Tag: Franco Morbidelli

  • Tak Terpengaruh Bayang-Bayang Penalti, Bezzecchi Juarai Sprint Race dan Amankan Baris Depan MotoGP Australia 2025

    Tak Terpengaruh Bayang-Bayang Penalti, Bezzecchi Juarai Sprint Race dan Amankan Baris Depan MotoGP Australia 2025

    JAKARTA – Marco Bezzecchi melesat di MotoGP Australia meski dibayangi hukuman double long lap penalty pada balapan utama, Minggu, 19 Oktober 2025, di Sirkuit Phillip Island.

    Pada sesi Kualifikasi, pebalap Aprilia itu sukses mengamankan start posisi kedua (+0.031), di antara Fabio Quartararo (1 menit 26,465 detik) dan pebalap tuan rumah, Jack Miller (+0.212).

    Francesco Bagnaia dan Brad Binder masing-masing akan mendapatkan penalti turun tiga posisi grid pada Minggu nanti.

    Bagnaia mendapat hukuman itu karena menahan Bezzecchi di Kualifikasi. Sementara Binder disanksi akibat pelanggaran yang sama terhadap Johann Zarco.

    Hukuman itu jelas menyulitkan Bagnaia yang saat ini sedang berusaha untuk mengejar Alex Marquez untuk posisi kedua klasemen MotoGP 2025.

    Alex Marquez, pebalap Gresini, lolos Kualifikasi sebagai pebalap Ducati teratas dengan mengamankan posisi keenam, dalam sesi yang sulit bagi Desmosedici, meskipun sempat terjatuh dua kali di fase tersebut.

    Namun, melihat penampilan Bezzecchi–yang hanya terpaut delapan poin dari Bagnaia di klasemen pebalap–bukan tidak mungkin dia akan merusak dominasi Ducati yang kini ada di tiga besar.

    Bezzecchi menunjukkan ambisi itu saat menjadi juara dalam Sprint Race MotoGP Australia 2025, Sabtu, 18 Oktober 2025, siang WIB, sehingga dia mendapat tambahan 12 poin.

    Alex Marquez dan Francesco Bagnaia tak bisa menambah banyak poin. Adik Marc Marquez itu hanya finsi di posisi keenam (4 poin), lebih bagi dari Pecco yang hanya menempati peringkat ke-19 sehingga gagal mendapat poin.

    Pertarungan hingga akhir musim kompetisi MotoGP 2025 tampaknya akan seru dengan hanya melibatkan Bezzecchi, Alex Marquez dan Bagnaia untuk bertarung di tiga besar.

    Soalnya, Marc Marquez, Jorge Martin, dan Maverick Vinales semuanya absen karena cedera hingga musim kelar dan digantikan oleh pebalap penguji Michele Pirro, Lorenzo Savadori, dan Pol Espargaro.

    Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2025

    Marco Bezzecchi – Aprilia Factory (RS-GP25)Raul Fernandez – Trackhouse Aprilia (RS-GP25)Pedro Acosta – Red Bull KTM (RC16)Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)Fabio Di Giannantonio – Pertamina VR46 Ducati (GP25)Alex Marquez – BK8 Gresini Ducati (GP24)Fabio Quartararo – Monster Yamaha (YZR-M1)Luca Marini – Honda HRC Castrol (RC213V)Pol Espargaro – Red Bull KTM (RC16)Enea Bastianini – Red Bull KTM Tech3 (RC16)Joan Mir – Honda HRC Castrol (RC213V)Johann Zarco – Castrol Honda LCR (RC213V)Alex Rins – Monster Yamaha (YZR-M1)Miguel Oliveira – Pramac Yamaha (YZR-M1)Franco Morbidelli – Pertamina VR46 Ducati (GP24)Ai Ogura – Trackhouse Aprilia (RS-GP25)Lorenzo Savadori – Aprilia Factory (RS-GP25)Somkiat Chantra – Idemitsu Honda LCR (RC213V)Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo (GP25)Michele Pirro – Ducati (GP25)

    Gagal Finis

    Fermin Aldeguer – BK8 Gresini Ducati (GP24)Brad Binder – Red Bull KTM (RC16)

    Start Balapan Utama MotoGP Australia 2025

    Baris 1: Fabio Quartararo, Marco Bezzecchi, Jack Miller

    Baris 2: Raul Fernandez, Pedro Acosta, Alex Marquez

    Baris 3: Fermin Aldeguer, Pol Espargaro, Luca Marini

    Baris 4: Fabio di Giannantonio, Alex Rins, Joan Mir

    Baris 5: Johann Zarco, Francesco Bagnaia, Miguel Oliveira

    Baris 6: Brad Binder, Franco Morbidelli, Ai Ogura

    Baris 7: Lorenzo Savadori, Enea Bastianini, Somkiat Chantra

    Baris 8: Michele Pirro

  • Hasil Latihan MotoGP Australia 2025, Bezzecchi Melesat

    Hasil Latihan MotoGP Australia 2025, Bezzecchi Melesat

    Jakarta

    Marco Bezzecchi tampil luar biasa di sesi latihan MotoGP Australia 2025 yang digelar Jumat (17/10). Meski masih dalam kondisi belum sepenuhnya pulih dari cedera, pebalap Aprilia Racing itu sukses memecahkan rekor putaran di Sirkuit Phillip Island, Australia, dan menempati posisi teratas.

    Bezzecchi mencatat waktu 1 menit 26,492 detik, menjadi yang tercepat di antara seluruh rider. Hasil ini menandai kembalinya Bezzecchi ke performa terbaik setelah sempat tampil kurang konsisten di beberapa seri terakhir.

    Dominasi Aprilia berlanjut lewat Raul Fernandez yang menempati posisi kedua dengan selisih 0,291 detik dari Bezzecchi. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 berada di urutan ketiga dengan jarak 0,420 detik.

    Dua pebalap Monster Yamaha, Fabio Quartararo dan Alex Rins, juga tampil solid dan menempati posisi keempat serta keenam. Mereka mengapit Alex Marquez dari tim Gresini Ducati yang duduk di posisi kelima. Luca Marini menjadi pebalap Honda tercepat di posisi ketujuh, menunjukkan perbaikan kecil bagi pabrikan Jepang itu.

    Kejutan datang dari Pol Espargaro, pebalap pengganti Red Bull KTM Tech3, yang mampu menembus posisi delapan besar. Di belakangnya ada Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo yang menyelamatkan posisi kesembilan setelah sempat kesulitan di awal sesi, serta Pedro Acosta (Red Bull KTM) yang menutup sepuluh besar.

    Beberapa nama besar justru harus puas di luar sepuluh besar, termasuk Fermin Aldeguer yang finis ke-11 dan Jack Miller, pahlawan tuan rumah yang berada di posisi ke-13. Keduanya akan menjalani Kualifikasi 1 (Q1) pada Sabtu (18/10) untuk memperebutkan tiket ke sesi Q2.

    Hasil Latihan MotoGP Australia 2025 (17/10)

    1. Marco Bezzecchi (ITA/Aprilia Racing) – 1’26.492s
    2. Raul Fernandez (SPA/Trackhouse Aprilia) +0.291s
    3. Fabio Di Giannantonio (ITA/Pertamina VR46 Ducati) +0.420s
    4. Fabio Quartararo (FRA/Monster Yamaha) +0.434s
    5. Alex Marquez (SPA/BK8 Gresini Ducati) +0.453s
    6. Alex Rins (SPA/Monster Yamaha) +0.514s
    7. Luca Marini (ITA/Honda HRC Castrol) +0.559s
    8. Pol Espargaro (SPA/Red Bull KTM Tech3) +0.562s
    9. Francesco Bagnaia (ITA/Ducati Lenovo) +0.640s
    10. Pedro Acosta (SPA/Red Bull KTM) +0.653s
    11. Fermin Aldeguer (SPA/BK8 Gresini Ducati) +0.658s
    12. Brad Binder (RSA/Red Bull KTM) +0.777s
    13. Jack Miller (AUS/Pramac Yamaha) +0.817s
    14. Joan Mir (SPA/Honda HRC Castrol) +0.827s
    15. Johann Zarco (FRA/Castrol Honda LCR) +0.884s
    16. Miguel Oliveira (POR/Pramac Yamaha) +1.204s
    17. Franco Morbidelli (ITA/Pertamina VR46 Ducati) +1.414s
    18. Ai Ogura (JPN/Trackhouse Aprilia) +1.428s
    19. Lorenzo Savadori (ITA/Aprilia Factory) +1.486s
    20. Enea Bastianini (ITA/Red Bull KTM Tech3) +1.623s
    21. Michele Pirro (ITA/Ducati Test Rider) +2.548s
    22. Somkiat Chantra (THA/Idemitsu Honda LCR) +2.620s

    Dengan hasil ini, Bezzecchi menunjukkan dirinya masih menjadi ancaman serius di sisa musim. Aprilia pun tampak makin percaya diri menghadapi sesi kualifikasi dan balapan utama di Phillip Island akhir pekan ini.

    (lua/riar)

  • Daftar Lengkap Pebalap MotoGP yang Berlaga Musim Depan

    Daftar Lengkap Pebalap MotoGP yang Berlaga Musim Depan

    Jakarta

    Daftar pebalap MotoGP yang berlaga musim depan sudah lengkap. Dua rider keluar dari ajang MotoGP, dua pebalap baru masuk menggantikan.

    Toprak Razgatlioglu masuk ke tim Pramac Yamaha. Rider World Superbike itu akan setim dengan Jack Miller. Performa Toprak sangat dinantikan penggemar, bagaimana ia akan beradaptasi dengan motor prototipe yang berbeda dari WSBK.

    Sementara itu, Miguel Oliveira keluar dari MotoGP. Dia akan melanjutkan kariernya dalam ajang WSBK.

    Rider kedua yang masuk ke kelas MotoGP ialah pebalap Moto2, Diogo Moreira. Dia gabung dengan Honda LCR untuk musim 2026.

    Dengan pengumuman Diogo Moreira. Kursi terakhir pebalap 2026 akhirnya terpecahkan.

    Lantas siapa pebalap Honda yang diganti Diogo Moreira? Somkiat Chantra diumumkan hijrah ke WorldSBK, dia menandatangani kesepakatan untuk gabung dengan Honda.

    Beberapa teka-teki pebalap yang akan habis kontrak juga sudah terjawab. Pertamina Enduro VR46 Racing Team juga telah mengumumkan bakal mempertahankan Franco Morbidelli untuk musim 2026. Sementara itu, Pramac Yamaha mengonfirmasi pembaruan kontrak Jack Miller pada musim depan.

    Jorge Martin juga akan tetap bertahan di Aprilia untuk musim 2026.

    Bersamaan dengan itu, pemimpin klasemen Kejuaraan WorldSBK saat ini, Nicolo Bulega, tetap berada di WorldSBK 2026 bersama tim Aruba.it Racing – Ducati. Tetapi ia akan menjadi pebalap penguji resmi Ducati di MotoGP.

    Jadi, begitulah, susunan pembalap musim depan kini sudah lengkap. Jadwal tes pramusim juga telah diumumkan, yakni:

    SHAKEDOWN SEPANG: 29-31 Januari.TES SEPANG: 3-5 FebruariTES BURIRAM: 21-22 Februari.

    Namun, sebelum tes pramusim berlangsung, masih terdapat empat Grand Prix tersisa yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

    Daftar Pebalap MotoGP 2026

    Ducati Lenovo

    – Marc Marquez
    – Francesco Bagnaia

    Red Bull KTM Factory Racing

    – Pedro Acosta
    – Brad Binder

    Aprilia Racing

    – Jorge Martin
    – Marco Bezzecchi

    Monster Energy Yamaha MotoGP

    – Fabio Quartararo
    – Alex Rins

    Honda HRC

    – Luca Marini
    – Joan Mir

    Pertamina Enduro VR46

    – Fabio Di Giannantonio
    – Franco Morbidelli

    Gresini Racing MotoGP

    – Alex Marquez
    – Fermin Aldeguer

    Prima Pramac Racing

    – Toprak Razgatlioglu
    – Jack Milelr

    LCR Honda Castrol

    – Johann Zarco

    LCR Honda Idemitsu

    – Diogo Moreira

    Trackhouse MotoGP

    – Raul Fernandez
    – Ai Ogura

    Redbull KTM Tech 3

    – Maverick Vinales
    – Enea Bastianini

    (riar/rgr)

  • Rapor Pertamina Enduro VR46 Racing Team di Mandalika, Amankan Posisi 10 Besar

    Rapor Pertamina Enduro VR46 Racing Team di Mandalika, Amankan Posisi 10 Besar

    Lombok Tengah

    Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 digelar akhir pekan lalu. Rookie dari tim Gresini Racing, Fermin Aldeguer, sukses keluar sebagai juara. Lalu gimana dengan Pertamina Enduro VR46 Racing Team.

    Dua pebalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio, masing-masing mengamankan posisi delapan dan sembilan. Hasil itu dianggap sebagai hasil balapan maksimal yang bisa diraih di tengah kondisi balapan yang berjalan cukup sulit.

    Mulai dari baris kelima, Morbidelli langsung bergabung dalam perebutan posisi 10 besar, menunjukkan kecepatan yang kuat terutama di lap-lap terakhir. Franco naik beberapa posisi selama 27 lap dan menyelesaikan balapan di Mandalika di posisi kedelapan. Ia kini berada di posisi keenam klasemen sementara MotoGP 2025 dengan 207 poin.

    Pertamina Enduro VR46 Racing Team Foto: Dok. Pertamina Enduro VR46 Racing Team

    Sementara Di Giannantonio memulai dari baris keempat dan dengan cepat memasuki grup untuk memperebutkan posisi 10 besar. Meski balapan yang sulit karena suhu tinggi, Fabio berhasil mengamankan posisi kesembilan. Ia saat ini berada di posisi ketujuh klasemen sementara MotoGP 2025 dengan 191 poin.

    “Balapan ini sulit. Kami memiliki motor yang bagus, tetapi mulai dari belakang, masalah suhu tinggi ban depan menjadi lebih besar. Saya harus berkendara bukan dengan cara alami saya, tetapi kami terus berupaya meningkatkan performa motor bahkan dalam kondisi sulit ini. Tentu saja, kami selalu memulai akhir pekan dengan target maksimal. Kami akan menganalisis mengapa kami tak dapat tampil seperti yang kami harapkan. Kami belajar lebih banyak untuk balapan berikutnya dan kami akan berusaha buat kembali memimpin di Australia. Terima kasih kepada Indonesia karena telah menyambut kami minggu ini seperti di rumah sendiri, istimewa,” ungkap Diggia.

    Sementara itu Morbidelli juga cukup puas dengan hasil yang didapatkan. “Terlepas dari kesulitan yang ada, kami berhasil mengamankan dua posisi 10 besar dan itu positif. Tim kembali melakukan pekerjaan sangat baik. Di awal balapan, saya mengambil risiko besar di tikungan 13, dan saya senang karena tidak terjatuh. Momen itu membuat saya kehilangan waktu, dan menjelang akhir balapan saya lebih cepat dari rombongan saya, tetapi menyalip itu sulit. Saya ingin berterima kasih kepada para penggemar di Indonesia yang datang untuk mendukung kami – mereka sangat bersemangat, dan senang melihat betapa mereka mencintai balapan,” timpal Morbidelli.

    Team Manager Pertamina Enduro VR46 Racing Team Pablo Nieto mengatakan, akhir pekan ini merupakan momen istimewa bagi timnya. Pablo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pertamina dan Pertamina Lubricants atas dukungannya. Pablo dan timnya juga merasa seperti di rumah sendiri.

    “Kami juga ingin berterima kasih kepada seluruh penggemar kami di Indonesia yang telah mendukung dan datang untuk menyaksikan kami di sini. Berbicara tentang balapan, kami puas karena kedua pebalap kami finis di 10 besar, tetapi tentu saja, kami selalu mengincar hasil yang lebih baik. Selama jeda ini, kami akan melakukan analisis dan mencoba meningkatkan performa menjelang balapan berikutnya di Australia,” ungkap Pablo.

    (lua/dry)

  • Panas-panasan, Pebalap MotoGP Sapa Penggemar MotoGP Mandalika 2025

    Panas-panasan, Pebalap MotoGP Sapa Penggemar MotoGP Mandalika 2025

    Lombok Tengah

    Cuaca terik tidak mengurangi antusiasme ribuan penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. Di bawah sengatan sinar matahari, mereka setia memadati area Hero Walk di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (5/10/2025) demi menunggu pebalap favorit masing-masing.

    Agenda Hero Walk MotoGP Mandalika 2025 diselenggarakan pada Minggu (5/10/2025) pukul 11.29 WITA. Hero Walk merupakan sebuah ruang untuk interaksi para pebalap MotoGP dengan penggemarnya.

    Para pebalap MotoGP sapa penggemar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (5/10/2025) Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Para pebalap MotoGP menggunakan kendaraan bak terbuka dari paddock menuju area Hero Walk. Pantauan detikOto ada beberapa rider yang mengikuti agenda ini, seperti Fermin Aldeguer, Alex Marquez, Raul Fernandez, Joan Mir, Johann Zarco, Pedro Acosta, dan Brad Binder.

    Juga ada Miguel Oliveira, Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia, Marc Marquez, Alex Rins, Luca Marini, Enea Bastianini, Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio, Jack Miller, termasuk Fabio Quartararo.

    Menariknya, begitu turun dari kendaraan bak terbuka, Quartararo langsung menuju ke lokasi parkiran motor dan mengambil kemudian mengendarai motor Yamaha Nmax. Quartararo langsung kembali ke paddock, sepertinya karena tidak tahan dengan cuaca panas yang menyentuh 31 derajat Celcius.

    Para pebalap MotoGP sapa penggemar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (5/10/2025) Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Momen Hero Walk sendiri menjadi kesempatan langka bagi penonton untuk melihat lebih dekat para bintang MotoGP tanpa deru mesin dan kebisingan lintasan. Para pebalap berjalan di depan area Hero Walk, berinteraksi dengan fans, menandatangani atribut, hingga berfoto dari kejauhan.

    Sesi Hero Walk memang menjadi bagian dari tradisi MotoGP untuk menghadirkan kedekatan antara pebalap dan penggemar di setiap seri. Di Mandalika, momen ini terasa istimewa karena atmosfernya begitu hidup dan penuh semangat khas Indonesia. Apalagi suporter Indonesia dikenal antusiasmenya oleh para pebalap MotoGP.

    (lua/riar)

  • Ini Strategi Pertamina Enduro VR46 Raih Hasil Maksimal di MotoGP Mandalika 2025

    Ini Strategi Pertamina Enduro VR46 Raih Hasil Maksimal di MotoGP Mandalika 2025

    Lombok Tengah

    Semua tim balap bersiap-siap menyambut perhelatan MotoGP Mandalika 2025 akhir pekan ini di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Pertamina Enduro VR46 Racing Team bakal merumuskan strategi khusus buat meraih hasil maksimal di Mandalika.

    “Di sini (Mandalika), dengan suhu seperti ini, sangat sulit untuk menyelesaikan balapan. Tapi juga sangat penting untuk mencatat waktu putaran yang sangat baik. Jadi, untuk kualifikasi yang bagus, kami harus bekerja keras hari ini, besok, dan kemudian kita lihat apa yang terjadi pada hari Minggu,” buka Manajer VR46 Racing Team Pablo Nieto kepada wartawan di Sirkuit Pertamina Mandalika, Jumat (3/10/2025).

    Pablo menambahkan, pemilihan ban akan memainkan peranan yang penting pada sprint race dan main race di Mandalika akhir pekan ini. “Saat ini kami belum tahu (pilihan ban yang tepat) tetapi sepertinya kami akan balapan dengan ban lunak di balap sprint, dan kemudian dengan ban medium pada (balapan utama) hari Minggu,” tambah Pablo.

    Hal lain yang diantisipasi Pablo adalah kondisi cuaca yang kerap berganti di sekitar trek Sirkuit Pertamina Mandalika. Namun pihaknya sudah memprediksi, bahwa di sepanjang akhir pekan ini di Mandalika cuacanya akan cerah dan mendukung buat balapan.

    “Ya, kami sangat fokus pada cuaca, tetapi sepertinya sepanjang akhir pekan akan cerah. Jadi, saat ini strategi kami adalah mencoba memanfaatkan kondisi kering. Tapi di sini, kita tidak pernah tahu. Cuaca bisa berubah dalam 12 jam, jadi kami harus fokus pada sisi cuaca. Namun saat ini, sepertinya kondisi cuaca akan cerah sepanjang akhir pekan,” tambah Pablo.

    Saat ini duo pebalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio ada di posisi kelima dan ketujuh di klasemen sementara MotoGP 2025. Tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team menargetkan finis di urutan lima besar klasemen akhir MotoGP 2025.

    (lua/riar)

  • Bezzecchi Terdepan, Marquez Terlempar dari Lima Besar

    Bezzecchi Terdepan, Marquez Terlempar dari Lima Besar

    JAKARTA – Marco Bezzecchi berhasil menjuarai Sprint Race MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

    Menariknya, Marc Marquez–yang sudah memastikan gelar juara dunia MotoGP 2025 di Jepang pekan lalu–hanya finis di posisi ketujuh.

    Pebalap BK8 Gresini Racing MotoGP, Fermin Aldeguer, sukses melesat untuk memimpin di posisi pertama usai start Sprint Race yang berlangsung dalam cuaca terik.

    Aldeguer harus bersaing ketat dengan Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) dan Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP) pada awal balapan.

    Sementara Marc Marquez yang berada di posisi kelima bersenggolan dengan Alex Rins di lap pertama. Insiden tersebut membuat Alex Rins harus turun dari posisi keempat menjadi posisi ke-18.

    Beda hal dengan Marc Marquez, dia mendapatkan long lap penalty akibat insiden tersebut.

    Kemudian, pada lap kelima Pedro Acosta harus kehilangan posisi keduanya karena tergelincir di Tikungan 2 yang membuatnya harus turun ke posisi terakhir (17).

    Memasuki lap ketujuh, Aldeguer masih memimpin posisi terdepan diikuti Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing).

    Dua pebalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio, masih menguntit di posisi ketujuh dan kedelapan.

    Pada lap kedelapan, Bezzecchi sukses merebut posisi kedua dari Fernandez. Dia terpaut 2,1 detik dari Aldeguer yang berada di posisi terdepan.

    Lap berikutnya, Marc Marquez terlibat pertarungan ketat dengan Brad Binder dan Di Giannantonio. The Baby Alien kemudian sukes merangsek ke posisi kedelapan.

    Dengan empat lap tersisa, Aldeguer masih memimpin Sprint Race dengan gap 0,8 detik dari Bezzecchi. Sementara Marc Marquez berhasil naik ke posisi ketujuh usai memenangi duel sengit dengan Franco Morbidelli.

    Namun, pada putaran terakhir, Bezzecchi berhasil memangkas gap dengan hanya terpaut 0,3 dari Aldeguer.

    Akhirnya, masih pada lap yang sama, Bezzecchi berhasil merebut posisi terdepan. Duel sengit terjadi antara Bezzecchi dan Aldeguer hingga garis finis.

    Bezzecchi berhasil mempertahankan posisi terdepan diikuti Aldeguer dan Raul Fernandez. Torehan itu semakin mempertegas dominasi pebalap asal Italia di MotoGP Mandalika 2025 setelah merebut pole position dalam Kualifikasi.

    Sementara itu, Marc Marquez tak beranjak dari posisi ketujuh hingga finis. Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, harus puas di posisi ke-14 dalam Sprint Race MotoGP Mandalika 2025.

    Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika 2025

    M. Bezzecchi 19’37.047F. Aldeguer (+0,157)R. Fernandez (+4,062)A. Marquez (+5,832)J. Mir (+8,759)L. Marini (+9,621)M. Marquez (+9,772)F. Morbidelli (+11,980)F. Di Giannantonio (+12,096)M. Oliveira (+12,988)B. Binder (+13.312)J. Miller (+15.905)A. Rins (+16.226)F. Bagnaia (+29.393)

  • Rapor Pertamina Enduro VR46 Racing Team di Mandalika, Amankan Posisi 10 Besar

    Berkat Hal ini, Merek Pelumas Pertamina Enduro Makin Dikenal Dunia!

    Lombok Tengah

    Merek pelumas asal Indonesia, Pertamina Enduro, semakin dikenal dunia sejak menjadi sponsor utama tim balap Valentino Rossi di balap MotoGP. Nama besar Rossi terbukti masih menjadi magnet yang kuat dalam dunia bisnis otomotif.

    “Kalau yang ngerti dunia branding, dunia marketing, brand kami sudah naik. Khususnya untuk Enduro, dari dulunya nomor 6, sekarang sudah nomor 2, atau nomor 3 secara brand expected index,” buka Direktur Utama PT Pertamina Lubricants (PTPL) Werry Prayogi kepada wartawan di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Sabtu (4/10/2025).

    Sebagai informasi, Pertamina Enduro menjadi sponsor utama VR46 Racing Team di MotoGP sejak musim 2024 lalu. Pertamina Enduro dan VR46 Racing Team mengikat kontrak kerja sama selama tiga tahun hingga 2026.

    Berkat sponsori tim balap Valentino Rossi, Pertamina Enduro makin dikenal Foto: Dok. Pertamina Enduro VR46 Racing Team

    Eksposur pelumas Pertamina Enduro diklaim meningkat setelah menjalin kerja sama dengan tim balap Valentino Rossi. Selain karena didukung nama besar Rossi sebagai salah satu legenda MotoGP, pemilihan warna kuning fluo yang unik juga menjadikan merek Pertamina Enduro makin dikenal.

    “Secara exposure-nya luar biasa. Jadi kalau kita nonton dari seri pertama sampai sekarang, itu mungkin dominasi kita di kamera, secara branding hampir 60% sorotan kamera itu masuk ke tim kita. Dengan pemilihan warna ya. Kebetulan warna yang kita pilih dari tahun kemarin itu (kuning) fluo,” bilang Vice President Marketing PT Pertamina Lubricants (PTPL) Nugroho Setyo Utomo dalam kesempatan yang sama.

    Pada gelaran MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, akhir pekan ini. Motor tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team dipastikan jadi sorotan lagi. Soalnya motor yang dipacu Franco Morbidelli dan Fabio Digiannantonio bakal memakai warna kuning fluorescent yang ikonik, menyatu dengan warna Indonesia – merah dan putih.

    Special livery tim Pertamina Enduro VR46 untuk MotoGP Mandalika 2025 Foto: Dina Rayanti/detikcom

    Konsep dan desain livery merupakan hasil kreativitas Aldo Drudi, dari Drudi Performance, yang memadukan warna Pertamina Enduro VR46 Racing Team dengan semangat Indonesia.

    Selain itu, layout Sirkuit Pertamina Mandalika, tempat balapan MotoGP akhir pekan ini, juga ditampilkan dalam desain corak khusus pada motor Ducati Desmosedici Diggia dan Franco.

    (lua/lth)

  • Pertamina Enduro VR46 Targetkan Finis Lima Besar di MotoGP 2025

    Pertamina Enduro VR46 Targetkan Finis Lima Besar di MotoGP 2025

    Lombok Tengah

    Tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team menargetkan bisa masuk posisi lima besar di klasemen akhir MotoGP 2025. Target itu cukup realistis mengingat salah satu pebalap mereka, Franco Morbidelli, saat ini menempati urutan kelima klasemen sementara MotoGP 2025 dengan raihan 196 poin.

    “Bagi kami, ini akhir pekan yang sangat penting. Karena ini adalah GP kandang kami, jadi sangat penting bagi kami untuk berusaha meraih hasil yang sangat baik. Di latihan pertama tak terlalu buruk. Tapi di sini selalu sangat sulit karena di sini cuacanya sangat panas. Tapi bagaimanapun, kami kurang lebih berada di jalur yang tepat buat meraih hasil terbaik,” ungkap Manajer VR46 Racing Team Pablo Nieto kepada wartawan di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025).

    Pablo menambahkan, saat ini posisi pertama sudah dipastikan, dan kemungkinan besar posisi runner-up juga sudah dikunci Alex Marquez. Sementara posisi ketiga dan empat selisih poinnya terlalu lebar. Maka target realistisnya adalah posisi lima besar.

    “Marquez telah menjadi juara musim ini dan dia menang di Jepang. Bagaimanapun, kami berjuang untuk posisi lima besar. Jadi, penting bagi kami berusaha meraih hasil yang terbaik. Kami akan fokus pada balapan akhir pekan ini,” sambung Pablo.

    “Sangat penting bagi kami untuk meraih akhir pekan yang baik. Karena pada akhirnya ini sangat penting bagi kami, bagi Pertamina, dan bagi semua penggemar dari Indonesia. Jadi, kami fokus pada akhir pekan ini untuk mencoba menyelesaikan pekerjaan dengan cara dan hasil yang baik,” bilangnya lagi.

    Selain Morbidelli, Fabio Di Giannantonio juga sedang dalam tren yang positif. Pebalap Italia itu menghuni posisi ketujuh klasemen sementara MotoGP 2025 dengan 182 poin.

    (lua/dry)

  • Bezzecchi Terdepan, Marc Marquez ke-11

    Bezzecchi Terdepan, Marc Marquez ke-11

    Jakarta

    Hasil practice MotoGP Mandalika 2025 sudah diketahui. Marco Bezzecchi menjadi pebalap terdepan dengan torehan waktu 1 menit 29,240 detik!

    Para pebalap melakoni sesi practice di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025) pukul 14.00 – 15.00 WIB.

    Dalam sesi tersebut, Marco Bezzecchi melesat jadi yang terdepan. Rider Aprilia ini menorehkan waktu 1 menit 29,240 detik.

    Bezzecchi unggul dari Fermin Aldeguer yang menempati urutan kedua. Fermin hanya selisih 0,4 detik, jaraknya lumayan tipis!

    Pedro Acosta sebagai pebalap KTM menguntit ketiga. Beberapa pebalap yang tembus 10 besar antara lain: Luca Marini, Raul Fernandez, Joan Mir (Honda), Fabio Quartararo, Alex Rins, Miguel Oliveira, dan Alex Marquez.

    Artinya dari posisi 10 besar itu hanya ada dua rider Ducati. Marc Marquez yang biasanya tak pernah absen di posisi 10 besar saat Practice, justru untuk pertama kalinya tak bisa menembus catatan waktu 10 besar tercepat. Itu artinya, dia tidak lolos langsung ke Q2 (kualifikasi 2).

    Marquez juga terjatuh dua kali dalam sesi practice kali ini. Hal ini menambah daftar rentetan kesialan yang dialami Marc Marquez di Sirkuit Mandalika, yang belum pernah finis sama sekali.

    Putaran tercepat Francesco Bagnaia lebih jauh lagi. Dia menempati urutan ke-17 dengan torehan waktu 1 menit 30,496 detik. Walhasil Bagnaia akan bertarung dengan Marquez untuk berebut posisi terbaik di Q1. Latihan bebas kedua dan kualifikasi tiga kelas ini akan digelar Sabtu, bersama sprint race MotoGP.

    Berikut ini hasil practice MotoGP Mandalika 2025:

    1. Marco Bezzecchi: 1 menit 29,240 detik
    2. Fermin Aldeguer: +0,408 detik
    3. Pedro Acosta: +0,424 detik
    4. Luca Marini: +0,490 detik
    5. Raul Fernandez: +0,493 detik
    6. Joan Mir: +0,528 detik
    7. Fabio Quartararo: +0,597 detik
    8. Alex Rins: +0,628 detik
    9. Miguel Oliveira: +0,690 detik
    10. Alex Marquez: +0,745 detik
    11. Marc Marquez: +0,813 detik
    12. Franco Morbidelli: +0,868 detik
    13. Brad Binder: +0,916 detik
    14. Johann Zarco: +0,990 detik
    15. Enea Bastianini: +1,145 detik
    16. Jack Miller: +1,165 detik
    17. Francesco Bagnaia: +1,256 detik
    18. Fabio Di Giannantonio: +1,256 detik
    19. Maverick Vinales: +1,289 detik
    20. Somkiat Chantra: +2,194 detik

    (riar/dry)