Tag: Jack Miller

  • Klasemen Pebalap Usai MotoGP Austria 2025, Fermin Aldeguer Meroket

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Austria 2025, Fermin Aldeguer Meroket

    Jakarta

    Pebalap rookie Fermin Aldeguer melesat naik dua tangga di klasemen sementara MotoGP 2025. Pebalap Gresini Racing itu meraih hasil positif dengan finis podium kedua di MotoGP Austria 2025, akhir pekan lalu.

    Keputusan prinsipal Ducati untuk merekrut Fermin Aldeguer dari Moto2 rasanya sangat tepat. Sebab pebalap muda asal Spanyol itu langsung menampilkan performa bagus pada musim pertamanya. Terbukti Aldguer bisa naik podium dan merangsek ke posisi sepuluh besar klasemen sementara MotoGP 2025.

    Terbaru, Aldeguer yang ditempatkan di tim satelit Ducati, Gresini Racing, mampu meraih podium kedua di MotoGP Austria 2025. Tambahan 20 poin membuat posisi Aldeguer naik dua tingkat ke posisi kedelapan. Kini pebalap berusia 20 tahun tersebut mengoleksi 144 poin.

    Aldeguer pun jadi kandidat terkuat memenangi gelar rookie of the year. Karena para pesaingnya seperti Ai Ogura maupun Somkiat Chantra masih kesulitan buat menemukan performa terbaiknya. Ogura kini ada di urutan ke-16 dengan 53 poin dan Chantra ada di posisi juru kunci dengan satu poin.

    Selebihnya, klasemen MotoGP 2025 tak banyak berubah. Marc Marquez semakin kokoh di puncak, setelah memenangi MotoGP Austria 2025. The Baby Alien kini mengoleksi angka 418 poin, unggul 142 poin dari Alex Marquez di urutan kedua dengan 276 poin. Di tempat ketiga ada Francesco Bagnaia yang tertahan dengan 221 poin.

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Austria 2025

    1. = Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) 418
    2. = Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24) 276 (-142)
    3. = Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) 221 (-197)
    4. = Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) 178 (-240)
    5. ^1 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24) 144 (-274)
    6. ˅1 Fabio di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) 144 (-274)
    7. = Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) 144 (-274)
    8. ^2 Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)* 121 (-297)
    9. ˅1 Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V) 114 (-304)
    10. ˅1 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) 103 (-315)
    11. = Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) 82 (-336)
    12. ^1 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25) 73 (-345)
    13. ˅1 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 69 (-349)
    14. ^2 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 63 (-355)
    15. = Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) 55 (-363)
    16. ^1 Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* 53 (-365)
    17. ˅3 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) 52 (-366)
    18. ^1 Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) 42 (-376)
    19. ˅1 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 42 (-376)
    20. = Takaaki Nakagami JPN Idemitsu Honda LCR (RC213V) 10 (-408)
    21. = Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP25) 9 (-409)
    22. = Lorenzo Savadori ITA Aprilia Factory (RS-GP25) 8 (-410)
    23. = Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 8 (-410)
    24. = Augusto Fernandez SPA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 6 (-412)
    25. = Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1) 6 (-412)
    26. = Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)* 1 (-417)

    (lua/rgr)

  • Marc Marquez Pecah Telor, Bagnaia Kembali Kendor!

    Marc Marquez Pecah Telor, Bagnaia Kembali Kendor!

    Balapan utama MotoGP Austria 2025 sudah digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pada Minggu (17/8/25) malam WIB. Marc Marquez ‘pecah telor’ keluar sebagai juara dan memenangkan balapan penuh di Spielberg. Di belakangnya ada pebalap muda Fermin Aldeguer, dan Marco Bezzecchi.

    Seri ke-13 MotoGP musim ini berlangsung panas sejak lampu merah padam. Menariknya, pertarungan di Sirkuit Red Bull Ring ini intens hingga lap-lap akhir. Lantas bagaimana ulasan dan hasil MotoGP Austria 2025? Simak tulisan ini!

    Meski Red Bull Ring belakangan dikuasai oleh Ducati, Marco Bezzecchi nyatanya percaya diri di pole position memimpin starting grid. Di belakangnya ada Alex Marquez, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia, dan Marc Marquez.

    Lantas begitu lampu merah padam, tanda mulai lomba, Bezzecchi langsung melesat merebut holeshot dan memimpin rombongan. DI belakangnya, duo pebalap pabrikan Ducati beradu tempat dengan sengit.

    Pecco Bagnaia tak ingin mengulang kesalahan yang sama seperti di Sprint Race dan langsung mengamankan posisi kedua. Namun Marc tak ingin melepas momentum begitu saja dan langsung menempel Pecco hingga side-by-side terjadi di sektor awal Red Bull Ring.

    Kondisi kurang ideal harus dijalani Alex Marquez di awal lomba. Ia terkena long lap penalty, meski di lap-lap awal sempat menghuni posisi empat besar. Akhirnya di lap keempat, usai menjalani long lap penalty, Alex terlempar ke urutan 11.

    Lima lap pertama MotoGP Austria 2025 berlangsung ketat. Gap antar pebalap tak lebih dari 1,5 detik. Bahkan di gerbong depan, Marc menempel ketat Bezzecchi hingga 0,4 detik.

    Di awal lomba, urutan satu sampai lima cukup menarik. Bezzecchi di depan, disusul oleh Marc dan Pecco. Sementara di urutan keempat dan lima ada duo pebalap KTM yakni Pedro Acosta dan Enea Bastianini.

    Namun posisi Bastianini tak bertahan lama. Pebalap asal Italia ini harus terima disalip oleh Fermin Aldeguer di lap ke-8. Sempat senggolan membuat Bastianini melebar dan terdorong mundur ke posisi 7.

    Hingga lap ke-11, pertahanan Bezzecchi belum runtuh. Ia masih bisa bertahan dari serangan Marc Marquez yang mulai menempel. Menariknya di tengah gempuran Marc kepada Bezzecchi, Pecco tak memanfaatkan momen untuk merapat dan cukup berjarak dari Marc.

    Di pertengahan lomba, tepatnya di lap ke-15, kabar buruk datang dari tim Aprilia. Bukan Marco Bezzecchi, melainkan rekan setimnya yakni Jorge Martin. Juara dunia MotoGP 2024 itu terjatuh saat hendak menikung di turn 7.

    Drama lantas terjadi di lap ke-18. Pecco Bagnaia seakan membiarkan posisinya diambil oleh Fermin Aldeguer dan Pedro Acosta. Sesuatu jelas terjadi pada motornya sehingga ia sedikit melebar dari racing line.

    Satu lap setelahnya, Marc mendadak menyerang Bezzecchi dengan sangat agresif. Murid Valentino Rossi ini sebenarnya bisa bertahan dan sempat mengambil lagi posisinya. Namun pada lap 20, Bezzecchi mulai berjarak dengan Marc yang menghuni posisi terdepan.

    Pada lap ke-21 pebalap ‘Timnas’ Pertamina VR46, Fabio Di Giannantonio harus menyingkir dari trek lantaran motor Ducatinya terbakar. Diggia tak dapat melanjutkan balap.

    Masuk lap-lap akhir, Pecco Bagnaia tak sanggup untuk kembali berada di tiga besar. Bahkan ia merosot ke urutan keenam usai disalip oleh Enea Bastianini dan terus kendor hingga akhir lomba.

    Pertarungan seru terjadi di sisa 5 lap. Fermin Aldeguer pebalap muda asal Spanyol tak ingin santai di urutan ketiga. Ia berhasil menyalip Bezzecchi di sektor pertama Red Bull Ring yang terkenal menyulitkan.

    Sejak lap ke-19 nama pemenang dari MotoGP Austria 2025 sudah terukir di piala. Marc Marquez keluar sebagai juara. Namun yang menarik adalah melihat perjuangan Fermin Aldeguer berjuang hingga berada di urutan kedua.

    Dua pebalap yang harusnya dijagokan di Red Bull Ring kali ini adalah Bezzecchi dan Pecco. Sayang dua pebalap Italia itu tak dapat mengeluarkan jurus terbaiknya di MotoGP Austria 2025.

    Hasil MotoGP Austria 2025

    1. Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25)
    2. Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    3. Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25)
    4. Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16)
    5. Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    6. Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V)
    7. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)
    8. Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25)
    9. Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
    10. Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    11. Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24)
    12. Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V)
    13. Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V)
    14. Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
    15. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1)
    16. Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1)
    17. Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1)
    18. Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)

    DNF
    Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP25)
    Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25)

  • Toprak Bisa Jajal Motor MotoGP Yamaha Lebih Cepat

    Toprak Bisa Jajal Motor MotoGP Yamaha Lebih Cepat

    Jakarta

    Toprak Razgatlioglu berpotensi menjajal motor MotoGP Yamaha lebih cepat dari jadwal resmi berkat dukungan penuh dari timnya saat ini BMW. Pebalap asal Turki itu akan pindah dari kelas WSBK ke MotoGP pada musim 2026, bergabung bersama tim satelit Pramac Yamaha.

    Toprak yang menjadi juara WSBK 2024 bersama BMW, saat ini memimpin klasemen WSBK 2025, serta berpotensi mempertahankan gelar. Saat ini Toprak masih unggul di klasemen sementara dengan 407 poin.

    Normalnya, pebalap baru MotoGP akan melakukan debutnya di tes pascamusim di Valencia, yang digelar usai musim berakhir. Tapi, laporan GPOne menyebut, Toprak bisa mencoba motor MotoGP Yamaha YZR-M1, sebelum tes resmi tersebut.

    BMW yang mengontrak Toprak hingga akhir 2025, dilaporkan tak keberatan melepasnya lebih awal untuk beradaptasi di lintasan MotoGP. Sebab, mereka menyadari Toprak tidak akan menjadi rival mereka pada musim berikutnya.

    Sikap ini dianggap sebagai bentuk niat baik pabrikan Jerman tersebut, sekaligus membantu proses transisi sang juara menuju kelas balapan yang lebih kompetitif dan berat seperti MotoGP.

    Diketahui WSBK 2025 akan berakhir pada 19 Oktober di Sirkuit Jerez, Spanyol. Jika berhasil mempertahankan gelar, Toprak akan mengantongi tiga trofi juara WSBK sebelum resmi pindah ke MotoGP. Setelah itu, ia kemungkinan bisa mengikuti sesi uji coba Yamaha MotoGP pada November, beberapa pekan sebelum tes pascamusim Valencia.

    Keuntungan ini akan membuat Toprak lebih percaya diri saat melakoni uji coba di Valencia. Sebab Toprak bisa mengantongi lebih dulu data tes resmi yang menyangkut data laptime dan performa motor, sehingga proses adaptasi bisa berjalan lebih cepat dan efektif.

    Sementara itu, susunan pebalap Pramac Yamaha untuk musim 2026 masih menjadi tanda tanya. Nasib dua pebalap saat ini, Jack Miller dan Miguel Oliveira, belum diputuskan. Kehadiran Toprak tentu menjadi faktor penting dalam menentukan formasi tim ke depan mengingat ekspektasi tinggi yang dibawa pebalap berusia 28 tahun tersebut.

    (lua/dry)

  • Honda Juara Suzuka 8 Hours 2025, Zarco dan Takahashi Tampil Luar Biasa

    Honda Juara Suzuka 8 Hours 2025, Zarco dan Takahashi Tampil Luar Biasa

    Jakarta

    Tim balap Honda HRC kembali membuktikan dominasinya di ajang balap ketahanan bergengsi Suzuka 8 Hours. Tim balap Honda berhasil meraih kemenangan keempat secara beruntun, sekaligus menambah koleksi trofi mereka menjadi 31 di sepanjang sejarah penyelenggaraan balapan legendaris ini. Johann Zarco tampil luar biasa bersama rekan setimnya, Takumi Takahashi, membawa Honda menduduki podium teratas meski hanya turun dengan dua pebalap.

    Suzuka 8 Hours digelar di Sirkuit Suzuka, Mie, Jepang, Minggu (3/8/2025), berlangsung dalam cuaca panas yang menguras stamina para pebalap. Honda sempat menghadapi tantangan sejak awal pekan setelah Xavi Vierge, yang seharusnya menjadi pebalap ketiga, tidak bisa ikut bertanding karena kendala dokumen perjalanan. Alhasil, Zarco dan Takahashi harus berbagi tugas selama delapan jam penuh, tanpa pelapis tambahan.

    Johann Zarco dan Takumi Takahashi juara Suzuka 8 Hours 2025 Foto: Dok. Honda Racing Corporation (HRC)

    Meski hanya diperkuat dua pebalap, Honda tampil trengginas sejak sesi kualifikasi. Pebalap gaek, Zarco, bahkan catatkan pole position dengan waktu tercepat 2 menit 04,290 detik, mengalahkan Andrea Locatelli dari Yamaha. Saat balapan dimulai, Takahashi langsung memimpin, sebelum Zarco mengambil alih dan memperlebar jarak dengan rival utama mereka, Yamaha #21, yang diperkuat rider Australia, Jack Miller.

    Dua kali kemunculan safety car sempat memangkas selisih waktu, tetapi strategi pit stop dan konsistensi kecepatan Honda bikin mereka mampu menjaga keunggulan. Setelah delapan jam penuh drama, Honda menyentuh garis finis pada lap ke-217, unggul 34 detik atas Yamaha. Tim Suzuki Yoshimura melengkapi podium di posisi ketiga dengan selisih satu lap.

    Kemenangan ini menjadi yang ketujuh bagi Takumi Takahashi di Suzuka 8 Hours, menjadikannya salah satu pebalap tersukses dalam sejarah ajang ketahanan ini. Sementara bagi Johann Zarco, kemenangan kali ini memperpanjang catatan impresifnya menjadi dua kali beruntun sejak debutnya di Suzuka tahun lalu. Zarco mengakui bahwa balapan kali ini sangat melelahkan karena minimnya waktu pemulihan di setiap stint, mengingat hanya ada dua pebalap yang bertugas.

    Meski banyak kekurangan, performa luar biasa keduanya membawa Honda kembali mengibarkan bendera kemenangan di rumah sendiri. Dengan hasil ini, Honda semakin menegaskan status sebagai raja Suzuka 8 Hours. Zarco dan Takahashi pun optimistis bisa kembali bertarung tahun depan, dengan formasi lengkap tiga pebalap, untuk menjaga tradisi kemenangan Honda di ajang balap ketahanan paling bergengsi di dunia ini.

    (lua/din)

  • Cerita Unik di Balik Selebrasi ‘Aura Farming’ Marquez di MotoGP Jerman

    Cerita Unik di Balik Selebrasi ‘Aura Farming’ Marquez di MotoGP Jerman

    Jakarta – Pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez merayakan kemenangan di MotoGP Jerman, akhir pekan kemarin, dengan cara unik. Dia melakukan selebrasi pacu jalur atau aura farming sebelum motornya menyentuh garis finis.

    Menariknya, ada kisah unik di balik selebrasi khas Indonesia tersebut. Marquez mengaku, dia harus ngebut dan membuat gap-nya jauh dari pebalap di posisi kedua. Maka, dengan begitu, dia punya cukup waktu untuk berdiri di motor dan melakukan gerakan ‘aura farming’.

    “Itulah alasan saya menambah kecepatan, biar saya punya jarak sekian detik untuk melakukan (selebrasi) itu,” ujar Marquez kepada adiknya sesaat setelah selesai balapan, dikutip dari akun Instagram MotoGP, Senin (14/7).

    Marc Marquez Aura Farming Foto: Instagram Marc Marquez

    Dengan nada bercanda, Alex Marquez menegur Marc Marquez yang selalu ‘show off’ di depan banyak penonton. Menurutnya, selebrasi tersebut bisa saja membahayakan kakaknya. Namun, The Baby Alien hanya membalasnya dengan tawa.

    Sejak beberapa pekan terakhir, sejumlah atlet di dunia ‘keranjingan’ selebrasi aura farming. Bukan hanya Marquez, pebalap-pebalap besar seperti Toprak Razgatlioglu, Deniz Oncu dan Alex Albon juga pernah melakukan gerakan unik tersebut.

    Sebagai catatan, Marc Marquez tampil sempurna di MotoGP Jerman 2025. Selain di balapan inti atau race, dia juga menang di balapan pendek atau sprint race. Kondisi tersebut membuatnya makin kokoh di klasemen sementara.

    Berikut Klasemen MotoGP Usai Balapan Jerman

    1. Marc Marquez – 319

    2. Alex Marquez – 241

    3. Francesco Bagnaia – 181

    4. Fabio Di Giannantonio – 142

    5. Franco Morbidelli – 139

    6. Marco Bezzecchi – 130

    7. Johann Zarco – 104

    8. Pedro Acosta – 99

    9. Fermin Aldeguer – 81

    10. Fabio Quartararo – 74

    11. Brad Binder – 51

    12. Ai Ogura – 49

    13. Raul Fernandez – 44

    14. Jack Miller – 38

    15. Luca Marini – 38

    16. Alex Rins – 35

    17. Joan Mir – 32

    18. Lorenzo Savadori – 8

    19. Miguel Oliveira – 8.

    (sfn/rgr)

  • Marquez Menang, Sisa 10 Pebalap

    Marquez Menang, Sisa 10 Pebalap

    Jakarta

    Marc Marquez menang balapan utama MotoGP Jerman 2025. Rider asal Spanyol itu memanfaatkan pole dengan sempurna untuk finis terdepan.

    The Baby Aliens bisa menjaga posisi terdepan selepas start balapan yang berlangsung di Sachsenring, Minggu (13/7/2025). Marco Bezzecchi berada di urutan kedua, sementara itu Fabio Di Giannantonio (Diggia) menjalani start yang oke. Dia memulai dari posisi 9, namun langsung bisa naik ke urutan tiga terdepan.

    Lap pertama usai, Bezzecchi disalip Diggia. Keduanya saling berebut posisi kedua. Diggia tampil meyakinkan bisa finis posisi kedua.

    Cuma satu pebalap pabrikan KTM yang ikut main race MotoGP Jerman. Tapi Pedro Acosta terjatuh pada lap empat.

    Miguel Oliveira juga crash pada putaran yang sama.

    Francesco Bagnaia yang memulai dari posisi 11 mampu memperbaiki posisi. Dia menyalip Brad Binder, Jack Miller, Johann Zarco, Quartararo. Hingga putaran ke-10, Bagnaia masih berada di posisi kelima.

    Lap ke-12, Marquez sebagai pebalap terdepan sudah membuat jarak hingga 1,5 detik dari Diggia.

    Marco Bezzecchi berjarak 0,772 detik dari Diggia. Dia terus dibuntuti oleh Alex Marquez. Cuma Bezzecchi yang menggunakan motor non Ducati bisa bersaing podium.

    Fabio Quartararo yang sebelumnya bisa finis ketiga dalam sprint race harus keteteran kali ini. Dia mengisi posisi ketujuh di belakang Johann Zarco.

    Yellow flag berkibar pada lap 18 sektor 1, Fabio Di Giannantonio terjatuh. Peluangnya untuk bisa podium sirna di depan mata.

    Tak berselang lama, Johann Zarco juga terjatuh pada tikungan dua.

    Posisi tiga besar saat ini ditempati oleh Marc Marquez, Bezzecchi, dan Alex Marquez.

    Francesco Bagnaia masih terus mengejar rombongan tiga besar dengan jarak 1,2 detik dari Alex Marquez.

    Lap ke-21, petaka datang bagi Bezzecchi. Dia terjatuh di tikungan pertama. Hangus sudah mimpinya untuk jadi runner up di MotoGP Jerman 2025.

    Praktis Alex Marquez naik ke urutan dua, dan Bagnaia melengkapi podium ketiga. Marquez tak terkejar di depan.

    Joan Mir dan Ai Ogura terjatuh pada lap ke-22 pada tikungan pertama. Tepat di lokasi yang sama, Luca Savadori juga crash.

    Hingga putaran ke-23, Pebalap yang tersisa cuma 10 orang, antara lain Marquez, Alex Marquez, Bagnaia, Quartararo, Fermin Aldeguer, Jack Miller, Luca Marini, Brad Binder, Raul Fernandez, dan Alex Rins.

    Pebalap yang mengalami crash tidak lanjut balapan, di antaranya Luca Savadori, Diggia, Joan Mir, Pedro Acosta, Johann Zarco, Ai Ogura, dan Bezzecchi, Miguel Oliveira.

    Marquez makin tidak terkejar, dia memimpin dengan jarak waktu 6,764 detik dari adiknya. Luca Marini unjuk gigi dengan melakukan aksi overtake ke Jack Miller untuk berebut posisi enam.

    Bendera finish berkibar, Marquez menyentuh garis finis pertama sembari bergaya ‘Aura Farming’ di atas motornya. Posisi kedua dikunci Alex Marquez, dan Francesco Bagnaia melengkapi podium ketiga.

    Berikut ini hasil balapan MotoGP Jerman 2025:

    1. Marc Marquez
    2. Alex Marquez
    3. Francesco Bagnaia
    4. Fabio Quartararo
    5. Fermin Aldeguer
    6. Luca Marini
    7. Brad Binder
    8. Jack Miller
    9. Raul Fernandez
    10. Alex Rins

    Out

    – Luca Savadori
    – Diggia
    – Joan Mir
    – Pedro Acosta
    – Johann Zarco
    – Ai Ogura
    – Bezzecchi
    – Miguel Oliveira

    (riar/lua)

  • Klasemen Pebalap Usai MotoGP Belanda 2025, Rider Thailand Dapat Poin Pertama!

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Belanda 2025, Rider Thailand Dapat Poin Pertama!

    Jakarta

    MotoGP Belanda 2025 telah digelar akhir pekan kemarin. Hasilnya Marc Marquez juara dan semakin mengukuhkan posisinya di puncak klasemen sementara dengan koleksi 307 poin. Di sisi lain, rookie asal Thailand, Somkiat Chantra, mendapatkan poin pertamanya di kelas premier.

    Seri kesepuluh MotoGP 2025 dilaksanakan di Sirkuit Assen, Belanda, 27-29 Juni. Marc Marquez berhasil menjuarai balapan seri ini, disusul Marco Bezzechi di tempat kedua, kemudian Francesco ‘Pecco’ Bagnaia di tempat ketiga. Sebelumnya Marquez juga menjuarai balap sprint MotoGP Belanda 2025 yang digelar Sabtu malam WIB.

    Hasil sempurna di Assen membuat Marquez kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2025 dengan raihan 307 poin. Sementara Alex Marquez yang crash di Assen, tak mendapatkan poin sama sekali dan gap poin dengan sang kakak semakin lebar, yakni 68 poin. Alex baru mengoleksi 239 poin.

    Selanjutnya dari posisi ketiga hingga kesembilan, urutannya tak berubah alias masih tetap, yakni Pecco, Franco Morbidelli, Fabio di Giannantonio, Marco Bezzecchi, Johann Zarco, Pedro Acosta, dan Fermin Aldeguer.

    Sementara itu Maverick Vinales yang finis kelima di MotoGP Belanda 2025 sukses mengerek posisinya naik satu tingkat. Vinales naik ke peringkat kesepuluh (69 poin) dan menggeser posisi Fabio Quartararo (67 poin) yang turun ke urutan kesebelas.

    Hasil positif ditunjukkan rider asal Asia Tenggara, Somkiat Chantra. Pebalap berkebangsaan Thailand itu akhirnya mendapatkan poin pertamanya di MotoGP setelah finis di posisi kelima belas MotoGP Belanda 2025. Raihan 1 poin di MotoGP tentunya tak bisa mengangkat posisi Chantra di klasemen. Rider LCR Honda itu masih tertahan di posisi paling bawah klasemen sementara MotoGP 2025.

    Chantra cukup beruntung lantaran banyak pebalap di depannya yang mengalami crash, sehingga posisi dia terkerek otomatis saat balapan berlangsung. Sisi positifnya, dia bisa finis di depan pebalap senior yang sekarang jadi test rider di Honda, Aleix Espargaro.

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Belanda 2025

    1. = Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) 307
    2. = Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24) 239 (-68)
    3. = Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) 181 (-126)
    4. = Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24) 139 (-168)
    5. = Fabio di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) 136 (-171)
    6. = Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) 121 (-186)
    7. = Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V) 101 (-206)
    8. = Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) 98 (-209)
    9. = Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)* 81 (-226)
    10. ^1 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 69 (-238)
    11. ˅1 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) 67 (-240)
    12. = Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* 49 (-258)
    13. = Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) 47 (-260)
    14. ^1 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25) 44 (-263)
    15. ^1 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 42 (-265)
    16. ˅2 Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) 38 (-269)
    17. ^1 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 35 (-272)
    18. ^1 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) 33 (-274)
    19. ˅2 Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) 32 (-275)
    20. = Takaaki Nakagami JPN Honda HRC Castrol (RC213V) 10 (-297)
    21. = Lorenzo Savadori ITA Aprilia Factory (RS-GP25) 8 (-299)
    22. ^1 Augusto Fernandez SPA Pramac Yamaha (YZR-M1) 6 (-301)
    23. ˅1 Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1) 6 (-301)
    24. NA Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)* 1 (-306)

    (lua/rgr)

  • Marquez Juara, Bezz Kedua, Pecco Ketiga

    Marquez Juara, Bezz Kedua, Pecco Ketiga

    Jakarta

    Hasil MotoGP Belanda 2025 bisa Anda simak di sini. Marc Marquez sukses keluar sebagai juaranya, diikuti Marco Bezzecchi, dan Francesco Bagnaia di tempat ketiga. Seperti apa jalannya balapan di negeri kincir angin?

    Seri kesepuluh MotoGP 2025 berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda. Balap utama kelas Moto3, Moto2, dan MotoGP diselenggarakan Minggu (29/6/2025). Balap kelas MotoGP diselenggarakan sebanyak 26 lap dengan kondisi cuaca yang cerah.

    Pada lap pertama, Francesco Bagnaia langsung memimpin di depan, diikuti Marc Marquez, Alex Marquez, dan Marco Bezzecchi. Sementara Fabio Quartararo yang mulai dari pole position justru tercecer ke urutan ketujuh. Rider asal Prancis itu melakukan start yang kurang bagus dan sempat kontak dengan Marquez dan Franco Morbidelli.

    Alex yang awalnya diprediksi berada di barisan depan bersama Marquez malah tercecer ke urutan kelima. Alex disalip Bezzecchi serta Pedro Acosta. Puncaknya, Alex justru terjatuh di lap keenam setelah melakukan kontak dengan Acosta di tikungan kelima.

    Marc Marquez Foto: Dok. Ducati

    Memasuki lap kesepuluh, formasi di barisan depan berganti. Marquez kini memimpin lomba, diikuti Bezzecchi dan Acosta yang tampil menggila di balapan ini. Sedang Pecco Bagnaia yang awalnya tampil menjanjikan, melorot ke urutan empat.

    Namun Bagnaia rupanya tidak menyerah. Anak didik Valentino Rossi itu kemudian menyalip Acosta di lap kelima belas. Bagnaia juga mencatatkan fastest lap di lap keenam belas.

    Balapan terus berjalan sangat menarik hingga lap kedua puluh dua. Bezzecchi terus membuat Marquez merasa tak nyaman di posisi paling depan. Jarak mereka berdua pun amat tipis, hanya selisih 0,2 detik bahkan 0,1 detik.

    Akan tetapi perlawanan Bezzecchi harus berakhir di lap terakhir. Marquez sukses memperlebar jarak dengan Bezzecchi hingga tercipta gap 0,7 detik. Marquez pun berhasil menginjak garis paling pertama, disusul Bezzecchi, dan Bagnaia.

    Dengan kemenangan ini Marquez berhasil sapu bersih kemenangan di balap sprint dan balap utama MotoGP Belanda 2025. Marquez juga bisa meraih tiga kali kemenangan berturut-turut, di mana sebelumnya dia juga menang di Aragon (Spanyol) dan Mugello (Italia). Hasil ini juga semakin mengukuhkan posisi Marquez di puncak klasemen sementara MotoGP 2025 usai berjalan 10 seri.

    Sejumlah pebalap juga mengalami crash di MotoGP Belanda 2025. Selain Alex Marquez, ada Ai Ogura yang jatuh di lap pertama, Joan Mir dan Fermin Aldeguer yang saling bertabrakan, Lorenzo Salvadori, hingga Miguel Oliveira.

    Hasil MotoGP Belanda 2025

    1. Marc Marquez (Ducati Lenovo)

    2. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing)

    3. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo)

    4. Pedro Acosta (Red Bull KTM)

    5. Maverick Vinales (KTM Tech3)

    6. Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46)

    7. Franco Morbidelli (Pertamina VR46)

    8. Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia)

    9. Enea Bastianini (KTM Tech3)

    10. Fabio Quartararo (Monster Yamaha)

    11. Brad Binder (Red Bull KTM)

    12. Johann Zarco (LCR Honda)

    13. Alex Rins (Monster Yamaha)

    14. Jack Miller (Pramac Yamaha)

    15. Somkiat Chantra (LCR Honda)

    16. Aleix Espargaro (test rider Honda)

    (lua/rgr)

  • Yamaha Pakai Livery Spesial di MotoGP Belanda 2025, Terinspirasi YZF-R7 1999

    Yamaha Pakai Livery Spesial di MotoGP Belanda 2025, Terinspirasi YZF-R7 1999

    Jakarta

    Pasukan garpu tala bakal menggunakan livery motor dan wearpack spesial di MotoGP Belanda 2025 akhir pekan ini. Tim Monster Energy Yamaha dan Pramac Yamaha akan memakai corak livery berwarna putih, merah, dan hitam yang terinspiriasi dari motor YZF-R7 1999 yang digunakan Noriyuki Haga di balapan WSBK.

    “Hari ini menandai momen yang simbolis karena kedua tim MotoGP Yamaha bersatu di grid pamerkan keempat motor MotoGP di samping YZF-R7 1999 yang ikonik,” bilang Direktur Pelaksana Yamaha Racing Paolo Pavesio, dikutip dari Crash.

    “Visual yang kuat dari kedua tim yang menjadi satu dengan menggunakan corak yang sama tak hanya mewakili kehadiran lintasan yang sama – hal ini mencerminkan pola pikir strategis baru kami, mulai tahun ini: kita bersatu dan lebih kuat jika bersama,” sambung Pavesio.

    Yamaha pakai livery spesial di MotoGP Belanda 2025, terinspirasi YZF-R7 1999 Foto: Crash

    Warna dan livery YZF-R7 1999 ini sangat berbeda dengan identitas tim Monster Energy Yamaha yang dominan warna biru dan Pramac Yamaha yang punya identitas warna ungu. YZF-R7 1999 mengusung kombinasi warna putih, merah, dan hitam. Tim Yamaha MotoGP memilih livery retro ini untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-70.

    Sebagai informasi, Yamaha didirikan pada tanggal 1 Juli 1955, tanggal yang diperingati setiap tahun sebagai ‘Hari Yamaha’. Dengan peringatan 70 tahun yang jatuh hanya satu hari setelah GP Belanda tahun ini, Assen dipilih sebagai tempat untuk penghormatan ulang tahun resmi mereka.

    “Selama tujuh dekade ini, Yamaha merayakan banyak prestasi di semua level balap,” imbuh Pavesio. “Di ajang World Road Racing Championship saja, Yamaha telah meraih 39 Gelar Pebalap, 37 Gelar Konstruktor, dan 7 Gelar Tim – sebuah bukti daya saing dan inovasi kami yang tak lekang oleh waktu di panggung dunia,” sambung dia.

    Nantinya warna dan livery khusus ini akan menghiasi motor Yamaha YZR-M1 Monster Energy dan Prima Pramac M1 selama Grand Prix Belanda hari Minggu, bersama dengan pakaian tim, sarung tangan, dan helm.

    Yamaha pakai livery spesial di MotoGP Belanda 2025, terinspirasi YZF-R7 1999 Foto: Crash

    “Skema warna khusus ini bagus, dan saya pikir ini akan membuat akhir pekan Grand Prix ini semakin berkesan. Ini akan menambah sedikit keseruan,” kata pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo.

    “GP ini adalah momen spesial bagi Yamaha, dan memiliki livery baru selalu menyenangkan! Kami berusaha keras lagi untuk mencocokkan kulit, sepatu bot, sarung tangan, dan helm dengan livery, dan saya sangat menyukai tampilan keseluruhannya! Saya harap para penggemar juga menyukainya,” timpal rekan Quartararo, Alex Rins.

    Jack Miller dari Pramac Yamaha juga mengaku bangga mengenakan warna retro. “Warna-warna ini sangat istimewa bagi Yamaha, dan jadi bagian dari perayaan ini sungguh luar biasa,” kata Miller.

    “Motornya selalu terlihat fantastis, tetapi warna merah dan putih ini menjadi ikon jika Anda mengingat sejarah balap Yamaha – dari kejuaraan Ago pada tahun 1975, hingga kemenangan Kenny Roberts dan juara legendaris lainnya. Balapan dengan warna-warna ini menghadirkan rasa bangga yang besar, dan tak ada tempat yang lebih baik untuk mengenakannya selain di Assen yang juga merayakan balapannya yang ke-100. Selain itu, bagi saya, ini adalah pratinjau yang sempurna untuk juga berlomba dengan warna merah dan putih di 8 Hours of Suzuka hanya dalam beberapa minggu (setelah ini),” sambung pebalap asal Australia itu.

    “Tujuh puluh tahun merupakan tonggak sejarah yang luar biasa, dan ketika Anda memikirkan para pebalap yang telah berkompetisi – dan menang – dengan Yamaha, hal itu benar-benar membuat Anda merinding. Warna motor ini sangat memukau; mencerminkan masa lalu yang terus membentuk merek ini di masa kini dan, mudah-mudahan, di masa depan yang hebat. Menjadi bagian kecil dari kisah epik ini adalah sesuatu yang sangat istimewa bagi saya,” kata rekan satu paddock Miller, Miguel Oliveira.

    Assen adalah satu-satunya sirkuit yang menjadi tuan rumah setiap musim MotoGP sejak kejuaraan dunia dimulai pada tahun 1949, kecuali musim 2020 karena alasan wabah corona Covid-19. Akhir pekan ini juga menandai TT Belanda ke-100, menjadikannya tempat yang tepat untuk perayaan tonggak sejarah Yamaha.

    (lua/din)

  • Klasemen Pebalap Usai MotoGP Italia 2025, Ada yang Bisa Lawan Marquez?

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Italia 2025, Ada yang Bisa Lawan Marquez?

    Jakarta

    Klasemen pebalap usai MotoGP Italia 2025 bisa Anda simak di sini. Marc Marquez semakin kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2025 usai meraih kemenangan di MotoGP Italia 2025. Sementara itu Alex Marquez dan Francesco Bagnaia membuntuti di peringkat kedua dan ketiga.

    Seri kesembilan MotoGP 2025 tersaji di Sirkuit Mugello, Italia, akhir pekan lalu. Ducati masih terlalu dominan sepanjang musim ini. Marc Marquez dari tim pabrikan Ducati Lenovo pun raih kemenangan di Italia, diikuti Alex Marquez (Gresini Ducati) di urutan kedua, dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) di urutan ketiga.

    Ini daftar pemenang MotoGP Italia 2025 Foto: REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Tambahan 25 poin membuat Marquez kokoh di puncak klasemen sementara dengan 270 poin. Sang adik, Alex Marquez, membuntuti di posisi kedua dengan 230 poin. Lalu urutan ketiga ada pebalap Italia, Francesco Bagnaia, yang semakin jauh gap-nya dengan Marquez. Bagnaia baru mengoleksi 160 poin atau beda 110 poin dari Marquez.

    Sementara itu duo pebalap Pertamina VR46 Ducati Franco Morbidelli dan Fabio di Giannantonio melengkapi urutan keempat dan kelima. Dan di posisi keenam nama Johann Zarco muncul sebagai pebalap pertama non Ducati di papan atas tabel klasemen. Rider LCR Honda itu mengoleksi 97 poin.

    Dari urutan ketujuh hingga kesepuluh, ada nama-nama seperti Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), Pedro Acosta (Red Bull KTM), Fermin Aldeguer (Gresini Ducati), dan posisi kesepuluh ada pebalap pabrikan Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo yang baru mengoleksi 61 poin.

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Italia 2025

    1. = Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) 270
    2. = Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24) 230 (-40)
    3. = Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) 160 (-110)
    4. = Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24) 128 (-142)
    5. = Fabio di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) 120 (-150)
    6. = Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V) 97 (-173)
    7. = Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) 94 (-176)
    8. = Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) 84 (-186)
    9. = Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)* 78 (-192)
    10. = Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) 61 (-209)
    11. = Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 54 (-216)
    12. = Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* 49 (-221)
    13. ^1 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) 42 (-228)
    14. ˅1 Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) 38 (-232)
    15. ^3 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25) 36 (-234)
    16. ˅1 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 35 (-235)
    17. ^2 Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) 32 (-238)
    18. ˅1 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 32 (-238)
    19. ˅3 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) 31 (-239)
    20. = Takaaki Nakagami JPN Honda HRC Castrol (RC213V) 10 (-260)
    21. = Lorenzo Savadori ITA Aprilia Factory (RS-GP25) 8 (-262)
    22. = Augusto Fernandez SPA Pramac Yamaha (YZR-M1) 6 (-264)
    23. = Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1) 6 (-264)

    (lua/dry)