Tag: Handoko

  • Tender Pengerjaan Sirkuit GOR Utama Bojonegoro Dibatalkan, Kualitas Jadi Sorotan

    Tender Pengerjaan Sirkuit GOR Utama Bojonegoro Dibatalkan, Kualitas Jadi Sorotan

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Proyek pembangunan sirkuit di area GOR Utama Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, batal dilanjutkan melalui sistem tender. Informasi pembatalan tersebut tercantum di laman Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Bojonegoro.

    Kontrak proyek bernomor 027/202.2PPK.DINPORA/IX/2024, yang direncanakan menggunakan APBD 2024 senilai Rp 3,95 miliar, dinyatakan batal. Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Bojonegoro, Joni Agus Handoko, mengonfirmasi hal ini.

    “Untuk paket tersebut dibatalkan oleh PPK,” kata Joni, Selasa (21/1/2025).

    Menurut Joni, pembatalan tender dilakukan karena adanya kesalahan dalam Dokumen Pemilihan, yang tidak sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Sebagai gantinya, dinas terkait akan menggunakan metode e-purchasing untuk pengerjaan bangunan tersebut.

    “Dari dinas terkait PPK untuk paket tersebut memakai metode pemilihan e-purchasing (katalog konstruksi),” tambah Joni.

    Di lokasi pembangunan, sirkuit yang memanfaatkan lahan parkir GOR Utama sudah mulai terbentuk dengan lapisan aspal. Namun, kondisi di lapangan mendapat kritik dari berbagai pihak, termasuk Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bojonegoro, Andri Hirmawan.

    “Kualitas sirkuit saat ini jauh dari apa yang kita lihat di Kanjuruhan Malang. Baik fasilitas dan kondisi aspalnya,” ujar Andri, yang sebelumnya dilibatkan dalam proses perencanaan.

    Menurut Andri, kondisi sirkuit saat ini dianggap membahayakan keselamatan, baik karena kualitas aspal yang mulai rusak maupun kurangnya fasilitas keamanan seperti pembatas lintasan.

    “Saat ini mulai banyak warga yang tahu kalau di situ dijadikan sirkuit, terus coba-coba ngetes motor, tapi tidak ada savetynya, seperti pembatas dari karung maupun ban di lintasan. Apalagi di tempat itu juga banyak warga yang olahraga, baik lari maupun jalan kaki,” tambahnya.

    Meski proyek tender telah dibatalkan, publik masih menantikan langkah konkret dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Bojonegoro untuk memperbaiki fasilitas tersebut dan memastikan keamanannya. Hingga kini, Kepala Dispora Bojonegoro, Amir Syahid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi terkini pembangunan sirkuit ini. [lus/beq]

  • Pertama dalam 80 Tahun, Sultan Hamengku Buwono Kembali Bertemu Pemuda Lintas Agama di Lereng Merapi

    Pertama dalam 80 Tahun, Sultan Hamengku Buwono Kembali Bertemu Pemuda Lintas Agama di Lereng Merapi

    Sleman, Beritasatu.com – Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama para ketua umum organisasi pemuda lintas agama ke lereng Gunung Merapi tepatnya di Nawang Jagad, Kaliurang, Pakembinangun, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (20/1/2025).

    Para pimpinan pusat organisasi pemuda ini hadir di Merapi atas undangan keraton. Ini merupakan pertemuan bersejarah setelah 80 tahun. Pada 19 Agustus 1945, Sri Sultan Hamengku Buwono IX juga memanggil dan bertemu para pemuda di Gedung Wilis, Kepatihan Yogyakarta untuk membahas kemerdekaan yang baru saja diproklamirkan.

    Saat di Nawang Jagad, Sultan Hamengku Buwono X didampingi GKR Mangkubumi, RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo, dan RM Drasthya Wironegoro.

    Sementara itu, dari organisasi pemuda hadir, Ketum GP Ansor Addin Jauharudin, Ketum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, Ketum Gamki (Pemuda Kristen) Sahat MP Sinurat, Waketum Gemabudhi (Pemuda Buddha) Wiryawan, dan Wakil Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Yogyakarta Eko Priyo Agus.  

    Hadir juga Taprof Bidang Ideologi Lemhannas RI AM Putut Prabantoro beserta Herman Handoko, Ichwan Peryana, dan Muhammad Fauzi Purnama yang merupakan mitra GP Ansor.

    Pertemuan Sri Sultan HB X dan organisasi pemuda itu bertajuk “Air untuk Masa Depan Peradaban” yang diwujudkan penanaman pohon langka seperti sawo kecik, pronojiwo dan kepel.  

    Ada 100 bibit pohon langka yang ditanam. Kegiatan ini diselenggarakan KHP Datu Dana Suyasa bersama Bebadan Pangreksa Loka lembaga internal kraton.

    Setelah menanam bersama, Sultan Hamengku Buwono X mengajak para pemuda untuk mengobrol secara kekeluargaaan di tempat yang sangat romantis. Tempat ini langsung berhadapan dengan Gunung Merapi. Cuaca cerah di sekitar Gunung Merapi memengaruhi obrolan intim itu.

    Sebelum menanam, acara dibuka dengan doa agama Buddha yang dipimpin oleh Wiryawan. Sri Sultan sangat memuji bagaimana panitia telah memersiapkan dengan baik.

    Biasanya, menurut Sultan Hamengku Buwono X, yang digunakan adalah doa kelompok mayoritas. Namun, pada saat acara itu, Sultan HB X menyatakan surprise dengan cara yang baru tersebut.

    “Memayu hayuning bawana memiliki filosofi. Pertama, keselamatan alam semesta itu hanya dimungkinkan oleh karena kebijakan manusia itu sendiri. Kalau kebijakannya rusak ya hancur pula alam semesta ciptaan-Nya. Alam harus kita selamatkan. Dalam arti kalau kita mengambil manfaatnya jangan sampai kita merusaknya. Harus menjaga. Kedua, darma sifat-sifat keutamaan itu yang memungkinkan bangsa dan negara tetap lestari. Dan, yang ketiga, keselamatan manusia hanya dimungkinkan karena rasa kemanusiaan,” tutur Sri Sultan HB X dalam sambutannya.

    Memayu hayuning bawana, masih menurut Sultan HB X, oleh UNESCO digunakan istilah sustainable development – pertumbuhanan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, air, pohon dan lingkungan harus dijaga bersama demi peradaban manusia.

    Ketua Pelaksana, RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo dalam sambutannya mengungkapkan ide kegiatan penanaman pohon ini.

    Mas Marrel, demikian ia akrab disapa, mengatakan bahwa inisiatif kegiatan tercetus pada pertemuan dirinya dengan tujuh pimpinan organisasi pemuda lintas iman pada Desember 2024 lalu di Minomartani, Sleman, Yogyakarta.

    Pertemuan itu terjadi saat organisasi pemuda lintas agama mengadakan kunjungan silaturahmi menjelang Natal ke Gereja Kristen Jawa, Minomartani.

  • Anak Usaha TOWR Mau Akuisisi 40% Saham DATA

    Anak Usaha TOWR Mau Akuisisi 40% Saham DATA

    Transaksi itu dilakukan melalui entitas anak TOWR, iForte, yang telah mengumumkan perkembangan negosiasi rencana akuisisi, Senin (20/1). Berdasarkan pengumuman itu, iFortee dan Verah Wahyudi Singgih Wong dan Jimmi Anka selaku para penjual, telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli pada 23 Desember 2024.

    “Setelah penyelesaian transaksi itu, iForte akan menjadi pengendali baru Remala [Abadi],” demikian menurut Corporate Secretary TOWR, Monalisa Irawan, dikutip dari keterbukaan informasi di situs web Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Adapun, rencana akuisisi itu bertujuan untuk pengembangan usaha serta memperluas jaringan usaha dalam rangka memperkuat posisi bisnis grup iForte di bidang digital infrastruktur telekomunikasi. 

    Lantas, apa saja hal-hal yang masih didiskusikan dalam negosiasi rencana akuisisi saham itu? “Antara lain mengenai nilai final rencana pengambilalihan dan waktu penyelesaian rencana pengambilalihan sebagaimana diatur dalam perjanjian pengikatan jual beli,” kata Direktur PT iForte Solusi Infotek, Hartono Tanuwidjaja dan Handoko Siputro.

    Apabila rencana akuisisi itu sudah mencapai kata sepakat, iForte sebagai pengendali baru Remala, akan melaksanakan tender wajib sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan OJK No. 9 Tahun 2018. 

    Namun, untuk saat ini, iForte dan TOWR tidak memiliki saham yang diterbitkan oleh DATA, baik secara langsung maupun tidak langsung. 

    Pada Senin sore menjelang penutupan perdagangan, saham TOWR menguat 0,76 persen ke harga Rp665, setelah ditutup melemah pada Jumat (17/1). Selama seminggu belakangan ini, harga TOWR sudah menguat 2,31 persen.

    Pada waktu yang sama, saham DATA melejit menyentuh ARA dengan penguatan 25 persen ke harga Rp1.225. Ini melanjutkan penguatan 6,52 persen pada Jumat pekan lalu. Dalam sepekan terakhir, harga DATA sudah melonjak 59,09 persen. 

    Sejalan dengan penguatan tersebut, IHSG juga menuat 0,22 persen ke level 7.170,74.

  • Kronologi Kebakaran di Museum Satria Mandala Jakarta, Diduga Berawal dari Mesin Pemanas Kopi – Halaman all

    Kronologi Kebakaran di Museum Satria Mandala Jakarta, Diduga Berawal dari Mesin Pemanas Kopi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kebakaran terjadi di Museum Satria Mandala, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu, 19 Januari 2025.

    Awalnya, pihak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan menerima informasi sekitar pukul 10.58 WIB. 

    Dari laporan itu, dikerahkanlah sebanyak 11 unit Gulkarmat dengan 32 personel. 

    Petugas mulai untuk memadamkan api sekitar pukul 11.05 WIB. 

    Dikabarkan, kebakaran berhasil dikuasai petugas sekitar pukul 11.20 WIB. 

    Dari foto yang diterima TribunJakarta.com, tampak petugas tengah melakukan proses pendinginan di sebuah ruangan yang terbakar. 

    Pendinginan dilakukan agar di ruangan tersebut tidak terjadi penyalaan api. 

    Di ruangan tersebut, terlihat sejumlah peralatan dapur hangus terbakar.

    Kronologi

    Kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik mesin pemanas kopi di ruang dapur koperasi di gedung Pusat Sejarah TNI. 

    Beruntung, kebakaran itu diketahui langsung oleh petugas damkar yang sedang berjaga di museum tersebut. 

    “Pak Handoko selaku petugas damkar pada 10.28 WIB melihat kepulan asap dari gorong-gorong basement. Pada jam 10.48 WIB, ditemukan sumber api di ruang dapur koperasi. Kemudian petugas damkar melaporkan ke museum Satria Mandala menghubungi Kantor Sektor Tebet,” ujar Perwira Piket Sarono pada Minggu (19/1/2025). 

    Pihak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan menerima informasi sekitar pukul 10.58 WIB. 

    Dikerahkan sebanyak 11 unit Gulkarmat dengan 32 personel. 

    Petugas mulai untuk memadamkan api sekitar pukul 11.05 WIB. 

    Dikabarkan, kebakaran berhasil dikuasai petugas sekitar pukul 11.20 WIB. 

    Petugas damkar menyatakan api benar-benar padam pada pukul 12.25 WIB.

    Luas area yang terbakar dikabarkan sekitar 10 x 12 meter. 

    Sumber: Tribun Jakarta

  • MPW Notaris Jawa Tengah Gelar Sidang Pemeriksaan Notaris Terlapor Penyalahgunaan Voucher

    MPW Notaris Jawa Tengah Gelar Sidang Pemeriksaan Notaris Terlapor Penyalahgunaan Voucher

    TRIBUNJATENG.COM – Majelis Pengawas Wilayah (MPW) Notaris Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah menggelar sidang pemeriksaan Notaris yang diduga melakukan penyalahgunaan voucher, Jumat (17/01).

    Bertempat di Ruang Rapat Bima, sidang pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan oleh MPD Kabupaten Demak.

    Sidang pemeriksaan dihadiri anggota MPW, yang dipimpin oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Tjasdirin selalu Ketua Majelis Pemeriksa. 

    Kegiatan sidang pemeriksaan ini juga diikuti oleh Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum Deni Kristiawan yang juga Sekretaris MPW dan Kepala Sub Bidang Pelayanan AHU, Widya Pratiwi Asmara serta Widhy Handoko dan Sukinta sebagai pemeriksa.

    Dalam prosesnya, sidang ini tetap memperhatikan dan melaksanakan pengawasan sesuai Permenkumham Nomor 15 tahun 2020 tentang tata cara pemeriksaan majelis pengawas terhadap notaris.

    MPW menggali keterangan dari pelapor mengenai kronologi dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh notaris terlapor. 

    Selain itu, MPW juga memintai keterangan untuk memperoleh fakta atas peristiwa yang terjadi.

    Mendengar penjelasan terlapor, Kepala Divisi Pelayanan Hukum mengharapkan Notaris akan semakin menyadari pentingnya kehati-hatian dan ketelitian dalam menjalankan tugas mereka. 

    Sehingga dapat mengurangi risiko kesalahan yang dapat merugikan tidak hanya diri mereka sendiri, tetapi juga pihak-pihak lain yang terlibat.

    “Semoga kedepannya masalah seperti ini tidak terjadi lagi dan dimohon kepada notaris dapat lebih berhati-hati dengan meningkatkan keamanan akun,” ujar Tjasdirin di penghujung kegiatan. (*)

  • Komdigi Tunjuk 38 Pejabat Sebagai Pelaksana Tugas (Plt), Berikut Daftarnya

    Komdigi Tunjuk 38 Pejabat Sebagai Pelaksana Tugas (Plt), Berikut Daftarnya

    Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menunjuk 38 pejabat Pelaksana Tugas (Plt) dalam nomenklatur baru di Komdigi.

    Penunjukan 38 Plt ini berdasarkan surat perintah pelaksana tugas nomor : 141/SJ/KP.01.06/01/2025 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komdigi pada 13 Januari 2025.

    Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa per tanggal 13 Januari 2025 disamping jabatan yang sedang diampuh, pejabat tersebut juga mendapatkan amanah sebagai pelaksana tugas atau Plt.

    Adapun, 38 Plt tersebut terbagi dalam beberapa Direktorat baru di Komdigi. Pada Sekretariat Jenderal diketahui terdapat delapan Plt yang dilantik.

    Terdapat juga lima Plt yang ditugaskan di Direktorat Jenderal (Ditjen) Ekosistem Digital dan Ditjen Infrastruktur Digital.

    Selain itu, ada empat Plt yang dilantik juga untuk menempati Ditjen Teknologi Pemerintahan Digital, Ditjen Pengawasan Ruang Digital, dan Ditjen Komunikasi Publik dan Media.

    Kemudian pada Inspektorat Jenderal dan Badan Pengawas Sumber Daya Manusia Komdigi juga dilantik 4 Plt untuk menjalankan tugas.

    Berikut Nama Plt yang Dilantik:

    Setjen

    1. Arifin Saleh selaku Kepala Biro Perencanaan ditunjuk sebagai Plt Kepala Biro Perencanaan

    2. Imam Suwandi selaku Kepala Biro Kepegawain dan Organisasi ditunjuk sebagai Plt Kepala Sumber Daya Manusia dan Organisasi

    3. Rosy Ervina selaku Analis Hukum Ahli Madya ditunjuk sebagai Plt Kepala Biro Hukum

    4. Tb. Apriza Mulqi selakunKepala Badan Tata Usaha Kementerian dan Protokol ditunjuk sebagai Plt Kepala Biro Umum

    5. Raden Rhima Anita Emita Martono selaku Kepala Biro Hubungan Masyarakat ditunjuk sebagai Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat

    6. Irawati Tjipto Priyanto selaku Kepala Pusat Data dan Sarana Informatika ditunjuk sebagai Plt Kepala Pusat Data dan Sarana Informatika

    7. Ichwan Makmur Nasution selaku Kepala Pusat Kelembagaan Internasional ditunjuk sebagai Plt Kepala Pusat Kelembagaan Internasional

    8. Oki Suryowahono selaku Analis Kebijakan Ahli Madya ditunjuk sebagai Plt Kepala Pusat Kebijakan Strategis.

    Ilustrasi BTS pemancar sinyal internetPerbesar

    Ditjen Infrastruktur Digital

    1. Denny Setiawan selaku Direktur Penataan Sumber Daya ditunjuk sebagai Plt Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital

    2. Adis Alifiawan selaku Analis Kebijakan Ahli Madya ditunjuk sebagai Plt Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standarisasi Infrastruktur Digital

    3. Dwi Handoko selaku Direktur Operasi Sumber Daya ditunjuk sebagai Plt Direktur Layanan Infrastruktur Digital

    4. Ervan Fathurokhman Adiwidjaja selaku Sekretaris Ditjen SDPPI ditunjuk sebagai Plt Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital

    5. Mulyadi selaku Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika ditunjuk sebagai Plt Direktur Pengendalian Infrastruktur.

  • Ikuti Kegiatan Evaluasi Triwulan, Pj Bupati Nganjuk Berkomitmen Tingkatkan Kinerja Pemerintahan

    Ikuti Kegiatan Evaluasi Triwulan, Pj Bupati Nganjuk Berkomitmen Tingkatkan Kinerja Pemerintahan

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

    TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK – Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, mengikuti rangkaian evaluasi kinerja yang dilaksanakan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

    Kegiatan diikuti oleh penjabat kepala daerah di sejumlah wilayah. 

    Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna mengatakan, evaluasi kinerja penjabat bupati ini merupakan agenda rutin yang digelar tiap triwulan. 

    Sri Handoko mengikuti ke kegiatan evaluasi kinerja bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk, Nur Solekan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Nganjuk, Samsul Huda, dan Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk, Mokhamad Yasin. 

    “Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penilaian dan evaluasi atas pelaksanaan dan capaian kinerja yang telah dilaksanakan oleh penjabat kepala daerah,” katanya, Selasa (14/1/2025). 

    Ia berharap evaluasi ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Nganjuk.

    Oleh karenanya, Sri Handoko dan jajaran pun memperhatikan saran serta masukan yang diberikan oleh Itjen Kemendagri. 

    Guna memperbaiki dan meningkatkan kinerja pemerintahan di masa mendatang.

    “Harapannya, menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas penyelenggaraan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk,” jelas Sri Handoko.

  • Polisi ajak pelajar Jakut jauhi tawuran dan penyalahgunaan narkoba

    Polisi ajak pelajar Jakut jauhi tawuran dan penyalahgunaan narkoba

    Jakarta (ANTARA) – Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra mengajak para pelajar di Jakarta Utara untuk menjauhi aksi tawuran, penyalahgunaan narkoba serta kejahatan siber yang marak terjadi di zaman serba digital ini.

    “Tahun 2025 ini, tawuran sudah tidak menjadi hal yang keren, tapi jadi hal yang cemen (lemah) karena dunia sudah berbicara biznet, starlink serta luar angkasa,” kata Seto Handoko saat program “Polisi Goes to School” di SMK 11 Maret, Jakarta Utara, Senin.

    Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto merencanakan 2045 merupakan tahun Indonesia emas, tetapi apabila para pelajar masih melakukan aksi tawuran, maka akan menjadi generasi cemas.

    Seto Handoko juga mengajak pelajar agar menjauhi penyalahgunaan narkoba yang berawal dari rokok, kemudian mencoba menghisap ganja, sinte (tembakau sintetis) serta jenis narkoba lainnya.

    Dia menuturkan, pada awalnya narkoba akan diberikan secara gratis oleh para bandar atau pelaku sindikat narkoba. Kemudian, setelah minggu ketiga atau keempat ada keinginan untuk membeli, maka akan terjerat narkoba dan menjadi kecanduan.

    “Adik-adik disuruh untuk mencoba terlebih dahulu dan merasakan enak serta menjadi kecanduan. Saat ini masih banyak peredaran narkoba karena adanya permintaan dari pengguna narkoba,” kata Seto Handoko dihadapan para pelajar.

    Dia juga mengingatkan kepada para pelajar, bila ada yang meminta tolong untuk mengantarkan barang oleh seseorang, maka harus diperiksa dan cek dulu barang itu karena bila tertangkap mengantarkan barang jenis narkoba, maka dapat dianggap sebagai kurir narkoba.

    Tak hanya itu, tren penipuan secara daring atau kejahatan siber di kalangan remaja seperti love scamming (penipuan dalam hubungan) dan porn revenge (kejahatan pornografi yang disebabkan balas dendam) juga marak terjadi.

    Seto Handoko meminta pelajar agar berhati-hati dengan dunia digital dan jangan sampai menjadi korban kejahatan siber

    “Kami bekerja sama dengan pihak meta (platform media sosial) untuk melakukan pelacakan akun-akun pelaku kejahatan siber melalui telepon akun yang didaftarkan,” ucapnya.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Berupaya Melawan Polisi, Dua Pencuri Motor di Kelapa Gading Ditembak – Halaman all

    Berupaya Melawan Polisi, Dua Pencuri Motor di Kelapa Gading Ditembak – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dua pencuri motor berinisial AS (32) dan BG (19) ditembak polisi pada bagian kakinya karena berupaya melawan ketika hendak ditangkap.

    Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra mengatakan penangkapan terhadap dua pelaku didasarkan atas dua laporan yang diterima.

    Laporan polisi tersebut dibuat korban yang kehilangan motor di Jalan Kelapa Nias, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara Minggu (8/12/2025).

    Kompol Seto menuturkan tim menyelidiki keberadaan pelaku hingga identitasnya berhasil diidentifikasi.

    Sejurus kemudian, pelaku dan barang bukti berupa peralatan yang dipakai untuk mencuri motor hingga satu pucuk senjata jenis air softgun berhasil diamankan polisi.

    “Barang bukti dari tangan pelaku yakni satu kotak peluru gotri senjata air softgun ukuran 6 milimeter,” kata Seto di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/1/2025).

    Total terdapat lima orang yang melakukan pencurian. 

    Dalam beraksi, pelaku acap kali membagi perannya. 

    Ada yang mengeksekusi dan mengawasi saat aksi pencurian terjadi.

    Tiga pelaku lainnya kini masih buron.

    “Mencuri motor dengan cara menarik kabel jalur kontak dan pelaku memasang soket buatan di kotak jalur kontak motor yang menyebabkan mesin motornya menjadi hidup atau menyala kemudian pelaku merusak stang motor dan membawa kabur motor,” ujar Kapolsek.

    Seto menyebut pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak 6 kali di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. 

    Motor hasil curian dijual kembali dengan harga Rp 3,5 juta dan dibagi rata untuk kelima pelaku.

    Para pelaku disangkakan Pasal 363 ayat 1 ke-4 dan ke-5 KUHP dengan penjara paling lama 7 tahun.

  • Polisi tembak kaki dua pencuri sepeda motor di Kelapa Gading

    Polisi tembak kaki dua pencuri sepeda motor di Kelapa Gading

    dua pelaku ini melakukan perlawanan kepada petugas saat ditangkap

    Jakarta (ANTARA) – Petugas kepolisian terpaksa menembak kaki dua pelaku pencurian sepeda motor berinisial AS (32) dan BG (29) yang menjalankan aksinya dua lokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara, karena melakukan perlawanan.

    “Kami terpaksa melakukan tindakan terukur karena dua pelaku ini melakukan perlawanan kepada petugas saat ditangkap,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra didampingi Kanit Reskrim AKP Emir Maharto Bustarosa saat jumpa pers di Jakarta, Senin.

    Ia mengatakan kedua pelaku ini merupakan komplotan pencurian yang kerap beraksi di sejumlah wilayah baik di Kelapa Gading maupun di luar daerah setempat.

    “Kami baru menangkap dua pelaku dan masih ada tiga pelaku yang masih dalam pengejaran,” kata dia.

    Kompol Seto mengatakan para pelaku menjalankan aksi kejahatannya di dua lokasi, yakni di Jalan Kelapa Nias Pegangsaan Dua, Kelapa Gading dan di depan Cafe Roti Geboy, Kelapa Gading Barat Jakarta Utara, pada (8/12) sekitar jam 06.15 WIB dan 07.30 WIB.

    “Para pelaku ini menjalankan aksi mereka di pagi hari karena situasi dinilai aman dan tidak ramai,” kata dia.

    Ia mengatakan pelaku berinisial AS berperan mengambil barang sedangkan pelaku BG berperan mengawasi keadaan sekeliling dengan berbekal senjata air softgun.

    “Aksi pelaku ini terekam kamera CCTV dan kami memulai penyelidikan setelah adanya dua laporan polisi,” kata dia.

    Ia mengatakan modus para pelaku dengan merusak motor milik korban, menarik kabel kontak, kemudian memasang soket buatan di jalur kontak motor yang menyebabkan mesin motor dapat menyala, kemudian merusak stang, lalu membawa kabur.

    “Dua motor milik korban yakni Honda Beat B 3840 EVU dan Beat Deluxe B 4260 UDK. Sedangkan motor yang dijual dari hasil curian Rp. 3.500.000, dan uangnya dibagi rata,” kata dia

    Kedua tersangka yang ditangkap pada Rabu (8/1) di dua lokasi dan polisi menyita beberapa barang bukti berupa senjata air softgun serta peluru gotri, enam kunci kontak imitasi, flashdisk berisi rekaman video CCTV, enam plat nomor.

    Adapun pasal yang disangkakan, pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana kurungan maksimal tujuh tahun.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025