu sehingga membuat Jonatan semakin terpojok.

    Pada gim kedua, Tanaka mengawali dengan baik dan mencetak empat poin beruntun. Setelah itu, laju tunggal putra asal Jepang tersebut tidak bisa dibendung lagi.

    “Belajar dari sini, benar-benar pikirannya harus disegarkan dulu. Buang dulu semua yang sudah berlalu. Lalu, fokus lagi ke depan karena masih ada BWF World Tour Finals yang menanti,” kata Jonatan.

    Kekalahan Jonatan membuat tunggal putra Indonesia tersisa Alwi Farhan, yang lolos ke babak kedua tanpa bertanding karena lawannya wakil tuan rumah Jie Ying Chan mundur karena cedera.

  • Australia Open 2025: Indonesia Kirim 15 Wakil

    Australia Open 2025: Indonesia Kirim 15 Wakil

    JAKARTA – Indonesia menurunkan sebanyak 15 wakil dalam ajang BWF Super 500 Australia Open 2025 yang akan berlangsung pekan ini.

    Australia Open 2025 akan digelar pada 18-23 November 2025 di Quaycentre, Sydney. Total hadiah yang disediakan sebesar 475 ribu dolar AS atau setara dengan Rp7,9 miliar.

    Indonesia awalnya mendaftarkan skuad lebih gemuk di turnamen ini, tetapi kemudian memutuskan untuk menariknya. Salah satunya ialah Anthony Sinisuka Ginting yang harus menemani istri melahirkan.

    Selain itu, Mohammad Zaki Ubaidillah juga ikut ditarik dari turnamen. Tidak menyertakan kedua nama itu membuat tunggal putra Indonesia tersisa Jonatan Christie, Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan, dan Yohanes Saut Marcellyno.

    Di sektor tunggal putri, dua nama yang dikirim ialah Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani. Gregoria datang ke sini setelah menjadi runner-up di Kumamoto Masters Jepang 2025 pekan kemarin.

    Selanjutnya di ganda putra, ada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

    Ajang ini penting untuk Fajar/Fikri yang masih mengejar tiket untuk tampil dalam BWF Tour Finals bulan depan.

    Lalu ganda putri mengirim sebanyak empat pasangan, yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi, dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

    Terakhir ganda campuran mengutus pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

    Daftar Wakil Indonesia di Australia Open 2025

    Tunggal Putra

    Jonatan ChristieChico Aura Dwi WardoyoAlwi FarhanYohanes Saut Marcellyno

    Tunggal Putri

    Gregoria Mariska TunjungPutri Kusuma Wardani

    Ganda Putra

    Fajar Alfian/Muhammad Shohibul FikriSabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi IsfahaniRaymond Indra/Nikolaus Joaquin

    Ganda Putri

    Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias PuspitasariApriyani Rahayu/Siti Fadia Silva RamadhantiLanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya PratiwiRachel Allessya Rose/Febi Setianingrum

    Ganda Campuran

    Adnan Maulana/Indah Cahya Sari JamilJafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu