Tag: Gunawan

  • Danantara Bakal Percepat Transformasi Ekonomi RI

    Danantara Bakal Percepat Transformasi Ekonomi RI

    Jakarta

    Pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan BUMN di Indonesia.

    Pengamat BUMN, Herry Gunawan, menjelaskan bahwa Danantara dapat mengatasi masalah klasik dalam ekonomi Indonesia, yakni saving-investment gap, yaitu kesenjangan antara tabungan domestik dengan investasi. Menurutnya, masalah ini sudah lama membelenggu ekonomi Indonesia, di mana kapasitas pemerintah untuk mendanai investasi terbatas, sehingga pertumbuhan ekonomi hanya mampu berada di kisaran 5% dan rasio investasi terhadap PDB Indonesia stagnan di angka sekitar 30%.

    “Danantara berpeluang untuk memperkecil kesenjangan ini dengan mengonsolidasikan kekuatan BUMN, yang akan memperbesar kontribusi investasi, baik yang dilakukan sendiri maupun melalui kerja sama dengan pihak lain, baik domestik maupun internasional,” kata Herry dalam pesan singkatnya, Senin (24/2/2025).

    Lebih dari itu, Herry menambahkan bahwa Danantara juga diharapkan dapat mengakselerasi transformasi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045-sebuah era kejayaan yang menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi global yang mandiri, berdaulat, dan disegani.

    “Dengan mengonsolidasikan sumber daya strategis nasional dan mengoptimalkan pengelolaan aset BUMN, Danantara akan menjadi katalis bagi industrialisasi berbasis nilai tambah. Kekayaan alam Indonesia tidak lagi akan diekspor mentah, tetapi akan diolah dan dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” ujarnya.

    Selain berpotensi untuk memperkuat perekonomian, Danantara juga dipandang dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap investasi asing, terutama dalam bentuk utang. Herry mengatakan, jika Danantara dikelola dengan baik dan asetnya berkembang pesat, ketergantungan pemerintah terhadap dana asing dapat berkurang secara signifikan.

    “Jika aset Danantara berkembang, ketergantungan pemerintah terhadap dana asing, seperti utang, bisa menurun,” tambahnya.

    Di sisi lain, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudistira, menilai bahwa Danantara dapat membantu mempercepat hilirisasi industri dan transisi energi di Indonesia, dua hal yang selama ini berjalan lambat karena terbatasnya pembiayaan.

    “Danantara bisa menjadi harapan untuk mempercepat realisasi proyek-proyek transisi energi, yang sudah lama tertunda. Dengan permodalan yang lebih kuat, Danantara bisa mempercepat hilirisasi yang selama ini sulit dilakukan,” tegas Bhima.

    Bhima juga menambahkan bahwa Danantara berpotensi menjadi solusi untuk mengurangi tekanan keuangan negara. Sebagai badan pengelola investasi, Danantara dapat menarik modal asing dan domestik untuk proyek-proyek strategis nasional tanpa terlalu bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    “Danantara bisa menjadi platform yang menarik bagi investasi, terutama untuk sektor energi baru terbarukan,” ujar Bhima.

    Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Danantara diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

    (rrd/rir)

  • Peluang Investasi atau Beban Baru bagi Negara?

    Peluang Investasi atau Beban Baru bagi Negara?

    PIKIRAN RAKYAT – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Banyak pihak mempertanyakan transparansi, tata kelola, dan potensi dampaknya terhadap ekonomi nasional.

    Meski menuai kecaman, sejumlah pakar menilai Danantara dapat memberikan manfaat besar jika dikelola dengan baik.

    Pentingnya Tata Kelola dan Transparansi

    Guru Besar Universitas Indonesia (UI) sekaligus pengamat pasar modal Budi Frensidy menyoroti tantangan utama dalam pengelolaan Danantara, yaitu tata kelola, pengawasan, dan manajemen risiko.

    Menurutnya, Danantara dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia jika dikelola secara profesional, kompeten, dan transparan.

    “Jika dia mampu dikelola secara profesional, kompeten, dan transparan hingga mampu memberikan return besar untuk pemegang sahamnya,” ucap Budi Frensidy, Jumat 21 Februari 2025.

    Dia juga menekankan bahwa pengelolaan Danantara harus berada di tangan profesional yang berintegritas tinggi dan tidak terafiliasi dengan kepentingan politik.

    “Sepenuhnya serahkan ke para profesional yang berintegritas dan berkomitmen tinggi, serta tidak terafiliasi dengan partai politik dan kelompok tertentu,” ujar Budi Frensidy.

    Kunci Keberhasilan: Transparansi dan Independensi

    Kepala Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M. Rizal Taufikurahman menggarisbawahi pentingnya transparansi dalam pengelolaan Danantara agar daya saingnya meningkat.

    “Dengan kepemilikan 99 persen pada holding operasional dan investasi, Danantara bisa mengkonsolidasikan aset BUMN secara lebih efektif, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi beban fiskal negara dalam pengelolaan perusahaan pelat merah,” tuturnya.

    Akan tetapi, M. Rizal Taufikurahman juga mengingatkan bahwa potensi benturan kepentingan dan intervensi politik bisa menjadi tantangan besar.

    “Tantangan utama yang harus dihadapi adalah potensi benturan kepentingan, intervensi politik, dan moral hazard dalam pengelolaan BUMN. Tanpa transparansi, Danantara bisa berubah menjadi beban negara, bukan solusi,” katanya.

    M. Rizal Taufikurahman menambahkan bahwa kompleksitas birokrasi yang berlebihan dapat meredam daya saing Danantara di pasar global.

    Manfaat Holding Company bagi Tata Kelola BUMN

    Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Eddy Junarsin menilai bahwa konsep holding company seperti Danantara dapat meningkatkan koordinasi dan pengawasan terhadap BUMN yang selama ini dikelola secara terpisah.

    “Dengan adanya Danantara, monitoring dari parent company akan lebih transparan dan efektif,” ucapnya dalam keterangan di Yogyakarta, Minggu 24 Februari 2025.

     Eddy Junarsin menekankan bahwa keberhasilan Danantara tidak cukup hanya pada pembentukan holding company, tetapi juga memerlukan langkah strategis seperti merger dan akuisisi agar lebih efisien.

    “Perlu ada langkah lanjutan agar Danantara tidak sekadar menjadi entitas administratif tanpa daya tarik strategis bagi investor global,” ujarnya.

    Standar ESG dalam Menarik Investor Asing

    Rizal Taufikurahman menegaskan bahwa Danantara harus menerapkan standar Environmental, Social, and Governance (ESG) agar menarik bagi investasi asing.

    “Untuk menarik investor luar negeri, pemerintah harus memastikan bahwa Danantara dikelola secara profesional, bebas dari intervensi politik, dan menerapkan standar tata kelola berbasis ESG,” tuturnya.

    Rizal juga mengingatkan bahwa regulasi yang transparan dan kepastian hukum sangat diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan investor.

    “Tanpa fondasi ini, investor global akan ragu menanamkan modalnya di Danantara,” katanya.

    Dampak Ekonomi Berkelanjutan dan Lapangan Kerja

    Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede menilai bahwa kehadiran Danantara dapat mendorong ekspansi ekonomi yang berkelanjutan dan penciptaan lapangan kerja.

    “Dengan strategi diversifikasi portfolio yang mencakup greenfield, brownfield, dan akuisisi strategis, Danantara mampu mendorong ekspansi ekonomi yang berkelanjutan dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

    Josua Pardede menjelaskan bahwa melalui co-investment dengan investor global, Danantara dapat memperkuat pasar modal Indonesia serta meningkatkan produksi dan ekspor nasional.

    “Danantara diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui investasi strategis di sektor prioritas, seperti energi terbarukan, ketahanan pangan, hilirisasi nikel, dan industri berorientasi ekspor,” ucapnya.

    Katalisator Peningkatan Investasi Nasional

    Pengamat BUMN dan Direktur NEXT Indonesia, Herry Gunawan melihat Danantara sebagai katalisator peningkatan investasi nasional. Menurutnya, Danantara dapat menjadi instrumen strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung program pembangunan nasional.

    “Saat ini, rasio investasi terhadap PDB kita sekitar 29 persen, dan tentu berpeluang ditingkatkan. Danantara bisa berperan besar di sini,” tuturnya.

    Akan tetapi, Herry Gunawan mengingatkan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan dan manajemen risiko yang memadai.

    “Jangan sampai keputusan dibuat oleh satu pihak tanpa mekanisme kontrol yang baik,” katanya.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Pakar Hukum Minta RUU KUHAP Dievaluasi, Ini Alasannya

    Pakar Hukum Minta RUU KUHAP Dievaluasi, Ini Alasannya

    Indra Gunawan menilai, dalam RUU KUHAP terdapat beberapa pasal yang terlalu ekstrem perubahannya. Namun, Indra tidak memerinci pasal yang dimaksud.

    “Padahal, sebenarnya mungkin perlu dievaluasi bagaimana proses penyidikan dan restorative justice yang mungkin belum terakomodir,” sebutnya.

    FGD Politik Hukum Kewenangan Penyidikan Dalam RUU KUHAP turut dihadiri sejumlah mahasiswa beberapa universitas dan advokat di Kota Medan.

    Pakar hukum pidana dari Fakultas Hukum Universitas Dharmawangsa Medan, Rina Melati Sitompul, menyambut positif dilaksanakannya diskusi tersebut.

    “Ini menjadi satu ajang pendidikan bagi kita sebagai orang-orang hukum. Misalnya RUU KUHAP ini nanti diundangkan, otomatis berharap jangan sampai menjadi polemik,” sebutnya.

  • Banyak Komite di Struktur Organisasi Danantara, Rosan Roeslani Pastikan Perusahaan Berjalan dengan Benar

    Banyak Komite di Struktur Organisasi Danantara, Rosan Roeslani Pastikan Perusahaan Berjalan dengan Benar

    PIKIRAN RAKYAT – Rosan Roeslani ditunjuk menjadi Group Chief Executive Officer (CEO) Danantra. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu didampingi Dony Oskaria yang ditunjuk sebagai Chief Operating Officer (COO) dan Pandu Sjahrir sebagai Chief Investment Officer.

    Rosan Roeslani resmi menjadi Group CEO Danantara setelah Presiden Prabowo Subianto meluncurkan badan pengelola investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara Indonesia) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 24 Februari 2025.

    Setelah ditunjuk menjadi Bos Danantara, Rosan bilang, Danantara mempunyai struktur organisasi berlapis, adanya dewan pengawas, dewan penasihat, sampai komite pengawas.

    “Juga ada komite audit, komite investasi, dan masih ada lagi untuk memastikan bahwa kita menjalankan perusahaan ini dengan baik dan benar,” tutur dia saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

    Struktur Organisasi Danantara

    Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (kanan) dan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) menekan tombol bersama seraya meluncurkan secara resmi Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta.

    Pembina dan Penanggung Jawab: Prabowo Subianto

    Dewan Penasehat: Sejumlah mantan presiden a.l. Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo

    Pengawas

    Ketua Badan Pengawas: Erick Thohir

    Wakil Ketua Badan Pengawas: Muliaman D. Hadad

    Pelaksana

    Kepala Badan Pelaksana/Chief Executive Officer (CEO): Rosan Roeslani

    Holding Operasional/Chief Operating Officer (COO): Dony Oskaria

    Holding Investasi/Chief Investment Officer (CIO): Pandu Patria Sjahrir

    Ombudsman RI Siap Awasi Danantara

    Kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Jl RP Soeroso, Menteng, Jakarta.

    Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih menyebutkan, pihaknya siap bekerja mengawasi Danantara agar penggunaan, pengelolaan dananya tidak menimbulkan penyimpangan.

    “Itu fokus kami,” tuturnya menegaskan, di Kantor Ombudsman RI, Jakarta, Senin.

    Menurutnya, pembentukan Danantara merupakan gagasan yang brilian dan mesti didukung. Pihaknya siap mengawasi Danantara supaya bekerja sesuai tujuan pembentukannya.

    “Jangan sampai tujuan yang mulia ini kemudian ada penyimpangan oleh oknum tertentu sehingga tujuannya tidak bisa diwujudkan,” kata dia, seperti dilaporkan Antara.

    Danantara bisa Jaga Stabilitas Ekonomi

    Direktur NEXT Indonesia Herry Gunawan menyebutkan, BPI Danantara Indonesia bisa menjadi katalisator peningkatan investasi di Tanah Air. Hal itu penting lantaran banyaknya pengalaman seperti di India dan Cina, rasio investasi terhadap ekonomi nasional yang tinggi bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

    Herry bilang kalau saat ini, rasio investasi terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia sekira 29 persen, berpeluang ditingkatkan. Danantara dinilai bisa berperan besar.

    Danantara juga, seperti dikatakan Herry, bisa menjadi kantong cadangan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi, sekaligus menopang program strategis. Juga bisa menjadi proxy pemerintah dalam mewujudkan program pembangunan strategis, dan bahkan dapat menjadi penopang stabilitas ekonomi.

    Herry memberi contoh Temasek Malaysia yang sudah terbukti saat pagebluk Covid-19, yang ikut membantu mengatasi pandemi.

    “Sehingga, anggaran yang dimiliki pemerintah relatif aman dan tak perlu berutang saat mengatasi krisis akibat Covid-19,” kata dia menerangkan, Senin.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Nunung Srimulat Jual Rumah hingga Ngekos, Ini 3 Cobaan Finansial Terbesarnya

    Nunung Srimulat Jual Rumah hingga Ngekos, Ini 3 Cobaan Finansial Terbesarnya

    Nunung Srimulat Jual Rumah hingga Ngekos, Ini 3 Cobaan Finansial Terbesarnya

    TRIBUNJATENG.COM- Nunung komedian senior Indonesia baru-baru ini menceritakan kondisi finansialnya.

     Nunung memilih tinggal di sebuah kosan sepetak bersama suaminya. 

    Dalam sebuah konten bersama Irish Bella di kanal Has Entertainment, Nunung mengungkapkan bahwa kini dirinya tinggal di sebuah kamar kos di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. 

    “Aku ngekos di Pancoran, nanti main deh. Ngekos satu kamar sama suami. Mau gimana lagi, mau ngontrak rumah karena berdua kebesaran. Kalau mau beli kan pasti harus nabung dulu,” ujar Nunung, dalam tayangan Has Entertainment pada Minggu (23/2/2025).

    Nunung mengakui kehilangan banyak materi, tetapi ia mengaku menerima semua itu dengan ikhlas.

    “Ya karena aku setiap ada cobaan entah itu cobaan dari Allah, entah dari saya perbuat sendiri, itu selalu ikhlas menerimanya, ya udah ikhlas aja, jalanin aja,” kata Nunung penuh ketegaran.

    Dalam perjalanan karirnya, Nunung mengalami 3 peristiwa besar akhir-akhir ini.

    Pada tahun 2019, ia terjerat kasus narkoba yang mengakibatkan penurunan pendapatan karena tidak dapat bekerja selama masa hukuman. Selama periode tersebut, Nunung harus menjual aset-asetnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

    Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk memastikan keluarganya tetap terhidupi meskipun dirinya tidak memiliki pemasukan saat itu.

    Selain itu, pada tahun 2024, Nunung didiagnosis menderita kanker payudara. Biaya pengobatan yang tinggi semakin membebani kondisi keuangannya. Beruntung, sejumlah rekan sesama artis, termasuk Sule, Raffi Ahmad, Baim Wong, dan Ivan Gunawan, memberikan bantuan finansial untuk meringankan beban biaya pengobatan tersebut. Sule, misalnya, tidak hanya membantu secara finansial tetapi juga memberikan dukungan moral selama proses pengobatan Nunung.

    Masih di tahun 2024, Nunung juga menjual rumahnya untuk membelikan rumah keluarganya di Solo.

    Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Nunung kini telah kembali bekerja dan berusaha memulihkan kondisi finansialnya. Ia menegaskan bahwa saat ini dirinya tidak bangkrut dan terus berupaya untuk mengembalikan aset-aset yang sebelumnya terjual.
    (*)

  • Pria Sukabumi Bunuh Kakak Gegara Tanah Warisan, Korban Disabet Samurai

    Pria Sukabumi Bunuh Kakak Gegara Tanah Warisan, Korban Disabet Samurai

    Jakarta

    Prengki (53) membunuh kakak kandungnya Hendra Gunawan (55) di lahan kosong, Kadudampit, Sukabumi, Jabar. Prengki menghabisi nyawa kakaknya karena perkara warisan orang tua.

    “Terjadi perselisihan dugaan tanah waris, perselisihan tersebut berlanjut ketika tersangka yang merupakan adik kandung melakukan penganiayaan kepada korban (kakaknya) dengan mengayunkan beberapa kali samurai kemudian korban atas penganiayaan menderita 6 luka yaitu luka tersebut di bagian belakang kepala, pelipis, dahi, dada, kemudian di lengan,” kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Bagus Panuntun, dikutip detikJabar, Minggu (23/2/2025).

    Prengki (53) membunuh kakak kandungnya Hendra Gunawan (55) di lahan kosong, Kadudampit, Sukabumi, Jabar. Prengki menghabisi nyawa kakaknya karena perkara warisan orang tua.

    Duel antara adik dan kakak itu terjadi di Kampung Ciparay RT 04/01, Desa Cikahuripan, Kadudampit pada Sabtu (22/2/2025) kemarin. Mulanya korban mendatangi kontrakan korban untuk menyelesaikan perkara bagi tanah warisan.

    Keduanya kemudian cekcok di dalam rumah dan berlanjut hingga merenggut nyawa. Korban sempat melarikan diri. Namun dikejar hingga bagian belakang kepala korban mengalami luka sabetan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat. Pelaku membunuh kakaknya menggunakan senjata tajam jenis samurai.

    “Tersangka saat itu karena dikepung warga sehingga tersangka tidak bisa melarikan diri. Kemudian warga melaporkan ke Polres Sukabumi Kota, kita secara cepat menghubungi Polsek dan berhasil diamankan satu jam setelah melakukan penganiayaan,” ujarnya.

    Prengki dijerat pasal berlapis yaitu pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 338 dan pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 hingga 20 tahun.

    “Pembunuhan berencana ini kami melihat bahwa pelaku mendatangi korban dengan menghunus dan mempersiapkan sebilah samurai. Saat ini samurai tersebut sudah kita amankan. Jadi dia dengan adanya perselisihan tersebut, dia sudah mempersiapkan senjata tersebut,” tutupnya.

    Baca selengkapnya di sini.

    (idn/knv)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • DAM Resmi Perkenalkan Honda ICON e: dan Honda CUV e: di Jawa Barat

    DAM Resmi Perkenalkan Honda ICON e: dan Honda CUV e: di Jawa Barat

    JABAR EKSPRES – Setelah diluncurkan secara perdana di dunia (world premiere) oleh PT Astra Honda Motor (AHM) pada Oktober lalu, PT Daya Adicipta Motora (DAM), sebagai Main Dealer Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda di Jawa Barat, kini menghadirkan dua model sepeda motor listrik terbaru, Honda ICON e: dan Honda CUV e:, untuk masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya.

    Peluncuran dua motor listrik Honda berlangsung di Trans Studio Mall (TSM) Bandung pada Sabtu, 22 Februari 2025. Acara ini dimeriahkan dengan berbagai aktivitas seru dan interaktif yang menambah antusiasme para pengunjung.

    Baca juga : DAM Luncurkan Honda ICON e: dan Honda CUV e: di Jawa Barat

    Selama acara berlangsung, konsumen dapat mengunjungi booth Honda EV Exhibition yang menawarkan berbagai program spesial untuk pembelian Honda ICON e: dan Honda CUV e:. Konsumen yang membeli Honda ICON e: berkesempatan mendapatkan potongan hemat hingga Rp4,2 juta.

    Sementara itu, bagi konsumen yang memilih Honda CUV e: atau Honda CUV e: RoadSync Duo, tersedia potongan hemat menarik hingga Rp25,7 juta.

    Bagi konsumen yang melakukan pembelian dengan sistem trade-in, DAM juga memberikan hadiah eksklusif tambahan berupa power bank dan phone holder.

    Sementara itu, bagi mereka yang membeli secara reguler, akan mendapatkan hadiah eksklusif berupa phone holder.

    Pengunjung juga dapat mencoba langsung performa serta fitur terbaik dari motor listrik Honda melalui sesi test ride, yang memberikan pengalaman berkendara ramah lingkungan dengan teknologi terbaru.

    Tak hanya itu, acara ini semakin menarik dengan adanya sesi talkshow yang mengupas informasi mendalam mengenai Honda ICON e: dan Honda CUV e:, serta community gathering yang mempererat hubungan antar pecinta motor Honda.

    Baca juga : Honda ADV Indonesia (HAI) Garut Chapter Rayakan Anniversary ke-5  

    Untuk menambah keseruan acara, penampilan spesial dari Parade Hujan turut memeriahkan panggung hiburan.

    Chief Operating Officer DAM, Lerri Gunawan menjelaskan, “Honda ICON e: dan Honda CUV e: dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna, dari yang menginginkan kelincahan hingga daya tahan dan ketangguhan produk sepeda motor listrik. Honda ICON e: merupakan motor listrik yang lincah di jalan raya dan dapat di-charge langsung, sementara Honda CUV e: hadir untuk mendukung produktivitas tinggi dengan kapasitas baterai yang besar.”

  • Kronologi Koper Milik Wakil Bupati Deli Serdang Dibobol, Pelakunya Diduga Petugas Bandara  – Halaman all

    Kronologi Koper Milik Wakil Bupati Deli Serdang Dibobol, Pelakunya Diduga Petugas Bandara  – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, Deli Serdang – Koper milik Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, diduga dirusak oleh oknum petugas bandara saat perjalanan dari Jakarta menuju Medan.

    Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 21 Februari 2025, setelah Lom Lom tiba di Bandara Kualanamu sekitar pukul 18.30 WIB.

    Lom Lom Suwondo, yang baru saja mengikuti pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, menyadari bahwa kopernya telah diacak-acak setelah tiba di bandara.

    Meskipun belum ada laporan barang yang hilang, ia dan istrinya merasa kecewa dengan kondisi koper yang rusak. 

    Kabag Tata Usaha Pimpinan dan Protokoler Kabupaten Deli Serdang, Eko Sapriadi, menjelaskan bahwa Lom Lom dan rombongannya berangkat dari Jakarta pada pukul 16.00 WIB.

    Meski tidak satu pesawat, pihak protokoler telah menyelesaikan proses keberangkatan.

    “Ada tiga itu kopernya dan taunya dirusak pas turun dan mau ambil bagasi di Kualanamu. Ada yang sudah diikat pakai tali kuning. Yang jelas dibongkar sama petugas bandaralah,” jelas Eko.

    Tanggapan Pihak Terkait

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Deli Serdang, Khairul Azman Harahap, menegaskan bahwa tidak ada barang yang hilang, hanya kondisi koper yang rusak dan terbuka.

    “Wabup berharap kejadian seperti ini tidak terulang, karena berkaitan dengan keamanan penumpang,” kata Khairul.

    Sementara itu, pihak Bandara Kualanamu belum memberikan komentar resmi.

    Humas Bandara, Balqis, menyatakan bahwa saat ini masih melakukan pengecekan terkait insiden ini.

    “Masih pengecekan” katanya.

    (Tribun-Medan.com/Indra Gunawan)

     

  • DAM Luncurkan Honda ICON e: dan Honda CUV e: di Jawa Barat

    DAM Luncurkan Honda ICON e: dan Honda CUV e: di Jawa Barat

    JABAR EKSPRES –  Setelah diluncurkan secara perdana di dunia (world premiere) oleh PT Astra Honda Motor (AHM) pada Oktober lalu, PT Daya Adicipta Motora (DAM), sebagai Main Dealer Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda di Jawa Barat, kini menghadirkan dua model sepeda motor listrik terbaru, Honda ICON e: dan Honda CUV e:, untuk masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya.

    Peluncuran dua motor listrik Honda berlangsung di Trans Studio Mall (TSM) Bandung pada Sabtu, 22 Februari 2025. Acara ini dimeriahkan dengan berbagai aktivitas seru dan interaktif yang menambah antusiasme para pengunjung.

    Selama acara berlangsung, konsumen dapat mengunjungi booth Honda EV Exhibition yang menawarkan berbagai program spesial untuk pembelian Honda ICON e: dan Honda CUV e:.

    Konsumen yang membeli Honda ICON e: berkesempatan mendapatkan potongan hemat hingga Rp4,2 juta. Sementara itu, bagi konsumen yang memilih Honda CUV e: atau Honda CUV e: RoadSync Duo, tersedia potongan hemat menarik hingga Rp25,7 juta.

    Bagi konsumen yang melakukan pembelian dengan sistem trade-in, DAM juga memberikan hadiah eksklusif tambahan berupa power bank dan phone holder.

    Sementara itu, bagi mereka yang membeli secara reguler, akan mendapatkan hadiah eksklusif berupa phone holder.

    Pengunjung juga dapat mencoba langsung performa serta fitur terbaik dari motor listrik Honda melalui sesi test ride, yang memberikan pengalaman berkendara ramah lingkungan dengan teknologi terbaru.

    Tak hanya itu, acara ini semakin menarik dengan adanya sesi talkshow yang mengupas informasi mendalam mengenai Honda ICON e: dan Honda CUV e:, serta community gathering yang mempererat hubungan antar pecinta motor Honda. Untuk menambah keseruan acara, penampilan spesial dari Parade Hujan turut memeriahkan panggung hiburan.

    Chief Operating Officer DAM, Lerri Gunawan menjelaskan, “Honda ICON e: dan Honda CUV e: dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna, dari yang menginginkan kelincahan hingga daya tahan dan ketangguhan produk sepeda motor listrik.

    Honda ICON e: merupakan motor listrik yang lincah di jalan raya dan dapat di-charge langsung, sementara Honda CUV e: hadir untuk mendukung produktivitas tinggi dengan kapasitas baterai yang besar.”

  • Menko Polkam pastikan harga pangan terkendali selama bulan puasa

    Menko Polkam pastikan harga pangan terkendali selama bulan puasa

    Pemerintah berharap situasi keamanan kondusif dan masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang.

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan memastikan harga pangan terkendali selama bulan puasa hingga Lebaran 2025.

    Dalam siaran pers resmi Menko Polkam yang diterima di Jakarta, Jumat, dijelaskan bahwa pengendalian harga pangan itu dilakukan Budi dan jajarannya dengan cara memantau harga pangan agar tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

    Menurut pria yang akrab disapa BG ini, Pemerintah telah menetapkan HET untuk beberapa bahan pangan seperti Minyakita sebesar Rp15.700,00 per liter. Meski demikian, hingga saat ini angka realisasinya melebihi HET, yakni mencapai Rp17.500,00.

    Jika kondisi ini terus berlanjut, kata dia, masyarakat akan kesulitan membeli kebutuhan pangan pada bulan puasa dan Lebaran.

    Oleh karena itu, BG dan seluruh jajaran pemerintahan yang lain mewanti-wanti para pengusaha agar tidak nakal dalam menentukan harga pangan saat Lebaran.

    “Kami tidak menoleransi pengusaha yang melanggar sehingga dapat merugikan masyarakat, apalagi pada bulan puasa,” kata BG.

    Pemerintah berharap situasi keamanan kondusif dan masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang.

    Walau demikian, BG tidak menjelaskan secara perinci teknis pengawasannya. Dia juga tidak menjelaskan secara perinci kementerian dan lembaga terkait apa yang akan bertindak dalam mengawasi harga pangan.

    Selain meningkatkan pengawasan, BG juga mengajak masyarakat untuk melapor ke pemerintah jika ada praktik penjualan harga pangan di atas HET ataupun penimbunan barang.

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: D.Dj. Kliwantoro
    Copyright © ANTARA 2025