Pencuri Motor Tembak Warga di Palmerah, Peluru Tembus Pagar Rumah
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Pencuri sepeda motor menembak warga saat aksinya dipergoki di Jalan Kota Bambu Selatan RT 04/06, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/1/2026) pagi.
Warga bernama Irwansyah, mengungkapkan peluru yang ditembakkan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menembus pagar rumahnya.
“Rumah korban di belakang rumah saya. Kalau di rumah saya itu pelurunya,” ucap Irwansyah sambil menunjuk pagar rumah yang berlubang, Rabu.
Dua sisi pagar rumah Irwansyah terlihat bolong. Titik bolong sudah diberikan penanda garis kuning polisi yang diikat di sampingnya.
Irwansyah mengaku saat kejadian dirinya hendak membantu membuka pintu pagar rumah korban ketika tiba-tiba terdengar suara tembakan.
“Dari sini (depan kiri rumahnya). Saya udah di sini (dekat pagar), (pelurunya) atas kepala saya,” cerita Irwansyah.
Ia menyebut mendengar tembakan sebanyak empat kali.
“Coba keluar kan, duar, empat kali tembakan,” katanya.
Akibat tembakan tersebut, seorang warga yang berprofesi sebagai pedagang beras dilaporkan terkena tembakan.
“Ada yang kena, yang dagang beras itu,” ujar Irwansyah.
Korban sempat dibawa ke Puskesmas Kota Bambu untuk mendapatkan penanganan awal.
Namun, Irwansyah mengaku tidak mengetahui kelanjutan perawatan korban.
“Tadi awalnya dibawa ke Puskesmas Kota Bambu. Habis itu saya enggak tahu dibawa ke mana lagi,” tuturnya.
Irwansyah menyebut, pelaku berjumlah dua orang dan menggunakan satu sepeda motor.
Pelaku membawa motor hasil curian. Namun motor pelaku justru berhasil diamankan warga.
“Satu motor yang diambil, satu motor pelaku. Nah motor pelaku itu berhasil dirampas, motor yang dicuri ya kabur. Tuker motor,” tuturnya.
Di sisi lain, Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora mengungkapkan, pihak kepolisian saat ini tengah mendalami peristiwa tersebut.
“Masih didalami reskrim tim polsek, Polres dan Polda,” ucapnya saat dihubungi Kompas.com pada Rabu.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Irwansyah
-
/data/photo/2026/01/07/695dedc995b63.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pencuri Motor Tembak Warga di Palmerah, Peluru Tembus Pagar Rumah Megapolitan 7 Januari 2026
-

24 bus di Terminal Lebak Bulus tak laik jalan jelang Nataru
Jakarta (ANTARA) – Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan menemukan sebanyak 24 bus tak laik jalan untuk angkutan masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
“Dari hasil pengecekan kelaikan jalan (ramp check) oleh Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Jagakarsa sebanyak 24 bus belum ada yang layak,” kata Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Pengecekan kelaikan jalan (ramp check) ini sebagai upaya memperketat pengawasan kelayakan armada bus menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Sementara itu, Komandan Regu Terminal Lebak Bulus Irwansyah menyebutkan komponen keselamatan bus tidak laik jalan itu meliputi tidak tersedianya kotak P3K, ban gundul, pembersih kaca depan (wiper) tidak berfungsi, atau ketiadaan palu pemecah kaca.
“Rata-rata pelanggarannya pada ketiadaan kotak obat, pemecah kaca, dan kondisi ban yang botak,” ucap Irwansyah.
Tak hanya itu, kesehatan pengemudi juga menjadi prioritas. Oleh karena itu, setiap sopir harus mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh dokter dari puskesmas kecamatan.
Hingga kini keluhan yang ditemukan hanya berupa kelelahan atau pusing, namun semua pengemudi dinyatakan sehat dan layak mengemudi.
“Dokter yang menentukan apakah mereka sehat dan laik untuk mengemudi. Sejauh ini, keluhan yang rata-rata ditemukan hanya kelelahan atau pusing, namun secara keseluruhan mereka dinyatakan sehat dan laik jalan,” katanya.
Terkait arus mudik, Terminal Lebak Bulus sudah menyiapkan posko kesehatan, posko pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) dan pengobatan gratis.
Terminal Lebak Bulus juga menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan untuk melakukan tes urine pengemudi guna memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan selama membawa penumpang.
Rata-rata penumpang pada hari normal di Terminal Lebak Bulus mencapai 150 orang per harinya.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Petugas gabungan siaga di Terminal Lebak Bulus jelang Nataru
Jakarta (ANTARA) – Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengerahkan petugas gabungan untuk bersiaga di terminal tersebut menjelang liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
“Kondisinya masih landai dan belum ada kenaikan yang signifikan, namun petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan penumpang,” kata Komandan Regu Terminal Lebak Bulus, Irwansyah saat ditemui di Jakarta, Senin.
Irwansyah mengatakan, pihaknya sudah mendirikan Posko Nataru sejak Kamis (18/12).
Petugas gabungan yang dikerahkan berasal dari Suku Dinas Kesehatan, uji kelaikan angkutan umum (ramp check), Suku Dinas Perhubungan maupun kepolisian di wilayah Jakarta Selatan.
Hingga kini, rata-rata 15 sampai 20 unit bus antarkota antarprovinsi (AKAP) masuk ke Terminal Lebak Bulus setiap harinya terutama pada pagi dan sore.
Rata-rata bus yang masuk sekitar 15 unit atau ada sedikit kenaikan menjadi 20 unit untuk keberangkatan. “Untuk jumlah penumpang masih di kisaran bawah 100 orang,” katanya.
Terkait arus mudik, Terminal Lebak Bulus sudah menyiapkan posko kesehatan, posko pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) dan pengobatan gratis.
Terminal Lebak Bulus juga menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan untuk melakukan tes urine pengemudi guna memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan selama membawa penumpang.
Pengelola Terminal Lebak Bulus membagi keberangkatan dan kedatangan penumpang menjadi tiga sif. Yakni pukul 06.00-14.00 WIB, pukul 14.00-22.00 WIB dan 22.00-06.00 WIB.
Rata-rata penumpang pada hari normal di Terminal Lebak Bulus mencapai 150 orang per harinya.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Baju Pilihan Terakhir Mendiang Hanik Terus Dipakai Wali Kota Malang untuk Berkabung
Malang (beritajatim.com) – Ratusan pelayat datang ke rumah duka Rumah Dinas Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Jalan Ijen 2, Klojen, Kota Malang. Para pelayat memberikan penghormatan terakhir untuk kepergian istri Wahyu Hidayat, Hj Hanik Andriani yang meninggal dunia pada Kamis, (20/11/2025) sekira pukul 23.33 WIB.
Sejumlah pejabat nampak hadir mulai dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Bupati Malang M Sanusi dan sejumlah pejabat yang ada di Malang Raya. Mereka memanjatkan doa terakhir untuk mengiringi kepergian Hanik.
Deni Irwansyah salah satu staff pribadi Wahyu Hidayat menuturkan bahwa mendiang Hanik tidak menunjukan gejala sakit sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. Bahkan dia yang ikut mendampingi Wahyu Hidayat pada kegiatan bersama Gubernur Jatim, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dan BPS RI menuturkan pada Kamis, (20/11/2025) malam kemarin Wahyu Hidayat langsung membatalkan salah satu agenda kegiatannya.
“Kemarin malam itu mau bertakziah ke Panca Budi tapi akhirnya dibatalkan karena mendadak ada kabar kondisi ibu ngedrop. Beberapa tenaga medis dan tenaga kesehatan langsung memeriksa ibu. Kami usai acara di BPS yang sebetulnya mau takziah langsung menuju Ijen 2 (rumah dinas),” kata Deni.
Setelah tiba di rumah dinas Wahyu Hidayat langsung melihat kondisi istrinya. Hingga pukul 23.33 WIB Hanik dinyatakan meninggal dunia.
Deni menuturkan bahwa untuk memberikan penghormatan terakhir Wahyu Hidayat enggan mengganti kemeja yang dia pakai. Kemeja batik biru yang dia pakai merupakan baju pilihan terakhir mendiang Hanik sebelum Wahyu berangkat ke BPS.
“Ebes (bapak) sempat ditawari ganti pakaian tapi tidak mau. Kemeja itu kemarin sebelum berangkat yang memilih ibuk (mendiang Hanik). Memilihnya kemarin itu seperti berbeda ceria banget ibuk,” ujar Deni. (Luc)

/data/photo/2025/12/14/693ea3c2025d5.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)

/data/photo/2025/12/02/692ee71541430.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)

