Tag: Joan Mir

  • Francesco Bagnaia Comeback! Juara di Sprint Race MotoGP Malaysia 2025

    Francesco Bagnaia Comeback! Juara di Sprint Race MotoGP Malaysia 2025

    Jakarta

    Francesco Bagnaia comeback! Dia sukses menuntaskan Sprint Race MotoGP Malaysia 2025 dengan menjadi juara.

    Francesco Bagnaia untuk kedua kalinya menjadi juara di Sprint Race untuk musim ini. Dia baru saja menuntaskan balapan dengan berhasil finis di posisi pertama. Bagnaia memang sudah mendominasi sejak sesi Q1 tadi pagi. Dia menjadi yang tercepat. Selanjutnya pada sesi Q2, pebalap berusia 28 tahun itu juga berhasil meraih pole position setelah rentetan performa buruknya di seri Indonesia dan Australia.

    Bagnaia langsung melesat dari posisi terdepan usai start dia tak terkejar sampai bendera finis dikibarkan. Sementara Pedro Acosta terhalang Alex Marquez yang berada di posisi kedua. Joan Mir dari posisi ketujuh juga ikut melesat dan bertarung memperebutkan podium. Sayang dia terjatuh di putaran kelima.

    Di sisi lain, Sprint Race ini juga penting bagi Alex Marquez, sebab dia bisa mengamankan titel runner up di bawah kakaknya yang sudah dipastikan jadi jawara musim ini.

    Beruntung hingga akhir balapan, Alex bisa mempertahankan posisinya dan dipastikan jadi runner-up MotoGP 2025. Rekan setimnya Fermin Aldeguer juga menjalani balapan yang cukup baik. Dia finis ketiga dan berhasil mendapat gelar ‘Rookie of the Year’ musim ini. Berikut ini hasil lengkap Sprint Race MotoGP Malaysia.

    Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2025

    1. Francesco Bagnaia
    2. Alex Marquez
    3. Fermin Aldeguer
    4. Pedro Acosta
    5. Franco Morbidelli
    6. Fabio Quartararo
    7. Marco Bezzecchi
    8. Johann Zarco
    9. Enea Bastianini
    10. Fabio Di Giannantonio
    11. Pol Espargaro
    12. Ai Ogura
    13. Raul Fernandez
    14. Jack Miller
    15. Alex Rins
    16. Brad Binder
    17. Somkiat Chantra
    18. Lorenzo Savadori
    19. Augusto Fernandez
    20. Michele Pirro

    (dry/din)

  • Jadwal MotoGP Malaysia 2025, Sprint Race Digelar Siang Ini

    Jadwal MotoGP Malaysia 2025, Sprint Race Digelar Siang Ini

    Jakarta

    Sprint Race MotoGP Malaysia digelar siang ini. Simak jadwal lengkapnya jangan sampai terlewat.

    Sirkuit Sepang Malaysia bakal menggelar seri ke-20 MotoGP akhir pekan ini. Adapun rangkaian MotoGP Malaysia sudah dimulai sejak Jumat (24/10/2025) yakni dengan sesi Free Practice 1 dan Practice. Pada sesi Free Practice 1, rider Gresini Racing Fermin Aldeguer sukses menjadi yang tercepat. Dia dibuntuti Francesco Bagnaia yang berada di posisi kedua. Selanjutnya rider Castrol Honda Joan Mir menghuni di tempat ketiga.

    Di sesi Practice, Pedro Acosta melesat menjadi yang pertama. Dia pun memastikan diri langsung ke sesi Q2 pada pagi ini. Mengekor di tempat kedua ada Johann Zarco yang juga tak perlu menjalani Q1 terlebih dahulu. Jack Miller, Joan Mir, Fabio Quartararo, Fabio Di Giannatonio, Franco Morbidelli, Pol Espargaro, Alex Marquez, dan Alex Rins juga langsung masuk ke sesi Q2 berkat posisi 10 besar saat sesi Practice.

    Sementara itu Francesco Bagnaia yang sempat tercepat di sesi FP1, harus rela menjalani kualifikasi MotoGP Malaysia dari sesi Q1. Sebab, dia hanya berhasil menjadi yang tercepat ke-12.

    Sesi kualifikasi akan berlangsung mulai pukul 09.50 WIB. Selanjutnya akan ada Sprint Race pada siang hari. Lengkapnya, berikut ini jadwal MotoGP Malaysia 2025

    Jadwal MotoGP Malaysia 2025

    Sabtu (25/10)

    1. 07:40-08:10 WIB: Free Practice 2 Moto3
    2. 08:25-08:55 WIB: Free Practice 2 Moto2
    3. 09:10-09:40 WIB: Free Practice 2 MotoGP
    4. 09:50-10:05 WIB: Qualifying 1 MotoGP
    5. 10:15-10:30 WIB: Qualifying 2 MotoGP
    6. 11:45-12:00 WIB: Qualifying 1 Moto3
    7. 12:10-12:25 WIB: Qualifying 2 Moto3
    8. 12:40-12:55 WIB: Qualifying 1 Moto2
    9. 13:05-13:20 WIB: Qualifying 2 Moto2
    10. 14:00 WIB: Sprint Race MotoGP 10 Laps.

    Minggu (26/10)

    1. 11:00 WIB: Race Moto3 15 Laps
    2. 12:15 WIB: Race Moto2 17 Laps
    3. 14:00 WIB: Race MotoGP 20 Laps

    Pada gelaran MotoGP Malaysia tahun lalu, Francesco Bagnaia sukses keluar sebagai juara, diikuti oleh Jorge Martin di posisi kedua, dan Enea Bastianini di tempat ketiga. Tahun ini gelaran MotoGP di Sirkuit Sepang dipastikan bakal berjalan lebih seru dan kompetitif lantaran sang juara dunia, Marc Marquez, harus absen karena cedera.

    Selain itu, tercatat dalam tiga seri terakhir MotoGP 2025, juaranya berbeda-beda. Francesco Bagnaia juara MotoGP Jepang, kemudian Fermin Aldeguer juara MotoGP Indonesia, dan Raul Fernandez menjuarai MotoGP Australia. Lalu siapa yang bakal menjadi jawara di Sprint Race MotoGP Malaysia? Jangan sampai ketinggalan ya!

    (dry/din)

  • Klasemen MotoGP 2025: Bezzecchi Kudeta Bagnaia

    Klasemen MotoGP 2025: Bezzecchi Kudeta Bagnaia

    Jakarta

    MotoGP Australia 2025 usai digelar. Pebalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi sukses meraih podium ketiga, meski sempat terseok-seok gara-gara menjalani hukuman long lap penalty ganda. Tambahan 16 poin bikin Bezzecchi menggusur posisi pebalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia dari urutan ketiga klasemen MotoGP 2025.

    Seri ke-19 MotoGP 2025 tersaji di Sirkuit Phillip Island, Australia, sepanjang akhir pekan ini. Pebalap Trackhouse Aprilia Raul Fernandez keluar sebagai pemenangnya, diikuti rider Pertamina Enduro VR46 Fabio Di Giannantonio di urutan kedua, serta pebalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi di tempat ketiga.

    Absennya pebalap Ducati Lenovo Marc Marquez, membuat balapan di Australia ini berjalan kompetitif. Tim Aprilia bisa menampilkan performa terbaiknya, dibuktikan dengan double podium yang diraih Fernandez dan Bezzecchi. Buat Fernandez, ini merupakan kemenangan pertamanya di kelas premier sejak ia gabung ke MotoGP pada 2022.

    Pebalap Trackhouse Aprilia Raul Fernandez (kanan) Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Sementara bagi Bezzecchi, podium ketiga yang diraih merupakan hasil terbaik yang bisa didapatkan. Membalap dari posisi kedua, Bezzecchi harus menjalani hukuman double long lap penalty karena menabrak Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2025 dua pekan lalu.

    Bezzecchi yang pada hari Sabtu (18/10) memenangi sprint race MotoGP Australia 2025, tampil cukup bagus di balapan utama MotoGP Australia 2025 hari Minggu (19/10). Ia memang sempat tercecer ke urutan keenam karena menjalani hukuman long lap penalty, namun ia tampil percaya diri dan terus menyodok ke barisan ke depan untuk meraih tempat ketiga.

    Francesco Bagnaia Foto: Loic Venance / AFP

    Tambahan 16 poin membuat Bezzecchi menggusur posisi Bagnaia di urutan ketiga. Bagnaia sendiri tampil buruk di Sirkuit Phillip Island. Ia harus start balapan dari urutan ke-11. Kemudian di sesi balap sprint, pebalap berjuluk Pecco itu hanya finis di tempat ke-19. Lalu pada balapan utama, Bagnaia mengalami crash dan hanya menjalani 23 lap.

    Sementara itu rider Gresini Racing Alex Marquez yang finis keempat di Australia, makin kokoh di posisi kedua klasemen MotoGP 2025. Dengan tiga seri tersisa, poin maksimal yang bisa diraih pebalap adalah 111 poin. Peluang Alex untuk bisa mengunci gelar runner-up MotoGP 2025 sangat terbuka lebar.

    Klasemen MotoGP 2025 Hingga Pekan ke-19

    1. = Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) 545
    2. = Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24) 379 (-166)
    3. ^1 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) 282 (-263)
    4. ˅1 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) 274 (-271)
    5. = Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) 233 (-312)
    6. ^1 Fabio di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) 216 (-329)
    7. ˅1 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24) 208 (-337)
    8. = Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)* 183 (-362)
    9. = Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) 166 (-379)
    10. ^1 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25) 146 (-399)
    11. ˅1 Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V) 128 (-417)
    12. = Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) 126 (-419)
    13. = Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) 120 (-425)
    14. = Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 96 (-449)
    15. = Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) 77 (-468)
    16. ^1 Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* 73 (-472)
    17. ˅1 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 72 (-473)
    18. = Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) 66 (-479)
    19. = Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 60 (-485)
    20. ^1 Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1) 36 (-509)
    21. ˅1 Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP25) 34 (-511)
    22. = Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 23 (-522)
    23. = Takaaki Nakagami JPN Idemitsu Honda LCR (RC213V) 10 (-535)
    24. = Lorenzo Savadori ITA Aprilia Factory (RS-GP25) 8 (-537)
    25. = Augusto Fernandez SPA Yamaha Factory Racing (YZR-M1 V4) 8 (-537)
    26. = Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)* 6 (-539)

    (lua/riar)

  • Tak Terpengaruh Bayang-Bayang Penalti, Bezzecchi Juarai Sprint Race dan Amankan Baris Depan MotoGP Australia 2025

    Tak Terpengaruh Bayang-Bayang Penalti, Bezzecchi Juarai Sprint Race dan Amankan Baris Depan MotoGP Australia 2025

    JAKARTA – Marco Bezzecchi melesat di MotoGP Australia meski dibayangi hukuman double long lap penalty pada balapan utama, Minggu, 19 Oktober 2025, di Sirkuit Phillip Island.

    Pada sesi Kualifikasi, pebalap Aprilia itu sukses mengamankan start posisi kedua (+0.031), di antara Fabio Quartararo (1 menit 26,465 detik) dan pebalap tuan rumah, Jack Miller (+0.212).

    Francesco Bagnaia dan Brad Binder masing-masing akan mendapatkan penalti turun tiga posisi grid pada Minggu nanti.

    Bagnaia mendapat hukuman itu karena menahan Bezzecchi di Kualifikasi. Sementara Binder disanksi akibat pelanggaran yang sama terhadap Johann Zarco.

    Hukuman itu jelas menyulitkan Bagnaia yang saat ini sedang berusaha untuk mengejar Alex Marquez untuk posisi kedua klasemen MotoGP 2025.

    Alex Marquez, pebalap Gresini, lolos Kualifikasi sebagai pebalap Ducati teratas dengan mengamankan posisi keenam, dalam sesi yang sulit bagi Desmosedici, meskipun sempat terjatuh dua kali di fase tersebut.

    Namun, melihat penampilan Bezzecchi–yang hanya terpaut delapan poin dari Bagnaia di klasemen pebalap–bukan tidak mungkin dia akan merusak dominasi Ducati yang kini ada di tiga besar.

    Bezzecchi menunjukkan ambisi itu saat menjadi juara dalam Sprint Race MotoGP Australia 2025, Sabtu, 18 Oktober 2025, siang WIB, sehingga dia mendapat tambahan 12 poin.

    Alex Marquez dan Francesco Bagnaia tak bisa menambah banyak poin. Adik Marc Marquez itu hanya finsi di posisi keenam (4 poin), lebih bagi dari Pecco yang hanya menempati peringkat ke-19 sehingga gagal mendapat poin.

    Pertarungan hingga akhir musim kompetisi MotoGP 2025 tampaknya akan seru dengan hanya melibatkan Bezzecchi, Alex Marquez dan Bagnaia untuk bertarung di tiga besar.

    Soalnya, Marc Marquez, Jorge Martin, dan Maverick Vinales semuanya absen karena cedera hingga musim kelar dan digantikan oleh pebalap penguji Michele Pirro, Lorenzo Savadori, dan Pol Espargaro.

    Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2025

    Marco Bezzecchi – Aprilia Factory (RS-GP25)Raul Fernandez – Trackhouse Aprilia (RS-GP25)Pedro Acosta – Red Bull KTM (RC16)Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)Fabio Di Giannantonio – Pertamina VR46 Ducati (GP25)Alex Marquez – BK8 Gresini Ducati (GP24)Fabio Quartararo – Monster Yamaha (YZR-M1)Luca Marini – Honda HRC Castrol (RC213V)Pol Espargaro – Red Bull KTM (RC16)Enea Bastianini – Red Bull KTM Tech3 (RC16)Joan Mir – Honda HRC Castrol (RC213V)Johann Zarco – Castrol Honda LCR (RC213V)Alex Rins – Monster Yamaha (YZR-M1)Miguel Oliveira – Pramac Yamaha (YZR-M1)Franco Morbidelli – Pertamina VR46 Ducati (GP24)Ai Ogura – Trackhouse Aprilia (RS-GP25)Lorenzo Savadori – Aprilia Factory (RS-GP25)Somkiat Chantra – Idemitsu Honda LCR (RC213V)Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo (GP25)Michele Pirro – Ducati (GP25)

    Gagal Finis

    Fermin Aldeguer – BK8 Gresini Ducati (GP24)Brad Binder – Red Bull KTM (RC16)

    Start Balapan Utama MotoGP Australia 2025

    Baris 1: Fabio Quartararo, Marco Bezzecchi, Jack Miller

    Baris 2: Raul Fernandez, Pedro Acosta, Alex Marquez

    Baris 3: Fermin Aldeguer, Pol Espargaro, Luca Marini

    Baris 4: Fabio di Giannantonio, Alex Rins, Joan Mir

    Baris 5: Johann Zarco, Francesco Bagnaia, Miguel Oliveira

    Baris 6: Brad Binder, Franco Morbidelli, Ai Ogura

    Baris 7: Lorenzo Savadori, Enea Bastianini, Somkiat Chantra

    Baris 8: Michele Pirro

  • Hasil Latihan MotoGP Australia 2025, Bezzecchi Melesat

    Hasil Latihan MotoGP Australia 2025, Bezzecchi Melesat

    Jakarta

    Marco Bezzecchi tampil luar biasa di sesi latihan MotoGP Australia 2025 yang digelar Jumat (17/10). Meski masih dalam kondisi belum sepenuhnya pulih dari cedera, pebalap Aprilia Racing itu sukses memecahkan rekor putaran di Sirkuit Phillip Island, Australia, dan menempati posisi teratas.

    Bezzecchi mencatat waktu 1 menit 26,492 detik, menjadi yang tercepat di antara seluruh rider. Hasil ini menandai kembalinya Bezzecchi ke performa terbaik setelah sempat tampil kurang konsisten di beberapa seri terakhir.

    Dominasi Aprilia berlanjut lewat Raul Fernandez yang menempati posisi kedua dengan selisih 0,291 detik dari Bezzecchi. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 berada di urutan ketiga dengan jarak 0,420 detik.

    Dua pebalap Monster Yamaha, Fabio Quartararo dan Alex Rins, juga tampil solid dan menempati posisi keempat serta keenam. Mereka mengapit Alex Marquez dari tim Gresini Ducati yang duduk di posisi kelima. Luca Marini menjadi pebalap Honda tercepat di posisi ketujuh, menunjukkan perbaikan kecil bagi pabrikan Jepang itu.

    Kejutan datang dari Pol Espargaro, pebalap pengganti Red Bull KTM Tech3, yang mampu menembus posisi delapan besar. Di belakangnya ada Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo yang menyelamatkan posisi kesembilan setelah sempat kesulitan di awal sesi, serta Pedro Acosta (Red Bull KTM) yang menutup sepuluh besar.

    Beberapa nama besar justru harus puas di luar sepuluh besar, termasuk Fermin Aldeguer yang finis ke-11 dan Jack Miller, pahlawan tuan rumah yang berada di posisi ke-13. Keduanya akan menjalani Kualifikasi 1 (Q1) pada Sabtu (18/10) untuk memperebutkan tiket ke sesi Q2.

    Hasil Latihan MotoGP Australia 2025 (17/10)

    1. Marco Bezzecchi (ITA/Aprilia Racing) – 1’26.492s
    2. Raul Fernandez (SPA/Trackhouse Aprilia) +0.291s
    3. Fabio Di Giannantonio (ITA/Pertamina VR46 Ducati) +0.420s
    4. Fabio Quartararo (FRA/Monster Yamaha) +0.434s
    5. Alex Marquez (SPA/BK8 Gresini Ducati) +0.453s
    6. Alex Rins (SPA/Monster Yamaha) +0.514s
    7. Luca Marini (ITA/Honda HRC Castrol) +0.559s
    8. Pol Espargaro (SPA/Red Bull KTM Tech3) +0.562s
    9. Francesco Bagnaia (ITA/Ducati Lenovo) +0.640s
    10. Pedro Acosta (SPA/Red Bull KTM) +0.653s
    11. Fermin Aldeguer (SPA/BK8 Gresini Ducati) +0.658s
    12. Brad Binder (RSA/Red Bull KTM) +0.777s
    13. Jack Miller (AUS/Pramac Yamaha) +0.817s
    14. Joan Mir (SPA/Honda HRC Castrol) +0.827s
    15. Johann Zarco (FRA/Castrol Honda LCR) +0.884s
    16. Miguel Oliveira (POR/Pramac Yamaha) +1.204s
    17. Franco Morbidelli (ITA/Pertamina VR46 Ducati) +1.414s
    18. Ai Ogura (JPN/Trackhouse Aprilia) +1.428s
    19. Lorenzo Savadori (ITA/Aprilia Factory) +1.486s
    20. Enea Bastianini (ITA/Red Bull KTM Tech3) +1.623s
    21. Michele Pirro (ITA/Ducati Test Rider) +2.548s
    22. Somkiat Chantra (THA/Idemitsu Honda LCR) +2.620s

    Dengan hasil ini, Bezzecchi menunjukkan dirinya masih menjadi ancaman serius di sisa musim. Aprilia pun tampak makin percaya diri menghadapi sesi kualifikasi dan balapan utama di Phillip Island akhir pekan ini.

    (lua/riar)

  • Gravel di Sirkuit Mandalika Dikritik Pebalap, Disebut Bikin Marquez Cedera

    Gravel di Sirkuit Mandalika Dikritik Pebalap, Disebut Bikin Marquez Cedera

    Jakarta

    Keberadaan gravel di Sirkuit Mandalika di tempat Marquez dan Bezzecchi terjatuh menjadi sorotan rider MotoGP. Bahkan gravel itu disebut-sebut bikin cedera Marquez jadi parah.

    Marco Bezzecchi gagal menyempurnakan kemenangannya di MotoGP Mandalika. Setelah menjadi yang tercepat saat sesi Sprint Race pada hari Sabtu, Bezzecchi justru gagal finis pada balapan utama hari Minggu.

    Bez menyundul Marc Marquez saat balapan putaran pertama belum rampung. Insiden itu terjadi di tikungan tujuh pada lap pembuka. Kala itu Bezzecchi mencoba masuk ke dalam tikungan tujuh, namun saat bermanuver justru dia menabrak bagian belakang motor Ducati nomor 93.

    Marquez langsung ndelosor dan terseret ke gravel. Begitu pun Bezzecchi juga ikut terseret ke gravel, kehilangan kendali, dan pada akhirnya terjatuh. Usai insiden, keduanya sama-sama berdiri. Namun Marquez terlihat sedikit kesulitan sembari memegang lengan kanan dan memutar bahunya. Dia juga terlihat meminta tolong bantuan marshal untuk membuka helm lantaran tangan kanannya kesakitan. Bezzecchi pun langsung mendatangi Marquez untuk meminta maaf atas insiden tersebut.

    Adapun insiden yang melibatkan Bezzecchi dan Marquez itu membuat gravel di Sirkuit Mandalika jadi sorotan. Sebab ada perbedaan permukaan antara aspal dan gravel. Rider Honda Joan Mir bahkan menyebut, perbedaan permukaan antara aspal dan gravel itu yang membuat Marquez yang terpelanting. Kalau diperhatikan dalam tayangan ulang, memang ada permukaan aspal yang kemudian diikuti batu kerikil.

    “Saya tepat berada di belakang Marco dan Marc ketika insiden tersebut terjadi. Tidak ada yang terjatuh pada titik itu akhir pekan ini, kecuali mereka yang mengalami high side. Situasinya berbeda bagi mereka. Menurut saya titik itu berbahaya,” ujar Mir dilansir Motosan.

    “Saya khawatir dengan Marc karena saya melihat betapa kerasnya dia jatuh dan menyadari harusnya ada sesuatu yang bisa dilakukan, tapi saya lebih khawatir dengan Bezzecchi. Saat dia keluar dari lintasan, dia menabrak step (beda permukaan aspal dan gravel) di pinggir lintasan dan masuk ke kerikil dengan kecepatan tinggi. Saya tidak mengerti kenapa ada kerikil di sana, jika hanya ada aspal, itu akan lebih aman bagi kami,” sambung Mir.

    Mir menyayangkan insiden tersebut. Namun dia mengamini bahwa tak ada pebalap yang menginginkan insiden serupa terjadi dan itu sangat-sangat berbahaya.

    “Mungkin Marco tak menyangka kecepatan Marc dan menabraknya. Kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi, tapi yang kali ini sangat berbahaya,” tutur Mir.

    Kritikan soal gravel juga dilontarkan oleh rider Honda lainnya yaitu Luca Marini. Marini menyoroti adanya perbedaan permukaan antara aspal dan gravel. Adik Valentino Rossi itu juga menduga, perbedaan permukaan itu justru memperparah kondisi Marquez.

    “Saya kira ya itu seperti kecelakaan biasa, tapi kemudian Marc dan Bezzecchi terjatuh dengan keras dan berguling-guling karena kerikilnya ditempatkan dengan buruk,” ujar Marini.

    “Saya pikir cedera Marc disebabkan oleh benturan dengan kerikil. Kita harus sangat berhati-hati, ini bukan hanya masalah di Mandalika, hal serupa juga terjadi di sirkuit lain. Untuk tahun depan, kita harus melakukan perubahan, tapi masalahnya sudah terlambat untuk Marc. Selalu menyedihkan ketika seorang pebalap mengalami cedera,” lanjut Marini.

    Alex Marquez juga melontarkan pendapatnya soal kondisi gravel tersebut. Perbedaan permukaan itu menurutnya sangat membahayakan para pebalap.

    “Saya panik karena sedang membalap tepat di belakangnya dan melihatnya terjatuh. Anda lihat kerikilnya? Itu seperti bencana. Ada tanjakan, selalu sama. Sampai terjadi sesuatu yang serius, mereka tidak memperbaikinya. Kalau Anda menabrak permukaan itu, tidak ada cara untuk lolos tanpa cedera,” urai Alex dilansir Motorcyclesport.

    (dry/rgr)

  • Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Sukses Pecahkan Rekor Baru

    Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Sukses Pecahkan Rekor Baru

    Bisnis.com, JAKARTA – Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pecahkan rekor baru dengan menarik 140 ribu penonton, atau naik dibandingkan tahun sebelumnya yang mencetak 121 ribu penonton.

    Kesuksesan penyelenggaraan event balap dunia ini, secara tidak langsung juga telah memberikan dampak ekonomi dari berbagai sektor. Mulai dari peningkatan okupansi hotel, dimana menurut sumber dari Dinas Pariwisata Lombok, hunian kawasan The Mandalika mencapai 100%. Sementara rata-rata okupansi di Pulau Lombok mencapai 93%. Sektor lain yang terdampak tentunya restoran, rental kendaraan, dan lainnya.

    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengatakan gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, telah memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal dan menjadi momentum kebangkitan sektor pariwisata dan UMKM.

    “Dari transaksi booth merchandise dan convenience store Bright Pertamina juga membukukan transaksi hingga Rp1,9 miliar,” terang Fadjar.

    Menurut Fadjar, hal Ini bagian dari capaian ekonomi yang bisa dicatat dari aktivasi Pertamina di sekitar area Sirkuit Pertamina Mandalika, tentunya secara keseluruhan dampak ekonomi yang dicapai akan lebih besar lagi, dan menjadi bukti ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia menjadi agenda wisata motosport yang menjanjikan di tahun-tahun selanjutnya.

    Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 berlangsung pada 3-5 Oktober 2025. Pada balapan utama, podium pertama diraih oleh Fermin Aldeguer, diikuti Pedro Acosta di posisi kedua, dan Alex Marquez di posisi ketiga.

    Sementara sejumlah pembalap papan atas seperti Marc Marquez, Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia (Pecco), Enea Bastianini, dan Joan Mir harus menyudahi balapan lebih awal akibat insiden di lintasan.

    “Apresiasi terhadap antusiasme masyarakat. Kami bersyukur Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 kembali sukses digelar dan bahkan memecahkan rekor penonton baru,” ungkap Fadjar.

    Antusiasme masyarakat ini, lanjut Fadjar, menjadi wujud Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 telah menjadi ikon sport tourism dunia. Lebih dari itu, ajang ini juga terbukti memberikan dampak nyata bagi perekonomian lokal, mulai dari okupansi hotel, UMKM, hingga pariwisata daerah.

    “Pertamina bangga bisa berkontribusi dalam menghadirkan event kelas dunia sekaligus membawa energi positif bagi Indonesia,” pungkas Fadjar.

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

  • Panas-panasan, Pebalap MotoGP Sapa Penggemar MotoGP Mandalika 2025

    Panas-panasan, Pebalap MotoGP Sapa Penggemar MotoGP Mandalika 2025

    Lombok Tengah

    Cuaca terik tidak mengurangi antusiasme ribuan penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. Di bawah sengatan sinar matahari, mereka setia memadati area Hero Walk di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (5/10/2025) demi menunggu pebalap favorit masing-masing.

    Agenda Hero Walk MotoGP Mandalika 2025 diselenggarakan pada Minggu (5/10/2025) pukul 11.29 WITA. Hero Walk merupakan sebuah ruang untuk interaksi para pebalap MotoGP dengan penggemarnya.

    Para pebalap MotoGP sapa penggemar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (5/10/2025) Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Para pebalap MotoGP menggunakan kendaraan bak terbuka dari paddock menuju area Hero Walk. Pantauan detikOto ada beberapa rider yang mengikuti agenda ini, seperti Fermin Aldeguer, Alex Marquez, Raul Fernandez, Joan Mir, Johann Zarco, Pedro Acosta, dan Brad Binder.

    Juga ada Miguel Oliveira, Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia, Marc Marquez, Alex Rins, Luca Marini, Enea Bastianini, Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio, Jack Miller, termasuk Fabio Quartararo.

    Menariknya, begitu turun dari kendaraan bak terbuka, Quartararo langsung menuju ke lokasi parkiran motor dan mengambil kemudian mengendarai motor Yamaha Nmax. Quartararo langsung kembali ke paddock, sepertinya karena tidak tahan dengan cuaca panas yang menyentuh 31 derajat Celcius.

    Para pebalap MotoGP sapa penggemar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (5/10/2025) Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Momen Hero Walk sendiri menjadi kesempatan langka bagi penonton untuk melihat lebih dekat para bintang MotoGP tanpa deru mesin dan kebisingan lintasan. Para pebalap berjalan di depan area Hero Walk, berinteraksi dengan fans, menandatangani atribut, hingga berfoto dari kejauhan.

    Sesi Hero Walk memang menjadi bagian dari tradisi MotoGP untuk menghadirkan kedekatan antara pebalap dan penggemar di setiap seri. Di Mandalika, momen ini terasa istimewa karena atmosfernya begitu hidup dan penuh semangat khas Indonesia. Apalagi suporter Indonesia dikenal antusiasmenya oleh para pebalap MotoGP.

    (lua/riar)

  • ‘Kutukan’ Berlanjut, Marc Marquez Crash di MotoGP Mandalika 2025

    ‘Kutukan’ Berlanjut, Marc Marquez Crash di MotoGP Mandalika 2025

    Jakarta

    Marc Marquez seperti kena ‘kutukan’ di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hal ini lantaran dirinya belum pernah finis di balapan utama MotoGP Mandalika, kesialan ini berlanjut pada Minggu (5/10/2025).

    Pada musim perdana MotoGP Mandalika dihelat, Marquez mengalami kecelakaan di tengah kualifikasi. Sampai-sampai, pebalap Spanyol itu mengalami gangguan penglihatan. Pun tahun berikutnya, Marquez mengalami kecelakaan dan gagal finis.

    Musim lalu, saat menunggangi Desmosedici GP23, motornya mengalami gangguan teknis.

    Sirkuit Mandalika seolah belum akrab dengan juara dunia 2025. Marquez perdana tidak langsung lolos sesi kualifikasi 2 (Q2). Dalam prosesnya, Marquez start dari posisi kesembilan.

    Ketika sprint dimulai, Marquez harus menjalani long-lap penalty akibat insiden dengan Álex Rins di lap pertama.

    Meski sempat turun ke posisi ke-13, pebalap asal Spanyol itu mampu melakukan comeback solid dan menutup balapan di posisi enam besar.

    Sebelumnya Marquez sudah menargetkan hanya bisa finis kelima. Namun fakta di lapangan berbeda, Marquez terjatuh usai bersenggolan dengan Marco Bezzecchi saat lap pertama sedang berjalan.

    Marquez terseret keluar dari lintasan bersama motornya. Bendera kuning berkibar di sektor 2. Pun demikian Bezzecchi,, dia terjatuh saat masuk ke gravel.

    MASSIVE CRASH FOR BEZ AND @marcmarquez93 💥

    Thankfully both are walking away 👀#IndonesianGP 🇮🇩 pic.twitter.com/hqM7sKqVV0

    — MotoGP™🏁 (@MotoGP) October 5, 2025

    Saat ini balapan masih dipimpin Fermin Aldeguer, Perdro Acosta, dan Luca Marini menutup tiga besar.

    Sementara itu para pebalap yang sudah crash lebih dulu ialah Bagnaia, Joan Mir, dan Maverick Vinales.

    (riar/lua)

  • Alasan Honda Bawa Motor Listrik Rakitan RI di Paddock MotoGP Mandalika

    Alasan Honda Bawa Motor Listrik Rakitan RI di Paddock MotoGP Mandalika

    Jakarta

    Honda CUV e: riwa-riwi di paddock jadi pemandangan unik di MotoGP Mandalika 2025. PT Astra Honda (AHM) mengungkap alasan menggunakan Honda CUV e: jadi kendaraan pebalap di paddock.

    Honda CUV e: wara-wiri di paddock tim Honda pada MotoGP 2025. Honda CUV tersebut dimodifikasi dengan warna khas dari HRC Castrol MotoGP, Honda LCR, dan Idemitsu Honda Tim Asia.

    Honda CUV e: jadi kendaraan di paddock Sirkuit Mandalika Foto: Dok. AHM

    Honda CUV e: ini digunakan oleh para pebalap HRC Castrol MotoGP, Joan Mir dan Luca Marini serta pebalap Castrol Honda LCR, Johann Zarco, serta rider Idemitsu Honda Tim Asia, Somkiat Chantra untuk bermobilisasi dari area paddock menuju area hospitality atau sebaliknya.

    Ada 10 unit motor listrik Honda CUV e: yang digunakan sebagai paddock bike untuk tim Honda di Sirkuit Mandalika. Enam di antaranya memang tampil istimewa dengan warna khas tim-tim pabrikan asal Jepang ini di MotoGP 2025.

    AHM menghadirkan CUV e: di paddock untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para pebalap Honda di gelaran MotoGP Mandalika 2025. Selain itu Honda CUV e: menawarkan tenaga yang mumpuni, desain ringkas, dan kenyamanan praktis untuk bergerak lincah di area paddock yang padat. Keunggulan inilah yang jadi alasan Honda CUV e: dijadikan kendaraan operasional tim Honda di MotoGP Mandalika 2025

    “Kami hadirkan karya anak bangsa, Honda CUV e: dengan livery spesial ini untuk mendukung perhelatan akbar balapan kelas dunia tahun ini. Manfaatnya tidak hanya sebagai kendaraan operasional, tetapi juga untuk memberikan pengalaman berbeda dalam suasana balap kelas dunia di Tanah Air,” ujar Ahmad Muhibbuddin, GM Corporate Communication AHM.

    AHM juga menambah unit operasional resmi untuk Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yaitu 10 unit Honda ICON e:. Tambahan ini melengkapi dukungan sebelumnya berupa total 78 unit Honda ADV series, 3 unit Honda CBR250RR, dan 10 unit Honda EM1 e.

    Hadirnya Honda CUV e: di paddock dan Honda ICON e: untuk operasional MGPA jadi upaya AHM menghadirkan solusi mobilitas hijau untuk mendukung ajang MotoGP Mandalika 2025.

    (pur/lth)