Tag: Jack Miller

  • Marc Marquez Kuasai Sprint Race MotoGP Spanyol 2025 di Jerez, Quartararo Gagal Setelah Pole!

    Marc Marquez Kuasai Sprint Race MotoGP Spanyol 2025 di Jerez, Quartararo Gagal Setelah Pole!

    JAKARTA – Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya di Sprint Race MotoGP 2025 dengan meraih kemenangan kelima berturut-turut, kali ini di Sirkuit Jerez, Spanyol, Sabtu 26 April. Meski harus memulai balapan dari posisi kedua setelah Fabio Quartararo memutus streak pole-nya, Marquez mampu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan dengan penuh kepercayaan diri.

    Balapan berlangsung sengit sejak awal. Quartararo, yang membawa Yamaha meraih pole position pertamanya sejak tahun 2022, berhasil mempertahankan posisi terdepan saat start dengan menyalip Marquez di Tikungan 1. Namun, drama terjadi hanya satu lap berselang. Ketika Marquez berhasil sejajar dengan Quartararo di trek lurus belakang, ia mengeksekusi manuver bersih untuk merebut pimpinan lomba.

    Sayangnya, tekanan itu membuat Quartararo melakukan kesalahan. Saat masuk ke Tikungan Dani Pedrosa, motor Yamaha M1 yang dikendarainya kehilangan kestabilan saat pengereman, membuat Quartararo melebar dan akhirnya terjatuh. Insiden ini langsung menggagalkan harapan Quartararo untuk meraih podium, bahkan menyelesaikan balapan.

    Dengan keluarnya Quartararo, Marquez membuka jarak 0,6 detik dari adiknya, Alex Marquez, yang membalap untuk tim BK8 Gresini Ducati. Francesco Bagnaia, rekan setim Marc di Ducati Lenovo, membuntuti di posisi ketiga. Trio ini mempertahankan posisinya hingga garis finis, memastikan podium penuh warna Ducati di Jerez.

    Franco Morbidelli (Pertamina VR46 Ducati) finis keempat, diikuti oleh Fermin Aldeguer, rookie sensasional dari BK8 Gresini Ducati, dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati), yang melengkapi dominasi Ducati dengan menempatkan enam pembalap di enam besar.

    Maverick Viñales menjadi pebalap non-Ducati terbaik dengan finis ketujuh untuk Red Bull KTM Tech3, disusul Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) di posisi kedelapan, dan Joan Mir (Honda HRC Castrol) di posisi kesembilan. Pedro Acosta, bintang muda Red Bull KTM, melengkapi sepuluh besar.

    Nasib sial juga menimpa Jack Miller (Pramac Yamaha) dan Johann Zarco (Castrol Honda LCR) yang harus mencatatkan DNF (Did Not Finish) setelah terjatuh lebih awal. Selain itu, semua pembalap menggunakan kombinasi ban depan medium dan ban belakang soft, kecuali Zarco yang memilih ban belakang medium, kombinasi yang lebih umum untuk balapan utama.

    Di sisi lain, balapan ini juga menandai debut Aleix Espargaro sebagai pembalap wildcard Honda. Mantan pembalap Aprilia ini kini bertugas sebagai test rider Honda dan menggunakan motor RC213V dengan komponen prototipe baru.

    Sementara itu, Jorge Martin yang masih memulihkan cedera usai kecelakaan di Qatar, tetap absen. Lorenzo Savadori kembali menggantikannya di Aprilia Factory. Begitu juga Augusto Fernandez yang terus menjadi pengganti Miguel Oliveira di Pramac Yamaha untuk ketiga kalinya berturut-turut.

    Sebagai penutup pekan balap, Jerez akan menjadi tuan rumah tes resmi pertengahan musim pertama MotoGP 2025 pada hari Senin, yang menjadi momen penting bagi semua tim untuk mengembangkan motor mereka lebih lanjut.

    Dengan hasil ini, Marc Marquez semakin kokoh di puncak klasemen MotoGP Sprint musim 2025, mempertegas ambisinya untuk kembali menjadi raja MotoGP.

    Klasemen MotoGP Sprint 2025 (Setelah Seri Jerez)

    Marc Marquez (Ducati Lenovo) – 125 poin

    Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) – 90 poin

    Alex Marquez (BK8 Gresini Ducati) – 82 poin

    Maverick Viñales (Red Bull KTM Tech3) – 75 poin

    Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) – 71 poin

    Franco Morbidelli (Pertamina VR46 Ducati) – 69 poin

    Pedro Acosta (Red Bull KTM) – 63 poin

    Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – 58 poin

    Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Ducati) – 54 poin

    Joan Mir (Honda HRC Castrol) – 46 poin

  • Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Spanyol 2025, Quartararo Apes!

    Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Spanyol 2025, Quartararo Apes!

    Jakarta

    Pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez finis pertama di Sprint Race MotoGP Spanyol 2025, Sabtu (26/4). Sementara Fabio Quartararo yang start terdepan mengalami crash di awal balapan!

    Ketika lampu start menyala, Fabio Quartararo langsung mengambil alih balapan. Dia dibuntuti Marc Marquez dan Alex Marquez hingga putaran kedua.

    Namun, petaka untuk Quartararo hadir di tikungan keenam putaran kedua. Pebalap berjuluk El Diablo itu jatuh dan gagal melanjutkan perlombaan! Kondisi tersebut membuat Marquez mengambil alih balapan.

    Hasil Sprint Race MotoGP Spanyol 2025. Foto: IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Jerome Miron

    Setelah Quartararo jatuh, balapan berjalan monoton. Marquez tak tersentuh di urutan terdepan, sementara Alex hanya bermain aman di belakangnya. Pada kesempatan itu, Johann Zarco dan Jack Miller mengalami crash di waktu berdekatan.

    Menjelang akhir balapan, Francesco Bagnaia berhasil merebut podium setelah menyalip Franco Morbidelli. Namun, hingga selesai, nyaris tak ada perubahan di baris terdepan.

    Hasil Sprint Race MotoGP Spanyol 2025, Marc Marquez pemenangnya! Foto: REUTERS/Ibraheem Al Omari

    Marc Marquez tetap juara, sementara Alex Marquez kedua dan Francesco Bagnaia ketiga. Ini merupakan kemenangan kelima secara berturut-turut untuk Marquez di balapan pendek tersebut.

    Berikut Hasil Sprint Race MotoGP Spanyol 2025Marc MarquezAlex MarquezFrancesco BagnaiaFranco MorbidelliFermin AldeguerFabio DiggiaMaverick VinalesMaco BezzecchiJoan MirPedro AcostaBrad BinderAi OguraLuca MariniEnea BastianiniAlex RinsRaul FernandezAugusto FernandezAleix EspargaroLorenzo Salvadori

    (sfn/dry)

  • Alex Marquez Ungguli Marc Marquez

    Alex Marquez Ungguli Marc Marquez

    JAKARTA – Alex Marquez berhasil keluar sebagai yang tercepat dalam sesi Free Practice 1 (FP1) MotoGP Jerez 2025 mengalahkan sang kakak, Marc Marquez.

    Pebalap milik Gresini Racing itu menyelesaikan sesi ini di Sirkuit Jerez pada Jumat, 25 April 2025, dengan catatan waktu 1 menit 36,831 detik. Dia unggul sebanyak +0,357 detik dari kakaknya.

    Alex Marquez sebenarnya sempat mengalami kecelakaan di Tikungan 1. Meski demikian, dia berhasil bangkit dan kemudian menggeser sang kakak ketika sesi Latihan Bebas tersisa enam menit saja.

    Marc Marquez sempat mengalami kendala terhadap motornya sebelum membalikkan keadaan untuk mengekori sang adik. Sementara itu, pebalap Yamaha, Fabio Quartararo, berada di tempat ketiga.

    Penampilan impresif juga diperlihatkan oleh Maverick Vinales dari tim Red Bull KTM Tech3. Pebalap berjuluk Top Gun tersebut berhasil membawa RC16 miliknya finis di posisi keempat.

    Vinales unggul atas kompatriotnya, Joan Mir (Honda HRC Castrol), dan pebalap Australia Jack Miller (Prima Pramac Yamaha). Adapun berada di urutan ketujuh dihuni Francesco Bagnaia.

    Rekan setim Marc Marquez di Ducati Lenovo Team tersebut terpaut 0,701 detik dari Alex Marquez. Bagnaia sejauh ini memang belum tampil sempurna untuk bersaing dengan Marc Marquez.

    Berturut-turut setelah itu melengkapi 10 besar adalah Johann Zarco di posisi kedelapan, Alex Rins menghuni urutan kesembilan, dan Franco Morbidelli di posisi ke-10.

    Balapan di Spanyol adalah seri kelima dalam kalender tahun ini. Marc Marquez saat ini menguasai puncak klasemen dengan 123 poin, diikuti oleh adiknya di tempat kedua dengan koleksi poin 106.

  • Miller Curhat Pebalap MotoGP Digaji Kecil, Ini Sebabnya

    Miller Curhat Pebalap MotoGP Digaji Kecil, Ini Sebabnya

    Jakarta

    Jack Miller mengeluhkan gaji pebalap MotoGP saat ini yang dinilainya kecil. Kata pebalap Pramac Yamaha itu, pebalap MotoGP saat ini mendapatkan gaji yang tak sebanding dengan risikonya.

    “Para pebalap di masa lalu – tiga atau empat pebalap besar – dibayar dengan sangat tinggi,” kata Miller kepada podcast Gypsy Tales, dikutip dari Crash, Minggu (20/4/2025).

    “Sekarang, para pemula – atau pebalap mapan, termasuk saya – menandatangani kontrak dengan harga murah, hanya untuk bisa naik motor MotoGP atau coba peruntungan,” sambung rider asal Australia.

    Jack Miller Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

    Kilas balik ke masa lalu, rider MotoGP memang pernah mendapatkan gaji yang sangat fantastis. Valentino Rossi misalnya, pernah mendapatkan gaji hingga 30 juta euro atau setara Rp 574,7 miliar per tahun pada musim 2008, 2009, 2010, di masa puncak kejayaannya.

    Sementara saat ini, pebalap MotoGP paling banter digaji tinggi hanya 12 juta euro (Rp 229,8 miliar) seperti yang didapatkan oleh Fabio Quartararo (Monster Yamaha) dan Marc Marquez (Ducati Lenovo). Bahkan pebalap juara MotoGP 2024 seperti Jorge Martin saja hanya digaji sebesar 5,8 juta euro (Rp 111,1 miliar) di tim Aprilia Racing.

    Miller pun mengungkapkan alasan mengapa pasaran pebalap MotoGP saat ini mengalami penurunan. Kata pebalap yang memasuki tahun ke-11 di MotoGP itu, saat ini pabrikan memiliki posisi lebih kuat dibanding pebalap. Pabrikan dengan motor terbaik di lintasan MotoGP memiliki daya tawar yang lebih baik di mata pebalap.

    Hal ini terjadi pada kasus Marc Marquez yang rela memangkas gajinya besar-besaran saat memutuskan pindah dari Honda ke tim satelit Ducati pada 2024 lalu. Marquez yang ingin mengendarai motor balap yang kompetitif, harus mengendarai motor Ducati, meski pada akhirnya hal itu mengurangi pendapatannya.

    “Para pebalap ingin menang, melakukan yang terbaik. Itulah yang mereka kejar – hasil (bukan gaji). Sayangnya beberapa dari mereka tak mendapatkan gaji yang seharusnya, padahal mereka mempertaruhkan nyawa setiap akhir pekan,” bilang Miller.

    “Mereka punya waktu terbatas untuk menghasilkan uang. (Uang yang dibayarkan kepada pebalap) telah berkurang banyak dalam 10 tahun terakhir,” tukas rider yang pernah membalap buat Ducati dan KTM itu.

    (lua/riar)

  • Aura Alien Marc Marquez Muncul Lagi

    Aura Alien Marc Marquez Muncul Lagi

    Jakarta

    Jack Miller merasakan Marc Marquez seperti lahir kembali. Menurut Miller, julukan Baby Alien itu masih pantas disandang oleh Marc Marquez.

    Marc Marquez pernah berada dalam posisi titik nadir. Dia mengalami musim paceklik juara. Plus diganggu cedera tulang, gegar otak, hingga gangguan diplopia yang berkepanjangan.

    Marc Marquez mulai bangkit di Gresini Racing musim lalu. Rider berusia 32 tahun itu mulai mengakhiri musim dengan finis ketiga di klasemen MotoGP 2024.

    Musim ini era kelahiran kembali Marc Marquez dirasakan oleh pebalap MotoGP, Jack Miller. Marquez berhasil debut sempurna bersama pabrikan Ducati. Dia menang dalam dua seri sekaligus saat balapan utama dan sprint race.

    Namun dalam laga balapan sebelumnya Marc Marquez gagal melanjutkan tren kemenangan 100 persen setelah gagal finis di MotoGP AS, akhir pekan lalu. Pebalap Ducati pabrikan itu jatuh di putaran sembilan di saat melaju dengan keunggulan dua detik dari Francesco Bagnaia, di belakangnya.

    Marc Marquez masuk ke dunia MotoGP sebagai pebalap yang dianggap datang dari luar bumi alias alien. Konon, julukan The Baby Alien itu gara-gara Marquez tampil impresif pada usianya yang masih muda.

    Kebersamaan Marquez dan Honda menorehkan tinta emas dan rekor fantastis. Pantas saja dijuluki The Baby Alien, dia pernah jadi pebalap termuda yang memenangkan gelar juara dunia kelas MotoGP secara berturut-turut pada usia 21 tahun 237 hari di musim 2014.

    Pebalap kelahiran Lleida ini terus menorehkan rekor-rekor bersama Repsol Honda. Dia enam kali juara bersama Repsol Honda pada musim 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019.

    “Saya merasakan auranya. Saat kita mendarat di Thailand dan (Marquez) mengambil piagam, naik paddock, saya melihat auranya, itu seperti dejavu, itu reainkarnasi,” kata Miller dikutio dari GPone, Kamis (10/4/2025).

    “Dia bekerja keras, lihatlah penampilannya tahun ini. Dia mengubah tubuhnya, dia seperti kuda pacu yang siap berkompetisi.”

    “Itu adalah sesuatu yang dia rasakan sendiri, dia menemukan perasaan itu, dan mempraktikkannya. Dia itu alien, orang yang mendorong sampai motornya jatuh. Selama bertahun-tahun dia memaksa tangannya, tetapi itu tidak berhasil. Sekarang dia kembali balapan dengan nyaman,” tambah Miller.

    Marc Marquez akan mencoba melakukan penebusan di seri keempat di Qatar kurang dari dua pekan lagi. Ducati menguasai Sirkuit Lusail usai memenangi lima dari enam balapan terakhir di sana, termasuk tiga edisi terakhir melalui Enea Bastianini (2022), Di Giannantonio (2023), dan Bagnaia (2024).

    (riar/rgr)

  • Marquez Kembali Berjaya, Bagnaia ke Mana?

    Marquez Kembali Berjaya, Bagnaia ke Mana?

    Jakarta

    Balapan malam di Qatar berubah jadi panggung ‘comeback’ Marc Marquez. Buktinya, ia kembali mendominasi balap usai crash di balapan terakhirnya. Di sisi lain, Bagnaia justru tercecer dan nyaris tak terdengar namanya sepanjang balapan.

    Sprint race MotoGP Qatar 2025 digelar Minggu (13/4) dini hari WIB di Sirkuit Internasional Lusail, dan jadi panggung keempat beruntun bagi Marc untuk naik podium teratas.

    Start dari pole position, yang juga keempat kalinya musim ini, Marc langsung tancap gas. Sempat disalip oleh adiknya, Alex, di tikungan terakhir lap pertama, tapi tak butuh waktu lama buat Marc membalas.

    Setelah itu? Tak ada yang bisa mendekat. Marquez melaju mulus hingga finis dengan gap 1,5 detik dari Alex yang membela tim Gresini. Duet Marc-Alex di podium MotoGP sudah mulai jadi rutinitas balapan musim ini.

    Lantas pertarungan sengit selalu terjadi untuk merebut podium terakhir. Kali ini, duel sengit terjadi antara Franco Morbidelli, Fabio Quartararo, dan rookie bersinar di Qatar, Fermin Aldeguer.

    Namun Morbidelli, pebalap ‘Timnas’ Pertamina Enduro VR46, yang keluar sebagai pemenang duel dan melengkapi podium all-Ducati. Sementara Quartararo, yang sempat tampil agresif, justru melebar di tikungan terakhir dan harus puas disalip Aldeguer untuk posisi empat.

    Lalu ke mana Francesco Bagnaia? Juara di COTA pekan lalu itu seperti hilang arah di Qatar. Crash saat kualifikasi bikin Bagnaia harus start dari P11, dan sepanjang balapan, ia lebih banyak berkutat di luar 10 besar. Pecco akhirnya hanya finis di posisi kedelapan, jauh dari performa dominannya pekan lalu.

    Strategi ban juga jadi cerita tersendiri. Mayoritas pebalap memilih ban medium depan-belakang, seperti tahun lalu. Tapi ada juga yang gambling pakai ban soft di belakang, seperti Maverick Vinales, Johann Zarco, dan Alex Rins. Sayangnya, eksperimen itu berujung gagal karena ban cepat aus dan ritme balap mereka drop.

    Satu momen menarik lainnya datang dari Jorge Martin. Juara dunia bertahan itu baru comeback usai absen tiga seri akibat cedera pergelangan tangan kiri. Meski ini debutnya bareng Aprilia, Martin sempat menyalip Bagnaia di awal lomba. Sayangnya, fisik belum sepenuhnya pulih dan Martin harus puas finis di P16.

    Hasil Sprint Race MotoGP Qatar 2025

    1 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) 20m 38.304s
    2 Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24) +1.577s
    3 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24) +3.988s
    4 Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)* +4.369s
    5 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +4.593s
    6 Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) +5.099s
    7 Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* +10.199s
    8 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) +10.334s
    9 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) +11.300s
    10 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +12.554s
    11 Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +13.676s
    12 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +14.273s
    13 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +14.408s
    14 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +15.459s
    15 Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +15.587s
    16 Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP25) +15.775s
    17 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25) +16.317s
    18 Augusto Fernandez SPA Pramac Yamaha (YZR-M1) +17.922s
    19 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +20.274s
    20 Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)* +31.106s

    DNF
    Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V)

    (mhg/rgr)

  • Jack Miller Kasih Paham buat Orang yang Remehkan Bagnaia

    Jack Miller Kasih Paham buat Orang yang Remehkan Bagnaia

    Jakarta

    Jack Miller, rider Pramac Yamaha sekaligus mantan rekan setim Francesco Bagnaia menjadi saksi kehebatan Italiano itu. Performa Bagnaia memang tengah disorot. Bukan tanpa alasan, performa Bagnaia kalah dari Marc Marquez sejak dua awal balapan MotoGP 2025.

    Marc Marquez sudah mengantongi kemenangan MotoGP Thailand dan MotoGP Argentina 2025. Sayangnya, Marquez terjatuh selagi memimpin, sementara Bagnaia juara di MotoGP Amerika Serikat.

    Menurut Miller, Bagnaia itu pebalap yang sangat berbakat. Dengan performa Marquez yang langsung nyetel dengan tim pabrikan Ducati, orang-orang mulai meremehkan murid Valentino Rossi itu

    “Saya pikir orang-orang meremehkannya, saya tahu betul bagaimana keahliannya,” ucap Miller dikutip dari GPone, Kamis (10/4/2025).

    Menurut Miller, Bagnaia memang masih membuat beberapa kesalahan tapi dia bisa bersaing. Cara balapannya berbeda dari The Baby Allien.

    “Kemampuannya di motor sangat fenomenal. Dia melakukan hal-hal dengan cara halus, yang tidak Anda lihat, namun jika Anda mengenalnya. Cara dia masuk tikungan, sangat berbeda dengan Marc, setiap orang punya gaya uniknya sendiri.”

    “Dia melakukan hal di motor yang saya ingin lakukan, cara dia membelokkan motor dengan bahunya, dia menghilangkan risiko dan bisa menjaga (kondisi) ban. Cara dia melakukannya fenomenal, semua datang secara alami baginya, dia melakukannya dengan elegan. Saya tidak tahu bagaimana dia bisa berhasil tetapi itu indah untuk dilihat. Dia punya aura yang berbeda,” terang Miller.

    Jangan lupa, Bagnaia juga masih muda dengan dua gelar juara dunia MotoGP. Tahun lalu, Bagnaia juga hampir memenangkan gelar.

    “Dia kompetitif selama empat tahun saat terjadi perubahan di MotoGP. Sekarang ada perubahan lain dengan kehadiran Marquez, saya kira dia bakal bereaksi. Saat Pecco tidak menemukan dirinya dengan punggungnya ke dinding, itu adalah momen ketika dia mengeluarkan yang terbaik dari dirinya. Ini akan menjadi musim yang menarik, dan saya tidak sabar untuk melihat apa yang terjadi,” terang Miller.

    Kini Alex Marquez memimpin klasemen usai mengumpulkan 87 poin, unggul satu angka dari Marc Marquez. Bagnaia memangkas jarak dengan Marquez bersaudara. Usai mengantongi 25 poin tambahan, pebalap Italia itu kini mengoleksi 75 poin.

    MotoGP 2025 akan berlanjut dengan mengambil tempat di Losail, Qatar.

    (riar/dry)

  • Klasemen MotoGP Usai Balapan di Amerika, Marc Marquez Dikudeta Adiknya!

    Klasemen MotoGP Usai Balapan di Amerika, Marc Marquez Dikudeta Adiknya!

    Jakarta

    Gagal finisnya Marc Marquez di MotoGP Amerika, akhir pekan kemarin, membuat konstelasi kejuaraan mulai berubah. Bahkan, pebalap berjuluk The Baby Alien tersebut saat ini tak lagi memimpin klasemen sementara!

    Sebagai pengingat, Marc Marquez sebenarnya berhasil memetik 12 poin melalui Sprint Race MotoGP Amerika. Namun, saat balapan inti atau race, dia jatuh saat memimpin perlombaan. Sementara di lain sisi, Francesco Bagnaia dan Alex Marquez sebagai kompetitornya mampu finis terdepan.

    Marc Marquez yang memimpin klasemen sejak seri pertama, harus ikhlas posisinya dikudeta adiknya sendiri, Alex Marquez. Kini, pebalap Ducati asal Spanyol tersebut turun ke posisi kedua dengan selisih satu poin dari pemuncak klasemen sementara.

    Klasemen MotoGP 2025. Foto: Steve Wobser/Getty Images

    Sementara Bagnaia yang tampil sempurna di MotoGP Amerika masih tetap menghuni posisi ketiga. Namun, saat ini selisihnya dengan peringkat pertama hanya 12 poin!

    Secara umum, pebalap dari tim pabrikan Eropa masih mendominasi posisi 10 besar klasemen sementara. Bahkan, hanya Luca Marini satu-satunya pebalap non-Jepang yang menempati barisan tersebut.

    Berikut Klasemen MotoGP 2025

    1. Alex Marquez – 87 poin

    2. Marc Marquez – 86 poin

    3. Francesco Bagnaia 75 poin

    4. Franco Morbidelli – 55 poin

    5. Fabio Di Giannantonio – 44 poin

    6. Johann Zarco – 25 poin

    7. Ai Ogura (rookie) – 25 poin

    8. Marco Bezzecchi – 24 poin

    9. Luca Marini – 20 poin

    10. Brad Binder – 19 poin

    11. Jack Miller – 19 poin

    12. Fabio Quartararo – 16 poin

    13. Enea Bastianini – 16 poin

    14. Pedro Acosta – 16 poin

    15. Joan Mir – 10 poin

    16. Alex Rins – 10 poin

    17. Maverick Vinales – 6 poin

    18. Raul Fernandez – 5 poin

    19. Fermin Aldeguer (rookie) – 3 poin

    20. Miguel Oliveira – 2 poin.

    (sfn/sfn)

  • Marquez Bersaudara Tak Terbendung di Amerika!

    Marquez Bersaudara Tak Terbendung di Amerika!

    Jakarta

    Marquez bersaudara kembali naik podium tertinggi sesi Sprint Race MotoGP 2025. Kali ini, Circuit of The Americas yang menjadi saksi mantapnya performa mereka di balap 10 lap tersebut.

    Kemenangan Marc dan Alex Marquez ini sejatinya bukan dengan jalan yang mulus. Meski mereka tak terbendung, lap pertama berjalan cukup panas dengan perlawanan sengit dari sang juara ketiga, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia.

    Bagnaia melesat dari P6 dan merebut posisi terdepan di tikungan pertama, tapi Marc Marquez segera membalas di tikungan kedua. Duel ketat berlanjut hingga tikungan ketujuh, di mana Marc Marquez kembali memimpin.

    Duel sengit Marc Marquez dan Pecco ini sempat hampir membuat mereka menyelesaikan balap lebih dulu. Tepatnya pada tikungan 17, pebalap satu tim ini bersenggolan saat hendak menikung ke kanan. Marquez sempat kehilangan kendali akan motornya, namun tak sampai terjatuh.

    Puncaknya di penghujung lap pertama, tepatnya di tikungan 19-20, Marc berhasil mengamankan posisi terdepan usai menyalip Pecco dan Alex Marquez. Sejak penghujung lap pertama bahkan hasil Sprint Race MotoGP Amerika Serikat 2025 ini sudah tercatat.

    Yang menarik dalam Sprint Race dini hari tadi adalah aksi pebalap Yamaha, Fabio Quarataro. Pebalap asal Perancis ini seakan ‘kesetanan’ sejak start. Ia berhasil menusuk barisan terdepan padahal start dari urutan ke-11.

    Quartararo bahkan sempat mencolek-colek Pecco untuk mendapatkan tempat di podium. Namun angin segar ini hanya berlangsung di lap-lap awal. Akhirnya Fabio Quartararo harus takluk disalip duo pebalap ‘timnas’ Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli, yang menempati urutan empat-lima.

    Tak hanya Quartararo, Luca Marini juga bisa dibilang tampil cukup baik di Sprint Race dini hari tadi. Pebalap Honda HRC Castrol ini mampu menyelesaikan balap di urutan kedelapan dan membawa pulang dua poin dari Sprint Race MotoGP Amerika Serikat.

    Sprint Race MotoGP Amerika Serikat 2025 juga jadi ajang pebalap muda Pedro Acosta dan Ai Ogura. Acosta dengan motor KTM RC16-nya dapat menyelesaikan balap di urutan ketujuh sementara Ai Ogura dari tim Trackhouse Aprilia finis di urutan kesembilan.

    Dengan duel sengit di sesi Sprint, balapan utama di Austin yang akan berlangsung pada Senin (31/3/25) dini hari nanti dipastikan bakal lebih seru. Akankah Marquez bersaudara kembali menggila di tanah Amerika?

    Hasil Sprint Race MotoGP Amerika Serikat 2025

    1 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) 20m 29.509s
    2 Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24) +0.795s
    3 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) +1.918s
    4 Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) +8.536s
    5 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24) +9.685s
    6 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +10.676s
    7 Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +12.049s
    8 Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +13.588s
    9 Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* +13.752s
    10 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) +14.584s
    11 Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)* +14.754s
    12 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +14.908s
    13 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +16.009s
    14 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +16.182s
    15 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +18.181s
    16 Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V) +18.625s
    17 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25) +21.666s
    18 Augusto Fernandez SPA Pramac Yamaha (YZR-M1) +29.061s
    19 Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)* +33.622s
    20 Lorenzo Savadori ITA Aprilia Factory (RS-GP25) +37.989s

    DNF
    Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)

    Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V)

    (mhg/rgr)

  • Marquez Donasikan Hadiah MotoGP Thailand ke Panti Asuhan, Segini Jumlahnya

    Marquez Donasikan Hadiah MotoGP Thailand ke Panti Asuhan, Segini Jumlahnya

    Jakarta

    Pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez menyapu bersih kemenangan di MotoGP Thailand, dua pekan lalu. Hasilnya, Marquez menerima hadiah dengan nominal sangat besar!

    Disitat dari Motorsport, pebalap berjuluk The Baby Alien tersebut mendapat 306 ribu euro atau sekira Rp 5,4 miliar setelah memenangkan Sprint Race dan balapan inti di MotoGP Thailand. Namun, dia memilih mendonasikan seluruhnya ke panti asuhan setempat.

    “Menang itu luar biasa, tapi memberi lebih baik lagi. Saya telah beruntung dalam hidup dan saya ingin membaginya dengan anak-anak yang tidak memiliki kesempatan yang sama,” ujar Marc Marquez, dikutip Rabu (12/3).

    “Anak-anak ini adalah pejuang, sama seperti kami, para pebalap. Jika saya bisa membantu mereka memulai dengan lebih baik, itu lebih berharga daripada trofi apa pun,” tambahnya.

    Marc Marquez sumbang hadiah MotoGP Thailand ke panti asuhan. Foto: Getty Images/Steve Wobser

    Menurut sumber-sumber yang dekat dengan Marc Marquez, donasi tersebut akan fokus digunakan untuk membantu pendidikan, layanan kesehatan, berbagai kebutuhan dasar anak-anak yang tumbuh tanpa keluarga.

    Sebagai catatan, Marquez memang tampil mengesankan di MotoGP Thailand. Dia dengan motor Ducati barunya mampu tampil sempurna dan membuat musuh-musuhnya kesulitan. Pebalap 31 tahun tersebut akan menghadapi seri kedua di Termas de Rio Hondo, Argentina dengan percaya diri tinggi.

    Berikut Klasemen Sementara MotoGP 2025

    1. Marc Marquez – 37

    2. Alex Marquez – 29

    3. Francesco Bagnaia – 23

    4. Franco Morbidelli – 18

    5. Ai Ogura – 17

    6 Marco Bezzecchi – 10

    7. Brad Binder – 10

    8. Johann Zarco – 9

    9. Enea Bastianini – 7

    10. Fabio Di Giannantonio – 6

    11. Jack Miller – 5

    12. Fabio Quartararo – 4

    13. Pedro Acosta – 4

    14. Luca Marini – 4

    15. Fermin Aldeguer – 3

    16. Miguel Oliveira – 2

    17. Joan Mir – 1.

    (sfn/dry)