Tag: Hari Nugroho

  • Ada Temuan Lab Narkoba Happy Water-Vape Etomidate di Ancol, Zat Apa Itu?

    Ada Temuan Lab Narkoba Happy Water-Vape Etomidate di Ancol, Zat Apa Itu?

    Jakarta

    Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap adanya laboratorium narkoba di sebuah apartemen di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Laboratorium tersebut digunakan untuk memproduksi happy water yang dikemas dalam minuman berasa dan liquid berisi etomidate.

    Berdasarkan temuan tersebut, sebanyak empat orang ditetapkan sebagai tersangka.

    “Petugas mengamankan empat orang tersangka yang masing-masing memiliki peran sebagai kurir, peracik, atau pembiaya,” ucap Plt Deputi Pemberantasan BNN, Budi Wibowo, dikutip dari detikNews, Selasa (6/1/2026).

    Sebenarnya apa itu happy water dan etomidate? Peneliti dari Institute of Mental Health Addiction and Neuroscience (IMAN) dr Hari Nugroho mengungkapkan happy water merupakan salah satu jenis narkoba yang muncul di Asia Tenggara sekitar tahun 2022.

    Ia menjelaskan narkoba ini tidak hanya berisi satu jenis zat tunggal, melainkan campuran dari beberapa zat atau oplosan.

    “Semacam oplosan atau cocktail dari berbagai narkoba, misalnya methamphetamine, MDMA (Metilendioksimetamfetamina atau ekstasi), diazepam, tramadol, ketamine, dan kafein,” ungkap dr Hari ketika dihubungi detikcom, Selasa (6/1/2025).

    “Biasanya dijual di sosmed atau tempat-tempat hiburan, baik dalam bentuk serbuk yang bisa dilarutkan dalam air atau dicampur dengan minuman lain,” sambungnya.

    Sementara itu, etomidate sebenarnya adalah obat anestesi yang digunakan secara medis. Namun, dr Hari mengatakan obat ini mulai banyak disalahgunakan, utamanya untuk membuat liquid vape.

    Efek yang Ditimbulkan

    Efek yang ditimbulkan dari penyalahgunaan kedua narkoba ini mirip. Happy water dapat menimbulkan efek tinggi dan euforia yang intens. Oleh karena itu, narkoba jenis ini sering digunakan untuk pesta.

    “Sedangkan etomidate yang diharapkan juga mirip-mirip efek high, nge-fly, dan disosiatif yang intens,” jelas dr Hari.

    dr Hari mengingatkan penyalahgunaan narkoba jenis happy water dan etomidate bisa sangat berbahaya untuk kesehatan. Khususnya pada kasus etomidate, penggunaan melalui vape membuat dosisnya tidak terkontrol, sehingga sangat berisiko.

    “Pada orang yang kemudian mengalami adiksi, terutama menggunakan rokok elektrik, hal yang sering tidak disadari adalah dosis yang digunakan seringkali jadi lebih banyak, karena proses menghisap vape yang terjadi berulang kali,” tandasnya.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Awas! Kepala BNN Peringatkan Modus Penyebaran Narkoba Makin Beragam”
    [Gambas:Video 20detik]
    (avk/kna)

  • 150 unit zona integritas bebas korupsi sudah dibangun di Jakarta

    150 unit zona integritas bebas korupsi sudah dibangun di Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 150 unit zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sudah dibangun di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak 2015 hingga 2025.

    “Pembangunan zona Integritas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta merupakan proyek percontohan pelaksanaan reformasi birokrasi dan telah dilakukan sejak tahun 2015 tahapan pencanangannya. Hingga saat ini, telah ada 150 unit yang dibangun sebagai zona integritas WBK maupun WBBM,” kata Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Hari Nugroho dalam acara Penganugerahan Implementasi Budaya Kerja BerAKHLAK dan Penghargaan Zona Integritas WBK dan WBBM serta Apresiasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta 2025 di Balai Kota, Kamis.

    Zona integritas merupakan komitmen para manajemen dan seluruh pegawai di dalam suatu unit organisasi untuk tidak melakukan korupsi dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

    Pada 2025, beberapa unit zona integritas yang terbentuk, yakni di RSUD Koja, Puskesmas Kecamatan Koja, Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Barat, Kecamatan Kelapa Gading, dan unit kerja lainnya.

    Lebih lanjut, Hari mengatakan, pembangunan zona integritas WBK dan WBBM tidak hanya semata kewajiban perangkat daerah unit kerja pelayanan administrasif, tetapi juga menjadi agenda strategis yang perlu diperluas.

    Maka dari itu, Pemprov DKI akan memberikan penganugerahan zona integritas WBK dan WBBM di kalangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

    “Selama ini hanya di ASN, tapi nanti ke depan akan kami lanjutkan ke BUMD, agar BUMD memiliki peran yang sangat signifikan dalam penyediaan layanan publik, pengelolaan sektor strategis daerah, serta interaksi langsung dengan masyarakat dunia usaha,” tutur Hari.

    Menurut dia, penerapan prinsip-prinsip zona integritas pada BUMD menjadi kunci dalam mendorong tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

    Dalam kesempatan tersebut, Hari juga mengungkapkan implementasi budaya kerja berakhlak di lingkungan Pemprov DKI Jakarta pada 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan, yakni dengan kenaikan indeks sebesar 19 poin, dari 61 persen menjadi 80,1 persen.

    “Peningkatan ini mencerminkan semakin menguatnya nilai ASN (Aparatur Sipil Negara) berakhlak yang berdampak positif terhadap etos kerja, aparatur kualitas pelayanan publik, kepercayaan masyarakat terhadap kinerja birokrasi dan Pemprov Jakarta,” ungkap Hari.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ini pengakuan Pramono saat ada pejabat wali kota diisi perempuan

    Ini pengakuan Pramono saat ada pejabat wali kota diisi perempuan

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku gembira karena saat ini jabatan Wali Kota Jakarta Barat diisi oleh perempuan.

    “Setelah tanggal 1 April 2008, hari ini kita punya kembali Wali Kota perempuan di Jakarta. Saya sengaja mengundang Ibu Profesor Sylviana hadir, supaya menjadi pengingat bahwa beliau pada waktu itu dilantik menjadi Wali Kota Jakarta Pusat,” kata Pramono dalam sambutannya saat pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Rabu.

    Iin Mutmainnah dilantik menjadi Wali Kota Jakarta Barat menggantikan Uus Kuswanto yang kini telah menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta.

    Pramono mengaku, dirinya memilih Iin karena ia memiliki perjalanan karir yang panjang dan baik.

    Pramono menjabarkan, Iin memiliki pengalaman menjadi Wakil Wali Kota di Jakarta Timur, PLT (Pelaksana Tugas) Wali Kota di Jakarta Timur, Sekko (Sekretaris Kota), lurah hingga camat.

    “Saya yakin bahwa beliau pasti bisa untuk memimpin Jakarta Barat dan tentunya karena Pak Sekda dulu juga dari sana, pasti beliau juga akan bisa membimbing, membantu Ibu Wali Kota untuk berbenah di Jakarta Barat,” ujar Pramono.

    Selain itu, dari 11 pejabat yang dilantik, Pramono juga menyoroti banyaknya perempuan yang menduduki posisi strategis di Pemerintah Jakarta.

    Menurutnya, hal itu menandakan bahwa kesetaraan sudah diterapkan dengan baik di lingkup Pemerintah Jakarta.

    “Dari 11 orang, lima perempuan, enam laki-laki. Itulah cermin bahwa di Jakarta ini, itu tidak pernah menjadi isu. Bahkan untuk jabatan-jabatan strategis, kami memberikan kesempatan seluas-luasnya,” ujar Pramono.

    Dalam kesempatan itu, Pramono berpesan agar ke-11 pejabat tersebut dapat bekerja secara profesional dan membantu dirinya serta Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno untuk membangun Jakarta ke depannya.

    “Saya menaruh harapan sepenuhnya kepada Saudara-saudara. Bekerjalah dengan profesional, karena itulah yang menjadi kata kunci yang akan membedakan Jakarta ke depan,” ujar Pramono.

    Adapun kesebelas pejabat yang dilantik yakni:

    1. Iin Mutmainah sebagai Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Barat.

    2. Premi Lasari sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta.

    3. Dian Airlangga sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi DKI Jakarta.

    4. Dwi Oktavia Handayani sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Provinsi DKI Jakarta.

    5. Fredi Setiawan sebagai Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara.

    6. Hari Nugroho sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta.

    7. Chaidir sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Transportasi.

    8. Siti Hannah sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Budaya.

    9. Ian Sofian Hadi sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara.

    10. Safitri Handayana sebagai Wakil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

    11. Purwadi sebagai Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 11 pejabat tinggi pratama di lingkup Pemprov DKI resmi dilantik

    11 pejabat tinggi pratama di lingkup Pemprov DKI resmi dilantik

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo resmi melantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama pada lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Kota, Rabu sore.

    “Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa bersama kita,” kata Pramono dalam sambutannya di acara pelantikan di Balai Kota, Rabu.

    Adapun kesebelas pejabat yang dilantik yakni:

    1. Iin Mutmainah sebagai Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Barat.

    2. Premi Lasari sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta.

    3. Dian Airlangga sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi DKI Jakarta.

    4. Dwi Oktavia Handayani sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi DKI Jakarta.

    5. Fredi Setiawan sebagai Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara.

    6. Hari Nugroho sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta.

    7. Chaidir sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Transportasi.

    8. Siti Hannah sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Budaya.

    9. Ian Sofian Hadi sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara.

    10. Safitri Handayana sebagai Wakil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

    11. Purwadi sebagai Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan.

    Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan bahwa pemilihan pejabat sebelumnya dilakukan dengan meritokrasi.

    Ia mengaku memilih mereka berdasarkan prestasi dan kinerja yang selama ini dinilai baik.

    “Capaian kinerja yang kemudian menentukan saudara dilantik pada hari ini,” ujar Pramono.

    Untuk itu, Pramono berharap para pejabat tersebut juga dapat menjaga integritas, dedikasi dan loyalitas untuk bekerja di lingkungan Pemerintah Jakarta.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Soal Sabu yang Bikin Dewi Astutik Ditangkap BNN-Interpol di Kamboja

    Soal Sabu yang Bikin Dewi Astutik Ditangkap BNN-Interpol di Kamboja

    Jakarta

    Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Interpol dan BAIS menangkap Dewi Astutik karena penyelundupan dua ton sabu senilai Rp 5 T. Dewi alias PA (43) ditangkap di Kamboja dan akan diterbangkan ke Indonesia hari ini.

    Kepada detikINET, dr Hari Nugroho, M.Sc dari Institute of Mental Health Addiction and Neuroscience menjelaskan bahwa sabu masuk kategori narkoba yang banyak disalahgunakan.

    “Trend penggunaan methamphetamine memang meningkat, terutama di kawasan Asia, Australia, Pasifik, Afrika. Sekarang di Amerika dan Eropa juga mulai meningkat. Tapi bukan yang paling banyak digunakan di dunia, yang paling banyak tetap ganja, nomor dua opioid, baru methamphetamine,” jelasnya.

    Di Indonesia sendiri, sabu menduduki nomor dua setelah ganja untuk narkoba. Akan tetapi, biasanya pengguna juga memakai keduanya. Misalnya setelah memakai sabu dan tidak dapat tidur, pecandu bakal memakai ganja atau obat benzodiazepine. Bisa juga alkohol.

    “Iya memang banyak yang multiple gitu (adiksinya — red). Kalau sudah jadi adiksi, betul-betul perjuangan biar bisa lepas,” tegasnya.

    Sebagai informasi, methamphetamine sendiri sudah tidak lagi digunakan dalam pengobatan. Yang digunakan turunan amphetamine yang lain, contohnya salah satu obat ADHD adalah turunan amphetamine yaitu lisdexamfetamine — tapi ini tidak beredar di Indonesia.

    Adapun alasan menggunakan sabu bermacam-macam rupanya. Amphetamine tipe ini sifatnya stimulan, sehingga banyak yang menyalahgunakannya untuk bekerja yang makan waktu lama misalnya saat jadi supir antar kota atau pekerjaan lain yang makan waktu.

    “Ada juga yang menggunakannya untuk tujuan supaya lebih fokus dan mengalihkan masalah. Pun ada yang menggunakan untuk tujuan seksual. Apalagi jika orang menggunakan stimulan seperti sabu ini tidak terlihat seperti orang mabuk atau teler, tapi keliatan rajin, semua dikerjain,” tandasnya.

    (ask/ask)

  • Atasi Kemiskinan, Pemprov DKI Terapkan 7 Strategi Ini – Page 3

    Atasi Kemiskinan, Pemprov DKI Terapkan 7 Strategi Ini – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta fokus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, sebagai respons cepat dalam mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan sosial yang terjadi di Ibu Kota.  

    “Fokus kami bukan hanya menurunkan angka kemiskinan, tetapi juga mempersempit kesenjangan. Kami ingin memastikan pertumbuhan ekonomi Jakarta lebih merata dan adil,” ungkap Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati. 

    “Beban ekonomi makin berat dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Kami akan mengambil tujuh langkah cepat untuk mengatasi kemiskinan baru dan menekan ketimpangan,” ujar Suharini di Balai Kota Jakarta, pada Senin (28/7).

    Pemprov DKI pun segera menyiapkan tujuh langkah strategis yang akan dilakukan untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan ini.

    1. Memperluas dan memperkuat bantuan sosial (bansos), dengan menyasar kelompok hampir miskin dan masyarakat yang baru jatuh miskin akibat tekanan ekonomi. Gubernur Pramono terus menyalurkan bansos sebagai langkah cepat untuk merespons kondisi ekonomi terkini warga Jakarta. 

    Adapun bansos yang disalurkan Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial DKI Jakarta, antara lain melalui Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ) dengan jumlah penerima manfaat mencapai 149.687. Bantuan yang diberikan adalah sebesar Rp300.000 per bulan. 

    Dikutip dari situs Dinas Sosial DKI Jakarta, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Iqbal Akbarudin, mengatakan, pencairan bansos KLJ, KPDJ, dan KAJ merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas dan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

    Leni (42), yang bekerja sebagai driver salah satu layanan antar makanan menyebutkan bahwa bansos yang diberikan Pemprov DKI sangat membantu kehidupan sehari-harinya. 

    “Kalau bansos Alhamdulillah ikut merasakan manfaatnya. Saya daftarin anak biar dapet KJP. Selain itu kakak saya juga disabilitas, tapi bukan disabilitas dari lahir. Dia pernah kecelakaan terus tidak bisa berjalan lagi. Nah, dia juga dapat bansos untuk disabilitas. Semoga ke depannya pemerintah juga kasih bantuan-bantuan lain dan lebih memperhatikan masyarakat kayak kita gini,” cerita Leni. 

    2. Mengendalikan inflasi pangan dan energi, melalui intervensi harga pasar, subsidi ongkos distribusi, serta memperkuat cadangan pangan strategis. Kenaikan harga bahan pokok yang tidak stabil membuat masyarakat menengah ke bawah merasakan dampaknya. 

    Pengendalian inflasi pangan selama ini konsisten dilakukan oleh Pemprov DKI. Misalnya, operasi pasar besar-besaran untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok jelang Ramadan. Pemprov DKI terus melakukan pengendalian lewat intervensi harga pasar, subsidi ongkos distribusi dan memperkuat cadangan pangan strategis. 

    3. Meningkatkan akses terhadap hunian dan layanan dasar dengan menyediakan hunian terjangkau dan subsidi untuk listrik, transportasi publik, serta pendidikan. Pemprov DKI terus menggenjot akses hunian layak ini lewat berbagai program, salah satunya lewat penyediaan rusunawa melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP). 

    “Selama ini para penghuni nyaman bertempat tinggal di Rusunawa karena mendapatkan banyak fasilitas dan program bantuan dari pemerintah pusat dan daerah. Berbagai program tersebut sebetulnya diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup warga rusun,” ujar Kepala Dinas PRKP DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, Jumat (14/2).

    Dewi (33), seorang ibu rumah tangga memilih tinggal di rusunawa Rawa Bebek, Jakarta Timur, bersama suami dan anaknya karena lebih nyaman. 

    “Kalau tinggal di rusunawa memang jadi pilihan karena harga sewanya murah. Apalagi kalau di Rawa Bebek sini kan deket ya mau ke mana-mana, terus fasilitas lengkap, keamanan juga bagus. Kalau pemerintah DKI mau memperbanyak tempat kayak gini sih bagus banget ya, jadi kita yang tinggal di Jakarta ada banyak pilihan gitu,” ungkap Dewi. 

    Sementara itu, subsidi transportasi publik juga terus dilakukan lewat armada TransJakarta dan TransJabodetabek. Dalam hal ini, Pemprov DKI sudah mengajukan anggaran tambahan dalam perubahan APBD sebesar Rp300-400 miliar. 

    “Itu sebagian untuk Transjabodetabek dan sebagian lagi untuk kebutuhan layanan dalam kota,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo yang dikutip dari Antaranews.

    4. Mendorong penciptaan kerja formal, termasuk perluasan program padat karya, pelatihan keterampilan digital, penguatan UMKM, dan kemitraan dengan sektor swasta. Pemprov DKI Jakarta telah meluncurkan berbagai program strategis terkait pembukaan lapangan kerja dan mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif. 

    Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan, job fair saat ini diadakan setiap bulan, bahkan dalam beberapa bulan bisa diadakan tiga kali. “Kita mengadakan job fair sebulan sekali, tidak lagi tiga bulan sekali, karena ini penting untuk menekan tingkat pengangguran terbuka yang masih, 6,1 persen,” ujar Hari. 

    Terkait hal ini, Bambang (45) yang berprofesi sebagai seniman jalanan di kawasan Monas menaruh harapan tinggi kepada Pemprov DKI Jakarta untuk membuka akses lapangan kerja seluas-luasnya. 

    “Kalau memang ada rencana pemerintah DKI memperbanyak lapangan kerja, harapan saya sih semoga terwujud. Soalnya anak saya baru lulus sekolah, waktunya cari kerja,” ungkap Bambang. 

    Selain job fair, Pemprov DKI Jakarta membuka beragam pelatihan berbasis kompetensi, pelatihan reguler, hingga Mobile Training Unit (MTU) untuk melatih warga agar siap kerja atau buka usaha.

    5. Memberi insentif kepada pelaku usaha yang mempekerjakan kelompok rentan, serta memperluas layanan publik di wilayah padat penduduk. Pemprov DKI Jakarta memberikan insentif kepada para pelaku usaha. Terbaru adalah insentif pajak untuk hotel dan restoran. 

    6. Membangun pondasi dan menyusun indikator untuk menjawab kebutuhan konkret warga, seperti penyediaan infrastruktur dasar, pengembangan ekonomi hijau, serta penguatan akses terhadap pendidikan dan kesehatan.

    7. Mewujudkan Jakarta Fund untuk memperkuat investasi yang mendukung perekonomian Jakarta. Program ini termasuk program unggulan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang tujuannya sebagai sumber dana baru bagi Jakarta, termasuk untuk menekan angka ketimpangan sosial. Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah pusat, lembaga filantropi, dan dunia usaha, guna menciptakan perlindungan sosial yang adaptif dan penciptaan kerja yang berkelanjutan.

    Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo menyatakan, Jakarta Fund adalah ide baru yang dikomunikasikan dengan pemerintah pusat dan stakeholders agar mendapatkan landasan hukum dan benchmark yang baik. 

    “Jadi, saat ini kita masuk dalam fase kajian dan juga koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk berkonsultasi dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Negeri, dan juga INA termasuk dan antara-antara. Sebagai awal juga, kami bersama dengan beberapa pihak mengadakan semacam leader forum, leader talks untuk mendengarkan masukan sekaligus melakukan sosialisasi awal,” ungkap Prastowo.

    (*)

  • Bahaya Campuran Vape dan Etomidate: Ancaman Serius bagi Kesehatan Pernapasan

    Bahaya Campuran Vape dan Etomidate: Ancaman Serius bagi Kesehatan Pernapasan

    Jakarta

    Vape banyak digunakan sebagai alternatif rokok konvensional. Meski demikian, muncul kekhawatiran penggunaan zat kimia berbahaya yang dicampurkan ke dalam cairan vape seperti etomidate.

    Fenomena ini menjadi sorotan di kalangan medis, sebab bisa memicu gangguan kesehatan yang parah. Lantas, apa bahaya dari penggunaan etomidate dalam vape?

    Etomidate Adalah Obat untuk Anestesi

    Pakar adiksi dari Institute of Mental Health Addiction Neuroscience (IMAN), dr Hari Nugroho menjelasakan, etomidate merupakan obat hipnotik yang digunakan anastesi. Zat ini bersifat ultra short acting dengan distribusi yang cepat.

    Cara bekerja etomodate di otak mirip dengan obat anestesi propofol yang mempengaruhi reseptor GABA atau Gamma aminobutyric acid tipe A. Dikutip dari laman Medicine Net, biasanya, etomidate bekerja dalam satu menit setelah diberikan secara intravena. Durasi efeknya bergantung pada dosis yang diberikan dan umumnya berlangsung selama 3-5 menit.

    “Kalau bisa dibilang, etomidate ini jadi masuk ke New Psychoactive Substances, karena kebanyakan belum masuk ke aturan yang melarang zat ini. Beberapa negara China, Hongkong dan Singapore mulai memasukkan obat ini sebagai zat yang perlu diatur karena potensi penyalahgunaan dan bisa membahayakan,” kata dr Hari.

    Guru Besar Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Zullies Ikawati menuturkan, fungsi utama etomidate adalah membuat pasien tidur dengan cepat tanpa menurunkan tekanan banyak terlalu banyak. Etomidate umumnya digunakan di ICU atau ruang gawat darurat.

    “Obat ini digunakan terutama pada pasien kritis yang tidak stabil secara kardiovaskular, seperti pasien syok dan trauma berat,” kata Profesor Zullies kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Bahaya Campuran Vape dan Etomidate

    dr Hari menuturkan, etomidate bukan obat yang bisa digunakan sembarangan tanpa pengawasan. Sebab, penyalahgunaan zat ini, apalagi jika dijadikan liquid vape bisa berbahaya bagi kesehatan.

    Jika digunakan dalam rokok elektrik, penggunaan etomidate bisa meningkatkan risiko gangguan di paru-paru, seperti popcorn lung atau kejadian EVALI, electronic cigarette or vaping acute lung injury. Dikutip dari laman American Lung Association, EVALI adalah cedera paru terkait penggunaan rokok elektrik atau produk vaping. Penyakit pernapasan akut atau sub akut ini bisa berakibat fatal.

    “Mau pakai vape atau disuntik, atau metode lain, penggunaan tanpa indikasi medis dan tanpa monitor bisa meningkatkan risiko efek samping, terlebih dengan penggunaan secara ilegal seperti kasus liquid vape ini, di mana tidak ada kontrol sama sekali apakah zatnya hanya etomidate atau turunan etomidate atau bahkan dicampur lagi dengan zat lain yang juga berbahaya,” tegas dr Hari.

    Adapun beberapa efek samping dari penggunaan etomidate adalah:

    Pernapasan dalam dan cepat (hiperventilasi)Kedutan atau kejang otot (mioklonus), termasuk pada otot rangka dan otot mataPenurunan laju pernapasan (hipoventilasi)Penurunan saturasi oksigenKejang pita suara (laringospasme)Henti napas sementara (apnea)MendengkurCegukanTekanan darah tinggi (hipertensi)Tekanan darah rendah rendah (hipotensi)Irama jantung tidak teratur (aritmia)Detak jantung cepat (takikardia)Detak jantung lambat (bradikardia)MualMuntah

    (elk/kna)

  • Trump Ancam Getok Tarif 200%, Industri Farmasi RI Bakal Terdampak?

    Trump Ancam Getok Tarif 200%, Industri Farmasi RI Bakal Terdampak?

    Bisnis.com, JAKARTA — Industri farmasi nasional mengantisipasi dampak dari rencana Presiden Donald Trump memberlakukan tarif sebesar 200% untuk produk obat-obatan yang masuk ke Amerika Serikat (AS).

    Rencana pengenaan tarif produk farmasi yang masuk ke AS ini disampaikan Trump usai menghadiri pertemuan kabinet di Gedung Putih, Selasa (8/7/2025).

    Trump menyatakan akan menetapkan tarif atas impor produk farmasi yang dapat mencapai 200%. Namun memberikan waktu sekitar satu tahun bagi produsen untuk memindahkan operasional mereka ke dalam negeri.

    Dia menyebut pihaknya akan memberi waktu hingga 18 bulan bagi perusahaan untuk kembali ke AS. Setelah itu, mereka akan dikenakan tarif.

    “Jika mereka tetap harus membawa obat-obatan ke AS, mereka akan dikenakan tarif sangat tinggi, sekitar 200%. Kami beri mereka waktu tertentu untuk berbenah,” ujar Trump kepada wartawan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/7/2025).

    Menanggapi hal tersebut, Asosiasi Biofarmasi dan Bahan Baku Obat (AB3O) mengatakan rencana penerapan tarif impor AS 200% atas produk farmasi tidak akan terlalu berdampak pada kinerja ekspor industri dalam negeri. Sebab, AS bukan pasar ekspor utama produk farmasi nasional. 

    Ketua Umum AB3O FX Sudirman mengatakan ekspor farmasi buatan lokal ke Negeri Paman Sam itu sangat kecil lantaran pasar AS yang sangat protektif. 

    “Memang nggak signifikan berpengaruh terhadap industri farmasi nasional,” kata Dirman kepada Bisnis, Rabu (9/7/2025). 

    Ekspor Produk Farmasi

    Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) nilai ekspor produk farmasi (HS 30) ke Amerika Serikat mencapai US$14.897 dengan volume 397 kg pada periode Januari-April 2025. 

    Namun secara nilai, angka tersebut naik dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$8.875, sedangkan secara volume lebih tinggi yakni sebesar 596 kg. 

    “Ekspor produk farmasi ke US kecil sekali, paling jamu, misalnya Tolak Angin dan sejenis. Mereka kan sangat protektif, selain itu bahan obat alam, seperti kratom,” jelasnya. 

    Senada, produsen Tolak Angin, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) juga memastikan kebijakan Tarif Trump tidak berdampak ke kinerja ekspor perusahaan. 

    Direktur Keuangan SIDO Budiyanto Muliohardjo mengatakan pangsa pasar produk Sido Muncul ke AS masih di bawah 1%, jauh dibandingkan dengan negara tujuan ekspor lainnya. Dengan demikian, pemberlakuan tarif oleh Presiden AS Donald Trump tidak akan terlalu berpengaruh ke kinerja total ekspor perseroan.

    “Pasar terbesar kami itu ada tiga, Malaysia, Filipina, Nigeria untuk ekspor. Timur tengah ada, cuman lebih kecil dari tiga itu. Terus terang, AS tidak terlalu besar [ekspor],” kata Budiyanto saat ditemui usai agenda Bisnis Indonesia Awards 2025, Senin (30/6/2025). 

    Perluasan Pasar

    Untuk mengantisipasi dampak hilangnya pangsa pasar ekspor AS, pihaknya akan melakukan ekspansi ke pasar-pasar non-tradisional atau negara baru yang belum dijangkau sebelumnya. 

    Tak hanya itu, SIDO juga merancang strategi memperluas pasar domestik dan memperkuat pemasaran ke generasi muda agar dapat memiliki kesadaran terhadap produk yang legendaris. 

    Strategi perluasan pasar juga bakal dilakukan emiten produsen farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) untuk mengantisipasi dampak tarif impor tinggi AS.

    KLBF memastikan rencana kebijakan pengenaan tarif 200% atas produk farmasi yang masuk ke AS tidak akan berdampak terhadap kinerja perseroan.

    Corporate External Communication KLBF Hari Nugroho mengatakan, produk-produk farmasi yang diproduksi perusahaan lebih banyak di ekspor ke negara-negara di wilayah Asean, Asia, dan Afrika. 

    “Kalbe tidak memiliki eksposur terhadap penjualan produk ke AS sehingga kebijakan ini tidak berdampak signifikan bagi Perseroan,” kata Hari kepada Bisnis, Rabu (9/7/2025). 

    Meski begitu, pihaknya tetap melakukan pemantauan atas perkembangan dari kebijakan tarif Presiden AS Trump yang dinilai dapat menyebabkan ketegangan perdagangan global.

  • Trump Mau Patok Tarif Farmasi 200%, Kalbe Farma (KLBF) Fokus Pasar Afrika-Asia

    Trump Mau Patok Tarif Farmasi 200%, Kalbe Farma (KLBF) Fokus Pasar Afrika-Asia

    Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memastikan rencana kebijakan pengenaan tarif 200% atas produk farmasi yang masuk ke Amerika Serikat (AS) tidak akan berdampak terhadap kinerja perseroan.

    Corporate External Communication KLBF Hari Nugroho mengatakan, produk-produk farmasi yang diproduksi perusahaan lebih banyak di ekspor ke negara-negara di wilayah Asean, Asia, dan Afrika. 

    “Kalbe tidak memiliki eksposur terhadap penjualan produk ke AS sehingga kebijakan ini tidak berdampak signifikan bagi Perseroan,” kata Hari kepada Bisnis, Rabu (9/7/2025). 

    Meski begitu, pihaknya tetap melakukan pemantauan atas perkembangan dari kebijakan tarif Presiden AS Trump yang dinilai dapat menyebabkan ketegangan perdagangan global. 

    Adapun, Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif impor 200% ke AS akan diberlakukan pada tahun depan. Trump meminta produsen farmasi untuk memindahkan produksinya ke AS. 

    Lebih lanjut, untuk memastikan ketahanan industri farmasi nasional, pihaknya tetap mendorong kebijakan yang memperkuat keberlangsungan usaha. 

    “Kami berharap dapat terus mendukung kebijakan untuk mendukung ketahanan kesehatan Indonesia, misalnya kebijakan TKDN [tingkat komponen dalam negeri] pada industri farmasi dan alat kesehatan,” ujarnya. 

    Sebelumnya, manajemen Kalbe Farma menargetkan penjualan dan laba bersih tumbuh di kisaran 8%-10%. Di tengah tekanan ekonomi global, perseroan tetap optimistis mampu menjaga performa keuangan dan margin keuntungan. 

    Berdasarkan laporan keuangan per kuartal I/2025, KLBF membukukan penjualan bersih senilai Rp8,84 triliun, tumbuh 5,77% year on year (yoy). Raihan tersebut ditopang oleh penjualan domestik yang mencapai Rp8,30 triliun dan ekspor berkontribusi Rp537,73 miliar.

    Dari sisi segmen operasi, pendapatan dari obat resep mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 12,97% yoy menjadi Rp2,48 triliun. Posisi berikutnya ditempati segmen produk kesehatan yang meraih Rp1,35 triliun atau naik 9,08% secara tahunan.

  • Sudin Ketenagakerjaan Jaktim selenggarakan pelatihan calon satpam

    Sudin Ketenagakerjaan Jaktim selenggarakan pelatihan calon satpam

    merupakan program rencana strategis Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi pengangguran

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Timur menyelenggarakan pelatihan satuan pengamanan (satpam) kualifikasi Gada Pratama yang bisa dipakai warga meningkatkan keterampilan untuk mendapatkan pekerjaan.

    “Pelatihan dilakukan guna memperdalam pendidikan dan pelatihan dasar wajib bagi calon anggota satpam. Dalam pelatihan ini, peserta akan belajar untuk mengetahui apa wewenang dan kewajiban seorang satpam,” kata Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto di Jakarta, Jumat.

    Kusmanto mengapresiasi adanya pelatihan satpam ini karena merupakan program rencana strategis Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi pengangguran di wilayah Jakarta Timur. Salah satunya dengan menyerap pelatihan sehingga siap untuk bekerja oleh pasar kerja nasional.

    Selain itu, pengentasan pengangguran di Jakarta Timur merupakan komitmen Pemkot Jakarta Timur dalam mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global.

    Oleh karena itu, Kusmanto meminta kepada seluruh peserta agar dapat memanfaatkan momentum pelatihan ini dengan sebaik-baiknya sehingga seluruh tahapan seleksi berjalan mudah.

    “Mereka nantinya akan mendapatkan sertifikat yang dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Jadi dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan inteligensi peserta,” ujar Kusmanto.

    Lebih lanjut, Kusmanto berharap, pelatihan calon satpam ini bisa membentuk fisik peserta, mental, kedisplinan, dan keterampilan dalam menjalankan tugas sebagai satpam nantinya.

    Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan keterampilan, yang bagian upaya wujud nyata aspirasi masyarakat dan tentunya bermanfaat bagi warga setempat.

    “Tentunya dari pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga terciptanya satuan pengamanan yang memiliki kompetensi yang baik dalam pelaksanaan tugasnya,” ucap Kusmanto.

    Adapun pelatihan ini diikuti 100 peserta warga Jakarta Timur dan dimulai 5-18 Mei mendatang di Kantor Walikota Jakarta Timur. Turut hadir dalam kegiatan yakni Kepala Suku Dinas Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Timur Galuh Prasiwi dan Anggota DPRD DKI Jakarta Ghozi Zulazmi.

    Sebelumnya, Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur di Pondok Kelapa, Duren Sawit, menargetkan sebanyak 70 persen lulusan pelatihan bisa terserap di dunia kerja industri.

    “PPKD kini tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga memastikan lulusan siap masuk ke dunia kerja. Ia menargetkan 70 persen lulusan terserap oleh industri, meningkat dari target sebelumnya yang hanya 20-30 persen,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta, Hari Nugroho saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (27/3).

    Hari menyebutkan, pihaknya telah mengubah sistem PPKD Jakarta Timur. Dahulu, PPKD memiliki program yang sama namun sekarang masing-masing memiliki program unggulan.

    Selain itu, pihaknya juga memodernisasi peralatan dan prasarana agar lulusan pelatihan kerja tak perlu lagi diragukan kemampuannya saat masuk ke dunia industri.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025