Tag: Francesco Bagnaia

  • Syarat Marc Marquez Kunci Gelar Juara MotoGP 2025 di Jepang

    Syarat Marc Marquez Kunci Gelar Juara MotoGP 2025 di Jepang

    Jakarta

    Marc Marquez selangkah lagi bisa mengunci gelar juara dunianya yang ketujuh di MotoGP Jepang. Ini syaratnya.

    Performa Marc Marquez di MotoGP 2025 sangat cemerlang. Dari 16 seri yang digelar, dia tercatat 10 kali meraih kemenangan sempurna di Sprint Race dan balapan utama. Kini rider kelahiran Cervera itu pun sudah mengantongi total 512 poin. Unggul 182 poin dari Alex Marquez yang bertengger di posisi kedua dan 275 poin dari Francesco Bagnaia di posisi ketiga. Peluangnya menjadi juara dunia pun tinggal selangkah lagi.

    Mantan rider Repsol Honda itu mengunci gelar juara dunia MotoGP yang ketujuh pada balapan yang digelar Sirkuit Motegi, Jepang pada 26-28 September 2025. Marquez sebelumnya belum pernah memenangi gelar MotoGP lebih awal dari tiga balapan tersisa. Tapi di musim ini lain ceritanya. Marquez bisa meraih gelar dengan balapan tersisa lima seri.

    Untuk bisa merebut gelar juara dunia yang ketujuh di balapan kelas premier itu, dia tak boleh kalah tiga poin dari Alex Marquez. Ya, Alex merupakan satu-satunya pebalap yang secara matematis masih bisa berebut titel juara dunia musim ini dengan sang kakak. Dia saat ini unggul 182 poin dan harus mengantongi 185 poin setelah balapan di Motegi.

    Sekalipun nanti Marquez dan Alex memperoleh poin yang sama di akhir musim, gelar juara tetap akan jatuh ke tangan Marquez. Sebab, hanya hasil balapan utama yang dihitung sebagai penentu jika poin berimbang. Marquez di musim ini sudah meraih 11 kemenangan dan tak bisa dikejar lagi.

    Mengutip The Race, secara hitung-hitungan Marquez tak bisa menjadi juara di Sprint Race Motegi. Namun hasil dari Sprint itu bisa mempengaruhi poinnya di balapan utama hari Minggu. Untuk bisa menjamin gelar juara itu, Marquez harus menang di Sprint Race dan balapan utama MotoGP Jepang. Adapun jika Marquez bersaudara itu bergantian meraih kemenangan di dua balapan tersebut, maka penobatan gelar juara dunia akan berlangsung di Sirkuit Mandalika.

    (dry/din)

  • Marquez Comeback, Selangkah Lagi Juara Dunia!

    Marquez Comeback, Selangkah Lagi Juara Dunia!

    MotoGP San Marino 2025 menghadirkan duel seru di Sirkuit Misano, Italia. Marc Marquez tampil gemilang dan keluar sebagai juara setelah finis di depan Marco Bezzecchi dan Alex Marquez.

    Usai gagal finis di Sprint Race, Marquez langsung tancap gas sejak awal lomba. Pebalap asal Spanyol itu tampil percaya diri dan tak menyia-nyiakan tiap lap hingga akhirnya naik podium tertinggi. Lalu bagaimana jalannya balapan di Misano? Berikut ulasan dan hasil MotoGP San Marino 2025!

    Akamsi alias anak kampung sini, Marco Bezzecchi, memasuki Sirkuit Misano dengan percaya diri. Pebalap tim Aprilia Racing ini mengunci posisi pole dan menang di Sprint Race kemarin.

    Bahkan setelah lampu merah padam, tanda mulainya lomba, Bezzecchi berhasil merebut holeshot dan langsung memimpin balap. Namun Marc langsung menempel anak didik Valentino Rossi ini dan di posisi ketiga ada adiknya, Alex Marquez.

    Di lap-lap awal, posisi terdepan tampak terprediksi. Fabio Quartararo yang kurang optimal saat start harus puas mundur satu posisi ke peringkat 4. Sementara yang menarik, baru mulai balap bendera kuning langsung berkibar karena ada kecelakaan antara Joan Mir dan Johann Zarco di tikungan keempat.

    MotoGP San Marino 2025 juga menghadirkan peristiwa yang jarang terjadi belakangan. Ada dua pebalap yang start terburu-buru atau jump start. Mereka adalah Augusto Fernandez, pebalap wild card yang mencoba mesin V4 Yamaha dan juga Alex Rins yang menunggangi motor Yamaha.

    Masuk ke pertengahan lomba, tepatnya di lap ke-8, kejadian janggal juga terjadi pada Pedro Acosta. Meski tidak aneh bagi KTM, karena pernah mengalami kejadian serupa sebelumnya, namun kondisi pebalap copot rantainya tentu jadi kejadian yang menarik. Kondisi ini membuat Pedro Acosta terpaksa menyelesaikan balap lebih cepat. Sayang sekali, karena Pedro sempat menghuni posisi lima besar.

    Lantas satu lap setelah kejadian Pedro, giliran Francesco ‘Pecco’ Bagnaia yang jadi sorotan. Pebalap andalan Ducati itu crash di sektor tengah Sirkuit Misano di lap 9.

    Drama antara Marc dan Bezzecchi sebenarnya dibuat pelan-pelan terbakar alias slow burn. Marc menunggu Bezzecchi melakukan kesalahan untuk menampar pebalap Italia tersebut.

    Hasilnya? Penantian Marquez terjawab. Ia melenggang ke posisi satu, usai Bezzecchi melakukan kesalahan di lap ke-12. Sementara Alex Marquez tetap menempel posisi ketiga dengan pace yang tak imbang Marc-Bezzecchi.

    Yamaha sebenarnya sempat menggigit di Misano. Di sirkuit yang harusnya jadi kuncian pabrikan berlogo garpu tala tersebut, justru tak dapat memberikan poin signifikan kali ini. Quartararo perlahan kendor, tadinya sempat 5 besar, justru tersungkur ke posisi 8.

    Selain itu, Augusto Fernandez yang dipercaya sebagai penunggang Yamaha V4 juga tak dapat bicara banyak. Bahkan Alex Rins pun gagal finis. Memang MotoGP San Marino tahun ini bukan milik Yamaha.

    Sebenarnya sejak pertengahan lomba, pemenang MotoGP San Marino 2025 sudah terbaca. Sejak menyalip Bezzecchi, Marc seakan tenang di depan dan sangat percaya diri. Sebaliknya, Bezzecchi pun tak dapat menaikkan pace balapnya untuk mengejar calon kuat juara dunia MotoGP 2025 ini.

    Hasil MotoGP San Marino 2025 sejatinya membuat Marc Marquez kian dekat ke juara dunia. Ia bahkan memecahkan rekor sebagai pebalap yang dapat mengumpulkan 512 poin dalam satu musim MotoGP. Marc juga punya kesempatan besar untuk mengangkat piala juara dunia MotoGP 2025 di Jepang atau Indonesia. Kita tunggu saja!

    Hasil MotoGP San Marino 2025

    1. Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25)
    2. Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25)
    3. Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    4. Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24)
    5. Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25)
    6. Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    7. Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V)
    8. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1)
    9. Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1)
    10. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)
    11. Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
    12. Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)
    13. Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP25)
    14. Augusto Fernandez SPA Yamaha Factory Racing (YZR-M1 V4)
    15. Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)
    16. Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V)

    DNF
    Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1)
    Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25)
    Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16)
    Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V)
    Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)

  • Bagnaia Dipastikan Keluar dari Perebutan Titel Juara MotoGP 2025

    Bagnaia Dipastikan Keluar dari Perebutan Titel Juara MotoGP 2025

    Jakarta

    Francesco Bagnaia tak lagi bisa ikut perebutan titel juara MotoGP 2025. Secara matematis, hitungan poinnya tak lagi mencukupi menjadi juara dunia yang ketiga kali musim ini.

    Juara dunia MotoGP dua kali Francesco Bagnaia dipastikan tak bisa ikut dalam perebutan titel juara dunia musim ini. Bagnaia gagal merebut titel juara dunia yang ketiga di balapan motor kelas premier tersebut. MotoGP dalam tayangan siaran langsung di San Marino menuliskan bahwa secara matematika poin Bagnaia tak lagi bisa mengejar Marc Marquez dan Alex Marquez yang kini menghuni posisi pertama dan kedua.

    “Secara matematis tidak lagi bisa bersaing untuk perebutan gelar juara,” demikian informasi yang tertulis di layar.

    Di Misano, Bagnaia gagal menembus barisan depan. Memulai balapan dari posisi kedelapan, dia justru keteteran dan harus puas finis di posisi ke-13. Itu artinya, dia tak mengantongi poin sama sekali. Untuk meraih poin di Sprint Race, setidaknya pebalap finis di posisi ke-9 dan bisa mengantongi satu poin.

    Dengan demikian posisi Bagnaia di klasemen sementara belum berubah. Rider jebolan akademi VR46 itu bertengger di posisi ketiga dengan 237 poin atau tertinggal 250 poin dari Marc Marquez di puncak klasemen. Sedangkan balapan tersisa lima seri lagi. Dari lima seri itu, poin maksimal yang bisa dikumpulkan adalah 185 poin. Selanjutnya ada 25 poin yang bisa diperebutkan di balapan hari Minggu. Total 210 poin yang bisa diraih jika finis di posisi pertama hingga seri pamungkas. Ketertinggalan poin itu membuat Bagnaia tak bisa lagi berebut juara pertama.

    Bagnaia bakal berebut posisi runner up kedua dengan Marco Bezzecchi yang kini hanya terpaut 28 poin. Atas hasil di Misano, Bezzecchi saat ini sudah mengumpulkan 209 poin.

    Sementara itu, nasib kurang baik juga dialami Marquez di Misano. Dia gagal finis dan harus rela kehilangan poin. Kendati demikian, peluang Marquez untuk juara dunia terbuka sangat lebar. Dia bahkan bisa mengunci gelar juara dunianya di MotoGP Jepang dua pekan lagi.

    Walaupun gagal finis, Marquez masih unggul 173 poin dari Alex yang menghuni posisi kedua. Mantan rider Repsol Honda itu kini sudah mengantongi 487 poin sedangkan Alez 314 poin.

    (dry/din)

  • Link Live Streaming Sprint Race MotoGP San Marino 2025

    Link Live Streaming Sprint Race MotoGP San Marino 2025

    Jakarta

    Sprint Race MotoGP San Marino akan digelar nanti malam, Sabtu (13/9). Biar kalian tak ketinggalan serunya balapan pendek tersebut, berikut kami rangkum link live streaming Sprint Race MotoGP San Marino 2025.

    Di zaman serba canggih seperti sekarang, menyaksikan MotoGP tak harus melalui TV, melainkan bisa lewat ponsel, tablet maupun laptop. Itulah mengapa, tak heran banyak penonton yang mencari link live streaming Sprint Race MotoGP San Marino 2025.

    Musim lalu, Sprint Race MotoGP San Marino dimenangkan Jorge Martin yang masih membela Pramac Ducati Racing. Ketika itu, The Martinator sukses mengalahkan dua murid Valentino Rossi, yakni Francesco Bagnaia dan Franco Morbidelli.

    Link live streaming Sprint Race MotoGP San Marino 2025 Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography

    Musim ini, pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez masih menjadi Raja Sprint Race dengan 15 kemenangan dari 16 kali balapan yang telah dijalaninya. Lantas, akankah dia kembali berjaya di balapan nanti malam? Atau justru pebalap lain yang membuat kejutan? Berikut kami rangkum link live streaming-nya.

    Link Live Streaming Sprint Race MotoGP San Marino 2025

    Sprint Race MotoGP San Marino 2025 disiarkan secara langsung melalui saluran Trans7. Namun, jika tak sempat menyaksikannya di televisi, kalian bisa menontonnya melalui layanan streaming.

    Sprint Race MotoGP San Marino 2025 ditayangkan secara streaming melalui sejumlah platform online, mulai dari laman resmi MotoGP hingga Vidio.com. Kalian tinggal membuka salah satu laman berikut untuk menyaksikannya.

    Jadwal MotoGP San Marino 2025

    Sabtu, 13 September 2025

    13:40-14:10 WIB: Moto3 – Free Practice 214:25-14:55 WIB: Moto2 – Free Practice 215:10-15:40 WIB: MotoGP – Free Practice 215:50-16:05 WIB: MotoGP – Qualifying 116:15-16:30 WIB: MotoGP – Qualifying 217:15 WIB: MotoE – Race 1 (8 lap)17:50-18:05 WIB: Moto3 – Qualifying 118:15-18:30 WIB: Moto3 – Qualifying 218:45-19:00 WIB: Moto2 – Qualifying 119:10-19:25 WIB: Moto2 – Qualifying 220:00 WIB: MotoGP – Sprint (13 lap)21:10 WIB: MotoE – Race 2 (8 lap)22:00 WIB: Red Bull Rookies Cup – Race 1

    Minggu, 14 September 2025

    13:45 WIB: Red Bull Rookies Cup – Race 214:40-14:50 WIB: MotoGP – Warm Up15:00-15:40 WIB: MotoGP – Rider Parade16:00 WIB: Moto3 – Grand Prix Race (20 lap)17:15 WIB: Moto2 – Grand Prix Race (22 lap)19:00 WIB: MotoGP – Grand Prix Race (27 lap).

    (sfn/dry)

  • Murid Rossi Start di Depan Marquez!

    Murid Rossi Start di Depan Marquez!

    Jakarta

    Kualifikasi MotoGP San Marino 2025 telah berakhir, Sabtu (13/9). Murid Valentino Rossi, Marco Bezzecchi pole position, sementara Marc Marquez hanya meraih posisi keempat!

    Di putaran pertama, Alex Marquez langsung memimpin kualifikasi dengan catatan waktu 1 menit 30,222 detik. Dia dibuntuti Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta dengan gap yang tak terlalu jauh. Sementara di saat bersamaan, Marc Marquez hanya menempati posisi ketujuh.

    Setelah menyudahi satu putaran, seperti biasa, hampir seluruh pebalap masuk ke paddock. Mereka melakukan pergantian ban atau sepeda motor. Namun, tak sedikit yang hanya sekadar berdiskusi dengan sejumlah kru.

    Kualifikasi MotoGP San Marino 2025. Foto: Gold & Goose Photography/Getty Images

    Para pebalap kembali melanjutkan Q2 ketika perlombaan menyisakan enam menit lagi. Mereka yang kesulitan di putaran pertama, seperti Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia berjuang keras untuk memperbaiki posisinya.

    Di putaran kedua, Marc Marquez mampu memperbaiki posisinya. Namun, dia hanya mampu naik ke posisi kedua atau persis di belakang adiknya, Alex Marquez. Sementara Bagnaia juga melesat ke posisi keenam.

    Namun, beberapa detik kemudian, baris terdepan mengalami banyak perubahan. Marco Bezzecchi mencatatkan waktu terbaik 1 menit 30,134 detik dan mengambil alih posisi pertama. Sementara Fabio Quartararo naik ke peringkat ketiga.

    Hingga akhir Q2, tak ada perubahan di baris terdepan. Marco Bezzecchi tetap pole position, sementara Alex Marquez kedua dan Fabio Quartararo ketiga.

    Berikut Hasil Kualifikasi MotoGP San Marino 2025Marco BezzecchiAlex MarquezFabio QuartararoMarc MarquezFranco MorbidelliLuca MariniFabio DiggiaFrancesco BagnaiaPedro AcostaFermin AldeguerJorge MarinJoan Mir.Miguel OliveiraRaul FernandezAi Ogura Brad Binder Maverick VinalesAlex RinsJohann ZarcoEnea BastianiniJack MillerAugusto FernandezSomkiat Chantra

    (sfn/dry)

  • Marquez Bangkit di Sesi Kedua, Puncaki Latihan Hari Pertama

    Marquez Bangkit di Sesi Kedua, Puncaki Latihan Hari Pertama

    JAKARTA – Usai menjadi yang tercepat pada sesi latihan, pembalap Ducati Marc Marquez senang bukan kepalang mengakhiri sesi hari pertama MotoGP San Marino 2025 di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Italia, Jumat.

    Marquez mengaku sempat kesulitan pada sesi pembuka yaitu latihan bebas 1 (FP1) saat dirinya berada di posisi kelima dengan waktu 1 menit 31,611 detik di bawah Franco Morbidelli, Fabio Quartararo, Fabio Di Giannantonio, dan Alex Marquez.

    Pada sesi kedua atau sesi penutup hari pertama, pembalap yang identik dengan nomor 93 itu tampil lebih baik dengan catatan waktu 1 menit 30,480 detik, yang membuatnya memuncaki sesi latihan di atas Marco Bezzecchi dan Morbidelli.

    “Awal hari ini kurang baik karena saya kurang nyaman di sesi latihan bebas (FP1), meskipun masih cepat,” kata Marquez, dikutip dari laman resmi Ducati Corse, diteruskan dari ANTARA, Sabtu, 13 September.

    “Di sore hari, performa saya semakin baik dari putaran ke putaran, memperbaiki posisi dan titik pengereman saya. Tim melakukan pekerjaan yang sangat baik dan memberikan apa yang saya butuhkan dari motor. Kami berada di posisi yang baik sekarang, tetapi kami tahu kami harus terus berusaha,” tambah dia.

    Marquez datang ke San Marino setelah rekor tujuh kemenangan beruntunnya diputus oleh adiknya sendiri, Alex Marquez di Sirkuit Barcelona-Catalunya, yang terletak di Montmelo, Spanyol, pekan lalu.

    Kekalahan dari Alex membuatnya gagal mengunci gelar di San Marino, dan terdekat ia baru bisa mengunci gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya pada seri berikutnya di Sirkuit Motegi, Jepang, yang digelar akhir September.

    Adapun Marquez saat ini memimpin klasemen sementara dengan 487 poin, unggul atas Alex yang berada di posisi kedua dengan 305 poin.

    “Berangkat dari Montmeló, sirkuit yang membutuhkan pengendaraan halus, di sini Anda harus agresif, terutama saat pengereman. Cengkeramannya sangat kuat, jadi agak sulit untuk menemukan feel yang tepat dengan motor. Namun pada akhirnya, kami berhasil,” tutur pembalap asal Spanyol tersebut.

    Marquez adalah pemegang rekor kemenangan terbanyak di San Marino, yaitu dengan lima kemenangan, yang salah satunya terjadi pada musim lalu ketika ia masih bersama Gresini, mengalahkan duo Ducati Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini.

    Pada Sabtu, Marquez akan membukanya dengan sesi latihan bebas 2 (FP2) pada pukul 15.10-15.40 WIB, mengikuti sesi kualifikasi 2 (Q2) pukul 16.15-16.30 WIB, dan ditutup dengan sesi Sprint 13 lap pukul 20.00 WIB.

  • Jadwal MotoGP San Marino 2025, Sprint Race Digelar Malam Ini

    Jadwal MotoGP San Marino 2025, Sprint Race Digelar Malam Ini

    Jakarta

    Tak terasa, MotoGP musim ini sudah memasuki seri ke-16. Setelah Catalunya, Spanyol, balapan pekan ini akan digelar di Misano, Italia. Nah, biar tak ketinggalan sesi kualifikasi, Sprint Race hingga balapan inti, berikut kami rangkum jadwal MotoGP San Marino 2025!

    Rangkaian jadwal MotoGP San Marino 2025 dimulai melalui latihan bebas pertama yang dihelat Jumat (12/9). Kemudian perlombaan dilanjutkan ke sesi kualifikasi pada Sabtu sore dan Sprint Race di Sabtu malam (13/9). Setelah itu, perlombaan ditutup dengan Race atau balapan inti, Minggu malam (14/9).

    Musim lalu, MotoGP San Marino dimenangkan Marc Marquez yang masih membela Gresini Ducati Racing. Ketika itu, The Baby Alien mampu mengalahkan Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini melalui pertarungan ketat yang mendebarkan.

    Jadwal MotoGP San Marino 2025. Jangan lupa, Sprint Race digelar malam ini. Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography

    Sementara untuk Sprint Race atau balapan pendek, MotoGP San Marino tahun lalu dimenangkan Jorge Martin. Pebalap asal Spanyol itu sukses mengalahkan pesaing terdekatnya, Francesco Bagnaia.

    Secara hitung-hitungan, Marc Marquez mustahil mengunci gelar juara di MotoGP San Marino, pekan ini. Sebab, dengan poin maksimal yang bisa diraih dari Sprint Race dan Race, posisinya masih bisa dikejar adiknya, Alex Marquez yang saat ini menghuni posisi kedua.

    Lantas, akankah Alex Marquez mampu memangkas jarak dengan kakaknya? Atau justru Marc Marquez yang kembali berjaya akhir pekan ini? Biar tak kelewatan, berikut kami rangkum jadwal MotoGP San Marino 2025.

    Jadwal MotoGP San Marino 2025

    Sabtu, 13 September 2025

    13:40-14:10 WIB: Moto3 – Free Practice 214:25-14:55 WIB: Moto2 – Free Practice 215:10-15:40 WIB: MotoGP – Free Practice 215:50-16:05 WIB: MotoGP – Qualifying 116:15-16:30 WIB: MotoGP – Qualifying 217:15 WIB: MotoE – Race 1 (8 lap)17:50-18:05 WIB: Moto3 – Qualifying 118:15-18:30 WIB: Moto3 – Qualifying 218:45-19:00 WIB: Moto2 – Qualifying 119:10-19:25 WIB: Moto2 – Qualifying 220:00 WIB: MotoGP – Sprint Race (13 lap)21:10 WIB: MotoE – Race 2 (8 lap)22:00 WIB: Red Bull Rookies Cup – Race 1

    Minggu, 14 September 2025

    13:45 WIB: Red Bull Rookies Cup – Race 214:40-14:50 WIB: MotoGP – Warm Up15:00-15:40 WIB: MotoGP – Rider Parade16:00 WIB: Moto3 – Grand Prix Race (20 lap)17:15 WIB: Moto2 – Grand Prix Race (22 lap)19:00 WIB: MotoGP – Grand Prix Race (27 lap).

    (sfn/dry)

  • Pecco Bagnaia Curhat ke Marc Marquez: Percaya Diri Mulai Hilang

    Pecco Bagnaia Curhat ke Marc Marquez: Percaya Diri Mulai Hilang

    Jakarta

    Francesco Bagnaia tertangkap kamera mengungkapkan dirinya kehilangan kepercayaan diri ke Marc Marquez. Performa Bagnaia begitu jeblok saat menjalani MotoGP Catalunya 2025.

    Bagnaia finis di luar 10 besar saat sprint race MotoGP Catalunya 2025. Awal yang berat bagi Bagnaia, sebab dia perlu memulai urutan ke 21.

    Tahun lalu, Bagnaia selalu tampil gemilang dan Márquez lebih kesulitan, Itulah sebabnya, pada hari Sabtu setelah Sprint, ketika Ducati memastikan gelar konstruktornya, keduanya membahas situasi tersebut.

    “Motornya terkunci dan tidak bisa berbelok. Sulit dipercaya betapa cepatnya saya melaju tahun lalu dan betapa lambatnya saya melaju sekarang. Dan saya kehilangan kepercayaan diri, kepercayaan diri, dan semakin kehilangan percaya diri,” kata Pecco kepada Marc dalam percakapan yang diungkap dalam film dokumenter Ducati Inside dalam perjalanan kembali ke paddock.

    Marquez mendengar curhatan Bagnaia. Dia memberikan sedikit petuah supaya pebalap itu bisa tokcer lagi.

    “Kamu harus kembali ke trek dan mengatur ulang… Misano itu bagus. Ketika para jurnalis berhenti bertanya (tentang situasi kritis), semuanya akan lebih baik. Lihat saja nanti,” jawab Marc.

    “Masalahnya, ini terus-menerus terjadi; Kamis, Jumat, Sabtu… Selangkah demi selangkah, semuanya akan membaik,” pungkas pria kelahiran Cervera itu.

    Marc Márquez sedang menjalani tahun bersejarah dengan 14 kemenangan Sprint dari 16kemenangan yang mungkin diraih, dan 10 kemenangan lainnya di balapan hari Minggu.

    Pecco justru mengalami tahun yang buruk, hanya meraih satu kemenangan, dan itu karena Marc mengalami kecelakaan di Austin saat memimpin. Selisih poin antara keduanya adalah 250. Angka yang sangat sulit dikejar Bagnaia.

    (riar/dry)

  • Ducati Sabet Gelar Juara Konstruktor MotoGP 2025

    Ducati Sabet Gelar Juara Konstruktor MotoGP 2025

    Jakarta

    Ducati resmi kembali meraih gelar juara konstruktor MotoGP 2025. Ini menjadi kali keenam Ducati secara berturut-turut meraih gelar konstuktor di MotoGP, sekaligus gelar ketujuh dalam sejarah pabrikan asal Borgo Panigale.

    Prestasi ini diraih meskipun masih ada tujuh putaran tersisa. Ducati meraih gelar konstruktor musim ini berkat performa gemilang dari Marc Márquez, Francesco Bagnaia, dan Alex Márquez.

    Berkat hasil ini, Ducati mencetak rekor untuk rentetan gelar Juara Konstruktor terpanjang yang pernah diraih secara berturut-turut di MotoGP.

    Gelar Konstruktor pertama Ducati diraih pada tahun 2007. Sejak 2020, Ducati terus menunjukkan dominasinya musim demi musim, dan menjadi juara konstruktor hingga kini.

    Musim ini, Ducati telah meraih 27 kejuaraan dari total 29 balapan, dengan perolehan podium yang konsisten serta performa solid dari tim pabrikan maupun tim satelit. Kesuksesan ini merupakan hasil dari kerja kolektif yang memadukan visi teknis Ducati dengan bakat para pebalap, juga membuktikan kekuatan proyek teknis Borgo Panigale yang terus berkembang tanpa kompromi.

    “Enam gelar Konstruktor MotoGP secara beruntun: sebuah pencapaian yang beberapa tahun lalu tampak mustahil untuk diwujudkan, dan pada hari ini sekali lagi membuktikan bahwa dengan metode, visi, dan tekad, tidak ada yang mustahil bagi Ducati. Ini adalah keberhasilan balapan yang jauh melampaui performa di trek, karena ini mencerminkan siapa kami sebagai perusahaan dan bagaimana cara kami bekerja-yang tercermin secara langsung dalam desain dan konstruksi motor yang kami hadirkan untuk para pencinta Ducati di seluruh dunia,” kata CEO Ducati Claudio Domenicali.

    “Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Gigi, para pembalap kami, seluruh anggota Ducati Corse, serta tim Ducati Lenovo dan Gresini Racing. Bersama-sama, kami mampu mentransformasikan pengalaman, semangat, dan talenta menjadi hasil nyata. Kekuatan kami terletak pada kemampuan menjaga konsistensi dan keberlanjutan dari waktu ke waktu, ketangguhan yang telah memungkinkan kita mencapai hasil luar biasa, hampir ‘membosankan’ di mata mereka yang menonton kita. Kenyataannya, menang sekali itu sulit, menang kedua kali lagi lebih sulit lagi, dan menang berturut-turut secara beruntun sehingga membuatnya terlihat seperti hal yang biasa… itu adalah hal yang luar biasa,” sebut Domenicali.

    “Kami menyadari bahwa para pesaing terus berkembang dan setiap musim MotoGP menghadirkan tantangan baru, namun hari ini kami ingin menikmati rasa puas karena telah menulis satu halaman tak terlupakan lainnya dalam sejarah kami maupun balap motor.”

    Ducati menilai, lintasan balap adalah laboratorium paling penting untuk pengembangan motor produksi. Pengalaman yang didapat di sirkuit dialihkan ke pengembangan model untuk para penggemar.

    (rgr/dry)

  • Bagnaia Dipastikan Keluar dari Perebutan Titel Juara MotoGP 2025

    Bos Ducati Iba Lihat Pebalap Sejago Bagnaia Sengsara di MotoGP

    Jakarta

    General Manager (GM) Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, mengaku iba saat melihat Francesco Bagnaia sengsara dan kesulitan sepanjang musim ini. Padahal, menurutnya, Bagnaia merupakan pebalap luar biasa yang semestinya mampu kompetitif di setiap perlombaan.

    Gigi mengklaim, pihaknya senang melihat Marc Marquez mampu tampil baik di kejuaraan tahun ini. Namun, di lain sisi, dia tak tega melihat Bagnaia kesulitan sepanjang musim.

    “Saya senang dengan apa yang dilakukan Marquez sejauh ini. Tapi, di saat yang sama, rasanya sedih melihat pebalap sehebat Bagnaia harus berjuang keras mengarungi musim ini,” ujar Gigi Dall’Igna, dikutip dari Motosan, Selasa (9/9).

    Luigi Dall’Igna General Manager (GM) Ducati Corse Foto: SOPA Images/LightRocket via Gett/SOPA Images

    Menurut Gigi, perasaan Bagnaia musim ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, dia yakin, cepat atau lambat, pebalap 28 tahun itu akan kembali ke performa aslinya.

    “Perasaan Pecco saat ini tidak sama dengan musim lalu, dan itu yang menjadi penyebab utama mengapa performanya kacau,” tuturnya.

    “Kami sedang bekerja untuk memulihkan semua ini, kami percaya dengannya dan dia juga percaya kami. Kita semua manusia dan kadang performa kita tak sesuai harapan,” kata dia menambahkan.

    Sebagai catatan, dari 15 balapan inti atau Race yang telah dijalani, Bagnaia hanya menang sekali di MotoGP Amerika Serikat. Bahkan, dia juga baru meraih enam kali podium. Selebihnya, dia lebih sering jatuh atau terlempar ke barisan belakang.

    Situasi tersebut membuat Bagnaia masih tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 237 poin. Dia dipepet Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta dengan selisih yang tak terlalu jauh.

    Berikut Klasemen Sementara MotoGP 2025Marc Marquez: 487 poinAlex Marquez: 305 poinFrancesco Bagnaia: 237 poinMarco Bezzecchi: 197 poinPedro Acosta: 183 poinFranco Morbidelli: 161 poinFabio Di Giannantonio: 161 poinFabio Quartararo: 129 poinFermin Alderguer: 127 poinJohann Zarco: 117 poinBrad Binder: 95 poinEnea Bastianini: 84 poinLuca Marini: 82 poinRaul Fernandez: 78 poinMaverick Vinales: 72 poinAi Ogura: 69 poinJack Miller: 54 poinJoan Mir: 50 poinAlex Rins: 45 poinJorge Martin: 29 poinMiguel Oliveira: 17 poinPol Espargaro: 16 poinTakaaki Nakagami: 10 poinLorenzo Savadori: 8 poinAugusto Fernandez: 6 poinSomkiat Chantra: 1 poin.

    (sfn/rgr)