Tag: Gunawan

  • Fasilitasi Pemudik Kembali ke Perantauan, BPKH Gunakan Nilai Manfaat Dana Abadi Umat – Halaman all

    Fasilitasi Pemudik Kembali ke Perantauan, BPKH Gunakan Nilai Manfaat Dana Abadi Umat – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memfasilitasi masyarakat yang kembali ke tempat perantauan setelah menjalani libur Hari Raya Idulfitri pada program “Balik Kerja Bareng BPKH 2025”.

    Pemberangkatan dilakukan serentak di lima kota besar di Indonesia, yakni Surabaya, Solo, Yogyakarta, Garut, dan Lampung.

    “Kami ingin memastikan para pemudik dapat kembali ke tempat perantauan dengan aman dan nyaman untuk melanjutkan aktivitas mereka,” ujar Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati melalui keterangan tertulis, Rabu (9/4/2025).

    Pembiayaan Balik Kerja Bareng ini, kata Sulistyowati, menggunakan hasil investasi atau nilai manfaat dari Dana Abadi Umat yang dikelola BPKH.

    Dirinya mengatakan BPKH memberikan manfaat langsung bagi umat, tidak hanya melalui pengelolaan dana haji, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan sosial.

    “Kami juga ingin memastikan bahwa nilai manfaat dari Dana Abadi Umat yang kami kelola dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Nilai Pokok Dana Abadi Umat tetap kami jaga, dan yang digunakan adalah nilai manfaatnya,” kata Sulistyowati.

    Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mengapresiasi program Balik Kerja Bareng BPKH yang merupakan bukti nyata kontribusi BPKH untuk masyarakat.

    “Ini merupakan bukti kontribusi nyata BPKH untuk meringankan beban pemudik, terutama di Yogyakarta,” kata Singgih.

    Sementara itu Anggota Badan Pelaksana BPKH Acep Riana Jayaprawira mengungkapkan, BPKH tidak hanya berfokus pada pengelolaan keuangan haji.

    BPKH juga menggagas berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, melalui optimalisasi Dana Abadi Umat.

    “Program seperti Balik Kerja Bareng ini menjadi salah satu cara BPKH untuk memastikan bahwa manfaat dari dana yang kami kelola dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sehingga kerja-kerja BPKH semakin terasa dampaknya bagi umat,” ungkapnya.

    Acara pelepasan rombongan di setiap kota dihadiri dan dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan BPKH menambah khidmat dan semangat kegiatan ini.

    Di Yogyakarta, Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati secara langsung melepas keberangkatan para pemudik dari Balaikota Yogyakarta.

    Di Surabaya, Anggota Badan Pelaksana BPKH Indra Gunawan memimpin pelepasan rombongan dari Masjid Agung Al Akbar.

    Sementara itu di Garut, Anggota Badan Pelaksana BPKH H.M. Arief Mufraini melepas para peserta dari Sarana Olah Raga Adiwijaya.

    Sedang di Lampung, Anggota Badan Pelaksana BPKH Acep Riana Jayaprawira memimpin pelepasan dari Gedung Serbaguna Universitas Lampung (UNILA).

    Terakhir di Solo, Deputi Bidang Kemaslahatan BPKH Miftahuddin memimpin acara pelepasan dari Asrama Haji Donohudan.

    Untuk keseluruhan program Balik Kerja Bareng 2025, BPKH menyediakan 52 unit bus full AC dan reclining seat.

    Selama perjalanan, 2.280 peserta juga mendapatkan hiburan, makan berupa nasi box dan snack, kaos Balik Kerja Bareng beserta souvenir dan totebag.

     

  • Relawan Apresiasi Dasco Inisiator Pertemuan Prabowo-Mega: Luar Biasa

    Relawan Apresiasi Dasco Inisiator Pertemuan Prabowo-Mega: Luar Biasa

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto akhirnya bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Arus Bawah Prabowo (ABP) mengapresiasi peran sentral Sufmi Dasco Ahmad selaku Ketua Harian DPP Partai Gerindra mewujudkan pertemuan kedua tokoh bangsa itu.

    “Pak Dasco luar biasa. Beliau yang merancang pertemuan ini terwujud tepat waktu usai Lebaran,” ungkap Ketua Umum ABP, Michael Umbas dalam keterangan pers tertulisnya, Selasa (8/4/2025).

    Umbas memandang Dasco menjadi tokoh sentral yang membangun komunikasi baik dengan PDIP melalui Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Kata Umbas, pada 2 April 2025 lalu, Dasco telah mengonfirmasi rencana pertemuan Prabowo dengan Megawati dalam halalbihalal di kediaman Sekjen Gerindra Ahmad Muzani yang dihadiri Puan.

    “Ahmad Muzani, Ketua MPR dan Sekjen Gerindra pun memainkan peran signifikan dengan memanfaatkan posisinya untuk menjaga komunikasi tingkat tinggi dengan elite PDIP,” kata Umbas.

    “Momentum halalbihalal di rumahnya menjadi titik penting, di mana kesepakatan percepatan pertemuan disepakati bersama Puan,” imbuhnya.

    Umbas juga menilai ada peran Didit Prabowo, putra Presiden Prabowo, yang membuka silaturahmi dengan Megawati. Di mana pada 31 Maret 2025 lalu, Didit bersama Muzani bersilaturahmi halalbihalal ke kediaman Megawati sekaligus menyampaikan pesan Prabowo.

    “Mbak Puan bilang pertemuan harus segera usai Lebaran, dan itu terbukti,” sambungnya.

    Umbas mengapresiasi pertemuan empat mata Prabowo dengan Megawati yang telah direncanakan sejak lama. Dia menyebut pertemuan ini memberi pesan sejuk terkait komitmen kepentingan bangsa.

    Tak hanya itu, Umbas memandang pertemuan tersebut wujud nyata sikap konsistensi Prabowo merangkul semua pihak untuk tujuan bersama membangun bangsa. Dia menyebut konsistensi Prabowo tidak sekadar retorika tapi diwujudkan.

    “Falsafah pak Prabowo, one thousand friend are too few and one enemy is too many dengan konsisten dijalankan. Jiwa kenegerawanan seperti ini diwujudnyatakan dan tidak sekadar retorika,” kata Umbas.

    Arus Bawah Prabowo optimistis pertemuan ini akan berlanjut dengan kerja sama lainnya untuk membangun bangsa. Kata Umbas, pertemuan Prabowo dan Megawati menjadi bukti politik inklusif masih memiliki tempat di Indonesia.

    “Pak Prabowo dan Bu Mega punya sejarah panjang, jadi kami yakin ini langkah maju,” kata Umbas.

    Diketahui, Prabowo Subianto bertemu dengan Megawati Soekarnoputri, Senin (7/4) malam. Pertemuan penting tersebut berlangsung di kediaman Megawati di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

    Dalam pertemuan itu, Prabowo ditemani oleh sejumlah tokoh politik yakni Sufmi Dasco Ahmad, Menlu Sugiono, Ahmad Muzani, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Letkol Teddy, Kepala BPPIK Aries Marsudianto hingga Menko Polkam Budi Gunawan.

    (whn/eva)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Prabowo dan Megawati Berpeluang Bertemu Kembali

    Prabowo dan Megawati Berpeluang Bertemu Kembali

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpeluang bertemu kembali setelah keduanya bertemu di kediaman Megawati, Teuku Umar, Menteng, Jakarta pada Senin (7/4/2025) malam.

    Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menilai, pertemuan Prabowo dengan Megawati termasuk dengan tokoh-tokoh lain ke depannya perlu dilakukan sebagai ajang untuk bertukar pikiran membicarakan soal kepentingan bangsa.

    “Saya rasa pertemuan silaturahmi antara kedua tokoh bangsa atau dengan sesama tokoh bangsa itu hal yang wajar dan harus dilakukan,” ujarnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

    Menurut Dasco, pertemuan antara tokoh-tokoh bangsa diperlukan untuk saling tukar pikiran. Terutama, kata dia, untuk menyikapi mengenai situasi global saat ini.

    “Pada masa-masa sekarang ini, semua tokoh bangsa harus bersatu, bagaimana memikirkan bangsa dan negara pada saat situasi global ini,” tegas Dasco terkait pertemuan Prabowo dan Megawati.

    Diketahui, Prabowo dan Megawati melakukan pertemuan selama 1,5 jam di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin malam. Banyak hal yang dibicarakan, termasuk persoalan-persoalan global yang tengah dihadapi bangsa Indonesia dan bangsa lainnya.

    Prabowo bertukar pikiran dengan Megawati yang sudah memiliki pengalaman menghadapi krisis saat menjadi Presiden.

    Selain Dasco, pertemuan turut dihadiri dari politikus Gerindra, yaitu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra sekaligus Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua OKK DPP Gerindra sekaligus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Wakil Ketua Harian DPP Partai Gerindra sekaligus Menteri Luar Negeri Sugiono, dan politikus Gerindra sekaligus Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aries Marsudiyanto.

    Menko Polkam Budi Gunawan dan Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya juga disebut hadir dalam pertemuan Prabowo dengan Megawati. Namun, belum diketahui detail elite PDIP yang turut hadir mendampingi Megawati dalam pertemuan itu.

  • Ada Dasco, Muzani hingga Budi Gunawan di Teuku Umar, tapi Pertemuan Megawati-Prabowo Berlangsung 4 Mata – Page 3

    Ada Dasco, Muzani hingga Budi Gunawan di Teuku Umar, tapi Pertemuan Megawati-Prabowo Berlangsung 4 Mata – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkap isi pembahasan pada pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (7/5/2025) malam.

    “Yang pasti membicarakan bagaimana masa depan Indonesia dan bagaimana kebersamaan untuk membangun Indonesia ke depan,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

    Dasco menyebut pertemuan itu lebih banyak berlangsung secara empat mata. “Oh itu pembicaraan lebih banyak 4 mata sih,” ungkapnya.

    Menurut Dasco, pertemuan tersebut dibutuhkan untuk menjaga situasi nasional dan menghadapi tantangan global.

    “Ya sebenarnya kan lebih bagaimana menghadapi situasi global yang saat ini banyak menempa negara lain dan kedua tokoh saling bertukar pikiran dan juga bertukar pengalaman apalagi ibu Mega kan juga berpengalaman memimpin Indonesia di waktu yang ada masa krisis,” pungkasnya.

    Turut hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut, di antaranya Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Prasetya Hadi, hingga Menko Polkam Budi Gunawan.

    Sebelumnya, Informasi pertemuan Mega-Prabowo itu dibenarkan narasumber internal PDIP. “Pak Prabowo yang datang,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya itu, Selasa (8/4/2025).

    Prabowo dan Megawati melangsungkan pertemuan selama satu jam. “Pertemuannya jam 20.00 sampai 21.00 di TU (Teuku Umar),” ujar sumber tersebut.

  • Prabowo Temui Megawati di Teuku Umar untuk Silaturahmi Lebaran
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        8 April 2025

    Prabowo Temui Megawati di Teuku Umar untuk Silaturahmi Lebaran Nasional 8 April 2025

    Prabowo Temui Megawati di Teuku Umar untuk Silaturahmi Lebaran
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com – 
    Presiden
    Prabowo Subianto
    telah bertemu dengan Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan
    Megawati Soekarnoputri
    , Senin (7/4/2025) malam kemarin.
    Ketua Harian Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, pertemuan kedua tokoh ini digelar di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.
    “Selama ini memang ada pertemuan silaturahmi antara Pak Prabowo dan Ibu Megawati di kediaman Ibu Megawati di (Jalan) Teuku Umar,” ujar Dasco saat ditemui di Gedung DPR RI, Selasa (8/4/2025).
    Menurut Dasco, pertemuan itu dalam rangka silaturahmi di tengah momentum Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
    “Pertemuan silaturahmi dalam rangka Hari Raya Idul Fitri,” kata Dasco.
    Prabowo datang didampingi oleh sejumlah elite Gerindra seperti Dasco, Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Sugiono, serta Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP sekaligus Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
    Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya juga ikut mendampingi Prabowo bertemu Megawati.
    Sementara itu, Dasco menyebutkan, Megawati didampingi sejumlah tokoh, salah satunya adalah Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan.
    Dasco menuturkan, pertemuan berlangsung selama hampir dua jam, di mana terdapat sesi pertemuan empat mata antara Megawati dan Prabowo.
    “Pertemuan semalam itu pertemuan kekeluargaan, keakraban dan hangat, sehingga tak terasa waktu berjalan lumayan lama semalam dan banyak yg dibahas kedua tokoh ini,” kata dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ivan Gunawan: Aku Berangkat Haji Tahun Ini

    Ivan Gunawan: Aku Berangkat Haji Tahun Ini

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas sekaligus desainer Ivan Gunawan memastikan akan menunaikan ibadah haji pada 2025. Kepastian tersebut, diungkap Ivan Gunawan melalui Instagram miliknya.

    Ivan Gunawan membagikan kabar bahagianya terkait keputusannya untuk berangkat ibadah haji pada 2025. Ia mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan bukti pembayaran dari biro perjalanan wisata Maktour yang memastikan akan pergi haji.

    “Bismillah, atas izin Allah maka tahun ini aku berangkat haji,” ujar Ivan Gunawan, Senin (7/4/2025).

    Melihat unggahan dari Ivan Gunawan membuat sejumlah selebritas Tanah Air membanjiri kolom komentarnya tersebut.

    “Masyaallah,” tulis Atta Halilintar.

    “Alhamdulillah,” tulis Eddies Adellia.

    “Masyaallah, alhamdulillah,” tulis Deswita Maharani.

    “Alhamdulillah,” tulis Iis Dahlia.

    “Alhamdulillah, bismillah dilancarkan semuanya ya kak,” tulis Fitri Carlina.

    “Alhamdulillah,” tulis Maia Estianty.

    Sebelum memutuskan untuk berangkat haji, Ivan Gunawan sempat membuat pengakuan mengejutkan. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, setelah 43 tahun, dia baru menjalankan ibadah puasa pada 2025.

    “Alhamdulillah, selama 43 tahun, baru di tahun ini (2025) aku mulai berpuasa. Puasa tahun ini pun alhamdulillah tidak ada yang batal,” ucap Ivan Gunawan dikutip dari YouTube MOP Channel, Senin (1/4/2025).

    Selain itu, Ivan Gunawan mengungkapkan pada 2025 ini, dia mulai melaksanakan salat lima waktu secara teratur.

    “Selain puasa penuh, aku juga baru menjalankan salat lima waktu, ya, selama satu bulan melaksanakan puasa,” tutup Ivan Gunawan yang memastikan akan menjalankan ibadah haji pada 2025.

  • Pelabuhan Bakauheni masih dipadati pemilir hingga Senin dini hari

    Pelabuhan Bakauheni masih dipadati pemilir hingga Senin dini hari

    Aktivitas kendaraan pemudik arus balik di kantong parkir dermaga reguler Pelabuhan Bakauheni pada Senin (07/4) dini hari. ANTARA/Riadi Gunawan

    Pelabuhan Bakauheni masih dipadati pemilir hingga Senin dini hari
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Senin, 07 April 2025 – 06:31 WIB

    Elshinta.com – Aktivitas pergerakan pemilir di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung masih terus berlangsung dan bahkan memadati kantong parkir dermaga pada H+6 Lebaran atau Senin dini hari. Pantauan kami di lokasi, para pemilir yang melakukan perjalanan dari Sumatera menuju Pulau Jawa masih terus berdatangan hingga pukul 00.48 WIB dini hari.

    Kendaraan para pemilir yang terus berdatangan membuat sejumlah personel kepolisian, TNI, dan petugas ASDP sibuk mengatur arus lalu lintas di dalam pelabuhan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Tidak hanya kendaraan, para penumpang pejalan kaki juga terpantau masih terus berdatangan di Pelabuhan Bakauheni.

    Salah satu pemilir pejalan kaki, Nurkholis, saat diwawancarai di pintu masuk kapal mengatakan dirinya sengaja memilih kembali pada malam hari guna menghindari kemacetan.

    “Sengaja biar gak macet-macetan di jalan sama di pelabuhan, soalnya saya melihat berita dan di sosial media kemarin di pelabuhan macet parah,” kata dia.

    Sementara itu, General Manajer (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syamsudin, mengatakan, berdasarkan data 24 jam dari posko ASDP cabang Bakauheni jumlah penumpang kapal yang melakukan penyeberangan sebanyak 162.888 orang, sedangkan untuk kendaraan sebanyak 42.189 unit.

    Menurut dia, untuk mengatasi lonjakan dan penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni pihaknya telah menyiapkan strategi seperti delay system hingga skrining tiket.

    “Kita menerapkan delay system dan skrining tiket di setiap rest area, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pemudik di area pelabuhan,” ucapnya.

    Ia menjelaskan, hingga saat ini jumlah penumpang yang melakukan penyeberangan menuju Pelabuhan Merak Banten masih terus meningkat.

    Sumber : Antara

  • Microsleep Sering Tak Disadari, Kelihatannya Melek Tahu-tahu Otak Nggak Respons

    Microsleep Sering Tak Disadari, Kelihatannya Melek Tahu-tahu Otak Nggak Respons

    Jakarta

    Pemudik yang tengah dalam perjalanan kembali dari kampung halaman kembali diingatkan untuk jaga kondisi. Microsleep kerap terjadi tanpa disadari, dan bisa berakibat fatal.

    Beberapa kasus kecelakaan di jalur mudik terjadi karena lengah, tidak fokus karena kelelahan. Tidak jarang, faktor kelelahan tersebut memicu microsleep, episode tidur singkat yang membuat pengemudi hilang kontrol atas kendaraannya.

    “Kelihatannya masih buka mata. Orang lain di sekitarnya mengira tidak tidur, tapi otaknya tidak merespons rangsangan dari luar,” kata praktisi kesehatan tidur dr Daniel Thomas Suryadisastra, SpN, RPSGT.

    “Kondisi ini kadang-kadang nggak disadari,” lanjut dr Daniel, menjelaskan kondisi yang sering terjadi saat microsleep, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (18/3/2025).

    Senada, dr Andrie Gunawan, SpN F-NR menyebut risiko microsleep lebih tinggi ketika suasana mengemudi cenderung monoton atau membosankan. Ini menjelaskan kenapa microsleep lebih banyak dialami di jalan tol.

    “Jalan tol itu kan jalannya lurus, namanya juga jalan bebas hambatan. Kadang-kadang itu membosankan,” terangnya.

    Ada banyak cara mengatasi microsleep, mulai dari ngobrol dengan rekan seperjalanan, hingga mendengarkan musik. Namun yang terpenting, dr Andrie mengingatkan untuk selalu menjaga kebugaran fisik dengan tidur yang cukup dan menyempatkan diri beristirahat di rest area.

    “Saatnya istirahat ya istirahat saja, nggak usah dipaksakan,” tutupnya.

    (up/up)

  • Sempat Kecolongan, Satpol PP Kini Kerahkan 200 Personel Antisipasi Parkir Liar di Monas

    Sempat Kecolongan, Satpol PP Kini Kerahkan 200 Personel Antisipasi Parkir Liar di Monas

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dikerahkan untuk mengantisipasi parkir liar di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas).

    Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan aparat TNI/Polri untuk mengantisipasi marak parkir liar di tempat wisata yang berlokasi di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat tersebut.

    “Hari ini kan masyarakat menggunakan waktu sisa liburan dengan berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di Jakarta, salah satunya di Monas. Nah, ini kami sudah melakukan penyisiran,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (6/4/2025).

    Anak buah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun memastikan saat ini sudah tidak ada lagi parkir-parkir liar di sekitar kawasan Monas.

    Untuk memastikan kawasan Monas steril dari parkir liar, Satpol PP DKI Jakarta mengerahkan ratusan personel.

    “Kami sudah mengerahkan Satpol PP hampir 200 orang, kami kerahkan di sana. Jadi di sana sudah tidak ada lagi yang parkir di pinggir-pinggir,” ujarnya.

    Satriadi bilang, ratusan personel Satpol PP dikerahkan di titik-titik rawan. Namun, ada juga yang bertugas melakukan pemantauan secara mobile.

    “Kami pantek anggota-anggota kami, kalau ada yang mau parkir kami gebah, kami geser ke bagian selatan sana yang sudah kami sepakati dengan pihak Monas (sebagai lokasi parkir),” kata dia.

    Parkir Liar di Sekitar Monas, Wisatawan Digetok Rp30 Ribu

    Parkir liar menjamur di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas) pada H+2 Lebaran atau Rabu (2/4/2025) ini.

    Adapun pada hari ini, tempat wisata Monas memang diserbu oleh wisatawan yang datang dari berbagai daerah.

    Parkir IRTI yang mampu menampung ratusan mobil hingga ribuan sepeda motor pun penuh hingga terpaksa ditutup siang tadi.

    Hal ini kemudian dimanfaatkan oleh sebagian oknum untuk meraup keuntungan.

    Apalagi, kawasan itu tak dijaga oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

    Mereka mendadak menjadi juru parkir liar dan mengarahkan wisatawan yang datang menggunakan mobil untuk parkir di pinggir jalan, salah satunya di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan.

    Hasan, wisatawan asal Senen, Jakarta Pusat mengaku terpaksa mengikuti arahan jukir liar lantaran parkir IRTI Monas penuh.

    “Di IRTI Monas penuh, akhirnya parkir di pinggir jalan karena tadi ada yang arahin di sini,” ucapnya, Rabu (2/4/2025).

    Awalnya ia sempat ragu meninggalkan mobilnya itu di pinggir jalan, namun jukir liar itu meyakinkannya bahwa lokasi tersebut aman.

    “Tadi sebelum parkir saya tanya dulu, di sini aman enggak. Dia bilang aman, yauda saya parkir aja di sini,” ujarnya.

    Begitu mobil terparkir rapi di pinggir jalan, sang jukir liar itu pun langsung meminta uang parkir kepada Hasan sebesar Rp30 ribu.

    Namun, Hasan kemudian terkaget-kaget saat mendapati ban mobilnya bagian kanan depan mendadak kempis.

    Padahal, ia kurang lebih baru 10 menit meninggalkan mobil itu masuk ke Monas.

    “Baru ditinggal 10 menit, tadi balik lagi karena mau ambil tiker yang ditinggalan di mobil. Padahal tadi udah bayar parkir juga Rp10 ribu,” tuturnya.

    Hasan pun sempat mencari-cari sang jukir, namun upayanya gagal lantaran sang jukir langsung hilang bak lenyap ditelan bumi.

    “Udah kabur dia, enggak kelihatan lagi,” kata dia.

    Ia pun mengaku kesal lantaran saat dirinya tiba tak ada satu pun petugas Dishub yang berada di sekitar lokasi dan memberi arahan terkait lokasi parkir.

    “Tadi enggak ada petugas Dishub, kosong. Yang ada cuma Satpol PP tapi dia juga cuek aja, diem aja ada yang parkir di sini,” ucapnya.

    Sebagai informasi tambahan, operasi cabut pentil memang kerap dilakukan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk menertibkan parkir liar.

    Hal ini dilakukan guna memberikan efek jera kepada masyarakat agar tak lagi memarkirkan kendaraan mereka sembarangan.

    Kejadian ini sempat viral saat masa libur Natal dan Tahun Baru 2025 di penghujung Desember tahun lalu.
     

  • Satpol PP Jelaskan Penyebab Maraknya Jukir Liar di Area Monas – Page 3

    Satpol PP Jelaskan Penyebab Maraknya Jukir Liar di Area Monas – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menjelaskan bahwa maraknya juru parkir (jukir) liar di sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat, dipicu oleh keterbatasan lahan parkir di area tersebut.

    “Jukir liar yang ada di Monas kan karena permasalahan di Monas itu memang enggak tersedia lahan parkir yang memadai,” ungkap Satriadi kepada wartawan usai acara lebaran di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (5/4/2025) malam.

    Selain lahan parkir yang tidak memadai, animo pengunjung kawasan Monas yang sangat tinggi juga menyebabkan munculnya jukir liar.

    “Jadi memang eforia masyarakat juga membeludak gitu kan. Mereka butuh tempat parkir,” ungkapnya.

    Menurut Satriadi, ketersediaan lahan parkir di area Monas yang kurang memadai itu menjadi kesempatan jukir liar beroperasi.

    “Kalau memang misalkan ada pungli dari jukir itu biasanya memang karena tempat parkirnya tidak tersedia. Dia menggunakan jalur-jalur depan (sekitar Monas) untuk parkir,” ungkap Satriadi, dikutip dari Antara.