Tag: Gunawan

  • KSAL Pakistan ajak TNI AL perkuat interoperabilitas dengan PAK Navy

    KSAL Pakistan ajak TNI AL perkuat interoperabilitas dengan PAK Navy

    Karachi (ANTARA) – Kepala Staf Angkatan Laut Pakistan Laksamana Naveed Ashraf mengajak TNI Angkatan Laut untuk memperkuat interoperabilitas dengan Angkatan Laut Pakistan (PAK Navy).

    Laksamana Ashraf di sela rangkaian latihan bersama AMAN Exercise 2025 dan AMAN Dialogue 2025 di Karachi, Minggu, mengatakan kerja sama TNI AL dan PAK Navy cukup erat, dan dia optimistis hubungan itu akan terus kuat ke depannya.

    “Pakistan dan Indonesia dekat cukup lama, berakar dari kedekatan religi dan budaya. Kesamaan dan hubungan kuat ini berkontribusi kepada kerja sama yang erat antara militer dua negara. Angkatan Laut dua negara aktif terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari kunjungan perwira tinggi, operasi, dan kolaborasi dalam hal pendidikan dan latihan-latihan. Saya yakin interaksi yang erat ini akan terus berlanjut ke depannya dengan fokus memperkuat interoperabilitas antara dua angkatan laut,” kata Laksamana Ashraf.

    Ia juga mengatakan TNI AL dan PAK Navy mempunyai hubungan yang bersejarah dan mengakar.

    Pemerintah Indonesia pada awal 1966, yang saat itu dipimpin Presiden Soekarno, mengirimkan Gugus Ke-10 ALRI berupa dua kapal selam, RI Nagaransang dan RI Bramastra, kemudian dua kapal cepat roket, empat kapal cepat torpedo, lima tank amfibi, kemudian ada juga pesawat tempur ke Karachi untuk membantu Pakistan membela diri dari serangan India.

    Di Karachi, kapal-kapal ALRI—sekarang TNI AL—berpatroli bersama kapal-kapal Angkatan Laut Pakistan. Ketika itu, tidak ada kontak senjata antara kapal-kapal ALRI dengan India karena saat Gugus Ke-10 ALRI tiba di Karachi, Pakistan dan India sepakat untuk gencatan senjata.

    Operasi ALRI di Karachi, yang disebut Operasi Nasakom, berakhir pada awal Maret 1966. Ayub Khan, presiden Pakistan saat itu, memberi penghargaan dan penghormatan kepada seluruh prajurit Gugus Ke-10 ALRI.

    Presiden Ayub mengatakan prajurit-prajurit ALRI merupakan teladan bagi prajurit dan rakyat Pakistan.

    Hubungan erat dua angkatan laut pun berlanjut hingga hari ini. TNI AL dan PAK Navy saling mengirimkan kapal untuk terlibat dalam agenda latihan multilateral yang digelar baik oleh Indonesia dan Pakistan.

    TNI AL pada awal Februari ini mengirimkan satu kapal perangnya KRI Bung Tomo-357 untuk mengikuti latihan bersama AMAN Exercise 2025 di Karachi yang digelar oleh Angkatan Laut Pakistan.

    Sementara itu, PAK Navy juga mengirimkan satu kapal perangnya PNS Aslat (F254) untuk mengikuti latihan bersama Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di Bali, yang digelar TNI AL setiap dua tahun sekali.

    “Dua pihak selalu memelihara ikatan yang kuat, dan hubungan yang dekat dan saling menguntungkan,” kata Laksamana Ashraf.

    Dalam rangkaian AMAN Exercise tahun ini, KSAL Pakistan menyempatkan diri meninjau kesiapan KRI Bung Tomo-357 di Karachi, Sabtu (8/2).

    Dalam kunjungan itu, Laksamana Ashraf mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengawak KRI Bung Tomo-357 yang merupakan salah satu kapal perang peserta AMAN-25.

    Di geladak KRI Bung Tomo, KSAL Pakistan dan Panglima Armada Angkatan Laut Pakistan Laksamana Muda Abdul Munib disambut Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I TNI AL Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi, Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada I Laksamana Pertama TNI M. Taufik, Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) selaku Komandan Satuan Tugas Latihan Bersama AMAN-25 Kolonel Laut (P) Dedi Gunawan Widyatmoko, dan Atase Pertahanan RI untuk Pakistan Kolonel Inf. Henru Hidayat Susanto.

    Pewarta: Genta Tenri Mawangi
    Editor: Didik Kusbiantoro
    Copyright © ANTARA 2025

  • 2 Kapal di Dermaga Ancol Terbakar, 1 Orang Tewas dan Lima Luka Luka – Page 3

    2 Kapal di Dermaga Ancol Terbakar, 1 Orang Tewas dan Lima Luka Luka – Page 3

    Kebakaran terjadi di Gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Sabtu (8/2/2025). Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh masyarakat pada pukul 23:09 WIB.

    “Obyek yang terbakar sementara gedung BPN,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta, Satriadi Gunawan dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/2/2025).

     Terkait kejadian ini, sebanyak 15 unit mobil pemadam dikerahkan. Operasi pemadaman masih berlangsung.

    “Pengerahan unit 15 Unit dan 60 Personil,” ujar dia.

    “Alhamdulillah titik api sudah ditemukan dan sudah padam. Saat ini sedang proses menghalau asap untuk keluar,” tambahnya.

  • Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN Memakan Korban? Nusron Wahid Buka Suara

    Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN Memakan Korban? Nusron Wahid Buka Suara

    PIKIRAN RAKYAT – Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di gedung Kementerian ATR/BPN. Kebakaran terjadi pada Sabtu, 8 Februari 2025, sekitar pukul 23.09 WIB.

    Jelang tengah malam, titik api dilaporkan berada di gedung humas kantor tersebut. Namun, hingga saat ini belum diketahui apa penyebab pasti kebakaran.

    Nusron Wahid dalam tinjauannya memastikan tidak ada korban jiwa yang diakibatkan peristiwa tersebut.

    “Nggak ada (korban jiwa),” kata Nusron, dalam keterangan persnya pada Minggu, 9 Februari 2025.

    Nusron menekankan bahwa tidak ada aktivitas apa pun sepanjang kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN. Ia melanjutkan, “kosong, nggak ada orang.”

    Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di gedung kementerian ATR/BPN. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta, Satriadi Gunawan mengungkapkan bahwa petugas pemadam kebakaran kini telah berhasil memadamkan api di lokasi.

    Informasi kebakaran diterima Damkar Jakarta Selatan pada Sabtu, 8 Februari 2025, sekitar pukul 23.09 WIB. Petugas selanjutnya gegas melangsungkan operasi pemadaman sejak pukul 23.18 WIB.

    Api kemudian berhasil dilokalisir sekitar pukul 23.45 WIB. Satriadi mengatakan petugas saat ini masih melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran.

    Nusron Wahid Kebetulan Haul di Jakbar

    Kebakaran terjadi di Gedung Kementerian ATR/BPN, di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu malam, 9 Februari 2025, sekitar pukul 23.00 WIB.

    Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid segera menuju lokasi setelah mengetahui kantornya terbakar si jago merah.

    “Lantai 1 yang terbakar, kejadian sekitar pukul 23.10 WIB, api berhasil dipadamkan pada pukul 00.15 WIB,” kata Nusron kepada media pada Minggu, 10 Februari 2025, dini hari.

    Nusron mengungkapkan bahwa saat kebakaran terjadi, dia baru saja menghadiri acara di Jakarta Barat. Ketika sedang dalam perjalanan pulang, ia mendapat kabar mengenai kebakaran di kantornya.

    “Saya kebetulan baru dari Jakbar, ada Haul. Pas di jalan tol langsung diberi kabar, lalu saya segera menuju ke sini. Sampai di sini sekitar pukul 23.40 WIB,” ujarnya. ***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Diduga karena Korsleting AC, Ini Kronologi Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN – Page 3

    Diduga karena Korsleting AC, Ini Kronologi Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Gedung Kementerian ATR/BPN dilaporkan terbakar pada Sabtu (9/2/2025) malam. Diduga, sumber api berasal dari hubungan arus pendek listrik. Hal itu diketahui setelah Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan berhasil menjinakkan api.

    “Penyebab, Diduga Korsleting perangkat AC,” kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta, Satriadi Gunawan, Minggu (9/2/2025) dini hari.

    Satriadi mengatakan, api pertama kali terlihat dari ruang Humas lantai dasar. Ketika itu, sekuriti mencoba padamkan api menggunakan APAR, namun tak berhasil.

    “Api sudah membakar kertas-kertas arsip diatas meja menghasilkan asap tebal,” ujar dia.

    Satriadi mengatakan, sekuriti kemudian melaporkan kejadian ini ke petugas Gulkarmat. Sebanyak 21 unit mobil dan 62 personel dikerahkan ke lokasi. Saat ini, situasi sudah kondusif.

    “Pemadaman dinyatakan selesai,” ujar dia.

    Satriadi mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. “Taksiran kerugian Rp 448.656.000,” tandas dia.

    Nusron Wahid, selaku orang nomor satu di kementerian itu pun ikut turun memantau proses pemadaman. Nusron ditemani pejabat pemerintahan Kota Jaksel. Nampak, dia mengenakan kemeja putih, kepalanya juga dilindungi helm.

    “Tadi jam 23 lewat ada kebakaran kecil di gedung Humas di lantai 1,” kata Nusron Wahid dalam keterangannya, Minggu (9/2/2025) dinihari.

    Menurut dia, api diduga bersumber dari lantai 1 Gedung Humas, namun belum diketahui secara pasti penyebabnya.

    “Di Gedung Humas di lantai 1, sampai saat kni belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran,” ujar dia “Yang paling penting kita bisa atasi,” sambung Nusron Wahid.

     

  • Kronologi Kebakaran Gedung ATR/BPN, Api Bakar Kertas Arsip-Muncul Asap Tebal

    Kronologi Kebakaran Gedung ATR/BPN, Api Bakar Kertas Arsip-Muncul Asap Tebal

    Jakarta

    Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengalami kebakaran. Titik api berasal dari ruang humas.

    Kebakaran terjadi pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 23.09 WIB. Petugas pemadam kebakaran lalu tiba di lokasi sekitar pukul 23.16 WIB.

    Api Terlihat di Ruang Humas

    Plt Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan operasi pemadaman kebakaran dimulai pukul 23.18 WIB. Petugas melihat titik api berasal dari ruang humas gedung Kementerian ATR/BPN.

    “Api terlihat dari ruang humas lantai dasar,” kata Satriadi kepada wartawan, Minggu (9/2/2025).

    Satriadi mengatakan petugas sekuriti setempat awalnya mencoba memadamkan api dengan alat pemadam api ringan atau apar. Namun, nyala api telah membakar sejumlah kertas arsip di lokasi hingga menimbulkan asap tebal.

    “Sekuriti menangani api awal dengan apar. Namun api sudah membakar kertas-kertas arsip di atas meja menghasilkan asap tebal dan sekuriti melapor damkar untuk meminta bantuan,” katanya.

    62 Unit Personel Dikerahkan

    Total ada enam unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Satriadi mengatakan pihaknya juga menurunkan 62 personel pemadam kebakaran untuk memadamkan api di gedung Kementerian ATR/BPN.

    “Jumlah personel 62 orang,” katanya.

    Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 23.45 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan pukul 23.45 WIB. Operasi pemadaman kebakaran gedung Kementerian ATR/BPN dinyatakan selesai pada pukul 00.35 WIB.

    Kerugian Ditaksir Rp 448 Juta

    Satriadi mengatakan dari dugaan awal, kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN terjadi akibat korsleting pada perangkat pendingin udara atau air conditioner.

    “Dugaan penyebab diduga korsleting perangkat AC,” kata Satriadi.

    Menteri ATR/BPN Nusron Wahid juga telah buka suara terkait kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN. Dia memastikan tidak ada korban jiwa yang timbul.

    Nusron mengaku belum mengetahui berkas yang ikut terbakar. Namun, dia yakin penyebab kebakaran gedung ATR/BPN bisa segera diketahui.

    “Masih (penyelidikan penyebab kebakaran), pasti nanti ketahuan kok,” ujar Nusron.

    (ygs/ygs)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Kantor Kementerian ATR/BPN Kebakaran, Nusron Belum Bisa Pastikan Dokumen yang Hangus – Halaman all

    Kantor Kementerian ATR/BPN Kebakaran, Nusron Belum Bisa Pastikan Dokumen yang Hangus – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengalami kebakaran, Sabtu (8/2/2025).

    Lokasi kebakaran tepatnya di Gedung Humas. Penyebabnya diduga korsleting listrik.

    Plt Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, dalam keterangannya menyebut api membakar kertas-kertas arsip di atas meja hingga menghasilkan asap tebal.

    Api sudah dipadamkan dan tak ada korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir Rp 48.656.000 juta.

    Namun, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang datang ke lokasi, belum bisa memastikan terkait dokumen-dokumen yang terbakar.

    KEMENTERIAN ATR/BPN KEBAKARAN – Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid mendatangi kantornya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selata saat kebakaran pada Minggu (9/2/2025) dini hari. Nusron mengatakan saat ini api sudah padam. (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti). (Tribunnews.com/ Abdi Ryanda Shakti)

    “Nah itu belum tahu. Kita (harus) masuk dulu, kan kita kan belum masuk,” ujar Nusron.

    Sesuai Pasal 4 Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2020 tentang Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Menteri ATR mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang untuk membantu Presiden menyelenggarakan pemerintahan negara.

    Seperti tertuang pada Pasal 5 Perpres tersebut, Kementerian ATR menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:

     

    Sementara berdasarkan Pasal 2 Perpres Nomor 48 Tahun 2020, Badan Pertanahan Nasional atau BPN mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pertanahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Kemudian di Pasal 3 Perpres tersebut, BPN menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:

    a. penyusunan dan penetapan kebijakan di bidang pertanahan;

    b. perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang survei dan pemetaan pertanahan;

    c. perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang penetapan hak dan pendaftaran tanah;

    d. perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang redistribusi tanah, pemberdayaan tanah masyarakat, penatagunaan tanah, penataan tanah sesuai rencana tata ruang, dan penataan wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, perbatasan dan wilayah tertentu;

    e. perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengadaan tanah dan pengembangan pertanahan; 

    f. perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengendalian dan penertiban penguasaan dan pemilikan tanah, serta penggunaan dan pemanfaatan tanah sesuai rencana tata ruang;

    g. perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang penanganan dan pencegahan sengketa dan konflik serta penanganan perkara pertanahan;

    h. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan BPN;

    i. pelaksanaan koordinasi tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan BPN;

    j. pelaksanaan pengelolaan data dan informasi pertanahan dan lahan pertanian pangan
    berkelanjutan;

    k. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pertanahan; dan

    1. pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia di bidang pertanahan.

     

     

     

  • Damkar Taksir Kerugian Akibat Kebakaran di Gedung ATR/BPN Capai Rp 448 Juta

    Damkar Taksir Kerugian Akibat Kebakaran di Gedung ATR/BPN Capai Rp 448 Juta

    Jakarta

    Kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, telah padam. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

    “Taksiran kerugian Rp 448.656.000,” kata Plt Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta, Satriadi Gunawan, kepada wartawan, Minggu (9/2/2025).

    Kebakaran terjadi pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 23.09 WIB. Total ada enam unit mobil pemadam serta 62 personel pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

    Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 23.16 WIB. Api berasal dari ruang humas gedung Kementerian ATR/BPN.

    “Api terlihat dari ruang humas lantai dasar. Sekuriti menangani api awal dengan apar,” ujar Satriadi.

    Nyali api belum padam saat sekuriti melakukan penanganan awal. Api justru membakar sejumlah berkas yang ada di lokasi.

    “Api sudah membakar kertas-kertaas arsip di atas meja menghasilkan asap tebal dan sekuriti melapor damkar untuk meminta bantuan,” tuturnya.

    Operasi pemadaman kebakaran lalu dimulai pukul 23.18 WIB. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 23.45 WIB. 10 menit berselang petugas kemudian melakukan proses pendinginan. Operasi tersebut dinyatakan selesai pada pukul 00.35 WIB.

    Satriadi mengatakan dari dugaan awal, kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN terjadi akibat korsleting pada perangkat pendingin udara atau air conditioner.

    “Dugaan penyebab diduga korsleting perangkat AC,” kata Satriadi.

    Menteri ATR/BPN Nusron Wahid juga telah buka suara terkait kebakaran di Kementerian ATR/BPN. Dia memastikan tidak ada korban jiwa yang timbul.

    “Nggak ada (korban jiwa),” kata Nusron.

    Nusron mengaku belum mengetahui berkas yang ikut terbakar. Dia juga yakin penyebab kebakaran gedung ATR/BPN bisa segera diketahui.

    “Masih (penyelidikan penyebab kebakaran), pasti nanti ketahuan kok,” pungkas Nusron.

    (ygs/ygs)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Kantor Kementerian ATR/BPN Kebakaran Diduga Akibat Korsleting AC, Kerugian Rp 400 Juta – Halaman all

    Kantor Kementerian ATR/BPN Kebakaran Diduga Akibat Korsleting AC, Kerugian Rp 400 Juta – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dinas Gulkarmat Jakarta menduga kebakaran di Kementerian ATR/BPN di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (8/2/2025) malam akibat konsleting listrik pada AC.

    “Dugaan penyebab diduga korsleting perangkat AC,” kata Plt Kadis Gulkarmat Jakarta, Satriadi Gunawan dalam keterangannya, Minggu (9/2/2025).

    Satriadi menuturkan, titik api pertama kali terlihat dari Gedung Humas. Saat itu, sekuriti sebenarnya sudah mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

    Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga menghubungi pihak petugas pemadam kebakaran (damkar).

    DIDUGA KEBAKARAN – Kepulan asap cukup tebal terjadi di gedung Kementerian ATR/BPN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (8/2/2025) malam. Diduga terjadi kebakaran di lantai 1 gedung. (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti). (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti)

    “Api sudah membakar kertas kertas arsip di atas meja menghasilkan asap tebal dan security melapor damkar untuk meminta bantuan,” ucapnya.

    Dalam insiden ini, Satriadi memastikan tak ada korban luka maupun jiwa. Hanya saja, kerugian materil ditaksir mencapai Rp 448.656.000.

    Terpisah, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, belum bisa memastikan terkait dokumen-dokumen yang terbakar.

    “Nah itu belum tahu. Kita (harus) masuk dulu, kan kita kan belum masuk,” ujar Nusron di lokasi.

    Sebelumnya, Gedung Kementerian ATR/BPN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kebakaran pada Sabtu (8/2/2025) malam.

    Pantauan Tribunnews.com sekira pukul 23.29 WIB, sejumlah mobil pemadam kebakaran (damkar) masuk ke dalam kawasan gedung melalui pintu samping.

    “Objek sementara Gedung (Kementerian ATR) BPN,” kata Plt Kadis Gulkarmat Jakarta, Satriadi Gunawan saat dihubungi, Sabtu.

    Adapun pihaknya menerima laporan sekira pukul 23.09 WIB. Lalu, sejumlah petugas pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi.

    “Pengerahan Unit 21 unit, 62 personel,” tuturnya.

    Nusron mengatakan api yang membakar kantornya itu diduga berasal dari komputer yang tidak dimatikan. Namun, hal ini masih diselidiki lebih lanjut.

    “Enggak ada (korban). Jadi tadi ini kebetulan tadi itu kayanya ya itu ada petugas itu, pegawai, komputer nya itu gak dimatikan. Lalu kejadian, ketahuan sama sekuriti,” jelasnya.

    Beruntung, titik api segera ditemukan dan dipadamkan petugas hingga tak merembet ke bangunan yang lain.

  • Kantor Kementerian ATR/BPN Kebakaran Diduga Akibat Korsleting AC, Kerugian Rp 400 Juta – Halaman all

    Nusron Wahid Pastikan Tak Ada Korban Saat Gedung Kementerian ATR/BPN Kebakaran – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid memastikan tak ada korban dalam insiden kebakaran di Gedung Humas kantornya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (8/2/2025) malam.

    “Nggak ada (korban),” kata Nusron kepada wartawan, Minggu (9/2/2025).

    Nusron menyebut kebetulan, saat peristiwa kebakaran terjadi tidak ada orang di gedung tersebut.

    “Kosong, nggak ada orang,” katanya.

    Titik api berada di gedung humas. Saat ini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

    KEMENTERIAN ATR/BPN KEBAKARAN – Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid mendatangi kantornya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selata saat kebakaran pada Minggu (9/2/2025) dini hari. Nusron mengatakan saat ini api sudah padam. (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti). (Tribunnews.com/ Abdi Ryanda Shakti)

    Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di gedung kementerian ATR/BPN. Petugas pemadam kebakaran kini telah berhasil memadamkan api di lokasi.

    “Titik api sudah ditemukan dan sudah padam,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta, Satriadi Gunawan, dalam keterangan kepada wartawan.

    Informasi kebakaran itu diterima Damkar Jakarta Selatan pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 23.09 WIB. Petugas lalu melakukan operasi pemadaman mulai pukul 23.18 WIB.

    Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 23.45 WIB. Satriadi mengatakan petugas saat ini masih melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran.

    “Dilanjutkan proses pendinginan dan proses mengeluarkan asap,” jelas Satriadi.

    Sebelumnya, Gedung Kementerian ATR/BPN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kebakaran pada Sabtu (8/2/2025) malam.

    Pantauan Tribunnews.com sekira pukul 23.29 WIB, sejumlah mobil pemadam kebakaran (damkar) masuk ke dalam kawasan gedung melalui pintu samping.

    “Objek sementara Gedung (Kementerian ATR) BPN,” kata Plt Kadis Gulkarmat Jakarta, Satriadi Gunawan saat dihubungi, Sabtu.

    Adapun pihaknya menerima laporan sekira pukul 23.09 WIB. Lalu, sejumlah petugas pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi.

    “Pengerahan Unit 21 unit, 62 personel,” tuturnya.

    Nusron mengatakan api yang membakar kantornya itu diduga berasal dari komputer yang tidak dimatikan. Namun, hal ini masih diselidiki lebih lanjut.

    “Enggak ada (korban). Jadi tadi ini kebetulan tadi itu kayanya ya itu ada petugas itu, pegawai, komputer nya itu gak dimatikan. Lalu kejadian, ketahuan sama sekuriti,” jelasnya.

    Beruntung, titik api segera ditemukan dan dipadamkan petugas hingga tak merembet ke bangunan yang lain.

     

  • Menteri Nusron Apresiasi Kerja Cepat Damkar Padamkan Kebakaran Gedung ATR/BPN

    Menteri Nusron Apresiasi Kerja Cepat Damkar Padamkan Kebakaran Gedung ATR/BPN

    Jakarta

    Kebakaran sempat terjadi di gedung Kementerian ATR/BPN yang berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, mengapresiasi kerja cepat petugas pemadam kebakaran memadamkan api di lokasi.

    “Tadi jam 23.00 WIB lewat ada kebakaran kecil di gedung humas di lantai satu, alhamdulilah kerjanya (pemadam kebakaran) cepat sekali,” kata Nusron kepada wartawan, Minggu (9/2/2025).

    Kebakaran itu terjadi pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 23.09 WIB. Lokasi yang terbakar ialah gedung humas Kementerian ATR/BPN.

    “Sampai saat ini belum diketahui secara (pasti) apa penyebab kebakaran. Yang paling penting kita bisa atasi dan terima kasih sekali kepada anggota tim damkar,” ujar Nusron.

    Kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN saat ini telah berhasil dipadamkan. Plt Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada perangkat pendingin udara atau air conditioner atau AC.

    “Dugaan penyebab diduga korsleting perangkat AC,” kata Satriadi kepada wartawan.

    Petugas Damkar Jakarta Selatan mendapatkan informasi adanya kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN sekitar pukul 23.09 WIB. Api awalnya terlihat dari ruang humas yang berada di lantai dasar.

    “Api terlihat dari ruang humas lantai dasar. Sekuriti menangani api awal dengan apar,” kata Satriadi.

    Nyala api langsung membakar kertas arsip di lokasi. Petugas sekuriti Kementerian ATR/BPN kemudian segera melaporkan peristiwa itu ke Damkar Jakarta Selatan.

    “Api sudah membakar kertas-kertas arsip di atas meja menghasilkan asap tebal dan sekuriti melapor damkar untuk meminta bantuan,” katanya.

    Total enam unit mobil pemadam serta 62 personel pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Operasi pemadam kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 00.35 WIB.

    (ygs/ygs)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu