Tag: Haryono

  • KPU Bojonegoro Tetapkan Setyo Wahono-Nurul Azizah Pemenang Pilkada 2024

    KPU Bojonegoro Tetapkan Setyo Wahono-Nurul Azizah Pemenang Pilkada 2024

    Bojonegoro (beritajatim.com) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro menyerahkan surat keputusan (SK) penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Wahono-Nurul Azizah sebagai pemenang dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, Kamis (9/1/2025).

    Sebelum penyerahan SK Penetapan, KPU Bojonegoro menggelar rapat pleno terbuka di aula salah satu hotel Jalan Veteran. Rapat pleno dihadiri Bawaslu, Pj Sekda Bojonegoro, Forpimda, Bupati dan Wabup terpilih Setyo Wahono-Nurul Azizah, dan seluruh tim pemenangan dari masing-masing peserta Pilkada.

    Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, Robby Adi Perwira mengatakan, sesuai Keputusan KPU Bojonegoro Nomor 7 Tahun 2025, Setyo Wahono dan Nurul Azizah telah ditetapkan sebagai pasangan terpilih dengan jumlah perolehan suara sebanyak 701.249 atau 89,34 persen dari total suara sah.

    “Menetapkan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Bojonegoro nomor urut 2, saudara Setyo Wahono dan saudari Nurul Azizah sebagai pasangan terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro 2024,” kata Robby Adi Perwira.

    Salinan SK KPU kemudian diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Abdulloh Umar dan kepada masing-masing Ketua Partai Politik dan Ketua Bawaslu Bojonegoro.

    Bupati terpilih Setyo Wahono mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak. Tidak terkecuali bagi rivalnya, yakni Teguh Haryono-Farida Hidayati. Meskipun keduanya tidak hadir. Ia melihat adanya semangat yang sama, sehingga mengajak keduanya berkolaborasi membangun Bojonegoro.

    “Kami menyadari amanah ini tidak mudah, karena nilai yang kami peroleh punya tanggung jawab dan risiko besar, karena ini adalah harapan masyarakat, untuk membuat Bojonegoro yang lebih baik,” tegasnya.

    Sedangkan Nurul Azizah menyampaikan harapan supaya tanggung jawab yang dipikulnya menjadi berkah. Sebab dengan perolehan suara yang demikian besar, maka hampir 90 persen harapan masyarakat berada di pundaknya bersama Bupati Terpilih Setyo Wahono. “Maka kami perlu bantuan dari semua pihak dalam mengemban amanah,” ujarnya.

    Perempuan yang pernah mendapat penghargaan sebagai camat teladan se Jatim ini juga menyatakan rasa bangga mendampingi Bupati Terpilih Setyo Wahono. Sebab jika dilihat dari finansial menjadi bupati tidaklah sebanding dengan menjadi pengusaha profesional. Namun Setyo Wahono lebih memilih mengabdikan diri untuk Bojonegoro.

    “Maka kami bangga mendampingi beliau Mas Bupati (Wahono) seorang profesional untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Bojonegoro,” ujar mantan Sekda Bojonegoro ini.

    “Monggo nantinya kami tidak akan ada tirai, semua bisa menyampaikan aspirasi melalui Sapa Bupati melalui W.A (WhatsApp) dan nanti akan selalu ada tindak lanjut, jika tidak ada tindak lanjut maka nanti Pak Pj Sekda ini nanti yang akan dijewer oleh Mas Bupati,” tandasnya. [lus/ian]

  • Korban Kakek Cabul di Kota Malang Tembus 7 Anak

    Korban Kakek Cabul di Kota Malang Tembus 7 Anak

    Malang (beritajatim.com) – Penyidikan atas kasus pencabulan oleh PBS (63) oleh Polresta Malang Kota terus berkembang. Kini diketahui polisi telah menerima 7 laporan yang mengaku menjadi korban predator anak di Kota Malang itu.

    Polresta Malang Kota yang kini terus menginterogasi pelaku mendapatkan pengakuan dari PBS bahwa tindak cabul yang dia lakukan sudah berlangsung lama. Polisi masih menggali seberapa lama PBS melakukan tindakan asusila ini.

    “Ada 7 korban yang lapor dan ini sedang kami kembangkan. Pelaku menyampaikan sudah lama melakukan dan masih kita gali lagi,” ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono Kamis (9/1/2025).

    Tersangka diduga melakukan pencabulan pada A (11 tahun) dan AA (17 tahun). Kasus ini berawal dari laporan kedua orangtua korban pada 3 Januari 2025. Setelah mendapat laporan Satreskrim Polresta Malang Kota langsung menangkap PBS dan kini dalam tahanan titipan di Mapolresta Malang Kota.

    “Semua modus sama dengan iming iming dibelanjakan pakaian atau diberi uang. Ada 4 korban tetangga tersangka dan sisanya ( korban) luar lingkungan,” ujar Nanang.

    Diketahui usia para korban semuanya di bawah umur. Mereka berusia sekolah mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Kini Polresta Malang Kota berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Malang untuk melakukan pendampingan.

    “Kami koordinasi juga dengan jajaran Pemkot Malang melalui Dinas Sosial untuk melakukan pendampingan. Dimana, korban ini masih di bawah umur, bahkan masih ada yang kelas 5 SD,” ujar Nanang.

    Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 82 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. [luc/suf]

  • Kelakuan Sadis Brigadir AK: Tembak Kepala Sopir Ekspedisi, Lilit Kepala Korban Pakai Lakban – Halaman all

    Kelakuan Sadis Brigadir AK: Tembak Kepala Sopir Ekspedisi, Lilit Kepala Korban Pakai Lakban – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, PALANGKARAYA – Brigadir Anton Kurniawan atau AK menembak kepala Budiman Arisandi, sopir ekspedisi hingga tewas.

    AK kemudian melakban kepala korban sebanyak 7 lilitan. Perbuatan sadis Brigadir AK tersebut terungkap melalui rekonstruksi yang digelar Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

    Dalam rekonstruksi, perbuatan Anton Kurniawan itu dilakukan agar menghambat pendarahan korban dengan mengambil lakban di dasbord dalam mobil sigra miliknya.

    “Dalam rekon juga diperlihatkan usai menembak, kepala korban dilakban dan itu diakui sesuai dalam Berita Acara Pemeriksaan atau BAP,” ucap Kuasa Hukum Halim Suriansyah, Senin (6/1/2025). 

    Selain itu, reka adegan  juga diperlihatkan usai melakukan aksinya, mereka mencari tempat untuk membuang jenazah korban di sekitaran wilayah Katingan, Kalteng. 

    Meski dalam rekon tersebut ada versi berbeda dari tersangka Anton Kurniawan atau AK ini dengan tersangka Haryono. Terutama peran masing-masing membuang jenazah korban.

    “Memang ada 2 versi rekonstruksi, cara memindahkan mayat korban untuk dibuang, versi Anton tak memindahkan mayat, namun versi Haryono hanya memindahkan kaki korban keluar,” ungkap Halim.

    Meski begitu, Halim menegaskan, kliennya tak membantah yang menembak kepala korban sebayak 2 kali di bagian belakang dan atas kepala.

    Namun jadi pertimbangan pula, peran dari tersangka Haryono ikut dalam membantu mencari lokasi pembuangan mayat korban.

    “Kan dalam rekon tadi pula dapat dilihat bagaimana peran dari tersangka Haryono” pungkasnya. 

    Konsumsi Narkoba

    Penembakan tersebut terjadi pada 27 November 2024. 

    Dalam rekonstruksi tersebut, sejumlah adegan yang memperlihatkan bagaimana awal hingga tersangka AK menghilangkan nyawa Budiman Arisandi. 

    Diawali dengan adegan kedua tersangka melakukan perjalanan dengan awal berjalan-jalan dari Palangkaraya, Tumbang Nusa, Pulang Pisau hingga Kapuas.

    Pada adegan ketiga memperlihatkan mereka bersama-sama mengkonsumsi narkoba, sebelum melanjutkan perjalanan ke arah Tjilik Riwut arah Kasongan Katingan.  

    Pantauan di lokasi sudah ada 17 adegan, dimana agedan utamanya ada di adegan 11 menembak korban dan adegan 15  pembuangan mayat korban.

     

    dan

    Breaking News: Berlangsung Rekonstruksi Kasus Polisi Tembak Sopir Ekspedisi, Diawali Nyabu

  • Ketua RW di Malang Cabuli 7 Bocah Laki-laki, 4 Korban Masih Tetangga Pelaku

    Ketua RW di Malang Cabuli 7 Bocah Laki-laki, 4 Korban Masih Tetangga Pelaku

    Malang

    Polresta Malang Kota menangkap pria inisial PBS (63) terkait dugaan kekerasan seksual. Pria yang merupakan ketua RW ini diduga melalukan pencabulan kepada tujuh anak laki-laki di bawah umur.

    “Korban saat ini sudah ada 7 orang. Empat satu lingkungan, sisanya orang luar,” kata Kapolresta Malang Kota Kombes Nanang Haryono dilansir detikJatim, Selasa (7/1/2025).

    Nanang mengatakan penangkapan pelaku dilakukan usai pihaknya menerima laporan dari korban. Pelaku ditangkap pada Jumat (3/1).

    “Kami cepat respons dan lakukan tindakan tepat profesional. Jadi nggak sampai 1×24 jam setelah ada laporan, pelaku langsung kita amankan pada 3 Januari kemarin. Dan pemeriksaan masih terus berjalan,” tegas Nanang.

    Polisi saat ini masih mendalami perbuatan kekerasan seksual yang dilakukan PBS. Nanang mengatakan dugaan masih adanya korban dari perbuatan pelaku terus didalami.

    “Pelaku menyampaikan sudah lama melakukan dan masih kita gali. Selama ini korban nggak berani lapor,” terang Nanang.

    (ygs/ygs)

  • Kakek Berusia 63 Tahun di Kota Malang Jadi Pelaku Pencabulan, 7 Orang Mengaku Jadi Korban – Halaman all

    Kakek Berusia 63 Tahun di Kota Malang Jadi Pelaku Pencabulan, 7 Orang Mengaku Jadi Korban – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, MALANG –  Polresta Malang Kota menyebut update jumlah korban kakek preadator anak di Lowokwaru Kota Malang  sudah mencapai 7 anak.

    Pelaku pencabulan diketahui berinisial PBS umur 63 tahun.

    Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono mengatakan, korban dari pelaku kakek cabul tersebut bertambah.

    “Tidak ada hubungan (korban dan pelaku tidak ada hubungan saudara), hanya sebatas tetangga. Dengan rincian, 4 korban adalah tetangga tersangka dan sisanya berasal dari luar lingkungan,” jelas Nanang usai menjenguk bocah korban pencabulan berinisial AR (11), warga Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Senin (6/1/2025).

    Kombes Pol Nanang Haryono bersama Dinsos Kota Malang dan Provinsi Jawa Timur, 

    Diketahui, AR merupakan salah satu korban pencabulan yang dilakukan oleh pelaku kakek berinisial PBS (63), yang juga warga Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

    Dari hasil pemeriksaan, tersangka PBS mengaku telah melakukan tindakan pencabulan ini sudah cukup lama.

     Modus yang dilakukan adalah sama, yaitu mengiming-imingi para korbannya dengan cara diajak beli pakaian atau diberi uang.

    Kini, para korban terus diberikan pendampingan psikologi.

    Di mana para korban adalah pelajar laki-laki, mulai tingkatan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

    “Kami telah koordinasi dengan jajaran Pemkot Malang melalui Dinas Sosial, untuk melakukan pendampingan psikis. Karena korban ini masih dibawah umur, bahkan masih ada yang kelas 5 SD,” terangnya.

    Dalam kunjungannya untuk menjenguk para korban, Kombes Pol Nanang Haryono meminta seluruh jajaran untuk intensif memberikan pendampingan psikologis kepada korban.

    “Waktu konseling, saya lihat ada perubahan pada perilaku mereka (korban). Tentunya, hal ini kami atasi dengan cepat, responsif, dan profesional,” ungkapnya.

    Polisi secara tegas tak akan memberi ampun bagi para pelaku pencabulan di Kota Malang.

    Bahkan ia menegaskan, bahwa tersangka PBS ditahan dan dihukum sesuai perbuatannya dan  tidak akan ada penangguhan penahanan.

    “Kepada Satreskrim, saya minta pelaku ini tidak diberi ampun. Harus dilakukan penahanan dan tidak ada penangguhan penahanan, saya pastikan itu,” pungkasnya.

    Seperti diberitakan sebelumnya, seorang kakek di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang berinisial PBS (63), ditangkap Satreskrim Polresta Malang Kota. Ia ditangkap lantaran diduga telah mencabuli dua  bocah laki-laki berinisial AR (11) dan AA (17).

    Kasus pelecehan seksual ini terungkap setelah pihak keluarga korban melapor ke polisi. Dan tidak butuh lama, pelaku pun dapat ditangkap.

    Atas perbuatannya tersebut, pelaku PBS terancam bakal mendekam di penjara dalam waktu yang lama. Yaitu dijerat dengan Pasal 82 UU RI No 17 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Tribun Jatim/Kukuh Kurniawan) 

  • Kuasa Hukum Saksi Mahkota Ungkap Kejanggalan dalam Rekonstruksi Polisi Tembak Warga di Katingan – Halaman all

    Kuasa Hukum Saksi Mahkota Ungkap Kejanggalan dalam Rekonstruksi Polisi Tembak Warga di Katingan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, PALANGKARAYA – Rekonstruksi kasus polisi menembak warga di Katingan dilakukan di Mapolda Kalimantan Tengah, Senin (6/1/2025).

    Dalam rekonstruksi ini, dua tersangka, Haryono dan Anton Kurniawan, memperagakan peristiwa yang terjadi.

    Haryono, yang juga disebut sebagai saksi mahkota, menjadi sorotan karena posisinya yang kompleks dalam kasus ini.

    Menurut kuasa hukum Haryono, Parlin B Hutabarat mengatakan, ada sejumlah kejanggalan yang mencolok dalam rekonstruksi tersebut.

    Kejanggalan pertama yang diungkapkan oleh Parlin adalah adanya perbedaan signifikan dalam kronologi yang disampaikan oleh kedua tersangka.

    Ia menyoroti bahwa dalam rekonstruksi, Anton dituduh telah menyediakan sabu kepada Haryono, sementara saat diminta menunjukkan barang tersebut, Haryono hanya membawa tubuhnya sendiri tanpa membawa apa-apa.

    “Lalu lanjut Parlin, Anton sendirilah yang menawarkan sabu kepada Haryono,” ungkapnya.

    Kejanggalan lainnya adalah soal pemindahan pistol.

    Menurut Parlin, Haryono tidak tahu di mana letak pistol tersebut, sedangkan Anton mengeklaim bahwa Haryono memindahkan pistol ke bagian belakang mobil.

    “Kronologi Anton yang menyatakan Haryono memindahkan pistol tidak sesuai dengan keterangan klien kami,” kata Parlin.

    Dalam rekonstruksi, Anton mengakui bahwa dia yang menembak korban namun Haryono dituduh membuang mayat.

    Parlin menjelaskan bahwa Haryono berada dalam kondisi terancam saat menyaksikan tindakan Anton dan merasa tidak memiliki pilihan lain.

    “Bisa dibayangkan betapa kondisi klien kami di bawah kondisi yang sangat mencekam,” ujarnya.

    Sementara kuasa hukum Anton, Suriansyah Halim, membenarkan bahwa kliennya memang menembak kepala korban.

    Namun, ia menegaskan bahwa kedua tersangka memiliki peran masing-masing dalam kasus ini.

    Halim mengatakan bahwa perbedaan versi antara Anton dan Haryono tidak akan mempengaruhi pasal yang akan dikenakan kepada mereka.

    “Saya yakin, perbedaan kronologi tidak akan mengubah pasal. Hakim dan JPU hanya ingin tahu kejadian yang masuk akal,” tegasnya.

    Parlin menegaskan bahwa semua perbedaan dalam kronologi yang dipresentasikan akan dibuktikan di pengadilan.

    “Nanti kita akan buktikan di pengadilan versi mana yang logis,” ungkapnya.

    Direskrimum Polda Kalteng, Kombes Pol Nuredy Irwansyah bungkam saat dikonfirmasi terkait jalannya rekonstruksi kasus polisi tembak warga di Katingan ini. 

    Sejumlah awak media juga coba meminta keterangan terkait perbedaan kronologi versi Anton dan Haryono namun Nuredy masih tidak memberikan pernyataan.

    Urutan Rekonstruksi 

    Rekonstruksi perkara itu diperagakan oleh tersangka Anton Kurniawan dan saksi kunci Haryono, di Mapolda Kalteng, Senin (6/1/2025).

    Dalam rekonstruksi tersebut, sejumlah adegan yang memperlihatkan bagaimana awal hingga tersangka AK menghilangkan nyawa Budiman Arisandi. 

    Diawali dengan adegan kedua tersangka melakukan perjalanan dengan awal berjalan-jalan dari Palangkaraya, Tumbang Nusa, Pulang Pisau hingga Kapuas.

    Pada adegan ketiga memperlihatkan mereka bersama-sama mengkonsumsi narkoba, sebelum melanjutkan perjalanan ke arah Tjilik Riwut arah Kasongan Katingan.  

    Pantauan di lokasi sudah ada 17 adegan, dimana agedan utamanya ada di adegan 11 menembak korban dan adegan 15  pembuangan mayat korban. (Tribun Kalteng/Ahmad Supriandi)

  • Remaja Geng Motor Berkeliaran Malam-malam di Mojokerto, Begal Motor Warga Aksinya Terekam CCTV – Halaman all

    Remaja Geng Motor Berkeliaran Malam-malam di Mojokerto, Begal Motor Warga Aksinya Terekam CCTV – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO – Geng motor remaja berkeliaran di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dan nekat merampasan motor milik warga dengan mengacungkan senjata tajam jenis pedang saat mengintimidasi dan mengejar korbannya.

    Aksi perampasan motor oleh kawanan geng motor ini terjadi di kawasan pabrik penyedap masakan Jalan Raya Mlirip, bahkan dekat pos polisi sekitar 400 meter, pada Sabtu dini hari, (4/1/2025) sekitar pukul 02.11 WIB.

    “Begal itu, kalau korbannya ada tiga orang naik satu motor boncengan. Kalau pelakunya sekitar enam orang bawa sepeda motor,” ucap Reski Setyo (25) warga Dusun Kenongo, Desa Mlirip, Jetis, Mojokerto di lokasi kejadian, Minggu (5/1/2025).

    Ia mengatakan pelaku mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam mengejar korban. Setibanya di pertigaan pintu masuk barat pabrik, korban berhenti ketika melihat pelaku mengeluarkan senjata tajam

    Sontak korban melepaskan pegangan kemudi dalam kondisi mesin motor hidup, mereka berlari dari kejaran pelaku ke arah timur. 

    Pelaku sempat mengejar pelaku dengan menenteng senjata tajam, lalu membawa kabur motor Honda Scoopy milik korban AFB (17) warga Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

    Aksi geng motor terekam kamera CCTV dari pabrik di dekat lokasi kejadian. 

    “Iya itu geng motor (Pelaku) bawa pedang, masih remaja. Ada rekaman CCTV yang sekarang viral,” ujar Reski Setyo.

    Menurut dia, kejadian perampasan motor ini baru pertama kali dalam kurun waktu selama lima tahun dirinya membuka usaha di dekat lokasi.

    Biasanya di sekitar TKP ramai orang-orang dan warung kopi 24 jam. Namun ketika kejadian kondisinya sangat sepi dan warkop tutup, termasuk minimarket yang berada di dekat lokasi.

    Aksi geng motor itu membuat resah masyarakat setempat.

    “Ada warkop biasanya 24 jam tapi saat kejadian sudah tutup, kondisinya sepi. Biasanya di sini ramai sampai malam,” jelasnya.

    Polisi bersama korban sempat kembali ke TKP sekitar pukul 12.00 WIB siang. Mereka sempat melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari warga sekitar.

    “Ada polisi ke lokasi sama korban melihat lokasi. Kalau lokasi dekat sama pos polisi sekitar 400 meter,” pungkasnya.

    Untuk diketahui aksi gerombolan pemuda diduga geng motor terekam CCTV, saat merampas sepeda motor di Jalan Raya Dusun Kenongo, Desa Mlirip, Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).

    Dari rekaman video CCTV berdurasi  0,32 detik, tampak para pelaku sekitar tujuh orang berboncengan tanpa mengenakan helm mengendarai sepeda motor saat mengejar korban.

    Pelaku mengepung ketiga korban yang masih remaja itu, ketika mereka berhenti di pertigaan arah masuk pintu barat perusahaan bumbu penyedap.

    Korban sontak berlari meninggalkan sepeda motor Honda Scoopy dalam kondisi mesin menyala saat pelaku mengancamnya dengan senjata tajam.

    Pelaku turun dari motor mengacungkan pedang bahkan mengejar korban yang berlarian menyelamatkan diri.

    Seorang pelaku membawa sajam langsung membawa motor matic milik korban lalu tancap gas kabur ke arah timur menuju Jetis.

    Pelaku leluasa merampas motor korban lantaran situasi kala itu di lokasi kejadian sepi, pada Sabtu dini hari (4/1/2025) sekitar pukul 02.11 WIB.

    Perampasan motor berlangsung cepat. Para pelaku cukup nekat lantaran beraksi di jalan raya yang biasanya ramai dan berada dekat dari Pos Polisi.

    Plt, Kasubsi Humas Polres Mojokerto Kota Ipda Slamet Haryono mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban terkait peristiwa pembegalan yang diduga dilakukan kawanan geng motor. 

    “Benar telah terjadi peristiwa tersebut. Korban telah melapor ke Kepolisian kemarin jam 11 siang di Polsek Jetis,” ucap IPDA Slamet Haryono.

    Menurut dia, pihaknya masih menyelidiki kasus dugaan perampasan sepeda motor di Jalan Raya Mlirip.

    Polisi kini memburu pelaku berdasarkan keterangan dari korban.

    “Nanti kita sampaikan perkembangannya sekarang masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya.

    Laporan Reporter: Mohammad Romadoni | Sumber: Tribun Jatim

  • Viral Video Begal Bersenjata Pedang Rampas Motor 3 Remaja di Mojokerto

    Viral Video Begal Bersenjata Pedang Rampas Motor 3 Remaja di Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Video rekaman kamera CCTV memperlihatkan tiga remaja dibegal oleh sekelompok remaja di Mojokerto. Video tersebut viral di media sosial (medsos). Pembegalan tiga remaja berbocengan sepeda motor tersebut terjadi di Jalan Raya Mlirip, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

    Aksi tersebut terjadi pada, Sabtu (4/1/2025) tepat di depan pabrik Ajinomoto. Dari rekaman CCTV diketahui aksi tersebut terjadi sekitar pukul 2.11 WIB. Dari rekaman kamera CCTV terlihat tiga remaja berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy.

    Ketiga korban tiba-tiba didatangi sekelompok remaja berjumlah delapan orang mengendarai empat motor berboncengan dan membawa senjata tajam jenis pedang.

    Melihat sekelompok remaja tersebut, ketiga korban terjatuh dari sepeda motor dan lari meninggalkan sepeda motor mereka. Melihat tiga korban lari tunggang langgang, salah satu pelaku langsung mengambil sepeda motor dan membawanya melaju ke arah timur atau Surabaya.

    Plt Kasubsi PIDM Humas Polres Mojokerto Kota, Ipda Slamet Haryono membenarkan terkait aksi pembegalan tersebut. “Iya benar. Korban telah melapor ke kepolisian yakni Polsek Jetis. Mohon waktu, saat ini dalam proses penyelidikan,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Minggu (5/1/2024). [tin/suf]

  • Link Download BUSSID Terbaru Tahun 2025, Pilih Bus Terbaikmu Gratis Disini

    Link Download BUSSID Terbaru Tahun 2025, Pilih Bus Terbaikmu Gratis Disini

    JABAR EKSPRES – Bagi para penggemar game simulator, informasi seputar link download MOD BUSSID terbaru selalu menjadi buruan.

    Game Bus Simulator Indonesia (BUSSID), karya pengembang Maleo, telah menjadi favorit banyak orang berkat gameplay realistisnya yang memukau.

    Selain itu, kehadiran berbagai MOD dan livery terbaru membuat pengalaman bermain semakin menarik.

    Baca juga : Kode Redeem Honkai Star Rail Terbaru 3 Januari 2025, Klaim Stellar Jade Gratis

    BUSSID menawarkan kebebasan bagi pemain untuk memilih berbagai jenis kendaraan, mulai dari bus, mobil, motor, hingga truk dan travel.

    Tak hanya itu, Maleo juga terus memperbarui koleksi jenis bus yang sedang tren di dunia nyata.

    Melalui artikel ini, kami rangkum sejumlah MOD BUSSID lengkap dan terbaru yang bisa kamu unduh dan nikmati untuk meningkatkan sensasi bermain. Yuk, simak daftar lengkapnya berikut ini!

    Daftar Link Download MOD BUSSID Terbaru

    Berikut adalah link MOD BUSSID yang telah dikurasi dari berbagai sumber terpercaya:

    Bus JB5 UHD Scania K410iB 27 Trans

    https://drive.google.com/file/d/13W7sZRNGctbE2THuD_LzMm68DXrhBKau/view

    Bus JB5 SHD Single Glass Juragan 99

    https://drive.google.com/file/d/1xSmRWTq_s0ZRWCtUlEDIn4H0gmD39caB/view

    Bus SR3 Ultimate Sahabat

    https://www.mediafire.com/view/guzje7py8cn3blm/SAHABAT_SR3_THIEN_TYPE_R_BY_RICOARTWORK.png/file?

    Bus Jetbus 5 Tunggal Jaya Black Pink

    https://drive.google.com/file/d/1t3tbGElP9V_CIftyYu7sTYlt_W6ZTf-O/view

    Bus JB5 Asyrof Casper

    https://drive.google.com/file/d/1efMEpLmSBWKgv4pgZgv_keCOBGeFANQf/view

    Bus JB5 MSM Fadel Pegasus

    https://drive.google.com/file/d/1FfO9GmpL69CuTYU1zCSpxVko5lqiqWRa/view

    Bus MSM Ratu Pandora

    https://drive.google.com/file/d/17GP34PkZn2KapgxR_h0KUxFRCj2p0rRk/view

    Bus PO Haryono JB3 Super Detail Full Strobo

    https://www.mediafire.com/file/igrbtcdv06ie545/JB3%252B_FULL_KEJUTAN.bussidmod/file

    Bus Budiman JB3 Full Anim

    https://www.mediafire.com/file/lbzo9tn1so6cq4b/JB3%252B_MERCY_O500R_SHARE_BY_JODS_TV%252811%2529.zip/file

  • Presiden dan Wapres menaruh perhatian besar pada koperasi

    Presiden dan Wapres menaruh perhatian besar pada koperasi

    Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dalam acara pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian Koperasi, di Jakarta, Jumat (3/1/2025). ANTARA/Aji Cakti

    Menkop: Presiden dan Wapres menaruh perhatian besar pada koperasi
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Sabtu, 04 Januari 2025 – 00:09 WIB

    Elshinta.com – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengungkapkan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) RI menaruh perhatian besar terhadap peran koperasi.

    “Presiden dan Wakil Presiden menaruh perhatian besar terhadap peran koperasi dalam pembangunan selama lima tahun ke depan,” ujar Budi Arie Setiadi dalam acara pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian Koperasi, di Jakarta, Jumat (3/1).

    Presiden dan Wapres RI memberikan ruang yang luas bagi koperasi untuk berkontribusi dalam menyejahterakan masyarakat.

    Menkop Budi Arie Setiadi melantik para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian Koperasi.

    Adapun Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik yakni Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Henra Saragih, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari, dan Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik Koko Haryono.

    Menkop menyampaikan bahwa pelantikan di awal tahun ini membawa semangat baru bagi Kementerian Koperasi, dan sejalan dengan spirit periode Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang baru saja berjalan.

    Dengan jumlah staf Kementerian Koperasi yang relatif sedikit, para pejabat pimpinan tinggi perlu mengembangkan team work yang solid dan efektif. Selain itu, anggaran kementerian yang relatif terbatas harus digunakan secara efektif agar output dan outcome lebih tepat sasaran.

    “Kementerian Koperasi harus bisa adaptif dan dinamis untuk menjawab kebutuhan koperasi modern. Maka dari itu saya minta kepada Bapak dan Ibu Pejabat Pimpinan Tinggi agar mengkapitalisasi sumber daya manusia yang ada, serta lakukan koordinasi internal dan eksternal dengan pemangku kepentingan lain,” kata Budi Arie Setiadi.

    Menkop juga menyampaikan sejumlah instruksi kepada para pejabat yang baru dilantik, yakni memastikan kinerja pelaksanaan agenda Kementerian Koperasi dilakukan secara tercatat, terukur, dan berdampak positif secara signifikan bagi masyarakat.

    Kemudian menerapkan prinsip akuntabilitas setiap kegiatan Kementerian Koperasi. Lalu, menghindari ego sektoral baik di internal kementerian maupun dengan pemangku kepentingan lain.

    Sumber : Antara