Tag: joko widodo

  • Fotonya Diunggah Akun Instagram Jokowi-Prabowo, Ridwan Kamil Klaim Didukung Dua Presiden
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 November 2024

    Fotonya Diunggah Akun Instagram Jokowi-Prabowo, Ridwan Kamil Klaim Didukung Dua Presiden Megapolitan 3 November 2024

    Fotonya Diunggah Akun Instagram Jokowi-Prabowo, Ridwan Kamil Klaim Didukung Dua Presiden
    Tim Redaksi
     
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Calon gubernur Jakarta nomor urut 1
    Ridwan Kamil
    (RK) mengeklaim, Presiden RI
    Prabowo Subianto
    dan Presiden ke-7 RI
    Joko Widodo
    (Jokowi) mendukungnya pada
    Pilkada Jakarta
    2024.
    Menurut RK, dukungan itu ditunjukkan oleh Prabowo dan Jokowi dengan mengunggah foto pertemuan mereka dengan RK di akun Instagram keduanya.
    “Kalau tidak mendukung, ngapain diterima dan diberi waktu eksklusif?. Ngapain di-
    posting
    di IG-nya masing-masing. Maaf ya, kalau ibarat tidak istimewa, datang, sudah diterima, gitu saja,” ujar RK di Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2024).
    Mantan gubernur Jawa Barat ini pun berharap agar tidak ada kandidat Pilkada Jakarta yang mengeklaim mendapatkan dukungan dari Prabowo dan Jokowi.
    Sebab, ia menegaskan, foto pertemuannya yang diunggah di akun kedua tokoh tersebut sudah menandakan bahwa Prabowo dan Jokowi mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono pada Pilkada Jakarta.
    “Saya kan di-
    posting
    di IG-nya Pak Jokowi, diposting di IG-nya Pak Prabowo. Itu menunjukkan secara tersirat, dua presiden itu mendukung,” ujarnya.
    Diketahui, Ridwan Kamil bertemu dengan Prabowo untuk makan malam bersama di Rumah Makan Garuda di daerah Sabang, Jakarta Pusat, pada Kamis (31/10/2024) malam.
    Saat makan malam dengan Prabowo, Ridwan Kamil mengaku membahas soal Ibu Kota Negara (IKN) dan beberapa hal yang bersifat pribadi.
    Sehari berselang, Jumat (1/11/2024), Ridwan Kamil langsung bertolak ke Solo, Jawa Tengah, untuk menemui Jokowi.
    Ridwan Kamil mengaku diberi wejangan dan saran terkait membangun Jakarta saat bertemu Jokowi.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 4 Respons Sejumlah Pihak Terkait Pertemuan Ridwan Kamil dengan Presiden Prabowo Subianto – Page 3

    4 Respons Sejumlah Pihak Terkait Pertemuan Ridwan Kamil dengan Presiden Prabowo Subianto – Page 3

    Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil tak menepis pertemuannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto bisa dimaknai adanya dukungan di Pilkada Jakarta 2024.

    “Intinya membahas hal-hal yang sifatnya umum. Tapi kan karena itu perhelatan Pilkada, ya tentunya itu juga simbol ya, bahwa ada dukungan,” kata dia kepada wartawan di Jakarta, Sabtu 2 November 2024.

    Mantan Gubernur Jawa Barat ini menggarisbawahi, pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) merupakan representasi dari koalisi Prabowo-Gibran.

    “Memang kita kan, saya wakil dari koalisinya, Pak Prabowo. Pak Prabowo kan pimpinan koalisi. Dengan ajak makan malam, ya memberi pesan memang Pak Prabowo sangat-sangat mendukung kita,” ungkap Ridwan Kamil.

    Dia juga menuturkan, Prabowo memberikan beberapa khusus untuk RIDO. Termasuk pesan juga dari Presiden ketujuh RI Joko Widodo.

    “Ya (ada pesan dari) Pak Prabowo, tetap semangat dalam menjalani segala urusan. Dari Pak Jokowi juga sama. Intinya, kalau sedang berkontestasi kan yang dibutuhkan semangat, lain-lain itu kan teknis,” ungkap Ridwan Kamil.

    Pun demikian dengan Joko Widodo atau Jokowi. Ridwan Kamil menjelaskan, Jokowi juga memberikan nasihat dan petuah bila nanti terpilih menjadi Gubernur Jakarta.

    “Pak Jokowi juga sama. Kita diberi kesempatan dan diberi nasihat. Kebetulan beliau kan mantan Gubernur Jakarta ya. Sehingga, apa namanya, nasihat-nasihatnya nanti memperkuat bagaimana membangun Jakarta ke depan,” ujar dia.

    “Ya (ada pesan khusus) jangan hanya membangun gedungnya, tapi bangun juga masyarakat dan komunitas,” ujar dia.

    Lebih lanjut, Ridwan Kamil menjelaskan, pertemuannya Prabowo maupun Joko Widodo telah direncanakan.

    Disinggung terkait pertemuan dengan Anies Baswedan, Ridwan Kamil mengaku masih menunggu momentum yang tepat.

    “Oh kan semuanya juga sudah direncanakan. Saya kirim pesan ke semua yang perlu didatangi. Pak Anies juga sama, tapi kan ada yang sudah jawab, ada yang punya waktu, ada yang belum,” tandas Ridwan Kamil.

  • Bocoran Bos Pulauintan Soal Izin Bandara Singkawang, Bakal Beroperasi Tahun Depan?

    Bocoran Bos Pulauintan Soal Izin Bandara Singkawang, Bakal Beroperasi Tahun Depan?

    Bisnis.com, JAKARTA – Pendiri PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi atau Pulauintan, Pui Sudarto mengungkap proyek saweran para konglomerat mulai dari Sugianto Kusuma (Aguan) hingga Franky Widjaja yakni Bandara Singkawang bakal mulai beroperasi tahun depan. 

    Pui menjelaskan, saat ini Bandara Singkawang masih menunggu proses dikeluarkannya surat izin operasi. Dia menargetkan, surat izin operasi tersebut bakal rampung pada Desember 2024.

    “Masih menunggu izin penerbangan, itu harusnya Desember ini selesai,” jelasnya kepada Bisnis saat ditemui di Tangerang, Banten, Jumat (1/11/2024).

    Selain itu, Pui juga menjelaskan bahwa saat proses pengoperasian Bandara Singkawang masih menunggu pembangunan jalan akses rampung dikerjakan. 

    Di mana, para konsorsium telah melakukan land clearing dan hanya menunggu pemerintah merampungkan proses pengaspalan. Apabila dua komponen utama tersebut telah rampung seluruhnya, Pui optimis Bandara Singakwang dapat mulai diperasikan pada tahun depan.

    Dia membocorkan, di tahap awal hanya bakal ada satu maskapai yang melayani perjalanan dari dan menuju Bandara Singkawang tersebut. Hal itu dilakukan guna meminimalisir potensi kerugian yang bakal ditanggung oleh penyedia penerbangan.

    “Itu [maskapainya] lagi banyak penawaran sih yang mana yang bersedia. Kita kan memang tidak undang terlalu banyak ya maskapainya, mungkin satu dulu sih,” pungkasnya.

    Untuk diketahui sebelumnya, Bandara Singkawang telah diresmikan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Maret 2024. Namun, hingga kini bandara tersebut masih belum beroperasi.

    Bandara Singkawang dibangun menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Di mana, sebesar Rp272 miliar dikucurkan lewat AOBN dan melalui bantuan dana dari pengusaha Rp155 miliar.

    Bandara saweran delapan konglomerat RI mulai dari Sugianto Kusuma atau Aguan hingga Pui Sudarto memiliki landasan pacu (runway) sepanjang 1400 m x 30 m, taxiway 200 m x 18 m, apron 100 m x 50 m, dan terminal kargo seluas 312 meter persegi.

    Kemudian, spesifikasi gedung terminal penumpang luasnya mencapai 8.000 meter persegi dan perpanjangan runway menjadi 2.000 meter. Dengan runway sepanjang 2.000 meter, Bandara Singkawang dapat didarati pesawat Airbus A320.

  • Ridwan Kamil Buka Suara soal Pertemuan dengan Prabowo,Singgung Elektabilitas

    Ridwan Kamil Buka Suara soal Pertemuan dengan Prabowo,Singgung Elektabilitas

    Bisnis.com, JAKARTA – Calon gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil menyebutkan bahwa pertemuannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo merupakan bentuk dukungan untuk dirinya dan calon wakil gubernur pendampingnya, Suswono.

    Dirinya pun membantah kabar yang menyebutkan bahwa pertemuan dengan kedua presiden tersebut disebabkan oleh turunnya elektabilitas.

    “Tidak, elektabilitas saya kan lebih tinggi dari Mas Pram [Pramono Anung]. Tidak ada masalah,” ujarnya di Telaga Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2024).

    Dia menjelaskan bahwa pertemuan dengan kedua presiden tersebut adalah untuk mendukung pasangan RIDO. 

    RK pun menekankan jika Prabowo dan Joko Widodo tidak mendukungnya tidak ada alasan bagi mereka untuk meluangkan waktu untuk bertemu serta membagikan momen tersebut di media sosial. 

    Selain itu, dirinya menuturkan bahwa pertemuan tersebut juga untuk menghindari adanya klaim pihak lain yang merasa didukung dalam pilkada ini.

    “Saya kan diposting di IG-nya Pak Jokowi, diposting di IG-nya Pak Prabowo. Itu menunjukkan secara tersirat, dua presiden itu mendukung, ya kira-kira begitu. Kenapa? Untuk menutupi seolah-olah ada klaim dari yang lain-lain, bahwa yang didukung adalah yang lain-lain gitu,” jelasnya. 

    Sebelumnya, RK memang sempat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis malam (31/10). RK mengaku bahwa mereka berdua berdiskusi banyak hal, contohnya seperti bahas IKN hingga nasehat.  

    Berdasarkan informasi dari keterangan resmi dan dari unggahan Instagramnya, RK diajak makan malam oleh Prabowo di resto Garuda jalan Sabang. Sementara pertemuan Ridwan Kamil dengan Jokowi berlangsung di kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada Jumat siang (1/11).

  • Kaesang: Jokowi Bakal Hadiri Kampanye Pilkada 2024 di Bali Bareng PSI – Page 3

    Kaesang: Jokowi Bakal Hadiri Kampanye Pilkada 2024 di Bali Bareng PSI – Page 3

    Sebelumnya, usai bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis 31 Oktober 2024, Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil mendatangi Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi di Solo, Jawa Tengah pada Jumat 1 November 2024.

    Dari foto yang diterima, Jokowi dan Ridwan Kamil saling berhadapan di sebuah meja. Ada dua cangkir gelas menemani obrolan keduanya.

    Jokowi terlihat memakai setelah kemeja putih lengan panjang dan Ridwan Kamil mengenakan warna biru. Mereka sesekali tersenyum dan mengobrol serius.

    “Betul ini bertemu di Solo,” kata Dewan Pembina RK (Relawan Kerja) Ecosystem RIDO, Arief Rosyid Hasan saat dikonfirmasi, Jumat 1 November 2024.

    Arief mengungkap, Ridwan Kamil ingin belajar dari Gubernur Jakarta terdahulu seperti Jokowi yang pernah memimpin ibu kota.

    “Mungkin ingin belajar dari Gubernur Jakarta terdahulu, ingin melanjutkan kebaikan-kebaikan gimana bagaiman pun Pak Jokowi pernah memimpin Jakarta,” tuturnya.

    Arief menyatakan, kegiatan ini untuk memantapkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) menang satu putaran di Pilkada Jakarta 2024.

    “Jadi ini silaturahim sekaligus memantapkan langkah menuju kemenangan satu putaran,” pungkas eks Ketua TKN Fanta Prabowo-Gibran ini.

  • RK Tegaskan Pertemuannya dengan Jokowi dan Prabowo Bentuk Dukungan, Minta Publik Tak Berspekulasi
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 November 2024

    RK Tegaskan Pertemuannya dengan Jokowi dan Prabowo Bentuk Dukungan, Minta Publik Tak Berspekulasi Megapolitan 3 November 2024

    RK Tegaskan Pertemuannya dengan Jokowi dan Prabowo Bentuk Dukungan, Minta Publik Tak Berspekulasi
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Calon gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK) menegaskan, pertemuannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo merupakan bentuk dukungan dari kedua elite politik.
    Ia meminta publik tidak berspekulasi lain terkait pertemuan tersebut.
    “Udah itu aja, jangan ditafsir macam-macam. Kalau tidak mendukung, ngapain diterima, diberi waktu eksklusif. Ngapain di-
    posting
    di IG-nya masing-masing,” ujar Ridwan Kamil kepada
    Kompas.com
    di Telaga Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2024).
    Menurut Ridwan Kamil, kesediaan Prabowo dan Jokowi meluangkan waktu untuk bertemu, bahkan mempublikasikan momen pertemuan tersebut di media sosial, menjadi bukti dukungan keduanya.
    “Saya kan di-
    posting
    di IG-nya Pak Jokowi, di-
    posting
    di IG-nya Pak Prabowo, itu menunjukkan secara tersirat, dua presiden itu mendukung,” ujarnya.
    Ridwan pun mengingatkan agar pihak-pihak lain tidak mengeklaim dukungan dari Prabowo dan Jokowi tanpa dasar.
    “Itu menunjukkan secara tersirat, dua presiden itu mendukung, ya kira-kira begitu. Kenapa? Untuk menutupi seolah-olah ada klaim dari yang lain-lain, bahwa yang didukung adalah yang lain-lain gitu. Makanya saya balikin, jangan suka ngeklaim,” ungkap dia.
    Sebelumnya, momen kebersamaan Ridwan Kamil dan Prabowo terekam dalam video yang diunggah Ridwan di akun Instagram resminya @ridwankamil, Kamis (31/10/2024).
    Dalam keterangannya, Ridwan mengaku diajak makan malam oleh Prabowo dan berdiskusi banyak hal, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
    Bukan hanya Ridwan, momen makan malam itu juga diunggah Prabowo di akun Instagram pribadinya, @prabowo.
    Sehari setelahnya atau Jumat (1/11/2024), Ridwan mengunggah momen pertemuannya dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah. Dalam pertemuan itu, Ridwan mengaku diberi nasihat dan gagasan-gagasan untuk membangun Jakarta.
    Sama seperti Prabowo, Jokowi juga mempublikasikan kebersamaannya dengan Ridwan di Instagram resminya, @jokowi.
    Seperti diketahui, ada tiga calon gubernur dan wakil gubernur yang akan berkompetisi pada Pilkada Jakarta 2024.
    Ketiganya yakni, pasangan nomor urut 1 yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Ridwan Kamil-Suswono. Nomor urut 2, calon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
    Sementara, nomor urut 3 ada pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan, Pramono Anung dan Rano Karno.
    Adapun masa kampanye Pilkada 2024 resmi dimulai pada 25 September 2024. Kampanye akan berlangsung hingga 23 November 2024.
    Sementara, hari pemungutan suara akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada 27 November 2024.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Said Didu Harap Prabowo Kembalikan KPK Menjadi Lembaga Independen Setelah Dimatikan Jokowi

    Said Didu Harap Prabowo Kembalikan KPK Menjadi Lembaga Independen Setelah Dimatikan Jokowi

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu berharap agar Presiden Prabowo Subianto dapat mengembalikan KPK menjadi lembaga yang independen.

    “Bapak Presiden @prabowo yth, untuk ciptakan pemerintahan bersih dibutuhkan @KPK_RI yang kuat dan mandiri. Kembalikan @KPK_RI menjadi lembaga independen setelah dimatikan oleh Jokowi,” kata Said Didu, dalam akun X, Sabtu, (2/11/2024). 

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan keinginannya membangun pemerintahan Indonesia yang bersih.

    Dia mengutip sejarah kekaisaraan Ottoman atau Usmaniyah Turki saat menyampaikan pidato dalam acara deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). 

    “Ada satu ajaran dari suatu peradaban yang sukses, imperium yang sukses, yaitu imperium Ottoman Utsmani. Pernah dikatakan bahwa tidak ada negara yang berhasil tanpa pemerintah yang bersih,” kata Prabowo, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (2/11/2024).

    Karena itu, orang nomor satu Indonesia itu bertekad memimpin pemerintah Republik Indonesia yang bersih. 

    Prabowo mengingatkan pihak-pihak yang tak mau bekerja sama dengannya mewujudkan pemerintahan bersih untuk menyingkir.

    “Yang bersama-sama ayok (wujudkan pemerintahan bersih). Yang tidak mau bersama saya, minggir!,” ungkapnya. (selfi/fajar)

  • Bayang-bayang Jokowi di Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto

    Bayang-bayang Jokowi di Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto

    Bisnis.com, JAKARTA – Tepat dua minggu rakyat Indonesia memiliki pemimpin baru, yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Pelantikan Jenderal Purnawirawan TNI itu pada Minggu, 20 Oktober 2024 menandakan berakhirnya rezim Joko Wododo (Jokowi) selama satu dekade menjadi orang nomor satu di RI.

    Sore hari setelah pelantikan, Prabowo turun langsung memimpin jalannya upacara Pelepasan Presiden ke-7 RI tersebut di Istana Merdeka, Jakarta. Setelah prosesi selesai, Prabowo ikut mengantar Jokowi pulang kampung ke Solo.

    Dengan mengendarai mobil Maung Garuda buatan PT Pindad, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menemani Jokowi dan Iriana menuju bandara Halim Perdanakusumah untuk ‘mudik’ ke Solo untuk menikmati masa purnatugas.

    Sesaat sebelum memasuki pesawat TNI AU, Jokowi memberikan pesan kepada Prabowo yang saat itu berdiri di sebelahnya. Dia mengingatkan bahwa menjadi pemimpin Indonesia merupakan tugas yang besar.

    “Ini tugas negara yang besar dengan seluruh keinginan-keinginan besar, cita-cita masyarakat yang sangat banyak sekali. Tidak semua bisa kami kerjakan. Oleh sebab itu, saya sampaikan kepada Bapak Presiden, saya serahkan seutuhnya impian, harapan, cita-cita besar dari 280 juta rakyat Indonesia kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Jokowi di bandara Halim Perdanakusuma, Minggu (20/10/2024).

    Meskipun sudah berpamitan dan pulang kampung ke Solo, ‘bayang-bayang’ Jokowi ternyata masih terasa di Istana. Prabowo, yang didampingi Wapres Gibran Rakabuming dan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, mendadak memanggil tokoh-tokoh untuk datang ke Istana Kepresidenan pada Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB.

    Baru beberapa jam setelah dilantik sebagai Presiden ke-8 RI, Prabowo sudah tak sabar untuk mengumumkan nama-nama menteri yang akan membantunya di Kabinet Merah Putih. Di momen itulah, ‘bayang-bayang’ Jokowi seakan ‘bereinkarnasi’ menjadi menteri-menteri yang dipanggil Prabowo.

    ‘Kabinet Seken’

    Dari total 48 menteri di Kabinet Merah Putih, sebanyak 17 menteri diantaranya merupakan ‘pembantu’ di rezim pemerintahan Jokowi. Sisanya berasal dari petinggi partai politik, pengusaha, profesional, hingga akademisi.

    Wajah-wajah yang familier seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Mendagri Tito Karnavian, hingga ‘tangan kanan Jokowi’ Pratikno, muncul lagi di Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.

    Pimpinan di institusi penegak hukum seperti Polri, Kejaksaan Agung, hingga TNI masih sama seperti sebelumnya. Prabowo masih mempertahankan Listyo Sigit sebagai Kapolri, ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung, dan Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI.

    Menteri Kabinet Merah Putih. Dok Setpres RIPerbesar

    Meski banyak menteri dan petinggi yang muncul lagi, bayang-bayang Jokowi di rezim Prabowo paling jelas terlihat pada sosok Gibran Rakabuming Raka, sebagai putra sulung dirinya dan Iriana.

    Indonesia tercatat telah menggelar lima kali Pemilihan Umum (Pemilu) serta Pemilihan Presiden (Pilpres) secara langsung usai runtuhnya rezim Orde Baru dan berganti menjadi masa Reformasi. Namun, gaung keberlanjutan antara dua sosok pemimpin baru terjadi di era Jokowi dan Prabowo.

    Rektor Universitas Paramadina dan Ekonom Senior Indef Didik J. Rachbini mengatakan Prabowo Subianto memang resmi menjabat sebagai Presiden RI 2024-2029. Namun, pemerintahan Prabowo masih dibayangi rezim Presiden ke-7 Jokowi lantaran banyaknya jumlah menteri Kabinet Indonesia Maju yang hadir kembali.

    “Meskipun sudah tidak menjabat lagi sebagai Presiden, Jokowi terlihat masih memiliki ‘tangan’ yang kuat untuk mendominasi kekuasaan di era pemerintahan Prabowo. Representasi itu muncul lewat Gibran dan menteri-menteri yang menjabat lagi,” ujar Didik ketika dihubungi Bisnis, Jumat (1/11/2024).

    Di akhir masa jabatan sebagai Presiden RI, lanjutnya, Jokowi menjadi sorotan lantaran menabrak konstitusi demi mengajukan Gibran sebagai Cawapres Prabowo di Pilpres 2024.

    Didik juga melayangkan kritik soal sikap Jokowi yang kerap kali memegang kendali aparat penegak hukum, seperti Kejaksaan Agung serta mendorong pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat periode kedua pemerintahannya.

    Dia pun mengingatkan dampak terhadap jalannya pemerintahan atau kabinet jika Prabowo tidak tegas terkait peran Jokowi ke depan.

    “Menurut saya, hal itu [campur tangan Jokowi] tidak bisa dibiarkan lantaran akan ada dualisme dalam pemerintahan Prabowo. Presiden yang sudah selesai menjabat ya seharusnya tidak perlu ngomong apa-apa lagi,” ucapnya.

    Didik memberi contoh prosesi pergantian kepemimpinan di Amerika Serikat (AS). Sebagai negara yang menjunjung demokrasi, Presiden yang dipilih oleh rakyat lewat Pilpres memiliki kuasa penuh untuk menjalankan pemerintahan. Sementara itu, Presiden yang baru saja lengser tidak bisa ikut campur atau ‘cawe-cawe’.

    Hal itu terjadi saat transisi dari Presiden AS Barack Obama ke Donald Trump. Seperti diketahui, Obama langsung pensiun usai menyerahkan tongkat estafe kepada Donald Trump yang menjadi pemenang Pilpres AS 2017.

    “Lihat saja Presiden Amerika Serikat, semua pemimpin yang tidak lagi menjabat tidak boleh berbicara apa-apa soal ekonomi dan politik. Prabowo harus tegas, jangan sampai ada tendensi Presiden ‘satu seperempat’ di pemerintahan,” kata Didik. 

  • Wapres Gibran kunjungi Benteng Van Den Bosch di Ngawi

    Wapres Gibran kunjungi Benteng Van Den Bosch di Ngawi

    Tadi Pak Wapres meninjau beberapa bangunan. Beliau juga konsen dengan Kementerian Kebudayaan serta menanyakan sejak kapan masyarakat bisa masuk menikmati dan harga tiket berapa,Ngawi (ANTARA) – Wakil Presiden RI (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Benteng Van Den Bosch atau dikenal sebagai Benteng Pendem Ngawi di Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu.

    Gibran berkunjung di tempat wisata “heritage” itu dengan didampingi Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dan jajaran Forkopimda Jatim serta Pjs Bupati Ngawi Tiat S. Suwardi dan jajaran Forkopimda Ngawi.

    Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan, kunjungan Wapres Gibran ke Benteng Pendem Ngawi untuk meninjau bangunan bersejarah tersebut usai dilakukan renovasi agar dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

    “Tadi Pak Wapres meninjau beberapa bangunan. Beliau juga konsen dengan Kementerian Kebudayaan serta menanyakan sejak kapan masyarakat bisa masuk menikmati dan harga tiket berapa,” ujar Adhy Karyono.

    Adapun pemerintah di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah melakukan revitalisasi Benteng Pendem Ngawi yang masuk dalam turunan proyek strategis nasional untuk menjadi salah satu destinasi wisata berskala nasional dan internasional. Revitalisasi Benteng Pendem Ngawi menggunakan anggaran Kementerian PUPR senilai Rp113,7 miliar.

    Setelah direnovasi, Benteng Pendem Ngawi sedianya akan diresmikan oleh Presiden RI ke-7 Joko Widodo, namun belum terealisasi.

    Saat ini Benteng Pendem Ngawi sudah menjadi cagar budaya dan dibuka sebagai lokasi wisata untuk umum dengan harga tiket Rp10 ribu per orang.

    Pengelolaan Benteng Pendem Ngawi masih dalam proses hibah dari TNI AD ke Pemerintah Kabupaten Ngawi karena sebelumnya bekas bangunan benteng tersebut digunakan untuk salah satu markas TNI AD.

    Sementara, di sela berkeliling meninjau bangunan benteng, Wapres Gibran juga membagikan susu kepada para siswa SD yang menyambut maupun para pengunjung Benteng Van Den Bosch.

    Gibran juga membagikan tas berisi peralatan sekolah seperti buku tulis, crayon, serta kotak makan dan tempat minum.

    Tak lupa, dalam kunjungan singkat itu Gibran juga berfoto bersama para siswa dan sejumlah pengunjung Benteng Pendem Ngawi serta membagikan sejumlah kaos.

    Pewarta: Louis Rika Stevani
    Editor: Abdul Hakim Muhiddin
    Copyright © ANTARA 2024

  • Ridwan Kamil Bantah Pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi Buntut Elektabilitas Turun
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 November 2024

    Ridwan Kamil Bantah Pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi Buntut Elektabilitas Turun Megapolitan 3 November 2024

    Ridwan Kamil Bantah Pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi Buntut Elektabilitas Turun
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Calon gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil menepis spekulasi yang menyebut bahwa pertemuannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo disebabkan karena elektabilitasnya turun. 
    Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengeklaim, tingkat elektoralnya masih lebih tinggi dibandingkan calon gubernur Jakarta nomor urut 3 pesaingnya, Pramono Anung.
    “Tidak, elektabilitas saya kan lebih tinggi dari Mas Pram (Pramono Anung). Tidak ada masalah,” ujar Ridwan kepada
    Kompas.com
    di Telaga Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2024).
    Menurut Ridwan, pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi merupakan sinyal kuat bahwa dirinya didukung oleh dua elite politik tersebut.
    Kesediaan Prabowo dan Jokowi meluangkan waktu untuk bertemu, bahkan mempublikasikan momen pertemuan tersebut di media sosial, kata Ridwan, menjadi bukti dukungan keduanya.
    “Pertemuan itu artinya, dua presiden itu mendukung pasangan Rido (Ridwan Kamil-Suswono). Udah itu aja, jangan ditafsir macam-macam. Kalau tidak mendukung, ngapain diterima, diberi waktu eksklusif. Ngapain di-
    posting
    di IG-nya masing-masing,” ujarnya.
    Ridwan pun mengingatkan agar pihak-pihak lain tidak mengeklaim dukungan dari Prabowo dan Jokowi tanpa dasar.
    “Itu menunjukkan secara tersirat, dua presiden itu mendukung, ya kira-kira begitu. Kenapa? Untuk menutupi seolah-olah ada klaim dari yang lain-lain, bahwa yang didukung adalah yang lain-lain gitu. Makanya saya balikin, jangan suka ngeklaim,” ungkap dia.
    Sebelumnya, momen kebersamaan Ridwan Kamil dan Prabowo terekam dalam video yang diunggah Ridwan di akun Instagram resminya @ridwankamil, Kamis (31/10/2024).
    Dalam keterangannya, Ridwan mengaku diajak makan malam oleh Prabowo dan berdiskusi banyak hal, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
    Bukan hanya Ridwan, momen makan malam itu juga diunggah Prabowo di akun Instagram pribadinya, @prabowo.
    Sehari setelahnya atau Jumat (1/11/2024), Ridwan mengunggah momen pertemuannya dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah.
    Dalam pertemuan itu, Ridwan mengaku diberi nasihat dan gagasan-gagasan untuk membangun Jakarta.
    Sama seperti Prabowo, Jokowi juga mempublikasikan kebersamaannya dengan Ridwan di Instagram resminya, @jokowi.
    Seperti diketahui, ada tiga calon gubernur dan wakil gubernur yang akan berkompetisi pada Pilkada Jakarta 2024.
    Ketiganya yakni, pasangan nomor urut 1 yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Ridwan Kamil-Suswono. Nomor urut 2, calon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
    Sementara, nomor urut 3 ada pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan, Pramono Anung dan Rano Karno.
    Adapun masa kampanye Pilkada 2024 resmi dimulai pada 25 September 2024. Kampanye akan berlangsung hingga 23 November 2024.
    Sementara, hari pemungutan suara akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada 27 November 2024.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.