Tag: joko widodo

  • Kala Prabowo Pasang Badan untuk Jokowi: Dulu Disanjung, tetapi Kini Dicari-cari Kesalahannya

    Kala Prabowo Pasang Badan untuk Jokowi: Dulu Disanjung, tetapi Kini Dicari-cari Kesalahannya

    Kala Prabowo Pasang Badan untuk Jokowi: Dulu Disanjung, tetapi Kini Dicari-cari Kesalahannya
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden Prabowo Subianto terlihat memasang badan untuk Presiden ke-7 Joko Widodo saat meresmikan pabrik petrokimia Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025).
    Kepala Negara mengaku mulai menyoroti budaya mengejek pemimpin yang dianggapnya tidak baik.
    Pemimpin itu seolah dicari-cari kesalahannya, sementara sempat disanjung-sanjung saat memimpin.
    “Saya lihat kok ada mulai budaya yang tidak baik. Pemimpin dikuyu-kuyu, dicari-cari. Pada saat berkuasa disanjung-sanjung, ini budaya apa?” tanya Prabowo dalam acara tersebut, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis.
    Ia meminta budaya ini diubah. Alih-alih mengejek, Prabowo mengajak semua pihak untuk saling menghormati.
    Bagaimana pun, kata dia, Jokowi telah memimpin Indonesia selama 10 tahun lamanya.
    Tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi selama 10 tahun terakhir pun berada pada tingkat yang baik.
    “Inflasi di bawah beliau cukup bagus, pertumbuhan bagus, ya kan?
    Come on.
    Harus kita… yang bener lah, yang jujur lah, ya kan? Ngono ya ngono. Pak Andra Soni gimana itu bahasa Banten? Ngono ya ngono,” ucap Prabowo.
    Lebih lanjut, Prabowo menyatakan, dirinya dengan Presiden ke-7
    Joko Widodo
    memiliki hubungan baik.
    Namun, bukan berarti dirinya takut dan masih dikendalikan oleh Jokowi.
    “Saya bukan Prabowo takut sama Jokowi, Prabowo masih dikendalikan sama Jokowi, nggak ada itu,” jelasnya.
    Ia menyampaikan, Jokowi tidak pernah menitipkan apa pun kepadanya.
    Dia juga mempertanyakan, untuk apa takut dengan Jokowi mengingat keduanya berteman baik.
    “Pak Jokowi itu ndak pernah nitip apa-apa sama saya, ya saya harus katakan sebenarnya. Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, nggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Aku hopeng sama beliau kok takut, ya kan?” tandasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Diserang Bertubi-tubi, PSI: Kekuatan Pak Jokowi Bersumber dari Masyarakat Akar Rumput

    Diserang Bertubi-tubi, PSI: Kekuatan Pak Jokowi Bersumber dari Masyarakat Akar Rumput

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Di tengah ramainya perdebatan publik soal proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh), Jubir PSI, Dian Sandi Utama, menegaskan posisi partainya akan selalu membela Presiden ke-7, Jokowi.

    Dikatakan Dian, kekuatan politik Jokowi tidak lahir dari elit, melainkan dari dukungan masyarakat bawah yang selama ini menjadi basis loyalitasnya.

    “Kekuatan Pak Jokowi bersumber dari masyarakat akar rumput, mayoritas anak desa seperti saya,” ujar Dian di X @DianSandiU, Kamis (6/11/2025).

    Ia menegaskan, berbagai hinaan atau serangan bertubi-tubi yang dialamatkan kepada Jokowi tidak akan berpengaruh.

    Alasannya cukup masuk akal, karena masyarakat desa memahami dengan cara berpikir yang berbeda dari kalangan elit perkotaan.

    “Kalian hina seperti apa saja, itu tidak berpengaruh. Kalian tidak bisa mengerti cara berpikir orang desa,” tegasnya.

    Terkait isu yang menyeret Presiden Prabowo Subianto sebagai pihak yang kini harus menanggung beban utang proyek Kereta Cepat, Dian meminta publik tidak mengaitkannya dengan tuduhan pelindungan terhadap Jokowi.

    “Beneran mau buka-bukaan proyek bermasalah yang dilanjutkan dan diselesaikan Pak Jokowi?,” timpalnya.

    Dian bilang, pernyataan Prabowo yang meminta masyarakat tidak lagi mempermasalahkan polemik Whoosh bukan berarti bentuk pembelaan terhadap Jokowi.

    “Pak Prabowo menyampaikan jangan dipermasalahkan lagi, karena memang tidak menemukan ada masalah, bukan melindungi,” kuncinya.

    Sebelumnya, Prabowo Subianto meminta agar persoalan pembayaran utang proyek Kereta Cepat tidak dibawa ke ranah politik.

  • Prabowo tegaskan tidak di bawah kendali Jokowi dalam menakhodai negara

    Prabowo tegaskan tidak di bawah kendali Jokowi dalam menakhodai negara

    ANTARA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya tidak pernah berada di bawah kendali Presiden RI ke-7 Joko Widodo, dalam menjalankan berbagai kebijakan pemerintah. Di sisi lain, Kepala Negara pun menilai saat ini budaya politik yang tidak sehat juga mulai tumbuh, salah satunya ketika seorang pemimpin dipuji saat masih berkuasa namun direndahkan saat lengser. (Pradanna Putra Tampi/Andi Bagasela/Roy Rosa Bachtiar)

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ada Potensi Konflik Suksesi Penguasa Keraton Solo, Jokowi Emoh Cawe-Cawe

    Ada Potensi Konflik Suksesi Penguasa Keraton Solo, Jokowi Emoh Cawe-Cawe

    Liputan6.com, Solo – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi, merespons terkait munculnya potensi konflik suksesi penguasa di Keraton Kasunanan Surakarta sepeninggal Sinuhun Pakubuwono XIII yang wafat pada Minggu (2/11/2025) silam. Jokowi menegaskan bahwa mekanisme suksesi tersebut merupakan urusan internal pihak keraton.

    “Ya, ini masalah internal keraton. Kita menghargai keluarga besar keraton dan juga adat istiadat yang ada, saya kita itu,” kata Jokowi kepada wartawan di kediaman pribadinya, Kamis (6/11/2025).

    Menanggapi munculnya kabar perpecahan di tubuh Keraton Kasunanan Solo pasca wafatnya Raja Sinuhun Pakubuwono XIII, mantan Wali Kota Solo itu kembali menekankan persoalan tersebut merupakan urusan di kalangan kerabat keraton.

    Namun, ia berpesan agar kepada semua pihak untuk tetap menjaga kerukunan.

    “Itu, sekali lagi urusan internal keraton. Yang paling penting, kita semua bisa menjaga kerukunan dan masalahnya bisa terselesaikan,” harap Jokowi.

    Seperti diketahui saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, Jokowi pernah menjadi mediator untuk meredam dualisme kepemimpinan antara kubu Pakubuwono XIII Hangabehi dan Pakubuwono XIII Tedjowulan setelah wafatnya ayah mereka, Sinuhun Pakubuwono XII pada 2004. Saat itu Jokowi menemukan kedua kubu di Balai Kota Solo saat itu.

    Hanya dalam persoalan konflik yang terjadi setelah Sinuhun Pakubuwono XIII mangkat pada Minggu (2/11/2025), Jokowi menyerahkan permalasahan tersebut kepada pemerintah.

    “Itu nanti pemerintah (yang mempertemukan),” ujarnya.

    Sebagai orang yang mengenal dekat dengan mendiang Raja Paku Buwono XIII, Jokowi mengenang bahwa sang raja tersebut sebagai sosok yang arif.

    “Beliau sosok yang sangat bijaksana,” kata Jokowi.

    Pasca wafatnya Pakubuwono XIII, seperti diketahui putra bungsunya KGPH Purboyo yang juga putra mahkota mendeklarasikan diri sebagai Raja Pakubuwono XIV, sebelum jenazah yang ayah tercinta diberangkatkan menuju pemakaman raja-raja di Pajimatan Imogiri.

    Sedangkan Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta, Kanjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan yang merupakan paman Purboyo juga menyatakan sebagai ad interim Raja Keraton Solo.

    Jokowi diketahui memiliki hubungan dekat dengan Keraton Kasunanan Surakarta. Semasa menjabat sebagai Wali Kota Solo, ia pernah berperan sebagai mediator untuk meredam dualisme kepemimpinan yang terjadi setelah wafatnya PB XII pada 2004.

    Namun, ketika disinggung apakah dirinya akan kembali berperan seperti masa lalu, Jokowi menegaskan bahwa hal tersebut kini menjadi kewenangan pemerintah pusat.

    “Nah, itu nanti pemerintah,” tuturnya.

     

     

  • Resmikan Pabrik Lotte Chemical, Ini Pidato Lengkap Prabowo

    Resmikan Pabrik Lotte Chemical, Ini Pidato Lengkap Prabowo

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025).

    Dalam sambutannya, Kepala negara menekankan pentingnya menghormati jasa para pemimpin terdahulu, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yang disebutnya berperan besar dalam memulai proyek kerja sama industri petrokimia dengan Korea Selatan. 

    Prabowo menyebut, kehadiran Jokowi dalam acara peresmian pabrik itu sejatinya penting karena proyek bernilai US$ 3,9 miliar atau sekitar Rp 62,4 triliun itu dimulai pada masa pemerintahan Jokowi.

    Prabowo menyampaikan rasa kagumnya terhadap bangsa Korea Selatan yang berhasil bangkit dari kehancuran perang menjadi negara industri maju berkat kerja keras, disiplin, dan kepemimpinan yang bersih. Dia mencontohkan tokoh idolanya, Presiden Park Chung Hee, yang menurutnya menjadi simbol integritas dan dedikasi dalam membangun ekonomi Korea.

    Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti pentingnya investasi asing seperti proyek Lotte Chemical Indonesia yang bernilai sekitar Rp65 triliun. Dia meminta semua pihak menjaga keamanan dan kenyamanan para investor agar mereka merasa dihargai dan percaya berinvestasi di Indonesia.

    Prabowo menekankan bahwa kemajuan bangsa harus dibangun di atas kepercayaan (trust), penegakan hukum, serta sikap adil dan konsisten. Ia mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak malu meniru hal-hal baik dari bangsa lain seperti Korea yang mampu maju dengan sumber daya terbatas.

    Berikut Isi Pidato Presiden Prabowo saat meresmikan Pabrik Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Kamis (6/11/2025):

    Seharusnya atau kemarin saya juga mengundang atau saya minta diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi), Presiden Ke-7 RI karena bagaimanapun ini salah satu prestasi beliau, ini dimulai di zaman beliau dan juga hasil kesepakatan, hasil lobi beliau dengan pimpinan Korea Selatan, jadi sepantasnya beliau ke sini hanya beliau minta maaf dan beliau telefon saya beliau belum bisa hadir dan saya juga sampaikan kita maklumi, tetapi bagaimanapun saya ingatkan generasi penerus, saya ingatkan masyarakat Indonesia, marilah kita pandai-pandai menghormati jasa-jasa semua tokoh, jasa-jasa semua pemimpin.

    Pemimpin itu manusia, apakah pemimpin maha paripurna? Ya tidak. Pemimpin pasti ada kekurangan tetapi pada esensinya marilah kita punya rasa keadilan di hati kita, marilah kita menjadi manusia yang jernih, marilah kita menghormati orang tua, menghormati semua yang berjasa, tradisi kita, budaya kita, bangsa kita, kita punya budaya yaitu saya kira di semua suku ada istilahnya dalam bahasa jawa itu mikul dhuwur mendem jero.

    Kepada keluarga kita. Hal yang baik kita angkat setinggi-tingginya kalau ada kekurangan ya kita pendam, kita perbaiki, tetapi janganlah kita teruskan budaya hujat menghujat, ejek mengejek, kita harus kerja keras.

    Saudara-saudara, saya terima kasih kepada Chairman dari Lotte Group dan seluruh unsur dari Lotte Group kemudian juga dari pemimpin-pemimpin Korea, saya termasuk yang kagum sama bangsa Korea, saya kagum dengan budaya mereka, saya kagum dengan kerja keras mereka, mereka bangsa yang kerja keras, mereka bangsa yang mampu mendirikan suatu bangsa modern dari puing-puing perang, dari kancah peperangan.

    Korea adalah bangsa yang sangat sering diinvasi oleh bangsa lain, mereka juga sama dengan kita pernah dijajah, tetapi mereka tegar, teguh, disiplin, mungkin dari sumber alam mereka tidak begitu banyak hanya sumber daya manusianya, pemimpin-pemimpinnya tangguh.

    Kenapa saya sampaikan ini? Karena saya punya pengalaman baik. Banyak pengalaman dengan pihak Korea, waktu saya di tentara, saya dibantu pelatih-pelatih dari Korea, mereka sangat keras, melatih dari depan, jadi mereka itu saya ingat salah satu pelatih dari Korea itu, dia dari Korea, dia pelatih judo, melatih tim saya di Koppasus dulu, menjelang hari natal saya panggil dia.

    Saya bilang, ‘Professor, ini besok adalah hari natal. Saya minta para anggota diliburkan.’ Dia bilang, ‘tidak bisa, jenderal harus latihan,’.

    ‘Lho, ini hari natal, besok hari natal,’

    ‘Tidak ada masalah Jenderal. Saya juga orang Kristen,’

    Jadi professor itu orang Kristen, ‘Tidak ada masalah Jenderal. Saya juga orang Kristen. Kita nanti ke gereja jam 10.00, kita kebaktian Misa, nanti jam 13.00 latihan lagi, training,’

    Saya lihat dia, hebat juga orang ini, habis itu beberapa minggu kemudian. Lebaran, idul fitri, saya panggil dia lagi.

    ‘Professor, besok hari besar untuk umat Islam, harus libur,’

    ‘Jendral saya sudah tanya, kepada ahli-ahli agama, yang wajib itu idul fitri itu sembayang solat berjamaah di masjid jam 07.00 pagi,’

    Dia tau itu peraturannya jam 07.00 WS, sesudah itu training, latihan. Habis itu dia tanya ‘Jenderal, jenderal mau tim jenderal juara atau tidak? Kalau mau juara tidak ada jalan lain, harus latihan. Hanya ada satu rumus untuk menang, rumusnya tiga. Nomor satu latihan, training, kedua latihan trainging, nomor tiga latihan, training’

    Nah, ini, ini pengalaman saya dengan orang-orang korea, jadi orang Korea ini bangsa yang tangguh. Bangsa yang tangguh. Jadi, kalau negosiasi sama orang Korea tidak gampang, jadi boleh juga kalau orang Korea kita kirim orang Papua. Jadi, mereka bangsa yang tangguh.

    Saya salah satu idola saya, yang saya contoh adalah Jenderal Park Chung Hee, Presiden Korea Selatan yang mimpin pembangunan industrilialisasi Korea, ya mungkin ini tidak boleh, karena dia tentara, tetapi kau tanya orang Korea semua, dia banyak jasanya dalam pembangunan ekonomi Korea dan yang saya kagum dari dia dan semua orang Korea mengakui dia memang orang yang bersih, orang yang tidak korup, orang yang membangun budaya korea yang baik, jadi itu salah satu contoh saya. Saya ingin jadi seperti itu. Walaupun pensiun, tetapi tetap saya punya kehormatan dan kebanggaan sebagai seorang jenderal.

     

    Presiden Prabowo berpidato saat peresmian pabrik Lotte Chemical Indonesia

     

    Kalau sekarang saya dipercaya, saya ingin mimpin pemerintah yang bersih, pemerintah yang tidak korup dan saya terima kasih, pembantu-pembantu saya ini bekerja dengan baik dan mereka juga ingin meneruskan, ingin memberi contoh ke generasi penerus pemerintah yang bersih dan tidak korup sehingga kita bisa melaksanakan pembangunan besar-besaran, antara lain kita perlu mendapat kepercayaan dari bangsa-bangsa lain, dari perusahaan lain.

    Contoh hari ini Lotte, Lotte perusahaan terbesar di dunia, mungkin. Asetnya US$100 miliar dan mereka investasi di kita Rp65 trilliun jadi saya sampaikan di sini bahwa ini contoh dan ini saya kenapa tadi ingatkan saya minta pak jokowi diundang karena saya lihat kok ada mulai budaya yang tidak baik. Pemimpin dikuyu-kuyu, dicari-cari. Pada saat berkuasa disanjung-sanjung, ini budaya apa? Ini harus kita rubah. Saya bukan Prabowo takut sama jokowi prabowo masih dikendalikan sama Jokowi, nggak ada itu.

    Pak jokowi itu tidak pernah nitip apa-apa sama saya, ya saya harus katakan sebenarnya. Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, enggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Aku hopeng sama beliau kok takut, ya kan?

    Sudahlah saudara-saudara, beliau memimpin 10 tahun dan diakui dunia bagaimanapun. Inflasi di bawah beliau cukup bagus, pertumbuhan bagus, ya kan? come on. Harus kita… Yang bener lah, yang jujur lah, ya kan? Ngono ya ngono. Pak Andra Soni bagaimana itu bahasa banten? Ngono ya ngono. Ya ojo ngono, Banten sama ada bahasa sama ya, Banten sama Banyumas ada persamaan ya?

    Ya saudara-saudara ini prestasi hari ini terima kasih, saya bangga intinya itu yang ingin saya sampaikan. Kita harus dukung investasi asing, mari kita memberi manfaat bersama. Kehormatan kita adalah mitra siapa pun. Apalagi mitra dari luar, datang ke kita, investasi uang mereka, yang mereka cari dengan susah payah puluhan tahun mereka percaya sama kita.

    Di sini mereka memberi manfaat pada kita, kita harus amankan, kita harus jaga, mereka supaya di sini, nyaman, mereka di sini, kita terima dengan hati dan tangan terbuka, dan tidak boleh ada unsur-unsur yang mengganggu. Kita saling menghormati dan memberi kebaikan.

    Dengan demikian kita akan cepat lompat tingkat yang lebih baik semua didasarkan kepercayaan, atas trust, kepercayaan, kalau kita konsisten dengan kebenaran ketertiban keadilan fair, tegakkan hukum. Harus ada the rule of law ini menimbulkan trust dari mana saja, dengan trust bangsa seperti kita, bangsa yang terbuka, bangsa yang perlu perdagangan, bangsa yang perlu hubungan baik dengan semua pihak, kita akan cepet menuju kemakmuran, kita contoh apa yang mereka lakukan, enggak usah malu-malu orang berbuat yang baik ya kita contoh yang baik.

    Korea, sumber daya alam terbatas, dia punya musim dingin yang sangat dingin, korea sometimes very cool for me, saya baru pulang dari KTT APEC, the APEC conference di kota Gyeongju sangat dingin, jadi engga bisa di situ santai-santai, saya engga lihat orang Korea sarungan kedinginan,

    Saudara-saudara terima kasih, baik sekali ini saya punya Seskab (Sekretaris Kabinet) selalu menyiapkan pidato yang bagus-bagus. Ada 17 paragraf kalau saya baca gimana? Saya baru di paragraf ketiga, ini ada lagi dunia hadapi tantangan besar geopolitik, bagiamana? Sudah ya, cukup ya? Tapi terimakasih saya bangga di sini dan ini suatu kehormatan.

    Terima kasih chairman of lotte, leaders of lotte, Terimakasih. Moga saudara di sini berhasil, kita wajib mengamankan, kita wajib menjaga semuanya, karena ini membawa manfaat yang besar bagi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

    Dan juga hari ini hari baik, hari yang baik saya lihat tadi tanggalnya 6 november 2025, jalau 6 kalau November kan bulan 11, 6 tambah 11 (satu satu) kan 2. 6 sama 2 berapa? 8. 2025 berapa? 2,2,5 = 9. 8 sama 9? 17, 1 sama 7 = 8

    Jadi ini hari baik karena angka 8 itu angka keberuntungan bagi saya. So thank you very much undang saya pada hari ini. Jadi pas sekali berarti saya yang beruntung, pak Jokowi yang capek-capek merintis, aku yang meresmikan. Itu namanya takdir, tetapi karena saya takut kualat, aku undang beliau, dan saya hormati beliau dan saya tidak ada masalah, saya hormati semua pemimpin yang baik, saya hormati semua pendahulu saya

     

    Wassalamualaikum.

    Kamsahamnida

  • Prabowo: Pak Jokowi Itu Gak Pernah Titip Apa-apa sama Saya

    Prabowo: Pak Jokowi Itu Gak Pernah Titip Apa-apa sama Saya

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menepis anggapan bahwa dirinya masih berada di bawah pengaruh Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi. Dia menilai, hubungan keduanya justru dilandasi rasa saling menghormati dan persahabatan yang baik.

    “Pak Jokowi itu ndak pernah nitip apa-apa sama saya, ya saya harus katakan sebenarnya. Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, enggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Aku hopeng sama beliau kok takut, ya kan?” kata Prabowo saat meresmikan Pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Kamis (6/11/2025).

    Prabowo menegaskan bahwa kepemimpinan Jokowi selama sepuluh tahun patut diakui karena berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional.

    “Sudahlah saudara-saudara, beliau memimpin 10 tahun diakui dunia bagaimanapun. Inflasi di bawah beliau cukup bagus, pertumbuhan bagus, ya kan? Come on. Harus kita… yang bener lah, yang jujur lah, ya kan? Ngono ya ngono. Pak Andra Soni gimana itu bahasa Banten? Ngono ya ngono,” ujar Prabowo disambut tawa hadirin.

    Pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) merupakan investasi petrokimia terbesar di Asia Tenggara dan menjadi kompleks Naphtha Cracker pertama di Indonesia dalam tiga dekade terakhir.

    “Jadi ini hari baik karena angka 8 itu angka keberuntungan bagi saya. So thank you very much undang saya pada hari ini. Jadi pas sekali berarti saya yang beruntung. Pak Jokowi yang capek-capek merintis, aku yang meresmikan. Itu namanya takdir, tetapi karena saya takut kualat, aku undang beliau, dan saya hormati beliau dan saya tidak ada masalah, saya hormati semua pemimpin yang baik, saya hormati semua pendahulu saya,” ujar Prabowo disambut meriah oleh hadirin yang ada di lokasi. 

    Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menegaskan pentingnya menghormati jasa para pemimpin bangsa, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

    Kepala negara menyebut bahwa proyek besar di sektor petrokimia itu merupakan salah satu prestasi yang dimulai pada era pemerintahan Jokowi. Dia pun menilai, kehadiran Jokowi dalam acara peresmian sejatinya sangat pantas, meski akhirnya berhalangan hadir.

    “Bagaimanapun ini salah satu prestasi beliau, ini dimulai di zaman beliau dan juga hasil kesepakatan, hasil lobi beliau dengan pimpinan Korea Selatan, jadi sepantasnya beliau ke sini hanya beliau minta maaf dan beliau telepon saya beliau belum bisa hadir dan saya juga sampaikan kita maklumi,” kata Prabowo.

    Presiden Ke-8 RI itu kemudian mengingatkan masyarakat agar senantiasa menghargai jasa semua tokoh dan pemimpin yang telah berkontribusi bagi bangsa.

    “Tetapi bagaimanapun saya ingatkan generasi penerus, saya ingatkan masyarakat Indonesia, marilah kita pandai-pandai menghormati jasa-jasa semua tokoh, jasa-jasa semua pemimpin,” ucapnya.

    Dalam bagian lain pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa seorang pemimpin adalah manusia biasa yang tak luput dari kekurangan. Dia mengajak masyarakat untuk memiliki rasa keadilan dan kejernihan hati dalam menilai seorang tokoh.

    “Pemimpin itu manusia, apakah pemimpin maha paripurna? Ya tidak. Pemimpin pasti ada kekurangan tetapi pada esensinya marilah kita punya rasa keadilan di hati kita, marilah kita menjadi manusia yang jernih, marilah kita menghormati orang tua, menghormati semua yang berjasa,” ujarnya.

    Orang nomor satu di Indonesia itu pun lalu menjelaskan makna falsafah “mikul dhuwur mendem jero”, yaitu menjunjung tinggi kehormatan dan kebaikan orang lain, sekaligus menutupi kekurangannya.

    “Kepada keluarga kita. Hal yang baik kita angkat setinggi-tingginya kalau ada kekurangan ya kita pendam, kita perbaiki, tetapi janganlah kita teruskan budaya hujat menghujat, ejek mengejek, kita harus kerja keras,” ucapnya.

    Proyek Lotte Chemical Indonesia New Ethylene (LINE) merupakan bagian dari kompleks petrokimia terintegrasi yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Pabrik ini menjadi fasilitas naphtha cracker pertama di Indonesia dalam 30 tahun terakhir dengan nilai investasi mencapai US$3,9 miliar atau sekitar Rp62,4 triliun.  

    Ketika beroperasi penuh, pabrik ini akan memproduksi bahan baku penting industri seperti ethylene, propylene, dan polyethylene dengan total nilai ekonomi mencapai US$2 miliar per tahun, termasuk substitusi impor sebesar US$1,4 miliar dan kontribusi ekspor sebesar US$600 juta.

  • Prabowo Idolakan Tokoh Korsel Jenderal Park Chung Hee, Siapa Dia?

    Prabowo Idolakan Tokoh Korsel Jenderal Park Chung Hee, Siapa Dia?

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekagumannya terhadap sosok Jenderal Park Chung Hee, mantan Presiden Korea Selatan, yang dikenal sebagai arsitek kebangkitan industri Negeri Ginseng. 

    Dalam pidatonya saat meresmikan Pabrik Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025), Prabowo menegaskan tekadnya untuk memimpin pemerintahan yang bersih dan tidak korup, serta meneladani semangat kepemimpinan Park.

    “Saya salah satu idola saya, yang saya contoh adalah Jenderal Park Chung Hee, Presiden Korea Selatan yang memimpin pembangunan industrialisasi Korea, karena dia tentara, tetapi kau tanya orang Korea semua. Dia [Park Chung Hee] banyak jasanya dalam pembangunan ekonomi Korea,” katanya dalam forum tersebut.

    Orang nomor satu di Indonesia itu menaruh rasa kagum terhadap tokoh dari negeri Ginseng tersebut. Bahkan, menurutnya, warga setempat juga mengakui Park Chung Hee memang orang yang bersih dan tidak korup serta berhasil membangun budaya korea yang baik.

    “Jadi itu salah satu contoh saya. Saya ingin jadi seperti itu. Walaupun pensiun, tetapi tetap saya punya kehormatan dan kebanggaan sebagai seorang jenderal,” ujarnya. 

    Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan bahwa dirinya ingin menjalankan amanah rakyat dengan membangun pemerintahan yang transparan dan berintegritas. 

    “Kalau sekarang saya dipercaya, saya ingin mimpin pemerintah yang bersih, pemerintah yang tidak korup dan saya terima kasih, pembantu-pembantu saya ini bekerja dengan baik,” tegasnya. 

    Kepala negara menambahkan bahwa kepercayaan publik dan dunia internasional terhadap Indonesia hanya dapat tumbuh bila pemerintah mampu menunjukkan integritas dan konsistensi dalam tata kelola pemerintahan.

    “Antara lain kita perlu mendapat kepercayaan dari bangsa-bangsa lain, dari perusahaan lain. Contoh hari ini Lotte, Lotte perusahaan terbesar di dunia, mungkin. Asetnya US$100 miliar dan mereka investasi di kita Rp65 triliun,” ucapnya. 

    Oleh sebab itu, Prabowo juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga etika dan budaya menghormati para pemimpin serta tokoh bangsa yang telah berjasa. Termasuk terhadap Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)

    “Jadi saya sampaikan di sini bahwa ini contoh dan ini saya kenapa tadi ingatkan saya minta pak Jokowi diundang karena saya lihat kok ada mulai budaya yang tidak baik. Pemimpin dikuyu-kuyu, dicari-cari. Pada saat berkuasa disanjung-sanjung, ini budaya apa? Ini harus kita ubah,” tandas Prabowo.

    Sekadar informasi, Park Chung-hee adalah mantan jenderal Angkatan Darat Republik Korea dan Presiden Republik Korea Selatan pada periode 1961-1979. Sebagai pemimpin saat itu, Park Chung Hee memulai serangkaian reformasi ekonomi yang akhirnya menghasilkan pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi yang cepat.

    Fenomena itu kini dikenal sebagai Keajaiban di Sungai Han. Hal ini menjadikan Korea Selatan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat pada 1960-an dan 1970-an.

  • Prabowo tegaskan tidak dikendalikan Jokowi dalam pemerintahan

    Prabowo tegaskan tidak dikendalikan Jokowi dalam pemerintahan

    Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berada di bawah kendali Presiden Ke-7 RI Joko Widodo dalam menjalankan berbagai kebijakan pemerintah.

    Dalam agenda peresmian pabrik petrokimia PT Lotte Chamical Indonesia di Cilegon, Banten, Kamis, Kepala Negara sekaligus menepis anggapan bahwa keputusan-keputusan pemerintahannya dipengaruhi Jokowi.

    “Saya bukan Prabowo takut sama Jokowi, Prabowo masih dikendalikan oleh Pak Jokowi, enggak ada itu,” katanya.

    Prabowo mengatakan munculnya narasi bahwa dirinya masih berada di bawah bayang-bayang Jokowi adalah hal yang tidak berdasar.

    Presiden Prabowo mengungkapkan alasannya mengundang Jokowi pada acara tersebut karena menilai mulai tumbuh budaya politik yang tidak sehat, yakni ketika seorang pemimpin dipuji saat masih berkuasa, tetapi kemudian direndahkan setelah lengser.

    “Saya lihat kok ada mulai budaya yang tidak baik, pemimpin diapa ya, dikuyo-kuyo, dicari-cari. Pada saat berkuasa disanjung-sanjung, ini budaya apa? Ini harus kita ubah,” ujar Prabowo.

    Presiden Prabowo mengatakan bahwa selama ini Jokowi tidak pernah menitipkan atau meminta sesuatu kepadanya.

    “Pak Jokowi itu nggak pernah nitip apa-apa sama saya. Ya saya harus katakan yang sebenarnya kan begitu. Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, enggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Aku hopeng (sahabat baik, red) sama beliau, kok takut,” katanya sambil berkelakar.

    Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasinya atas capaian pemerintahan Jokowi selama dua periode, termasuk stabilitas ekonomi dan capaian pertumbuhan.

    “Beliau memimpin 10 tahun, diakui dunia, bagaimanapun kau inflasi di bawah beliau cukup bagus, pertumbuhan bagus, iya kan? Come on harus kita yang benarlah, yang jujurlah,” katanya.

    Pewarta: Andi Firdaus
    Editor: Didik Kusbiantoro
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Barisan Geng Solo Senggol Projo Berubah Haluan ke Prabowo

    Barisan Geng Solo Senggol Projo Berubah Haluan ke Prabowo

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Barisan Geng Solo, Kristian Oni, menanggapi dinamika di tubuh relawan Projo yang disebut-sebut mulai mengalihkan dukungan politiknya ke Presiden Prabowo Subianto.

    Kristian menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mencampuri urusan internal organisasi lain.

    Termasuk arah politik Projo yang kini ramai diperbincangkan publik.

    “Pada dasarnya kami, Barisan Geng Solo, tidak intervensi,” ujar Kristian dalam videonya yang beredar, dikutip pada Kamis (6/11/2025).

    “Karena seperti apa pun keputusan Projo, arah politik Projo, itu adalah persoalan rumah tangga Projo, persoalan internal Projo,” tambahnya.

    Meski demikian, Kristian berharap agar Projo tetap menjadi organisasi relawan yang solid dan tidak terpecah akibat perubahan arah politik.

    “Cuma, saya berharap kita dari Barisan Geng Solo, badan relawan yang baru lahir, kita berharap Projo tetap utuh dan kokoh,” lanjutnya.

    Dikatakan Kristian, arah politik Projo saat ini tampaknya mulai mengikuti garis pidato politik Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi.

    Ia menilai, langkah itu menunjukkan adanya sedikit pergeseran posisi politik dari yang semula berfokus pada sosok Presiden ke-7, Jokowi.

    “Meskipun jujur menurut saya arah politik Projo berujung kepada pidato politik Ketum Projo, Pak Budi Arie. Artinya ke depan Projo akan sedikit bergeser,” Kristian menuturkan.

    “Yang tadinya ikonnya adalah Pak Jokowi, tapi mungkin ada sedikit pergeseran politik,” jelasnya.

    Meski menilai ada pergeseran, Kristian bilang bahwa arah baru Projo tidak sepenuhnya keluar dari visi politik Jokowi.

  • Prabowo Bantah Takut dengan Jokowi: Aku Hopeng Sama Beliau

    Prabowo Bantah Takut dengan Jokowi: Aku Hopeng Sama Beliau

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menghormati jasa para pemimpin bangsa, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

    Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Pabrik Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025).

    Dalam pidatonya, Kepala negara menyebut bahwa proyek besar di sektor petrokimia itu merupakan salah satu prestasi yang dimulai pada era pemerintahan Jokowi. Dia pun menilai, kehadiran Jokowi dalam acara peresmian sejatinya sangat pantas, meski akhirnya berhalangan hadir.

    “Bagaimanapun ini salah satu prestasi beliau, ini dimulai di zaman beliau dan juga hasil kesepakatan, hasil lobi beliau dengan pimpinan Korea Selatan, jadi sepantasnya beliau ke sini hanya beliau minta maaf dan beliau telefon saya beliau belum bisa hadir dan saya juga sampaikan kita maklumi,” kata Prabowo.

    Presiden Ke-8 RI itu kemudian mengingatkan masyarakat agar senantiasa menghargai jasa semua tokoh dan pemimpin yang telah berkontribusi bagi bangsa.

    “Tetapi bagaimanapun saya ingatkan generasi penerus, saya ingatkan masyarakat Indonesia, marilah kita pandai-pandai menghormati jasa-jasa semua tokoh, jasa-jasa semua pemimpin,” ucapnya.

    Dalam bagian lain pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa seorang pemimpin adalah manusia biasa yang tak luput dari kekurangan. Dia mengajak masyarakat untuk memiliki rasa keadilan dan kejernihan hati dalam menilai seorang tokoh.

    “Pemimpin itu manusia, apakah pemimpin maha paripurna? Ya tidak. Pemimpin pasti ada kekurangan tetapi pada esensinya marilah kita punya rasa keadilan di hati kita, marilah kita menjadi manusia yang jernih, marilah kita menghormati orang tua, menghormati semua yang berjasa,” ujarnya.

    Orang nomor satu di Indonesia itu pun lalu menjelaskan makna falsafah “mikul dhuwur mendem jero”, yaitu menjunjung tinggi kehormatan dan kebaikan orang lain, sekaligus menutupi kekurangannya.

    “Kepada keluarga kita. Hal yang baik kita angkat setinggi-tingginya kalau ada kekurangan ya kita pendam, kita perbaiki, tetapi janganlah kita teruskan budaya hujat menghujat, ejek mengejek, kita harus kerja keras,” ucapnya.

    Saya Bukan Takut Sama Jokowi

    Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menepis anggapan bahwa dirinya masih berada di bawah pengaruh Jokowi. Dia menilai, hubungan keduanya justru dilandasi rasa saling menghormati dan persahabatan yang baik.

    “Pak Jokowi itu ndak pernah nitip apa-apa sama saya, ya saya harus katakan sebenarnya. Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, nggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Aku hopeng sama beliau kok takut, ya kan?” lanjutnya. 

    Prabowo menegaskan bahwa kepemimpinan Jokowi selama sepuluh tahun patut diakui karena berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional.

    “Sudahlah saudara-saudara, beliau memimpin 10 tahun diakui dunia bagaimanapun. Inflasi di bawah beliau cukup bagus, pertumbuhan bagus, ya kan? Come on. Harus kita… yang bener lah, yang jujur lah, ya kan? Ngono ya ngono. Pak Andra Soni gimana itu bahasa Banten? Ngono ya ngono,” ujar Prabowo disambut tawa hadirin.