Tag: Jack Miller

  • Jack Miller Masih Percaya dengan Mesin 4 Inline Yamaha, Begini Katanya

    Jack Miller Masih Percaya dengan Mesin 4 Inline Yamaha, Begini Katanya

    Jakarta

    Pebalap Pramac Yamaha, Jack Miller, masih percaya dengan taji mesin 4 silinder inline (Yamaha). Kata Miller, mesin 4 silinder inline merupakan mesin yang sudah teruji, serta belum lama ini menjuarai MotoGP 2020 (Suzuki) dan 2021 (Yamaha).

    Musim ini Miller membuka lembaran baru dengan bergabung ke tim satelit Yamaha yang baru dibentuk bersama tim Pramac Racing. Miller yang sebelumnya terbiasa bergelut dengan mesin V4 kala membela Ducati dan KTM, kini harus beradaptasi dengan mesin 4 silinder inline racikan pabrikan Iwata, Jepang.

    Pada kampanye pertama MotoGP 2025, Miller berhasil menjadi pebalap terbaik Yamaha. Pebalap asal Australia itu finis di urutan ke-11 pada race utama MotoGP Thailand 2025. Miller pun yakin mesin 4 silinder Yamaha masih memiliki potensi.

    “Tim (dengan mesin) inline-four (Suzuki-Yamaha) menjadi juara dunia pada tahun 2020 dan 2021, jadi tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa mereka tidak kuat,” ungkap Miller dikutip dari Crash. Miller pun mengungkapkan kekurangan dan kelebihan mesin 4 silinder inline Yamaha.

    “Setelah mengendarai mesin empat silinder segaris, Anda memahami kelebihan dan kekurangannya, menurut saya pusat gravitasinya adalah sesuatu yang fantastis, tentu saja lebarnya mungkin menjadi salah satu masalah. Tetapi dengan konfigurasi mesin ini, posisi tangki bahan bakar menjadi lebih rendah (itu adalah hal yang bagus),” sambungnya.

    “Tentu saja ada cara berbeda untuk mengatasi berbagai hal, dan saya masih percaya ada lebih banyak hal yang bisa dihasilkan dari mesin empat silinder segaris dibanding apa yang kita dapatkan saat ini,” kata Miller lagi.

    Jack Miller saat masih membela KTM Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

    Miller pun optimis Yamaha masih bisa mengembangkan mesin 4 silinder inline menjadi lebih baik lagi dan bisa bersaing di papan atas. Apalagi Yamaha telah melakukan banyak perubahan dan investasi besar-besaran.

    “Saya rasa mereka sudah mengerjakan proyek ini begitu lama, mereka punya banyak pengetahuan tentang mesin empat silinder segaris. Mereka sudah punya semua kepingan puzzle, mereka hanya butuh waktu untuk menyusun semuanya,” ujar Miller.

    “Saya rasa mereka (Yamaha) saat ini melakukan hal yang benar dan ini menunjukkan komitmen penuh mereka untuk meningkatkan proyek dan posisi mereka (di MotoGP),” tukasnya.

    (lua/din)

  • Alex Rins Kecewa Yamaha YZR-M1 Loyo di MotoGP Thailand 2025

    Alex Rins Kecewa Yamaha YZR-M1 Loyo di MotoGP Thailand 2025

    Jakarta

    Pebalap Monster Energy Yamaha Alex Rins merasa sangat kecewa dengan hasil yang diraih Yamaha di seri pembuka MotoGP 2025 di Thailand, akhir pekan lalu. Rins kecewa lantaran para pebalap Yamaha gagal bersaing di barisan terdepan, bahkan untuk masuk posisi 10 besar pun sangat sulit.

    Jack Miller (Pramac Yamaha) menjadi pebalap Yamaha terbaik di MotoGP Thailand 2025 dengan menempati urutan ke-11, sementara rekannya Miguel Oliveira hanya mampu finis di urutan ke-14. Sedangkan pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo finis ke-15 dan Alex Rins finis ke-17 alias gagal mencetak poin.

    Yamaha YZR-M1 yang dikendarai Quartararo dan kawan-kawan itu nampaknya mengalami masalah parah. Balapan di tengah-tengah kondisi cuaca yang terik, motor Yamaha M1 memiliki traksi atau daya cengkeram ban yang sangat lemah.

    Alex Rins Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

    “Melihat performanya, sejujurnya kami telah membuat satu langkah maju kecil. Saya bisa mengurangi kecepatan motor, saya mampu memasuki tikungan lebih baik dibanding kemarin (Sabtu saat balapan sprint],” ungkap Rins dikutip dari Crash.

    “Tetapi yang pasti saya berada pada kondisi 100% di setiap putaran. Jadi, empat putaran terakhir di tikungan keempat, saya kehilangan kendali sepenuhnya dan sejak saat itu hingga akhir balapan, semuanya menjadi kacau,” kesal pebalap asal Spanyol itu.

    “Itu benar-benar sulit bagi saya, saya kehilangan kendali di bagian ban depan dan belakang. Konsekuensi dari melaju 100% di setiap putaran. Yang pasti ini bukan hasil yang diinginkan para pebalap Yamaha. Jack finis di urutan ke-11, Fabio ke-15, Miguel ke-14, dan saya sendiri di urutan ke-17,” keluh Rins.

    Rins pun berharap hasil di MotoGP Thailand 2025, bisa menjadi bahan pembelajaran buat Yamaha. Rins mengatakan, Yamaha memang sudah banyak melakukan perubahan. Tapi dari segi hasil di lintasan, masih belum terlalu kelihatan.

    “Di (tes) Sepang, hasilnya cukup bagus, kami melakukan tes dengan cukup baik. Di tes ini, Fabio cukup cepat, tapi akhir pekan ini (di MotoGP Thailand) dia tak menunjukkan potensi seperti yang dia tunjukkan di tes Sepang,” kata Rins lagi.

    “Jadi, itulah yang saya katakan: kami mengalami peningkatan dari tahun lalu, tetapi sangat rendah. Jadi, kami harus terus bekerja keras dan terus mencari hal-hal yang perlu ditingkatkan,” tukas pebalap berambut keriting itu.

    (lua/dry)

  • Jack Miller Masih Percaya dengan Mesin 4 Inline Yamaha, Begini Katanya

    Duh, Jack Miller Balapan dengan Fairing Kendur di MotoGP Thailand 2025

    Jakarta

    Pebalap Pramac Yamaha Jack Miller harus membalap dengan kondisi motor yang tidak maksimal di MotoGP Thailand 2025. Miller harus bertempur dengan kondisi motor yang fairing-nya kendur. Alhasil pebalap Australia itu pun melorot ke posisi 11 di akhir balapan. Padahal di awal-awal race Miller tampil bagus dan sempat berada di posisi kelima.

    “Saya mengalami sedikit masalah dengan fairing, yaitu saat saya kehilangan kontak dengan grup depan,” jelas Miller, dikutip dari Crash. “Jadi, salah satu klip (pada bodi M1) terlepas dan seluruh fairing mulai kendur,” sambung Miller. Miller mengalami kondisi tersebut sejak lap kedelapan dari total 26 lap yang diselenggarakan.

    Diketahui sistem aerodinamika merupakan hal yang sangat penting di MotoGP. Kalau komponen aerodinamika seperti winglet atau fairing rusak strukturnya, maka itu sangat mempengaruhi stabilitas motor. Tak hanya itu, rusaknya fairing juga bisa membuat suhu motor meningkat karena udara dari depan tidak bisa dialirkan sempurna.

    “Saya seperti sedang dimasak, karena semua udara panas mengarah langsung ke saya, bukan ke area belakang sepeda motor. Hal itu membuat balapan yang panas menjadi lebih panas lagi,” ungkap mantan pebalap Ducati tersebut.

    Miller tidak hanya mengalami luka bakar di kakinya tetapi juga luka pada lengan bagian dalam. “Ya, hanya karena mencoba menahan fairing pada tempatnya di lintasan lurus,” tambahnya lagi.

    “Saat melaju dengan kecepatan tinggi, bagian fairing itu akan semakin menonjol. Saya mulai khawatir saat melaju dengan kecepatan 330 kilometer per jam di lintasan lurus. Bagian belakang motor itu akan ‘menggelegar secara otomatis’. Jadi, saya berusaha menahannya semampu saya!” sambung Miller.

    “Saya beberapa kali keluar jalur setelah fairing itu terlepas, lutut saya terus tersangkut saat akan berbelok ke tikungan keempat. Jadi itu pekerjaan sulit, tetapi saya merasa sangat nyaman di belakang kelompok pertama itu (sampai fairing-nya terlepas). Kemudian saya mencoba bertahan di sana, dan membawa pulang beberapa poin,” tukasnya.

    Miller sendiri menjadi pebalap terbaik Yamaha di seri pembuka MotoGP 2025. Miller yang finis posisi 11 lebih baik dari Miguel Oliveira (14), Fabio Quartararo (15), serta Alex Rins (17).

    (lua/rgr)

  • Hasil MotoGP Thailand 2025: Marquez Menang Sempurna

    Hasil MotoGP Thailand 2025: Marquez Menang Sempurna

    Jakarta

    Seri pembuka MotoGP 2025 sudah selesai berlangsung di Chang International Circuit, Thailand. Marc Marquez keluar sebagai juara ditemani oleh adiknya, Alex Marquez.

    Capaian Marquez bersaudara di MotoGP Thailand 2025 tergolong sempurna. Usai mendapatkan posisi terbaik di sesi kualifikasi dan menang satu-dua di Sprint Race, kini mereka mendominasi balap utama. Lantas bagaimana jalannya lomba?

    Marc sejatinya memimpin starting grid dengan percaya diri. Pasalnya, pebalap asal Spanyol ini sudah memenangkan Sprint Race Thailand di hari sebelumnya.

    Di belakang Marquez ada adiknya, Alex Marquez, dan rekan setimnya, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia. Sementara di posisi keempat ada Jack Miller dan di posisi lima ada sang rookie Ai Ogura.

    Begitu lampu merah padam, Marquez langsung melesat mengejar holeshot. Drama pertama MotoGP Thailand terjadi di momen start, Pecco dan Alex Marquez sempat bersenggolan untuk mengamankan posisi kedua.

    Dua lap awal, formasi mulai terbentuk. Marc masih memimpin dan tak tergoyahkan dengan gap lebih dari 1 detik dari adik kandungnya di urutan kedua. Sementara Pecco harus puas bertengger di urutan ketiga.

    Menariknya, di awal lomba ini, manuver sempat berulang kali dilancarkan oleh Ai Ogura. Pebalap muda asal Jepang ini sempat menghuni urutan keempat dan turun ke urutan lima per lap-4.

    Drama kedua terjadi di lap ke-7. Marc tiba-tiba mengendurkan gasnya usai keluar dari tikungan ketiga. Kondisi ini membuat Alex dapat menyalipnya dengan cuma-cuma.

    Hingga pertengahan lomba, tepatnya di lap ke-13, Marc masih berusaha mendapatkan kembali posisi terdepan. Sementara Pecco di urutan ketiga terus menaikkan pace balapnya hingga gap hanya 0,6 detik dengan Marc di posisi kedua.

    Saat balapan masuk lap ke-20, Marc mulai mengencangkan sabuknya. Ia menaikkan pace balapnya dari gap 0,6 ke 0,2 dengan Alex. Berkali-kali Marc coba menyalip Alex, namun adiknya masih kuat menahan.

    Puncaknya saat balap tersisa empat lap. Di tikungan terakhir, tikungan ke-12 Chang International Circuit yang terkenal angker, Marquez berhasil menyalip adik kandungnya dan kembali mengamankan posisi terdepan serta memenangkan seri pertama MotoGP 2025 dengan sempurna.

    Hasil MotoGP Thailand 2025

    1. Marc Marquez (SPA) Ducati Lenovo (GP25)
    2. Alex Marquez (SPA) BK8 Gresini Ducati (GP24)
    3. Francesco Bagnaia (ITA) Ducati Lenovo (GP25)
    4. Franco Morbidelli (ITA) Pertamina VR46 Ducati (GP24)
    5. Ai Ogura (JPN) Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
    6. Marco Bezzecchi (ITA) Aprilia Racing (RS-GP25)
    7. Johann Zarco (FRA) Castrol Honda LCR (RC213V)
    8. Brad Binder (RSA) Red Bull KTM (RC16)
    9. Enea Bastianini (ITA) Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    10. Fabio Di Giannantonio (ITA) Pertamina VR46 Ducati (GP25)
    11. Jack Miller (AUS) Pramac Yamaha (YZR-M1)
    12. Luca Marini (ITA) Honda HRC Castrol (RC213V)
    13. Fermin Aldeguer (SPA) BK8 Gresini Ducati (GP24)
    14. Miguel Oliveira (POR) Pramac Yamaha (YZR-M1)
    15. Fabio Quartararo (FRA) Monster Yamaha (YZR-M1)
    16. Maverick Viñales (SPA) Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    17. Alex Rins (SPA) Monster Yamaha (YZR-M1)
    18. Somkiat Chantra (THA) Idemitsu Honda LCR (RC213V)
    19. Pedro Acosta (SPA) Red Bull KTM (RC16)
    20. Lorenzo Savadori (ITA) Aprilia Factory (RS-GP25)

    DNF
    Raul Fernandez (SPA) Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
    Joan Mir (SPA) Honda HRC Castrol (RC213V)

    (mhg/rgr)

  • Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2025: Marc Marquez Juara

    Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2025: Marc Marquez Juara

    JAKARTA – Marc Marquez terus melanjutkan performa apiknya pada seri pembuka MotoGP 2025 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand.

    Setelah berhasil meraih pole position pada Kualifikasi, pebalap anyar Ducati Lenovo Team itu juga berhasil menjadi juara Sprint Race MotoGP Thailand 2025 pada Sabtu, 1 Maret 2025, sore WIB.

    Debut Marc Marquez bersama Pabrikan Ducati berjalan mulus di Buriram yang terbilang sedang terik.

    Berkendara di tempat kemenangan gelar juara dunia terakhir pada 2019, Marquez mengubah posisi pole menjadi memimpin lebih awal dan tidak pernah merasa terganggu.

    Adiknya, Alex Marquez, yang memulai balapan di posisi kedua, kalah dari Francesco Bagnaia di Tikungan 1, tetapi merebut kembali posisi kedua saat keluar tikungan.

    Marquez bersaudara–yang menggunakan ban lunak di depan dan belakang–kemudian secara bertahap meninggalkan Bagnaia (ban keras di depan) di posisi ketiga.

    Selain itu, Marquez bersaudara itu juga menjauh untuk menangkis tantangan mengejutkan dari bintang pendatang baru alias rookie, Ai Ogura, yang mengakhiri Sprint Race di posisi keempat.

    Kemudian, Franco Morbidelli dari VR46 berada di posisi kelima yang awalnya dibuntuti Jack Miller dari Pramac–posisi teratas dari Yamaha.

    Namun, Miller apes karena mengalami kecelakaan di lap ketujuh sehingga harus puas mengakhiri Sprint Race tanpa bisa finis.

    Duo KTM, Brad Binder dan Pedro Acosta, terlibat pertarungan sengit di awal sebelum Acosta melepaskan diri dan terus menyalip Fabio Quartararo dari Monster Yamaha untuk posisi keenam.

    Johann Zarco dan Joan Mir saling berhadapan untuk memperebutkan siapa yang terbaik di Honda dan poin Sprint Race terakhir untuk posisi kesembilan.

    Ujungnya, Joan Mir yang bisa mengamankan tangga kesembilan diikuti Zarco melengkapi 10 besar.

    Sementara itu, Marco Bezzecchi memutar roda belakang saat start dan jatuh pada lap pembuka debutnya bersama Aprilia. Untungnya, dia berhasil naik ke posisi ke-12 hingga akhir balapan.

    Juara dunia saat ini, Jorge Martin, masih absen setelah mengalami cedera tangan lebih lanjut dalam latihan awal minggu ini digantikan oleh pebalap penguji Aprilia, Lorenzo Savadori.

    Performa Savadori jauh dari kata memuaskan. Setelah hanya berada di posisi terakhir dalam Kualifikasi, dia juga finis di posisi ke-20 Sprint Race. Awal yang kurang bagus bagi Aprilia.

    Begitu juga dengan Fabio di Giannantonio yang juga cedera pada hari pertama tes Sepang dan akhirnya bisa kembali untuk VR46. Namun, harus duduk dengan tiga lap tersisa, menderita apa yang tampak seperti masalah teknis daripada fisik.

    Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2025

    Marc Marquez – Ducati Lenovo (19:35,005)Alex Marquez – BK8 Gresini Ducati (+1,185)Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo (+3,423)Ai Ogura – Trackhouse Aprilia (+4.392)Franco Morbidelli – Pertamina VR46 Ducati (+5,790)Pedro Acosta – Red Bull KTM (+11.700)Fabio Quartararo – Monster Yamaha (+13,437)Brad Binder – Red Bull KTM (+14,228)Joan Mir – Honda HRC Castrol (+15,453)Johann Zarco – Castrol Honda LCR (+16,209)Raul Fernandez – Trackhouse Aprilia (+16.817)Marco Bezzecchi – Aprilia Racing (17.152)Fermin Aldeguer – BK8 Gresini Ducati (+17,741)Maverick Vinales – Red Bull KTM Tech3 (+18,984)Luca Marini – Honda HRC Castrol (+19.149)Miguel Oliveira – Pramac Yamaha (+19,569)Alex Rins – Monster Yamaha (+20.140)Enea Bastianini – Red Bull KTM Tech3 (+23,948)Somkiat Chantra – Idemitsu Honda LCR (+24,594)Lorenzo Savadori – Aprilia Racing (+31,443)

    Fabio Di Giannantonio – Pertamina VR46 Ducati (DNF)

    Jack Miller – Pramac Yamaha (DNF)

  • Motor MotoGP Yamaha Makin Bernuansa Eropa, Ini Buktinya

    Motor MotoGP Yamaha Makin Bernuansa Eropa, Ini Buktinya

    Jakarta

    Yamaha memasuki musim MotoGP 2025 dengan start yang bagus. Setidaknya, tim berlambang garpu tala ini mampu menunjukkan hasil positif di tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia. Peningkatan Yamaha terjadi disebut-sebut karena YZR-M1 mulai mengaplikasikan teknologi dari motor-motor Eropa seperti Ducati dan KTM.

    Dari sisi desain misalnya, bagian buritan YZR-M1 kini semakin mirip motor Ducati Desmosedici, dengan bentuk yang mengotak. Hal ini wajar, mengingat sejak musim lalu Yamaha sudah mempekerjakan eks insinyur Ducati, Max Bartolini, sebagai direktur teknik.

    Selain itu ada atribut baru lain dari motor mereka yang muncul ke permukaan dalam beberapa hari terakhir. Menurut pengamatan reporter dan jurnalis Dorna Sports, Jack Appleyard, motor MotoGP Yamaha kini menggunakan sistem kopling seperti yang digunakan motor MotoGP KTM RC16.

    “Saya menyadari bahwa Yamaha telah membuat langkah besar dalam start mereka (musim ini),” kata Appleyard dikutip dari Crash.

    “Kedengarannya mereka punya sistem kopling baru, mirip (sistem kopling) KTM. Benar-benar menjerit, dia memekik kencang saat dinyalakan, lalu melaju maju,” sambung Appleyard.

    Appleyard menambahkan, kabar baiknya Yamaha bisa tampil cukup baik di pramusim bukan hanya dengan satu pebalap, tapi semua pebalap mereka bisa meraih hasil yang positif saat menjalani tes pramusim.

    “Jadi, ada tanda-tanda perbaikan di sana. Jika mereka bisa menampilkan performa terbaik seperti yang telah mereka buktikan di Sepang, sepertinya mereka bisa memulai (musim ini) dengan baik,” katanya lagi.

    Sebagai informasi, musim ini Yamaha akan memiliki empat pebalap, Fabio Quartararo dan Alex Rins di tim pabrikan Monster Energy Yamaha, kemudian Jack Miller dan juga Miguel Oliveira di tim satelit Pramac Yamaha.

    (lua/dry)

  • Alex Marquez Tercepat di Hari Ketiga Tes Pramusim MotoGP 2025 di Sepang

    Alex Marquez Tercepat di Hari Ketiga Tes Pramusim MotoGP 2025 di Sepang

    Jakarta

    Alex Marquez berhasil menjadi yang tercepat pada tes pramusim MotoGP 2025 hari ketiga yang diselenggarakan di Sirkuit Sepang, Malaysia, Jumat (7/2/2025). Kemudian di tempat kedua ada Francesco Bagnaia, dan Fabio Quartararo melengkapi posisi tiga besar.

    Alex yang mengendarai motor Ducati Desmosedici GP24 mencatatkan lap time 1 menit 56,493 detik. Catatan itu memecahkan capaian waktu Franco Morbidelli pada tes hari kedua dengan lap time 1 menit 57,21 detik dan juga memecahkan capaian waktu Fabio Quartararo di tes hari pertama 1 menit 57,555 detik.

    Sementara itu Francesco Bagnaia akhirnya bisa menjadi yang tercepat kedua dengan selisih waktu 0,007 detik dari Alex Marquez, diikuti Quartararo di urutan ketiga dengan jarak 0.231 detik.

    Sedangkan dari posisi keempat hingga keenam diisi oleh Franco Morbidelli, Marc Marquez, dan Pedro Acosta. Di bawahnya ada Johann Zarco, Marco Bezzecchi, Joan Mir, dan Alex Rins, yang melengkapi urutan ketujuh hingga kesepuluh.

    Setelah Sepang, tes pramusim MotoGP 2025 akan berlanjut ke Sirkuit Buriram Thailand dari tanggal 12-13 Februari. Thailand juga akan menjadi tuan rumah pertama MotoGP 2025 yang akan menggelar balapan pada 28 Februari.

    Sekadar informasi, spesifikasi mesin untuk Ducati, KTM, dan Aprilia akan dibekukan mulai dari GP Thailand hingga akhir tahun 2026, untuk mengurangi biaya pengembangan menjelang era baru 850cc pada tahun 2027.

    Sementara Honda dan Yamaha saat ini bebas melanjutkan pengembangan mesin, karena mereka meraih peringkat konsesi D.

    Hasil Tes Pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang Hari Ketiga

    1. Alex Marquez SPA Gresini Ducati (GP24) 1:56.493s
    2. Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) +0.007s
    3. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.231s
    4. Franco Morbidelli ITA VR46 Ducati (GP24) +0.455s
    5. Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) +0.549s
    6. Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +0.682s
    7. Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V) +0.711s
    8. Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) +0.835s
    9. Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) +0.848s
    10. Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.858s
    11. Fermin Aldeguer SPA Gresini Ducati (GP24)* +0.908s
    12. Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +0.959s
    13. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +1.121s
    14. Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* +1.261s
    15. Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +1.296s
    16. Maverick Vinales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.372s
    17. Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1) +1.467s
    18. Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.518s
    19. Somkiat Chantra THA LCR Honda (RC213V)* +1.636s
    20. Michele Pirro ITA Ducati Test Rider (GP25) +2.628s
    21. Lorenzo Savadori ITA Aprilia Test Rider (RS-GP25) +3.001s
    22. Andrea Dovizioso ITA Yamaha Test Rider (YZR-M1) +3.436s

    (lua/dry)

  • Hasil Tes Pramusim MotoGP di Sepang Hari Kedua, Morbidelli-Quartararo Ngacir

    Hasil Tes Pramusim MotoGP di Sepang Hari Kedua, Morbidelli-Quartararo Ngacir

    Jakarta

    Rangkaian tes pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang, Malaysia, berlanjut hari ini (6/2/2025). Rider Pertamina Enduro VR46 Franco Morbidelli berhasil menjadi yang paling cepat, diikuti Fabio Quartararo (Monster Yamaha) di urutan kedua, dan Alex Marquez (Gresini Racing) di tempat ketiga.

    Dikutip dari situs Crash, pada tes yang berlangsung pukul empat sore waktu setempat Morbidelli meraih catatan lap time 1 menit 57,21 detik. Kecepatan tersebut memecahkan rekor kecepatan Quartararo pada tes hari pertama yang meraih waktu 1 menit 57,555 detik.

    Sementara pada tes hari kedua, Quartararo menjadi yang tercepat kedua dengan catatan waktu 0,114 detik lebih lambat dari Morbidelli. Kemudian di tempat ketiga ada rider Gresini Racing, Alex Marquez, yang memiliki selisih 0,130 detik.

    Fabio Quartararo Foto: Instagram @yamahamotogp

    Kemudian Marc Marquez yang baru saja pindah ke tim pabrikan Ducati Lenovo, menempati urutan kesembilan dengan selisih 1,237 detik. Posisi itu turun dari pengetesan hari pertama, di mana kemarin Marquez menjadi yang tercepat keempat. The Baby Alien tampaknya masih mencari setingan yang pas untuk meraih performa maksimal.

    Setelah Sepang, tes pramusim MotoGP 2025 akan berlanjut ke Sirkuit Buriram Thailand dari tanggal 12-13 Februari. Thailand juga akan menjadi tuan rumah pertama MotoGP 2025 yang akan menggelar balapan pada 28 Februari.

    Spesifikasi mesin untuk Ducati, KTM, dan Aprilia akan dibekukan dari GP Thailand hingga akhir tahun 2026, untuk mengurangi biaya pengembangan menjelang era baru 850cc pada tahun 2027.

    Sementara Honda dan Yamaha saat ini bebas melanjutkan pengembangan mesin, karena mereka meraih peringkat konsesi D.

    Hasil Tes Pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang Hari Kedua

    1 = Franco Morbidelli ITA VR46 Ducati (GP24) 1:57.21s 18/34 339.6
    2 = Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.114s 6/24 337.5
    3 = Alex Marquez SPA Gresini Ducati (GP24) +0.130s 9/35 339.6
    4 = Fermin Aldeguer SPA Gresini Ducati (GP24)* +0.335s 8/26 335.4
    5 = Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1) +0.761s 18/33 338.5
    6 = Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V) +0.928s 10/35 334.3
    7 = Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +0.946s 21/33 335.4
    8 = Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.065s 23/37 334.3
    9 = Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) +1.237s 23/31 336.4
    10 = Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) +1.275s 15/36 336.4
    11 = Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) +1.291s 34/38 338.5
    12 = Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* +1.401s 22/40 333.3
    13 = Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) +1.431s 17/23 338.5
    14 = Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +1.477s 13/37 338.5
    15 = Augusto Fernandez SPA Yamaha Test Rider (YZR-M1) +1.487s 8/24 333.3
    16 = Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.714s 18/44 336.4
    17 = Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +1.903s 4/24 338.5
    18 = Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +2.241s 4/33 332.3
    19 = Somkiat Chantra THA LCR Honda (RC213V)* +2.410s 30/44 335.4
    20 = Michele Pirro ITA Ducati Test Rider (GP25) +2.680s 21/29 334.3
    21 = Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +2.754s 14/26 333.3
    22 = Lorenzo Savadori ITA Aprilia Test Rider (RS-GP25) +3.977s 11/27 334.3

    (lua/rgr)

  • Pramac Janji Bawa Mental Juara Ducati ke Yamaha

    Pramac Janji Bawa Mental Juara Ducati ke Yamaha

    Jakarta

    Setelah sekian lama bekerja sama dengan Ducati, akhirnya mulai musim 2025 Pramac Racing pindah haluan ke Yamaha. Berstatus sebagai tim juara MotoGP 2024, Pramac berjanji membawa mentalitas juara Ducati ke kubu garpu tala.

    “Kami memiliki mentalitas yang berasal dari Ducati yang merupakan yang terbaik saat ini. Namun seiring berjalannya waktu, saya yakin bahwa kami perlahan akan mampu membawa pulang hasil yang layak bagi Yamaha dan membawa mereka kembali ke puncak,” ungkap kepala tim Pramac Gino Borsoi dikutip dari Crash.

    Wajar saja jika Pramac masih sangat kental dengan Ducati. Soalnya tim balap asal Italia itu menjalin kerja sama sebagai tim satelit Ducati sejak 2004 hingga 2024. Bahkan puncaknya, Pramac bisa meraih gelar juara MotoGP dengan motor Ducati musim lalu lewat pebalap Spanyol, Jorge Martin.

    Pada musim 2025, Pramac resmi pecah kongsi dengan Ducati dan memilih menjalin kemitraan baru dengan Yamaha. Meski saat ini Yamaha masih dalam proses kembali ke jalur juara, Pramac percaya dengan proyek pabrikan motor asal Jepang itu. Apalagi di kubu Yamaha saat ini banyak insinyur-insinyur asal Eropa, khususnya dari Italia.

    “Yang pasti di dalam tim dan grup Yamaha ada banyak orang Italia, jadi lebih mudah untuk saling memahami,” terang Borsoi. “Berbicara dan memahami satu sama lain tidak sulit dan mereka langsung menerima kami dengan sangat baik; mereka membuka tangan mereka, katakanlah kami menjadi bagian dari keluarga dengan cara yang cukup sederhana tanpa masalah apa pun,” sambung dia.

    Bersama Yamaha, Pramac kini harus memulai pengembangan motor dari awal lagi, sebab Yamaha M1 sangat tertinggal dari motor-motor pabrikan Eropa. “Saya juga harus belajar untuk memulai dari awal lagi, membangun kembali dasar-dasarnya, dan menyadari betapa sulitnya mengembalikan proyek seperti Yamaha,” kata dia.

    “Ini bagian dari pengalaman yang mungkin bisa membantu saya menjadi lebih baik lagi di masa mendatang, jadi ini tantangan yang saya terima dengan senang hati karena Yamaha menyambut kami dengan tangan terbuka,” terang dia.

    “Mereka memiliki keinginan besar untuk kembali ke tempat yang mereka inginkan dan mereka telah menginvestasikan banyak uang. Saya rasa ini pertama kalinya Yamaha menginvestasikan begitu banyak uang. Mereka merekrut banyak teknisi, mereka melakukan banyak hal baru,” kata Borsoi.

    “Jadi, proyek ini sangat menarik dan jika kami berhasil, itu akan menjadi sesuatu–yang bisa dikatakan lagi–bahwa kami telah membuat sejarah, seperti yang telah kami lakukan dengan Ducati,” tukas dia.

    Pramac Yamaha diperkuat oleh dua pebalap berpengalaman, yakni Jack Miller dan Miguel Oliveira. Pramac Yamaha mendapat keistimewaan berupa motor Yamaha M1 spek pabrikan sama seperti yang digunakan Fabio Quartararo dan Alex Rins di tim factory.

    (lua/rgr)

  • Hasil Tes MotoGP 2025 di Sepang Hari Pertama, Miguel Oliveira Tercepat

    Hasil Tes MotoGP 2025 di Sepang Hari Pertama, Miguel Oliveira Tercepat

    Jakarta

    Tes pramusim MotoGP 2025 digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 5-7 Februari. Pada hari pertama pengujian di pagi hari, pebalap Pramac Yamaha, Miguel Oliveira, sukses menjadi yang tercepat dengan catatan lap time 1 menit 58,917 detik.

    MotoGP kembali menggelar uji coba di Sirkuit Sepang. Setelah menyelenggarakan tes shakedown, minggu ini giliran tes resmi yang melibatkan semua pebalap dan tim 2025. Sesi tes pramusim ini dimulai pukul 10 pagi waktu Malaysia. Tes ini akan berlangsung hingga pukul 6 sore selama tiga hari.

    Sirkuit Sepang, Malaysia Foto: Doc. MotoGP

    Oliveira mencatatkan waktu tercepat dalam tes pagi ini. Pebalap Portugal itu meraih waktu 1 menit 58,917 detik. Catatan waktu itu masih belum cukup memecahkan catatan waktu Fabio Quartararo di sesi tes shakedown yang mencatat 1 menit 57,794 detik.

    Setelah Sepang, tes pramusim MotoGP 2025 akan berlanjut ke Sirkuit Buriram Thailand dari tanggal 12-13 Februari. Thailand juga akan menjadi tuan rumah pertama MotoGP 2025 yang akan menggelar balapan pada 28 Februari.

    Spesifikasi mesin untuk Ducati, KTM, dan Aprilia akan dibekukan dari GP Thailand hingga akhir tahun 2026, untuk mengurangi biaya pengembangan menjelang era baru 850cc pada tahun 2027.

    Sementara Honda dan Yamaha saat ini bebas melanjutkan pengembangan mesin, karena mereka meraih peringkat konsesi D.

    Hasil Tes MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang Malaysia Hari Pertama Sesi Pagi (5/2)

    1. Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1) 1:58.917s 10/16
    2. Fermin Aldeguer SPA Gresini Ducati (GP24)* +0.223s 4/11
    3. Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.284s 7/13
    4. Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) +0.327s 4/12
    5. Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +0.457s 4/14
    6. Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +0.751s 8/14
    7. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.823s 7/13
    8. Alex Marquez SPA Gresini Ducati (GP24) +0.868s 5/12
    9. Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) +1.047s 6/11
    10. Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V) +1.084s 5/11
    11. Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +1.160s 9/9
    12. Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* +1.192s 6/11
    13. Augusto Fernandez SPA Yamaha Test Rider (YZR-M1) +1.435s 5/6
    14. Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) +1.520s 9/9
    15. Franco Morbidelli ITA VR46 Ducati (GP24) +1.734s 11/12
    16. Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) +1.736s 10/12
    17. Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.790s 6/8
    18. Fabio Di Giannantonio ITA VR46 Ducati (GP25) +2.189s 9/10
    19. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +2.259s 6/13
    20. Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25) +2.371s 3/11
    21. Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP25) +2.404s 5/11
    22. Somkiat Chantra THA LCR Honda (RC213V)* +2.818s 4/12
    23. Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +2.858s 7/8

    (lua/rgr)