Tag: Handoko

  • RI Dapat Hibah Rp 123 M dari Uni Eropa buat Pengelolaan Laut

    RI Dapat Hibah Rp 123 M dari Uni Eropa buat Pengelolaan Laut

    Jakarta

    Uni Eropa (UE) dan Agence francaise de développement (AFD) menandatangani perjanjian kerja sama pengelolaan hibah kepada pemerintah Indonesia. Total hibah diberikan senilai 7 juta euro atau setara Rp 123,17 miliar (kurs Rp 17.597) untuk mendukung program pengelolaan laut yang berkelanjutan dan berbasis bukti.

    Dari total hibah tersebut, 3,55 juta euro akan mendanai kegiatan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan 3,45 juta euro sisanya akan mendanai kegiatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

    “3,55 juta euro akan mendanai kegiatan yang dipimpin oleh KKP, sementara 3,45 juta euro akan membiayai inisiatif BRIN,” tulis keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Kamis (6/3/2025).

    Hibah dari UE ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas di bawah inisiatif Global Gateway untuk memajukan pengelolaan laut yang berkelanjutan.

    Pendanaan UE ini melengkapi dua pinjaman AFD yang telah ditandatangani sebelumnya, yaitu Eco Fishing Port Project (KKP) sebesar 98,6 juta euro untuk memodernisasi empat pelabuhan perikanan Indonesia. Kemudian Multi-Reseach Vehicle (MRV/KrisNa) (BRIN) sebesar 89 juta euro untuk memperoleh dua kapal penelitian multidisiplin yang canggih.

    Acara penandatanganan berlangsung di Auditorium Gedung B.J. Habibi BRIN dan dihadiri oleh Duta Besar UE untuk Indonesia dan Brunei Darussalam H.E. Denis Chaibi; Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN H.E. Fabien Penone; Kepala BRIN Laksana Tri Handoko; Direktur Pelabuhan Perikanan-KKP Tri Aris Wibowo; dan Kepala Subdit Pinjaman dan Hibah Bilateral 1-Kemenkeu Syahruddin.

    Lihat juga video: Operasi Laut Terpadu, Bea Cukai Amankan Kerugian Ratusan Miliar

    (aid/fdl)

  • Kriminal kemarin, praperadilan Hasto hingga tewas di Ombudsman

    Kriminal kemarin, praperadilan Hasto hingga tewas di Ombudsman

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah peristiwa berkaitan dengan keamanan menghiasi Jakarta yang terjadi pada Senin (3/3) kemarin, mulai dari gugatan praperadilan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto hingga pria tewas di Gedung Ombudsman RI.

    Berikut berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.

    1. Hasto Kristiyanto kembali ajukan dua gugatan praperadilan pada Senin

    Tim Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kembali mengajukan dua gugatan praperadilan terkait dengan penyidikan dugaan suap pada proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI.

    “Keputusan hakim praperadilan sebelumnya masih memberikan ruang bagi kami, mengajukan kembali dua gugatan praperadilan,” kata salah satu Tim Hukum Hasto Kristiyanto, Ronny Talapessy di Jakarta, Senin.

    Selengkapnya di sini

    2. Polisi beri sanksi sosial tiga remaja terlibat balap liar

    Kepolisian Sektor (Polsek) Kelapa Gading, Jakarta Utara memberikan sanksi sosial kepada tiga remaja berinisial FFA (13), RA (17) dan MW (27) karena diduga terlibat balap liar di Jalan Boulevard Artha Gading Kelapa Gading Jakarta Utara pada Minggu (2/3) dini hari.

    “Ketiga anak yang kami tangkap diberikan sanksi sosial dan pencerahan agama dengan tujuan dapat mengubah diri mereka menjadi lebih baik,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Senin.

    Selengkapnya di sini

    3. Anak bos rental menangis saat ditayangkan video CCTV penembakan

    Anak dari bos (pemilik) rental mobil almarhum Ilyas Abdurrahman yang juga sebagai saksi, Agam Muhammad Nasrudin dan Rizky Agam Syahputra menangis saat menyaksikan tayangan video rekaman kamera pengawas (CCTV) penembakan.

    “Mohon izin yang mulia, kami mau menunjukkan rekaman video sebagai bukti tambahan untuk sama-sama kami lihat,” kata Oditur Militer dari Oditurat Militer II-07 Jakarta yang menangani perkara yakni Mayor Chk Gori Rambe di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Senin.

    Selengkapnya di sini

    4. Pria ditemukan tewas di ruang sopir Ombudsman RI

    Kepolisian menyelidiki kasus seorang pria berinisial YKB (37) yang ditemukan tewas di ruang sopir Gedung Ombudsman RI, Setiabudi, Jakarta Selatan.

    “Kejadian ditemukan tewas pada Senin sekitar pukul 03.40 WIB,” kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, Senin.

    Selengkapnya di sini

    5. Kuasa hukum Hasto harap sidang praperadilan ditunda bukan akal-akalan

    Tim kuasa hukum Sekretaris DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berharap sidang praperadilan ditunda bukan akal-akalan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    “Tentu kita harapkan bahwa ini bukan akal-akalan agar supaya KPK bisa menyelesaikan berkas perkara kemudian mereka melimpahkan berkas perkara itu,” kata kuasa hukum Hasto, Maqdir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin.

    Selengkapnya di sini

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: M. Hari Atmoko
    Copyright © ANTARA 2025

  • PTPN I Lakukan Program Konservasi Alam Demi Tingkatkan Kompetensi Pelaku Wisata – Halaman all

    PTPN I Lakukan Program Konservasi Alam Demi Tingkatkan Kompetensi Pelaku Wisata – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Guna meningkatkan kompetensi pelaku wisata, PTPN I memberdayakan BUMDes.

    Salah satunya adalah dengan melakukan program konservasi lingkungan dan pengembangan komunitas di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

    Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN I, Tio Handoko, menegaskan bahwa program konservasi di Kecamatan Bahorok merupakan bagian dari program unggulan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. 

    “Kami berharap program ini dapat menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di Sungai Landak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Selain itu, PTPN I juga berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi para pelaku wisata di Bukit Lawang serta memberdayakan BUMDes guna menciptakan nilai bersama bagi masyarakat,” ujarnya, Senin(3/3/2025).

    Lebih lanjut Tio menjelaskan program konservasi berkelanjutan yang PTPN I laksanakan di Kecamatan Bahorok meliputi beberapa sub program antara lain penanaman pohon untuk pakan satwa endemik, pelestarian flora langka, hingga kepada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekowisata serta dukungan untuk rumah disabilitas. 

    “Hal ini adalah langkah PTPN I untuk mengidentifikasi lebih dalam dan menganalisa permasalahan, kebutuhan-kebutuhan pemangku kepentingan,  serta melihat potensi sinergi dan kolaborasi antar pihak,” kata Tio.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Langkat, Elly Heriani Rambe, menyambut baik inisiatif PTPN I dalam program konservasi dan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Bahorok. 

    “Kami berharap adanya keselarasan tujuan bersama dari setiap stakeholder yang hadir agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Bahorok,” ujarnya.

    Sebelumnya pada tahun 2024 bersama Kelompok Hutan Sosial setempat yaitu Rinte Nusantara, PTPN I telah membantu dalam pembuatan nursery pembibitan untuk mendukung keberlanjutan kegiatan konservasi di sepadan Sungai Landak.

    Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat penyediaan bibit untuk kegiatan konservasi, tetapi juga sebagai tempat pembelajaran dan edukasi lingkungan bagi masyarakat setempat.

    PTPN I optimistis bahwa kolaborasi yang terjalin akan menciptakan dampak positif jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat setempat. 

    Ke depan, program ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi kawasan Bahorok, tetapi juga bagi daerah lain yang membutuhkan perhatian serupa.

  • Anggota Polisi Tertabrak saat Bubarkan Balap Liar di Kelapa Gading

    Anggota Polisi Tertabrak saat Bubarkan Balap Liar di Kelapa Gading

    Jakarta

    Anggota polisi dari Polsek Kelapa Gading tertabrak sepeda motor seorang peserta balap liar. Peristiwa itu terjadi saat korban membubarkan aksi balap liar yang terjadi di Jalan Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    Peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/3) dini hari. Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko mengatakan awalnya anggota Polsek Kelapa Gading menerima informasi dari warga terkait aksi balap liar yang terjadi di lokasi.

    Polisi lalu menuju Jalan Boulevard Kelapa Gading untuk menindaklanjuti laporan warga. Saat tiba di lokasi, terdapat anak remaja sekitar 20 orang dengan menggunakan 10 unit sepeda motor dan satu unit mobil nongkrong serta melakukan aksi balap liar.

    “Mereka pergi berhamburan meninggalkan lokasi karena ada petugas,” kata Seto dilansir Antara, Senin (3/3/2025).

    Para peserta balap liar itu lalu panik bergegas meninggalkan lokasi. Salah satu anggota Polsek Kelapa Gading, Aipda Dedy Prayudie, kemudian tertabrak salah satu pengendara peserta.

    “Anggota yang terluka sudah di bawa ke puskesmas untuk menjalani pengobatan,” kata Seto.

    “Saat ini ketiga masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman yang dilakukan penyidik,” ujarnya.

    (ygs/ygs)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Sahur Ramadan, Polisi Amankan Tiga Remaja yang Diduga Lakukan Balap Liar

    Sahur Ramadan, Polisi Amankan Tiga Remaja yang Diduga Lakukan Balap Liar

    JAKARTA – Polsek Kelapa Gading mengamankan tiga remaja yang diduga melakukan aksi balap liar di Jalan Kumala Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu, 2 Maret, pukul 02.05 WIB.

    “Saat ini sudah mengamankan 3 orang remaja berikut barang bukti sepeda motor 3 unit,” kata Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko saat dikonfirmasi, Minggu, 2 Maret.

    Seto menjelaskan kejadian itu bermula saat pihaknya menerima laporan masyarakat terkait adanya sekelompok remaja yang berkumpul untuk melaksanakan aksi balar liar di tempat kejadian perkara (TKP). Atas dasar itu, pihaknya langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

    Setibanya di TKP, para remaja itu berhamburan membubarkan diri. Bahkan, karena kepanikan para remaja tersebut hingga akhirnya menyerempet satu anggota Polsek Kelapa Gading.

    “Salah satu anggota patroli Aipda Dedy Prayudie terserempet oleh 1 orang remaja tersebut,” ucap Seto.

    Kendati berhamburan, kata Seto, pihaknya dapat mengamankan tiga remaja dari puluhan orang dari kelompok tersebut.

    Saat ini ketiganya dibawa ke Mapolsek Kelapa Gading, guna dilakukan pendalaman terkait aksi tersebut.

  • Polisi tertabrak saat bubarkan aksi balap liar di Kelapa Gading

    Polisi tertabrak saat bubarkan aksi balap liar di Kelapa Gading

    Jakarta (ANTARA) – Seorang polisi dari Polsek Kelapa Gading tertabrak motor oleh remaja berinisial MW (27) saat membubarkan aksi balap liar di Jalan Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu dini hari.

    Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Minggu, mengatakan, peristiwa bermula ketika petugas menerima laporan dari warga terkait adanya anak-anak remaja nongkrong yang disertai balap liar di Jalan Boulevard Artha Gading sekitar pukul 02.00 WIB.

    Selanjutnya, petugas melaksanakan pengecekan laporan tersebut dan sesampainya di lokasi terdapat anak remaja sekitar 20 orang dengan menggunakan 10 unit sepeda motor dan satu unit mobil nongkrong serta melakukan aksi balap liar.

    “Mereka pergi berhamburan meninggalkan lokasi karena ada petugas,” kata dia.

    Akibatnya, salah seorang anggota Polsek Kelapa Gading Aipda Dedy Prayudie tertabrak motor yang dikendarai remaja tersebut hingga mengalami luka-luka.

    “Anggota yang terluka sudah di bawa ke puskesmas untuk menjalani pengobatan,” kata Seto.

    Dalam aksi balap liar itu, polisi mengamankan tiga orang pelaku yang diduga terlibat aksi balap liar yakni FFA (13), RA (17) dan pria berinisial MW (27) yang menabrak petugas,.

    “Saat ini ketiga masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman yang dilakukan penyidik,” ujarnya.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Coffee Experience Bar, Cara Baru Menikmati Kopi Berkualitas

    Coffee Experience Bar, Cara Baru Menikmati Kopi Berkualitas

    JAKARTA – Menikmati kopi kini bukan sekadar urusan rasa, tetapi juga pengalaman. Sumthin’ Else by Herd menghadirkan konsep Coffee Experience Bar, di mana penikmat kopi dapat merasakan sensasi berbeda dalam menikmati kopi lokal berkualitas.

    Jeffta Handoko, perwakilan manajemen Sumthin’ Else by Herd, mengungkapkan bahwa konsep ini tidak hanya mengandalkan rasa kopi yang otentik, tetapi juga menghadirkan cara minum yang lebih mendalam. Salah satu minuman direkomendasikan adalah The Sweet Mamba yang menggunakan double espresso dengan steamed milk.

    “Secara komposisi, ini hanya double espresso dan steamed milk saja. Bisa dibuat di rumah, karena sekarang banyak mesin kopi rumahan yang oke dan bisa membuat kopi proper. Ini rekomendasi banget diminum pagi hari,” ujar Jeffta, saat ditemui di Kala Askara, Ratu Plaza, Jakarta Selatan pada Kamis, 27 Februari.

    Tidak hanya itu, Sumthin’ Else juga menghadirkan berbagai varian kopi yang dibuat dengan biji kopi pilihan, seperti Sweet Mamba yang berasal dari Peru, Amerika Selatan dan Guatemala, Amerika Tengah.

    “Tantangan utama kami adalah mencari biji kopi berkualitas yang sesuai dengan rasa yang kami inginkan. Apalagi sekarang, demam kopi sedang tinggi, tetapi suplai biji kopi justru berkurang,” imbuhnya.

    Salah satu minuman inovatif yang ditawarkan adalah Misty Dago, yang membawa sensasi berbeda dalam menikmati kopi. Nama ini diambil dari suasana Dago, Bandung yang sejuk dan berembun.

    Sebagai tambahan informasi, Sumthin’ Else by Herd dibuka pertama kali di Bandung pada April 2024 sekaligus pelopor coffe experience bar di Indonesia.

    Misty Dago (Adelia/VOI)

    “Braga cenderung lebih fresh, seperti banyak anak muda yang berjalan-jalan untuk refreshing. Kalau Dago, lebih dingin dan berembun, makanya minuman ini dinamakan Misty Dago,” jelas Jeffta.

    Valerio, barista Sumthin’ Else by Herd, menjelaskan bahwa Misty Dago merupakan minuman unik dengan berbagai elemen menarik.

    “Awalnya, kita masukkan es batu, lalu ada sodanya. Kami campur dengan flavor vanilla, dan biji kopi yang digunakan sebagai topping adalah The Sweet Mamba,” kata Valerio.

    Tak hanya sekadar topping, jumlah biji kopi yang digunakan sebagai hiasan memiliki makna tersendiri.

    “Tiga biji kopi itu melambangkan health, wealth, dan happiness,” tambahnya.

    Minuman ini juga dihiasi dengan whipped cream berbahan nabati bernama Milak serta menggunakan flavor vanilla untuk memperkaya rasa.

    Tren kopi dengan topping cream semakin populer, terutama dengan inspirasi dari Korea yang menghadirkan berbagai varian, seperti cream cokelat, matcha, hingga Irish coffee versi cocktail. Sumthin’ Else by Herd menghadirkan konsep serupa dengan pendekatan mocktail.

    “Untuk mendapatkan tekstur foam yang sempurna, kami menggunakan blender khusus. Biasanya, foam dibuat dengan cara shake, tetapi kami punya alat yang bisa menghasilkan foam hanya dalam 30 detik.” ungkap Valerio.

    Selain itu, untuk menciptakan cream yang kaya rasa, barista mengombinasikan fresh milk dan pure whipping cream, menghasilkan tekstur lembut yang menyatu sempurna dengan kopi.

    Sumthin’ Else by Herd membawa pengalaman minum kopi ke tingkat berikutnya, menggabungkan kualitas biji kopi terbaik dengan inovasi penyajian yang unik. Konsep Coffee Experience Bar ini tidak hanya memberikan rasa yang nikmat, tetapi juga menghadirkan cerita dan filosofi di balik setiap sajian.

  • Kriminal kemarin, mayat dicor di Jaktim hingga ayam gelonggongan

    Kriminal kemarin, mayat dicor di Jaktim hingga ayam gelonggongan

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah peristiwa yang berkaitan dengan keamanan menghiasi Jakarta pada Kamis (27/2) kemarin, mulai kasus pembunuhan yang jenazahnya dicor hingga polisi menangkap pembuat ayam gelonggongan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

    Berikut berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali:

    Motif pembunuhan dan jasadnya dicor di Jaktim karena sakit hati

    Motif pembunuhan terhadap pria pemilik rumah toko (ruko) berinisial JS (69) pada Minggu (16/2) di Jakarta Timur hingga jasadnya dicor oleh pelaku berinisial ZA (35) karena sakit hati.

    ” Motifnya adalah sakit hati karena pelaku ditampar oleh korban,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Nicolas Ary Lilipaly di Polres Metro Jakarta Timur, Kamis.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Polisi periksa empat saksi dalam kasus pengeroyokan di Kelapa Gading

    Kepolisian telah memeriksa empat orang saksi dalam kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan pria berinisial MP (43) dan MB (42) terhadap korban berinisial MR (32) di lahan kosong Jalan Raya Bekasi Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/2) malam.

    “Kami terus melengkapi berkas penyidikan dari kasus penganiayaan ini,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Kamis.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Pria di Tambora rampas kalung wanita lansia karena terlilit utang

    Seorang pria berinisial YL (36), diduga merampas kalung emas seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Kastimah (50) di Jalan Sawah Lio II, RT/RW 03/01 Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat karena terlilit utang.

    “Motif pelaku adalah ekonomi karena pelaku terlilit utang, utang pinjaman ‘online’, juga utang kepada warga,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Kukuh Islami dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Tiga orang pria berinisial RM (27), AS (25) dan ERA (24) digiring menuju jumpa pers di Polsek Tambora, Jakarta Barat terkait kasus pencurian dengan kekerasan, Kamis (27/2/2025). (ANTARA/Risky Syukur)

    Polisi tangkap pelaku dan penadah sepeda motor curian

    Kepolisian Sektor (Polsek) Pademangan, Jakarta Utara menangkap dua spesialis pencuri motor dan satu orang penadah motor hasil curian di daerah itu.

    “Ketiga pria yang ditangkap Unit Reskrim berinisial ZP (21), AP (28), dan MSF (35),” kata Kapolsek Pademangan Kompol Imanuel Sinaga saat jumpa pers di Jakarta, Kamis.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Polisi tangkap pembuat ayam gelonggongan di Jakarta Selatan

    Polisi menangkap pembuat ayam gelonggongan berinisial S (31) di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dalam rangka operasi satuan tugas (satgas) pangan menjelang Ramadhan 1446 Hijriah.

    “Bahwa benar telah terjadi pemotongan ayam yang kemudian dicampur dengan air dan tidak sesuai dengan standar produksi,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ardian Satrio Utomo kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Polisi gelar latihan kapal motor perkuat kesiapsiagaan hadapi banjir

    Polisi gelar latihan kapal motor perkuat kesiapsiagaan hadapi banjir

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian Sektor (Polsek) Kelapa Gading menggelar latihan kapal motor di kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara untuk memperkuat kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi bencana banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

    “Kegiatan dimaksudkan untuk menambah kemampuan anggota Polsek dalam mengoperasionalkan perahu motor,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Kamis.

    Ia mengatakan melalui kegiatan ini petugas dilatih untuk membantu warga yang membutuhkan evakuasi dengan kapal motor saat terjadi banjir.

    Peristiwa banjir sudah beberapa kali terjadi dan memang warga membutuhkan bantuan untuk evakuasi di saat rumah mereka terendam banjir.

    Selain menambah keterampilan anggota, latihan ini juga bertujuan meningkatkan stamina dan fisik anggota. “Kami juga melatih kekompakan dalam menjalankan tugas sehingga evakuasi dapat lebih cepat dilakukan,” kata Seto.

    Lulusan Akademi Kepolisian tahun 2010 ini menambahkan latihan ini akan rutin dilakukan, sehingga keterampilan anggota semakin terasah dan jika nanti dibutuhkan mereka sudah siap bertugas.

    “Potensi kerawanan akibat banjir dapat terjadi kapanpun dan ini satu upaya kesiapsiagaan yang kami lakukan,” ujarnya.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Polisi periksa empat saksi dalam kasus pengeroyokan di Kelapa Gading

    Polisi periksa empat saksi dalam kasus pengeroyokan di Kelapa Gading

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian telah memeriksa empat orang saksi dalam kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan pria berinisial MP (43) dan MB (42) terhadap korban berinisial MR (32) di lahan kosong Jalan Raya Bekasi Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/2) malam.

    “Kami terus melengkapi berkas penyidikan dari kasus penganiayaan ini,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Kamis.

    Pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku yang diduga melakukan aksi penganiayaan tersebut.

    “Kami juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Penangkapan dan Penahanan serta tembusan SPDP kepada keluarga,” kata dia.

    Seto mengaku pihaknya masih membutuhkan waktu untuk melakukan proses penyidikan dan penyidik telah mengirimkan permintaan perpanjangan penahanan ke jaksa penuntut umum (JPU). Petugas juga mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) kepada korban.

    “Kami terus melakukan proses penyidikan secara terbuka dan sesuai dengan prosedur yang ada,” ujarnya.

    Sebelumnya Unit Reskrim Kelapa Gading menangkap dua pria berinisial MP (43) dan MB (42) karena menganiaya pria berinisial MR (32) di lahan kosong Jalan Raya Bekasi Pegangsaan Dua, Kelapa Gading Jakarta Utara pada Jumat (21/2) malam.

    Aksi penganiayaan tersebut menyebabkan korban mengalami patah pada giginya, luka di bagian bibir, dahi, tangan, kaki dan bagian belakang memar.

    Petugas menyita barang bukti berupa dua unit balok dan satu cangkul yang digunakan pelaku untuk menganiaya.

    Seto menjelaskan aksi penganiayaan ini berawal pada Jumat (21/2) sore ketika ipar korban yang menderita asma, terganggu dengan asap hitam yang masuk ke dalam rumah korban.

    Korban mendatangi lokasi bersama dua orang temannya dan saat mendekati rumah bedeng di lahan kosong dan dua orang menunggu di atas tumpukan puing.

    Sesampai di bedeng tiba-tiba ada yang memukul korban menggunakan parang dari belakang dan korban melihat ada dua orang memukul menggunakan kayu dan balok yang mengakibatkan korban terluka.

    Selanjutnya, korban dan dua temannya berlari meninggalkan lokasi dan melapor ke Polsek Kelapa Gading.

    Petugas langsung menurunkan tim melakukan penyelidikan dan kedua pelaku mengaku memukul korban.

    Kedua pelaku dapat dijerat Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025