Tag: Hariyanto

  • Respons Cepat PLN Pulihkan Listrik Pascabencana, Warga Bali Kembali Beraktivitas
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        13 September 2025

    Respons Cepat PLN Pulihkan Listrik Pascabencana, Warga Bali Kembali Beraktivitas Nasional 13 September 2025

    Respons Cepat PLN Pulihkan Listrik Pascabencana, Warga Bali Kembali Beraktivitas
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) telah menormalkan kembali jaringan listrik di Bali, Kamis (11/9/2025) sekitar pukul 19.45 WITA. Sebelumnya, jaringan listrik dihentikan sementara akibat banjir dan longsor.
    Lebih dari 90.000 pelanggan yang sebelumnya terdampak kini kembali menikmati pasokan listrik.
    Pemulihan jaringan listrik dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan masyarakat. Upaya ini juga diprioritaskan untuk memastikan pasokan ke fasilitas vital tetap terjaga, seperti rumah sakit dan layanan publik.
    Direktur Distribusi PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri menegaskan, keselamatan pelanggan dan keandalan pasokan listrik tetap menjadi prioritas utama PLN, meski dalam kondisi darurat.
    Ia menjelaskan, penghentian sementara aliran listrik di sejumlah titik dilakukan untuk melindungi pelanggan dan aset masyarakat. Setelah kondisi dipastikan aman, jaringan segera dinormalkan kembali.
    “Selama proses tersebut, kami memastikan fasilitas vital tetap mendapat pasokan listrik, seperti rumah sakit, bandara, dan layanan publik lainnya,” ujar Arsyadany dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (13/9/2025).
    Arsyadany juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang sigap memberikan informasi lapangan. Hal ini sangat membantu tim PLN dalam mempercepat pemulihan jaringan listrik di wilayah terdampak.
    General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali Eric Rossi Priyo Nugroho menyampaikan bahwa PLN telah mengerahkan 973 personel yang bersiaga 24 jam untuk mengamankan pasokan listrik di wilayah terdampak.
    Tim PLN bekerja siang dan malam untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik. Terlebih, masyarakat di Bali tengah merayakan Hari Raya Pagerwesi.
    “Prioritas kami adalah memastikan layanan di rumah sakit dan bandara tetap terjaga. Selanjutnya, pemulihan dilakukan bertahap untuk pelanggan umum,” kata Eric.
    PLN, lanjut Eric, sempat menghentikan sementara pasokan listrik pada 6 penyulang dan 52 gardu akibat banjir. Pihaknya juga mematikan 11 penyulang dan 527 gardu karena terdampak angin kencang dan longsor.
    PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap bahaya listrik di tengah banjir. Masyarakat diminta segera mematikan listrik melalui MCB di kWh meter jika air mulai masuk rumah. Hindari kontak dengan peralatan listrik dan menggunakan penerangan darurat yang aman.
    “Jika butuh bantuan, masyarakat dapat melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau
    contact center
    123,” tutur Eric.
    Salah satu pelanggan dari sektor perhotelan di Kuta, Badung, Bali, Kusno Hariyanto, mengatakan, langkah responsif PLN sangat membantu menjaga operasional di tengah bencana.
    Oleh karena itu, ia berterima kasih kepada PLN yang cepat membantu mengamankan aliran listrik di area terdampak banjir.
    “(Normalisasi jaringan listrik) ini sangat membantu kami dalam proses evakuasi dan pembersihan sehingga operasional kami bisa kembali berjalan normal,” ujar Kusno.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Brimob Pemukul Staf KLH di Serang Disanksi Tunda Kenaikan Pangkat-Patsus

    Brimob Pemukul Staf KLH di Serang Disanksi Tunda Kenaikan Pangkat-Patsus

    Jakarta

    Polda Banten telah menggelar sidang etik dan memberikan sanksi kepada oknum Brimob, Briptu TG. Oknum tersebut dinyatakan bersalah karena memukul staf Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) saat penertiban di PT Genesis Regeneration Smelting di Jawilan, Kabupaten Serang.

    Kabid Humas Polda Banten, AKBP Didik Hariyanto, mengatakan sidang etik digelar pada Selasa (9/9). Briptu TG mendapat sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat hingga penempatan khusus (patsus).

    “Sanksi Briptu TG yaitu tunda pangkat satu tahun, tunda pendidikan satu tahun, patsus 30 hari,” katanya.

    Menurut Didik, Briptu TG terpancing emosi karena terjadi keributan, lalu memukul salah satu staf Humas KLH.

    “Anggota Brimob itu sedang pengamanan di perusahaan tersebut. Karena ada keributan, dia spontan ikut, tapi yang kena adalah dari Lingkungan Hidup,” katanya.

    Sementara itu, pelaku pemukulan terhadap wartawan ditangani oleh Polres Serang. Sudah ada lima orang pelaku dari unsur sekuriti dan warga yang menganiaya wartawan.

    “Untuk penganiayaan terhadap teman wartawan, pelakunya sudah diproses oleh Polres Serang Kabupaten,” ujarnya.

    Diketahui, wartawan dan staf Humas KLH dianiaya setelah meliput penyegelan pabrik pengolahan timbal di Jawilan, Kabupaten Serang, pada Kamis (21/9). Korban mengalami luka lebam setelah dikeroyok sejumlah orang.

    Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 13.00 WIB di depan pabrik pengolahan timbal tersebut. Sebelum insiden, jurnalis dari berbagai media sempat dilarang melakukan peliputan oleh petugas keamanan pabrik.

    5 Orang Jadi Tersangka

    Polisi menangkap 5 orang, termasuk di antaranya 2 sekuriti PT Genesis Regeneration Smelting dan 3 pelaku yang merupakan anggota ormas Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB). Kelima orang ini memiliki peran berbeda dalam kasus tersebut.

    “Dari hasil penyidikan, kami mengamankan 5 orang. Yang pertama, 3 orang ini berperan memukul, memiting, dan menendang korban Humas (Kementerian) Lingkungan Hidup, dan 2 orang lainnya melakukan pengeroyokan terhadap teman-teman wartawan,” kata Kasat Reskrim Polres Serang Kabupaten, AKP Andi Kurniady, di Mapolres Serang, Senin (25/8/2025).

    Ketiga orang yang melakukan pengeroyokan terhadap staf Humas KLH adalah pelaku berinisial K, B, dan R. Pelaku berinisial K dan B merupakan sekuriti PT Genesis Regeneration Smelting yang pabriknya disegel KLH.

    “Dari ketiga orang yang melakukan pengeroyokan, yang pertama Saudara K. K ini merupakan sekuriti di PT Genesis, setelah kami cek dia juga merupakan anggota ormas BPPKB. Yang kedua, B. B ini merupakan karyawan sekuriti PT Genesis. Sedangkan R merupakan warga sekitar, dan seluruhnya bekerja di PT Genesis,” ujarnya.

    Andi juga menyebutkan bahwa pelaku A dan F adalah orang yang melakukan pengejaran dan pemukulan terhadap wartawan hingga korban mengalami luka-luka di bagian kepala dan punggung.

    “Yang kedua, untuk pengeroyokan terhadap wartawan. Yang pertama Saudara S alias I, kemudian Saudara A alias F. Kedua orang ini melakukan pengejaran terhadap wartawan dan memukul baik di bagian kepala maupun punggung,” ujarnya.

    (dek/dek)

  • Bupati Fawait Lantik 13 Lurah di Jember

    Bupati Fawait Lantik 13 Lurah di Jember

    Jember (beritajatim.com) – Bupati Muhammad Fawait melantik 13 orang lurah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, bersamaan dengan pelantikan 352 pejabat eselon III dan IV di Pendapa Wahyawibawagraha, Jember, Rabu (3/9/2025).

    Salah satu yang dilantik adalah Deni Hadiatullah, Lurah Patrang Kecamatan Patrang. Sebelumnya dia menjabat pelaksana tugas Camat Ambulu dan kini menjabat pelaksana tugas Camat Sumbersari.

    Bupati Fawait mengatakan pergeseran posisi itu adalah sesuatu yang normal dalam birokrasi. “Secara aturan, enam bulan setelah dua kali evaluasi, tentu kita bisa menggeser yang A menjadi B, yang B menjadi C. Tentu ini bukan dari akhir pergeseran, tapi akan saya pantau terus sampai enam bulan ke depan,” katanya.

    “Kadang ada orang yang bukan dia jelek, tapi tidak cocok di posisi A, dia harus geser ke posisi B dan seterusnya. Maka dalam enam bulan ini tolong buktikan kinerja panjenengan semua di tempat masing masing,” tambah Fawait.

    Fawair meminta maaf jika pergeseran ini tidak bisa memuaskan semua pihak. “Tapi yakinlah komitmen saya, bahwa dalam pergeseran ini insyaallah kami akan berusaha seobjektif mungkin. Bahkan saya tidak menemui siapapun, termasuk yang mau dilantik pada hari ini, dalam membicarakan konteks untuk pelantikan pada siang atau sore hari ini,” katanya.

    Berikut daftar lengkap lurah yang dilantik

    1. Suprihatin, Lurah Baratan, Kecamatan Patrang

    2. Pairi, Lurah Bintoro, Kecamatan Patrang

    3. Budi Satriyo, Lurah Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates

    4. Moh. Zaim Ilmi, Lurah Jember Lor, Kecamatan Patrang

    5. Nurie Hadiyatie, Lurah Jumerto, Kecamatan Patrang

    6. Abdul Khamil, Lurah Kaliwates, Kecamatan Kaliwates

    7. Edy Hariyanto, Lurah Kebonsari, Kecamatan Sumbersari

    9. Ica Ghea Hernawati, Lurah Kranjingan, Kecamatan Sumbersari

    10. Muhammad Musthabiq Dzikril Malik, Lurah Mangli, Kecamatan Kaliwates

    11. Deni Hadiatullah, Lurah Patrang, Kecamatan Patrang

    12. Maria Hardajanti, Lurah Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates

    13. Athur Robby Tantra, Lurah Wirolegi, Kecamatan Sumbersari [wir]

  • Tim RAGA hingga TNI Patroli Skala Besar, Riau Aman dan Kondusif

    Tim RAGA hingga TNI Patroli Skala Besar, Riau Aman dan Kondusif

    Pekanbaru

    Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama personel TNI, Satpol PP, Dishub, menggelar patroli skala besar di Kota Pekanbaru. Selama patroli, wilayah Riau, khususnya Kota Pekanbaru dinyatakan aman dan kondusif.

    Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan patroli skala besar ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polri sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    “Patroli skala besar dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus untuk menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah-tengah masyarakat,” kata Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, dalam keterangannya, Senin (1/9/2025).

    Patroli skala besar ini sekaligus menjadi warning agar masyarakat tidak melakukan perbuatan yang melawan hukum, menimbulkan gangguan kamtibmas yang dapat mengacaukan iklim investasi di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru.

    Kehadiran personel gabungan di lapangan juga diharapkan dapat mencegah potensi kejahatan dan menanggapi setiap laporan dengan cepat. Patroli skala besar juga dilaksanakan di beberapa kota dan kabupaten lain di Provinsi Riau dan hasilnya secara umum dilaporkan aman dan terkendali.

    Patroli skala besar melibatkan Tim RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) bersama aparat Brimob Polda Riau, personel Sabhara Polda Riau, Polresta Pekanbaru, aparat TNI, Satpol PP, hingga Dishub Kota Pekanbaru.

    Patroli dipimpin oleh Kepala Biro Operasi Polda Riau Kombes Ino Hariyanto, melibatkan puluhan personel gabungan, pada Minggu (31/8) malam. Patroli menyentuh beberapa titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas, mulai dari Polda Riau-Jalan Pattimura-Jalan Diponegoro- Masjid An-Nur-SSK-Jalan Sudirman-MTQ-Jalan Aripin Ahmad-Jalan Sukarno Hatta-Jalan Riau-Polresta Pekanbaru.

    “Situasi aman dan terkendali, tidak ada kejadian menonjol. Hanya ada kejadian kebakaran rumah tinggal yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia,” kata Jeki.

    Jeki menambahkan dalam kegiatan patroli tersebut, pihak kepolisian juga melakukan dialog dengan warga masyarakat. Warga diimbau untuk sama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    Ia menekankan patroli ini tidak hanya digelar di tengah situasi demo di mana-mana, tetapi dilaksanakan setiap saat.

    “Tidak hanya kali ini. Sebelum-sebelumnya, kami juga melaksanakan patroli secara terus-menerus setiap malam maupun siang hari untuk menjamin keamanan warga,” pungkasnya.

    (mei/imk)

  • Pelajar SMA Diduga Dianiaya Polisi hingga Tempurung Retak dan Koma

    Pelajar SMA Diduga Dianiaya Polisi hingga Tempurung Retak dan Koma

    GELORA.CO – Kasus polisi aniaya pelajar bikin heboh masyarakat Banten. Polisi Polda Banten diduga menganiaya pelajar SMA hingga kritis. Korban bernama VAC (16) pelajar kelas 3 SMA.

    Penganiayaan itu membuat tulang kepalanya remuk, bagian wajahnya babak belur, dan luka di tangan maupun kakinya. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami koma dan kini mendapatkan perawatan intensif di ICU RSUD Banten.

    “Kalau dilihat, bukan benturan aspal, karena posisi (tulang kepala) anak saya retaknya ngeblur, ambles bagian belakang telinga, tengkorak bagian atas (kepala) retak,” ujar Benny Permadi, ayah kandung korban, ditemui di RSUD Banten, Senin, (25/08/2025).

    Diklaim Kecelakaan, Rekan Korban Sebut Dipukul Polisi

    Peristiwa nahas itu dialami anaknya pada Minggu dini hari, 24 Agustus 2025. Pada pukul 00.30 wib, Arga pergi ke bengkel untuk mengambil spare part motor. Namun ketika arah jalan pulang, dia dipukul anggota polisi menggunakan helm hingga terjatuh dari motor.

    Teman-teman yang bersama korban malam itu langsung kabur karena ketakutan. Mereka sempat memberitahu Benny bahwa Agara dipukul polisi di sekitar Boru, Kota Serang, Banten.

    Ketika di perjalanan hendak menjemput anaknya, Benny mendapat kabar bahwa Agara sudah berada di RSUD Banten. Dia sempat kaget karena banyak polisi yang mengurusi anaknya. Dia ingat, saat itu salah satu polisi Polda Banten mengklaim anaknya terlibat kecelakaan lalu lintas.

    “Waktu itu kondisi anak saya enggak bergerak, istri panik di situ, saya ke rumah sakit sekitar pukul 02.40 wib,” terangnya.

    Hati Benny teriris melihat kondisi anaknya kini. Dia curiga anaknya tidak murni kecelakaan dan menduga ada penganiayaan. Dia meminta polisi Polda Banten yang diduga menganiaya sang anak bertanggung jawab.

    “Saya harus lapor ke mana, karena yang di sini melakukan tindakan pemukulan kan anggota polisi. Belum (lapor),” jelasnya.

    Penjelasan Polda Banten

    Polda Banten memberikan penjelasna perihal kejadian itu. Diklaim, saat itu memang ada personel dari Direktorat Samapta (Ditsamapta) yang tergabung dalam Patroli Maung Presisi melakukan patroli. Polisi menyatakan, saat itu ada salah satu pelaku balap liar terjatuh.

    “Para pelaku balap liar membubarkan diri secara berhamburan karena panik melihat kedatangan petugas, salah satu dari mereka jatuh,” ujar Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto, salam keterangan resminya, Senin, (25/08/2025).

    Polisi yang Ikut Patroli Saat Kejadian Diperiksa

    Mengenai pemberitaan dan informasi yang menyatakan bahwa korban dianiaya oleh personel Polda Banten, Didik meminta masyarakat tidak mudah percaya begitu saja. Polda Banten sedang melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang berpatroli malam itu.

    “Kami minta seluruh pihak untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” jelasnya.

  • Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis, Mabes Polri Instruksikan Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas – Page 3

    Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis, Mabes Polri Instruksikan Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas – Page 3

    Kepolisian Daerah (Polda) Banten menetapkan satu anggota Brimob berinisial Briptu TG sebagai tersangka penganiayaan terhadap pegawai Kementerian Lingkungan Hidup (LH) serta wartawan.

    Sedangkan satu orang lainnya, Briptu TF, masih berstatus saksi. Keduanya kini masih di-patsuskan oleh Bidpropam Polda Banten.

    “Jadi untuk yang satu (sudah tersangka) inisial Briptu TG karena dia perannya ada. Sementara untuk Briptu TF pada saat itu justru melerai,” ujar Kabid Humas Polda Banten Didik Hariyanto di Polres Serang, Senin (25/08/2025).

    Selain itu, ada juga lima orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Serang, yakni K (32) dan BM (25) petugas keamanan perusahaan yang diambil dari ormas BPPKB.

    Kemudian AR (32) dan AJ (39) butuh harian lepas dan S (32) karyawan di PT Genesis Regeneration Smelting (GRS).

    Saat ini, keenam tersangka itu mengintimidasi serta menganiaya wartawan dan humas Kementerian LH, dalam peristiwa penutupan pabrik peleburan timah pada Kamis, 21 Agustus 2025.

    “Di sini ada sekuriti, kemudian yang kerja di sana sudah ditangkap dan diproses,” jelasnya.

     

  • Anggota Brimob hingga Ormas Jadi Tersangka Pengeroyokan Wartawan dan Pegawai Kementerian

    Anggota Brimob hingga Ormas Jadi Tersangka Pengeroyokan Wartawan dan Pegawai Kementerian

    Liputan6.com, Jakarta Kepolisian Daerah (Polda) Banten menetapkan satu anggota Brimob berinisial Briptu TG sebagai tersangka penganiayaan terhadap pegawai Kementerian Lingkungan Hidup (LH) serta wartawan.

    Sedangkan satu orang lainnya, Briptu TF, masih berstatus saksi. Keduanya kini masih di-patsuskan oleh Bidpropam Polda Banten.

    “Jadi untuk yang satu (sudah tersangka) inisial Briptu TG karena dia perannya ada. Sementara untuk Briptu TF pada saat itu justru melerai,” ujar Kabid Humas Polda Banten Didik Hariyanto di Polres Serang, Senin (25/08/2025).

    Selain itu, ada juga lima orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Serang, yakni K (32) dan BM (25) petugas keamanan perusahaan yang diambil dari ormas BPPKB.

    Kemudian AR (32) dan AJ (39) butuh harian lepas dan S (32) karyawan di PT Genesis Regeneration Smelting (GRS).

    Saat ini, keenam tersangka itu mengintimidasi serta menganiaya wartawan dan humas Kementerian LH, dalam peristiwa penutupan pabrik peleburan timah pada Kamis, 21 Agustus 2025.

    “Di sini ada sekuriti, kemudian yang kerja di sana sudah ditangkap dan diproses,” jelasnya.

    Mengenai pabrik yang sudah pernah disegel oleh Kementerian LHK pada tahun 2023 silam dan tetap dijaga oleh Brimob, Polda Banten mengaku siapapun bisa meminta penjagaan dari kepolisian, tidak hanya objek vital nasional (Obvitnas) saja.

    Penugasan personel Brimob Polda Banten untuk menjaga perusahaan bermasalah karena mencemarkan lingkungan itu berdasarkan surat perintah (sprint) resmi, secara institusi Polri.

    “Ada rekan kita dari Brimob yang melaksanakan pengamanan. Jadi ada surat permintaannya, kemudian mereka ada Sprint-nya,” jelasnya.

    Untuk hukuman anggota Brimob, menunggu persidangan yang dilakukan Bidpropam Polda Banten. Sedangkan tersangka sipil, dikenakan Pasal 170 KUHP mengenai pengeroyokan, dengan ancaman 5,6 tahun penjara.

  • Dua Anggota Brimob Polda Banten Ditangkap, Diduga Ikut Keroyok Jurnalis dan Pegawai Kementerian

    Dua Anggota Brimob Polda Banten Ditangkap, Diduga Ikut Keroyok Jurnalis dan Pegawai Kementerian

    Liputan6.com, Jakarta Dua anggota Brimob Polda Banten ditangkap karena diduga turut serta menganiaya jurnalis dan pegawai Kementerian Lingkungan Hidup (LH), di depan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (21/08/2025).

    Dua anggota Brimob berinisial TG dan TR kini menjalani pemeriksaan di Propam Polda Banten.

    “Dua anggota yang sedang diperiksa berinisial TG dan TR. Pemeriksaan masih berjalan, dan hasilnya akan kami sampaikan secara resmi setelah proses selesai,” ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto dalam keterangan resminya.

    Polda Banten berjanji akan menindak tegas dua anggota Brimob yang mengintimidasi serta mengeroyok awak media dan pegawai Kementerian LH tersebut.

    Dalam rekaman video yang diterima, anggota Brimob Polda Banten itu melarang awak media melakukan peliputan, ketika Kementerian LH menyegel PT Genesis Regeneration Smelting, karena melakukan pencemaran lingkungan akibat peleburan timah.

    “Kami berharap masyarakat dan rekan-rekan media tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi. Percayakan prosesnya kepada kami,” jelasnya.

    Sebelumnya diberitakan, jurnalis serta pegawai Kementrian LH di keroyok ormas, petugas keamanan perusahaan hingga anggota Brimob yang berjaga di pabrik peleburan timah tersebut.

    Akibatnya, korban mendapatkan memar di tubuhnya dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Jawilan.

  • Akan Dibuka Wapres Gibran, Begini Rangkaian Pacu Jalur di Kuansing

    Akan Dibuka Wapres Gibran, Begini Rangkaian Pacu Jalur di Kuansing

    Jakarta

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Festival Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Event ini direncanakan dibuka langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

    “Pembukaan Pacu Jalur Nasional pada siang hari akan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” kata Gubernur Riau Abdul Wahid, Selasa (19/8/2025).

    Wahid mengatakan dirinya menugaskan Wakil Gubernur SF Hariyanto untuk membuka rangkaian awal acara. Perhelatan itu akan dilaksanakan pada Rabu, 20 Agustus 2025 pada pagi hari.

    “Iya benar, saya menugaskan Pak Wagub untuk membuka acara festival pada pagi hari,” ujar Wahid.

    Rangkaian pembukaan pada pagi hari diawali dengan pawai budaya, parade jalur, penampilan seni tradisional Kuansing, dan prosesi adat Melayu Riau yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai kecamatan di Kuansing.

    Puncak Festival Pacu Jalur dilaksanakan di aliran Sungai Kuantan, tepatnya di Tepian Narosa, Kecamatan Teluk Kuantan, Kabupaten Kuansing. Event berskala nasional ini digelar selama 5 hari, mulai Rabu (20/8) hingga Minggu (24/8).

    (fca/mea)

  • Brigjen Pol H Hengki Akhirnya Resmi Jabat Kapolda Banten

    Brigjen Pol H Hengki Akhirnya Resmi Jabat Kapolda Banten

    Bisnis.com, JAKARTA – Brigjen Pol H Hengki akhirnya resmi dilantik sebagai Kapolda Banten yang baru menggantikan Irjen Pol Suyudi Ario Seto.

    Mutasi jabatan ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1764/VIII/KEP/2025 tertanggal 5 Agustus 2025.

    Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto menegaskan bahwa rotasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang wajar dan rutin dilakukan.

    “Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang wajar dan rutin dilakukan dalam rangka penyegaran serta pengembangan karier personel. Hal ini sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Polda Banten untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat soliditas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Didik dilansir dari Antara, Senin (18/8/2025). 

    Menurutnya, penunjukan Hengki sebagai Kapolda Banten diharapkan mampu melanjutkan program yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya, sekaligus membawa pembaruan di tubuh organisasi.

    “Kami berharap pejabat baru bisa melanjutkan program yang sudah berjalan, dan membawa inovasi demi kemajuan Polda Banten,” ujarnya.

    Didik juga menekankan bahwa rotasi kepemimpinan ini tidak hanya sekadar alih jabatan, tetapi juga mengandung tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

    “Semoga dengan rotasi ini, Polda Banten semakin mampu menjaga stabilitas kamtibmas, menghadirkan rasa aman, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ucapnya.

    Dengan pengalaman Brigjen Pol Hengki yang sebelumnya mendampingi Kapolda sebagai wakapolda, diharapkan transisi kepemimpinan berjalan mulus tanpa mengganggu jalannya program strategis. Hengki juga dinilai memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi sosial, budaya, dan keamanan di Banten.

    Serah terima jabatan ini menjadi simbol berlanjutnya kesinambungan kepemimpinan di lingkungan Polda Banten, sekaligus pembuktian bahwa regenerasi di tubuh Polri diarahkan untuk menjawab tantangan keamanan yang terus berkembang.