Tag: Hanindhito Himawan Pramana

  • Pemkab Kediri Raih SPBE Peringkat Kedua Nasional, Ini Kuncinya

    Pemkab Kediri Raih SPBE Peringkat Kedua Nasional, Ini Kuncinya

    Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri berhasil meraih peringat kedua Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Nasional dalam kategori Kabupaten/Kota se-Indonesia. Prestasi ini tentunya sangat membanggakan, karena sebelumnya Pemkab Kediri menduduki peringat ketujuh nasional.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri Solikin melalui keterangan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskomin) setempat mengaku, keberhasilnya ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak terutama, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Wakil Bupati Dewi Maria Ulfa.

    “Alhamdulillah dengan Indeks SPBE 4.63, Pemkab Kediri berada di peringatkan 2 Nasional untuk Kategori Kab/Kota se-Indonesia. Mari bersama, kita pertahankan dan tingkatkan capaian ini di 2025,” katanya, pada Sabtu 4 Januari 2025.

    Pemkab Kediri menerima anugerah SPBE nasional dengan capaian nilai pemantauan dan evaluasi SPBE terbaik. Penganugerahan dalam acara SPBE Summit yang dihelat oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

    Perlu diketahui, SPBE adalah Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. SPBE sebagai upaya pemerintah dalam mengintegrasikan proses bisnis pemerintahan antara instansi pusat dengan daerah. Tujuannya untuk mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan serta akuntabel.

    Diketahui, Pemkab Kediri duduk diperingkat ketujuh nasional SPBE pada November 2024 lalu. Layanan berbasis elektronik di Pemkab Kediri menggunakan standar yang baik, menempatkan daerah ini sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskomin) Kabupaten Kediri, Dr. Nur Miftahul Fuad, M.Pd mengatakan, capaian tersebut meningkat dari sebelumnya. Dimana, pada tahun 2024 nilainya mencapai 4,27.

    “Semoga kami bisa terus meningkatkan nilai SPBE hingga mencapai kategori terbaik. Dan Alhamdulillah sekarang naik lagi menduduki peringkat kedua nasional ketegori kabupaten/kota,” kata dia.

    Pemkab Kediri, lanjut Fuad, bertekad untuk memberikan pelayanan digital yang cepat dan efisien kepada masyarakat. Untuk itu, Pemkab bakal melatih sebanyak 400 tenaga IT dari setiap SKPD dan desa guna meningkatkan kompetensinya di bidang digitalisasi.

    “Dengan diberikan pelatihan, masyarakat Kabupaten Kediri akan lebih mudah mendapatkan informasi dan layanan digital hingga ke desa-desa,” tegasnya. [nm/kun]

  • Banjir Landa Banyakan dan Grogol Kediri, Ini Langkah Bupati

    Banjir Landa Banyakan dan Grogol Kediri, Ini Langkah Bupati

    Kediri (beritajatim.com) – Banjir melanda dua kecamatan di Kabupaten Kediri yaitu Kecamatan Grogol dan Banyakan. Untuk mengatasi musibah ini, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menerjunkan timnya.

    Melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno, Mas Dhito (sapaan akrab Bupati Hanindhito) mengatakan hingga Senin (23/12/2024) terus dilakukan pembersihan wilayah terdampak banjir.

    Di Tiron, Pemerintah Kabupaten Kediri mendatangkan alat berat untuk melakukan pembersihan material yang dibawa banjir yang terjadi pada Minggu (22/12/2024) sore. “Kita lakukan pembersihan, warga terdampak juga sudah kita lakukan assesment,” terangnya.

    Pemkab Kediri juga melakukan droping kebutuhan logistik bagi warga terdampak. Selain itu, pendirian dapur umum juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi warga terdampak.

    Adapun kebutuhan pokok yang diberikan kepada warga terdampak meliputi beras, makanan siap saji, dendeng, gula, dan kebutuhan lainnya.

    Bupati Kediri terjunkan tim untuk mengatasi banjir di Grogol dan Banyakan

    Terkait kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir dan pemberian logistik tersebut, Djoko menuturkan pihaknya juga terjun langsung bersama dengan OPD terkait seperti Dinas PUPR dan Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Sosial, hingga Satpol PP.

    “Kehadiran lintas instansi ini diharapkan mempercepat penanganan dampak kerusakan. Seperti jika terjadi kerusakan rumah akan langsung ditangani Dinas Perkim,” jelas Djoko.

    Sementara, Kepala Dinas PUPR, Irwan Candra menjelaskan beberapa titik sungai telah ditindaklanjuti dengan mendatangkan alat berat. Di Sungai Kolokoso misalnya, Dinas PUPR telah melakukan perbaikan tanggul jebol.

    “Kita lakukan perbaikan Sungai Kolokoso sekaligus berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS) untuk perbaikan lanjutan,” terangnya.

    Selain perbaikan tanggul, pengerukan sampah yang menjadi salah satu penyebab banjir juga dilakukan. Kedepan, pihaknya akan melakukan normalisasi sungai yang menjadi titik-titik penyebab banjir seperti Sungai Sumberkas yang menjadi anak Sungai Bendo Mongal. [nm/kun]

  • Bupati Kediri Mas Dhito Apresiasi Kinerja Letkol Inf Aris Setiawan

    Bupati Kediri Mas Dhito Apresiasi Kinerja Letkol Inf Aris Setiawan

    Kediri (beritajatim.com) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengapresiasi kinerja Letkol Inf Aris Setiawan selama menjabat Komandan Kodim 0809/Kediri. Sebagai penggantinya, Komandan Kodim yang baru kini dijabat Letkol Inf Ragil Jaka Utama.

    “Terimakasih kepada Komandan Aris, saya mengenal beliau selama dua tahun ini, dari sekian banyak komandan beliau ini orang yang nggak pernah aneh-aneh,” katanya saat menghadiri acara pisah sambut Komandan Kodim 0809/Kediri, Selasa (10/12/2024).

    Mas Dhito berterimakasih atas sinergitas yang terjalin baik antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan Kodim 0809/Kediri. Termasuk program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 yang telah dijalankan di Kabupaten Kediri.

    Bahkan, melalui kegiatan yang dilakukan diantara membantu peningkatan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah, program TMMD yang dijalankan Kodim 0809/Kediri berhasil menjadi juara satu se-Angkatan Darat (AD).

    Dalam acara yang juga dihadiri Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya Kolonel Inf Batara Alex Bulo, dan jajaran forkopimda tersebut, Mas Dhito secara pribadi menyampaikan kedekatannya dengan Letkol Inf Aris Setiawan.

    Selain teman diskusi, Mas Dhito menyebut Komandan Aris Setiawan yang kini akan berpindah tugas sebagai Wadandenma Kostrad itu merupakan teman ngopi bareng.

    “Beliau ini ya pemimpin, ya komandan, ya sahabat sekaligus saya anggap sebagai kakak saya di Kabupaten Kediri,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan itu, Mas Dhito mengucapkan selamat datang kepada Komandan Kodim 0809/Kediri yang baru, Letkol Inf Ragil Jaka Utama dan berharap dapat melanjutkan hubungan sinergitas antara TNI dan pemerintah daerah yang selama ini telah terjalin baik.

    “Pak Dandim izin, wilayah kerja jenengan cukup besar, 26 Kecamatan di Kabupaten Kediri dan 3 kecamatan di Kota Kediri, semoga bapak bisa seperti Pak Aris atau bahkan lebih dalam berkomunikasi dan bekerja,” harapnya.

    Sementara itu, Letkol Inf Ragil Jaka Utama yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Komandan Yonif itu mengaku siap untuk bekerja 24 jam di Kediri untuk memenangkan hati dan pikiran rakyat.

    Pihaknya pun berharap kepada pemerintah kabupaten maupun kota untuk melibatkan Kodim 0809/Kediri dalam setiap kegiatan supaya dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

    “Kami harus dapat melanjutkan perjuangan beliau Letkol Inf Aris Setiawan. InsyaAllah kami siap untuk melaksanakan tugas 24 jam, ” tegasnya. [ADV PKP/nm]

  • Camat di Kabupaten Kediri Diminta Proaktif saat Cuaca Ekstrem

    Camat di Kabupaten Kediri Diminta Proaktif saat Cuaca Ekstrem

    Kediri (beritajatim.com) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta jajarannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Menyusul potensi cuaca ekstrem di musim hujan ini.

    Mas Dhito minta camat untuk melakukan monitoring wilayahnya masing-masing, termasuk memetakan titik yang berpotensi rawan bencana.

    Upaya itu harus dilakukan supaya bisa dilakukan mitigasi dini guna meminimalisir dampak bencana jika sewaktu-waktu terjadi potensi hujan dengan intensitas tinggi.

    “Jadi tiap camat harus tahu di tempatnya mana-mana yang rawan,” katanya, Senin (9/12/2024).

    Mas Dhito mencatat akibat curah hujan yang tinggi, belakangan ini terjadi luapan air hingga mengakibatkan banjir di beberapa titik.

    Seperti yang terjadi di Desa Sepawon, Kecamatan Plosoklaten dampak banjir menjadikan kerusakan akses jalan yang melintasi lahan perkebunan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

    Atas kerusakan akses jalan itu, pihaknya meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berkoordinasi dengan PTPN supaya perbaikannya jalan dapat segera dilakukan.

    Kemudian, banjir akibat luapan sungai juga terjadi di Desa Pehkulon dan Puhjajar di Kecamatan Papar. Begitu pula yang terjadi di Kecamatan Banyakan tepatnya di Desa Tiron dan Manyaran.

    “Kemudian ada di Bakalan Kecamatan Grogol, dam tersumbat sampah dan bambu,” ungkapnya.

    Dengan kejadian bencana yang terjadi, Mas Dhito kembali mengingatkan kepada camat untuk proaktif dan selalu berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk melakukan mitigasi maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) supaya cepat dilakukan penanganan ketika terjadi bencana.

    “Mengingat potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sampai akhir bulan ini, tolong betul-betul para camat bisa koordinasi dengan cepat dengan BPBD maupun PUPR,” tandasnya.

    Disisi lain, Mas Dhito juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan peduli dengan kondisi lingkungan sekitar. Jika sewaktu-waktu di wilayahnya terjadi kondisi bencana masyarakat bisa melaporkan ke BPBD Kabupaten Kediri. [ADV PKP/nm]

  • Pramono Anung Menang Pilgub Jakarta, Anak Menang Pilbup Kediri

    Pramono Anung Menang Pilgub Jakarta, Anak Menang Pilbup Kediri

    Jakarta, CNN Indonesia

    Pramono Anung dan anaknya, Hanindhito Himawan Pramana alias Dhito sama-sama menang di ajang Pilkada serentak 2024, di dua wilayah berbeda.

    Pramono yang berpasangan dengan Rano Karno berhasil menang di Pilkada DKI Jakarta 2024 dengan satu putaran. Sementara Dhito yang berpasangan dengan Dewi Mariya Ulfa juga berhasil menang di Kabupaten Kediri.

    Dalam keputusan KPU Kabupaten Kediri Nomor 2819, Dhito dan Dewi berhasil mendapatkan total perolehan suara sebanyak 489,900 di Pilkada Kabupaten Kediri. Dhito-Dewi berhasil mengalahkan rivalnya yakni pasangan Deny Widyanarko-Mudawamah yang mendapatkan sebanyak 376.770 suara.

    Dhito kemudian berhasil memimpin Kabupaten Kediri selama dua periode setelah sebelumnya menenangkan Pilkada Kediri di tahun 2020 lalu.

    Di sisi lain, pasangan Pramono-Rano dianggap telah memenuhi syarat 50 persen plus satu untuk menang dalam satu putaran di Pilkada Jakarta. Dalam putusan KPU Jakarta Nomor 210, Pramono-Rano memperoleh 2.183.239 atau 50,07 persen.

    Pramono-Doel unggul sekitar 10 persen dari paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) yang memperoleh suara terbanyak kedua, dengan 1.718.160 atau 39,40 persen. Dan di posisi ketiga ada pasangan nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana dengan 459.230 suara atau 10,53 persen.

    Dhito merupakan anak pertama dari pasangan Pramono Anung dan Endang Nugrahani. Selain Dhito, Pramono Anung memiliki anak kedua bernama Hanifa Fadhila Pramono. Namun, hanya Dhito yang selama ini mengikuti jejak ayahnya dalam dunia politik.

    (rzr/isn)

    [Gambas:Video CNN]

  • Pembunuhan di Lereng Kelud, Mas Dhito Jamin Kehidupan Korban Selamat

    Pembunuhan di Lereng Kelud, Mas Dhito Jamin Kehidupan Korban Selamat

    Kediri (beritajatim.com) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan pendampingan korban selamat dari kasus pembunuhan satu keluarga di lereng Gunung Kelud, tepatnya Dusun Gondang Legi, Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar.

    Samuel Putra Yordaniel (10), korban selamat dari kasus pembunuhan sadis yang menimpa satu keluarga itu kini menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Kediri.

    Mas Dhito sapaan akrab Bupati Hanindhito usai menjenguk ke rumah sakit dan berkomunikasi dengan pihak dokter menyebut pihaknya bakal memberikan trauma healing bagi korban.

    “Karena bagaimanapun si adik ini menyaksikan langsung kejadian dimana terjadi pembunuhan terhadap kedua orang tua dan kakaknya,” katanya, pada Minggu (8/12/2024).

    Kondisi korban Samuel, menurut Mas Dhito secara fisik dalam kondisi stabil, hanya saja secara mental masih dalam kondisi trauma. Dalam kondisi itu saat di rumah sakit dia pun hanya bisa melihat korban dari luar kamar.

    Pemerintah Kabupaten Kediri, lanjut Mas Dhito akan memastikan korban Samuel bisa tumbuh kembang seperti anak-anak lainnya. Untuk itu, tindakan pertama yang dilakukan yakni memberikan pendampingan psikolog untuk pemulihan mental korban.

    “Termasuk untuk kebutuhan sekolah, kebutuhan untuk hidup dan sebagainya nanti kita yang tanggung,” ungkapnya.

    Dalam kunjungannya ke rumah sakit itu, Mas Dhito juga berkomunikasi dengan pihak keluarga korban Samuel untuk memastikan siapa nantinya yang akan mengasuh.

    Sebab akibat insiden pembunuhan yang terjadi pada Rabu (4/12) pagi itu, Samuel yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu menjadi yatim piatu.

    “Kemungkinan besar keluarga dari pihak bapaknya yang akan merawat,” bebernya.

    Sementara itu, Kepala RS Bhayangkara Kombes Pol Agung Hadi Wijanarko menambahkan, kondisi korban sudah membaik. Pendarahan pada bagian kepala akibatnya benda tumpul telah tertangani.

    Secara psikologis, diterangkan, korban yang diduga telah melihat dan mendengar langsung kejadian yang menimpa keluarganya hal itu terekam dalam memori.

    “Sehingga dia merasa kalau bertemu orang baru merasa ketakutan,” terangnya.

    Selama di rumah sakit, selain penanganan untuk penyembuhan secara fisik, untuk pemilihan kondisi psikologi korban, diakui pihak rumah sakit juga menyediakan psikiater untuk melakukan pendampingan.

    Sebagaimana diketahui, dalam kasus pembunuhan satu keluarga itu terdapat tiga orang yang meninggal. Mereka kedua orang tua Samuel yakni Agus Komarudin (38), dan Kristina (37) serta Christian Agusta Wiratmaja Putra (12) kakak kandungnya. [ADV PKP/nm]

  • Pemkab Kediri Respon Cepat Aduan Warga, Perhalus Jalan Pare-Kandangan

    Pemkab Kediri Respon Cepat Aduan Warga, Perhalus Jalan Pare-Kandangan

    Kediri (beritajatim.com) – Merespon aduan warga terkait kerusakan ruas jalan Pare-Kandangan, Pemerintah Kabupaten Kediri berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dilakukan pemeliharaan. Ruas jalan yang semula rusak itu pun kini telah diaspal halus.

    Aduan mengenai kerusakan ruas jalan Pare-Kandangan itu disampaikan warga langsung kepada Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat tengah cuti kampanye Pilkada, tepatnya pada Selasa, 8 Oktober 2024.

    Mas Dhito sapaan akrab Hanindhito dihadapan warga menerangkan ruas Jalan Pare-Kandangan merupakan jalan provinsi sehingga perbaikan menjadi kewenangan di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Tapi apakah bupati terus lepas tangan? tidak. Karena (bagaimanapun) tetap masyarakat kabupaten yang lewat,” katanya dihadapan warga Desa Banaran, Kecamatan Kandangan saat itu.

    Menjadi janji Mas Dhito dalam kampanyenya, ketika dalam Pilkada 2024 mendapat mandat rakyat untuk kembali menjadi bupati, pihaknya akan mengusulkan ke provinsi supaya perbaikan kerusakan ruas Jalan Pare Kandangan tersebut mendapatkan prioritas.

    “Maka kalau saya diberi mandat oleh jenengan semua, saya hanya minta satu hal kepada provinsi yaitu perbaikannya Jalan Pare-Kandangan,” janjinya.

    Tak menunggu lama, hasil koordinasi yang dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kerusakan ruas Jalan Pare-Kandangan pada awal Desember ini pun dilakukan pemeliharaan dengan kegiatan pengaspalan.

    Ditemui di lokasi pekerjaan, Rafli, tim teknis lapangan menyebut pekerjaan pengaspalan itu dilakukan dari Desa Kencong hingga Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung dengan panjang sekitar 4800 meter atau 4,8 km. “Untuk ketebalan aspal 6 centimeter,” ucapnya. [ADV PKP/nm]

  • Partisipasi Masyarakat pada Pilkada 2024 di Kabupaten Kediri Meningkat hingga 72 Persen

    Partisipasi Masyarakat pada Pilkada 2024 di Kabupaten Kediri Meningkat hingga 72 Persen

    Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri mengapresiasi adanya trend kenaikan tingkat partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suaranya di Pilkada serentak 2024.

    Kenaikan itu terlihat dari hasil rekapitulasi perhitungan suara yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri di Convention Hall, SLG, Selasa (3/12/2024).

    Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim menyebut rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten itu dibacakan hasil perolehan dari 26 kecamatan. Hasil rekapitulasi, jumlah suara sebanyak 903.617 dengan rincian suara sah 866.670 dan sebanyak 36.947 suara tidak sah.

    Jumlah partisipasi masyarakat untuk memberikan suaranya dari hasil tersebut, menurut Nanang Qosim, mengalami peningkatan di mana pada Pilkada 2020 partisipasi masyarakat 65 persen, di Pilkada 2024 ini partisipasi masyarakat mencapai 72 persen.

    “Partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 ini 72 persen, naik 7 persen dari tahun 2020,” katanya ditemui usai rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara tingkat kabupaten.

    Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim.

    Adapun, hasil perolehan suara untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati Kediri dari rekapitulasi perhitungan itu, pasangan nomor urut 01 Deny Widyanarko-Mudawamah mendapatkan 376.770 suara. Kemudian, pasangan nomor urut 02 Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa mendapatkan 489.900 suara.

    Sertifikat hasil perolehan suara dalam rekapitulasi itu nantinya didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk dikeluarkan Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK). Untuk penetapan pasangan calon pemenang hasil Pilkada Kabupaten Kediri 2024, Nanang Qosim menyebut pihaknya masih menunggu hasil putusan dari MK.

    Begitu pula untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, hasil rekapitulasi di tingkat Kabupaten Kediri yang dikirim ke KPU Jawa Timur akan dilakukan dilakukan rekapitulasi tingkat provinsi sebelum akhirnya diperoleh hasil suara tertinggi.

    Dalam rapat Pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada serentak 2024 yang digelar KPU Kabupaten Kediri itu, pembacaan perolehan suara disaksikan langsung oleh Bawaslu Kabupaten Kediri, Jajaran Forkopimda, termasuk saksi-saksi dari masing-masing pasangan calon.

    “Alhamdulillah, masing-masing saksi memberikan tanggapan positif dan semuanya bisa menerima,” ungkapnya.

    Pemerintah Kabupaten Kediri mengapresiasi adanya trend kenaikan tingkat partisipasi masyarakat di Pilkada 2024

    Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri Yuli Marwanto ditemui usai mengikuti jalannya rekapitulasi perhitungan suara menyampaikan, pihaknya mengapresiasi KPU Kabupaten Kediri yang telah berhasil mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memberikan hak suaranya dan menyukseskan Pilkada 2024.

    Disisi lain pihaknya melihat Pilkada serentak di Kabupaten Kediri relatif lancar dan kondusif. Hal itu terlihat hingga proses perhitungan suara tingkat desa, kecamatan dan Kabupaten di mana semua pihak dapat menerima hasil perhitungan suara yang telah dilakukan.

    “Dan kalau memang dari tim Paslon 01 maupun 02 tidak ada masalah, semoga (juga) di MK-nya nanti, mudah-mudahan (semua) bisa bersinergi membangun Kabupaten Kediri,” ucapnya. [ADV PKP/nm]

  • Bangunan Dibongkar, 2025 Revitalisasi Pasar Ngadiluwih Dimulai

    Bangunan Dibongkar, 2025 Revitalisasi Pasar Ngadiluwih Dimulai

    Kediri, Beritasatu.com – Tahapan revitalisasi Pasar Ngadiluwih yang menjadi bagian program Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali berjalan. Pembongkaran aset bangunan pasar yang telah dikosongkan pedagang mulai dilakukan. 

    Sejumlah pekerja terlihat memulai pekerjaan penurunan atap genteng sebelum nantinya dilakukan pembongkaran bangunan los dan kios pasar. Pembongkaran bangunan pasar ini ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2024 ini. 

    Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menyebut sebagaimana arahan Mas Dhito (sapaan Bupati Hanindhito) dan telah direalisasikan di Pasar Wates, revitalisasi pasar tradisional ini tetap memasukkan tematik wisata, budaya dan modern. 

    “Untuk Pasar Ngadiluwih ini, kita harapkan pekerjaan bisa selesai dalam satu tahap (satu tahun anggaran) dengan anggaran sekitar Rp 30 miliar,” kata Tutik pada Senin (2/12/2024). 

    Lebih lanjut diungkapkan, paket pekerjaan revitalisasi Pasar Ngadiluwih ini dilakukan dengan tender dini. Seperti yang telah berjalan saat ini yakni tender untuk pekerjaan pengawasan yang nantinya dilanjutkan tender pekerjaan fisik.

    “Harapannya Maret pekerjaan fisik revitalisasi sudah dimulai dan target selesai Desember,” ungkapnya.

    Seperti halnya revitalisasi Pasar Wates, melalui revitalisasi Pasar Ngadiluwih ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pasar tradisional itu yang berdampak pada peningkatan transaksi jual beli masyarakat. 

    Sebagaimana tema yang diusung, Pasar Ngadiluwih nantinya juga menampilkan desain yang estetik dengan memasukkan unsur budaya. Berbelanja ke pasar ini, sekaligus pengunjung juga dapat merasakan berwisata. 

    “Pedagang yang ada di Pasar Ngadiluwih ini berdasarkan data kita ada 600 orang, selama proses revitalisasi ini para pedagang kini menempati TPPS, ” pungkasnya. 

    Sementara itu, Pasar Wates yang telah direvitalisasi lebih awal dan menjadi pasar percontohan kini semakin terlihat menarik dengan pedestrian yang rapi dengan tambahan urnamen lampu taman dan bangku.

  • Revitalisasi Pasar Ngadiluwih Kabupaten Kediri Mulai 2025

    Revitalisasi Pasar Ngadiluwih Kabupaten Kediri Mulai 2025

    Kediri (beritajatim.com) – Tahapan revitalisasi Pasar Ngadiluwih yang menjadi bagian program Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali berjalan. Pembongkaran aset bangunan pasar yang telah dikosongkan pedagang mulai dilakukan.

    Sejumlah pekerja terlihat memulai pekerjaan penurunan atap genteng sebelum nantinya dilakukan pembongkaran bangunan los dan kios pasar. Pembongkaran bangunan pasar ini ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2024 ini.

    Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menyebut sebagaimana arahan Mas Dhito (sapaan Bupati Hanindhito) dan telah direalisasikan di Pasar Wates, revitalisasi pasar tradisional ini tetap memasukkan tematik wisata, budaya dan modern.

    “Untuk Pasar Ngadiluwih ini, kita harapkan pekerjaan bisa selesai dalam satu tahap (satu tahun anggaran) dengan anggaran sekitar Rp30 miliar,” katanya, Selasa (3/12/2024).

    Lebih lanjut diungkapkan, paket pekerjaan revitalisasi Pasar Ngadiluwih ini dilakukan dengan tender dini. Seperti yang telah berjalan saat ini yakni tender untuk pekerjaan pengawasan yang nantinya dilanjutkan tender pekerjaan fisik.

    “Harapannya Maret pekerjaan fisik revitalisasi sudah dimulai dan target selesai Desember,” ungkapnya.

    Seperti halnya revitalisasi Pasar Wates, melalui revitalisasi Pasar Ngadiluwih ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pasar tradisional itu yang berdampak pada peningkatan transaksi jual beli masyarakat.

    Sebagaimana tema yang diusung, Pasar Ngadiluwih nantinya juga menampilkan desain yang estetik dengan memasukkan unsur budaya. Berbelanja ke pasar ini, sekaligus pengunjung juga dapat merasakan berwisata.

    “Pedagang yang ada di Pasar Ngadiluwih ini berdasarkan data kita ada 600 orang, selama proses revitalisasi ini para pedagang kini menempati TPPS, ” pungkasnya.

    Sementara itu, Pasar Wates yang telah direvitalisasi lebih awal dan menjadi pasar percontohan kini semakin terlihat menarik dengan pedestrian yang rapi dengan tambahan urnamen lampu taman dan bangku. [ADV PKP/nm]