Tag: Hashim Sujono Djojohadikusumo

  • Bill Gates Bertemu Prabowo dan Ajakan Gabung Danantara

    Bill Gates Bertemu Prabowo dan Ajakan Gabung Danantara

    Jakarta

    Pendiri Microsoft, Group Bill Gates bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat kemarin. Salah satu agendanya, Prabowo dan Bill Gates berbincang dengan para pengusaha kelas kakap Indonesia.

    Pada pertemuan yang digelar Rabu (7/5) kemarin, Bill Gates sempat berdialog dengan para pengusaha. Dia juga memaparkan beberapa poin pandangannya soal gerakan filantropi yang dibesut oleh Gates Foundation.

    Berdasarkan pantauan detikcom, beberapa pengusaha yang hadir antara lain Bos Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, Bos Adaro Resource Garibaldi Thohir alias Boy Thohir, Bos Indika Group Arsjad Rasjid, dan Bos Salim Group Anthony Salim.

    Kemudian hadir pula, Founder & Chairman CT Corp Chairul Tanjung, Bos Arsari Group Hashim Djojohadikusumo, Bos Artha Graha Tomy Winata, Bos Barito Pacific Prajogo Pangestu, Bos Lippo Group James Riady, Bos Mayapada Group Sri Dato Tahir, dan beberapa pengusaha lainnya.

    Prabowo mengatakan, Bill Gates telah mengucurkan dana amal lewat Gates Foundation hingga US$ 300 juta atau Rp 4,95 triliun (kurs Rp 16.529) sejak 2009 kepada Indonesia. Prabowo juga menjelaskan peran Gates Foundation dalam mendukung produksi vaksin polio melalui Bio Farma, yang kini menjadi salah satu produsen vaksin terbesar di dunia dengan kapasitas produksi hingga 2 miliar dosis per tahun.

    “Terutama hal-hal strategis seperti vaksin polio beliau bantuannya Rp 1,3 triliun dan sekarang kita Bio Farma salah satu produsen 2 miliar dosis vaksin setiap tahun dan ini untuk dimanfaatkan 42 negara di seluruh dunia dipakai oleh 902 juta orang,” tutur Presiden.

    Tawaran Gabung Danantara

    Pemerintah juga menawarkan Bill Gates masuk ke dalam kepengurusan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

    Mulanya, dalam sesi bincang-bincang antara Presiden Prabowo Subianto, Bill Gates, dan pengusaha kawakan, Budi Gunadi banyak bicara soal dana hibah bergulir atau trust fund.

    Menurutnya, di negara maju, rata-rata pendanaan filantropis atau dana hibah 2% dari total Produk Domestik Bruto (PDB). Maka dari itu, ada potensi US$ 30 miliar per tahun dana hibah bergulir di Indonesia. Masalahnya banyak hibah dari orang Indonesia harus diberikan ke lembaga asing terlebih dahulu.

    “Jadi, potensi di Indonesia adalah US$ 30 miliar per tahun. Namun, banyak orang Indonesia yang ingin memberi, tetapi uangnya tidak dapat mereka berikan ke Indonesia, tetapi melalui negara lain,” sebut Budi Gunadi dalam acara yang sama.

    Dia meminta kepada CEO BPI Danantara Rosan Roeslani untuk membentuk Danantara Trust Fund, sedikit mencontek apa yang sudah dilakukan di Temasek Trust.

    Dari situ, dia mengajak Bill Gates ikut duduk bersama sebagai dewan penasihat di Danantara dengan Ray Dalio. Alasannya, baik Bill Gates dan Ray Dalio telah berhasil mengelola Chinese Philantropic Education atau lembaga filantropi pendidikan China.

    “Dan saya berharap Pak Bill, Anda dapat duduk di dewan bersama Pak Ray Dalio, teman Anda juga. Karena Pak Ray Dalio dan Pak Bill Gates juga duduk di dewan Pendidikan Filantropi China,” usul Budi Gunadi.

    (hal/ara)

  • Saat Haji Isam dan Sejumlah Pengusaha RI Dampingi Presiden Prabowo Temui Bill Gates di Istana – Halaman all

    Saat Haji Isam dan Sejumlah Pengusaha RI Dampingi Presiden Prabowo Temui Bill Gates di Istana – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pengusaha sekaligus pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto menemui Pendiri Microsoft Group yang juga tokoh filantropi Bill Gates di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu,(7/5/2025).

    Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo terlihat turut memperkenalkan Haji Isam kepada Bill Gate. 

    Haji Isam sendiri menyambut perkenalan tersebut dengan menjabat tangan dan tersenyum kepada Bill Gate.

    Presiden Prabowo dan Bill Gates berbincang dengan Haji Isam dan para pengusaha lainnya yang turut diundang di Istana Kepresidenan, Jakarta.  

    Dalam pembukaannya, Prabowo memaparkan Bill Gates menjadi salah satu Filantropis ternama di dunia. Untuk Indonesia, Gates Foundation yang dibesut oleh Bill Gates telah memberikan hibah hingga US$ 159 juta.

    “Beliau telah memberi hibah ke Indonesia senilai US$ 159 juta, di kesehatan US$ 119 juta, pertanian US$ 5 juta, ke sektor teknologi US$ 5 juta, dan bantuan sosial lainnya lintas sektor totalnya lebih dari US$ 28 juta,” beber Prabowo dalam jamuan tersebut.

    Diketahui, beberapa menteri terlihat mendampingi pertemuan Prabowo dan Bill Gates. Beberapa di antaranya adalah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Luar Negeri Sugiono.

    Kemudian, ada Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.

    Kemudian hadir pula, Bos CT Corp Chairul Tanjung, Bos Arsari Group Hashim Djojohadikusumo, Bos Artha Graha Tomy Winata, Bos Barito Pacific Prajogo Pangestu, Bos Lippo Group James Riady, Bos Mayapada Group Sri Dato Tahir, dan beberapa pengusaha lainnya.

    Terima tanda kehormatan

    Presiden Prabowo Subianto akan memberikan tanda kehormatan tertinggi dari pemerintah Indonesia kepada pendiri Microsoft sekaligus tokoh filantropi dunia, Bill Gates. Presiden akan terbang ke New York Amerika Serikat untuk memberikan penghargaan tersebut.

    Hal itu disampaikan Prabowo saat menerima kunjungan Bill Gates di Istana Merdeka Jakarta, Rabu, (7/5/2025).

    “Kami sepakat bahwa saya akan mencoba melakukannya pada bulan September di New York, selama musim Sidang Umum PBB” kata Prabowo.

    Pemberian tanda kehormatan tersebut karena Bill Gates dinilai banyak membantu dalam bidang kemanusiaan, tidak hanya bagi Indonesia namun juga masyarakat dunia.

    “Saya baru saja umumkan bahwa saya telah memutuskan untuk mengajukan kepada dewan tanda kehormatan nasional untuk memberikan penghargaan kepada Tuan Bill Gates atas kontribusinya bagi rakyat Indonesia dan umat manusia di dunia. Sebagai bentuk komitmen dan dedikasinya terhadap perjuangan kemanusiaan,” kata Prabowo.

  • Presiden ungkap pembicaraan dengan Bill Gates soal uji coba klinis vaksin TBC

    Presiden ungkap pembicaraan dengan Bill Gates soal uji coba klinis vaksin TBC

    Beliau sedang kembangkan vaksin TBC untuk dunia, tetapi Indonesia akan menjadi salah satu tempat uji coba

    Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto mengungkap salah satu isi pembicaraannya dengan Bill Gates di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, yaitu terkait uji coba klinis vaksin TBC di Indonesia.

    Bill Gates, melalui yayasannya Bill & Melinda Gates Foundation, saat ini membiayai penelitian dan uji coba vaksin tuberculosis (TBC), yang telah masuk tahap uji klinis di beberapa negara.

    “Beliau sedang kembangkan vaksin TBC untuk dunia, tetapi Indonesia akan menjadi salah satu tempat uji coba klinis (vaksin), dan kita mengetahui bahwa TBC memakan korban kita cukup besar, yang meninggal hampir 100.000 tiap tahunnya,” kata Presiden Prabowo dalam keterangan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

    Presiden kemudian menegaskan pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka kematian akibat TBC, yang saat ini telah dijalankan melalui beberapa program, termasuk cek kesehatan gratis.

    “Beliau menunjukkan komitmen, beliau terus membantu kita di bidang itu (pencegahan TBC), dan beliau sedang kembangkan vaksin malaria,” ujar Presiden.

    Di Istana Merdeka, Bill Gates menyebut ada dua lokasi yang ditetapkan sebagai tempat uji klinis vaksin TBC di Indonesia. Bill Gates menyebut uji coba itu akan membantu pengembangan vaksin TBC sehingga nantinya dapat digunakan di negara-negara dengan kasus TBC tinggi.

    “Kami menggelar uji coba klinis di Afrika, India, dan di sini (Indonesia). Kami sangat menantikan itu,” kata Bill Gates.

    Bill Gates melanjutkan, penanggulangan dan pencegahan TBC menjadi salah satu fokus yayasan dan lembaga riset yang bernaung di bawahnya. Tidak hanya TBC, Gates saat ini juga banyak berkecimpung mengembangkan vaksin untuk pneumonia, HPV, malaria, dan diare.

    Presiden Prabowo menerima kedatangan Bill Gates di Istana Merdeka sekitar pukul 08.00 WIB. Presiden Prabowo dan Bill Gates bertemu selama kurang lebih 2 jam di Istana Merdeka.

    Di Istana Merdeka, Presiden mengajak mengajak Bill Gates masuk ke ruang kerjanya untuk berdiskusi. Dalam pertemuan itu, beberapa menteri Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden, antara lain, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan ada pula Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

    Selepas berdiskusi di ruang kerja Presiden, Presiden lanjut mempertemukan dan memperkenalkan Bill Gates dengan sejumlah konglomerat tanah air, di antaranya Chairul Tanjung, Haji Abdul Rasyid, Garibaldi Thohir, Hashim Djojohadikusumo, dan Prajogo Pangestu. Ada pula Arsjad Rasjid, Tomy Winata, James Riady, Anthony Salim, Dato’ Sri Tahir, dan Haji Isam.

    Presiden kemudian mempersilakan para konglomerat ikut bertanya dan berdiskusi dengan Bill Gates.

    Bill Gates kemudian meninggalkan kompleks Istana menuju SDN 03 Jati di Pulogadung, Jakarta Timur, untuk meninjau pelaksanaan makan bergizi gratis bersama Presiden Prabowo, didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Bill Gates berangkat ke SDN 03 Jati di dalam mobil yang sama dengan Menkes Budi.

    Pewarta: Genta Tenri Mawangi
    Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
    Copyright © ANTARA 2025

  • Saat Prabowo Pamerkan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ke Bill Gates di SD Jakarta Timur – Halaman all

    Saat Prabowo Pamerkan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ke Bill Gates di SD Jakarta Timur – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengajak pendiri Microsoft sekaligus filantropi dunia, Bill Gates mengecek pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 03 Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/5/2025).

    Prabowo mengajak Bill Gates setelah menggelar pertemuan di Istana Merdeka Jakarta.

    Prabowo dan Bill Gates tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Presiden turun dari mobil Kepresidenan putih sementara Bill Gates turun dari kendaraan sedan hitam.

    Turun dari kendaraan keduanya disambut para siswa sekolah tersebut yang telah menunggunya sejak pagi.

    “Pak Presiden. Presiden Prabowo,” teriak para siswa.

    Prabowo dan Bill Gates kemudian meninjau dapur katering di sekolah tersebut. Setelahnya kemudian menuju salah satu ruang kelas untuk melihat langsung pelaksanaan program MBG.

    “Selamat datang Pak Presiden Prabowo dan mister Bill Gates,” kata siswa.

    Tidak hanya meninjau pelaksanaan program MBG, Prabowo dan Bill Gates juga meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis yang juga merupakan salah satu program unggulan pemerintah.

    Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan pendiri Microsoft sekaligus tokoh filantropi dunia, Bill Gates, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/5/2025) pagi.

    Pantauan Tribunnews.com, Bill Gates tiba sekitar pukul 08.15 WIB melalui pintu utama istana Jalan Medan Merdeka Utara. Ketibaan salah satu orang terkaya di dunia tersebut disambut hangat Presiden di teras Istana Merdeka Jakarta.

    Presiden Prabowo lalu mengajak Bill Gates ke ruang Kredensial Istana Merdeka. Di ruangan tersebut keduanya bersalaman lalu berfoto bersama. Setelah itu, Prabowo mengajaknya ke ruang  kerja Istana Merdeka untuk melakukan pertemuan tertutup.

    Kemudian, Presiden mengajak sejumlah pengusaha dalam negeri untuk berdialog dengan Bill Gates. Dialog tersebut digelar di ruang utama Istana Merdeka.

    Dialog berlangsung dalam format round table. Tampak Presiden duduk disamping Bill Gates. Sementara disamping Prabowo yakni Menteri Investasi Rosan Roeslani. Kemudian di samping Bill Gates yakni Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

    Sebelum menggelar dialog Presiden Prabowo mengenalkan sejumlah pengusaha kepada Bill Gates. Pantauan Tribunnews para pengusaha yang tampak hadir diantaranya:  Haji Abdul Rasyid; pemilik CT Corp, Chairul Tanjung; pemilik PT Alamtri Resources Tbk. (ADRO), Garibaldi ‘Boy’ Thohir; pemilik Arsari Group Hashim Djojohadikusumo serta Prajogo Pangestu.

    Kemudian, Komisaris Indika Energy (INDY) Arsjad Rasjid; pemilik Artha Graha Group Tomy Winata; pemilik Lippo Group, James Riady; serta petinggi Salim Group, Anthony Salim; pemilik Mayapada Group, Tahir; serta pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyah alias Haji Isam.

    Sebelumnya Kepala Negara mengatakan kedatangan Bill Gates untuk memberikan dukungan dan penghargaan kepada pemerintah karena menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Sebenanrnya menurut Prabowo penghargaan tersebut belum pantas disampaikan sekarang ini. Pasalnya ia baru merasa berhasil menjalankan program MBG, apabila telah dirasakan oleh 82,9 juta anak yang ditargetkan akan tercapai pada akhir 2025.

    “Saya merasa sangat besar hati saya merasa jangan muji kita, kita belum berhasil, kita berhasil insyaallah Desember 2025. Kalau kita bisa selenggarakan antar makanan tiap hari ke 82,9 juta rakyat kita, dalam keadaan bersih keadaan aman keadaan bergizi, pada saat itu lah boleh kita terima ucapan selamat,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Senin, 5 Mei 2025.

    Presiden mengatakan bahwa kedatangan Bill Gates selain untuk menyampaikan dukungan juga akan memberikan bantuan. Hanya saja Prabowo belum mengetahui pasti bantuan bentuk apa yang akan diberikan.

    Namun yang pasti kata Presiden dengan ataupun tanpa bantuan, program MBG akan tetap ia jalankan untuk masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik.

    “Hanya saya katakan bahwa kita diberi bantuan tidak diberi bantuan, diberi penghargaan tidak diberi penghargaan ktia laksanakan ini karena ini benar, dan ini suatu investasi di anak kita, dan kita harus kurangi kemiskinan di rakyat kita,” pungkasnya.

  • Presiden bakal beri Bill Gates tanda kehormatan karena dinilai berjasa

    Presiden bakal beri Bill Gates tanda kehormatan karena dinilai berjasa

    Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap rencananya untuk memberi tanda kehormatan tertinggi kepada pendiri Microsoft serta tokoh filantropi dunia Bill Gates karena telah berjasa tidak hanya untuk rakyat Indonesia, tetapi juga untuk dunia.

    Presiden menilai Bill Gates sangat layak mendapatkan bintang kehormatan dari Indonesia karena yang bersangkutan melalui yayasannya, Bill & Melinda Gates Foundation, konsisten menggelontorkan dana untuk pengembangan vaksin, serta program-program pemberdayaan lainnya di Indonesia.

    “Saya akan menggelar Rapat Dewan Tanda Kehormatan karena saya ingin atas nama bangsa Indonesia memberi bintang tertinggi untuk salah seorang warga negara asing atas jasa-jasanya membantu rakyat Indonesia dan rakyat dunia,” kata Presiden Prabowo kepada Bill Gates saat pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

    Presiden mengatakan bahwa tanda kehormatan tertinggi itu rencananya dianugerahkan kepada Bill Gates langsung di New York, Amerika Serikat, pada bulan September 2025.

    “Banyak dari kami telah menyetujui usulan ini karena Anda sangat layak mendapatkan tanda kehormatan ini mengingat jasa-jasa Anda terhadap kemanusiaan,” sambung Presiden dalam bahasa Inggris.

    Bill & Melinda Gates sejak 2009 telah menyalurkan 159 juta dolar AS lebih ke berbagai sektor di Indonesia utamanya di sektor kesehatan 119 juta dolar AS, sektor pertanian 5 juta dolar AS, teknologi 5 juta dolar AS, dan lintas sektor lebih dari 28 juta dolar AS.

    “Beliau bantuannya Rp1,3 triliun, dan sekarang kita BioFarma salah satu produsen 2 miliar dosis vaksin tiap tahun, dan ini untuk dimanfaatkan 42 negara di seluruh dunia, dipakai 902 juta orang,” kata Presiden Prabowo.

    Kepala Negara melanjutkan, “Jadi, hal-hal semacam ini, belum lagi vaksin lain, teknologi mRNA, dan teknologi-teknologi pembuatan vaksin yang luar biasa.”

    Presiden Prabowo menerima kedatangan Bill Gates di Istana Merdeka sekitar pukul 08.00 WIB.

    Presiden langsung mengajak Bill Gates masuk ke ruang kerjanya di Istana Merdeka untuk berdiskusi.

    Dalam pertemuan itu, beberapa menteri Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden, antara lain, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan ada pula Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

    Selepas berdiskusi di ruang kerja Presiden, Presiden lanjut mempertemukan dan memperkenalkan Bill Gates dengan sejumlah konglomerat tanah air, di antaranya Chairul Tanjung, Haji Abdul Rasyid, Garibaldi Thohir, Hashim Djojohadikusumo, dan Prajogo Pangestu.

    Ada pula Arsjad Rasjid, Tomy Winata, James Riady, Anthony Salim, Dato’ Sri Tahir, dan Haji Isam.

    Di salah satu ruangan Istana Merdeka, Presiden mempersilakan para konglomerat itu untuk bertanya dan berdiskusi dengan Bill Gates.

    Di Istana Merdeka, Bill Gates bertemu Presiden selama kurang lebih 2 jam.

    Bill Gates kemudian meninggalkan kompleks Istana menuju SDN 03 Jati di Pulogadung, Jakarta Timur, untuk meninjau pelaksanaan makan bergizi gratis didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

    Pewarta: Genta Tenri Mawangi
    Editor: D.Dj. Kliwantoro
    Copyright © ANTARA 2025

  • Sumbang US9 Juta Sejak 2009, Prabowo Beri Tanda Kehormatan untuk Bill Gates

    Sumbang US$159 Juta Sejak 2009, Prabowo Beri Tanda Kehormatan untuk Bill Gates

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melalui Rapat Dewan Tanda Kehormatan bakal membahas rencana memberikan tanda kehormatan kepada pengusaha Bill Gates, atas kontribusi filantropinya kepada Indonesia dan dunia.

    Pada sesi dialog bersama dengan sejumlah pengusaha Tanah Air di Istana Kepresidenan, Jakarta, Prabowo mengumumkan rencana itu saat menggelar pertemuan dengan Bill. Dia menilai Bill pantas mendapatkan penghargaan atas kontribusinya bagi Indonesia dan kepentingan manusia.

    “Saya akan menggelar rapat dewan tanda kehormatan karena saya ingin atas nama bangsa Indonesia memberi bintang tertinggi kita untuk salah seorang warga negara asing, karena jasa-jasanya untuk bantu rakyat Indonesia dan rakyat dunia,” jelasnya di Ruang Oval Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/5/2025).

    Kemudian, Prabowo menyampaikan rencananya itu secara langsung ke Bill. Dia menyebut berencana untuk menyerahkan tanda kehormatan itu saat sesi Sidang Majelis Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), di New York, Amerika Serikat (AS).

    “And we agreed that I will try to do it in September in New York. During the United Nations session. [Dan kami telah bersepajat untuk mencoba menyerahkannya pada September ini di New York, pada sesi Sidang PBB,” tuturnya.

    Prabowo sebelumnya memaparkan bahwa Bill Gates melalui yayasannya telah memberikan donasi total senilai US$159 juta kepada Indonesia sejak 2009 silam.

    Bantuan itu meliputi untuk sektor kesehatan US$119 juta, pertanian US$5 juta, teknologi US$5 juta, bantuan sosial lainnya lintas sektor totalnya lebih dari US$28 juta.

    Kepala Negara menyebut Bill Gates banyak membantu Indonesia dalam hal-hal strategis seperti bantuan vaksin.

    Berdasarkan pantauan Bisnis, pertemuan dialog antara Prabowo, Bill Gates dan pengusaha itu dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

    Kemudian, ada pengusaha Tanah Air yang hadir pada pertemuan itu di antaranya adalah Haji Abdul Rasyid; pemilik CT Corp, Chairul Tanjung; pemilik PT Alamtri Resources Tbk. (ADRO), Garibaldi ‘Boy’ Thohir; pemilik Arsari Group Hashim Djojohadikusumo serta Prajogo Pangestu.

    Kemudian, Komisaris Indika Energy (INDY) Arsjad Rasjid; pemilik Artha Graha Group Tomy Winata; pemilik Lippo Group, James Riady; serta petinggi Salim Group, Anthony Salim; pemilik Mayapada Group, Tahir; serta pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

    Adapun dialog pengusaha dengan Bill Gates itu merupakan acara yang digelar setelah pertemuan dengan Prabowo, dan sejumlah menterinya.

    Sebelumnya, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana menyebut Bill bertemu Prabowo sekitar pukul 08.00 WIB.

    “Presiden Prabowo dan Bill Gates dijadwalkan mengadakan pertemuan di Istana Merdeka untuk membahas sejumlah inisiatif pembangunan berkelanjutan,” ujar Yusuf dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (7/5/2025).

    Isu pembangunan berkelanjutan yang akan dibahas Prabowo dan Bill Gates bakal meliputi isu kesehatan global, nutrisi, inklusi keuangan, dan infrastruktur digital publik.

  • 7
                    
                        Daftar Pengusaha yang Temani Prabowo Bertemu Bill Gates: Ada Haji Isam dan Tomy Winata
                        Nasional

    7 Daftar Pengusaha yang Temani Prabowo Bertemu Bill Gates: Ada Haji Isam dan Tomy Winata Nasional

    Daftar Pengusaha yang Temani Prabowo Bertemu Bill Gates: Ada Haji Isam dan Tomy Winata
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sejumlah pengusaha mendampingi Presiden RI
    Prabowo Subianto
    saat bertemu dengan pendiri Microsoft sekaligus filantropis
    Bill Gates
    di Istana, Jakarta, Rabu (7/5/2025).
    Pada kesempatan itu, Prabowo dan Bill Gates dijadwalkan membahas sejumlah inisiatif
    pembangunan berkelanjutan
    .
    Adapun para
    pengusaha Indonesia
    yang turut hadir dalam dialog bersama Bill Gates di ruang oval ialah CEO PT CBI Group Abdul Rasyid, pemilik CT Corp Chairul Tanjung, pemilik PT Alamtri Resources Tbk (ADRO) Garibaldi ‘Boy’ Thohir, pemilik Arsari Group Hashim Djojohadikusumo, dan Prajogo Pangestu.
    Lalu, Komisaris Indika Energy (INDY) Arsjad Rasjid, pemilik Artha Graha Group
    Tomy Winata
    , pemilik Lippo Group James Riady, petinggi Salim Group Anthony Salim, pemilik Mayapada Group Tahir, serta pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyah alias Haji Isam.
    Sebelumnya, Bill Gates tiba di Istana sekitar pukul 08.15 WIB.
    Ia tampak datang dengan mobil tanpa iring-iringan.
    Prabowo, yang mengenakan setelan jas abu-abu, tampak langsung menyambut Bill Gates di mobilnya.
    Mereka berdua saling berjabat tangan dan melempar senyuman hangat.
    Selanjutnya, Prabowo memperkenalkan sejumlah menteri kabinet Merah Putih kepada Bill Gates, di antaranya Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menkomdigi Meutya Hafid, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Menlu Sugiono.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Adik Prabowo Sebut Indonesia Bakal Bangun PLTN 10 GW, Kemungkinan Diurus Danantara – Halaman all

    Adik Prabowo Sebut Indonesia Bakal Bangun PLTN 10 GW, Kemungkinan Diurus Danantara – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo menyebut akan ada rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia dengan kapasitas 10 giga watt (GW) hingga tahun 2040 demi menyokong kapasitas energi nasional.

    Adik dari Presiden Prabowo Subianto itu, menuturkan bahwa kontrak-kontrak terkait pembangunan PLTN tersebut akan diberikan dalam lima tahun ke depan.

    Hashim menjelaskan alasan lain rencana pembangunan PLTN tersebut demi tercapainya netralitas karbon sebelum tahun 2050.

    “Banyak kontrak yang akan… dalam lima tahun ke depan… terutama (kontrak) nuklir karena waktu yang lama,” kata Hashim saat diwawancarai Reuters di New York, Amerika Serikat (AS), Jumat (2/5/2025).

    Hashim menuturkan, pada tahun 2040, Indonesia ditargetkan akan memiliki tambahan kapasitas listrik hingga 103 GW, yang terdiri dari 75 GW dari tenaga surya, angin, panas bumi, dan biomassa, 18 GW dari gas, dan 10 GW dari energi nuklir.

    Dia mengungkapkan kapasitas listrik di Indonesia hingga saat ini sekitar 90 GW yang lebih dari separuhnya berasal dari batu bara.

    Sementara, sambung Hashim, energi terbarukan baru menyumbang kurang dari 15 GW dari kapasitas listrik saat ini, dan Indonesia belum memiliki PLTN.

    Dia mengungkapkan ada lima perusahaan internasional yang menunjukkan ketertarikannya terkait pembangunan PLTN di Indonesia tersebut.

    Kelima perusahaan itu yaitu, perusahaan nuklir Rusia, Rosatom; China National Nuclear Corporation; Rolls Royce dari Inggris; EDF dari Perancis; dan perusahaan reaktor modular asal Amerika Serikat (AS), NuScale Power Corporation.

    Hashim juga mengungkapkan adanya kemungkinan kerjasama pembangunan PLTN tersebut akan melibatkan superholding BUMN, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

    “Saya pikir bisa dibayangkan bahwa mereka akan berinvestasi bersama dengan lembaga seperti Danantara,” katanya.

    Di sisi lain, Hashim mengungkapkan belum adanya keputusan terkait lokasi pembangunan PLTN tersebut.

    Dia menuturkan, untuk Indonesia bagian barat, PLTN yang dibangun di satu lokasi diperkirakan dapat menghasilkan daya sekitar 1 GW.

    Sementara, untuk Indonesia bagian timur, cocok dibangun reaktor modular kecil terapung dan diperkirakan dapat menghasilkan 700 megawatt.

    Hashim mengungkapkan, meski pemerintah berkomitmen untuk adanya transisi energi, tetapi tetap perlu adanya pendekatan yang seimbang demi tercapainya tujuan tersebut.

    Pasalnya, ujar Hashim, Prabowo memiliki visi-misi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 8 persen.

    “Pemerintah tidak ingin melakukan bunuh diri ekonomi. Tidak akan ada penghentian, tetapi akan ada pengurangan,” jelas Hashim.

    Lebih lanjut, Hashm mengungkapkan sebuah kesepakatan dengan Asian Development Bank (ADB) untuk menghentikan lebih awal Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon-1 berkapasitas 660 megawatt di Jawa Barat diperkirakan akan selesai pada beberapa bulan ke depan.

    Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif Just Energy Transition Partnership (JETP) senilai US$20 miliar atau setara Rp328,62 triliun (asumsi kurs Rp16.431 per dolar AS).

    Namun, ia mengakui proses transisi ini menghadapi tantangan, termasuk kekhawatiran terhadap risiko hukum dan finansial dalam penutupan PLTU, serta penarikan dukungan pemerintah AS dari kemitraan JETP.

    (Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

     

  • Bank Dunia Ungkap Rasio Penerimaan Negara RI Terendah di Asean

    Bank Dunia Ungkap Rasio Penerimaan Negara RI Terendah di Asean

    Bisnis.com, JAKARTA — World Bank alias Bank Dunia mengungkapkan rasio penerimaan negara Indonesia merupakan yang terendah di antara negara-negara berkembang Asia Tenggara (Asean) lainnya.

    Dalam laporan Macro Poverty Outlook edisi April 2025, Bank Dunia mencatat rasio penerimaan negara Indonesia ‘hanya’ sebesar 12,8% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2024.

    Sebagai perbandingan, Bank Dunia mencatat rasio penerimaan Indonesia terhadap PDB itu jauh lebih rendah dari negara-negara berkembang lain di Asia Tenggara seperti Kamboja (15,2%), Filipina (16,7%), Malaysia (16,8%), Laos (18,2%), Vietnam (18,4%), Myanmar (20%), Thailand (21,3%), dan Timor Leste (40,8%).

    “Pada level 12,7%, penerimaan negara Indonesia terhadap PDB pada 2024 menjadi yang terendah di antara negara pendapatan menengah lainnya,” tulis laporan Bank Dunia tersebut, dikutip Senin (28/4/2025).

    Bank Dunia memperkirakan penerimaan pajak yang hilang diperkirakan mencapai 6,4% dari PDB. Artinya, jika potensi penerimaan pajak tersebut tidak hilang rasio penerimaan negara Indonesia bisa mencapai 19,1%.

    Oleh sebab itu, lembaga keuangan internasional yang bermarkas di Washington DC, AS itu menyarankan agar pemerintah Indonesia memaksimalkan potensi penerimaan pajak. Dengan demikian, ruang fiskal pemerintah semakin besar sehingga bisa mendanai berbagai program untuk capai visi Indonesia Emas 2045.

    Target Pemerintah

    Pemerintah menyadari betul rendahnya rasio penerimaan negara tersebut. Sejak masa kampanye Pilpres 2024, Presiden Prabowo Subianto pun sudah menargetkan rasio pendapatan negara mencapai 23% terhadap PDB. 

    Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan rasio pendapatan negara terhadap PDB Indonesia masih terlalu rendah. Hashim menjelaskan rasio tersebut tertinggal cukup jauh dari negara-negara tetangga Indonesia.

    “Nanti kita target 23%,” jelas Hashim dalam acara CNBC Economic Outlook 2025 di Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2025).

    Pendiri Arsari Group itu pun mengungkapkan Prabowo sudah memberi penugasan khusus kepada Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu untuk menaikkan penerimaan perpajakan.

    Caranya, Hashim menjelaskan pemerintah ingin mengincar aktivitas ekonomi bayangan alias shadow economy. Dia mengutip temuan Bank Dunia yang memperkirakan ekonomi bayangan di Indonesia mencapai 25% sampai dengan 30% dari PDB.

    Dengan demikian, dia meyakini jika pemerintah berhasil memajaki aktivitas ekonomi bayangan maka penerimaan negara bertambah drastis. Menurut perhitungannya, akan ada penambahan penerimaan negara paling tidak Rp900 triliun per tahun apabila pemerintah berhasil memajaki aktivitas ekonomi bayangan.

    “Berarti apa? Kita tidak akan ada bujet defisit lagi. Kita akan bujet surplus, tapi kita harus melakukan dengan sebaik-baiknya,” jelas elite Partai Gerindra itu.

  • Didominasi Primata, 25 Satwa Serahan Warga Dirawat di Pusat Penyelamatan Satwa BBKSDA Riau – Halaman all

    Didominasi Primata, 25 Satwa Serahan Warga Dirawat di Pusat Penyelamatan Satwa BBKSDA Riau – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau saat ini memiliki 25 satwa yang dikarantina.

    Satwa tersebut meliputi 16 primata, 6 mamalia dan 3 aves.

    Satwa-satwa ini merupakan hasil serahan masyarakat kepada BBKSDA.

    Mereka dirawat, dipantau kesehatannya dan akan dilepaskan jika kondisinya sudah memungkinkan.

    Adapun BBKSDA Riau diketahui bekerja sama dengan yayasan milik adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.

    Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni sempat meninjau kawasan konservasi BBKSDA Riau untuk melihat klinik satwa dan kandang karantina, Jumat (25/4/2025).

    Salah satunya, melihat seekor Burung Kaka Tua yang menjalani medical check up (MCU) di ruang operasi.

    Dalam kesempatan itu, Site Manager Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Ponco Prabowo menjelaskan kepada Menhut bahwa balai konservasi ini memiliki 2 dokter dan 4 perawat satwa.

    “Ada 2 tenaga medis dokter hewan dan 4 perawat satwa,” kata Ponco dikutip dari laman Kemenhut RI, Sabtu (26/4/2025).

    PPS ini dilengkapi fasilitas kandang karantina, kandang pemeliharaan, kandang isolasi, gudang pakan, klinik dan ditunjang alat-alat kesehatan hewan.

    “Falitias perawatan meliputi kandang karantina, kandang pemeliharaan, kandang isolasi, gudang pakan. Fasilitas kesehatan yakni klinik dan alat-alat kesehatan,” lanjutnya.