Tag: Jack Miller

  • Naik Vario Pakai Plastik Paket buat Jas Hujan

    Naik Vario Pakai Plastik Paket buat Jas Hujan

    Jakarta

    Beberapa pebalap dan kru MotoGP sudah tiba di Indonesia. Mereka akan melakoni balapan MotoGP Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika pada akhir pekan ini.

    Setiap mereka mengunjungi Indonesia, pasti ada saja cerita-cerita lucu. Mulai dari sorotan para pebalap internasional mengenai bensin eceran, kebiasaan pengendara sepeda motor, bahkan ada yang menyoroti emak-emak di lombok yang membonceng banyak anak dalam satu sepeda motor.

    Kini ada lagi kelakuan konyol kru MotoGP di Lombok. Bos Prima Pramac Yamaha, Fonsi Nieto, hujan-hujanan di Lombok menggunakan motor Honda Vario. Bukannya pakai jas hujan, Rider Performance Director Prima Pramac Yamaha itu memanfaatkan plastik bekas.

    Tampaknya plastik besar yang digunakan Fonsi Nieto adalah bekas pembungkus paket. Masih ada lakban berlambang Fragile dan tulisan ‘Praya’ yang mengindikasikan lokasi tujuan paket.

    Fonsi tampak semringah hujan-hujanan menggunakan motor Honda Vario dengan jas hujan dari plastik bekas. Di unggahan Instagram Story, Fonsi Nieto menuliskan “Baiklah, kita sudah sampai di Lombok” menggunakan bahasa Spanyol.

    Beberapa pebalap MotoGP memang sudah tiba di Indonesia untuk melakoni balapan MotoGP Indonesia bertajuk Pertamina Grand Prix of Indonesia akhir pekan ini. Sebagian ada yang mampir dulu ke Jakarta untuk melakukan meet and great dan peluncuran motor. Sisanya ada yang langsung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

    Para pebalap beken yang sampai duluan di Bandara Lombok antara lain Francesco Bagnaia, Enea Bastianini, Marco Bezzecchi, Jack Miller, dan Raul Fernandez. Selain itu, sejumlah pembalap lainnya juga dijadwalkan menyusul. Termasuk Luca Marini, Brad Binder, dan Fabio Quartararo yang dijadwalkan tiba di Lombok pukul 20.25 Wita.

    Ajang balap MotoGP Mandalika akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 3-5 Oktober mendatang. Sesi balapan MotoGP di Mandalika akan diawali dengan latihan bebas pada hari Jumat, (3/10/2025). Balapan utama akan digelar pada Minggu (5/10/2025).

    (rgr/din)

  • Rombongan Pebalap MotoGP Mulai Mendarat di Lombok

    Rombongan Pebalap MotoGP Mulai Mendarat di Lombok

    Jakarta

    Rombongan pebalap MotoGP terpantau tiba di Lombok, Nusa Tenggara Barat sejak Senin (29/9/2025). Mereka disambut puluhan siswa anak Sekolah Dasar di Lombok hingga ritual menyambut tamu khas suku Sasak.

    Para pebalap beken yang sampai duluan di Bandara Lombok mulai dari Francesco Bagnaia, Enea Bastianini, Marco Bezzecchi, Jack Miller, dan Raul Fernandez. Pantauan detikBali, mereka tiba pukul 18.45 dengan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor GA7340.

    Francesco Bagnaia Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

    Selain itu, sejumlah pembalap lainnya juga dijadwalkan menyusul. Termasuk Luca Marini, Brad Binder, dan Fabio Quartararo yang dijadwalkan tiba di Lombok pukul 20.25 Wita.

    ratusan kru dan pembalap MotoGP mulai berdatangan di Bandara Lombok pada Senin petang. Mereka disambut dengan Tari Nina Bayan dari Kecamatan Bayan, Lombok Utara.

    Kedatangan mereka juga disambut antusias oleh puluhan siswa sekolah dasar (SD) di Lombok. Ada pula ritual sembek atau upacara menyambut tamu khas Suku Sasak, Lombok.

    Sebelum rangkaian balapan dimulai, sebanyak 12 rider MotoGP dijadwalkan mengikuti parade di Jalan Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 1 Oktober 2025.

    Ajang balap MotoGP Mandalika akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 3-5 Oktober mendatang. Berikut daftar nama rider yang dijadwalkan mengikuti parade MotoGP Mandalika 2025 di Jalan Udayana, Mataram.

    1. Francesco Bagnaia
    2. Fabio Quartararo
    3. Marco Bezzecchi
    4. Luca Marini
    5. Maverick Vinales
    6. Alex Marquez
    7. Brad Binder
    8. Miguel Oliveira
    9. Raul Fernandez
    10. Franco Morbidelli
    11. Fabio Di Giannantonio
    12. Somkiat Chantra.

    (riar/din)

  • Dengan Tenang, Marquez Juara Dunia

    Dengan Tenang, Marquez Juara Dunia

    Jakarta

    Sirkuit Motegi jadi panggung pembuktian bagi Marc Marquez di MotoGP Jepang 2025. Dengan tenang, pebalap fenomenal ini berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP, meski musim 2025 belum usai.

    Bagaikan phoenix yang bangkit dari abu. Marc yang sempat diragukan bisa kembali ke performa maksimal setelah cedera lengan kanan, ternyata setelah beberapa operasi dan 108 kali terjatuh, ia kembali mengangkat trofi juara dunia MotoGP, gelar yang terakhir ia raih pada 2019 bersama Repsol Honda saat itu.

    Francesco ‘Pecco’ Bagnaia lah yang sebenarnya keluar sebagai pemenang di balapan utama MotoGP Jepang 2025, disusul oleh Marc dan Joan Mir.

    Meski begitu, MotoGP Jepang tetap menyajikan balapan seru dengan banyak momen penting. Penasaran dengan jalannya balap dan hasil lengkapnya? Simak ulasannya!

    Jalannya Balapan

    Sebelum balapan dimulai, Pecco Bagnaia sudah percaya diri berada di pole position. Pebalap asal Italia ini punya modal kuat untuk juara lantaran memenangkan Sprint Race kemarin.

    Di belakangnya, ada Joan Mir yang menunggangi motor kebanggaan tuan rumah. Disusul oleh Marc Marquez yang tampak mencoba tenang sejak awal lomba.

    Gaspol! Begitu lampu merah padam, Pecco langsung melesat mencuri holeshot dan memimpin rombongan. Ia disusul oleh Pedro Acosta yang start dengan sangat baik, lalu di posisi ketiga ada Marc Marquez yang tenang.

    Sementara Mir, start dengan kurang baik dan harus terlempar ke posisi kelima, disalip oleh Fabio Quartararo. Di urutan keenam, lap pertama ada Morbidelli dan ketujuh ada Marco Bezzecchi. Adik kandung Marc, Alex Marquez tetap di posisi kedelapan sejak start.

    Di lap kedua, Morbidelli tampak ngotot menyalip Quartararo. Sempat hampir senggolan dan membuat Quartararo sedikit menutup gasnya hingga merosot ke posisi sembilan. Kocokan pebalap lima besar terdepan langsung berubah akibat manuver Morbidelli memaksa masuk posisi lima.

    Masuk ke pertengahan lomba, tepatnya di lap ke-11, Marquez terlihat meninggalkan zona nyamannya. Ia berhasil menyalip Acosta dan langsung meningkatkan pace balap dari posisi kedua. Meski sudah berada di posisi kedua, nyatanya jarak antara Marc dan Pecco terpaut hampir 4 detik.

    Yang seru adalah pertarungan posisi ketiga antara Acosta dan Mir. Di lap ke-14, Mir berhasil menyalip Acosta dan membuka peluang untuk berdiri di podium MotoGP untuk pertama kalinya dengan motor Honda.

    Tak lama dari duel Acosta-Mir, penonton juga dibuat kaget dengan kejadian di motor Pecco. Ada asap yang keluar dari sisi kanan motornya saat pebalap asal Italia ini membuka gas. Namun ia tampak masih fokus di posisi depan dan tetap balap dengan pace-nya.

    Bicara soal Acosta, pebalap muda bermotor KTM ini ternyata kendor di lap-lap akhir. Sempat galak di awal lomba, pertahanan Acosta ternyata bisa dibongkar dan ia bahkan keluar dari trek di lap ke-19.

    Lima lap terakhir tampak tenang, meski rasanya tidak bagi penggemar Ducati. Motor Pecco masih tetap mengeluarkan asap setiap ia memacunya dan Marc masih harus mempertahankan posisi, sebab Alex sudah berada di posisi enam.

    Di sisa empat lap lagi, publik Jepang bersorak. Pebalap kebanggaan mereka, Takaaki Nakagami, keluar dari trek dan tidak dapat melanjutkan balapan. Selain Nakagami, sebelumnya Luca Marini yang menggunakan motor Honda juga harus lebih dulu menyelesaikan balap di lap-lap awal.

    Selain mereka berdua, Jack Miller juga harus menyelesaikan balap dengan cara paling tidak keren. Rantainya lepas, isu yang sudah menjadi ‘ikon’ bagi KTM belakangan.

    Akhirnya, lap terakhir MotoGP Jepang benar-benar jadi putaran paling intens dan dramatis. Dikawal oleh asap yang terus ‘ngebul’ dari motornya, Pecco berhasil menjadi juara MotoGP Jepang 2025.

    Namun seperti yang kami sebutkan di awal, sorotannya kali ini ada pada Marc Marquez. Pebalap fenomenal ini berhasil menyelesaikan balap dari urutan kedua dan membuatnya menjadi juara dunia MotoGP 2025. Selamat, Marc! Eh, selamat juga buat Mir dan Honda yang sudah berhasil menaklukkan Motegi.

    Hasil MotoGP Jepang 2025

    1. Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25)
    2. Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25)
    3. Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V)
    4. Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25)
    5. Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24)
    6. Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    7. Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
    8. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1)
    9. Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V)
    10. Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    11. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)
    12. Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    13. Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25)
    14. Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1)
    15. Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)
    16. Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    17. Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16)
    18. Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1)

    DNF
    Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V)
    Takaaki Nakagami JPN Idemitsu Honda LCR (RC213V)
    Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)

    (mhg/rgr)

  • Demi Fans, Jack Miller Kena Denda Rp 38 Juta gara-gara Lawan Arah

    Demi Fans, Jack Miller Kena Denda Rp 38 Juta gara-gara Lawan Arah

    Jakarta

    Ada-ada saja memang kelakuan Jack Miller. Bela-belain samperin penggemarnya usai balapan MotoGP San Marino, rider asal Australia itu malah kena ’tilang’.

    Jack Miller menjalani akhir pekan yang intens. Miller finis di posisi ke-12 dalam balapan.

    Usai balapan, Jack Miller justru membawa cerita lucu. Saat lap deselerasi usai menyentuh garis finis, ia melihat seorang penggemar membawa spanduk yang meminta sarung tangannya untuk ditukar dengan bir.

    “Saya berdiri dan berjalan mundur sekitar 30 meter. Untuk memberikannya, saya harus putar balik untuk kembali ke trek. Akhirnya saya menyerahkan sarung tangannya, tapi saya tidak mendapatkan bir. Terlebih, saya didenda 2.000 euro (Rp 38 jutaan),” kata Miller sambil tertawa seperti dikutip Motosan.

    Meskipun sanksinya lumayan berat, Miller mengambil sisi positifnya. Dia menganggap itu menjadi momen yang perlu dikenang.

    “Itu adalah momen yang sangat menyenangkan. Para penggemar membuat olahraga ini seperti sekarang ini, dan saya senang menerima gestur seperti ini. Itu benar-benar sepadan,” ucap Miller.

    Miller yang finis di urutan ke-12 mengaku kehilangan banyak waktu di lap-lap awal. Dia mengalami kesulitan ketika bensin di tangkinya masih penuh dan motor menjadi terlalu kaku.

    “Ketika kami mencapai tahap terberat balapan, dengan tangki bahan bakar penuh, motor terasa hampir terlalu kaku. Kami bekerja keras untuk penyerapan bahan bakar, tetapi kami mulai mengalami momen-momen sulit dengan akselerasi dan transfer bobot. Itu adalah sesuatu yang harus kami ingat untuk balapan-balapan berikutnya,” ujar Miller.

    Menatap ke depan, Miller sudah memikirkan pengujian motor baru Yamaha bermesin V4. “Besok saya akan kembali mengendarai V4 untuk uji coba terakhir tahun 2025. Kami telah bekerja keras dan perjalanan masih panjang, tetapi saya senang dengan cara kami menangani berbagai hal dengan Yamaha,” sebutnya.

    (rgr/dry)

  • Acosta Tercepat, Quartararo Jajal Mesin V4

    Acosta Tercepat, Quartararo Jajal Mesin V4

    Jakarta

    Seusai beradu cepat di MotoGP San Marino 2025 akhir pekan lalu (14/9), hari ini (15/9) para pebalap MotoGP melangsungkan tes resmi. Pada sesi tes jam 10.00 pagi waktu setempat, Pedro Acosta berhasil menjadi yang tercepat. Di sisi lain, Fabio Quartararo akan menjajal motor baru Yamaha YZR-M1 bermesin V4.

    Sebagai informasi, tes resmi di Sirkuit Misano bertujuan untuk mematangkan motor yang akan digunakan pada musim depan. Tes ini khususnya sangat berguna bagi merek Yamaha yang akan beralih dari konfigurasi mesin inline4 ke mesin V4.

    Pedro Acosta Foto: REUTERS/Gintare Karpaviciute

    Tes resmi dilakukan di Sirkuit Misano, tepat sehari seusai gelaran MotoGP San Marino 2025. Pebalap-pebalap seperti Fabio Quartararo, Brad Binder, Luca Marini, serta Pedro Acosta mengikuti tes resmi ini. Pebalap top seperti Marc Marquez dan Marco Bezzecchi juga ikutan menyusul melakukan uji coba ini.

    Pada sesi tes pertama di pagi hari sekitar pukul 10.00 waktu setempat, Acosta jadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 32,050 detik. Lalu disusul pebalap KTM lain, Enea Bastianini. Luca Marini menjadi pelengkap di tiga besar.

    Fabio Quartararo Foto: REUTERS/Jon Nazca

    Selanjutnya di posisi keempat hingga keenam ada Brad Binder, Fabio Quartararo, dan Dani Pedrosa. Pada sesi tes jam 10.00 tersebut, Quartararo belum menggunakan mesin baru Yamaha berkonfigurasi V4. Namun menurut laman MotoGP, Quartararo dan Jack Miller bakal segera mencoba motor tersebut, Yamaha M1 bermesin V4 sudah tampak di garasi mereka masing-masing.

    Sebagai informasi, tes resmi MotoGP Misano 2025 diselenggarakan sebanyak dua sesi, sesi pertama dari pukul 09.00 hingga 12.45 setempat. Kemudian sesi sore berlangsung dari pukul 14.00 hingga 18.00 waktu setempat.

    Hasil Tes Resmi MotoGP Misano 2025 Sesi Pertama

    1. Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) 1:32.050s
    2. Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +0.268s
    3. Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +0.752s
    4. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +1.184s
    5. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.275s
    6. Dani Pedrosa SPA KTM Test Rider (RC16) +2.022s
    7. Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)* +2.168s
    8. Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +2.326s
    9. Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +3.548s

    (lua/dry)

  • Marquez Comeback, Selangkah Lagi Juara Dunia!

    Marquez Comeback, Selangkah Lagi Juara Dunia!

    MotoGP San Marino 2025 menghadirkan duel seru di Sirkuit Misano, Italia. Marc Marquez tampil gemilang dan keluar sebagai juara setelah finis di depan Marco Bezzecchi dan Alex Marquez.

    Usai gagal finis di Sprint Race, Marquez langsung tancap gas sejak awal lomba. Pebalap asal Spanyol itu tampil percaya diri dan tak menyia-nyiakan tiap lap hingga akhirnya naik podium tertinggi. Lalu bagaimana jalannya balapan di Misano? Berikut ulasan dan hasil MotoGP San Marino 2025!

    Akamsi alias anak kampung sini, Marco Bezzecchi, memasuki Sirkuit Misano dengan percaya diri. Pebalap tim Aprilia Racing ini mengunci posisi pole dan menang di Sprint Race kemarin.

    Bahkan setelah lampu merah padam, tanda mulainya lomba, Bezzecchi berhasil merebut holeshot dan langsung memimpin balap. Namun Marc langsung menempel anak didik Valentino Rossi ini dan di posisi ketiga ada adiknya, Alex Marquez.

    Di lap-lap awal, posisi terdepan tampak terprediksi. Fabio Quartararo yang kurang optimal saat start harus puas mundur satu posisi ke peringkat 4. Sementara yang menarik, baru mulai balap bendera kuning langsung berkibar karena ada kecelakaan antara Joan Mir dan Johann Zarco di tikungan keempat.

    MotoGP San Marino 2025 juga menghadirkan peristiwa yang jarang terjadi belakangan. Ada dua pebalap yang start terburu-buru atau jump start. Mereka adalah Augusto Fernandez, pebalap wild card yang mencoba mesin V4 Yamaha dan juga Alex Rins yang menunggangi motor Yamaha.

    Masuk ke pertengahan lomba, tepatnya di lap ke-8, kejadian janggal juga terjadi pada Pedro Acosta. Meski tidak aneh bagi KTM, karena pernah mengalami kejadian serupa sebelumnya, namun kondisi pebalap copot rantainya tentu jadi kejadian yang menarik. Kondisi ini membuat Pedro Acosta terpaksa menyelesaikan balap lebih cepat. Sayang sekali, karena Pedro sempat menghuni posisi lima besar.

    Lantas satu lap setelah kejadian Pedro, giliran Francesco ‘Pecco’ Bagnaia yang jadi sorotan. Pebalap andalan Ducati itu crash di sektor tengah Sirkuit Misano di lap 9.

    Drama antara Marc dan Bezzecchi sebenarnya dibuat pelan-pelan terbakar alias slow burn. Marc menunggu Bezzecchi melakukan kesalahan untuk menampar pebalap Italia tersebut.

    Hasilnya? Penantian Marquez terjawab. Ia melenggang ke posisi satu, usai Bezzecchi melakukan kesalahan di lap ke-12. Sementara Alex Marquez tetap menempel posisi ketiga dengan pace yang tak imbang Marc-Bezzecchi.

    Yamaha sebenarnya sempat menggigit di Misano. Di sirkuit yang harusnya jadi kuncian pabrikan berlogo garpu tala tersebut, justru tak dapat memberikan poin signifikan kali ini. Quartararo perlahan kendor, tadinya sempat 5 besar, justru tersungkur ke posisi 8.

    Selain itu, Augusto Fernandez yang dipercaya sebagai penunggang Yamaha V4 juga tak dapat bicara banyak. Bahkan Alex Rins pun gagal finis. Memang MotoGP San Marino tahun ini bukan milik Yamaha.

    Sebenarnya sejak pertengahan lomba, pemenang MotoGP San Marino 2025 sudah terbaca. Sejak menyalip Bezzecchi, Marc seakan tenang di depan dan sangat percaya diri. Sebaliknya, Bezzecchi pun tak dapat menaikkan pace balapnya untuk mengejar calon kuat juara dunia MotoGP 2025 ini.

    Hasil MotoGP San Marino 2025 sejatinya membuat Marc Marquez kian dekat ke juara dunia. Ia bahkan memecahkan rekor sebagai pebalap yang dapat mengumpulkan 512 poin dalam satu musim MotoGP. Marc juga punya kesempatan besar untuk mengangkat piala juara dunia MotoGP 2025 di Jepang atau Indonesia. Kita tunggu saja!

    Hasil MotoGP San Marino 2025

    1. Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25)
    2. Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25)
    3. Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    4. Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24)
    5. Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25)
    6. Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    7. Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V)
    8. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1)
    9. Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1)
    10. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)
    11. Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
    12. Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)
    13. Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP25)
    14. Augusto Fernandez SPA Yamaha Factory Racing (YZR-M1 V4)
    15. Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)
    16. Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V)

    DNF
    Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1)
    Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25)
    Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16)
    Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V)
    Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)

  • Demi Fans, Jack Miller Kena Denda Rp 38 Juta gara-gara Lawan Arah

    Jack Miller Resmi Bertahan di Yamaha

    Jakarta

    Jack Miller resmi bertahan di Yamaha. Yamaha Motor Co., Ltd. dan Prima Pramac Yamaha MotoGP mengumumkan perpanjangan kontrak Miller untuk musim 2026. Miller akan tandem dengan pebalap baru Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, yang baru direkrut dari WSBK.

    “Saya sangat senang dan antusias bisa tetap bersama Yamaha dan Prima Pramac Yamaha MotoGP Team. Tahun ini merupakan tahun yang luar biasa buat kembali ke Pramac Racing. Saya menantikan bekerja keras bersama Yamaha guna membantu mengembangkan motor dan memperkecil jarak dengan pabrikan lain,” kata Miller dikutip dari situs MotoGP.

    “Saya yakin yang terbaik masih akan datang. Yang terpenting, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yamaha, Pramac Racing, dan juga kepada kedua Paolo: Pavesio dan Campinoti, atas kepercayaan mereka yang berkelanjutan atas kontribusi saya terhadap proyek ini,” sambung dia.

    Dipertahankannya Miller, maka artinya Pramac Yamaha harus melepas Miguel Oliveira. Sejak awal, pebalap Portugal itu telah menunjukkan profesionalisme yang luar biasa dan semangat tim yang kuat, juga bekerja secara intensif dalam pengembangan Yamaha YZR-M1, tapi kemudian dia mengalami kesulitan akibat cedera yang dialaminya di MotoGP Argentina yang memaksanya absen dalam empat Grand Prix dan mempengaruhi kinerjanya hingga paruh pertama MotoGP 2025.

    “Tidak ada yang rahasia bahwa saya memiliki rasa sayang yang besar terhadap Jack, seorang pebalap yang mengalami tahap penting dalam perkembangan kariernya bersama Pramac Racing dan kembalinya dia musim ini disambut dengan sukacita besar oleh seluruh tim,” bilang Paolo Campinoti selaku Team Principal Prima Pramac Yamaha MotoGP.

    “Kontribusi Jack sangat krusial dalam mendukung Yamaha dalam pengembangan YZR-M1. Konfirmasi Jack sebagai pebalap resmi Yamaha bersama Prima Pramac Yamaha buat 2026 sangat penting dan berharga,” tambah dia.

    “Saya dengan tulus juga mengucapkan terima kasih kepada Miguel atas komitmen dan profesionalisme yang dia tunjukkan selama beberapa bulan terakhir, serta kemudahan yang ditunjukkannya dalam berintegrasi ke dalam tim kami. Merupakan suatu kehormatan memilikinya di tim kami dan menemukan tidak hanya seorang profesional yang hebat tetapi juga seorang individu luar biasa,” tukasnya.

    (lua/rgr)

  • Ogah di Kampung Rossi, Marquez Pilih Kunci Juara Dunia di Mandalika

    Ogah di Kampung Rossi, Marquez Pilih Kunci Juara Dunia di Mandalika

    Jakarta

    Pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez berpeluang mengunci juara dunia di Misano, Italia. Namun, ketimbang merayakan gelar di kampung halaman Valentino Rossi, The Baby Alien lebih memilih melakukannya di Mandalika, Lombok.

    Disitat dari Crash, Marc Marquez punya peluang besar meraih juara dunia kesembilan di seri ke-16 yang berlokasi di Misano. Sebab, kini dia telah mengumpulkan 455 poin atau unggul 175 poin dari adiknya, Alex Marquez di peringkat kedua.

    “Tentu saja, sekarang sudah semakin dekat, namun kami harus mempertahankan mentalitas dan fokus yang sama,” ujar Marc Marquez, dikutip Senin (25/8).

    Marc Marquez tak mau juara di Misano. Foto: Getty Images/Klaus Pressberger

    Meski secara hitung-hitungan, Marquez berkesempatan meraih juara dunia lebih awal, namun dia memilih untuk tak melakukannya. Dia berharap bisa mengamankan gelar di Motegi, Jepang atau Mandalika, Indonesia. Sebab, jika Marquez mengunci gelar lebih awal, maka sama saja dia berharap adiknya tampil buruk sepanjang dua seri ke depan.

    “Kemarin (Sabtu), kami sedikit berbincang dengan sejumlah wartawan Spanyol, dan mereka mencecar saya, mereka memberi saya hitung-hitungannya,” tuturnya.

    “Dan saya harus bilang, saya maunya mendapat kans pertama mengunci gelar juara di Jepang atau Mandalika, karena jika saya mendapatkannya di Misano, itu berarti adik saya menjalani akhir pekan yang buruk di Catalunya dan saya ingin yang terbaik untuknya,” kata dia menambahkan.

    Berikut Klasemen Sementara MotoGP 2025

    1. Marc Marquez – 455

    2. Alex Marquez – 280

    3. Francesco Bagnaia – 228

    4. Marco Bezzecchi – 197

    5. Pedro Acosta – 164

    6. Franco Morbidelli – 161

    7. Fabio Di Giannantonio – 154

    8. Fermin Aldeguer – 126

    9. Johann Zarco – 114

    10. Fabio Quartararo – 109

    11. Brad Binder – 91

    12. Raul Fernandez – 73

    13. Luca Marini – 72

    14. Maverick Vinales – 69

    15. Enea Bastianini – 63

    16. Ai Ogura – 58

    17. Jack Miller – 52

    18. Joan Mir – 46

    19. Alex Rins – 45

    20. Jorge Martin – 23

    21. Pol Espargaro – 16

    22. Miguel Oliveira – 10

    23. Takaaki Nakagami – 10

    24. Lorenzo Savadori – 8

    25. Augusto Fernandez – 6

    26. Somkiat Chantra – 1.

    (sfn/dry)

  • Klasemen Pebalap Usai MotoGP Hungaria 2025, Acosta Melejit

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Hungaria 2025, Acosta Melejit

    Jakarta

    MotoGP Hungaria 2025 menegaskan dominasi Marc Marquez di lintasan balap sepanjang musim ini. Marquez berhasil juara di Sirkuit Balaton Park, yang artinya kini Marquez telah menjuarai tujuh seri MotoGP 2025 secara berturut-turut. Pebalap asal Spanyol itu pun unggul jauh di klasemen sementara MotoGP 2025.

    Marquez yang tampil konsisten sejak awal musim benar-benar membuat perebutan gelar juara dunia MotoGP 2025 terasa berat sebelah. Dari 14 seri yang sudah digelar, The Baby Alien mengoleksi 455 poin, unggul 175 poin dari adiknya, Alex Marquez, yang berada di posisi kedua dengan 280 poin.

    Di urutan ketiga ada Francesco Bagnaia, rekan setim Marc di Ducati Lenovo, dengan 228 poin. Meski beberapa kali naik podium, Bagnaia tampaknya kesulitan bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia musim ini.

    Sementara itu, Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing berada di posisi keempat dengan 197 poin. Rookie sensasional, Pedro Acosta, masih bertahan di lima besar dengan torehan 164 poin bersama Red Bull KTM Factory. Acosta naik dari peringkat tujuh ke peringkat lima usai finis kedua di MotoGP Hungaria 2025.

    Sementara itu persaingan di papan tengah cukup sengit. Ada Franco Morbidelli (161 poin) dan Fabio Di Giannantonio (154 poin) dari tim Pertamina Enduro VR46 Racing terus menunjukkan performa solid belakangan ini. Selain itu, nama Fermin Aldeguer yang berstatus rookie pun sukses menembus posisi delapan besar klasemen dengan 126 poin bersama Gresini Racing.

    Klasemen Pebalap MotoGP 2025 Usai Seri Hungaria

    1. Marc Marquez – Ducati Lenovo Team (GP25) 455
    2. Alex Marquez – BK8 Gresini Racing MotoGP (GP24) 280
    3. Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo Team (GP25) 228
    4. Marco Bezzecchi – Aprilia Racing (RS-GP25) 197
    5. Pedro Acosta – Red Bull KTM Factory (RC16) 164
    6. Franco Morbidelli – Pertamina Enduro VR46 Racing (GP24) 161
    7. Fabio Di Giannantonio – Pertamina Enduro VR46 Racing (GP25) 154
    8. Fermin Aldeguer (rookie) – BK8 Gresini Racing MotoGP (GP24) 126
    9. Johann Zarco – Castrol Honda LCR (RC213V) 114
    10. Fabio Quartararo – Monster Energy Yamaha MotoGP (YZR-M1) 109
    11. Brad Binder – Red Bull KTM Factory (RC16) 91
    12. Raul Fernandez – Trackhouse MotoGP (RS-GP25) 73
    13. Luca Marini – Honda HRC (RC213V) 72
    14. Maverick Vinales – Red Bull KTM Tech3 (RC16) 69
    15. Enea Bastianini – Red Bull KTM Tech3 (RC16) 63
    16. Ai Ogura (rookie) – Trackhouse MotoGP (RS-GP25) 58
    17. Jack Miller – Prima Pramac Yamaha (YZR-M1) 52
    18. Joan Mir – Honda HRC (RC213V) 46
    19. Alex Rins – Monster Energy Yamaha MotoGP (YZR-M1) 45
    20. Jorge Martin – Aprilia Racing (RS-GP25) 23
    21. Pol Espargaro (replacement) – Red Bull KTM Tech3 (RC16) 16
    22. Miguel Oliveira – Prima Pramac Yamaha (YZR-M1) 10
    23. Takaaki Nakagami (wild-card/replacement) – Honda Test Team/HRC Castrol Team (RC213V) 10
    24. Lorenzo Savadori (wild-card/replacement) – Aprilia Racing (RS-GP25) 8
    25. Augusto Fernandez (wild-card/replacement) – Pramac Yamaha MotoGP (YZR-M1) 6
    26. Somkiat Chantra (rookie) – Idemitsu Honda LCR (RC213V) 1

    (lua/din)

  • Demi Fans, Jack Miller Kena Denda Rp 38 Juta gara-gara Lawan Arah

    Jack Miller Ultimatum Yamaha!

    Jakarta

    Drama bursa transfer pembalap MotoGP 2026 semakin panas. Jack Miller yang kontraknya bakal habis akhir musim ini, memberi ultimatum keras kepada Yamaha terkait masa depannya di tim satelit Pramac Yamaha.

    “Saya sudah lebih dari cukup bersabar. Kalau kalian (Yamaha) menginginkan saya, ya, kalau tidak, ya tidak. Sejelas itu,” ungkap Miller dalam wawancara dengan MotoGP.com.

    Sebelumnya isu mengenai talenta Moto2, Diogo Moreira, yang disebut akan bergabung dengan Honda musim depan, sempat membuka jalan bagi Miller untuk bertahan di tim saat ini. Namun, saat tiba di Balaton Park, Hungaria, Miller mengaku belum juga mendapatkan kejelasan soal rencana Yamaha terkait siapa yang akan menjadi rekan setim Toprak Razgatlioglu di Pramac Yamaha pada musim 2026.

    Jack Miller saat masih membela tim pabrikan KTM Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

    Rider Australia itu menegaskan tidak bisa menunggu terlalu lama. “Saya juga punya pilihan, dan saya akan terus maju dengan pilihan-pilihan saya itu, jika hal itu tidak segera terwujud,” tegas Miller mengultimatum pabrikan berlambang garpu tala.

    Secara performa, Miller jelas lebih meyakinkan dibanding rekannya saat ini, Miguel Oliveira. Hingga pertengahan musim ini, Miller sudah koleksi 52 poin, menjadi rider Yamaha terbaik kedua setelah Fabio Quartararo. Sementara Oliveira, yang sempat absen tiga seri karena cedera, baru mengumpulkan enam poin. Kondisi itu membuat posisinya di Pramac terancam meski terikat kontrak dua tahun, karena ia dinilai sulit memenuhi target performa yang ditetapkan tim.

    Bagi Yamaha, memilih Miller bisa memberikan keuntungan ganda. Selain lebih konsisten, Miller juga punya pengalaman dengan berbagai motor pabrikan besar-Ducati, Honda, KTM-yang membuatnya berpotensi menjadi aset berharga dalam pengembangan mesin baru Yamaha. Apalagi, pabrikan garpu tala tengah menyiapkan mesin V4 untuk 2026, serta mesin 850cc untuk 2027.

    “Saya sangat antusias untuk mengembangkan dan terus maju dengan (mesin V4) guna mencoba membantu mereka,” kata Miller. “Saya merasa punya banyak informasi untuk diberikan, banyak masukan untuk diberikan, dan bisa membantu dalam proyek seperti itu. Jika mereka tidak melihat nilai di sana, maka saya akan mengerti dan saya akan beralih ke sesuatu yang berbeda,” tegas Miller.

    Di sisi lain, Yamaha juga disebut mempertimbangkan nama rider lain seperti Manuel Gonzalez, pemimpin klasemen Moto2. Jika benar direkrut, Gonzalez akan menjadi rookie bersama Pramac, situasi yang berisiko karena Yamaha butuh kombinasi pengalaman dan talenta muda untuk membangun masa depan.

    Miller sendiri juga masih memiliki kartu truf lain. Di luar MotoGP, ia dikaitkan dengan tim WorldSBK Ducati untuk menggantikan Alvaro Bautista. Dengan rekam jejak empat kemenangan di MotoGP plus podium di ajang ketahanan Suzuka 8 Hours bersama Yamaha, Miller tetap jadi incaran tim papan atas.

    (lua/dry)