Tag: Honesti Basyir

  • Telkom Bakal Ekspansi Bisnis Data Center ke Johor, Rerata Utilisasi 76%

    Telkom Bakal Ekspansi Bisnis Data Center ke Johor, Rerata Utilisasi 76%

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berencana terus memperluas layanan komputasi dan bisnis data center dengan menyasar berbagai wilayah perbatasan termasuk Johor Bahru, Malaysia.

    Telkom berkomitmen memperkuat posisi sebagai pemain utama di bisnis infrastruktur digital nasional dan global dengan pengelolaan 35 data center yang terdiri dari 30 domestik dan 5 internasional. 

    Hingga September 2025, total kapasitas data center Telkom telah mencapai 48 megawatt (MW) dengan tingkat utilisasi rata-rata 76%.

    Wakil Direktur Utama Telkom, Muhammad Awaluddin mengatakan capaian ini merupakan pencapaian strategis karena menunjukkan fundamental bisnis digital Telkom yang terus tumbuh. 

    “Data center ini menjadi fondasi dalam mendorong ekosistem cloud, keamanan data, dan transformasi digital di berbagai sektor industri,” ujar Awaluddin, Jumat (12/9/2025).

    Sementara itu, Direktur Wholesale & International Service Telkom, Honesti Basyir, mengatakan kebutuhan data center akan makin tinggi sejalan digitalisasi, cloud, keamanan data, serta tuntutan regulasi lokal yang mendorong lokalisasi data di Indonesia. 

    “Ke depannya sesuai dengan rencana kami bahwa memang data center ini konsep bisnisnya memang konsepnya adalah borderless.,” ungkap Honesti. 

    Honesti menjelaskan dengan konsep borderless dalam bisnis data center artinya Telkom akan menjalin kemitraan dengan pemain global yang punya teknologi serta permintaan internasional. 

    Dengan kolaborasi, Telkom menargetkan standar layanan yang setara operator kelas dunia dan memperluas cakupan hingga Asia Tenggara. 

    Telkom saat ini sudah mengelola data center 17MW di Singapura dan tengah mematangkan rencana ekspansi data center di Batam, Johor, hingga kawasan strategis perbatasan lain.

    “Kami lagi berekspansi untuk bisa melihat peluang pembangunan data center yang ada di sekitar boundary Asia Tenggara terutama yang di Indonesia, Batam, dan Singapura, dan Johor,” kata Honesti. 

    Merujuk pada laporan info memo, pendapatan Telkom dari bisnis komputasi awan dan data center pada semester I/2025 hanya Rp921 miliar. Secara total, pendapatan Telkom Group yang sebesar Rp71 triliun. 

  • Telkom Himpun Ratusan Perusahaan Telko di Bali, AI Jadi Perhatian

    Telkom Himpun Ratusan Perusahaan Telko di Bali, AI Jadi Perhatian

    Nusa Dua

    Telkom melalui anak perusahaannya, Telin, menggelar Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2025. Ratusan perusahaan dunia hadir, kecerdasan buatan menjadi perhatian.

    Ini adalah satu dekade BATIC digelar. Edisi ke-10 kali ini berlangsung pada 26-29 Agustus 2025 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali dengan tema ‘Igniting Tomorrow’s Digital Evolution’. Menurut CEO Telin, Budi Satria Dharma Putra, BATIC 2025 menjadi event telekomunikasi yang semakin diakui dunia.

    “Kalau tahun lalu BATIC itu dihadiri sekitar 1.300 orang, tahun ini sampai siang tadi ada sekitar 1.780 orang yang teregistrasi hadir. Hampir 600 perusahaan secara global hadir. 126 dari Indonesia, sisanya dari global,” kata Budi dalam press conference BATIC 2025, Selasa (26/8/2025).

    Perusahaan yang hadir dari 40 negara mencakup telco provider, infrastruktur, hyperscale sampai solution provider. Budi mengatakan yang menjadi pembeda dengan edisi sebelumnya, kali ini artificial intelligence (AI) menjadi perhatian.

    “Bagaimana kita mengantisipasi perkembangan riset teknologi seperti AI. Bagaimana kita mengadopsi AI dan trennya seperti apa,” kata Budi.

    Konferensi BATIC 2025 akan membicarakan apa infrastruktur yang harus disiapkan untuk mengadopsi teknologi AI untuk nantinya bisa memberikan layanan telekomunikasi lebih baik lagi kepada konsumen.

    BATIC 2025 akan mempertemukan para pemimpin industri, penentu kebijakan, penyedia layanan cloud, startup, dan investor untuk menyediakan kesempatan menyelami diskusi mendalam mengenai infrastruktur digital, kemitraan lintas negara, pertumbuhan bisnis, serta teknologi baru yang membentuk masa depan.

    Masih terkait dengan BATIC 2025, ada ITW Global Leaders Forum (GLF) mewadahi diskusi pemimpin senior dari operator internasional terbesar di dunia mengenai interoperabilitas, kemitraan global, dan tren teknologi masa depan.

    “Bagaimana kita membangun leader untuk industri telekomunikasi di masa depan. Tidak hanya untuk Indonesia tapi juga dunia. Diikuti 30 orang dan perusahaan global juga mengirimkan wakilnya,” jelas Budi.

    Dalam kesempatan ini hadir juga Presdir Telkom Group, Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Honesti Basyir. Dian mengatakan BATIC sudah menjadi agenda industri telko global, itu sebabnya harus mengangkat isu yang relevan dan menjawab kebutuhan pasar.

    “Saat ini industri telko dan digital sedang transformasi besar-besaran dan dikatalis oleh perkembangan AI. Teknologi AI dan Cloud mendorong kebutuhan baru terhadap infrastruktur digital,” ujarnya.

    (fay/rns)

  • NeutraDC Summit 2025 Hadirkan Kolaborasi Global, Luncurkan Inovasi AI

    NeutraDC Summit 2025 Hadirkan Kolaborasi Global, Luncurkan Inovasi AI

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), yang bergerak di bidang data center ekosistem, menggelar NeutraDC Summit 2025 dengan tema “AI Collaboration” di Nusa Dua, Bali, Senin (25/8). Ajang tahunan ini menghadirkan antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri dari para pemimpin industri, regulator, investor, hingga pakar teknologi dari kawasan Asia Pasifik.

    Forum strategis ini menjadi wadah penting untuk membahas masa depan kecerdasan buatan (AI), sekaligus menegaskan peran infrastruktur digital dalam mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi di kawasan.

    Acara dibuka oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji. Ia menyampaikan pesan mengenai pentingnya berkolaborasi dalam membangun masa depan digital Indonesia.

    “Lewat NeutraDC Summit, kita ingin menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk membangun masa depan digital Indonesia. Hanya dengan kerja sama strategis, kita bisa menciptakan ekosistem AI yang tangguh dan relevan,” ujar Seno dalam keterangan resmi dikutip Selasa (26/8/2025).

    Selaras dengan pernyataan tersebut, Direktur Wholesale & International Service Telkom, Honesti Basyir menegaskan pentingnya peran kolaborasi lintas batas dalam memperkuat infrastruktur AI regional.

    “Asia Pasifik membutuhkan konektivitas yang lebih erat agar AI bisa benar-benar memberikan dampak nyata. Kolaborasi lintas negara, lintas industri, dan lintas teknologi akan menjadi fondasi utama pertumbuhan ekosistem AI di kawasan,” jelas Honesti.

    Dalam momen penting di ajang ini, NeutraDC resmi memperkenalkan dua solusi terbarunya; Neutra Compute dan Neutra Connect. Kedua produk inovasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan infrastruktur AI yang kian berkembang pesat.

    Neutra Compute hadir sebagai GPU-as-a-Service, memungkinkan perusahaan langsung mengakses daya komputasi AI berperforma tinggi tanpa harus berinvestasi besar membangun infrastruktur dari nol.

    Sementara itu, Neutra Connect memperkuat ekosistem digital melalui layanan interkoneksi data center yang lebih cepat, stabil, dan seamless. Produk ini menjadi fondasi penting bagi perusahaan yang menaruh fokus pada kolaborasi dan percepatan transformasi digital.

    “Peluncuran Neutra Compute dan Neutra Connect adalah bukti nyata komitmen kami untuk melampaui fungsi infrastruktur data center. Kami ingin menjadikan data center bukan sekadar tempat penyimpanan, tetapi motor penggerak inovasi dan akselerasi ekosistem AI di Indonesia dan Asia Tenggara,” ungkap CEO NeutraDC Group, Andreuw Th.A.F.

    Pada kesempatan yang sama, NeutraDC juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Sembcorp Development, anak perusahaan dari Sembcorp Industries, untuk mengembangkan infrastruktur data center berkelanjutan di regional Asia Tenggara dengan fokus pada Singapura dan Indonesia.

    Kolaborasi ini akan menggabungkan keunggulan NeutraDC yang memiliki jaringan 32 data center di Asia Tenggara dengan pengalaman Sembcorp dalam energi hijau dan solusi infrastruktur perkotaan. Fokus awal kerja sama ini adalah pengembangan pusat data di Indonesia dan Singapura, dengan visi menghadirkan data center rendah karbon yang berdaya saing global.

    “Kolaborasi ini mempertegas komitmen NeutraDC untuk membangun ekosistem data center berkelanjutan. Dengan energi hijau dan konektivitas regional yang kuat, kami ingin menjadikan SIJORI (Singapura, Johor, dan Riau – melalui Batam) sebagai hub digital regional, sekaligus memperkuat kehadiran NeutraDC di regional melalui rencana ekspansi di Singapura dan peluang pertumbuhan di pasar Asia Tenggara seperti Filipina, Thailand dan Vietnam,” jelas Andreuw Th.A.F.

    Sementara itu, Chief Operating Officer Integrated Urban Solutions Sembcorp, Gareth Wong, menyampaikan antusiasmenya dalam kolaborasi yang berkelanjutan ini.

    “Kami sangat antusias bermitra dengan NeutraDC untuk menghadirkan generasi baru data center rendah karbon. Sinergi ini akan mendukung akselerasi transformasi digital sekaligus transisi menuju energi berkelanjutan di kawasan,” ungkapnya.

    Dengan semangat kolaborasi dan peluncuran produk-produk inovatif, NeutraDC Summit 2025 semakin menegaskan posisinya sebagai ajang strategis bagi industri teknologi di kawasan. Acara ini juga didukung oleh sejumlah sponsor ternama, termasuk Huawei Tech Investment, PP-Adhi (KSO), dan AMD, yang turut berperan dalam kesuksesan summit ini.

    “NeutraDC Summit adalah perjalanan bersama. Setelah tahun lalu kita membahas The Other Side of AI, tahun ini kita melangkah lebih jauh dengan How to Develop AI melalui topik ‘AI Collaboration’. Tahun depan, kami akan kembali menghadirkan Summit dengan skala lebih besar dan topik yang berorientasi kepada edukasi untuk perkembangan bisnis,” tutup Andreuw.

    Sebagai agenda tahunan, NeutraDC Summit akan terus menjadi titik temu penting bagi ekosistem teknologi. Gelaran berikutnya, NeutraDC Summit 2026, siap menghadirkan wawasan baru dan percakapan AI yang semakin relevan bagi kawasan dan dunia. 

    (bul/bul)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Conversant Dorong Layanan CDN (CaaS) Nasional untuk Korporasi

    Conversant Dorong Layanan CDN (CaaS) Nasional untuk Korporasi

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Conversant Solutions Pte. Ltd. (Conversant) menjalin kerja sama penyediaan layanan Content Delivery Network as a Service (CDN as a Service/CaaS) di Indonesia.

    Layanan ini merupakan solusi distribusi konten digital dirancang khusus memastikan kecepatan dan keamanan distribusi konten seperti video, aplikasi over the top (OTT), maupun layanan web bagi perusahaan.

    Layanan ini menyasar pelanggan segmen enterprise dan wholesale yang memerlukan kualitas jaringan tinggi untuk meningkatkan user experience dengan affordability yang terjangkau, dengan cakupan luas melalui jaringan PoP di delapan kota besar di Indonesia dan 54 negara.

    Direktur Wholesale & International Service Telkom Honesti Basyir mengatakan perusahaan optimistis kolaborasi ini memberikan nilai tambah signifikan untuk jangka panjang.

    “Kami optimis dalam jangka panjang, kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan, tidak hanya bagi Telkom dan Conversant, tetapi juga bagi ekosistem digital Indonesia secara lebih luas,” kata Honesti dalam siaran pers, Senin (30/6/2025).

    Direktur Network Telkom Nanang Hendarno menambahkan layanan CDN memerlukan infrastruktur jaringan yang kuat dan tersebar luas demi memastikan sinergi bisa mendukung distribusi konten digital nasional.

    Melalui kerja sama ini, sambungnya, Telkom akan mengoptimalkan jaringan nasional yang dimiliki untuk mendukung penyampaian konten digital yang lebih cepat, stabil, dan aman ke seluruh pelosok Indonesia.

    Lebih lanjut, dia menjelaskan kolaborasi ini membutuhkan penyiapan team 24/7 dari pihak conversant untuk dapat memastikan operasionalisasi service dan product serta didukung dengan kesiapan talent Telkom yang telah certified untuk mengelola product ini. 

    Sekadar informasi, Telkom juga menghadirkan solusi terintegrasi yang dapat dibundling dengan fitur tambahan, seperti media service, storage, dan security guna menambah value layanan sesuai kebutuhan industri.

    Semua layanan akan ditawarkan dengan skema paketisasi yang dapat disesuaikan (customizable) berdasarkan karakteristik dan skala bisnis pelanggan.

  • Telkom dan Conversant Hadirkan Solusi Distribusi Konten Digital yang Cepat, Aman, dan Andal – Page 3

    Telkom dan Conversant Hadirkan Solusi Distribusi Konten Digital yang Cepat, Aman, dan Andal – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Conversant Solutions Pte Ltd (Conversant) telah menjalin kerja sama strategis dalam penyediaan layanan Content Delivery Network as a Service (CDN as a Service/CaaS) di Indonesia. Layanan CDN as a Service yang ditawarkan Telkom merupakan solusi distribusi konten digital yang cepat, efisien, dan aman, dirancang khusus untuk menjawab tantangan perusahaan dalam memastikan kecepatan dan keamanan distribusi konten seperti video, aplikasi OTT, maupun layanan web.

    Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua pihak, yang berlangsung di Telkom Landmark Tower, Jakarta, pada senin (23/6/2025).

    Penandatanganan dilakukan oleh Executive General Manager Digital Connectivity Service Telkom Teuku Muda Nanta dan Regional Director Conversant untuk South East Asia & South Asia Aiman Hakim. Turut hadir dalam seremoni tersebut, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Honesti Basyir, serta CEO Conversant Cheong Fun Hua dan Country Manager Conversant Indonesia Andika Pratama.

    Layanan ini menyasar pelanggan segmen Enterprise dan Wholesale yang membutuhkan kualitas jaringan tinggi untuk meningkatkan user experience dengan affordability yang terjangkau. Dengan cakupan luas melalui jaringan PoP di delapan kota besar di Indonesia dan 54 negara, serta kapasitas yang besar, solusi ini memberikan performa andal dalam aspek latency, availability, dan security.   Dalam sambutannya, Direktur Wholesale & International Service Telkom Honesti Basyir menyampaikan, kolaborasi yang terjalin antara Telkom dan Conversant ini menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik.

    Kami optimis bahwa dalam jangka panjang, kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan, tidak hanya bagi Telkom dan Conversant, tetapi juga bagi ekosistem digital Indonesia secara lebih luas – Honesti Basyir.

    Direktur Network Telkom Nanang Hendarno juga menekankan pentingnya sinergi ini dalam mendukung distribusi konten digital nasional.

    “Layanan CDN membutuhkan infrastruktur jaringan yang kuat dan tersebar luas. Dengan kerja sama ini, Telkom akan mengoptimalkan jaringan nasional yang kami miliki untuk mendukung penyampaian konten digital yang lebih cepat, stabil, dan aman ke seluruh pelosok Indonesia,” kata Nanang Hendarno.

    Lebih lanjut Nanang juga menambahkan kolaborasi ini membutuhkan penyiapan team 24/7 dari pihak conversant untuk dapat memastikan operasionalisasi service dan product serta didukung dengan kesiapan talent Telkom yang telah certified untuk mengelola product ini.

    Kami sangat antusias dapat berkolaborasi dengan Telkom. Bersama, kami akan menghadirkan layanan distribusi konten digital yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional – Conversant Cheong Fun Hua.

  • Jajaran Direksi Telkom Dirombak Habis-habisan

    Jajaran Direksi Telkom Dirombak Habis-habisan

    Jakarta

    Tak hanya pucuk pimpinan yang mengalami pergantian dari Ririek Adriansyah ke Dian Siswarini. Jajaran direksi Telkom pun dirombak habis-habisan dari periode sebelumnya.

    Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia Tbk terkait susunan pengurus dewan direksi dan komisaris terbaru, hanya ada tersisa nama Honesti Basyir.

    Ada pula Muhammad Awaludin yang pernah mengisi posisi Direktur Telkom di era nahkoda Alex Sinaga, kembali ke perusahaan plat merah ini. Sebelumnya, Awaludin menjabat Direktur Utama Angkasa Pura 2.

    Adapun nama-nama lainnya merupakan sosok baru yang mengisi posisi Direksi Telkom di periode saat ini.

    Daftar Direksi Telkom

    Dirut : Dian Siswarini
    Wadirut : Muhammad Awaluddin
    Dir. EBIS : Veranita Yosephine Sinaga
    Dir. NITS : Nanang
    Dir. SP : Seno
    Dir. HC : Henry Christiadi
    Dir. WIB : Honesty Bashir
    Dir. Kug : Arthur Ang
    Dir. IT : Faizal Rohmadi Djoemadi

    (asj/asj)

  • Jelang RUPST, Beredar Nama Calon Dirut Telkom

    Jelang RUPST, Beredar Nama Calon Dirut Telkom

    Jakarta

    PT Telekomunikasi Indonesia akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (27/5/2025).

    Dalam RUPST itu, Telkom akan meminta persetujuan perubahan susunan pengurus perseroan. Misalnya posisi komisaris utama yang masih kosong setelah ditinggal Bambang Permadi Brodjonegoro pada 10 April lalu.

    “Dalam surat pengunduran diri disampaikan alasan pengunduran diri adalah sehubungan dengan penunjukan beliau sebagai Dekan Asian Development Bank Institute (“ADBI”) dimana sebagai konsekuensi dari ketentuan dalam kontrak dengan ADBI yang melarang adanya rangkap jabatan pada entitas bisnis termasuk di Badan Usaha Milik Negara,” tulis Telkom dalam keterangannya.

    Lalu ada juga Ririek Adriansyah yang menjabat direktur utama Telkom sejak 2019. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45/2005 tentang Pendirian, Pengurusan, Pengawasan dan Pembubaran Badan Usaha Milik Negara, masa jabatan direksi adalah lima tahun dan dapat diangkat kembali untuk satu kali masa jabatan.

    Berdasarkan rumor yang beredar, ada beberapa nama yang menjadi calon dirut. Salah satunya adalah Ririek, yang kabarnya akan melanjutkan jabatannya. Namun muncul juga nama Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Ismail, yang sebelumnya sudah beberapa kali menduduki berbagai posisi penting di Kementerian Komunikasi dan Informatika, termasuk Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI).

    Dua nama lain yang juga santer disebut akan mengisi posisi dirut adalah Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom yaitu Heri Supriadi dan Direktur Group Business Development Honesti Basyir.

    Beberapa waktu lalu, Ririek pernah angkat bicara soal rumor ini. Ia memberikan komentarnya saat ditemui di sela konferensi pers persiapan ajang lari internasional Digiland Run 2025, yang rencananya akan dihelat pada 18 Mei mendatang.

    “Pengumuman nanti resmi ada, tunggu saja ya,” kata Ririek di Jakarta, Senin (5/5/2025).

    Meski bungkam soal isu pergantian direksi, Ririek memberikan kepastian mengenai kabar baik bagi pemegang saham, yakni pembagian dividen. Ia menjanjikan jumlah dividen tahun ini tidak akan mengecewakan.

    “Kalau dividen, kita pastikan nanti secara rupiah paling nggak meningkat atau at least sama dengan tahun lalu,” tegas Ririek.

    Kepastian dividen ini datang di tengah upaya Telkom menjaga performa bisnis di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan di awal 2025. Telkom fokus pada inovasi berkelanjutan untuk menciptakan nilai jangka panjang.

    Tonton juga “PT Telkom Buka Suara Terkait Dugaan Kasus Proyek Fiktif Rp 431 Miliar” di sini:

    (asj/asj)

  • Telkom dan Zoom Kolaborasi Hadirkan Solusi Berbasis AI untuk Pasar B2B – Page 3

    Telkom dan Zoom Kolaborasi Hadirkan Solusi Berbasis AI untuk Pasar B2B – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Zoom Communications, Inc. (Zoom) untuk menghadirkan solusi komunikasi dan kolaborasi berbasis teknologi yang didukung Artificial Intelligence (AI),

    Penandatanganan ini menjadi langkah awal kerja sama strategis sekaligus memperkuat kapabilitas digital Telkom di pasar Indonesia, khususnya di segmen B2B (Business-to-Business) dan solusi enterprise, melalui platform kerja yang mengedepankan AI dari Zoom.

    Seremoni penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Group Business Development Telkom Honesti Basyir, serta Head of Zoom Indonesia, Malaysia, Filipina dan Vietnam Ka Yee Chan yang berlangsung di Jakarta, pada Kamis (22/5/2025)

    Direktur Group Business Development Telkom Honesti Basyir mengatakan kolaborasi Telkom dan Zoom yang terjalin ini menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik.

    “Kami optimis bahwa dalam jangka panjang, kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan, tidak hanya bagi Telkom dan Zoom, tetapi juga bagi ekosistem digital Indonesia secara lebih luas,” kata Honesti Basyir.

    Selaras, Head of Zoom Indonesia, Malaysia, Filipina dan Vietnam Ka Yee Chan menyambut antusias kolaborasi dengan Telkom untuk memberdayakan berbagai perusahaan melalui teknologi AI yang inovatif dan mampu mendukung bisnis mereka di masa depan.

    “Dengan menggabungkan keunggulan kami berkolaborasi dengan berbagai industri, bersama kemampuan digital Telkom dan kehadirannya yang kuat di industri lokal, kami ingin menghadirkan platform yang mengedepankan AI agar dapat membantu berbagai perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan produktivitas, memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan, dan mendukung kesuksesan bisnis,” kata Ka Yee Chan.

    Metranet sebagai anak usaha Telkom yang berfokus pada solusi digital, mendukung pelaksanaan kerja sama ini, khususnya dalam mengintegrasikan layanan Zoom dan memperluas jangkauan ke segmen target utama Telkom.

    Pengukuhan melalui penandatanganan MoU ini menjadi simbol komitmen Telkom dan Zoom untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan terbaik guna mendukung kebutuhan komunikasi dan kolaborasi modern di era digital, khususnya di Indonesia.

     

    (*)

  • Honesti Basyir Calon Kuat Dirut Telkom, Pengamat Yakin Saham Bakal Naik

    Honesti Basyir Calon Kuat Dirut Telkom, Pengamat Yakin Saham Bakal Naik

    “Tentu ini akan menjadi sinyal positif bagi investor, dimana kontinuitas dan transformasi tetap dijaga,” ucapnya.

    Selain itu, lanjut Raka, tidak adanya isu hukum yang berkaitan dengan Honesti Basyir juga bisa dikatakan sebagai salah satu indikator penting dalam melihat gejala pasar. Ihwal pemanggilan Honesti Basyir oleh Kejari Bandung untuk dimintai keterangan, belum terlalu jelas subtansinya.

    “Menurut saya sosok dengan rekam jejak BUMN yang kuat, reputasi bersih secara hukum, serta visi digitalisasi yang jelas, bisa membangun keyakinan terhadap arah Telkom ke depan,” ucapnya.

    Honesti Basyir juga merupakan sosok yang cukup akomodatif dan memiliki pengalaman yang kuat dalam membangun relasi dengan berbagai stakeholder. Hal ini terbukti dengan berpindah-pindah jabatan dari dan ke BUMN lainnya, sebagai bentuk bahqa Honesti diterima para pemangku kebijakan. Artinya, Honesti dianggap mampu menahkodai BUMN dalam kondisi seperti apapun.

    Terlebih, Telkom Group yang notabenenya merupakan rumah Honesti Basyir dan dibesarkan, tentu akan maksimal dalam mengemban amanah.

    “Terlebih dalam konteks Holding BUMN dan konsolidasi sektor strategis supaya Telkomsel dan IndiHome, figur yang memiliki jejaring luas lintas sektor dan pengalaman transformasi seperti Pak Honesti akan dinilai sebagai aset,” ucapnya.

    Kendati demikian, Raka memahami bahwa semua keputusan proses pemilihan Dirut Telkom berasa di tangan pemegang saham melalui RUPST mendatang, yang tak hanya mempertimbangkan kapasitas teknis semata, tetapi juga aspek keselarasan visi dengan Kementerian BUMN, terlebih dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), dan program strategis nasional lainnya.

  • Jelang RUPST Telkom, Ririek Adriansyah Jawab Isu Pergantian Direksi

    Jelang RUPST Telkom, Ririek Adriansyah Jawab Isu Pergantian Direksi

    Jakarta

    Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk baru akan digelar akhir Mei 2025, namun rumor perombakan direksi sudah santer terdengar. Nama Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, disebut-sebut masuk dalam bursa pergantian.

    Menanggapi isu panas ini, Ririek angkat bicara. Ia memberikan komentarnya saat ditemui di sela konferensi pers persiapan ajang lari internasional Digiland Run 2025, yang rencananya akan dihelat pada 18 Mei mendatang.

    “Pengumuman nanti resmi ada, tunggu saja ya,” kata Ririek di Jakarta, Senin (5/5/2025).

    Sebagai informasi, Ririek Adriansyah telah menduduki kursi nomor satu di Telkom sejak 2019. Sebelumnya, ia sukses menahkodai anak perusahaan raksasa telekomunikasi ini, Telkomsel.

    Berdasarkan isu yang berkembang menyebutkan beberapa nama kuat sebagai calon pengganti Ririek. Salah satunya adalah Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Ismail, yang notabene juga duduk di kursi Dewan Komisaris Telkom saat ini.

    Selain Ismail, muncul juga nama internal Telkom seperti Direktur Keuangan Heri Supriadi dan Direktur Group Business Development Honesti Basyir.

    Namun, saat didesak lebih jauh mengenai nama-nama calon penggantinya, Ririek memilih mengalihkan pembicaraan ke acara yang sedang berlangsung.

    “Ini kan (sedang acara) Digiland kan, Digiland dulu,” elaknya.

    Meski bungkam soal isu pergantian direksi, Ririek memberikan kepastian mengenai kabar baik bagi pemegang saham, yakni pembagian dividen. Ia menjanjikan jumlah dividen tahun ini tidak akan mengecewakan.

    “Kalau dividen, kita pastikan nanti secara rupiah paling nggak meningkat atau at least sama dengan tahun lalu,” tegas Ririek.

    Kepastian dividen ini datang di tengah upaya Telkom menjaga performa bisnis di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan di awal 2025. Telkom fokus pada inovasi berkelanjutan untuk menciptakan nilai jangka panjang.

    Sebagai bukti, pada kuartal I 2025, Telkom berhasil mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 36,6 triliun. EBITDA (Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi) tercatat Rp 18,2 triliun dengan margin solid 49,8%. Laba bersih pun mencapai Rp 5,8 triliun dengan margin 15,9%.

    Pertumbuhan ini ditopang oleh kinerja positif segmen enterprise, wholesale and international, serta bisnis menara telekomunikasi. Seperti biasa, Telkomsel masih menjadi ‘mesin uang’ utama dengan menyumbang pendapatan Rp 27,2 triliun.

    (agt/afr)