Tag: Jefri Nichol

  • 5 Fakta Menarik AKBP Vivick Tjangkung, Mantan Artis yang Memilih Jadi Polwan

    5 Fakta Menarik AKBP Vivick Tjangkung, Mantan Artis yang Memilih Jadi Polwan

    loading…

    AKBP Vivick Tjangkung sempat berkarier sebagai artis hingga rilis album rekaman kini jadi Polwan dan menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang. Foto/Ist

    JAKARTA – AKBP Vivick Tjangkung yang sebelumnya sempat berkarier di bidang seni kini telah menentukan jalannya sebagai abdi negara penegak hukum. Dirinya kini merupakan polisi wanita (Polwan) yang menjabat posisi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang.

    Kisah AKBP Vivick Tjangkung yang merupakan mantan artis dan musisihingga rilis album rekaman ini memang menarik banyak perhatian.

    Sebab sangat jarang seorang artis yang memilih untuk banting setir jadi polisi.

    5 Fakta Menarik AKBP Vivick Tjangkung

    1. Berasal dari Nusa Tenggara Timur

    Wanita bernama lengkap Josephien Vivick Tjangkung lahir di Ende, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 15 Maret 1971. Ia merupakan putri dari pasangan Aloysius Tjangkung dan Dintje Lelaona Tjangkung yang merupakan dua orang guru di salah satu sekolah di Dili, Timor Leste.

    2. Berkarier di Dunia Entertainment

    Sebelum berprofesi sebagai polisi wanita, Vivick terlebih dahulu berkarier di bidang seni dengan menjadi artis. Beberapa sinetron yang pernah dibintanginya ialah Oo Jekri, Suami, Istri & Dia, dan Shakila.

    Selain membintangi sejumlah sinetron, perempuan asal NTT ini juga sempat menggeluti dunia tarik suara dan merilis album solo.

    3. Keluarga Tidak Menyangka jika Vivick akan Jadi Polwan

    Seiring berjalannya waktu, Vivick justru lebih memilih untuk beralih profesi menjadi polwan. Keputusannya ini bahkan sempat tidak disangka oleh orang tuanya.

    Hal ini karena keluarganya sangat memahami bahwa Vivick sangat menyukai bidang seni seperti menyanyi dan menari sedari kecil.

    4. Mengungkap Kasus Narkoba Para Artis

    Selama berkarier sebagai Polwan, Vivick yang berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) telah mengungkap sejumlah kasus narkoba yang melibatkan para aktor dan artis Indonesia.

    Salah satu nama tenar yang pernah ditangkap yakni Zarima Mirafsur, Ratu Ekstasi di Indonesia. Vivick juga pernah mengungkap kasus Tora Sudiro, Jefri Nichol, Dwi Sasono, Roy Kiyoshi, dan Ello.

    5. Menduduki Posisi Strategis di Polri

    Berbagai prestasi ini lantas membuatnya dipercaya menjabat Kapolres Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2023. Posisi ini membuatnya menjadi Kapolres perempuan pertama di jajaran Polda NTT.

    Setahun berselang, AKBP Josephien Vivick Tjangkung lantas dimutasi untuk jabat Kepala BNN Kota Tangerang. Mutasi itu berdasarkan surat perintah Kapolri nomor: SPRIN/713/III/KEP/2024.

    (shf)

  • Apa yang Spesial di Berlinale 2025? – Halaman all

    Apa yang Spesial di Berlinale 2025? – Halaman all

    Festival Film Internasional Berlinale ke-75 berlangsung dari tanggal 13 hingga 23 Februari 2025 dengan menampilkan hampir 250 film. Festival dimulai pada hari Kamis dengan pemutaran perdana “The Light”, karya Tom Tykwer. Sineas Jerman di balik film “Run Lola Run” (1998) dan serial “Babylon Berlin” ini kembali dengan film drama yang dibintangi oleh Lars Eidinger dan Nicolette Krebitz. Film ini menggambarkan sebuah keluarga kelas menengah yang kehidupannya berubah setelah seorang pembantu rumah tangga dari Suriah memasuki kehidupan mereka.

    Dalam acara pembukaan, aktris Inggris, Tilda Swinton, menerima penghargaan Honorary Golden Bear, penghargaan Beruang Emas Kehormatan tersebut diberikan untuk dedikasi dan pengabdian seumur hidup aktris tersebut di industri perfilman. Aktris asal Skotlandia ini rutin menghadiri Berlinale selama bertahun-tahun, baik sebagai ketua juri di tahun 2009 maupun mendampingi film-filmnya. Sejauh ini 26 filmnya telah ditayangkan pada festival film tersebut.

    Edward Berger akan menyampaikan pidato pada malam penghargaan tersebut. Sutradara yang dinominasikan Oscar untuk film “Conclave” dan “All Quiet on the Western Front” itu kini sedang menggarap film produksi Netflix yang dibintangi oleh Swinton, berjudul “The Ballad of a Small Player.”

    Juri internasional juga akan diperkenalkan pada upacara pembukaan Berlinale. Sutradara Amerika Serikat, Todd Haynes (Film “Carol,” “I’m Not There”) akan menjadi ketua juri internasional.

    Rekan-rekan juri adalah artis Cina, Fan Bingbing, sutradara dan aktor Jerman, Maria Schrader, sutradara Maroko-Prancis, Nabil Ayouch, desainer kostum Jerman Bina Daigeler, sutradara Argentina, Rodrigo Moreno, serta kritikus film dan pembawa acara podcast AS, Amy Nicholson.

    Tujuh anggota juri akan memilih pemenang Beruang Emas dan Perak tahun ini, yang penganugrahannya akan dilakukan pada tanggal 22 Februari.

    Sorotan kompetisi

    Keseluruhan program menampilkan hampir 250 film yang terbagi dalam beberapa kategori. Kompetisi utama Berlinale terdiri dari 19 karya film, yang mewakili 26 negara.

    ‘Mantan’ Pemenang Berlinale 2021 kembali mengikuti kompetisi adalah sineas Rumania, Radu Jude, yang mempersembahkan “Kontinental ’25.” Empat tahun lalu, Radu Jude memenangkan Beruang Emas melalui film “Bad Luck Banging atau Loony Porn.” Sutradara Korea, Hong Sang-soo, yang telah mengoleksi beberapa penghargaan Silver Bears beberapa tahun terakhir, kembali dengan film “What Does that Nature Say to You.”

    Dua film Tiongkok, “Girls on Wire,” yang disutradarai oleh Vivian Qu, dan ‘Living the Land,’ yang disutradarai oleh Huo Meng membuat debut dunia mereka lewat kompetisi ini.

    Ada juga produksi film bersama antar negara Jerman, Kanada, Italia, Palestina, Qatar, Yordania dan Arab Saudi – yakni film “Yunan” karya Ameer Fakher Eldin dan dibintangi oleh komedian Lebanon, Georges Khabbaz, dan aktris legendaris Jerman, Hanna Schygulla, yang terkenal dengan filmnya bersama sutradara Rainer Werner Fassbinder.

    Hanya ada satu film dokumenter dalam kompetisi utama, “Timestamp,” karya Kateryna Gornostai. Film ini memberikan wawasan tentang kehidupan sekolah di Ukraina setelah invasi Rusia ke negara tersebut.

    Bintang film yang akan menghadiri di festival ini

    Film-film kompetisi akan menghadirkan para selebriti di Berlin: “Blue Moon” karya Richard Linklater, yang dibintangi oleh Ethan Hawke, Margaret Qualley, dan Andrew Scott. Sineas Amerika Serikat ini pernah memenangkan penghargaan Silver Bear untuk sutradara terbaik untuk film “Before Sunrise” (1995) dan “Boyhood” (2014).

    “If I Had Legs I’d Kick You,” karya Mary Bronstein, dibintangi oleh Rose Byrne dan A$AP Rocky. “The Ice Tower,” yang disutradarai oleh Lucile Hadzihalilovic, menampilkan bintang Prancis Marion Cotillard. Sebagai pemeran utama dalam film “Dreams” karya Michel Franco, aktris Jessica Chastain juga akan hadir di Berlin.

    Berlinale Special adalah bagian dari festival ini yang menyorot para selebritas dalam perayaan dengan menggelar karpet merah. Bong Joon Ho, pembuat film “Parasite” yang meraih penghargaan, akan hadir di Berlin untuk pemutaran perdana film fiksi ilmiah terbarunya, “Mickey 17”, yang dibintangi oleh Robert Pattinson.

    Timothee Chalamet juga dijadwalkan akan hadir di Berlinale untuk debut film “A Complete Unknown,” di mana ia berperan sebagai Bob Dylan.

    Festival ini juga akan menyambut bintang “Euphoria”, Jacob Elordi, yang akan menemani serial TV Justin Kurzel, “The Narrow Road to the Deep North.”

    Dan tak ketinggalan, aktor Inggris, pemeran Doctor Strange, Benedict Cumberbatch, juga akan hadir di Berlin untuk pemutaran perdana “The Thing with Feathers” di Eropa.

    Adakah film Indonesia?

    Tahun ini terdapat empat film Indonesia yang ditampilkan di Berlinale. Untuk Kategori Penonton Muda atau Generation Kplus, terdapat film Little Rebel Cinema Club garapan Sutradara Khozy Rizal. Khozy Rizal memulai debutnya di dunia perfilman Indonesia lewat Film Makassar is a City for Footballl Fans di tahun 2021.

    Untuk Kategori Berlinale Shorts, yaitu film pendek yang akan ditampilkan, terdapat dua film dari Indonesia. Film bergenre horror Sammi, Who Can Detach His Body Parts karya Rein Maychaelson yang dibintangi Mai Djenar Maisa Ayu dan Jefri Nichol, serta film garapan Timoteus Anggawan Kusno, berjudul After Colossus, kisah fiksi mistis di era Reformasi.

    Selain itu tak ketinggalan untuk kategori Forum Expanded, dimana dalam kategori ini para pembuat film melakukan ekplorasi terhadap medium film itu sendiri. Film Mirage:Eigenstate karya Riar Rizaldi, mengeksplorasi ragam interpretasi tentang realitas melalui interpretasi mistis sufi monorealisme, hingga teori mekanika kuantum.

    Masih merupakan festival politik

    Di luar acara karpet merah yang mewah, festival ini juga menyoroti berbagai peristiwa terkini dan bersejarah.

    Dengan festival film yang berlangsung 80 tahun setelah pembebasan Auschwitz, pemutaran film monumental “Shoah” (1985) karya Claude Lanzmann menjadi bagian dari program khusus. Selain itu ada film dokumenter baru yang mengulas kembali karya terobosan representasi Holocaust dalam sinema, berjudul “All I Had was Nothingness”, karya Guillaume Ribot.

    “Teman-teman yang Tak Diinginkan: Bagian I – Udara Terakhir di Moskow” adalah film dokumenter tentang para intelektual yang diusir ke pengasingan di bawah rezim Rusia saat ini. “Das Deutsche Volk” mengulas kembali penembakan rasis di Hanau pada tahun 2020. Dan “A Letter to David” adalah sebuah surat sinematik untuk sandera Hamas, David Cunio, yang masih ditahan di Gaza.

    Tantangan yang ‘menyenangkan’ dan debut direktur Tricia Tuttle

    Dibandingkan dengan Cannes dan Venesia, Berlin selalu dianggap sebagai festival film yang paling politis di Eropa.

    “Orang-orang sering bertanya kepada kami apakah kami adalah festival yang politis. Dan ya, meskipun saya akan mengatakan bahwa kami adalah festival sosial, politik ada dalam DNA kami. […] Berlin adalah kota yang sarat dengan sejarah. Kami tidak menghindar dari hal ini,” kata direktur festival, Tricia Tuttle, menjelang acara tahun ini. Ini adalah edisi pertama Berlinale di bawah kepemimpinan Tuttle.

    Tahun lalu, kritik terhadap politik Israel selama acara penghargaan – khususnya oleh sutradara Israel dan Palestina dalam film dokumenter “No Other Land” – menimbulkan tuduhan antisemitisme dari beberapa politisi Jerman.

    Dengan festival yang sebagian besar didanai oleh publik, Tuttle kini menghadapi tantangan untuk memenuhi persyaratan anggota parlemen Jerman, sambil tetap mengizinkan para seniman untuk mengekspresikan diri mereka secara bebas.

    Kurator kelahiran AS ini pada presentasi Berlinale mengatakan, “banyak pembuat film dari negara-negara Arab yang telah mendekati kami selama beberapa minggu terakhir, hanya untuk memastikan bahwa festival ini merupakan ruang untuk dialog dan wacana yang terbuka.”

    “Jujur saja, ini adalah sebuah tantangan. Tahun ini benar-benar menantang. Setiap festival selalu menantang. Kita hidup di dunia yang sangat terpecah belah dan terbagi-bagi dan [di mana] wacana tidak selalu ramah dan terbuka,” ujarnya, sambil menambahkan, proses penyusunan program bersama tim festival ”sangat menggembirakan dan menyenangkan, serta merupakan suatu keistimewaan tersendiri.”

    Di luar perdebatan politik, salah satu misi Tuttle adalah merevitalisasi festival Berlin melalui program yang modern dan menyegarkan.

    Salah satu contoh perubahan yang telah dipelopori oleh Tuttle untuk mencapai tujuan ini adalah dengan memperkenalkan sebuah program baru yang kompetitif, yang disebut Perspectives. Ini secara eksklusif akan menampilkan debut film panjang demi menyediakan “platform yang lebih menonjol bagi para pembuat film baru,” katanya. Salah satu karya yang berkompetisi akan memenangkan penghargaan Best First Feature Award, yang akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar €50.000, atau setara 851 juta rupiah.

    Diharapkan dalam perjalanannya, para penggemar film akan menemukan kisah baru yang ingin mereka ikuti di tahun-tahun mendatang.

    Diadaptasi dari artikel DW Bahasa Inggris

  • Top 5 News: Marshanda Dilarang Rawat Ayahnya yang Pernah Jadi Gelandangan hingga Wacana Penerapan UN Ditolak

    Top 5 News: Marshanda Dilarang Rawat Ayahnya yang Pernah Jadi Gelandangan hingga Wacana Penerapan UN Ditolak

    Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah berita menjadi favorit pembaca Beritasatu.com pada Senin (18/11/2024), seperti berita mengenai selebritas Marshanda yang ingin merawat sang ayah, yang pernah menjadi gelandangan hingga wacana penerapan Ujian Nasional (UN) kembali mengemuka di era pemerintahan baru.

    Selain itu, artikel mengenai rencana pemerintah meninjau kembali aturan terkait pungutan ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) yang saat ini ditetapkan sebesar 7,5% hingga mengenal Ameera Khan, selebgram Malaysia yang diduga jadi pacar baru Jefri Nichol.

    Berikut top 5 news Beritasatu.com, Senin (18/11/2024).

    1. Ingin Merawat Ayahnya yang Pernah Jadi Gelandangan, Marshanda: Aku Dilarang Keluarga

    Marshanda akhirnya buka suara tentang kondisi ayahnya, Irwan Yusuf, yang pernah terpergok menjadi gelandangan setelah usahanya bangkrut pada 2016.

    “Sekarang ayah sudah dirawat dengan baik,” katanya dalam sebuah wawancara di kanal podcast Deddy Corbuzier, dikutip Beritasatu.com, Senin (18/11/2024).

    Wanita yang akrab disapa Caca itu mengatakan, merasa tak tega melihat kondisi ayahnya yang cukup terpuruk setelah usahanya bangkrut.

    Marshanda mengungkapkan, keinginan untuk merawat ayahnya sudah muncul sejak dirinya masih duduk di bangku SMP. Namun, keluarga melarangnya dengan alasan takut membebani Marshanda.

    “Pihak keluarga ayah melarangku, mereka bilang, ‘Caca, jangan, itu terlalu berat buat kamu’. Mereka bilang, ‘biarkan kami saja, kakak dan adik-adik ayah yang mengurusnya’,” jelasnya.

    Namun, mantan istri Ben Kasyafani itu menyatakan lebih lega lantaran Irwan saat ini sudah berada di tempat yang tepat. Ayahnya mendapatkan perawatan khusus dan ditangani oleh dokter.

    2. Nissa Sabyan dan Ayus Diduga Menikah, Ririe Fairus: Kami Tetap Bersama

    Kabar dugaan Nissa Sabyan dan Ayus menikah membuat masyarakat terkejut. Hal ini bermula saat Ririe Fairus, mantan istri Ayus, mengunggah sebuah video di media sosial (medsos) dan menyebut mantan suaminya itu kini tengah memiliki kehidupan yang baru.

    Ririe mengatakan, meskipun ia dan Ayus sudah tidak bersama, tetapi akan tetap menjadi orang tua yang baik untuk anak-anaknya.

    “Kita memang tak lagi satu, tetapi kita tetap menjadi orang tua untuk dua hati kecil yang paling kita sayangi,” tulis Ririe Fairus dalam keterangan unggahannya tersebut, dikutip Senin (18/11/2024).

    3. Pemerintah Tinjau Ulang Pungutan Ekspor Sawit Secara Berkala

    Pemerintah berencana meninjau kembali aturan terkait pungutan ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) yang saat ini ditetapkan sebesar 7,5%. Langkah ini bertujuan meningkatkan daya saing produk sawit Indonesia di tengah persaingan ketat dengan minyak nabati lainnya di pasar global.

    Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian Dida Gardera menegaskan perlunya evaluasi rutin kebijakan tarif ekspor CPO agar tetap sesuai dengan kondisi pasar.

    “Kami akan evaluasi secara reguler setiap 3 bulan, 6 bulan sekali. Tidak menutup kemungkinan (diubah),” kata Dida di sela-sela acara seminar nasional yang diselenggarakan Rumah Sawit Indonesia, di Jakarta, Senin (18/11/2024).

    4. Kenalan dengan Ameera Khan, Selebgram Malaysia yang Diduga Pacar Baru Jefri Nichol

    Belum lama ini netizen dibuat heboh dengan video yang menunjukkan Jefri Nichol sedang makan malam bersama selebgram asal Malaysia, Ameera Khan. Momen tersebut langsung memicu pertanyaan mengenai status hubungan Jefri saat ini.

    Aktor kelahiran 1999 ini dikenal dengan pesona dan kepribadiannya yang menawan, serta sejarah pacaran yang cukup banyak. Video viral yang memperlihatkan Jefri dan Ameera bersama-sama itu membuat netizen berspekulasi, apakah Ameera adalah pacar Jefri Nichol yang berikutnya?

    Ameera Khan yang merupakan selebgram ternama asal Malaysia, memiliki lebih dari 1,5 juta pengikut di Instagram. Ia dikenal dengan nama akun @littlemisskhan. Ia lahir dengan nama lengkap Nur Ameera binti Abdul Halim Khan pada 8 Desember 2000.

    5. Wacana Penerapan Kembali UN Ditolak

    Pengamat pendidikan Henny Supolo Sitepu menolak wacana penerapan kembali ujian nasional (UN) di sekolah oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Menurutnya tidak adil jika UN dijadikan standar kelulusan siswa, sementara kualitas pendidikan setiap sekolah berbeda-beda.  

    “Kalau mau dilangsungkan kembali (UN) apa tujuannya? Sebab kalau ujian nasional dijadikan satu standar kelulusan, sebetulnya sarat dengan ketidakadilan,” kata Henny Sitepu dalam program Berita Satu Siang di BTV dikutip, Senin (18/11/2024).

    Menurut Henny, selama ini standar pendidikan di satu sekolah dengan sekolah lain sangat berbeda. Begitu juga dengan kualitas guru atau pendidik, sarana dan prasarananya, serta pembiayaannya.

    Sementara kalau UN diterapkan sebagai standar kelulusan siswa di Indonesia, menurut Henny, sangat tidak adil. “Kalau memang selama ini standar belum ada, melakukan standarisasi kelulusan jelas merupakan satu ketidakadilan,” ucapnya.

    Kabar mengenai Marshanda dan wacana UN kembali diterapkan menjadi dua berita favorit di Beritasatu.com.

     

  • Ameera Khan Sebut Lelaki Indonesia Romantis, Netizen Berspekulasi tentang Jefri Nichol

    Ameera Khan Sebut Lelaki Indonesia Romantis, Netizen Berspekulasi tentang Jefri Nichol

    Jakarta, Beritasatu.com – Aktor Jefri Nichol belum lama ini kedapatan makan malam berdua dengan selebgram Ameera Khan di sebuah restoran di Jakarta.

    Hal tersebut diketahui seusai Ameera kembali membagikan sebuah postingan di Instagram, yang menampilkan momen romantis sehingga membuat netizen menduga selebgram itu memiliki hubungan khusus dengan Jefri Nichol.

    Apalagi, dalam unggahan tersebut Ameera menyebut laki-laki Indonesia sangat romantis.

    “Lelaki Indonesia, begitu romantis,” kata Ameera dikutip Beritasatu.com, Senin (18/11/2024).

    Netizen pun mulai berspekulasi, unggahan tersebut ditujukan kepada Jefri Nichol, mengingat momen mesra yang baru-baru ini terjadi antara mereka.

    Sebelumnya, Ameera dan Jefri sempat menjalin hubungan pada 2021. Namun diduga putus, setelah Ameera tidak lagi mengikuti akun Instagram Jefri pada saat itu.

    Terkait dengan hubungan mereka, ada berbagai reaksi dari netizen. Beberapa mendukung hubungan keduanya terjalin lagi. Sementara yang lain merasa kurang setuju karena Jefri Nichol disebut pria _red flag._

    “Ameera run, Nichol red flag,” kata salah satu netizen.

    Namun, sebagian netizen malah mendukung kedekatan Jefri Nichol dan Aameera Khan. Ada yang menyebut, keduanya mirip dan berharap bisa berjodoh.

    “Mirip deh, jodoh ini amin,” ujar netizen lainnya.

    Sementara itu, baru-baru ini Jefri Nichol mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa ia sedang menjalin hubungan dengan seorang mahasiswi, yang membuat netizen semakin bingung dengan status hubungan antara Jefri dan Ameera.

    Jefri dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul dan sering dijuluki _playboy_ karena kedekatannya dengan beberapa wanita.

    Sebelumnya, Ameera juga sempat dirumorkan menjalin hubungan dengan artis asal Malaysia, Muhammad Shameer Shauqeen Shaiful Izam, atau lebih dikenal dengan nama Meerqeen.

    Meskipun Meerqeen membantah gosip tersebut, banyak netizen yang berpendapat Ameera sepertinya menurunkan seleranya dalam memilih pasangan.

  • Top 5 News Beritasatu: Portret Cantik Sabina Altynbekova hingga Jefri Nichol Berubah Menjadi Kalem

    Top 5 News Beritasatu: Portret Cantik Sabina Altynbekova hingga Jefri Nichol Berubah Menjadi Kalem

    Jakarta, Beritasatu.com – Sepanjang Selasa (12/11/2024), berita-berita yang menarik perhatian pembaca Beritasatu.com adalah gaya anggun pemain voli tercantik, Sabina Altynbekova. Kemudian kapolri mengomentari kasus remaja putri di Padangsidimpuan yang dijadikan tersangka video asusila.

    Selanjutnya, juga terdapat berita Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menegaskan pelarangan proyek di lingkungan kementerian yang dipimpinnya.

    Berikut ini selengkapnya top 5 news Beritasatu.com.

    1. Gaya Anggun Pemain Voli Tercantik, Sabina Altynbekova, yang Akan Tiba di Surabaya

    Sabina Altynbekova, salah satu bintang voli tercantik di dunia, akan tiba di Surabaya pada 13 November 2024. Kehadirannya diumumkan oleh manajernya, Pipit Puspita Rini, yang mengonfirmasi bahwa Sabina akan bergabung dengan tim Yogya Falcons pada Proliga 2025 mendatang. 

    Sabina dikenal sering mengunggah foto dengan penampilan anggun, yang semakin mengukuhkan gelar bintang voli tercantik di dunia.

    2. Kapolri Komentar Soal Remaja Putri di Padangsidimpuan Jadi Tersangka Video Asusila

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan tanggapan terkait kasus viral seorang remaja putri berinisial S (14 tahun) dari Padangsidimpuan, Sumatera Utara, yang menjadi tersangka penyebaran video asusila. Listyo menyatakan akan mendalami kasus tersebut lebih lanjut sebelum mengambil langkah terkait kemungkinan S sebagai korban.

    3. Kasus Remaja Putri di Padangsidimpuan Jadi Tersangka Video Asusila Berakhir Damai

    Kasus seorang remaja putri di Padangsidimpuan yang sempat menjadi tersangka dalam kasus video asusila kini berakhir damai. 

    Kesepakatan dicapai antara kedua belah pihak dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda Plus). Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna menyatakan bahwa Forkopimda Plus telah berupaya melakukan mediasi dan komunikasi intensif dengan semua pihak terkait.

    4. Menteri Agama Nasaruddin Umar: Jangan Ada yang Bermain Proyek!

    Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan pesan tegas kepada jajarannya untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi. Menag mengingatkan pentingnya kejujuran, integritas, dan transparansi dalam setiap tindakan yang dilakukan di Kementerian Agama.

    5. Jefri Nichol Berubah Lebih Kalem di X

    Aktor Jefri Nichol mengungkapkan alasannya tidak lagi bersikap kasar di media sosial X (dulu Twitter). Dalam podcast Goyang Lidah milik Deddy Corbuzier, Jefri menjelaskan perubahan sikapnya dan bagaimana hal tersebut berpengaruh pada kehidupannya di media sosial.

  • Momen Terberat dalam Hidup? Jefri Nichol: Kasus Narkoba

    Momen Terberat dalam Hidup? Jefri Nichol: Kasus Narkoba

    Jakarta, Beritasatu.com – Aktor Jefri Nichol mengaku pernah memiliki titik terberat dalam menjalani kehidupan. Pria yang mengaku pernah meniduri lebih dari 20 wanita itu menyebut kasus narkoba yang pernah dialaminya pada 2019 menjadi persoalan yang berat dalam hidupnya.

    “Kalau soal itu (titik terberat dalam hidup), pasti semua orang pernah merasakan termasuk gue dan gue tidak mau munafik soal itu karena gue pernah merasakan sedih saat lagi sendiri,” kata Jefri Nichol kepada Ebel Cobra dan Praz Teguh dikutip dari podcast Goyang Lidah milik Deddy Corbuzier, Selasa (12/11/2024).

    “Kapan momen terberat itu lo rasakan, Jef?” tanya Praz Teguh kepada Jefri Nichol.

    Jefri Nichol merasa momen terberat dalam hidupnya saat terjerat kasus narkoba jenis ganja pada 2019 yang sempat dialaminya.

    “Mungkin karena hal yang pernah gue rasakan (kasus narkoba), gara-gara baru keluar rehabilitasi dan buat gue itu lumayan berat,” jelasnya.

    Ia bersyukur, pil pahit yang pernah dialaminya tidak terlalu lama dirasakan sehingga Jefri Nichol bisa bangkit lagi.

    “Namun, untungnya itu gue banyak yang memberikan support dari sineas film. Gue langsung bisa kerja setelah bebas rehabilitasi, tetapi pas gue mau kerja enggak bisa karena ada covid saat itu,” tambahnya.

    Adanya virus covid-19 yang menyerang seluruh dunia termasuk Indonesia, membuat mantan pacar Maria Theodore itu tak bisa berbuat banyak. Ia hanya menghabiskan waktu di rumah.

    “Gue cuma di rumah saja, karena saat itu perfilman enggak jalan kan hampir lebih dari setahun. Paling, gue cuma sebatas menerima endorse saja,” tandasnya.

    Seperti diketahui, Jefri Nichol pernah ditangkap pihak kepolisian pada 22 Juli 2019 atas kasus narkoba jenis ganja. Ia ditangkap di kediamannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

    Pada penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti ganja dengan berat 6,01 gram.

  • Hal ini Bikin Jefri Nichol Lebih Kalem di Twitter

    Hal ini Bikin Jefri Nichol Lebih Kalem di Twitter

    Jakarta, Beritasatu.com – Aktor Jefri Nichol buka suara perihal dirinya tidak lagi berprilaku kasar di media sosial Twitter. Pengakuan itu diutarakan kepada Ebel Cobra dan Praz Teguh pada podcast Goyang Lidah milik Deddy Corbuzier.

    “Jef, lo masih suka barbar (berprilaku kasar) enggak di Twitter?” tanya Praz Teguh kepada Jefri Nichol, Selasa (12/11/2024).

    “Sekarang sudah enggak lagi, kalau dibilang dilarang sama manajemen itu termasuk, tetapi lebih kepada diri sendiri saja. Kayak, gue sudah malas juga,” jawab Jefri Nichol.

    Jefri mengakui, sering melampiaskan kemarahan di Twitter, terutama ketika sedang berada dalam kondisi mabuk.

    “Kalau dibilang masih main Twitter ya masih, palingan sebatas re-tweet saja apalagi kalau gue lihat ada yang lucu,” ujarnya.

    “Kenapa biasa lo melampiaskan ke twitter?” tanya Praz Teguh lagi.

    “Apa ya, lagi mabuk kali ya gue saat itu mungkin karena pengaruh minum kali ya,” jawab Jefri Nichol sambil tertawa.

     Ia merasa perlaku barbar yang kerap ia lakukan dahulu sudah sepantasnya tidak dilakukan lagi di media sosial. 

    “Kalau ditanya masih ada yang nantangin gue tentu masih ada, paling sekarang cuma sebatas mendiamkan saja. Karena, sekarang itu lebih sadar diri saja, gue melihat sepertinya orang-orang pada kayak mencari panggung saja dan enggak perlu diladenin saja,” jelasnya.

    Jefri menyadari apabila dirinya masih sulit untuk mengendalikan emosi. Meski, ia terus mencoba berusaha menjadi lebih baik.

    “Jujur, ya saat itu gue susah buat mengontrol emosi, karena gue mengira orang-orang kayak punya masalah pribadi. Terakhir kan 2023 tetapi tahun ini gue menyadari kayaknya mereka hanya mencari panggung saja,” tuturnya.

    Ia mengatakan, dengan menggunakan emosi hanya sebatas membuang waktu dan energinya.

    “Gue berpikir hanya buang-buang waktu saja. Hingga akhirannya yang ada malah dirujak di Twitter, toh buat apa. Jadinya, kita itu kayak dicari-cari saja kesalahan yang gue perbuat,” tandasnya.

  • Lika-liku Kontroversi Jefri Nichol, dari Narkoba hingga Mengaku Meniduri 20 Wanita

    Lika-liku Kontroversi Jefri Nichol, dari Narkoba hingga Mengaku Meniduri 20 Wanita

    Jakarta, Beritasatu.com – Nama aktor Jefri Nichol sudah tidak asing lagi di industri hiburan Indonesia, maka tak jarang menjadi sorotan publik. Selain dikenal karena aktingnya yang mumpuni dalam berbagai film, perjalanan kariernya juga tidak lepas dari kontroversi Jefri Nichol. Apalagi baru-baru ini ia mengaku sudah meniduri lebih 20 wanita.

    Kontroversi Kasus Narkoba

    Salah satu kontroversi terbesar yang melibatkan Jefri Nichol adalah kasus narkoba yang mencuat pada 2019. Tepatnya pada Juli 2019, Jefri ditangkap oleh pihak berwajib karena kedapatan menggunakan narkotika jenis ganja. 

    Penangkapan ini mengejutkan banyak pihak, terutama penggemar yang sebelumnya melihat Jefri sebagai sosok yang bersih dan jauh dari masalah hukum.

    Pada saat itu, Jefri langsung mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga, penggemar, serta masyarakat. 

    Jefri Nichol juga menjalani proses hukum dan rehabilitasi sebagai bagian dari pemulihan dirinya. Meskipun ia sempat mendapat kecaman, Jefri berusaha bangkit dari masalah tersebut dan kembali melanjutkan kariernya di dunia akting.

    Hubungan Asmara dengan Lawan Main

    Selain kasus narkoba, kontroversi Jefri Nichol lainnya adalah kehidupan pribadinya yang juga sering menjadi bahan gosip. Salah satunya adalah isu asmara yang melibatkan dirinya dengan beberapa lawan main dalam film. 

    Salah satu yang paling mendapat perhatian adalah hubungan dekatnya dengan beberapa aktris, yang sering kali digosipkan  punya hubungan spesial, meskipun keduanya tidak pernah mengonfirmasi hal tersebut.

    Isu asmara ini semakin memanas ketika Jefri Nichol terlibat dalam beberapa adegan intim dalam film Jakarta vs Everybody pada 2022 bersama Dea Panendra dan Wulan Guritno. 

    Meskipun adegan dalam film tersebut menambah kontroversi Jefri Nichol, keintiman yang terlihat dalam perannya tersebut mendapat perhatian luas dari publik, terutama terkait dengan kemampuannya dalam memainkan peran yang menantang.

    Selain itu, Jefri Nichol juga pernah diterpa isu mengenai beredarnya video kontroversial yang sempat menjadi viral. Meskipun pada akhirnya Jefri tidak pernah mengonfirmasi kebenarannya. 

    Rumor tersebut sempat membuat publik bertanya-tanya tentang integritas dan privasinya, tetapi ia lebih memilih untuk tetap diam dan tidak memberikan komentar atau menanggapi pertanyaan-pertanyaan ganas netizen yang menyerang dirinya di tengah-tengah kontroversi Jefri Nichol yang selalu menjadi topik hangat masyarakat.

  • Deretan Aktris Seksi dan Cantik yang Pernah Jadi Lawan Main Jefri Nichol dalam Film

    Deretan Aktris Seksi dan Cantik yang Pernah Jadi Lawan Main Jefri Nichol dalam Film

    Jakarta, Beritasatu.com – Jefri Nichol adalah salah satu aktor muda berbakat Indonesia yang  telah membintangi berbagai film dengan beragam peran. Namun, kini namanya tengah menjadi perbincangan lantaran aktor tersebut mengaku sudah pernah tidur bersama lebih 20 wanita. Bahkan, beberapa aktris seksi dan cantik pernah menjadi lawan main Jefri Nichol

    Dalam setiap filmnya, Jefri Nichol sering beradu akting dengan sejumlah aktris cantik, seksi dan berbakat. Berikut adalah beberapa deretan wanita yang pernah menjadi lawan main Jefri Nichol dalam film.

    Dea Panendra

    Dea Panendra tiba-tiba menarik perhatian publik setelah tampil dalam film Jakarta vs Everybody (2022). Namanya semakin populer setelah ia memerankan karakter Khansa dan melakoni adegan intim dengan lawan mainnya, Jefri Nichol. Kedua aktor tersebut tampil berani dalam adegan ranjang yang menjadi sorotan dalam film tersebut.

    Wulan Guritno

    Selain Dea Panendra, Wulan Guritno juga ikut beradegan panas bersama Jefri Nichol dalam Jakarta vs Everybody pada 2022.

    Menariknya, aktris seksi lawan main Jefri Nichol ini memiliki permintaan khusus sebelum melakukan adegan intim tersebut, yakni Jefri Nichol harus mandi terlebih dahulu. Wulan mengungkapkan kebiasaan ini diterapkannya kepada semua lawan mainnya.

    “Saya merasa lebih nyaman apabila semuanya wangi. Jadi, sebelum melakukan adegan intim, kami semua harus mandi dahulu,” jelas Wulan Guritno dalam konferensi pers Jakarta vs Everybody di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Amanda Rawles

    Salah satu pasangan paling populer Jefri Nichol di layar lebar adalah Amanda Rawles. Keduanya beradu akting dalam film Dear Nathan (2017), yang berhasil meraih banyak perhatian dari penonton. 

    Dalam film ini, Jefri Nichol berperan sebagai Nathan, sementara Amanda Rawles memerankan sosok Salma. Chemistry yang terjalin antara keduanya berhasil membuat film ini disukai oleh banyak orang, dan mereka kemudian kembali dipasangkan dalam Dear Nathan: Thank You Salma (2018).

    Ellen Wong

    Ellen Wong, aktris cantik yang juga dikenal sebagai selebritas di dunia hiburan Indonesia, menjadi lawan main Jefri Nichol dalam film Gundala (2019). Jefri Nichol berperan sebagai Sancaka, yang akhirnya menjadi Gundala, sang pahlawan super Indonesia. 

    Dalam film ini, aktris seksi lawan main Jefri Nichol itu memerankan karakter yang memiliki hubungan dekat dengan Gundala, dan keduanya saling berinteraksi dalam perjalanan cerita yang penuh aksi.

    Sheryl Sheinafia

    Sheryl Sheinafia beradu akting dengan Jefri Nichol dalam film Hello Ghost (2020). Film ini merupakan remake dari film Korea Selatan dengan judul yang sama. Jefri Nichol memainkan karakter yang dapat melihat hantu dan memiliki perjalanan emosional yang mendalam dengan karakter Sheryl Sheinafia. 

    Meskipun cerita film ini lebih banyak tentang komedi, keduanya berhasil membawa peran mereka dengan penuh penghayatan.

    Zara JKT48

    Dalam film Jangan Bikin Nangis (2018), Jefri Nichol beradu akting dengan artis cantik dan seksi Adhisty Zara atau Zara JKT48, yang juga memainkan peran utama wanita dalam cerita ini. 

    Cerita dalam film ini mengangkat tema cinta remaja yang penuh warna dan perasaan, dan keduanya berhasil memberikan chemistry yang baik dalam film tersebut.

    Rachel Amanda

    Rachel Amanda menjadi salah satu aktris cantik yang beradu akting dengan Jefri Nichol dalam film Cinta Pertama dan Terakhir (2018). 

    Aktor yang mengaku telah meniduri 20 wanita ini berperan sebagai seorang pria yang terjebak dalam perasaan cinta yang rumit. Sementara Rachel Amanda memerankan karakter yang menjadi objek cinta Jefri. 

    Hubungan mereka dalam film tersebut menampilkan sisi emosional yang mendalam dari kedua karakter tersebut.

    Nabila Zavira

    Salah satu aktris yang beradu akting dengan Jefri Nichol di film Love for Sale 2 (2019) adalah Nabila Zavira. Film ini melanjutkan kisah dari Love for Sale yang pertama, dan keduanya kembali bekerja sama dalam cerita yang menyentuh tentang hubungan cinta yang penuh tantangan dan ekspektasi.

    Yuki Kato

    Yuki Kato merupakan aktris yang sudah dikenal luas lewat sejumlah sinetron, turut menjadi lawan main Jefri Nichol dalam film Marmut Merah Jambu (2014). 

    Meskipun film ini sudah cukup lama, Jefri Nichol yang masih muda kala itu menunjukkan akting yang kuat bersama Yuki Kato yang memerankan karakter yang sangat berbeda dengan peran-perannya di sinetron.

    Melalui film-film ini, Jefri Nichol berhasil menunjukkan kemampuan aktingnya yang beragam dengan dengan aktris berbakat. Terlebih beberapa aktris seksi lawan main Jefri Nichol tersebut harus beradegan intim dalam film yang dilakoninya tersebut.

  • Hal ini Bikin Jefri Nichol Lebih Kalem di Twitter

    Jefri Nichol Mengaku Tiduri 20 Wanita, Ini 9 Film yang Pernah Dia Bintangi

    Jakarta, Beritasatu.com – Nama Jefri Nichol kembali menjadi sorotan publik lantaran dirinya mengaku sudah tiduri bersama lebih 20 wanita. Pengakuan tersebut terungkap saat aktor film tersebut menjadi bintang tamu tayangan YouTube yang dipandu komika Choki Pardede.

    Meski demikian, Jefri Nichol adalah salah satu aktor muda berbakat Indonesia. Ia telah membintangi sejumlah film yang sukses menarik perhatian penonton. Sejak debutnya, Nichol dikenal karena kemampuan aktingnya yang mumpuni dan pesona yang memikat, membuatnya menjadi salah satu aktor favorit di kalangan penonton. 

    Berikut adalah beberapa film yang pernah dibintangi Jefri Nichol:

    1. Pertaruhan (2019)

    Film Pertaruhan merupakan salah satu film yang membawa Jefri Nichol ke perhatian lebih luas. Dalam film ini, dirinya berperan sebagai seorang pemuda bernama Abel yang terjebak dalam dunia perjudian ilegal dan harus berjuang untuk melawan berbagai ancaman. 

    2. Dear Nathan (2017)

    Dear Nathan adalah salah satu film remaja yang mengangkat kisah cinta dan kehidupan SMA. Jefri Nichol berperan sebagai Nathan, seorang remaja yang memiliki masalah dengan keluarganya dan kemudian bertemu dengan seorang gadis bernama Salma, yang diperankan oleh Amanda Rawles. 

    Film ini sangat populer di kalangan remaja dan berhasil meraih kesuksesan besar di box office Indonesia. Kesuksesan film ini bahkan melahirkan sekuel yang berjudul Dear Nathan: Hello Salma (2018).

    3. Jomblo (2022)

    Dalam film Jomblo Jefri Nichol berperan sebagai Dika, yakni seorang pemuda yang ingin keluar dari kehidupan jomblonya dan mencari cinta sejati. Film yang diadaptasi dari novel populer karya Adhitya Mulya ini berhasil menarik perhatian banyak penonton karena ceritanya yang ringan, tetapi menghibur serta kemampuan Nichol dalam memerankan tokoh Dika dengan sangat baik.

    4. Hit & Run (2021)

    Hit & Run merupakan film aksi dan drama yang cukup populer di Indonesia. Jefri Nichol memerankan tokoh bernama Arya, yang terlibat dalam sebuah kecelakaan mobil dan harus menghadapi masalah hukum dan ancaman dari berbagai pihak. Film ini menampilkan aksi-aksi seru yang menantang, dengan Jefri Nichol memamerkan kemampuan aktingnya yang tidak hanya terbatas pada drama, tetapi juga aksi.

    5. Selesai (2022)

    Film Selesai mengisahkan tentang seorang remaja yang berusaha menemukan kembali jati dirinya setelah mengalami berbagai tekanan hidup. Jefri Nichol yang mengaku tidur bersama 20 wanita ini berperan sebagai seorang pemuda yang harus menghadapi masalah besar dalam hidupnya. 

    Dalam film ini, Nichol menunjukkan kedalaman emosional dan kemampuannya dalam memerankan karakter yang penuh konflik batin.

    6. Belok Kiri Sebelah (2021)

    Belok Kiri Sebelah merupakan film yang mengangkat kisah tentang persahabatan dan pencarian jati diri. Jefri Nichol berperan sebagai Dika, seorang pemuda yang harus berjuang untuk menemukan tujuan hidupnya. Film ini mengandung pesan-pesan moral yang kuat dan memadukan drama dengan humor ringan. 

    Meskipun Jefri Nichol mengaku sudah tiduri 20 wanita tiduri 20 wanita berhasil menunjukkan sisi emosional dan kepribadiannya yang mendalam melalui karakter yang ia perankan.