Tag: Gunawan

  • Menko Budi: Stabilitas politik-keamanan syarat mutlak kemajuan bangsa

    Menko Budi: Stabilitas politik-keamanan syarat mutlak kemajuan bangsa

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Budi Gunawan berpesan kepada kepala daerah agar betul-betul menjaga stabilitas politik dan keamanan di daerah masing-masing.

    Menurut dia, hal itu menjadi prasyarat mutlak bagi kemajuan bangsa, utamanya di daerah.

    “Tanpa stabilitas politik dan keamanan, pembangunan ini akan terhambat dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan nasional ini tidak akan dapat berjalan dengan baik dan maksimal,” kata Budi Gunawan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

    Di samping itu, kata dia, stabilitas politik dan keamanan juga akan mempermudah peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dirinya secara khusus mendorong kepala daerah untuk bekerja sama dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak, khususnya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

    Selain itu, kepala daerah juga diminta untuk bersinergi dengan jajaran TNI/Polri untuk dapat mengimplementasikan programnya dengan baik.

    Adapun dalam mengantisipasi terjadinya konflik sosial di masyarakat, Menko Polkam Budi Gunawan mendorong daerah untuk melakukan deteksi dini.

    Ia mengungkapkan saat ini implementasi program prioritas Presiden Prabowo tengah berada di jalan yang tepat.

    Hal ini khususnya kebijakan efisiensi anggaran yang memacu semua pihak untuk mengembangkan sumber-sumber pembiayaan secara mandiri.

    “Insyaallah jika kita bisa menjalankan semua ini atau mengeksekusi semua program prioritas ini dengan baik tentunya kita akan mampu berlari menuju Indonesia yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

    Di sisi lain, dirinya mengatakan kepala daerah perlu mendukung kemudahan investasi di daerah masing-masing. Berbagai perizinan di sektor usaha didorong agar lebih mudah, cepat, dan transparan.

    “Hal ini juga akan menjadi kepastian hukum yang mendorong para investor berinvestasi,” ujarnya.

    Ia juga berpesan peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah dapat dimanfaatkan kepala daerah untuk mendukung pelaksanaan program prioritas nasional. Dalam konteks tersebut, kepala daerah diminta untuk dapat memastikan segala implementasi program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh rakyat.

    Oleh karena itu, koordinasi yang baik perlu dibangun antara daerah dengan pusat agar kebijakan itu dapat terlaksana secara maksimal.

    “Kepala daerah harus aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat, menjalankan kebijakan pusat dengan sepenuhnya secara bertanggung jawab dan memastikan program-program prioritas tersebut harus berjalan di daerahnya, serta bekerja sama di dalam mengatasi berbagai hambatan-hambatan yang terjadi,” pungkas Budi.

    Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
    Editor: Laode Masrafi
    Copyright © ANTARA 2025

  • Teknologi PLTS Microgrid Bikin Pertambangan Makin Hijau dan Efisien

    Teknologi PLTS Microgrid Bikin Pertambangan Makin Hijau dan Efisien

    Jakarta: Langkah signifikan dalam transisi energi sektor pertambangan Indonesia telah diwujudkan dengan peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) microgrid terbesar dan pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi baterai. 
     
    Proyek inovatif ini berlokasi di Jambi, dioperasikan oleh PT Cipta Kridatama (CK), anak perusahaan PT ABM Investama Tbk (ABMM) bersama SUN Energy.
     

    Inovasi PLTS Microgrid
    PLTS ini memiliki kapasitas 643,8 kWp dan dilengkapi dengan sistem penyimpanan baterai sebesar 1 MWh yang dikemas dalam kontainer berukuran 20 kaki. 
     
    Sistem ini dirancang untuk beroperasi secara off-grid, menyediakan sumber energi mandiri yang andal tanpa ketergantungan pada jaringan listrik nasional. 

    Energi surya yang dihasilkan pada siang hari disimpan dalam baterai untuk digunakan saat dibutuhkan.

    Komitmen pertambangan hijau dan ESG
    Menurut manajemen, Cipta Kridatama implementasi PLTS microgrid ini merupakan langkah strategis dalam mengurangi emisi karbon dan mendukung komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) ABM Group.
     
    “PLTS ini bagian dari komitmen PT Cipta Kridatama dalam menerapkan praktik keberlanjutan di sektor industri,” ujar Presiden Direktur Cipta Kridatama, Meidi Wibowo, dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Februari 2025.
     
    PLTS ini diharapkan dapat menghasilkan lebih dari 849.000 kiloWatt hour energi bersih setiap tahunnya dan mengurangi jejak karbon sebanyak 660 ton CO2, setara dengan menanam lebih dari 10.900 pohon.
     

    Dukungan teknologi dan kolaborasi
    Chief Sales Officer SUN Energy, Oky Gunawan mengatakan, kolaborasi ini membuktikan bahwa implementasi energi hijau dapat berjalan seiring dengan efisiensi operasional dan keberlanjutan bisnis.
     
    “Melalui proyek ini, kami menghadirkan solusi inovatif yang tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga memastikan keandalan listrik bagi industri di lokasi terpencil,” kata  Oky.
     
    Di samping itu, keberadaan PLTS microgrid ini menandai era baru pertambangan Indonesia yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. 
     
    Dengan memanfaatkan energi terbarukan, sektor pertambangan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan berkontribusi pada pencapaian target emisi nol bersih nasional.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Puluhan Oknum TNI Serang Mapolres Tarakan, Menko Polkam: Masih Muda, Biasa Ribut
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 Februari 2025

    Puluhan Oknum TNI Serang Mapolres Tarakan, Menko Polkam: Masih Muda, Biasa Ribut Regional 26 Februari 2025

    Puluhan Oknum TNI Serang Mapolres Tarakan, Menko Polkam: Masih Muda, Biasa Ribut
    Tim Redaksi
    MAGELANG, KOMPAS.com 
    – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan merespons insiden penyerangan Mapolres Tarakan, Kalimantan Utara, oleh oknum TNI.
    Menurutnya, kejadian tersebut berawal dari kesalahpahaman yang melibatkan anggota polres dengan anggota Bantuan Penugasan (BP) Satuan Tugas Yonif 614/RJP Tarakan di tempat hiburan.
    “Masih pada muda, kan, biasa ribut,” ujar Budi di sela acara retret kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2025).
    Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan aksi pemukulan dan perusakan di Mapolres Tarakan, termasuk ruang Kepala Polres Tarakan AKBP Adi Saptia Sudirna yang berantakan.
    Budi mengaku telah meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menyelesaikan permasalahan ini.
    “Bagi yang bersalah akan ditindak. Kerusakan sedang diperbaiki. Pemeliharaan soliditas tetap dilakukan,” ucap Budi.
    “Saya jamin bahwa soliditas TNI-Polri tetap terjaga,” sambungnya.
    Senada dengan Budi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa solidaritas antara TNI dan Polri tetap terjaga meski ada insiden ini.
    “Kami tentunya sepakat dengan Panglima untuk terus menjaga dan meningkatkan akreditasi,” kata Listyo, Selasa (25/2/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Wapres Gibran, Luhut hingga Budi Gunawan Isi Retret Kepala Daerah Hari Keenam

    Wapres Gibran, Luhut hingga Budi Gunawan Isi Retret Kepala Daerah Hari Keenam

    Magelang, Beritasatu.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dijadwalkan memberikan pengarahan dalam retret kepala daerah hari keenam di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Rabu, (26/2/2025).

    Gibran akan memberikan pengarahan kepada 493 kepala daerah peserta retret pada pukul 10.00 WIB yang berkaitan dengan memperkuat konsolidasi, sinkronisasi, serta akselerasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mengimplementasikan Asta Cita Prabowo Subianto.

    “Pak Wapres akan berbicara dalam konteks itu, tentu dengan penekanan-penekanan tertentu, dengan dimensi tertentu yang akan kita lihat nanti,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto saat ditemui di kompleks Akmil.

    Bima menjelaskan selain Gibran dan Luhut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga akan menjadi narasumber retret kepala daerah.

    Sementara itu, pada sesi terakhir Menteri Agama Nasarudin Umar akan memberikan penguatan dari aspek spiritual dan kepemimpinan bagi para kepala daerah.

    “Kita harapkan Pak Menteri Agama juga mewarnai retret ini dengan menambah yakinan kepercayaan diri dari para kepala daerah,” ucapnya.

    Dikatakan Bima, berbeda dengan hari sebelumnya, retret kepala daerah hari keenam ini senam dan apel pagi ditiadakan agar peserta beristirahat lebih optimal, mengingat padatnya jadwal kegiatan yang diikuti sejak hari pertama.

    “Kita sengaja pagi ini ditiadakan senam pagi karena untuk memberi kesempatan kepada peserta istirahat , karena hampir setiap hari mulainya subuh. Memberi kesempatan untuk lebih segar,” tutupnya.

    Diketahui, retret kepala daerah gelombang di Akmil, Magelang berlangsung selama 7 hari hingga 28 Februari 2025, diikuti 493 kepala daerah dari jumlah yang terdaftar 503 kepala daerah.

  • Kesaksian Warga Sebelum Samping Hotel 101 Urban Jakarta Terbakar, Api Tiba-tiba Membesar
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        25 Februari 2025

    Kesaksian Warga Sebelum Samping Hotel 101 Urban Jakarta Terbakar, Api Tiba-tiba Membesar Megapolitan 25 Februari 2025

    Kesaksian Warga Sebelum Samping Hotel 101 Urban Jakarta Terbakar, Api Tiba-tiba Membesar
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Kebakaran terjadi di bangunan mess karyawan perusahaan
    provider
    yang terletak di samping Hotel 101 Urban Jakarta Glodok pada pukul 09.13 WIB, Selasa (25/2/2025).
    Salah satu karyawan, Fedo (29) mengungkapkan, ia melihat asap tebal disertai api yang membesar dari dalam bangunan saat bersiap-siap untuk berangkat kerja.
    “Kami (karyawan) mau berangkat kerja lagi siap-siap di luar ruangan. Namun, tiba-tiba ada asap atau api sudah besar dari dalam mess kami,” kata Fedo kepada
    Kompas.com,
    Selasa.
    Fedo mencoba memadamkan api dengan air, namun upayanya sia-sia karena api sudah terlalu besar.
    “Api sudah terlalu besar jadi enggak bisa kita padamkan,” ujarnya.
    Ia menjelaskan, sumber api berasal dari lantai 2 bangunan mess karyawan. Namun, ia belum dapat memastikan titik awal kebakaran tersebut.
    Beberapa perangkat
    router
    perusahaan itu dilaporkan terbakar akibat insiden ini.
    Ketua RW 1 Kelurahan Glodok, Deni, juga melihat api muncul dari lantai atas bangunan mes.
    “Awal mula apinya dari lantai atas bangunan mes karyawan ini,” ucap Deni.
    Deni menambahkan, warga sekitar sempat panik saat kebakaran terjadi, namun tidak ada yang terluka.
    “Warga panik di sini tetapi enggak lari-larian dan enggak ada yang jatuh, untungnya dari pemadam kebakaran cepat tanggap langsung mengatasi,” jelasnya.
    Ia juga mengimbau warga untuk tidak menyalakan listrik dan menjauh dari area yang terbakar.
    Sebanyak 23 unit mobil pemadam kebakaran dan 115 personel dikerahkan untuk memadamkan api.
    Plt Kadis Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan, menjelaskan, kebakaran itu dilaporkan pada pukul 09.14 WIB. Lalu, pemadaman dimulai pada pukul 09.21 WIB.
    Api berhasil dikendalikan pada pukul 09.43 WIB. Proses pendinginan dilakukan pada pukul 10.05 WIB.
    Hingga saat ini, Satriadi menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
    “Korban nihil,” tuturnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kebakaran Hotel di Glodok: Tamu Dievakuasi, Ada yang Masih Pakai Handuk dan Bawa Koper – Halaman all

    Kebakaran Hotel di Glodok: Tamu Dievakuasi, Ada yang Masih Pakai Handuk dan Bawa Koper – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Insiden kebakaran terjadi di salah satu hotel di kawasan Glodok, Jakarta Barat, pada Selasa (25/2/2025) sekitar pukul 09.13 WIB.

    Pada saat insiden kebakaran itu terjadi, sejumlah tamu hotel sedang beraktivitas.

    Mereka berupaya menyelamatkan diri setelah mengetahui ada kebakaran.

    Seperti dilansir dari Warta Kota, terlihat sejumlah penghuni hotel berupaya menyelamatkan diri.

    Mereka berbondong-bondong keluar hotel setelah mengetahui ada kebakaran.

    Salah satu dari mereka bahkan ada yang masih menggunakan handuk sebagai bawahannya.

    Para tamu juga ada yang keluar dengan membawa sejumlah koper dan tas-tas besar bekas menginapnya.

    Sementara itu, karyawan hotel terlihat sibuk membersihkan area lobby lantaran banyaknya air bekas pemadaman yang masuk ke gedung mereka.

    Penjelasan Damkar

    Insiden kebakaran terjadi di salah satu hotel di Pasar Glodok, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Selasa (25/2/2025) pukul 09.13 WIB.

    Untuk memadamkan api, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran beserta 100 personel dikerahkan ke lokasi kejadian.

    Informasi kebakaran itu disampaikan oleh Plt Kadis Gulkarmat DKI Jakarta, Satriadi Gunawan.

    “Kami kerahkan 20 unit armada damkar dengan melibatkan 100 personel untuk memadamkan api di lokasi,” kata dia pada Selasa (25/2/2025).

    Petugas juga mengevakuasi tamu hotel. “Proses pemadaman dan evakuasi pengunjung yang terjebak,” ujarnya.

    Berdasarkan foto yang beredar, terlihat api membakar sejumlah lantai di hotel tersebut. Api tidak sampai membakar seluruh bangunan hotel, melainkan hanya di sisi kiri gedung bertingkat tersebut.

     

     

     

     

  • Kebakaran Hotel di Glodok: Tamu Dievakuasi, Ada yang Masih Pakai Handuk dan Bawa Koper – Halaman all

    Kebakaran Hotel di Glodok, 100 Personel Damkar Berupaya Padamkan Api dan Evakuasi Tamu – Halaman all

    Insiden kebakaran terjadi di salah satu hotel di Pasar Glodok, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Selasa (25/2/2025).

    Tayang: Selasa, 25 Februari 2025 12:12 WIB

    TRIBUNJAKARTA

    KEBAKARAN HOTEL DI GLODOK Insiden kebakaran terjadi di salah satu hotel di Pasar Glodok, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Selasa (25/2/2025) pukul 09.13 WIB.
    Untuk memadamkan api, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran beserta 100 personel dikerahkan ke lokasi kejadian. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Insiden kebakaran terjadi di salah satu hotel di Pasar Glodok, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Selasa (25/2/2025) pukul 09.13 WIB.

    Untuk memadamkan api, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran beserta 100 personel dikerahkan ke lokasi kejadian.

    Informasi kebakaran itu disampaikan oleh Plt Kadis Gulkarmat DKI Jakarta, Satriadi Gunawan.

    “Kami kerahkan 20 unit armada damkar dengan melibatkan 100 personel untuk memadamkan api di lokasi,” kata dia pada Selasa (25/2/2025).

    Petugas juga mengevakuasi tamu hotel.

    “Proses pemadaman dan evakuasi pengunjung yang terjebak,” ujarnya.

    Berdasarkan foto yang beredar, terlihat api membakar sejumlah lantai di hotel tersebut.

    Api tidak sampai membakar seluruh bangunan hotel, melainkan hanya di sisi kiri gedung bertingkat tersebut.

     

     

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Tokoh Seperti Sultan Disebut Bisa Jadi Penengah Ketegangan Politik Presiden Prabowo dengan Megawati

    Tokoh Seperti Sultan Disebut Bisa Jadi Penengah Ketegangan Politik Presiden Prabowo dengan Megawati

    PIKIRAN RAKYAT – Potensi terjadinya kerenggangan hubungan Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto dan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri harus segera diatasi. Jika tidak, bisa terjadi ketegangan politik yang dapat berimplikasi negatif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara yang dampaknya bahkan bisa berimplikasi terhadap geopolitik internasional.

    Langkah meredakan ketegangan juga untuk mengatasi adanya pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari merenggangnya hubungan dua patriot bangsa yang dihormati hingga ke level internasional tersebut.

    Seperti diketahui, indikasi merenggangnya hubungan kedua tokoh bangsa itu terjadi pasca penahanan Sekjen PDI Perjungan Hasto Kristiyanto oleh KPK, yang disusul dengan keluarnya instruksi bagi kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk menunda menghadiri retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

    Berikut diungkapkan oleh Direktur Pusat Kajian Politik dan Isu-isu Strategis Indonesia Nana Rukmana saat diwawancarai pada Selasa, 25 Februari 2025.

    Menurut Nana, inisiasi untuk mengatasi ketegangan itu bisa dilakukan dengan segera mempertemukan keduanya yang diawali melalui komunikasi intensif kalangan terdekatnya.

    “Dari pihak Prabowo ada beberapa nama yang pantas mewakili, semisal Sufmi Dasco Ahmad, Hashim Djojohadikusumo atau Sjafrie Samsoeddin. Atau mengutus Menko Polkam Budi Gunawan yang juga dikenal dekat dengan Megawati,” katanya.

    Sedangkan dari pihak Megawati, ada beberapa nama yang sangat dipercayanya, seperti Pramono Anung, Ahmad Basarah, Bambang Wuryanto (Bambang Pacul) atau bahkan mengutus putrinya Puan Maharani.

    Pertemuan keduanya bisa dilaksanakan di Istana Presiden Gedung Agung Yogyakarta dengan menghadirkan tokoh seperti Sultan Hamengkubuwono ke-10 sebagai tokoh penengah sekaligus perekat. 

    “Keduanya akan merasa dihormati. Presiden Prabowo tetap jadi tuan rumah, Megawati lahir dan punya sejarah panjang di Yogyakarta dan sempat tinggal di Gedung Agung,” katanya.

    Menghadirkan Sultan sebagai penengah, lanjut Nana, karena Sultan merupakan tokoh yang disegani.

    “Sultan miliki reputasi yang baik. Baik itu secara integritas dan kredibelitas, sultan pun dikenal sangat independen dan dihormati kedua pihak. Terlebih sultan juga merupakan seorang kepala daerah (Gubernur DIY) yang bisa merepresentasikan keberadaan para kepala daerah,” katanya.

    Di sisi lain kata Nana, ketegangan yang terjadi saat ini sebenarnya bisa dicermati.

    “Saat surat penundaan retret beberapa hari ke belakang muncul, Megawati memberikan pesan tersirat. Kepala daerah dari PDIP diminta menunda retret tersebut, kata kuncinya adalah menunda,” katanya.

    Jika dicermati maka kata menunda ini merupakan pesan untuk berdialog yang disampaikan Megawati kepada Prabowo.

    “Melalui kata menunda itu, Megawati memberikan sinyal bahwa dia masih membuka ruang dialog dengan Prabowo. Tentunya dengan tujuan mencari solusi terbaik dalam mengatasi berbagai persoalan politik,” katanya.

    Namun apabila ketegangan ini tidak teratasi atau cenderung berlarut-larut kata Nana, akan berdampak pada kehidupan berbangsa dan bernegara, bahkan bisa berimplikasi terhadap geopolitik dan geostrategis internasional.

    “Padahal jika kedua tokoh ini dipersatukan justru menjadi kekuatan hebat Indonesia. Megawati sangat dihormati di dunia Internasional, sehingga justru bisa memperkuat Prabowo dalam diplomasi Internasionalnya bagi kepentingan nasional yang lebih besar,” katanya.

    Perkuat Diplomasi Internasional

    Megawati Soekarnoputri memang dikenal memiliki hubungan yang baik dengan sejumlah negara dan tokoh internasional. Belum lama, pada awal Februari 2025, Megawati diundang secara khusus Pemimpin Negara Vatikan Paus Fransiscus. 

    Selama berada di Vatikan, Megawati juga diundang menghadiri forum World Leaders Summit on Children’s Right. Forum ini dihadiri sejumlah pemimpin dunia dan tokoh internasional diantaranya Imam Besar Al Azhar Mesir Ahmed El-Tayeb, Mantan Wakil Presiden AS Al Gore, Ratu Rania al-Abdullah dari Jordania, Wakil Perdana Menteri Italia, Antonio Tajani, Menteri Luar Negeri Gambia, Mamadou Tangara dan Paus Fransiskus.

    “Luasnya jaringan internasional Megawati itu sangat bisa membantu memperkuat diplomasi internasinal pemerintahan Prabowo sehingga menjadikan Indonesia sebagai kekuatan strategis di kancah internasional,” katanya.

    Selain karena berbagai perannya di berbagai forum internasional, ketokohannya semakin kuat juga karena dipengruhi nama besar ayahandanya Presiden Pertama RI Soekarno.

    Presiden Soekarno itu tokoh besar yang hingga saat ini namanya masih sangat dihormati di banyak negara karena berbagai peran strategis internasionalnya. 

    “Banyak negara besar di kawasan Eropa, Amerika, Asia dan Afrika, sangat menghormatinya. Bahkan banya negara membuat berbagai monumen dan nama jalan sebagai bentuk penghormatan kepada Sukarno,” katanya.*****

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Respons Politisi PDIP usai Prabowo Luncurkan Danantara, Singgung Kesejahteraan Rakyat

    Respons Politisi PDIP usai Prabowo Luncurkan Danantara, Singgung Kesejahteraan Rakyat

    PIKIRAN RAKYAT – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara Indonesia) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 24 Februari 2024. Peluncuran tersebut dihadiri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

    Ketua DPR Puan Maharani yang juga menghadiri peluncuran BPI Danantara Indonesia mengucapkan selamat atas peluncuran badan pengelola modal yang ada di BUMN ke dalam proyek-proyek berkelanjutan itu.

    Politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu berharap agar BPI Danantara Indonesia bisa menggerakkan perekonomian nasional.

    “Melalui Danantara, kita berharap dapat berdampak positif pada pertumbuhan perekonomian di Tanah Air yang akhirnya membawa kesejahteraan untuk rakyat,” kata Puan.

    Danantara, Komitmen Negara Kelola Kekayaan

    Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (kanan) dan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) menekan tombol bersama seraya meluncurkan secara resmi Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta.

    Prabowo bilang, pemerintah sudah membuktikan komitmennya dalam mengelola kekayaan negara dengan disiplin keuangan yang ketat dan tata kelola yang bertanggung jawab.

    “Danantara Indonesia bukan sekadar sebuah badan pengelola investasi, melainkan harus menjadi instrumen pembangunan nasional yang akan mengoptimalkan cara kita mengelola kekayaan Indonesia,” kata Presiden ke-8 RI itu menegaskan.

    Dalam 100 hari pertama pemerintahan, seperti dikatakan Prabowo, berhasil mengamankan lebih dari Rp300 triliun dalam bentuk tabungan negara. Padahal, sebelumnya dana itu terhambat inefisiensi, korupsi, dan belanja yang kurang tepat sasaran.

    Pria 73 tahun itu mengungkapkan, dana tersebut kini bakal dialokasikan untuk dikelola BPI Danantara Indonesia, diinvestasikan dalam 20 atau lebih proyek nasional. Hal itu sebagai bagian dari industrialisasi dan hilirisasi.

    Dia pun berharap, proyek nasional itu bisa menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi bangsa, memberikan manfaat nyata, lapangan kerja yang bermutu, dan kemakmuran berjangka panjang.

    “Kita tidak mau lagi menjual sumber alam kita murah. Kita tidak mau jadi sumber raw material bagi bangsa lain. Kita bertekad ingin menjadi negara maju,” ujar dia.

    Danantara Jadi Katalisator Peningkatan Investasi Indonesia

    Ilustrasi investasi.

    Direktur NEXT Indonesia Herry Gunawan menyebutkan, BPI Danantara Indonesia bisa menjadi katalisator peningkatan investasi di Tanah Air. Hal itu penting lantaran banyaknya pengalaman seperti di India dan Cina, rasio investasi terhadap ekonomi nasional yang tinggi bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

    Dia berujar kalau saat ini, rasio investasi terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia sekira 29 persen, berpeluang ditingkatkan. Danantara dinilai bisa berperan besar.

    Danantara juga, menurutnya, bisa menjadi kantong cadangan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi, sekaligus menopang program strategis. Juga bisa menjadi proxy pemerintah dalam mewujudkan program pembangunan strategis, dan bahkan dapat menjadi penopang stabilitas ekonomi.

    Herry memberi contoh Temasek Malaysia yang sudah terbukti saat pagebluk Covid-19, yang ikut membantu mengatasi pandemi.

    “Sehingga, anggaran yang dimiliki pemerintah relatif aman dan tak perlu berutang saat mengatasi krisis akibat Covid-19,” tuturnya, Senin, seperti dilaporkan Antara.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Danantara Bisa Bikin RI Kurangi Ketergantungan Utang dan Investasi Asing – Page 3

    Danantara Bisa Bikin RI Kurangi Ketergantungan Utang dan Investasi Asing – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi langkah strategis dalam memperkuat BUMN dan mendorong kedaulatan ekonomi nasional.

    Keberadaan Danantara dinilai mampu meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan aset BUMN, sekaligus memperkecil saving-investment gap yang selama ini menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    Menurut Pengamat BUMN, Herry Gunawan kesenjangan antara modal dan investasi merupakan tantangan lama bagi perekonomian Indonesia.

    Terbatasnya kemampuan pemerintah dalam mendanai investasi menyebabkan pertumbuhan ekonomi stagnan di kisaran 5%, sementara rasio investasi terhadap PDB bertahan di angka 30%.

    “Danantara hadir sebagai solusi untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui konsolidasi aset BUMN,” ujar Herry, Senin (24/2/2025).

    Percepatan Visi Indonesia Emas 2045

    Danantara tidak hanya bertujuan mengoptimalkan pengelolaan aset negara, tetapi juga menjadi katalis dalam mendorong transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

    Dengan mengonsolidasikan sumber daya strategis nasional, Danantara dapat memperbesar kontribusi investasi baik dari dalam maupun luar negeri, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi global.

    “Danantara memiliki potensi besar untuk mendorong industrialisasi berbasis nilai tambah. Ini memastikan kekayaan alam Indonesia tidak diekspor mentah, melainkan diolah demi kemakmuran rakyat,” tambah Herry.

    Selain itu, Danantara juga berperan sebagai penyangga pendanaan pemerintah, mengurangi ketergantungan pada investasi asing dan pembiayaan berbasis utang.

    “Jika dikelola secara optimal, Danantara dapat memperkuat kemandirian fiskal Indonesia,” tegasnya.