Tag: Johnson

  • Sinopsis dan Daftar Pemain Film ‘Nosferatu’, Terkonfirmasi Tayang di Indonesia pada 5 Februari 2025

    Sinopsis dan Daftar Pemain Film ‘Nosferatu’, Terkonfirmasi Tayang di Indonesia pada 5 Februari 2025

    Liputan6.com, Yogyakarta – Universal Pictures Indonesia akhirnya mengonfirmasi tayangnya film Nosferatu di bioskop Indonesia. Film horror-gothic Amerika garapan sutradara Robert Eggers ini bakal tayang di bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2025.

    Sebelumnya, film ini telah tayang di Amerika Serikat pada 25 Desember 2024. Adapun kabar masuknya film vampir penghisap darah ini ke Indonesia sudah ditunggu oleh para pencinta film Tanah Air.

    Pasalnya, film ini mendapatkan penilaian positif di berbagai wilayah. Selain itu, Nosferatu juga tercatat telah memperoleh lima nominasi di ajang BAFTA Awards, di antaranya kategori Best Cinematography, Best Original Score, Best Production Design, Best Costume Design, dan Best Make Up & Hair.

    Nosferatu merupakan adaptasi modern dari film klasik Jerman dengan judul sama yang dirilis pada 1922. Film Nosferatu klasik tersebut disutradarai oleh FW Murnau.

    Adapun untuk versi modern, Robert Eggers membuat ulang film ini dengan menyusun versi ceritanya sendiri. Ia bertindak sebagai penulis sekaligus sutradara.

    Kisah Nosferatu sebenarnya terinspirasi dari novel legendaris Dracula karya Bram Stoker pada 1897. Bisa dikatakan, film ini merupakan adaptasi tidak resmi dari novel tersebut. Selain menjadi inspirasi untuk film ini, novel Dracula juga telah menjadi dasar bagi banyak film tentang makhluk pengisap darah.

    Film Nosferatu berkisah tentang obsesi vampir terhadap seorang wanita bernama Ellen Hutter. Ia dihantui oleh vampir hingga mengalami banyak kejadian mengerikan.

    Kisahnya bermula saat seorang agen real estat, Thomas Hutter, melakukan perjalanan ke Transilvania pada 1830-an. Ia pergi ke sana untuk bertemu dengan calon kliennya yang bernama Count Orlok.

    Thomas Hutter merupakan suami Ellen, seorang wanita yang nantinya akan terlibat dalam obsesi bersama vampir. Selama perjalanan, Ellen tinggal sementara bersama teman-teman mereka, Friedrich dan Anna Harding.

    Namun, selama kepergian Thomas, Ellen justru dihantui oleh bayang-bayang mengerikan. Rasa takutnya semakin meningkat tatkala ia berhadapan dengan kekuatan jahat yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

    Ellen Hutter ternyata menjadi sasaran obsesi Count Orlok. Thomas Hutter tidak menyadari bahwa klien yang ia temui merupakan vampir yang telah berusia ratusan tahun.

    Film Nosferatu dibintangi oleh Bill Skarsgard sebagai Count Orlok, Nicholas Hoult sebagai Thomas Hutter, dan Lily-Rose Depp sebagai Ellen Hutter. Selain itu, ada juga Aaron Taylor-Johnson sebagai Friedrich Harding, Emma Corrin sebagai Anna Harding, Willem Dafoe sebagai Profesor Albin Eberhart Von Franz, Simon McBurney sebagai Knock, Ralph Ineson sebagai Dr. Wilhelm Sievers, Paul Maynard sebagai Dockhand, dan Stacy Thunes sebagai Kepala Perawat.

    Film Nosferatu bakal tayang di bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2025.

    Penulis: Resla

  • 6 Universitas Terfavorit di Inggris yang Layak Didaftarkan untuk Beasiswa LPDP 2025

    6 Universitas Terfavorit di Inggris yang Layak Didaftarkan untuk Beasiswa LPDP 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2025 adalah salah satu program beasiswa yang mendukung masyarakat Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Masyarakat bisa memilih salah satu universitas terfavorit di Inggris.

    Pada 2025, pendaftaran beasiswa LPDP telah dibuka pada 17 Januari lalu. Program Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) yang disediakan LPDP memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi di luar negeri, termasuk di universitas terfavorit di Inggris.

    Salah satu syarat utama untuk mendapatkan beasiswa LPDP adalah memiliki letter of admission/acceptance (LoA) dari universitas yang terdaftar dalam daftar perguruan tinggi yang disetujui oleh LPDP.

    Inggris menjadi salah satu tujuan pendidikan yang paling populer bagi pendaftar beasiswa LPDP, mengingat kualitas pendidikan dan tradisi akademis yang sangat baik.

    Berikut ini enam universitas terfavorit di Inggris yang dapat dipilih oleh calon penerima beasiswa LPDP 2025.

    1. University of Oxford
    University of Oxford, yang didirikan pada 1096 adalah universitas tertua di Inggris dan salah satu universitas tertua di dunia. Terkenal dengan sistem tutorialnya yang unik, Oxford menawarkan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan personal dibandingkan dengan banyak universitas lainnya.

    Program studi di Oxford mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari sains, humaniora, hingga ilmu sosial. Universitas ini juga dikenal karena menghasilkan banyak alumni terkenal, seperti ilmuwan Stephen Hawking, mantan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill, dan aktor Emma Watson. Oxford sering kali menempati peringkat tinggi dalam berbagai daftar universitas terbaik dunia, menjadikannya pilihan utama bagi banyak pelajar internasional, termasuk dari Indonesia.

    2. University of Cambridge
    University of Cambridge didirikan pada 1209, memiliki reputasi global yang sangat kuat di berbagai bidang akademik. Universitas ini dikenal dengan fokusnya pada penelitian yang inovatif, serta kualitas pengajaran yang sangat tinggi. Cambridge menawarkan berbagai program sarjana dan pascasarjana yang didukung oleh fasilitas riset canggih.

    Seperti halnya Oxford, Cambridge juga telah melahirkan banyak tokoh dunia terkenal, termasuk ilmuwan Isaac Newton, biologist Charles Darwin, dan ahli matematika Alan Turing. Cambridge adalah pilihan yang sangat tepat bagi mereka yang ingin mengejar karier akademik atau profesional dengan standar internasional.

    3. The University of Edinburgh
    The University of Edinburgh, yang didirikan pada 1582, terletak di Skotlandia dan merupakan salah satu universitas tertua dan paling bergengsi di dunia. Edinburgh memiliki reputasi luar biasa dalam bidang sains, teknologi, seni, dan humaniora.

    Universitas ini juga sangat berfokus pada penelitian yang berpengaruh, dengan banyak proyek penelitian yang bertujuan untuk memecahkan tantangan global. Edinburgh merupakan tempat yang ideal bagi mereka yang ingin mengembangkan kemampuan riset, terutama dalam bidang medis dan teknologi.

    Beberapa tokoh ternama yang pernah belajar di Edinburgh termasuk filsuf David Hume dan penulis Arthur Conan Doyle. Universitas ini juga menawarkan pengalaman kampus yang unik, dengan pemandangan kota Edinburgh yang indah dan bersejarah.

    4. Imperial College London
    Imperial College London adalah universitas terkemuka di dunia yang khusus berfokus pada bidang STEM (science, technology, engineering, and mathematics). Didirikan pada 1907, Imperial College menawarkan berbagai program sarjana dan pascasarjana yang sangat kompetitif di bidang teknik, ilmu komputer, kedokteran, serta ilmu alam.

    Universitas ini dikenal karena kualitas pengajarannya yang sangat tinggi dan fasilitas riset yang modern. Imperial juga terlibat dalam berbagai proyek penelitian yang bertujuan untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan pengaruh yang besar di industri.

    Banyak alumni Imperial College yang mencapai kesuksesan luar biasa dalam dunia akademik dan profesional, termasuk ilmuwan terkenal seperti Alexander Fleming, penemu antibiotik.

    5. University College London (UCL)
    University College London atau yang biasa disingkat UCL, didirikan pada 1826 dan merupakan salah satu universitas top di London. UCL terkenal dengan pendekatannya yang interdisipliner dan berbasis penelitian, di mana mahasiswa didorong untuk mengeksplorasi berbagai disiplin ilmu.

    Universitas ini menawarkan berbagai program studi yang mencakup seni, sains, teknik, dan kesehatan, dan dikenal dengan fasilitas riset yang sangat canggih. UCL juga memiliki komunitas mahasiswa yang sangat beragam, dengan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia.

    Banyak alumni terkenal UCL yang telah memberikan kontribusi besar dalam bidang ilmu sosial, politik, serta kebijakan publik, seperti mantan walikota London, Boris Johnson, dan penulis Sir Michael Morpurgo. Universitas ini merupakan tempat yang tepat untuk mereka yang ingin berkarier pada sektor publik, riset, atau sektor teknologi.

    6. London School of Economics and Political Science (LSE)
    London School of Economics and Political Science (LSE), yang didirikan pada 1895, adalah salah satu universitas terbaik di dunia dalam bidang ekonomi, politik, dan ilmu sosial. LSE memiliki reputasi internasional yang sangat kuat dalam menghasilkan pemikir dan pemimpin yang berpengaruh di dunia.

    Universitas ini menawarkan program sarjana dan pascasarjana yang berfokus pada pengajaran dan penelitian ekonomi, kebijakan publik, hubungan internasional, dan bidang ilmu sosial lainnya. LSE juga terkenal karena melahirkan banyak tokoh terkenal, seperti ekonom terkenal George Soros, mantan Perdana Menteri Inggris Clement Attlee, dan banyak lainnya. Dengan kurikulum yang sangat fokus pada analisis dan penelitian, LSE sangat cocok untuk mereka yang ingin mengejar karier di bidang ekonomi, hukum, atau kebijakan publik.

    Dengan memilih salah satu dari universitas terfavorit di Inggris ini, calon penerima beasiswa LPDP 2025 memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dengan kualitas internasional yang dapat membuka banyak peluang karier dan memberikan kontribusi positif bagi Indonesia. Jangan lupa untuk mempersiapkan semua persyaratan dengan baik, agar Anda dapat meraih kesempatan luar biasa ini.

  • Trump Buka Peluang TikTok Diizinkan Tetap Dimiliki China

    Trump Buka Peluang TikTok Diizinkan Tetap Dimiliki China

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden terpilih Donald Trump membuka kemungkinan TikTok diizinkan tetap berada di bawah kepemilikan China jika langkah-langkah tegas diterapkan untuk melindungi data pengguna Amerika dan memastikan data tersebut disimpan di dalam wilayah AS.

    Hal ini diungkapkan calon Penasihat Keamanan Nasional pemerintahan Trump, Mike Waltz, dalam wawancaranya dengan CNN International pada Minggu (19/1/2025).

    “Trump sedang mengupayakan penyelamatan TikTok dan tidak menutup opsi melanjutkan kepemilikan China asalkan ada mekanisme perlindungan yang ketat untuk memastikan data aman di AS,” jelasnya seperti dikutip Reuters, Senin (20/1/2025).

    Sementara itu, aplikasi besutan ByteDance ini memulihkan akses layanannya di AS setelah Donald Trump mengatakan akan kembali mengizinkan akses aplikasi tersebut usai pelantikannya pada Senin.

    “Sebagai hasil dari upaya presiden Trump, TikTok kembali ke AS,” demikian pernyataan yang dikutip dari Reuters.

    TikTok telah resmi diblokir oleh AS. Namun demikian, pemblokiran TikTok memicu banyak kontroversi. Apalagi, Trump sejak awal tidak berminat untuk melakukan aksi pemblokiran terhadap layanan platform media sosial alias medsos yang kerap diasosiasikan lekat dengan kepentingan China tersebut.

    Waltz juga menekankan bahwa Trump membutuhkan waktu untuk menyelesaikan masalah terkait TikTok. Ia juga menambahkan bahwa perpanjangan waktu diperlukan bagi TikTok untuk mempertimbangkan calon pembeli potensial.

    Namun, Ketua DPR dari Partai Republik Mike Johnson memberikan sinyal berbeda. Ia menyatakan keyakinannya bahwa Trump akan mendorong ByteDance untuk benar-benar menjual TikTok.

    “Dari perspektif kami, ini berarti dia akan memastikan adanya perubahan kepemilikan yang sesungguhnya. Masalah yang dikhawatirkan oleh anggota Kongres bukan pada platformnya, melainkan pada hubungan dengan Partai Komunis China,” ujar Johnson dalam program Meet the Press NBC News.

    Beberapa anggota Kongres dari Partai Republik menentang ide perpanjangan waktu tersebut.

    Senator Tom Cotton, Ketua Komite Intelijen Senat, dan Pete Ricketts menyatakan dalam pernyataan bersama pada Minggu bahwa tidak ada dasar hukum untuk memberikan ‘perpanjangan’ atas tenggat waktu larangan tersebut.

  • Sosok Aktor Ini Difavoritkan Pierce Brosnan Jadi James Bond Baru

    Sosok Aktor Ini Difavoritkan Pierce Brosnan Jadi James Bond Baru

    London, Beritasatu.com – Memerankan karakter James Bond baru adalah salah satu pencapaian tertinggi yang dapat diraih seorang aktor dalam dunia perfilman. Setelah Daniel Craig memerankan agen 007 dalam lima film, era baru siap dimulai. 

    Film-film James Bond Daniel Craig, yakni Casino Royale (2006), Quantum of Solace (2008), Skyfall (2012), Spectre (2015), dan No Time to Die (2021), telah mengakhiri babak ceritanya sebagai agen berkode 007 dengan lisensi untuk membunuh, membuka jalan untuk aktor James Bond baru.

    Michael G Wilson dan Barbara Broccoli, produser di balik franchise ikonik ini, belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan Daniel Craig sebagai James Bond yang baru. Namun, Pierce Brosnan, salah satu mantan pemeran James Bond, telah memberikan pendapatnya tentang kandidat yang ia anggap ideal.

    Pierce Brosnan, yang memerankan James Bond dalam empat film dari 1995 hingga 2002, yaitu Golden Eye (1995), Tomorrow Never Dies (1997), The World Is Not Enough (1999), dan Die Another Day (2002), menyebut nama Aaron Taylor-Johnson sebagai pilihan yang sempurna.

    “Ia memiliki profil yang bagus, baik dari segi usia maupun pengalaman. Ia memiliki kekuatan fisik, karisma, dan penguasaan bahasa yang luar biasa. Saya yakin ia akan menjadi Bond yang luar biasa,” ungkap Brosnan dalam wawancara di acara The Ray D’Arcy Show. 

    Brosnan juga mengenang kerja sama dengan Taylor-Johnson di film The Best (2009) dan menyebutnya sebagai aktor berbakat yang pantas memerankan agen 007.

    Aaron Taylor-Johnson sendiri pernah merujuk kemungkinan menjadi James Bond baru dalam wawancara dengan Rolling Stone. “Saya hanya dapat berbicara tentang apa yang sedang dan akan saya kerjakan. Saya tidak merasa perlu mendefinisikan diri berdasarkan masa depan,” ujar Taylor-Johnson. 

    “Apa pun yang menjadi peluang saya, saya akan menghadapi dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

    Komentar Taylor-Johnson dan dukungan Brosnan memperkuat rumor yang beredar bahwa ia menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Daniel Craig. Karisma, fisik yang kuat, dan pengalaman akting membuatnya dianggap sebagai pilihan ideal untuk melanjutkan waralaba James Bond.

    Hingga saat ini, penggemar masih menunggu pengumuman resmi mengenai siapa yang akan memerankan James Bond baru. Dengan persiapan proyek baru yang masih dalam tahap awal, nama Aaron Taylor-Johnson kini semakin mencuat sebagai calon kuat.

  • Tottenham Tak Mau Disebut Lesu di Bursa Transfer Musim Dingin

    Tottenham Tak Mau Disebut Lesu di Bursa Transfer Musim Dingin

    JAKARTA – Manajer Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou membela kurangnya aktivitas klubnya di bursa transfer musim dingin.

    Dia menegaskan bahwa ia tahu seberapa keras Spurs tersebut bekerja untuk mendatangkan pemain baru.

    Spurs berhasil merekrut kiper Antonin Kinsky pada 5 Januari 2025, tetapi masih belum berhasil mendatangkan pemain di posisi lain untuk menambal skuad yang dilanda cedera.

    Tak berhenti di situ, ternyata Spurs diam-diam bersikeras ingin mendapatkan Randal Kolo Muani dari Paris Saint-Germain. Bahkan, mereka tak gentar bertarung dengan Juventus.

    Sayangnya, PSG lebih milih bersepakat dengan Juventus untuk meminjamkan Muani hingga akhir musim ini.

    Meski demikian, Postecoglou enggan menyerah untuk mendatangkan pemain baru. Ketika ditanya apakah kehilangan Muani merupakan kemunduran besar, Postecoglou menjawab, “Tidak.”

    “Kami menginginkannya. Ya, itu tergantung apa yang Anda maksud dengan ‘mencari’. Kami tertarik dan sedang mengincar sejumlah pemain.”

    “Namun, apakah kami sampai pada titik di mana kami pikir ia akan datang kepada kami? Tidak,” kata sang manajer lagi.

    Manajer asal Australia itu lebih lanjut menegaskan bahwa Spurs tak akan berisik pada bursa Januari 2025.

    Yang penting ialah kebutuhan pemain bisa terakomodasi. Postecoglou sepenuhnya menyadari pekerjaan yang sedang berlangsung di balik layar yang dipimpin oleh Direktur Teknik Johan Lange.

    “Klub bekerja sekeras mungkin. Jadi, itu saja yang dapat Anda minta. Januari bukanlah bulan yang mudah.”

    “Namun, saya tahu banyak pekerjaan yang sedang dilakukan di balik layar untuk mencoba dan mendapatkan beberapa bala bantuan,” kata Postegoclou lagi.

    Tottenham turun ke posisi ke-14 di Liga Inggris menjelang pertandingan tandang ke Everton pada Minggu, 19 Januari 2025.

    Mereka mengunjungi Merseyside dengan luka usai kekalahan dalam Derby London Utara kontra Arsenal (1-2) pada 16 Januari 2025.

    Di tengah daftar pemain absen, yang berkontribusi terhadap performa yang buruk, Postecoglou ingin segera mendapat amunisi baru untuk mendongkrak penampilan.

    Pasalnya, agenda ke depan sudah mulai padat dengan Spurs juga bermain di Liga Europa. Selepas melawan Everton, mereka akan melawat ke kandang Hoffenheim.

    “Ini sulit karena semua klub mengalaminya. Saya kira secara tradisional hal itu meningkat pada minggu terakhir sehingga kami mendekatinya untuk semua klub.”

    “Ini bukan frustrasi. Akan menjadi frustrasi dan kekecewaan jika klub tidak bekerja keras, tetapi mereka bekerja keras. Kami membutuhkan bala bantuan dan perlu mencoba mewujudkannya jika kami bisa minggu ini.”

    “Itu kata yang mudah diucapkan, tetapi saya tahu betapa kerasnya klub telah bekerja di balik layar untuk menyelesaikan sesuatu. Itu tidak mudah.”

    “Anda memerlukan persetujuan dari tiga pihak yang berbeda. Terkadang, ketika Anda berada dalam situasi kami, klub lain menyadarinya dan mencoba memanfaatkannya sebaik mungkin.”

    “Itulah mengapa saya senang bisa mendatangkan Toni (Antonin Kinsky) cukup awal. Itu pasti membantu kami, tetapi itu bukan karena tidak mau berusaha. Jadi, saya menerimanya dan saya tidak kecewa atau frustrasi,” ujar Postecoglou.

    Tottenham dipastikan kehilangan Brenna Johnson (cedera betis), Yves Bissouma, Timo Werner (cedera otot paha), dan Ben Davies saat menghadapi Everton.

  • Greenland, Pulau Terbesar Dunia Ini Ingin ‘Dijajah’ Donald Trump

    Greenland, Pulau Terbesar Dunia Ini Ingin ‘Dijajah’ Donald Trump

    Jakarta

    Belum lama ini, Donald Trump Jr. mendarat di Greenland, pulau Arktik yang sangat ingin dibeli ayahnya, Donald Trump, meski ada pernyataan tegas dari Greenland bahwa pulau itu tidak dijual. Perjalanan itu memicu spekulasi tentang apa sebenarnya rencana ayahnya untuk wilayah Arktik ini.

    Desember silam, Trump mengutarakan lagi seruan AS memiliki Greenland sebagai kebutuhan mutlak. Kala ditanya apa akan mengesampingkan penggunaan militer atau ekonomi untuk memperoleh Greenland, ia menjawab, “Tidak, saya tak dapat meyakinkan Anda soal keduanya, tapi saya dapat mengatakan ini, kita membutuhkannya untuk keamanan ekonomi,” jawabnya.

    Menurutnya, kepemilikan Greenland sangat penting bagi keamanan AS. Ahli mengatakan ia mungkin juga mengincar aspek lain Greenland seperti kekayaan sumber daya alam termasuk logam tanah jarang, yang mungkin lebih mudah diakses karena perubahan iklim mencairkan es di sana.

    Posisi geopolitik yang unik

    Greenland pulau terbesar dunia dan rumah bagi lebih dari 56.000 orang. Sebagai bekas koloni Denmark dan sekarang wilayah otonomi Denmark, pulau ini menempati posisi geopolitik unik, terletak antara AS dan Eropa. Ibu kotanya, Nuuk, lebih dekat ke New York daripada ke ibu kota Denmark, Kopenhagen.

    Ulrik Pram Gad, peneliti di Institut Studi Internasional Denmark menyebut Greenland telah lama dianggap sebagai kunci keamanan AS, terutama untuk menangkal potensi serangan dari Rusia.

    Trump bukan Presiden AS pertama yang mengutarakan ide membeli Greenland. Di 1867, saat Presiden Andrew Johnson membeli Alaska, dia juga mempertimbangkan membelinya. Akhir Perang Dunia II, Presiden Truman menawarkan Denmark USD 100 juta untuk membeli Greenland.

    Tak satu pun tawaran membuahkan hasil, tapi berdasarkan perjanjian pertahanan 1951, AS memperoleh pangkalan udara yang sekarang disebut Pangkalan Luar Angkasa Pituffik, di Greenland barat laut. Di antara Moskow dan New York, pangkalan ini merupakan pos terdepan paling utara angkatan bersenjata AS dan dilengkapi sistem peringatan rudal.

    “AS ingin memastikan tidak ada kekuatan besar yang bermusuhan yang menguasai Greenland, karena itu dapat menjadi pijakan untuk menyerang AS,” kata Pram Gad.

    Kaya akan mineral langka

    Namun, yang mungkin lebih menarik bagi Trump adalah endapan sumber daya alam Greenland yang melimpah. Menurut Klaus Dodds, profesor geopolitik di Universitas London, itu termasuk minyak dan gas, serta logam tanah jarang yang sangat diminati untuk mobil listrik dan turbin angin dalam transisi hijau, serta untuk peralatan militer.

    Saat ini China mendominasi produksi tanah jarang global dan mengancam akan membatasi ekspor mineral penting dan teknologi terkait. “Tidak diragukan bahwa Trump dan para penasihatnya sangat khawatir tentang cengkeraman yang tampaknya dimiliki China,” kata Dodds.

    Es yang mencair dan suhu Arktik yang meningkat cepat menjadikan Greenland terimbas krisis iklim, tapi juga peluang ekonomi. Hilangnya es membuka rute pelayaran, meningkatkan jumlah waktu yang dapat dilalui selama musim panas di Belahan Bumi Utara.

    Namun pada kenyataannya, kondisi di sepanjang rute ini masih sering rentan dan mencairnya es justru dapat membuat perairan semakin berbahaya untuk dilayari. Di samping itu, mencairnya es juga mungkin membuat sumber daya alam Greenland makin mudah diakses atau ditambang walau sejauh ini belum ada buktinya.

    Mungkinkah AS mencaplok Greenland?

    Foto: CNN

    Pemerintah Denmark dan Greenland menentang keras gagasan negara Arktik itu dapat dibeli. “Kami tidak untuk dijual dan takkan pernah dijual. Kami tak boleh kehilangan perjuangan kami selama bertahun-tahun untuk kebebasan,” kata Perdana Menteri Greenland Mute Egede.

    Kuupik V. Kleist, mantan PM Greenland, mengatakan Trump lebih banyak bicara ke warga AS daripada ke penduduk Greenland. “Saya tidak melihat apa pun di masa depan yang akan membuka jalan bagi penjualan. Anda tidak bisa begitu saja membeli sebuah negara atau sebuah bangsa,” sergahnya.

    Namun, komentar Trump muncul pada saat yang menarik bagi Greenland. Pemerintah yang dipimpin suku Inuit baru-baru ini meningkatkan tuntutan untuk merdeka dari Denmark. Dalam pidato tahun barunya, Egede menyerukan agar belenggu era kolonial disingkirkan.

    “Denmark panik,” kata Dodds. Bulan Desember, Denmark mengumumkan peningkatan besar dalam pengeluaran militer untuk Greenland. Menlu Denmark mengatakan Greenland dapat merdeka jika penduduknya menginginkannya, tapi takkan menjadi negara bagian AS.

    Ia juga mengatakan bahwa Denmark terbuka untuk berdialog dengan Amerika tentang bagaimana mereka dapat bekerja sama lebih erat untuk memastikan bahwa ambisi Amerika terpenuhi.

    Greenland berupaya meningkatkan kemandiriannya dengan mendiversifikasi ekonominya. Negara itu membuka bandara baru di Nuuk sebagai bagian dari rencana meningkatkan pariwisata. Namun, negara itu masih bergantung pada hibah tahunan sekitar USD 500 juta dari Denmark.

    Nah bagaimana jika AS mau membayar lebih besar? Beberapa politisi Greenland melontarkan gagasan tentang asosiasi khusus, di mana Greenland memiliki kedaulatan tapi juga dukungan finansial dari AS, sebagai imbalan atas perjanjian tentang kepentingan strategis AS. Untuk saat ini, masih belum jelas sejauh mana Trump akan mengejar keinginannya memperoleh Greenland.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Trump Mau Caplok Greenland, Blinken Mengkritik”
    [Gambas:Video 20detik]
    (fyk/fay)

  • Trump Bakal Bangun Data Center di Seluruh AS, Dapat Modal Rp324 Triliun dari UAE

    Trump Bakal Bangun Data Center di Seluruh AS, Dapat Modal Rp324 Triliun dari UAE

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana besar untuk membangun pusat data (data center) baru di seluruh Amerika Serikat. 

    Rencana tersebut akan melibatkan investasi sebesar US$20 miliar dari Hussain Sajwani, seorang pengusaha miliarder asal Emirat yang mendirikan raksasa pengembangan properti DAMAC Properties.

    Melansir dari Techcrunch, Rabu (8/1/2025) fase pertama dari investasi ini akan mencakup pembangunan pusat data di delapan negara bagian, yakni Arizona, Illinois, Indiana, Louisiana, Michigan, Ohio, Oklahoma, dan Texas. 

    Pusat data tersebut dirancang untuk mendukung teknologi canggih, terutama kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan.

    “Kami telah menunggu lama untuk meningkatkan investasi kami di AS. Kami berkomitmen untuk menginvestasikan $20 miliar, bahkan mungkin lebih,” ujar Sajwani.

    Namun, meskipun pernyataan ini menjanjikan, banyak yang mengingat pengalaman serupa pada masa lalu yang berakhir dengan kegagalan. 

    Pada tahun 2017, Trump dan Gubernur Wisconsin saat itu, Scott Walker, mengumumkan bahwa produsen Taiwan Foxconn akan menghabiskan US$10 miliar untuk membangun kampus di dekat Milwaukee. 

    Namun, rencana itu mengalami penurunan drastis, dengan Foxconn hanya menghabiskan sekitar US$1 miliar hingga awal 2023 dan menciptakan jauh lebih sedikit pekerjaan dari yang dijanjikan.

    Rencana besar ini muncul di tengah perdebatan politik mengenai Undang-Undang CHIPS, yang diluncurkan oleh pemerintahan Biden untuk meremajakan manufaktur semikonduktor di Amerika. 

    Trump telah menjadi kritikus vokal terhadap Undang-Undang tersebut, yang mengalokasikan dana hibah besar dan insentif pajak untuk memproduksi chip domestik. 

    Trump dan beberapa pemimpin Republik lainnya, termasuk Ketua DPR Mike Johnson, bahkan mengancam akan mencabut Undang-Undang tersebut, dengan alasan bahwa kebijakan tersebut belum cukup efektif.

    Para pemimpin industri teknologi, termasuk CEO OpenAI Sam Altman, telah mendesak pemerintah untuk lebih banyak berinvestasi dalam infrastruktur pusat data, terutama karena kebutuhan sumber daya komputasi yang terus meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan AI. 

    Di sisi lain, Microsoft baru-baru ini mengumumkan rencana investasi sebesar US$80 miliar untuk membangun pusat data AI dalam skala besar.

    Dalam pernyataan terpisah, Brad Smith, Presiden Microsoft, menekankan pentingnya kemitraan internasional dan investasi infrastruktur untuk memastikan bahwa Amerika Serikat tetap berada di garis depan dalam revolusi teknologi ini. 

    “Kami percaya bahwa pemerintah yang baru dapat memperkuat sektor teknologi dengan berinvestasi lebih banyak dalam infrastruktur,” kata Smith.

  • Pengakuan Miliarder Terobsesi Hidup Abadi, Ini Ritualnya Agar Tak Menua

    Pengakuan Miliarder Terobsesi Hidup Abadi, Ini Ritualnya Agar Tak Menua

    Jakarta

    Bryan Johnson, miliarder di Amerika Serikat berusia 47 tahun dikenal dengan obsesinya agar bisa hidup lebih lama. Rutinitas hariannya agar hidup abadi juga disorot karena melibatkan putranya, Talmage, yang berusia 19 tahun.

    Keduanya, yang banyak dipuji karena tampak seperti saudara, sempat bikin heboh saat mengumumkan mereka menjalani “pertukaran plasma multigenerasi pertama di dunia,” bersama dengan ayah Johnson, yang kini berusia 71 tahun, untuk mencoba tetap awet muda.

    Setelah merilis dokumenter Netflix barunya, “Don’t Die: The Man Who Wants to Live Forever,” Johnson berbicara tentang rutinitas hariannya agar bisa hidup lebih lama dan tidak menua.

    Dalam dokumenter tersebut, Johnson dan Talmage bangun pukul 5 pagi, makan “makanan terakhir mereka hari itu,” kombinasi sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan beri, pada siang hari dan tidur pada pukul 8:30 malam.

    “Saat saya tidur pukul 8:30 malam, pencernaan utama telah selesai dan detak jantung saya saat istirahat sekitar 47-49 bpm,” kata Johnson.

    “Jika saya makan di sore hari, detak jantung saya saat istirahat akan berada di antara 55-58 bpm karena tubuh saya masih mencerna makanan dan itu akan mengurangi kualitas tidur saya hingga ~30%,” tambah dia.

    Ia mengatakan bahwa ia mampu mencapai “tidur yang sempurna” sebagian dengan melakukan ritual menenangkan diri di malam hari dan mengurangi aktivitas larut malam. Ia juga tidak mengonsumsi kafein atau alkohol.

    Tidak mengherankan bahwa ayah dan anak itu mengonsumsi suplemen lengkap yang diberi nama Johnson’s Blueprint. Protokol hidup awet muda Johnson yang berat meliputi metformin untuk pengaturan glukosa darah dan proferrin untuk produksi zat besi dan sel darah merah.

    Ia juga menjalani diet vegan. Sehari-harinya, dia dan putranya biasanya mengonsumsi 2.250 kalori sehari, 130 gram protein, 206 karbohidrat, dan 101 gram lemak.

    Sarapannya berupa campuran protein dengan kakao, minyak zaitun murni, dan susu kacang macadamia, sementara makan siang pukul 9 pagi berupa semangkuk sayuran super.

    Duo yang gemar berolahraga ini melakukan latihan 60 menit setiap hari yang memadukan kekuatan, kardio, fleksibilitas, dan keseimbangan. Pushup terbalik, pull-up, squat, bicep curl, dan latihan interval intensitas tinggi (HIIT) selama 10 menit termasuk dalam latihan yang dijadwalkan. Dan terakhir, keduanya melakukan “latihan yang terfokus”.

    Ketika ditanya tentang dokumenter tentang hubungannya dengan Talmage, Johnson mengatakan bahwa, “Talmage memandang saya sebagai dirinya di masa depan, dan saya memandang Talmage sebagai diri saya yang dulu.”

    (kna/kna)

  • Bawas MA Beri Sanksi Mantan Ketua dan Waka PN Surabaya Terkait Vonis Bebas Ronald Tannur

    Bawas MA Beri Sanksi Mantan Ketua dan Waka PN Surabaya Terkait Vonis Bebas Ronald Tannur

    Surabaya (beritajatim.com) – Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) memberikan sanksi kepada sejumlah pegawai di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkait kasus vonis bebas Gregorius Ronald Tannur. Selain itu, Bawas juga menjatuhkan sanksi kepada sejumlah mantan pejabat di institusi yang berlokasi di Jalan Arjuna, Surabaya.

    Sanksi tersebut diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Bawas MA. Jubir MA, Yanto, menyampaikan bahwa sanksi yang diberikan bervariasi dari berat hingga ringan.

    “Tim Pemeriksa Bawas MA RI telah melakukan pemeriksaan secara komprehensif terhadap terlapor dan pihak-pihak terkait lainnya. Dan laporan hasil pemeriksaan telah disampaikan oleh Pimpinan MA. Adapun hasil pemeriksaan yang disampaikan Tim Pemeriksa Bawas kepada Ketua MA diperoleh hasil terhadap para terlapor telah terjadi pelanggaran kode etik,” ujar Yanto beberapa waktu lalu.

    Yanto menjelaskan bahwa dua pimpinan PN Surabaya yang mendapat sanksi berat adalah Rudi Suparmono (eks Ketua PN Surabaya) dan Dju Johnson Mira Mangngi (eks Wakil Ketua PN Surabaya). Selain itu, terdapat dua panitera berinisial Y dan UA serta seorang juru sita berinisial RA yang turut dijatuhi sanksi.

    “Saudara R yang dahulu Pimpinan Pengadilan Negeri Surabaya melakukan pelanggaran disiplin berat terhadap yang bersangkutan dan dijatuhi hukuman non-palu selama 2 tahun. Saudara D dahulu Pimpinan Pengadilan Negeri Surabaya melakukan pelanggaran disiplin ringan, oleh karenanya terhadap yang bersangkutan dijatuhi sanksi ringan berupa pernyataan tidak puas secara tertulis,” kata Yanto.

    Sementara itu, sanksi disiplin berat berupa pembebasan dari jabatan menjadi pelaksana selama 12 bulan dijatuhkan kepada RA, Y, dan UA.

    “Saudara RA dahulu Staf PN Surabaya melakukan pelanggaran berat, oleh karenanya terhadap yang bersangkutan dijatuhi hukuman disiplin berat berupa pembebasan dari jabatan menjadi pelaksana selama 12 bulan. Saudara Y dahulu Staf PN Surabaya melakukan pelanggaran berat, oleh karenanya terhadap yang bersangkutan dijatuhi hukuman disiplin berat berupa pembebasan dari jabatan menjadi pelaksana selama 12 bulan. Saudara UA dahulu Staf PN Surabaya melakukan pelanggaran berat, oleh karenanya terhadap yang bersangkutan dijatuhi hukuman disiplin berat berupa pembebasan dari jabatan menjadi pelaksana selama 12 bulan,” jelasnya.

    Ketika ditanya mengenai keterkaitan antara pelanggaran kode etik tersebut dengan aliran dana suap, Yanto menjelaskan bahwa sanksi etik tidak selalu berhubungan dengan penerimaan uang.

    “Jadi etik itu kan sanksi etik, itu kan tidak harus menerima (uang). Ketemu dengan para pihak pun etik, seperti itu ya. Ketemu para pihak pun, etik, jadi begitu. Jadi sanksi etik itu tidak harus menerima. Ya tidak menerima pun, kalau hal yang dilarang itu kan ada di kode etik ya. Kode perilaku, pedoman perilaku hakim itu apa yang dilarang itu kan ada di situ,” pungkasnya. [uci/beq]

  • Kenapa Trump Ngotot Mau Caplok Greenland sampai Ancam Pakai Militer?

    Kenapa Trump Ngotot Mau Caplok Greenland sampai Ancam Pakai Militer?

    Daftar Isi

    Alasan Trump ingin rebut Greenland

    Jakarta, CNN Indonesia

    Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump telah mengisyaratkan kemungkinan menggunakan kekuatan militer untuk merebut Terusan Panama dan Greenland.

    Dalam konferensi pers pada Selasa (7/1), Trump ditanya oleh wartawan soal apakah dia akan menggunakan kekuatan militer atau ekonomi untuk menguasai Terusan Panama dan Greenland.

    Trump baru-baru ini menyatakan niatnya untuk merebut kedua wilayah tersebut, dengan alasan demi keamanan ekonomi dan nasional Amerika Serikat. Mengenai hal ini, ia enggan menjawab cara apa yang akan diambil. Namun, ia tak mengesampingkan kedua opsi tersebut.

    “Saya tidak bisa meyakinkan Anda mengenai salah satu dari keduanya. Tapi saya bisa mengatakan bahwa kita membutuhkannya untuk keamanan ekonomi,” kata Trump.

    Di hari yang sama, putra Trump yakni Donald Trump Jr. mendarat di Greenland. Kepada CNN, ia mengatakan perjalanan tersebut merupakan sebuah “kesenangan kecil”.

    “Sebagai orang yang senang beaktivitas di luar, saya bersemangat untuk mampir ke Greenland minggu ini,” kata Trump Jr.

    Perjalanan ini memicu spekulasi mengenai apa sebenarnya rencana Trump untuk wilayah Arktik tersebut. Para ahli menduga Trump mungkin saja tak cuma mengincar Greenland demi keamanan AS, tetapi juga mengincar aspek lain seperti kekayaan sumber daya alam.

    Alasan Trump ingin rebut Greenland

    Greenland adalah pulau terbesar di dunia yang dihuni oleh lebih dari 56 ribu orang. Wilayah ini dulunya bekas koloni Denmark dan kini menjadi wilayah otonom dari kerajaan Denmark.

    Greenland terletak di posisi geopolitik yang unik, yaitu antara Amerika Serikat dan Eropa. Ibu kotanya, Nuuk, lebih dekat ke New York dibandingkan ke ibu kota Denmark, Kopenhagen.

    Menurut peneliti senior di Institut Studi Internasional Denmark, Ulrik Pram Gad, Amerika Serikat sejak lama memandang Greenland sebagai kunci bagi keamanan AS. Utamanya, untuk mencegah potensi serangan dari Rusia.

    Selain itu, Jalur Barat Laut selaku jalur pelayaran membentang di sepanjang pantai Greenland. Ini merupakan wilayah maritim strategis yang menjadi bagian dari celah Greenland-Islandia-Inggris.

    Trump pada dasarnya bukan presiden AS pertama yang mengidam-idamkan Greenland. Pada 1867, Presiden kala itu Andrew Johnson juga mengincar Greenland saat sedang membeli Alaska.

    Presiden AS ke-33, Harry S. Truman, juga pernah menawarkan Denmark $ 100 juta (sekitar Rp1,6 triliun) untuk menyerahkan Greenland. Tawaran ini tercatat dalam dokumen yang pertama kali dilaporkan oleh media Denmark.

    Meski begitu, tak ada tawaran yang membuahkan hasil. Namun, pada 1951, AS berhasil memiliki pangkalan udara yang saat ini disebut Pangkalan Luar Angkasa Pituffik di barat laut Greenland berkat perjanjian pertahanan.

    Pangkalan itu terletak di tengah-tengah antara Rusia dan AS. Pos itu menjadi pos paling utara angkatan bersenjata AS yang dilengkapi sistem peringatan rudal.

    “[AS ingin memastikan] tidak ada kekuatan besar musuh yang mengendalikan Greenland, karena itu bisa menjadi pijakan untuk menyerang AS,” kata Pram Gad kepada CNN.

    Kaya mineral langka

    Menurut Klaus Dodds, profesor geopolitik di Royal Holloway, University of London, apa yang mungkin menarik perhatian Trump yaitu kekayaan sumber daya alam Greenland.

    Greenland memiliki simpanan minyak dan gas, serta logam tanah jarang yang sangat diminati untuk mobil listrik dan turbin angin transisi hijau, serta untuk pembuatan peralatan militer.

    Saat ini, China mendominasi produksi tanah jarang global. Beijing telah mengancam akan membatasi ekspor mineral kritis dan teknologi terkait di saat Trump sebentar lagi naik ke tampuk kuasa.

    “Tidak diragukan lagi bahwa Trump dan para penasihatnya sangat khawatir dengan cengkeraman yang tampaknya dimiliki China,” kata Dodds kepada CNN.

    Peluang besar karena es mencair

    Es-es di Greenland belakangan mulai mencair seiring dengan suhu Arktik yang meningkat pesat.

    Fenomena krisis iklim ini telah dipandang positif karena memberikan peluang ekonomi buntut terbukanya rute pelayaran. Selama 10 tahun, aktivitas pengiriman di Arktik naik 37 persen, menurut Dewan Arktik. Hal ini disebabkan fenomena es yang mencair.

    “Saya rasa Trump secara naluriah mendapatkan gagasan bahwa Arktik sedang mencair [dan ada peluang di dalamnya],” kata Dodds.

    (blq/rds)

    [Gambas:Video CNN]