Tag: joko widodo

  • Melalui Pendekar 08, M. Qodari Dorong Sinkronisasi Pemerintah Pusat dan Daerah di Pilkada 2024

    Melalui Pendekar 08, M. Qodari Dorong Sinkronisasi Pemerintah Pusat dan Daerah di Pilkada 2024

    “Oleh karena itu, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin, dinilai sejalan dengan pemerintah pusat,” kata Qodari.

    Qodari menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin kebijakan strategisnya terganggu akibat kepala daerah yang tidak memiliki visi yang sama, seperti batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 akibat penolakan dari Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster.

    “Jangan sampai pemerintah pusat mau menyelenggarakan program swasembada pangan, kemandirian energi, atau membangun tiga juta rumah untuk rakyat kurang mampu, tetapi ditolak oleh pemerintah daerah. Program tidak akan berjalan,” lanjutnya.

    Hal serupa, kata Qodari, terjadi di Pilkada DKI Jakarta sebelumnya. Masalah banjir yang rutin dihadapi warga Jakarta tidak dapat ditangani dengan baik karena perbedaan garis politik antara pemerintah pusat dan Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan.

    “Pada era Presiden Jokowi, pemerintah pusat ingin membuat sodetan Ciliwung untuk menangani banjir. Namun, program tersebut tertunda selama lima tahun karena tidak mendapat persetujuan dari gubernur,” ungkap Qodari.

    “Karena itu, Prabowo mendorong pasangan Ridwan Kamil-Suswono untuk terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta. Selain berpengalaman dan mampu menata kota, mereka juga sejalan dengan pemerintah pusat,” katanya.

    Selain itu, pemerintah sedang merancang wilayah aglomerasi yang tertuang dalam UU Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Wilayah ini mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur.

  • Jokowi & SBY Batal Hadiri Kampanye Akbar, Ridwan Kamil: Dukungan Sudah Jelas

    Jokowi & SBY Batal Hadiri Kampanye Akbar, Ridwan Kamil: Dukungan Sudah Jelas

    Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Presiden ke-7 dan ke-6 Indonesia yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) absen dalam kampanye akbar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil-Suswono alias RIDO. 

    Ridwan Kamil (RK) tidak memberikan informasi detail terkait alasan Jokowi dan SBY batal menghadiri kampanye akbar bertajuk ”Satu1n Jakarta’ di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2024). 

    Meski demikian, mantan Gubernur Jawa Barat ini mengatakan bahwa dukungan dari kedua pihak dan Presiden RI Prabowo Subianto sudah jelas ditujukan kepada paslon nomor urut 01 tersebut. 

    “Saya tidak tahu alasan teknisnya, tetapi dukungan kan sudah jelas. Partai-partai bergerak, di bawah bergerak,” ujarnya saat konferensi pers di Hotel Borobudur sebelum bertolak ke lokasi kampanye akbar.

    Ketua Tim Pemenangan RIDO Ahmad Riza Patria mengatakan, kedua tokoh negara ini absen di kampanye akbar karena sejumlah alasan. SBY disebut sedang menjalani pengobatan di luar negeri, sedangkan Jokowi menghadiri kampanye di Jawa Tengah.

    “Pak SBY kebetulan hari berada di luar negeri dalam kegiatan berobat. Semoga Pak SBY bisa lekas sembuh dan kembali ke Tanah Air. Salam juga dari Pak Jokowi yang hari ini kebetulan juga ada kegiatan kampanye di Jawa Tengah,” ujarnya kepada wartawan.

    Kendati demikian, dia menyebutkan SBY telah menyampaikan permohonan maaf dan memberikan salam kepada pasangan calon nomor urut 01 dan seluruh warga jakarta. Begitupun dengan Jokowi.

    “Kami berterima kasih Pak Jokowi melakukan endorse dan hadir dalam beberapa kegiatan Bang Ridwan Kamil dan Mas Suswono Di DKI Jakarta,” ucapnya.

    Riza juga menyampaikan bahwa Prabowo turut memberikan dukungannya kepada RIDO, meski Kepala Negara saat ini sedang berada di Abu Dhabi dalam kunjungan kenegaraan. Prabowo, lanjutnya, menyampaikan agar warga Jakarta memberikan dukungannya kepada Ridwan Kamil dan Suswono.

    “Bapak Prabowo Subianto sebagai ketum Partai Gerindra juga selain mencalonkan bang Ridwan Kamil, mengusung, juga memberikan dukungan bantuan bagi kemenangan bang Ridwan,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Sekretaris Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) Basri Baco mengatakan, SBY dan Jokowi bakal hadir dalam kampanye akbar Ridwan Kamil-Suswono hari ini. 

    “Bapak Presiden Jokowi sudah insyaallah confirmed hadir. Yang masih tentatif Pak SBY. Saat ini, kita masih minta kepastiannya, karena beliau masih ada kunjungan ke luar daerah,” tuturnya di Jakarta, Jumat (22/11/2024).

  • Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono Tak Dihadiri Prabowo, Jokowi, dan SBY
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        23 November 2024

    Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono Tak Dihadiri Prabowo, Jokowi, dan SBY Megapolitan 23 November 2024

    Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono Tak Dihadiri Prabowo, Jokowi, dan SBY
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kampanye akbar pasangan cagub cawagub nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono tidak dihadiri oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
    Ketua Tim Suskses Ridwan Kamil-Suswono, Riza Patria mengatakan, Jokowi batal hadir karena menghadiri kegiatan kampanye di Jawa Tengah.
    “Salam juga dari Pak Jokowi yang hari ini kebetulan juga ada kegiatan kampanye di Jawa Tengah,” kata Ariza di
    Lapangan Banteng
    , Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2024). 
    Sementara
    SBY
    yang sebelumnya berkemungkinan hadir di kampanye akbar RIDO, juga kini berhalangan karena sedang berobat di luar negeri.
    “Pak SBY berada di luar negeri untuk berobat. Semoga Pak SBY bisa lekas sembuh dan kembali ke Tanah Air,” kata dia.
    Sementara Presiden Prabowo Subianto yang disebut mendukung RIDO, juga tidak tampak kehadirannya di lokasi.
    Riza mengatakan, Prabowo sedang melaksanakan tugasnya sebagai Kepala Negara di luar negeri. 
    “Beliau sekarang berada di Dubai dalam kunjungan kenegaraan dan menuampaikan salam kepada seluruh warga Jakarta,” imbuh dia.
    Diketahui,
    kampanye akbar Ridwan Kamil-Suswono
    digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat dari pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.
    Ini merupakan kampanye terakhir bagi tiga paslon, Ridwan Kamil-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana dan Pramono Rano, sebelum memasuki masa tenang yang dimulai besok hingga tiga hari ke depan.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jokowi & SBY Absen di Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono

    Jokowi & SBY Absen di Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono

    Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) Ahmad Riza Patria mengonfirmasi bahwa Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tak dapat hadir di Kampanye Akbar Satu1n Jakarta di Lapangan Banteng, Sabtu (23/11/2024).

    Dia mengatakan bahwa bahwa absennya kedua mantan kepala negara Indonesia itu dikarenakan adanya urusan masing-masing. Mulai dari SBY yang tengah mengalami sakit dan Jokowi yang menghadiri agenda kampanye di Jawa Tengah.

    “Pak SBY kebetulan hari ini berada di luar negeri dalam kegiatan berobat. Semoga Pak SBY bisa lekas sembuh dan kembali ke Tanah Air. Salam juga dari Pak Jokowi yang hari ini kebetulan juga ada kegiatan kampanye di Jawa Tengah,” ujarnya kepada wartawan.

    Lebih lanjut, Riza mengatakan bahwa meskipun keduanya absen untuk hadir di kampanye akbar terakhir sebelum memasuki masa tenang itu, tetapi keduanya memberikan dukungan dari jauh kepada pasangan Ridwan Kamil-Suswono.

    “Pak SBY menyampaikan permohonan maaf dan beliau memberikan salam hangat kepada pasangan calon dan warga seluruh warga jakarta. Pak Jokowi juga demikian. Kami berterima kasih Pak Jokowi melakukan endorse dan hadir dalam beberapa kegiatan Bang Ridwan Kamil dan Mas Suswono di DKI Jakarta,” ucapnya.

    Dia juga mengatakan bahwa calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 untuk Pilkada Jakarta 2024 ini mendapat dukungan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

    Riza menyebut meskipun Prabowo saat ini tengah berada di Abu Dhabi untuk kunjungan kenegaraan, tetapi orang nomor satu di Indonesia itu menyampaikan salam kepada seluruh warga Jakarta agar dapat memberikan dukungannya kepada Ridwan Kamil dan Suswono.

    “Bapak Prabowo Subianto sebagai ketum Partai Gerindra juga selain mencalonkan bang Ridwan Kamil, mengusung, juga memberikan dukungan bantuan bagi kemenangan Bang Ridwan,” pungkas Riza.

    Sebelumnya, Sekretaris Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) Basri Baco mengatakan, SBY dan Jokowi bakal hadir dalam kampanye akbar Ridwan Kamil-Suswono hari ini. 

    “Bapak Presiden Jokowi sudah insyaallah confirmed hadir. Yang masih tentatif Pak SBY. Saat ini, kita masih minta kepastiannya, karena beliau masih ada kunjungan ke luar daerah,” tuturnya di Jakarta, Jumat (22/11/2024).

  • Toyota Boyong Sedan Crown Terbaru ke Indonesia, Dijual?

    Toyota Boyong Sedan Crown Terbaru ke Indonesia, Dijual?

    Tangerang

    PT Toyota Astra Motor (TAM) memboyong sedan Toyota Crown ke pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024. Sedan ini cocok jadi mobil pejabat.

    Seperti diketahui, Toyota Crown langganan menjadi mobil dinas menteri di Indonesia. Toyota Crown generasi sebelumnya bahkan dipilih sebagai mobil dinas menteri di era kepemimpinan Joko Widodo.

    Kini, Toyota Crown telah berevolusi. Mobil ini mendapat sentuhan baru dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan. PT TAM pun memamerkan Toyota Crown di GJAW 2024.

    Toyota Crown di GJAW 2024. Foto: (Rangga Rahadiansyah/detikOto)

    Namun, Toyota belum menjual Crown ini di Indonesia. Toyota baru sekadar memamerkan dan mempelajari minat konsumen.

    “Belum (dijual), ini masih sifatnya display. Kita mau minta pendapat dari teman-teman media, dari customer gimana nih Crown yang baru,” kata Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmi Suwandy kepada wartawan di GJAW 2024.

    Toyota Crown terbaru ini tampil lebih segar. Dengan Crown sedan versi terbaru ini, Toyota menciptakan mobil yang menawarkan kenyamanan berkendara dan pengalaman berkendara berkualitas tinggi, serta ruang santai yang memenuhi kebutuhan mobil dengan sopir. Gaya baru tersebut mendefinisikan ulang sedan tradisional.

    Sesuai dengan maksud desainer untuk menghindari sedan konvensional, nilai baru diajukan dengan penciptaan sedan yang mewakili formal baru pada Crown ini. Dengan memanfaatkan platform penggerak roda belakang, proporsi yang mengalir di sepanjang horizontal berkontribusi pada tampilan yang elegan dan mengalir yang tidak terlihat pada sedan sebelumnya.

    Kombinasi desain hammerhead, yang menonjolkan kesan tajam dan lebar, serta gril trapesium Under Priority yang besar dengan pola vertikal membentuk bagian depan yang menggarisbawahi status Crown sebagai kendaraan andalan Toyota. Di bagian belakang, lampu belakang yang membentuk garis lurus menonjolkan kesan lebar.

    Crown Sedan merupakan kendaraan Toyota pertama yang dilengkapi dengan sistem multi-stage hybrid 2,5 liter. Mesin dan dua motor, yang dipadukan dengan gigi bertingkat, menghasilkan torsi penggerak yang mendukung akselerasi di semua rentang kecepatan. Dalam sistem ini, output mesin maksimum sudah tersedia di kecepatan sekitar 43 kilometer per jam, pada sistem sebelumnya tenaga maksimal terasa di kecepatan 140 kilometer per jam.

    Putaran mesin tetap rendah pada kecepatan tinggi. Hal ini memungkinkan pengoperasian yang tenang dengan konsumsi bahan bakar yang irit.

    (rgr/dry)

  • Jokowi, SBY, Ketum Parpol KIM Plus Tak Hadiri Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono di Jakarta Pusat

    Jokowi, SBY, Ketum Parpol KIM Plus Tak Hadiri Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono di Jakarta Pusat

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR – Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan batal menghadiri kampanye akbar pamungkas Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) yang digelar di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2024).

    Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan RIDO Ahmad Riza Patria di lokasi kampanye akbar.

    Politikus senior Gerindra ini bilang, Jokowi batal datang lantaran hari ini turut menghadiri kampanye akbar pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Jawa Tengah.

    “Pak Jokowi hari ini kebetulan juga ada kegiatan kampanye di Jawa Tengah,” kata Ariza.

    Sedangkan SBY berhalangan hadir lantaran saat ini tengah berada di luar negeri dalam rangka untuk berobat.

    “Pak SBY kebetulan hari ini juga berada di luar negeri dalam kegiatan berobat. Semoga pak SBY bisa lekas sembuh dan kembali ke tanah air,” ucapnya.

    Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga menyebut, para ketua umum partai pengusung RIDO juga berhalangan hadir dalam kampanye akbar yang digelar sore ini.

    “Hampir semua ketua partai berada di daerah, keliling semua, karena hari ini kampanye serentak terakhir. Tapi Insyaallah ada perwakilan partai, sekjen, atau wakil ketua umum,” tuturnya.

    KLIK SELENGKAPNYA: Anies Baswedan Dianggap Jadi Pemain Naturalisasi PDI Perjuangan Demi Pramono Anung. Pengamat Adi Prayitno Melihat Megawati Tidak Terlampau Tampil.

    Meski tak dihadiri Jokowi dan SBY, Ariza menyebut, puluhan ribu orang bakal tumpah ruah di Lapangan Banteng mengikuti acara kampanye akbar pasangan Ridwan Kamil-Suswono.

    “Alhamdulillah nanti hadir tidak kurang dari 35 ribu warga Jakarta yang terdiri dari perwakilan dari 697 relawan dari lebih dari 112 ormas. Kemudian juga ada dari perwakilan 16 partai pendukung yang juga akan hadir,” tuturnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

  • OJK dan mitra bentuk TPKAD di seluruh RI dorong inklusi keuangan

    OJK dan mitra bentuk TPKAD di seluruh RI dorong inklusi keuangan

    agar semakin bermanfaat untuk merumuskan berbagai program kerja yang dapat menjadi katalisator penggunaan produk keuangan yang legal dan amanJakarta (ANTARA) –

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama instansi dan pemangku kepentingan terkait tuntas membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di seluruh wilayah Indonesia, yakni 38 TPAKD di tingkat provinsi dan 514 di tingkat kabupaten atau kota.

    “Kami mendorong semua forum TPAKD ini agar semakin bermanfaat untuk merumuskan berbagai program kerja yang dapat menjadi katalisator penggunaan produk keuangan yang legal dan aman, dalam rangka mewujudkan target inklusi keuangan di tahun 2045,” kata Plt Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M Ismail Riyadi di Jakarta, Sabtu.

    Pembentukan TPAKD di seluruh provinsi dan kabupaten atau kota dilakukan OJK guna mendorong percepatan akses keuangan di daerah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

    Pembentukan TPAKD yang terakhir dilakukan di wilayah Papua, yang pelaksanaannya diselenggarakan serentak di Sorong, Selasa (19/11) untuk meresmikan sebelas TPAKD di wilayah Papua yaitu TPAKD Provinsi Papua Pegunungan, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Fakfak, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Raja Ampat, dan Kabupaten Sorong Selatan.

    Ia juga menuturkan keberadaan TPAKD memiliki peran penting dalam penyediaan akses keuangan yang accessible (mudah diakses/dijangkau), flexible (tidak kaku), dan affordable (berbiaya rendah).

    Akses atau inklusi keuangan merupakan katalis penting dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan yang juga akan mengurangi kemiskinan dan menjaga stabilitas keuangan.

    Oleh karenanya, akses keuangan yang luas dan merata memainkan peran penting dalam mendukung masyarakat rentan dan memperkuat pondasi ekonomi yang lebih luas.

    Plh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Horas Maurits Panjaitan mengharapkan TPAKD dapat mendukung upaya pembangunan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    “TPAKD lahir sebagai tim koordinasi yang sangat penting bagi Pemerintah, Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan dalam percepatan akses keuangan di daerah, mendukung kemandirian daerah, peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat di daerah,” ujar Horas.

    Inisiasi pembentukan TPAKD berawal pada 2016, melalui pertemuan Presiden RI Joko Widodo dengan Ketua Dewan Komisioner OJK, Gubernur BI dan para Menteri Kabinet Kerja yang menyampaikan perlunya upaya peningkatan akses keuangan di Indonesia.

    Sebagai tindak lanjut pertemuan tersebut, Kemendagri mengeluarkan Radiogram No.T-900/634/Keuda tanggal 19 Februari 2016 tentang Pembentukan TPAKD.

    Dalam rangka akselerasi pembentukan TPAKD itu, pada 2021, juga telah diterbitkan SE Mendagri No.900/7105/SJ tanggal 15 Desember 2021 tentang Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah.

    Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pakar Minta Pemerintah Perjelas Definisi Swasembada Pangan

    Pakar Minta Pemerintah Perjelas Definisi Swasembada Pangan

    Bisnis.com, JAKARTA – Rencana pemerintah agar Indonesia dapat mencapai swasembada pangan pada 2027 mengundang pertanyaan. Bukan soal bagaimana cara pemerintah dapat mencapai target tersebut, melainkan definisi dari swasembada pangan yang digaungkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    Pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (Aepi) Khudori menyampaikan, definisi swasembada pangan di masa pemerintahan Prabowo Subianto masih belum jelas.

    “Sebenarnya pemerintah perlu menjelaskan apa yang dimaksud swasembada pangan itu,” kata Khudori kepada Bisnis, dikutip Sabtu (23/11/2024).

    Dia menuturkan, swasembada pangan dapat diterjemahkan dalam berbagai bentuk. Pada masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, keduanya menargetkan swasembada untuk sejumlah komoditas pangan. Di era Jokowi, misalnya, ditargetkan swasembada beras, jagung, kedelai, daging sapi, bawang putih, dan gula. 

    Swasembada pangan juga dapat dimaknai berbasis gizi. Khudori mencontohkan, dalam berbagai kesempatan, sebelum menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menggulirkan swasembada berbasis gizi. 

    Misalnya swasembada karbohidrat, swasembada protein, dan swasembada lemak. Sumber karbohidrat tidak hanya dari beras, tetapi juga bisa berasal dari banyak sumber. Seperti sorgum, sagu, jagung, ubi kayu, talas, ubi jalar, sukun, dan lainnya.

    Demikian pula sumber protein dapat berasal dari telur, daging ayam, daging sapi, daging kambing, daging kerbau atau aneka jenis ikan.

    Selain itu, swasembada pangan bisa dimaknai apabila 90% kebutuhan domestik dapat terpenuhi dari produksi dalam negeri. “Nah, yang manakah yang dimaksud swasembada pangan itu?” ujarnya.

    Menurutnya, perlu ada kejelasan dari pemerintah mengenai makna swasembada ini. Dengan begitu, pihaknya dapat memastikan, apakah swasembada pangan dapat tercapai sesuai dengan target pemerintah.

    “Ihwal akan tercapai atau tidak, tergantung apa definisi swasembada pangan,” pungkasnya. 

    Dalam catatan Bisnis, target swasembada pangan di majukan, dari semula 2028-2029 menjadi 2027. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, majunya target swasembada pangan telah diumumkan Presiden Prabowo Subianto dalam forum G20 dan Asia-Pacific Economic Cooperation (Apec). 

    “Kita kan perintah Presiden [target] swasembada 2028, sekarang sudah maju lagi. Kemarin Bapak Presiden sudah mengumumkan di G20, di APEC, bukan 2028, [tapi] 2027,” ungkap Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kamis (21/11/2024). 

    Dengan dimajukannya target tersebut, Zulhas menyebut bahwa pemerintah dalam kurun dua tahun ini akan bergerak cepat dan bekerja keras untuk mewujudkan swasembada pangan.

    Untuk mencapai target tersebut, Kemenko Bidang Pangan bersama kementerian yang berkoordinasi di bawahnya telah menyelesaikan neraca komoditas, yang sebelumnya berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Selanjutnya, neraca komoditas tersebut akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).

    Selain itu, pemerintah sepakat untuk mengalokasikan 9,55 juta ton pupuk ke petani di 2025, dengan memangkas sejumlah regulasi yang dapat menghambat distribusi pupuk.

    Pemerintah juga sepakat untuk melakukan transformasi lembaga terhadap Perum Bulog untuk mencapai swasembada pangan. Dengan demikian, Perum Bulog tak lagi berbentuk badan usaha, melainkan Badan Otonom. 

  • Pemerintah Mau Ampuni Pajak Orang Kaya, Simak Daftar Orang Terkaya RI!

    Pemerintah Mau Ampuni Pajak Orang Kaya, Simak Daftar Orang Terkaya RI!

    Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah tengah mewacanakan pengampunan pajak atau tax amnesty, yang pada dasarnya mengincar para konglomerat yang memiliki tunggakan besar. Lalu, siapa saja orang-orang kaya yang kemungkinan bisa mendapatkan tax amnesty?

    Berdasarkan data Forbes Real-Time Billionaires, sejumlah nama konglomerat masuk ke dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Saat ini, posisi orang terkaya di Indonesia di peringkat pertama ditempati oleh Prajogo Pangestu. 

    Prajogo Pangestu yang memiliki beberapa perusahaan di Bursa seperti PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), hingga PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) memiliki kekayaan bersih sebesar US$46,6 miliar. Menurut Forbes, sumber kekayaan Prajogo Pangestu berasal dari bisnis petrokimia dan energi. 

    Orang terkaya selanjutnya adalah Low Tuck Kwong dengan jumlah kekayaan US$26,9 miliar. Konglomerat kelahiran Singapura ini mendapatkan kekayaannya dari bisnis batu bara. 

    Pada posisi selanjutnya orang terkaya Indonesia adalah Robert Budi Hartono dengan kekayaan US$24,8 miliar dan Michael Hartono dengan kekayaan US$23,8 miliar. Hartono bersaudara memiliki bisnis yang terdiversifikasi mulai dari bisnis perbankan hingga rokok. 

    Konglomerat selanjutnya adalah Sri Prakash Lohia dengan bisnis petrokimia. Forbes mencatat kekayaan Sri Prakash Lohia saat ini sebesar US$7,9 miliar. 

    Nama selanjutnya yang berada dalam daftar Forbes real-time billionaire adalah Agoes Projosasmito. Agoes tercatat memiliki kekayaan US$7 miliar yang berasal dari bisnis tambang dan investasi. 

    Kemudian, ada nama konglomerat Tahir dan keluarga dengan jumlah kekayaan US$5,8 miliar yang berasal dari berbagai macam bisnis.

    Nama mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era SBY, Chairul Tanjung juga masuk ke dalam daftar orang terkaya Indonesia. Chairul Tanjung memiliki kekayaan sebesar US$5,1 miliar dari berbagai macam bisnisnya.

    Pada posisi ke-9, terdapat nama Dewi Kam, yang juga merupakan pemegang saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) selain Low Tuck Kwong. Dewi Kam memiliki kekayaan sebesar US$4,7 miliar. 

    Sementara itu, orang terkaya ke-10 di Indonesia adalah Djoko Susanto. Pemilik jaringan minimarket Alfamart ini diperkirakan Forbes memiliki kekayaan bersih sebesar US$4,2 miliar. 

    Selain nama-nama tersebut, terdapat pula nama seperti pemilik Grup Wilmar Martua Sitorus, Mochtar Riady dan keluarga dari Grup Lippo, Crazy Rich Surabaya Hermanto Tanoko, hingga Hary Tanoesoedibjo dalam daftar Forbes ini. 

    Sebagaimana diketahui, muncul wacana tax amnesty jilid III usai DPR resmi memasukkan RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11/2016 tentang Pengampunan Pajak alias tax amnesty ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025.

    Meski tax amnesty berlaku untuk semua wajib pajak, pada dasarnya program tersebut lebih mengincar para konglomerat yang memiliki tunggakan pajak besar. 

    Pada saat pemerintahan pertama kali menerapkan tax amnesty pada 2016 misalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Ditjen Pajak lebih fokus mengejar para orang kaya, khususnya yang memiliki harta di luar negeri.

    Pemerintah bakal berkonsentrasi mengejar wajib pajak (WP) yang memiliki kekayaan kotor lebih dari Rp10 miliar atau WP yang melaporkan penghasilan di dalam SPT di atas Rp1 miliar per tahun.

  • Didukung JakMania di Kampanye Akbar, Pramono: Terima Kasih Sudah Hadir

    Didukung JakMania di Kampanye Akbar, Pramono: Terima Kasih Sudah Hadir

    Bisnis.com, JAKARTA – Calon gubernur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung mengucapkan terima kasih atas kehadiran pengurus JakMania di kampanye akbar terakhir di Stadion Madya Senayan Jakarta, Sabtu (23/11/2024).

    “Terima kasih atas kehadiran teman-teman JakMania, Mas Diki Soemarno, Mas Ferry Indra Syarif di kampanye akbar kami,” kata Pramono saat memberi sambutan di acara kampanye akbar Hajatan Jakarta Menyala.

    Sapaan Pramono langsung disambut meriah oleh para suporter sepakbola tim Persija Jakarta – JakMania. Mereka bersorak sambil mengibarkan bendera JakMania di arena bangku kehormatan di sisi kanan dan kiri lapangan Stadion Madya Senayan. 

    Selain menyampaikan ucapan terima kasih ke JakMania yang sudah mendukungnya selama masa kampanye pilkada Jakarta 2024, Pramono juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan pendukung.

    “Juga saya haturkan terima kasih atas support dari partai pendukung, yaitu Partai Hanura dan Partai Ummat,” kata Pram.

    Mantan Sekretaris Kabinet Jokowi itu juga berjanji bila terpilih menjadi gubernur Jakarta, dalam 100 hari awal pemerintahannya akan menyelesaikan persoalan-persoalan utama yang ada di masyarakat.

    “Saya akan selesaikan masalah Kartu Jakarta Pintar [KJP] dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul [Unggul]. Juga masalah lainnya yang perlu penanganan segera,” kata Pram.

    Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno (Bang Doel) mengingatkan bahwa besok, Minggu (24/11/2024) hingga Selasa (26/11/2024) telah memasuki masa tenang Pilkada 2024. Untuk itu, dia berpesan kepada pendukungnya agar membantu membersihkan atribut kampanye. 

    “Saya meminta semua pendukung Mas Pram dan Bang membantu Pemda DKI untuk membersihkan semua atribut kampanye yang ada di Jakarta,” kata Bang Doel.

    Kemudian, kata Bang Doel, pada hari jelang pencoblosan tanggal 27 November, warga diminta menjaga wilayah dan kampung pemukiman agar aman dari tindak kecurangan pilkada berupa politik uang.

    Disusul pernyataan Pramono yang meminta aparatur pemerintah dari pemprov, kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW agar berlaku adil.

    “Mari kita bersama-sama merayakan hajatan demokrasi ini dengan jujur adil,” pungkas Pramono.