Kepada Jokowi, Presiden Prabowo Ungkap Pencapaian Pemerintahannya
Tim Redaksi
SOLO, KOMPAS.com
– Presiden
Prabowo Subianto
mengungkapkan isi pertemuannya dengan Presiden ke-7
Joko Widodo
, di Solo, Minggu (20/7/2025), terkait pencapaian Pemerintahan yang dipimpinnya.
Pencapaian yang dimaksud antara lain, berhasilnya penyelesaian
Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement
(IEU-CEPA), yang dalam proses perundingan telah berlangsung sejak tahun 2016.
”
Ya
, saya kira karena beliau juga mengikuti dan sebagian itu juga beliau yang rintis
ya
, seperti perundingan dengan Uni Eropa
kan
sudah berjalan 10 tahun.”
“Jadi beliau
ngerti
itu alotnya bagaimana,” kata Prabowo usai pertemuan yang berlangsung di kediaman pribadi Jokowi.
Meskipun berjalan alot, kata Prabowo, kesepakatan politik tingkat tinggi untuk mendorong percepatan finalisasi perundingan IEU-CEPA dapat dilaksanakan.
“Tapi
ya
, kita lihat situasi global yang tidak menentu. Sekarang baik Uni Eropa dan Indonesia
ya
berkepentingan untuk menyelesaikannya dengan waktu cepat,” sambung Prabowo.
“Dan
alhamdulillah
, bagi saya ini kehormatan bagi Indonesia. Kenapa? Saya diterima di Uni Eropa hari Minggu.”
“Bagi orang Eropa Barat terutama, tapi Eropa, hari Minggu itu sakral, itu enggak boleh ada yang kerja
gitu
,” lanjut dia.
Prabowo lalu menjelaskan, pertemuannya dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dan Dewan Eropa 27 kepala negara/pemerintahan di Kantor Pusat Uni Eropa, Gedung Berlaymont, Brussel, Belgia, pada Minggu, 13 Juli 2025.
“Kepala Pemerintah 27 dan Presiden Council-nya juga terima saya. Dua-duanya sangat reseptif, sangat mendukung.”
“Kemudian Raja Belgia mendengar saya datang, saya diterima Belgia,” sebut dia.
Lalu, dia menjelaskan pertemuannya berlanjut dengan Raja Belgia, Raja Philippe, di Istana Laeken pada Minggu sore, 13 Juli 2025.
“Jadi beliau berada di luar Brussels. Beliau pulang untuk menerima saya. Dan
ya
, akhirnya demikian
ya
, bahwa kadang-kadang memang capek,” sebut dia.
“Kita banyak keliling di luar negeri. Tapi hal-hal itu kadang-kadang harus ada pendekatan langsung,” lanjut Prabowo.
Meskipun terasa padat perjalanannya, Prabowo mengatakan pendekatan kepada pemimpin-pemimpin luar negeri tetap harus dilaksanakan.
“Pendekatan personal antara pemimpin-pemimpin. Sehingga mereka juga paham dan mereka ada trust, ada kepercayaan, akhirnya lancar,” sambung dia.
Pencapaian ini, dikatakannya Prabowo, merupakan pencapaian yang diteruskan dari pemimpin Jokowi sebelumnya.
“Dan Indonesia
ya
, saya meneruskan tradisi Indonesia sebagai negara non-blok
non-align
. Kita terkenal bahwa kita tidak mau ikut blok mana pun. Kita ikut di BRICS dari kepentingan ekonomi,” kata Prabowo.
“Tapi kita ikut juga di OECD,
ya
, yang itu adalah kumpulan negara-negara maju yang dipimpin Barat.”
“Kita juga mendaftar di CPTPP yang dipimpin Jepang dan sebagainya. Kita ikut juga di IPF, Indo-Pacific Economic Forum, yang dipimpin juga oleh negara-negara pro-Barat,” lanjut dia.
Prabowo lalu menekankan, hal ini merupakan komitmennya sehingga Indonesia dapat diterima semua pihak.
“Jadi kita benar-benar diterima oleh semua pihak bahwa Indonesia netral, Indonesia menghormati semua negara, Indonesia ingin bersahabat dengan semua negara, Indonesia tidak mau campur tangan dengan urusan dalam negeri negara mana pun,” tegas dia.
”
Ya
, capeknya diundang-undang dan diminta tolonglah. Indonesia kita juga diharapkan untuk berperan dalam beberapa peristiwa,” tutup dia.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: joko widodo
-
/data/photo/2025/07/20/687ce3ad546e7.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kepada Jokowi, Presiden Prabowo Ungkap Pencapaian Pemerintahannya Yogyakarta 20 Juli 2025
-

Prabowo disambut yel-yel dua periode saat hadiri penutupan Kongres PSI
Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto disambut dengan yel-yel dukungan dua periode saat menghadiri penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia 2025 di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Jawa Tengah. Minggu malam.
Berdasarkan pantauan dari tayangan langsung di kanal YouTube Partai Solidaritas Indonesia, Minggu, Prabowo tiba sekitar pukul 19.35 WIB, disambut oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep, dan kader PSI seperti Raja Juli Antoni.
Prabowo tiba dengan mengenakan setelan safari berwarna cokelat dan kopiah hitam. Saat memasuki Edutorium UMS, Prabowo disambut yel-yel para kader dan simpatisan PSI yang memadati ruangan.
“Selamat datang, bapak prabowo. Selamat datang, Bapak Prabowo. PSI dukung dua periode,” bunyi yel-yel tersebut.
Setelahnya, Prabowo disambut oleh sejumlah kader PSI serta perwakilan pimpinan partai politik. Di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan.
Berdasarkan susunan acara yang diterima Antara di Solo, Minggu, Presiden Prabowo dijadwalkan memberi sambutan dalam acara tersebut.
Adapun Kongres PSI 2025 yang dihadiri oleh ribuan kader dari seluruh Indonesia itu digelar selama dua hari pada 19-20 Juli 2025.
Dari hasil kongres hari pertama, Putra bungsu Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep, kembali terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2025-2030 lewat proses voting secara daring (e-vote) yang dilakukan para kader.
Kaesang sebagai calon petahana terpilih menjadi Ketua Umum PSI dengan perolehan suara 65,28 persen, mengalahkan calon ketua umum lainnya, yakni Ronald A. Sinaga atau Bro Ron dengan suara 22,23 persen dan Agus Mulyono Herlambang dengan suara 12,49 persen.
Selain melakukan pemilihan raya dan penetapan ketua umum, Kongres PSI 2025 juga memiliki agenda besar rebranding partai menjadi Partai Super TBK dan pergantian logo menjadi gajah berwarna merah-hitam.
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Prabowo ceritakan IEU CEPA berhasil disepakati kepada Jokowi
Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menceritakan Indonesia dan Uni Eropa telah menyepakati poin-poin perundingan perjanjian ekonomi komprehensif (IEU CEPA) kepada Presiden Ke-7 RI Joko Widodo saat keduanya bertemu di kediaman pribadi Jokowi di Surakarta, Jawa Tengah, Minggu.
Presiden Prabowo menyebutkan Jokowi, yang merupakan pendahulunya itu, sangat memahami betapa alotnya perundingan perjanjian ekonomi komprehensif Indonesia-Uni Eropa, yang dimulai sejak 2016, yaitu pada periode pertama pemerintahan Jokowi.
“Sebagian itu juga Beliau (Jokowi, red.) yang rintis ya, seperti perundingan dengan Uni Eropa kan sudah berjalan 10 tahun. Jadi, Beliau ngerti itu alot-nya bagaimana. Tetapi ya dengan kita lihat situasi global yang tidak menentu sekarang, baik Uni Eropa dan Indonesia ya berkepentingan untuk menyelesaikan (perundingan) dengan cepat, dan Alhamdulillah,” kata Presiden Prabowo saat ditemui di pelataran kediaman pribadi Jokowi, setelah keduanya bertemu.
Dalam pertemuannya dengan Presiden Ke-7 RI, Presiden Prabowo juga menyampaikan dirinya diterima dengan baik oleh petinggi-petinggi Uni Eropa.
“Bagi saya, ini kehormatan bagi Indonesia. Kenapa? Saya diterima di Uni Eropa hari Minggu. Bagi orang Eropa, (masyarakat negara) Barat terutama, hari Minggu itu sakral. Enggak boleh ada yang kerja, tetapi dia mau terima saya. Luar biasa. Saya diterima oleh Presiden Komisi Eropa, ya itu eksekutifnya, dan Dewan Uni Eropa,” kata Prabowo.
Presiden Prabowo diterima oleh Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa António Costa di markas Uni Eropa, Gedung Berlaymont, Brussels, Minggu (13/7) lalu. Dalam pertemuan dengan Presiden von der Leyen, Presiden Prabowo mengumumkan Indonesia dan Uni Eropa telah menyepakati seluruh poin-poin perundingan I-EU CEPA, yang dokumen implementasinya ditargetkan ditandatangani oleh dua belah pihak di Brussels pada September 2025.
Usai bertemu dengan pimpinan Uni Eropa, Presiden Prabowo lanjut diterima oleh Raja Belgia Philippe Léopold Louis Marie, pada sore harinya.
“Saya diterima Beliau, hari Minggu juga, sore-sore di Istana Beliau di Brussels. Jadi, Beliau berada di luar Brussels, Beliau pulang untuk menerima saya, dan ya akhirnya demikian ya,” kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo bersilaturahmi menyambangi kediaman Jokowi sekitar pukul 18.00 WIB, dan keduanya bertemu selama kurang lebih sejam. Kedatangan Presiden Prabowo disambut oleh Jokowi dan Iriana, istrinya Jokowi, tepat di depan rumah. Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan ada pula Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Selepas bersilaturahmi bertemu Jokowi di kediamannya, Presiden Prabowo lanjut menghadiri penutupan Kongres PSI di Surakarta.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi/Mentari Dwi Gayati
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-
/data/photo/2025/07/20/687ce3ad546e7.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Temui Jokowi, Prabowo Ceritakan Berbagai Hasil Perjalanan ke Luar Negeri Yogyakarta 20 Juli 2025
Temui Jokowi, Prabowo Ceritakan Berbagai Hasil Perjalanan ke Luar Negeri
Tim Redaksi
SOLO, KOMPAS.com
– Presiden
Prabowo Subianto
mengungkap isi pertemuan dengan Presiden ke-7
Joko Widodo
, di Gang Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025).
“Saya cerita berkeliling,
ya
beliau mengikuti juga rupanya. Saya ceritakan terobosan-terobosan yang kita dapat kemarin terutama dengan Uni Eropa,” kata Prabowo Subianto usai pertemuan.
Menurut Jokowi, kata Prabowo, perundingan telah berlangsung selama Presiden ke-7 menjabat selama dua periode.
“10 tahun perundingan akhirnya tembus. Kemudian saya ceritakan pertemuan-pertemuan di Brazil, BRICS. Kemudian juga pembicaraan-pembicaraan di Perancis,” ungkap Prabowo.
Dilanjutkannya, Ketua Umum Partai Gerindra ini membicarakan perjalanan dinasnya ke beberapa negara lainnya.
“Di London saya ketemu dengan beberapa pejabat dan dengan Presiden Trump.
Ya, alhamdulillah
dapat hasil-hasil yang lumayan, yang cukup bagus. Saya juga mampir di Belarus,” sambung Prabowo.
“Mereka punya potensi, mereka butuh karet kita, mereka butuh banyak komoditas kita. Dan ternyata cokelat, harga cokelat dunia lagi sangat tinggi dan banyak berharap cokelat dari kita.”
“Tapi kita juga harus segera pembibitan baru, peremajaan baru. Ini kita sudah akan lakukan,” lanjut Prabowo.
“Mungkin wabah,
ya
, wabah yang merusak banyak pohon-pohon cokelat di Amerika Latin dan di Afrika. Saya kira itu yang saya ceritakan,” kata Prabowo mengakhiri penjelasannya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Kongres PSI di Solo, Ray Rangkuti Soroti Yel-yel Setia
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Kongres di Solo yang dimulai pada Sabtu (19/7) dan ditutup pada Minggu (20/7).
Pada pembukaan kongres, presiden ketujuh RI, Jokowi hadir. Dia bahkan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato kenegaraan saat pembukaan Kongres PSI.
SementaraPrabowo Subianto residen RI Prabowo Subianto dan Wapres RI Gibran Rakabuming Raka bakal hadir dalam acara penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (20/7).
Menyoroti pelaksanaan kongres tersebut, Pengamat politik, Ray Rangkuti memberikan catatan kritis terhadap pelaksanaan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Juli 2025.
Dalam analisisnya, Rangkuti mengungkap lima poin penting yang perlu dicermati publik terkait dinamika internal partai berbasis kaum muda ini.
“Jumlah peserta pemilihan raya terdaftar sebanyak 187.306 orang. Tidak jelas benar, apakah ini menunjukkan jumlah keseluruhan anggota PSI yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) atau tidak,” kata Rangkuti dalam keterangannya, Minggu (20/7).
Dia mempertanyakan transparansi keanggotaan partai yang mengklaim sistem satu orang satu suara.
“Jika memang total pemilih sesuai dengan jumlah KTA yang diterbitkan, maka tingkat partisipasi 80 persen ini sudah menunjukkan kerayaan pemilihan ketum. Meski di sisi lain, jumlah ratusan ribu penerima KTA PSI terasa terlalu kecil untuk partai dengan 2,81 persen suara pada Pemilu 2024,” tambahnya.
Rangkuti juga menyoroti jargon kesetiaan yang digaungkan PSI. “Yel-yel setia terasa miris mengingat ada luka politik dalam Pilpres 2024, di mana keluarga Jokowi memilih berbeda dengan partai yang membesarkan mereka, PDIP,” ujarnya.
-
/data/photo/2025/07/20/687ce48b5bbdc.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Soal Posisi di PSI, Jokowi: Di Depan, Belakang, Tengah juga Bisa
Soal Posisi di PSI, Jokowi: Di Depan, Belakang, Tengah juga Bisa
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Presiden ke-7 RI Joko Widodo (
Jokowi
) masih tidak ingin buka suara perihal status dan posisinya dalam Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Tetapi, Jokowi tegaskan bahwa dirinya bisa di mana saja.
“Di depan bisa, di belakang bisa. Di tengah juga bisa,” kata Jokowi saat ditanya mengenai posisinya dalam PSI, saat ditemui usai menerima Presiden Prabowo di rumahnya di Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025).
Hal itu disampaikan Jokowi saat ditanya mengenai pernyataan Wakil Ketua Umum DPP
PSI
Andy Budiman yang menyebut bahwa posisi Jokowi bisa berada di depan dan di belakang, untuk memantau.
Selebihnya, Jokowi masih tidak mau menjawab saat ditanya soal rumor sudah menjadi kader hingga menjabat sebagai Dewan Pembina PSI.
“Tanyakan saja ke PSI,” kata Jokowi beberapa kali.
Namun, mantan Wali Kota Solo tersebut mengaku, belum mendapat tawaran dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, untuk menjadi Dewan Pembina.
“Belum,” jawab Jokowi saat ditanya apakah sudah mendapat tawaran menjadi Dewan Pembina dari Kaesang.
“Tanyakan ke PSI,” ujarnya melanjutkan.
Sebelumnya, dalam pidatonya saat menghadiri
Kongres PSI
hari pertama, Sabtu (19/7/2025), Jokowi menegaskan akan mendukung penuh PSI.
“Oleh sebab itu, saya akan full mendukung PSI,” kata Jokowi, disambut tepuk tangan dan teriakan para kader PSI, Sabtu.
Jokowi bahkan menegaskan bahwa dia akan bekerja keras untuk PSI.
“Oleh sebab itu saya akan bekerja keras untuk PSI,” ujarnya.
Diketahui, Jokowi dirumorkan bakal menjadi Dewan Pembina PSI setelah tidak jadi mendaftar sebagai calon ketua umum partai tersebut
Saat ditanyakan ke Kaesang, dia tidak membenarkan tetapi juga tidak membantah rumor tersebut.
Kaesang hanya menegaskan bahwa dia akan mengikuti keputusan dewan pendiri partai.
“Itu bukan kewenangan saya. Harus tanya ke dewan pendiri partai,” ujar Kaesang saat bertemu dengan puluhan kader PSI di Karanganyar pada Rabu, 16 Juli 2025.
Kaesang juga enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai kemungkinan ia sebagai ketua umum merestui ayahnya menjadi Dewan Pembina PSI.
Dia memilih untuk menunggu hingga Kongres PSI selesai digelar di Solo pada 19-20 Juli 2025.
“Masa saya merestui Bapak saya? Ya kan ini biar berjalan dulu, kongres kan belum selesai, biar kongres berjalan dulu,” kata Kaesang.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Prabowo Sambangi Rumah Jokowi di Solo, Curhat Capek Keliling Dunia
Bisnis.com, SOLO — Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke kediaman Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah pada Minggu (20/7/2025) malam.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengaku membagikan cerita berbagai capaian diplomatik yang dia lakukan selama lawatan ke sejumlah negara, termasuk pertemuan penting dengan para pemimpin dunia dan terobosan besar dalam hubungan dagang Indonesia dengan Uni Eropa.
Kepada awak media usai pertemuan, Presiden Ke-8 RI itu menjelaskan bahwa kunjungannya merupakan ajang silaturahmi sekaligus cerita informal atas hasil kerja luar negerinya.
“Umum saja, saya cerita [ke Pak Jokowi] baru berkeliling dari luar negeri. Beliau juga mengikuti, rupanya. Saya ceritakan terobosan-terobosan yang kami dapat kemarin, terutama dengan Uni Eropa. Sepuluh tahun perundingan akhirnya tembus,” katanya kepada wartawan di kediaman Jokowi, Minggu (20/7/2025).
Lebih lanjut, Kepala negara menjelaskan bahwa selain kesepakatan dengan Uni Eropa, dirinya juga menghadiri pertemuan BRICS di Brasil, serta bertemu sejumlah pejabat di Prancis, London, hingga berkomunikasi dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Prabowo juga sempat mampir ke Belarus untuk menjajaki kerja sama di bidang komoditas.
“Mereka punya potash, mereka butuh karet kita, mereka butuh banyak komoditas kita. Ternyata harga cokelat dunia sedang sangat tinggi. Mereka banyak berharap dari kita. Maka kita harus segera lakukan peremajaan dan pembibitan baru,” ujar Prabowo.
Tak hanya itu, dia juga menyoroti bahwa lonjakan harga cokelat disebabkan oleh wabah yang menyerang perkebunan cokelat di Amerika Latin dan Afrika, membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai eksportir utama.
Terkait respon Jokowi atas laporan tersebut, Prabowo menyebut mantan presiden itu memahami dan menghargai proses yang telah dilaluinya, mengingat banyak inisiatif tersebut juga dimulai di masa pemerintahan Jokowi.
“Seperti perundingan dengan Uni Eropa yang sudah berjalan 10 tahun. Beliau mengerti betapa alot. Tapi sekarang kedua pihak berkepentingan untuk menyelesaikannya cepat. Dan alhamdulillah, ini kehormatan bagi Indonesia,” jelasnya.
Prabowo juga menyoroti bagaimana dirinya diterima secara istimewa di Eropa, termasuk oleh Presiden European Union Commission, Presiden European Union Council, dan bahkan Raja Belgia — yang disebutnya sengaja pulang ke istana dari luar kota hanya untuk menerima dirinya pada hari Minggu, hari yang biasanya dianggap sakral di Eropa.
“Kadang-kadang memang capek keliling dunia, tapi pendekatan personal antara pemimpin sangat penting. Itu yang bangun kepercayaan,” katanya.
Menutup pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap pada posisi non-blok dan akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik BRICS, OECD, CPTPP, hingga IPEF.
“Indonesia diterima semua pihak karena kita netral, menghormati semua negara, dan tidak mau ikut campur urusan dalam negeri negara manapun,” tegasnya.
Sebelum meninggalkan kediaman mantan Wali Kota Solo itu, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya akan melanjutkan agenda ke Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sembari meminta maaf karena harus segera berganti pakaian untuk acara tersebut.
“Saya akan ke kongres PSI. Saya minta maaf saya harus ganti, ya, oke,” pungkas Prabowo.
-
/data/photo/2025/07/20/687cd9407c913.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
8 Ke Jokowi, Prabowo: Baru Sempat Mampir Pak, Baru Keliling 2 Minggu Nasional
Ke Jokowi, Prabowo: Baru Sempat Mampir Pak, Baru Keliling 2 Minggu
Tim Redaksi
SOLO, KOMPAS.com
– Presiden
Prabowo
Subianto berkunjung ke rumah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (
Jokowi
) di Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025).
Setibanya di lokasi, Prabowo langsung disambut Jokowi dan istrinya, Iriana Jokowi yang sudah berdiri di depan gerbang.
Saat turun dari mobil dinasnya, Prabowo langsung memberikan gestur tangan melipat tangan di depan dadanya.
Berdasarkan video yang dikirimkan tim Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, Jokowi pun langsung menyapa Prabowo
“Selamat sore,” kata Jokowi kepada Prabowo.
Terdengar secara samar, Prabowo lantas langsung menanyakan kabar Jokowi.
“Apa kabar pak?” ujar Prabowo sembari berjalan mendekati Prabowo dan Iriana.
Setelahnya, Iriana juga ikut menyapa Prabowo.
Setelah itu, Prabowo tampak terlihat berbincang dengan Jokowi dan Iriana.
Di situ, Prabowo mengungkap baru sempat mampir ke kediaman Jokowi lantaran selama dua minggu terakhir, dia safari kenegaraan di luar negeri.
“Baru sempat mampir Pak. Baru keliling Pak, dua minggu,” kata Prabowo.
Jokowi lantas merespons dengan memberi sinyal kagum dengan Prabowo.
“Saya yang lihat saja sudah, ini
power
-nya dari mana ini,” ujar Jokowi.
Setelah itu, Jokowi memberi gestur mengajak Prabowo masuk ke dalam rumahnya.
Di momen itu, terlihat juga Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyalami Iriana sembari menundukan badan.
Prabowo, Jokowi, Iriana pun lalu masuk ke dalam rumah sembari diikuti Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming dan Seskab Teddy.
Sebelumnya, Prabowo sempat menyalami putra bungsu Jokowi yang juga Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (
PSI
) Kaesang Pangarep.
Diketahui, kehadiran Prabowo ke Solo, untuk menghadiri
Kongres PSI
hari kedua yang digelar di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Presiden Prabowo silaturahmi sambangi kediaman Jokowi di Surakarta
Surakarta, Jawa Tengah (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan menyambangi kediaman Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Gang Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Surakarta, Jawa Tengah pada Minggu petang.
Usai tiba di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Adi Soemarmo di Surakarta, sekitar pukul 17.30 WIB, iring-iringan kendaraan Presiden Prabowo langsung menuju kediaman Jokowi. Presiden Prabowo pun tiba di kediaman Jokowi pada pukul 18.10 WIB.
Di halaman depan rumah, Jokowi menyambut kedatangan Presiden Prabowo, dan di sekitarnya ada puluhan anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) beserta jurnalis menunggu Presiden Prabowo keluar dari kediaman.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang merupakan putra sulung Jokowi, juga mendampingi Presiden Prabowo menuju kediaman ayahnya itu. Wapres Gibran mendampingi Presiden Prabowo dari Lanud Adi Soemarmo.
Di Lanud Adi Soemarmo, Presiden Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo. Jajaran Kabinet Merah Putih itu terbang bersama Presiden Prabowo dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Adapun setelah bersilaturahmi dengan Jokowi, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri Kongres PSI yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta sekitar pukul 19.00 WIB. Presiden Prabowo juga dijadwalkan memberi sambutan dalam acara tersebut.
Kongres PSI 2025 yang dihadiri oleh ribuan kader dari seluruh Indonesia itu digelar selama dua hari pada 19-20 Juli 2025.
Dari hasil kongres hari pertama, putra bungsu Presiden Ke-7 Joko Widodo, Kaesang Pangarep, kembali terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2025-2030 lewat proses pemungutan suara secara daring (e-vote) yang dilakukan para kader.
Kaesang yang merupakan petahana pun kembali terpilih menjadi Ketua Umum PSI dengan perolehan suara 65,28 persen, mengalahkan calon ketua umum lainnya, yakni Ronald A. Sinaga atau Bro Ron dengan suara 22,23 persen dan Agus Mulyono Herlambang dengan suara 12,49 persen.
Selain melakukan pemilihan raya dan penetapan ketua umum, Kongres PSI 2025 juga memiliki agenda besar rebranding logo dan nama partai menjadi Partai Super TBK dan pergantian logo yang semula bunga mawar menjadi gajah berwarna merah-hitam.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi/Mentari Dwi Gayati
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Bangun Sutoto: Kasus Ijazah Jokowi Makin Terang, Polisi Jangan Terjebak Narasi
Tapi sebaliknya, kata Bangun, informasi yang didapat berdasarkan perekayasa informasi, akan dijadikan narasi baru selanjutnya.
“Akademisi akan bertindak dengan menggunakan kaidah teknologi informasi yang ada. Sementara, para pemain narasi justru merekayasa informasi yang tersedia. Akademisi terus mencari data untuk menemukan kebenaran. Sedangkan perekayasa informasi mencari pembenaran. Dua hal yang berbeda dan bertolak belakang,” terangnya.
Terkait tekanan terhadap Prof Sofian, Bangun menilai itu sebagai tindakan serius yang merusak iklim demokrasi.
Bahkan ia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan salah satu contoh penjajahan akademik hingga penindasan intelektual.
“Ini sangat berbahaya dan mengancam kehidupan berdemokrasi di Indonesia. Bagi saya, peristiwa yang dialami oleh Prof. Sofian Effendi adalah termasuk pelanggaran HAM berat. Akademisi berbicara berdasar pengalaman empiris, fakta, dan data tapi justru dibungkam. Ini sangat tragis,” imbuhnya.
Ia menegaskan, cara kerja akademisi dan penyebar narasi sangat berbeda. Akademisi mengumpulkan informasi secara terstruktur lalu disatukan menjadi satu kesatuan gambar atau kesimpulan yang utuh. Sementara, pemain narasi justru memutilasi informasi dan menyebarkannya di banyak tempat.
Kata Bangun, UGM harus menyikapi dan menempatkan kasus ijazah Jokowi dalam ranah akademisi dengan berbasis data dan fakta.
Alasannya, karena ijazah merupakan bukti otentik seseorang telah selesai menempuh tahapan akademik.
Ijazah itu tanda kerja akademik.“Polisi juga harus obyektif berdasar data dan fakta. Polisi harus benar-benar tepat dan presisi seperti slogannya. Polisi harus menggunakan teknologi informasi yang sudah tersedia. Jangan hanya robot saja yang bisa dipamerkan. Sekali lagi polisi harus presisi. Polisi jangan terjebak pada narasi yang sudah dimutilasi,” tandasnya.