Adu Kuat “Endorsement” Prabowo-Jokowi dan Anies-Ahok pada Pilkada Jakarta…
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com –
Pertarungan pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jakarta nomor urut 1 dan 3,
Ridwan Kamil-Suswono
dan
Pramono Anung-Rano Karno
tampak masih sengit menjelang hari pencoblosan pada Rabu (27/11/2024) mendatang.
Pasalnya, kedua cagub-cawagub tersebut sama-sama mendapatkan
endorsement
dari tokoh-tokoh kunci pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
Seperti diketahui, Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan
endorsement
dari Presiden
Prabowo Subianto
dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (
Jokowi
). Bahkan, Jokowi sudah memberi dukungan secara terbuka kepada Ridwan Kamil di daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2024) malam.
Sementara itu, Pramono-Rano mendapatkan
endorsement
dari dua mantan gubernur Jakarta, yakni
Anies Baswedan
dan Basuki Tjahaja Purnama atau
Ahok
.
Berdasarkan hasil survei Litbang
Kompas
yang dirilis Selasa (5/11/2024), Prabowo berada di urutan pertama sebagai sosok yang paling memengaruhi pemilih dalam
Pilkada Jakarta 2024
.
Sebanyak 49,7 persen responden mengatakan akan memilih cagub-cawagub Pilkada Jakarta yang didukung oleh Prabowo.
Sementara itu, Jokowi berada di urutan kedua sebagai sosok yang paling memengaruhi pemilih pada Pilkada Jakarta 2024, dengan 46,6 persen responden memilih pasangan cagub-cawagub yang didukungnya.
Adapun Anies dan Ahok menempati urutan ketiga dan keempat sebagai sosok yang memengaruhi pemilih pada Pilkada Jakarta 2024.
Sebanyak 44,2 persen responden mengatakan akan memilih cagub-cawagub Pilkada Jakarta yang didukung oleh Anies, sedangkan 39,9 persen akan memilih cagub-cawagub Pilkada Jakarta yang didukung oleh Ahok.
“Artinya, tokoh Jokowi dan Presiden Prabowo serta Anies Baswedan masih berpengaruh dalam menentukan pilihan warga Jakarta,” ujar peneliti Litbang
Kompas
, Bestian Nainggolan, Selasa.
Analisis politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai endorsement Prabowo, Jokowi, Anies, dan Ahok secara politik mampu membangun sentimen kedekatan pemilihnya masing-masing kepada cagub-cawagub yang di-
endorse
.
“Jadi harus diakui dalam banyak hal memang
endorsement
atau apa pun dukungan politik dari elite-elite itu pastinya akan mengonsolidasi dan menggerakkan pemilih loyalnya kepada figur yang didukung,” ungkap Adi kepada
Kompas.com
, Selasa (19/11/2024).
Adi berujar,
endorsement
dari Prabowo dan Jokowi ke Ridwan Kamil-Suswono maupun Anies dan Ahok ke Pramono-Rano sejatinya diharapkan untuk mengonsolidasi pemilih royal mereka agar ikut mendukung calon yang di-
endorse
.
Soal seberapa kuat
endorsement
dari keempat tokoh tersebut pada Pilkada Jakarta, ini harus disertai dengan dukungan terbuka.
“Jadi, dukungan terbuka Jokowi misalnya kepada Ridwan Kamil di Jakarta, itu tentu diharapkan basis-basis pemilih Jokowi, orang-orang yang suka dengan Jokowi, atau yang puas dengan kinerja Jokowi waktu jadi presiden itu arah dukungan politiknya mengarah ke Ridwan Kamil dan Suswono,” kata Adi.
“Termasuk mesin politik, partai politik yang cukup dekat dengan Jokowi ya, seperti PSI salah satunya. Itu akan semakin masif memberikan dukungan politiknya ke Ridwan Kamil,” sambungnya.
Menurut Adi, dukungan terbuka salah satu tokoh ke cagub-cawagub tertentu punya pengaruh yang lebih besar ketimbang hanya sekadar memberikan endorsement.
Karena itu, ia menilai tokoh-tokoh yang sudah meng-
endorse
salah satu cagub-cawagub seharusnya juga ‘turun gunung’ seperti yang dilakukan Jokowi kepada Ridwan Kamil.
“Anies sebetulnya akan jauh lebih ngefek
endorsement
politiknya kalau ikut terjun langsung, berkampanye, dan memberikan dukungan politik secara terbuka kepada Pramono Anung dan Rano Karno. Kalau memang Anies betul mendukung paslon nomor 3 itu,” jelas Adi.
“Menarik kalau kemudian Anies juga turun gunung, berkampanye, meminta pemilihnya untuk mendukung Pramono-Rano. Kalau itu dilakukan, pasti akan berdampak signifikan, tapi kalau dukungan Anies masih samar-samar, hanya melalui foto-foto, atau hanya melalui para jubir, ya tentu penebalan dukungan Anies melalui
endorsement
-nya tidak terlalu penting,” lanjut Adi.
Lebih lanjut, Adi mengungkapkan bahwa ada banyak pemilih yang belum tentu akan memilih calon yang ia sukai sehingga dukungan terbuka tokoh tertentu menjadi sangat penting.
“Pemilih kita sekalipun terkonfirmasi misalnya suka dengan calon tertentu, tapi kalau dia tidak diajak, tidak dikomunikasikan secara langsung, dia bisa pindah ke lain tempat. Intinya, pemilih itu perlu diajak langsung, perlu disentuh hati dan pemikirannya secara langsung,” imbuhnya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: joko widodo
-
/data/photo/2024/11/03/67277b0aa2605.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
10 Adu Kuat "Endorsement" Prabowo-Jokowi dan Anies-Ahok pada Pilkada Jakarta… Megapolitan
-

Jokowi turun lagi di Blora dan Grobogan, gandeng Luthfi dan Gus Yasin
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.
Jokowi turun lagi di Blora dan Grobogan, gandeng Luthfi dan Gus Yasin
Dalam Negeri
Editor: Sigit Kurniawan
Senin, 18 November 2024 – 16:46 WIBElshinta.com – Mantan Presiden RI Joko Widodo kembali turun dalam serangkaian pawai bersama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, di Grobogan dan Blora. Kehadiran mereka disambut hangat ribuan warga yang memadati jalan-jalan utama di kedua kabupaten tersebut.
Jokowi sempat menjelaskan alasan mendukung pasangan nomor urut 2 tersebut. Ia menilai Luthfi dan Gus Yasin memiliki kemampuan melanjutkan program pembangunan di Jawa Tengah, sekaligus bisa bersinergi dengan pemerintah pusat.
“Beliau berdua, saya yakin, bisa melanjutkan apa yang sudah dikerjakan pemerintahan sebelumnya. Saya juga melihat keduanya akan mampu bersinergi erat dengan pemerintahan Bapak Prabowo Subianto,” ujarnya di sela-sela pawai di Grobogan.
Pawai di Grobogan berlangsung meriah. Sejak pagi ribuan warga dari berbagai kalangan memadati rute pawai sejauh 3,5 kilometer. Anak-anak, santri, hingga pedagang kecil antusias menyambut Jokowi, Luthfi, dan Gus Yasin yang lewat dengan kendaraan jeep bak terbuka.
Suasana semakin meriah dengan iringan seni tradisional dan atraksi marching band. Pada kesempatan itu, Jokowi sempat membagi-bagikan kaos kepada warga yang memadati lokasi kampanye.
Setelah Grobogan, Jokowi dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Blora. Namun, sebelum memulai pawai, mereka singgah di Warung Sate Pak Daman di Jalan Gunung Sindoro untuk makan siang.
Jokowi sempat mengajak sekitar 20 anak-anak yang berkerumun di depan warung untuk ikut makan bersama. “Anak-anak, sini duduk dulu,” katanya sambil mengarahkan mereka ke meja.
Ahmad Luthfi juga menyempatkan berbincang dengan seorang anak tuna netra bernama Bandi yang ikut dalam rombongan kecil itu.
Di Blora pawai juga berlangsung meriah. Rombongan Jokowi bersama pasangan calon gubernur Luthfi-Yasin disambut warga yang memadati sisi jalan di pusat kota.
Sumber : Elshinta.Com
-

Kaesang Hadiri Doa Bersama Lintas Agama untuk Korban Erupsi Lewotobi
Kupang: Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menghadiri doa bersama untuk korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Senin malam, 18 November 2024. Doa lintas agama itu digelar di Pantai Lahi Lai Bissi Kopan (LLBK), Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Putra bungsu Joko Widodo itu tiba di lokasi sekitar pukul 19.34 Wita. Dia mengenakan kaus bergambar pasangan calon (paslon) Christian Widodo-Serena Cosgrova Francis yang berlaga dalam Pilwalkot Kupang 2024. Pasangan calon (paslon) nomor urut 5 itu diusung oleh Partai Gerindra dan PSI.
Kehadiran Kaesang itu juga disambut oleh paslon gubernur-wakil gubernur NTT Melki Laka Lena-Johni Asadoma. Sejumlah warga tampak antusias untuk berjabatan tangan dengan politikus yang menjadi ketua umum setelah dua hari bergabung bersama PSI itu.
“Selamat malam untuk kita semua,” kata Kaesang singkat saat menyapa warga dan simpatisan di Pantai LLBK.
Ia kemudian duduk berdampingan dengan Melki Laka Lena, Johni Asadoma, Chris Widodo, Serena Cosgrova Francis, Anita Jacoba Gah, dan sejumlah tokoh lainnya. Melki Laka Lena mengeklaim kedatangan Kaesang menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat NTT.
“Mas Kaesang hadir untuk korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki melalui doa bersama di Pantai LLBK,” kata Melki saat berkampanye di Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama.
Sebelum menghadiri doa lintas agama itu, Kaesang juga sempat menghadiri kampanye akbar calon wali kota-wakil wali kota Kupang Cristian Widodo-Serena Francis. Kampanye paslon yang berlaga dalam Pilwalkot Kupang 2024 itu berlangsung di Alun-alun Kota Kupang, NTT.
Kupang: Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menghadiri doa bersama untuk korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Senin malam, 18 November 2024. Doa lintas agama itu digelar di Pantai Lahi Lai Bissi Kopan (LLBK), Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Putra bungsu Joko Widodo itu tiba di lokasi sekitar pukul 19.34 Wita. Dia mengenakan kaus bergambar pasangan calon (paslon) Christian Widodo-Serena Cosgrova Francis yang berlaga dalam Pilwalkot Kupang 2024. Pasangan calon (paslon) nomor urut 5 itu diusung oleh Partai Gerindra dan PSI.
Kehadiran Kaesang itu juga disambut oleh paslon gubernur-wakil gubernur NTT Melki Laka Lena-Johni Asadoma. Sejumlah warga tampak antusias untuk berjabatan tangan dengan politikus yang menjadi ketua umum setelah dua hari bergabung bersama PSI itu.
“Selamat malam untuk kita semua,” kata Kaesang singkat saat menyapa warga dan simpatisan di Pantai LLBK.
Ia kemudian duduk berdampingan dengan Melki Laka Lena, Johni Asadoma, Chris Widodo, Serena Cosgrova Francis, Anita Jacoba Gah, dan sejumlah tokoh lainnya. Melki Laka Lena mengeklaim kedatangan Kaesang menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat NTT.
“Mas Kaesang hadir untuk korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki melalui doa bersama di Pantai LLBK,” kata Melki saat berkampanye di Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama.
Sebelum menghadiri doa lintas agama itu, Kaesang juga sempat menghadiri kampanye akbar calon wali kota-wakil wali kota Kupang Cristian Widodo-Serena Francis. Kampanye paslon yang berlaga dalam Pilwalkot Kupang 2024 itu berlangsung di Alun-alun Kota Kupang, NTT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id(WHS)
-

10 Hari Jelang Pencoblosan, Simak 6 Survei Terakhir Pilkada Jakarta: Pram-Rano Ungguli RK-Suswono
TRIBUNJAKARTA.COM – 10 Hari jelang pemungutan suara, persaingan Pilkada Jakarta 2024 semakin sengit, khususnya antara paslon nomor 1 Ridwan Kamil (RK)-Suswono dan paslon nomor 3, Pramono Anung-Rano Karno.
Setelah Pram-Rano mendapat angin segar berkat dukungan Gubernur Jakarta (2017-2022) Anies Baswedan, kini Ridwan Kamil mendapat dukungan dari Presiden ke-7 RI, Jokowi.
Terlebih, debat pamungkas juga baru saja selesai digelar, Minggu (17/11/2024).
Tak hanya paslon 1 dan 3, paslon 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto juga tampil trengginas pada debat tersebut.
Di sisi lain, masyarakat Jakarta sudah mulai menunjukkan pilihannya yang terbaca pada survei elektabilitas.
TribunJakarta mencatat, setidaknya ada enam lembaga survei yang merilis hasil surveinya soal Pilkada Jakarta dari mulai periode awal Oktober sampai awal November 2024.
Dari enam hasil survei ini, terlihat elektabilitas Pram-Rano mengungguli RK-Suswono.
Padahal, Cagub Pramono Anung memulai kontestasi politik Jakarta ini dari elektabilitas nol.
Namanya tidak pernah muncul pada bursa cagub, lalu akhirnya dipilih PDIP berdampingan dengan Rano-Karno, maju Pilkada Jakarta 2024.
1. Survei LSI
Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil surveinya pada Rabu (23/10/2024).
Dalam survei yang digelar pada 10-17 Oktober 2024, LSI menempatkan pasangan Pram-Rano yang unggul dengan elektabilitas 41,6 persen.
Sedangkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono di urutan kedua dengan elektabilitas 37,4 persen.
Kemudian pasangan independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto, elektabilitasnya 6,6 persen.
Pemilih yang tidak menjawab 14,4 persen.
Sampel dalam survei ini sebanyak 1.200 orang diambil dengan menggunakan metode multistage dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekira 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling.
2. Survei Poltracking
Sehari berselang, giliran Poltracking Indonesia yang mengumumkan hasil surveinya, Kamis (24/10/2024).
Periode survei Poltrackings sama dengan LSI, yakni 10-16 Oktober 2024, namun hasilnya berbeda.
Versi Poltracking, RK-Suswono ungul dengan elektabilitas 51,6 persen atau berpotensi menang satu putaran.
Sementara elektabilitas Pram-Rano 36,4 persen dan Dharma-Kun 3,9 persen.
Sebanyak 8,1 persen responden tidak menjawab.
Survei Poltracking ini melibatkan 2000 responden dengan menggunakan metode multistage random sampling dimana toleransi kesalahan di angka 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sebagai informasi, perbedaan hasil survei LSI dan Poltracking membuat Dewan Etik Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) turun gunung melakukan penyelidikan.
Hasilnya dirilis pada Senin (5/11/2024). Persepi memberi sanksi kepada Poltracking karena dianggap data surveinya tidak sahih.
Poltracking pun memilih keluar dari Persepi, organisasi yang menaungi puluhan lembaga survei di Indonesia.
3. LSI Denny JA
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA juga turut melakukan survei Pilkada Jakarta 16-22 Oktober 2024.
Dari hasil survei yang dirilis pada Rabu (30/10/2024), elektabilitas RK-Suswono dan Pram-Rano sama kuat.
Elektabilitas RK-Suswono sebesar 37,4 persen, sedangkan Pram-Rano 37,1 persen dan Dharma-Kun 4,0 persen.
Yang tidak tahu atau tidak jawab cukup besar, 21,5 persen.
LSI Denny JA menggelar survei Pilkada Jakarta berbarengan dengan survei Pilkada Jawa Tengah dan Pilkada Jawa Timur.
Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang telah berusia 17 tahun ke atas atau yang telah menikah.
Penarikan sampel multistage random sampling.
Jumlah sampel sebanyak 800 responden dengan margin of error ± 3.5 persen.
Setiap individu dalam populasi memiliki peluang yang sama untuk terpilih.
Pengambilan data menggunakan metode wawancara tatap muka dengan responden menggunakan
instrumen berupa kuesioner.4. Parameter Politik Indonesia
Parameter Politik Indonesia (PPI) merilis survei Pilkada Jakarta 2024 pada Selasa (29/10/2024).
Survei PPI digelar pada 21-25 Oktober 2024, hanya empat hari sebelum dirilis.
Hasil survei menunjukkan elektabilitas RK-Suswono unggul dengan angka 47,8 persen.
Sedangkan Pram-Rano mengikuti dengan elektabilitas 38,0 persen.
Sementara elektabilitas Dharma-Kun 4,3 persen, dan responden yang tidak tahu atau tidak jawab sebesar 9,9 persen.
Sampel yang digunakan pada survei ini berasal dari 1.200 responden.
Survei dilakukan dengan cara wawancara tatap muka menggunakan kuisioner yang dilakukan oleh surveyor terlatih.
Tingkat kepercayaan (confidence level) survei ini adalah 95 persen dengan Margin of Error sebesar 2,8 persen.
5. Litbang Kompas
Terbaru, Litbang Kompas merilis hasil surveinya hari ini, Selasa (5/11/2024).
Periode survei Litbang Kompas sendiri sama dengan PPI, yakni pada 20-25 Oktober 2024. Kendati waktu survei sama, hasilnya berbeda.
Versi Litbang Kompas, elektabilitas Pram-Rano mencapai 38,3 persen, mengungguli RK-Suswono 34,6 persen.
Sedangkan elektabilitas Dharma-Kun hanya mendapat elektabilitas 3,3 persen, dan responden yang tidak menjawab 23,8 persen.
Selisih elektabilitas Pram-Rano dengan RK-Suswono yang hanya 3,7 persen, sedikit di atas margin of error 34,6 persen.
Survei ini dilakukan pada 20-25 Oktober 2024 melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 800 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Jakarta.
Menggunakan metode ini, tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen.
Survei dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara).
6. SMRC
Paling baru, survei soal elektabilitas paslon Pilkada Jakarta 2024 dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Rabu (13/11/2024).
Survei ini dilakukan pada 31 Oktober-9 November 2024, hanya 18 hari jelang pemungutan suara pada 27 November 2024 mendatang.
Hasilnya, elektabilitas paslon nomor 3, Pramono Anung-Rano Karno mencapai 46 persen.
Angka tersebut mengungguli pesaing terkuatnya, paslon nomor 1, Ridwan Kamil-Suswono, yang elektabilitasnya 39,1 persen.
Sementara, paslon nomor 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto, elektabilitasnya 5,1 persen, dan responden yang tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 9,8 persen.
Populasi survei adalah seluruh Warga Negara Indonesia di Provinsi Jakarta yang sudah punya hak pilih, sudah berusia 17 tahun lebih atau sudah menikah.
Dari populasi itu, dipilih secara acak (stratified multistage random sampling) 1.210 responden. Margin of error survei ini diperkirakan sebesar kurang lebih 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei dilakukan dengan cara wawancara tatap muka.
Quality control dilakuan dengan wawancara tandem (dua pewawancara) 50 persen, call back begitu wawancara selesai sebanyak 63?ri total sampel, spot check secara random sebesar 20?ri total sampel, dan tidak ditemukan kesalahan berarti.
Dalam survei ini primary sampling unit (psu) adalah rt, bukan kelurahan. Tujuannya untuk mendapatkan variasi lebih baik dan
diharapkan meningkatkan representasi populasi secara lebih baik pula.Sampel yang dianalisis adalah gabungan antara sampel asli dan sampel pengganti sehingga totalnya 1210.
3 Paslon
Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.
Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.
Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.
Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
-

Pengamat Nilai Jokowi Pertaruhkan Reputasi Dukung Ridwan Kamil: Sangat Malu Jika KIM Plus Kalah
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM – Presiden ke-7 RI, Jokowi bertemu dengan Cagub Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil di sebuah kafe di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2024).
Ini adalah pertemuan kedua bagi Jokowi dan RK di masa kampanye berlangsung. Dua pekan lalu, RK telah sowan menyambangi Jokowi di Solo, Jawa Tengah.
Menurut Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, pertemuan itu tampaknya berkaitan dengan stagnannya elektabilitas RK-Suswono di Jakarta. Hal itu kiranya membuat Jokowi khawatir RK-Suswono kalah dalam Pilkada Jakarta.
“Jadi, pertemuan Jokowi dengan RK tampaknya membahas cara mendongkrak elektabilitas RK-Suswomo agar kembali unggul atas Pramono Anung-Rano Karno. Indikasi itu terlihat jelas dengan ikutnya relawan Jokowi dalam pertemuan tersebut,” kata Jamil saat dimintai tanggapannya, Senin,
Jamil, sapaan karibnya, menilai Jokowi tampaknya tidak ingin RK-Suswono kalah. Hal itu bagi Jokowi bisa saja sebagai petaka politik baginya.
“Hal itu memperkuat dugaan adanya rivalitas Jokowi dengan PDIP, khususnya Megawati Soekarnoputri,” ujar mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta itu.
Jamil melihat rivalitas antara Jokowi dan Megawati itu tidak hanya di Jawa Tengah, tapi juga meluas ke Jakarta.
“Jadi, kesannya Jokowi tidak ingin paslon yang diusung PDIP menang,” tuturnya.
Pasalnya, saat ini peluang paslon PDIP menang memang terlihat di Jakarta dan Jawa Tengah.
Berbeda halnya dengan di Jawa Timur dan Sumatera Utara, di mana paslon yang diusung KIM Plus relatif aman. Elektabilitas paslon yang diusung KIM Plus jauh meninggalkan elektabilitas paslon yang diusung PDIP.
“Jadi, bagi Jokowi Jatim dan Sumut sudah relatif aman. Karena itu, Jokowi akan konsentrasi mengamankan paslon KIM Plus di Jakarta dan Jateng agar tetap unggul melawan paslon PDIP.”
“Kiranya itulah pertimbangan Jokowi menemui RK. Jokowi ingin memastikan RK menang di Jakarta,” paparnya.
Namun, Jamil menyebut ambisi Jokowi itu tampaknya tak mudah.
Sebab, Pramono-Rano sudah mendapat dukungan dari relawan Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
“Dukungan anak abah dan Ahoker berpeluang besar akan semakin mendongkrak elektabilitas Pramono-Rano,” kata dia.
Karenanya, Jamil menyebut kehadiran Jokowi di Jakarta tidak serta merta dapat mendongkrak elektabilitas RK-Suswono.
Sebab, pemilih yang belum menentukan pilihannya berasal pemilih rasional.
“Bagi kelompok pemilih ini Jokowi bukanlah siapa-siapa. Mereka tak akan berubah pilihan hanya kedatangan Jokowi ke Jakarta.
Karena itu, sulit bagi Jokowi untuk mendongkrak elektabilitas RK disisa waktu yang sudah singkat. Kehadiran Jokowi ke Jakarta justru dapat mempermalukan dirinya bila nantinya RK kalah dalam Pilkada Jakarta,” ujar Jamil.
Oleh karena itu, ia menganggap Jokowi tengah mempertaruhkan reputasinya dengan cawe-cawe di Jakarta.
“Reputasinya akan turun ke titik nadir bila nantinya RK kalah. Pertaruhan yang sangat luas biasa bukan,” ujarnya.
3 Paslon
Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.
Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.
Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.
Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya




