Tepergok Curi Motor Ojol, Pria di Kelapa Gading Diamuk Massa
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Seorang pria berinisial EA (22)
diamuk massa
karena tepergok ingin mencuri motor driver ojek online (ojol) AF (29), Rabu (26/2/2025).
Peristiwa itu bermula saat AF memarkirkan motornya di pinggir jalan depan Lotte Mart di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading Timur,
Jakarta Utara
.
“Korban hendak masuk ke dalam Lotte Mart untuk mengambil paket dan memarkirkan motornya di pinggir jalan depan Lotte Mart tersebut,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra saat dikonfirmasi, Kamis (27/2/2025).
Saat EA meninggalkan motornya, tak lama dua orang pelaku datang untuk mengambil motor korban.
Namun, tidak berhasil, karena motor tersebut dikunci cakram oleh korban.
“Setelah itu, pelaku panik dan ada satu saksi melihat pelaku mengambil motor tersebut langsung diteriaki maling,” tutur Seto.
Para pelaku langsung melarikan diri dan warga terus mengejarnya.
“Dikejar oleh warga, sesampainya di putaran Lapiazza pelaku tertabrak oleh mobil dan langsung diamankan oleh warga dan sekuriti setempat,” ungkap dia.
Sementara pelaku satu lagi, sempat terjatuh dan dikepung massa usai tertabrak mobil.
Namun, ia berhasil melarikan diri dengan merampas motor ojol lainnya yang berada di sekitar Lapiazza.
Driver ojol itu pun sempat melawan dan berusaha mempertahankan motornya.
Namun, pelaku itu mengacungkan golok dan membuat driver ojol melepaskan motornya.
“Sempat bentrok dengan korban tersebut dengan mengacungkan golok, lalu korban melepas motornya dan motornya tersebut dibawa kabur,” ucap Seto.
Satu pelaku berhasil kabur, akhirnya hanya EA lah yang ditangkap oleh pihak kepolisian.
Setelah diinterogasi lebih lanjut, EA mengakui perbuatannya.
“Mengakui bahwa pelaku baru ini ingin mencoba melakukan pencurian sepeda motor bersama temannya,” pungkas Seto.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Handoko
-
/data/photo/2024/06/28/667dee7dadf04.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Tepergok Curi Motor Ojol, Pria di Kelapa Gading Diamuk Massa Megapolitan 27 Februari 2025
-

Maling Gagal Curi Motor di Jakut: Tertabrak, Dikepung Lalu Diamuk Massa
Jakarta –
Dua orang pria diduga maling gagal mencuri motor di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara setelah dipergoki warga. Salah seorang pelaku berhasil diamankan berujung diamuk oleh warga sekitar.
Dalam video yang beredar seperti dilihat detikcom, terlihat pelaku tengah dipukuli oleh warga sekitar. Pelaku terlihat babak belur.
Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko mengatakan peristiwa terjadi pada Rabu (26/2/2025) pukul 11.30 WIB siang tadi. Peristiwa bermula saat korban yang merupakan kurir memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan.
Korban masuk ke dalam mal untuk mengambil paket. Setelahnya, korban mendapati pelaku tengah mencoba mencuri motornya. Aksi pelaku gagal lantaran korban memasang kunci cakram.
“Lalu pada saat motor tersebut diparkir datang dua pelaku langsung mengambil motor korban. Setelah berhasil pelaku tersebut membawa motor tetapi tidak bisa karena motor tersebut dikunci cakram oleh korban,” kata Seto kepada wartawan, Rabu (26/2/2025).
Tertabrak Mobil
Seto mengatakan para pelaku lalu diteriaki maling oleh warga sekitar. Saat itu pelaku sempat tertabrak oleh mobil hingga keduanya terjatuh. Satu pelaku berhasil diamankan, sementara satu pelaku lainnya kabur usai merampas motor milik ojek online di lokasi.
“Pelaku tertabrak oleh mobil dan langsung diamankan oleh warga dan sekuriti setempat. Lalu pelaku yang kedua sempat jatuh dan dikepung massa, lalu kabur dengan merampas motor ojek online yang berada di sekitar dan sempat bentrok dengan ojek online tersebut dengan mengacungkan golok. Lalu korban ojek online melepas motornya dan motor ojek online tersebut dibawa kabur,” jelasnya.
Saat ini salah satu pelaku berinisial EA (21) berhasil diamankan. Seto menambahkan pihak kepolisian masih memburu satu pelaku lainnya.
“Mengakui bahwa pelaku baru ini ingin mencoba melakukan pencurian sepeda motor bersama temannya. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Kelapa Gading guna penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
(wnv/mea)
Hoegeng Awards 2025
Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu
-

Peredaran Narkoba di Lamongan Meluas, Libatkan Mahasiswa
Lamongan (beritajatim.com) – Kasus peredaran narkoba di Kabupaten Lamongan semakin mengkhawatirkan. Dalam periode Januari hingga Februari 2025, Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Lamongan berhasil mengungkap 29 kasus yang tersebar di 10 kecamatan, dengan total 39 tersangka, termasuk seorang mahasiswa yang terlibat dalam jaringan pengedar.
Sepuluh kecamatan yang menjadi lokasi pengungkapan kasus antara lain Paciran dengan 6 kasus, Brondong 4 kasus, Karangbinangun 3 kasus, Kalitengah 3 kasus, Lamongan 3 kasus, Tikung 2 kasus, Ngimbang 2 kasus, serta masing-masing 1 kasus di Laren, Babat, dan Sugio. Selain itu, ada tiga kasus hasil pengembangan yang ditemukan di Kecamatan Dukun (Gresik) serta Kecamatan Kabuh dan Ploso (Jombang).
Kasat Reskoba Polres Lamongan, AKP Teguh Triyo Handoko, mengungkapkan bahwa dari 39 kasus yang terungkap, terdapat tiga kasus menonjol. Salah satunya melibatkan seorang mahasiswa berinisial CE (24), warga Kecamatan Babat, yang ditangkap atas kepemilikan narkotika golongan I jenis ganja seberat 140 gram.
“Tersangka CE membeli ganja dari akun Instagram bernama kingstone, kemudian bertemu dengan kurir di salah satu SPBU. Kami berhasil mengamankannya dan membawanya ke kantor polisi,” ujar AKP Teguh dalam rilis pers, Selasa (25/2/2025).
Selain ganja, polisi juga menyita barang bukti berupa 44,28 gram sabu, 5 butir pil ekstasi, 13.625 butir obat keras daftar G, 40 unit ponsel, 2 timbangan elektrik, 6 unit sepeda motor, serta uang tunai Rp 3.420.000.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 Juncto Pasal 111 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 435 dan Pasal 436 ayat 2 UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. [fak/beq]
-

PGN Group Raih 10 Penghargaan Proper 2024, Bukti Komitmen terhadap Keberlanjutan
Jakarta, Beritasatu.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan anak perusahaannya kembali mencatatkan prestasi dalam ajang Anugerah Lingkungan Proper 2024. PGN Group meraih 10 penghargaan, terdiri dari 4 Proper Emas dan 5 Proper Hijau, sebagai bentuk apresiasi atas upaya perusahaan dalam menjalankan program keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari, juga menerima penghargaan Green Leadership Madya atas kepemimpinannya dalam mendorong implementasi prinsip keberlanjutan dan ESG. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) kepada PGN atas komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan lebih daripada yang dipersyaratkan regulasi, maupun kontribusinya dalam menjalankan program-program keberlanjutan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat.
Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq berterima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah berinovasi dan menerapkan green leadership.
“Proper juga digunakan dalam mengambil keputusan, dasar penilaian manajemen, taksonomi hijau bagi operasional perusahaan, CEO dan Founder dalam landasan ketat kinerja perusahaan. Terima kasih kepada mereka yang beritikad baik, tokoh utama penataan lingkungan hidup,” ujar Hanif, Senin (24/2/2025).
PGN Group berhasil meraih Proper Emas untuk PGN Stasiun Pagardewa, Pertagas Operation South Sumatera Area (OSSA), Pertagas Operation West Java Area (OWJA), dan Pertagas Operation Kalimantan Area (OKA). Sementara itu, PGN Stasiun Cimanggis, PGN Stasiun Panaran, PGN SOR III, Pertagas Operation East Java Area (OEJA), dan PGN SAKA Indonesia Pangkah Limited meraih Proper Hijau.
Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim PGN Group dalam menerapkan berbagai program yang tidak hanya berdampak bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada kelestarian lingkungan. Kami juga berterima kasih kepada mitra binaan dan seluruh pihak yang telah mendukung upaya ini,” ujar Arief.
Salah satu program unggulan PGN yang mendapat Proper Emas adalah Pesona Tani Dewa (Pertanian Sustainable, Optimal, dan Adaptif Petani Pagardewa), yang dikembangkan di Desa Pagardewa, Muara Enim, Sumatra Selatan. Program ini hadir sebagai solusi atas rendahnya pendapatan petani karet, produktivitas kebun yang menurun dan ancaman kebakaran lahan.
Melalui inisiatif ini, PGN mendukung pengembangan ekowisata Danau Kemiri, yang membantu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Selain itu, perusahaan juga mengajak masyarakat mengasah kemampuan bisnisnya dengan usaha budidaya lebah, ikan, semangka, dan cabai untuk mendiversifikasi sumber ekonomi petani. Tak hanya itu, PGN juga mendorong replanting karet, pemanfaatan pupuk organik, dan mitigasi kebakaran hutan melalui program Tani Siaga.
Hasilnya, perkebunan karet di Pagardewa mampu menyerap hingga 4,56 ton karbon per hektar per tahun, yang memperkuat komitmen PGN dalam mendukung dekarbonisasi. Arief menegaskan bahwa PGN Group akan terus meningkatkan inovasi dalam pengelolaan lingkungan.
“Sebagai Subholding Gas, kami akan memperkuat tanggung jawab sosial dan lingkungan, agar dapat berkontribusi lebih besar dalam menjaga bumi dan menyejahterakan masyarakat,” tutupnya.
-

Polisi cegah pelajar jadi korban kejahatan siber lewat program edukasi
pelajar jangan menjadi korban atau menjadi pelaku kasus kejahatan siber
Jakarta (ANTARA) –
Kepolisian Sektor (Polsek) Kelapa Gading mencegah pelajar di Jakarta Utara menjadi korban kejahatan siber melalui program edukasi Police Goes to School yang kali ini diselenggarakan di Sekolah Marie Joseph, Kelapa Gading.
“Kejahatan siber yang sering dialami kalangan remaja mulai dari judi online, penipuan daring hingga porn revenge atau mengirimkan video porno sebagai balas dendam,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan Polsek Kelapa Gading baru-baru ini mengungkap kasus prostitusi daring yang melibatkan anak-anak bawah umur di kawasan Jakarta Utara.
Seto meminta agar pelajar jangan menjadi korban atau menjadi pelaku kasus kejahatan siber yang menyebarkan konten-konten SARA, nude, kata kasar, ujaran kebencian, dan lainnya yang diatur dalam UU ITE.
Ia menjelaskan dari survei, Indonesia merupakan salah satu pengguna internet terbesar. Hal ini diketahui, saat bangun pagi pasti yang dicari adalah smartphone (ponsel pintar) untuk mencari informasi terbaru.
“Ini yang menjadi tantangan di dunia digital, ruang digital yang semakin luas akan banyak bermunculan konten negatif,” kata dia.
Ia mengatakan berdasarkan usia, penetrasi internet tertinggi berada di kelompok usia antara 13-18 tahun, hampir seluruhnya atau 99,16 persen merupakan kelompok usia tersebut terhubung ke internet.
Selanjutnya kelompok usia 19-36 tahun memiliki penetrasi internet sebesar 87,3 persen
Ia mengatakan saat ini para remaja harus meningkatkan literasi digital sehingga dapat membedakan mana informasi yang benar dan mana yang tidak.
Selain itu menjauhi praktik yang membuat terjebak seperti pinjaman online, judi daring, hingga membeli barang dengan iming-iming harga murah.
“Jangan menjadi korban penipuan online, perlu ketelitian dalam membeli barang. Kami ajak pelajar meningkatkan literasi digital sebagai upaya mencegah terjadinya kejahatan siber,” kata dia.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2025 -
/data/photo/2023/10/11/652626a5786a6.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kronologi WNA Dianiaya 4 Pria di Kelapa Gading, Bermula dari Tuduhan Curi Airpods Megapolitan 23 Februari 2025
Kronologi WNA Dianiaya 4 Pria di Kelapa Gading, Bermula dari Tuduhan Curi Airpods
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Seorang warga negara asing (WNA) berinisial K (31), dikeroyok empat pemuda di sebuah toko minuman beralkohol di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (19/2/2025).
Kejadian bermula ketika K kehilangan AirPods miliknya. K lantas menuduh empat pria berinisial FR (25), IA (24), RM (30), dan NA (29) yang duduk bersebelahan dengannya mengambil AirPods tersebut.
“Dikarenakan AirPods milik korban tidak ada, korban pun menuduh orang-orang tersebut, lalu terjadi cekcok,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko, Minggu (23/2/2025).
Sebelum cekcok terjadi, K sempat melempar botol bir kaleng ke arah empat pria tersebut. Merasa tak terima, keempat pria itu langsung menyerang K.
K lantas berupaya melarikan diri ke luar toko. Namun, FR, IA, RM, dan NA mengejar korban.
“Sesampainya di luar, salah satu pelaku sempat melemparkan gelas ke arah korban,” kata Seto.
Korban kemudian menghentikan langkahnya di sebuah minimarket dekat tempat kejadian perkara.
Di minimarket itu, para saksi melihat kondisi K yang sudah berlumuran darah dan luka-luka.
“Korban tiba di minimarket sudah dalam keadaan berdarah di bagian kepala, kaki, dan tangan sebelah kiri patah. Lalu korban menghubungi istrinya,” tambah Seto.
Beruntung, nyawa K masih bisa diselamatkan. Istri K kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Kelapa Gading.
Keempat pelaku kemudian ditangkap polisi dan kini ditahan di Polsek Kelapa Gading untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Mereka disangkakan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2020/10/14/5f86cca13c2ef.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Tuduh Orang Curi Airpods, WNA di Kelapa Gading Dikeroyok Empat Pemuda Megapolitan 23 Februari 2025
Tuduh Orang Curi Airpods, WNA di Kelapa Gading Dikeroyok Empat Pemuda
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– K (31), warga negara asing (WNA), dianiaya oleh empat pemuda di sebuah toko minuman beralkohol di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (19/2/2025).
Empat orang itu berinisial FR (25), IA (24), RM (30), dan NA (29).
Mereka menganiaya K karena bermula dari tuduhan K terhadap keempat pemuda tersebut.
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko, menyebut kejadian bermula ketika K duduk bersebelahan dengan empat pelaku.
Tidak lama berselang, AirPods milik K hilang.
Dia kemudian mencurigai keempat orang itu hingga melemparnya dengan kaleng bir.
“Korban sempat melempar botol bir kaleng ke arah empat pelaku. Setelah itu, korban pun keluar dan salah satu pelaku sempat melempar barang ke arah korban,” kata Seto dalam keterangan resmi, Minggu (23/2/2025).
Setelah K berada di luar, empat orang pemuda itu mengejar K.
Saat di luar toko, K bahkan sempat dilempari gelas oleh salah satu pelaku.
Dia kemudian melarikan diri ke sebuah minimarket untuk meminta pertolongan.
“Menurut saksi, korban tiba di minimarket sudah dalam keadaan berdarah di bagian kepala, kaki, dan tangan sebelah kiri patah,” kata Seto.
Beruntung, K masih bisa diselamatkan walaupun mengalami berbagai luka dan tangan yang patah.
K kemudian menghubungi istrinya untuk menjemputnya.
Sang istri kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kelapa Gading.
Kini, keempat pelaku sudah ditangkap oleh pihak kepolisian.
Mereka disangkakan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Bupati Purbalingga Beri Tawaran Mengajar untuk Vokalis Band Sukatani Novi – Halaman all
TRIBUNNEWS.COM – Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, memberikan tanggapan terkait pemecatan Novi Citra Indriyati, vokalis Band Sukatani yang dikenal dengan nama panggung Twister Angel.
Diketahui Novi sebelumnya menjadi guru di SDIT Mutiara Hati, Desa Purworejo, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Menanggapi kabar pemecatan Novi ini, Fahmi Muhammad Hanif menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Purbalingga siap menerima Novi untuk mengabdi sebagai guru di sekolah-sekolah di Purbalingga.
Fahmi juga berjanji akan memfasilitasi dan memberi dukungan penuh kepada Novi jika ingin mengabdi sebagai guru di sekolah yang ada di Purbalingga.
Hal ini diungkap Fahmi di sela-sela kegiatan Retret Kepala Daerah di Akademi Militer Magelang, Sabtu (22/2/2025).
“Berkaitan dengan isu Band Sukatani yang berasal dari Purbalingga yang sedang viral di berbagai media sosial, dan isu yang beredar soal keluarnya Mbak Novi, salah satu guru di Sekolah Dasar.”
“Berkaitan isu yang beredar keluarnya Mbak Novi dari salah satu guru di sekolah dasar, Saya Fahmi Muhammad Hanif Bupati Kabupaten Purbalingga dengan tangan terbuka siap menerima Mbak Novi.”
“Jika Mbak Novi berkenan untuk mengabdi di sekolah di Kabupaten Purbalingga. InsyaAllah saya selaku pemerintah Kabupaten Purbalingga siap memfasilitasi dan memberikan support,” kata Fahmi dalam unggahan video di akun media sosial Instagram pribadinya @fahmihnf, Sabtu (22/2/2025).
Penjelasan Dinas Pendidikan Banjarnegara
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara, Teguh Handoko, mengonfirmasi status Novi yang non-aktif dalam Dapodik.
“Sudah tidak aktif per tanggal 6 Februari 2025. Akan tetapi alasannya apakah karena dipecat atau mengundurkan diri kita belum tahu karena itu adalah wewenang pihak yayasan,” ucap Teguh Handoko saat dihubungi tribunjateng.com, Sabtu (22/2/2025).
Menurut dia terkait pemberhentian dan sebagainya merupakan kewenangan pihak sekolah yang diselenggarakan masyarakat (swasta).
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

