Tag: Francesco Bagnaia

  • Parade MotoGP Mandalika 2025, Pebalap Dapat Sambutan Hangat Warga Lombok

    Parade MotoGP Mandalika 2025, Pebalap Dapat Sambutan Hangat Warga Lombok

    Jakarta

    Suasana Kota Mataram pada Rabu (1/10/2025) berubah menjadi lautan manusia ketika para pebalap MotoGP mengikuti Riders Parade jelang perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah. Agenda ini menjadi salah satu rangkaian resmi MotoGP yang selalu dinantikan oleh masyarakat, karena memberikan kesempatan langka untuk melihat langsung para bintang balap dunia berinteraksi dengan penggemarnya di luar lintasan.

    Jalanan Dipadati Penonton

    Sejak siang ribuan warga sudah memadati rute parade yang melintasi jalan-jalan utama Kota Mataram. Arak-arakan dimulai dari Taman Sangkareang, kemudian melintasi Jalan Pejanggik, Jalan Udayana, hingga berakhir di Teras Udayana sebagai titik pusat perayaan. Warga berjejer di sepanjang jalur, sambil membawa atribut tim kesayangan mereka seperti bendera, poster, dan replika helm pebalap.

    Para rider menaiki mobil khusus Riders Parade yang memang digunakan dalam setiap sesi parade MotoGP jelang balapan di Sirkuit Mandalika. Dari atas mobil terbuka tersebut, para rider bisa lebih leluasa melambaikan tangan, melempar senyum, hingga berinteraksi langsung dengan penonton di sepanjang jalur.

    Parade pebalap MotoGP Mandalika 2025 Foto: Dok. MGPA

    Nama-nama besar yang ikut serta dalam parade ini antara lain Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia, Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio, Luca Marini, Brad Binder, Miguel Oliveira, Raul Fernandez, dan Somkiat Chantra, serta pebalap kebanggaan Indonesia di kelas Moto2, Mario Aji. Kehadiran Mario Aji menjadi sorotan istimewa, karena mendapat sambutan meriah dari para penggemar tanah air yang bangga melihat putra bangsa tampil bersama bintang MotoGP dunia.

    Ajang Kedekatan Pebalap dan Fans

    Riders Parade memang dirancang sebagai agenda yang menghadirkan suasana lebih santai dan hangat, berbeda dengan tensi tinggi di lintasan. Dengan menaiki mobil parade, para pebalap bisa tampil lebih dekat dengan publik, menyapa fans, dan menunjukkan sisi humanis mereka sebagai idola yang ramah dan terbuka.

    Di Teras Udayana, acara dilanjutkan dengan sesi jumpa fans. Beberapa pembalap naik ke panggung untuk menyapa penonton, sementara penampilan dancer Azizah menghentak diiringi musik lagu Tabola Bale.

    Parade pebalap MotoGP Mandalika 2025 Foto: Dok. MGPA

    Dukungan Luar Biasa Masyarakat NTB

    Antusiasme masyarakat NTB yang begitu besar menjadi sorotan. Kehadiran mereka tidak hanya mencerminkan kecintaan terhadap MotoGP, tetapi juga menunjukkan kesiapan daerah dalam menyambut hajatan olahraga dunia ini. Pemerintah daerah bersama pihak keamanan tampak sigap menjaga jalannya parade agar berlangsung tertib dan aman.

    Sejumlah pedagang UMKM lokal juga turut meramaikan acara dengan menjajakan produk makanan khas Lombok, minuman segar, hingga cendera mata bertema MotoGP. Hal ini sekaligus menjadi kesempatan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

    Direktur Utama Mandala Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menegaskan bahwa Riders Parade merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada masyarakat NTB yang telah mendukung penuh penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.

    “Parade ini adalah momen kebersamaan antara para pembalap dunia dengan masyarakat kita. MGPA ingin memastikan bahwa MotoGP bukan hanya sekadar balapan, tetapi juga pesta rakyat yang memberikan pengalaman tak terlupakan bagi semua. Antusiasme warga yang begitu luar biasa hari ini menjadi bukti nyata bahwa MotoGP telah menyatu dengan Lombok dan Indonesia,” ujar Priandhi.

    Parade pebalap MotoGP Mandalika 2025 Foto: Dok. MGPA

    Priandhi juga menambahkan bahwa pihaknya bersama Dorna Sports dan pemerintah daerah berkomitmen menjadikan Riders Parade sebagai agenda tahunan yang semakin mempererat ikatan emosional antara pebalap dan penggemar.

    “Setiap kali parade ini digelar, kita bisa melihat senyum bahagia masyarakat, dari anak-anak hingga orang tua. Itu adalah energi positif yang ingin terus kami hadirkan. Kami yakin bahwa kehadiran MotoGP akan membawa dampak besar, bukan hanya untuk olahraga, tetapi juga bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” tambahnya.

    Dengan suksesnya Riders Parade hari ini, atmosfer menuju balapan akhir pekan di Mandalika semakin menguat. Para pebalap kini akan bersiap menghadapi sesi latihan bebas, kualifikasi, hingga balapan utama yang akan berlangsung pada Minggu (5/10/2025).

    Bagi warga Lombok dan Indonesia, parade ini menjadi awal dari serangkaian momen bersejarah. Ribuan pasang mata yang menyaksikan langsung parade di Kota Mataram membawa pesan bahwa MotoGP di Mandalika bukan hanya milik penggemar balap, tetapi telah menjadi kebanggaan nasional yang memperlihatkan kemampuan Indonesia menjadi tuan rumah event olahraga kelas dunia.

    (lua/dry)

  • Awas Kelewatan, Simak Jadwal MotoGP Mandalika Akhir Pekan Ini

    Awas Kelewatan, Simak Jadwal MotoGP Mandalika Akhir Pekan Ini

    Jakarta

    Rangkaian balapan MotoGP Mandalika digelar akhir pekan ini. Biar nggak kelewatan, simak jadwalnya berikut ini.

    Seri ke-18 MotoGP berlanjut pekan ini. Sesuai jadwal, MotoGP seri ke-18 ini akan digelar di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Para pebalap juga sudah berdatangan dan beberapa di antaranya ikut serta dalam gelaran parade di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

    Dikutip detikBali, ada 10 rider MotoGP yang ikut parade dan berjoget Tabola-Bale bersama penari muda asal Mataram, Nurul Azizah Safitri. Sepuluh pebalap yang ikut parade antara lain Francesco Bagnaia, Marco Bezzecchi Luca Marini, Brad Binder, Miguel Oliveira, Franco Morbidelli, hingga Somkiat Chantra.

    Direktur Komersial PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), Troy Reza Warokka, mengatakan rider parade mendapat respon positif dari masyarakat NTB. Menurutnya, parade juga menghadirkan pertunjukan tarian budaya di Taman Sangkareang.

    Para rider MotoGP joget Tabola-bale saat parade di Mataram, Rabu (1/10/2025). Foto: Ahmad Viqi/detikBali

    “MotoGP bukan hanya soal balapan. Kami juga membangkitkan kebudayaan di NTB,” kata Troy.

    Troy menegaskan parade digelar untuk mendekatkan masyarakat dengan para rider MotoGP yang akan tampil di Sirkuit Mandalika.

    Jadwal MotoGP Mandalika

    Sesi balapan MotoGP di Mandalika akan diawali dengan latihan bebas pada hari Jumat, (3/10/2025). Balapan utama akan digelar pada Minggu (5/10/2025). Berikut jadwal lengkap MotoGP Mandalika akhir pekan ini:

    Jumat, 3 Oktober 2025:

    08.00-08.35 Wib: Free Practice 1 Moto308.50-09.30 Wib: Free Practice 1 Moto209.45-10.30 Wib: Free Practice 1 MotoGP12.15-12.50 Wib: Practice Moto313.05-13.45 Wib: Practice Moto214.00-15.00 Wib: Practice MotoGP

    Sabtu, 4 Oktober 2025:

    07.40-08.10 Wib: Free Practice 2 Moto308.25-08.55 Wib: Free Practice 2 Moto209.10-09.40 Wib: Free Practice 2 MotoGP09.50-10.05 Wib: Kualifikasi 1 MotoGP10.15-10.30 Wib: Kualifikasi 2 MotoGP11.45-12.00 Wib: Kualifikasi 1 Moto312.10-12.25 Wib: Kualifikasi 2 Moto312.40-12.55 Wib: Kualifikasi 1 Moto213.05-13.20 Wib: Kualifikasi 2 Moto214.00 Wib: Sprint Race MotoGP (13 lap)

    Minggu, 5 Oktober 2025:

    09.40-09.50 Wib: Warm Up MotoGP11.00 Wib: Race Moto3 (20 lap)12.15 Wib: Race Moto2 (22 lap)14.00 Wib: Race MotoGP (27 lap)

    (dry/rgr)

  • Dapat Posisi Runner Up Sudah Seperti Juara

    Dapat Posisi Runner Up Sudah Seperti Juara

    Jakarta

    Direktur Komersial dan Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini, sudah merasa cukup puas jika musim ini pebalapnya menjadi runner-up MotoGP 2025. Soalnya, Marc Marquez yang baru saja mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 terlalu sempurna dan sulit dikalahkan pebalap manapun.

    “Saat ini kami berada di posisi kedua dalam klasemen pebalap dan tim, tepat di belakang Marc. Kami bisa bilang bahwa kami sudah mendapatkan emas (gelar juara). Jadi, ini sudah seperti gelar juara tahun ini. Ya, karena Marc adalah Marc, dan siapa pun yang berada di posisi kedua sudah merupakan pencapaian besar,” ungkap Carlo dalam acara Meet & Greet dengan Alex Marquez bersama Aspira di Jakarta (30/9/2025).

    Direktur Komersial dan Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini (kanan) Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Saat ini pebalap Gresini Racing Alex Marquez yang notabene adik kandung Marc Marquez, sedang nyaman di posisi kedua dengan torehan sementara 340 poin. Alex berselisih 66 poin dari Francesco Bagnaia di posisi ketiga yang mengemas 274 poin. Dengan lima seri tersisa, Alex berpeluang mempertahankan posisi runner-up jika bisa selalu finis di rombongan depan.

    Carlo menambahkan, jika timnya bisa mengakhiri musim di tiga besar, itu sudah hasil terbaik yang didapatkan. Soalnya, MotoGP adalah ajang balapan yang sangat kompetitif.

    “Jadi, apakah kami finis pertama, kedua, ketiga, itu tidak terlalu penting. Selama Anda berdiri di posisi teratas kelas MotoGP, yang seperti yang Anda tahu, merupakan arena yang sangat kompetitif, itu sudah merupakan pencapaian yang baik bagi tim, bagi para pebalap, dan bagi para sponsor kami. Dan sekali lagi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Aspira karena telah berbagi tantangan dengan tim Gresini,” ungkap Carlo.

    (lua/dry)

  • Pebalap dan Kru MotoGP Tiba di Bandara Lombok, Disambut Siswa-siswi SD
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        1 Oktober 2025

    Pebalap dan Kru MotoGP Tiba di Bandara Lombok, Disambut Siswa-siswi SD Regional 1 Oktober 2025

    Pebalap dan Kru MotoGP Tiba di Bandara Lombok, Disambut Siswa-siswi SD
    Tim Redaksi
    LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com
    – Pebalap MotoGP, kru tim pebalap, dan rombongan Dorna Sports mulai tiba di Bandara Lombok menjelang balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok pada 3-5 Oktober 2025.
    Mereka menggunakan tiga penerbangan
    carter
    Garuda Indonesia langsung dari Narita, Jepang (NRT), dan mendarat di Bandara Lombok, Senin (29/9/2025).
    Rombongan pertama tiba menggunakan Garuda Indonesia GA 7300 yang berangkat pukul 11.00 Wita dari Narita dan mendarat di Lombok pada pukul 17.45 Wita. 
    Selanjutnya, pesawat carter GA 7340 mendarat pukul 18.15 Wita, disusul kedatangan terakhir melalui GA 7320 pada pukul 20.15 Wita.
    Total, 843 orang personel, mulai dari pembalap, manajer tim, mekanik, staf teknis, hingga ofisial Dorna Sports yang menjadi operator resmi kejuaraan dunia MotoGP.
    Kedatangan rombongan pembalap disambut meriah oleh siswa-siswi SD Negeri Ngolang Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
    Sejumlah pebalap yang telah tiba di Bandara Lombok, di antaranya Francesco Bagnaia atau Pecco dari Ducati Lenovo Team hingga Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing.
    Tidak hanya pembalap, sejumlah figur penting dalam dunia MotoGP juga turut mendarat di Lombok.
    Salah satunya adalah Luigi Dall’Igna,
    General Manager
    Ducati Corse, yang dikenal sebagai otak di balik sukses besar Ducati dalam beberapa musim terakhir.
    Julia Marquez, ayah dari kakak beradik Marc Marquez dan Alex Marquez turut hadir di ajang balapan tahun ini.
    General Manager
    PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok, Aidhil Philip Julian menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Lombok yang turut hadir menyapa para pembalap dan ofisial MotoGP.
    Pihak otoritas bandara menyiapkan 307 personel operasional selama gelaran MotoGP 2025.
    “Untuk mendukung kelancaran operasional selama
    event
    MotoGP 2025, Bandara Lombok menyiapkan 307 personel operasional yang terdiri dari unsur Angkasa Pura Indonesia, TNI/Polri, BKK, Imigrasi, serta Bea Cukai,” kata Aidhil dalam keterangan resmi, Selasa (30/9/2025).
    Sebelumnya, logistik MotoGP berisi motor hingga suku cadang juga sudah tiba di Bandara Lombok menjelang perhelatan MotoGP.
    Logistik menggunakan lima pesawat Qatar Airways Cargo Boeing 777 dari Narita menuju Bandara Lombok pada Senin (29/9/2025) dan Selasa (30/9/2025).
    Lima pesawat kargo ini mengangkut kurang lebih 391 ton logistik MotoGP.
    Setelah sampai di Bandara Lombok, logistik MotoGP langsung diangkut menuju Sirkuit Mandalika.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Alex Banyak Belajar ‘Ilmu Padi’ dari Marc Marquez

    Alex Banyak Belajar ‘Ilmu Padi’ dari Marc Marquez

    Jakarta

    Alex Marquez mengaku banyak mengambil pelajaran dari sang kakak, Marc Marquez, di MotoGP musim ini. Salah satu pelajaran yang diambil Alex adalah, ilmu kerendahan hati, yang sangat penting dimiliki oleh pebalap yang sedang berada di posisi atas.

    “Tahun ini aku bertarung dengan Marc dan banyak pebalap lain yang juga sangat dekat buat mengalahkannya di banyak kesempatan. Di sprint race MotoGP Silverstone dan balap utama MotoGP Catalunya saya membuktikan bisa finis di depan Marc (dan memenangi balapan). Jadi saya senang dengan hasil itu,” bilang Alex di Jakarta (30/9/2025).

    Saat ini Marc Marquez sudah mengunci gelar juara MotoGP 2025 dan Alex berpeluang mengunci posisi runner-up MotoGP 2025 karena selisih poinnya lumayan jauh dengan pebalap di posisi ketiga (Francesco Bagnaia) dan keempat (Marco Bezzecchi).

    Alex pun mengaku performa impresifnya sejauh ini di MotoGP berkat pembelajaran langsung yang didapat dari sang kakak. Alex mengatakan, Marquez adalah sosok pebalap yang sangat matang di lintasan dan sulit dikalahkan. Jadi jika ingin bisa menang dari Marquez, yang diperlukan adalah sikap rendah hati.

    “Musim ini adalah musim di mana saya belajar banyak di lintasan ketika saya bertarung melawannya. Satu pelajaran besar yang saya terima adalah, ilmu kerendahan hati,” bilang Alex.

    Akhir pekan ini Alex Marquez bersama para pebalap MotoGP lainnya akan bertarung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Ini merupakan kali ketiga Sirkuit Mandalika menggelar balapan motor kasta tertinggi tersebut. Dan Alex Marquez belum pernah naik podium di MotoGP Mandalika.

    (lua/rgr)

  • Naik Vario Pakai Plastik Paket buat Jas Hujan

    Naik Vario Pakai Plastik Paket buat Jas Hujan

    Jakarta

    Beberapa pebalap dan kru MotoGP sudah tiba di Indonesia. Mereka akan melakoni balapan MotoGP Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika pada akhir pekan ini.

    Setiap mereka mengunjungi Indonesia, pasti ada saja cerita-cerita lucu. Mulai dari sorotan para pebalap internasional mengenai bensin eceran, kebiasaan pengendara sepeda motor, bahkan ada yang menyoroti emak-emak di lombok yang membonceng banyak anak dalam satu sepeda motor.

    Kini ada lagi kelakuan konyol kru MotoGP di Lombok. Bos Prima Pramac Yamaha, Fonsi Nieto, hujan-hujanan di Lombok menggunakan motor Honda Vario. Bukannya pakai jas hujan, Rider Performance Director Prima Pramac Yamaha itu memanfaatkan plastik bekas.

    Tampaknya plastik besar yang digunakan Fonsi Nieto adalah bekas pembungkus paket. Masih ada lakban berlambang Fragile dan tulisan ‘Praya’ yang mengindikasikan lokasi tujuan paket.

    Fonsi tampak semringah hujan-hujanan menggunakan motor Honda Vario dengan jas hujan dari plastik bekas. Di unggahan Instagram Story, Fonsi Nieto menuliskan “Baiklah, kita sudah sampai di Lombok” menggunakan bahasa Spanyol.

    Beberapa pebalap MotoGP memang sudah tiba di Indonesia untuk melakoni balapan MotoGP Indonesia bertajuk Pertamina Grand Prix of Indonesia akhir pekan ini. Sebagian ada yang mampir dulu ke Jakarta untuk melakukan meet and great dan peluncuran motor. Sisanya ada yang langsung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

    Para pebalap beken yang sampai duluan di Bandara Lombok antara lain Francesco Bagnaia, Enea Bastianini, Marco Bezzecchi, Jack Miller, dan Raul Fernandez. Selain itu, sejumlah pembalap lainnya juga dijadwalkan menyusul. Termasuk Luca Marini, Brad Binder, dan Fabio Quartararo yang dijadwalkan tiba di Lombok pukul 20.25 Wita.

    Ajang balap MotoGP Mandalika akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 3-5 Oktober mendatang. Sesi balapan MotoGP di Mandalika akan diawali dengan latihan bebas pada hari Jumat, (3/10/2025). Balapan utama akan digelar pada Minggu (5/10/2025).

    (rgr/din)

  • Rombongan Pebalap MotoGP Mulai Mendarat di Lombok

    Rombongan Pebalap MotoGP Mulai Mendarat di Lombok

    Jakarta

    Rombongan pebalap MotoGP terpantau tiba di Lombok, Nusa Tenggara Barat sejak Senin (29/9/2025). Mereka disambut puluhan siswa anak Sekolah Dasar di Lombok hingga ritual menyambut tamu khas suku Sasak.

    Para pebalap beken yang sampai duluan di Bandara Lombok mulai dari Francesco Bagnaia, Enea Bastianini, Marco Bezzecchi, Jack Miller, dan Raul Fernandez. Pantauan detikBali, mereka tiba pukul 18.45 dengan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor GA7340.

    Francesco Bagnaia Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

    Selain itu, sejumlah pembalap lainnya juga dijadwalkan menyusul. Termasuk Luca Marini, Brad Binder, dan Fabio Quartararo yang dijadwalkan tiba di Lombok pukul 20.25 Wita.

    ratusan kru dan pembalap MotoGP mulai berdatangan di Bandara Lombok pada Senin petang. Mereka disambut dengan Tari Nina Bayan dari Kecamatan Bayan, Lombok Utara.

    Kedatangan mereka juga disambut antusias oleh puluhan siswa sekolah dasar (SD) di Lombok. Ada pula ritual sembek atau upacara menyambut tamu khas Suku Sasak, Lombok.

    Sebelum rangkaian balapan dimulai, sebanyak 12 rider MotoGP dijadwalkan mengikuti parade di Jalan Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 1 Oktober 2025.

    Ajang balap MotoGP Mandalika akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 3-5 Oktober mendatang. Berikut daftar nama rider yang dijadwalkan mengikuti parade MotoGP Mandalika 2025 di Jalan Udayana, Mataram.

    1. Francesco Bagnaia
    2. Fabio Quartararo
    3. Marco Bezzecchi
    4. Luca Marini
    5. Maverick Vinales
    6. Alex Marquez
    7. Brad Binder
    8. Miguel Oliveira
    9. Raul Fernandez
    10. Franco Morbidelli
    11. Fabio Di Giannantonio
    12. Somkiat Chantra.

    (riar/din)

  • Marquez Juara Dunia MotoGP 2025, Begini Reaksi Murid Rossi

    Marquez Juara Dunia MotoGP 2025, Begini Reaksi Murid Rossi

    Jakarta

    Pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez sukses mengunci juara dunia setelah meraih podium kedua di MotoGP Jepang, akhir pekan lalu. Kini, dia menyamai rekor Valentino Rossi dengan sembilan gelar juara. Apa kata murid The Doctor, Francesco Bagnaia, soal kesuksesan tersebut?

    Disitat dari Autosport dan TNTsport, Francesco Bagnaia mengaku kehilangan kata-kata saat hendak menggambarkan perjalanan karier Marc Marquez selama enam musim terakhir. Sebab, sebelum meraih juara dan melakukan ‘remontada’, pebalap 32 tahun itu sempat bolak-balik meja operasi.

    “Tidak banyak kata-kata yang bisa menggambarkan musim Marc Marquez dalam enam tahun terakhir. Dia sudah melalui apa yang tidak seorang pernah mengalaminya, dengan cedera-cederanya dan waktu-waktu yang buruk, dan dia memiliki kekuatan mental yang mengagumkan,” ujar Bagnaia, dikutip Senin (29/9).

    Marc Marquez dan murid Valentino Rossi, Francesco Bagnaia. Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Bagnaia mengucapkan selamat kepada Marquez yang telah menyamai jumlah gelar mentornya. Meski demikian, dia secara terbuka menantang rekan setimnya tersebut untuk bertarung lagi musim depan.

    “Aku akan ingin sekali bertarung dengan dia. Sejauh ini dia sempurna di sepanjang musim kecuali dua atau tiga balapan saja. Dia luar biasa. Aku ingin mengucapkan selamat kepada Marc, keluarga dia, (pasangan dia) Gemma, dan tim dia, yang selalu bersamanya,” ungkapnya.

    “Musim depan, aku akan punya kesempatan untuk melanjutkan pembelajaran ini dan berusaha menyulitkan dia,” kata Bagnaia. “Aku ingin bertarung melawan dia, karena kupikir jika (aku dalam) performa terbaikku, aku bisa bertarung melawan dia. Jadi kami harus mencari cara untuk mendapatkan pertarungan seperti ini.”

    Sebagai catatan, Marc Marquez sukses meraih gelar MotoGP 2025 ketika perlombaan masih tersisa lima seri lagi. Dia musim ini memang tampil dominan dan jarang membuat kesalahan. Marquez terakhir kali menjadi juara dunia pada MotoGP 2019 atau enam tahun lalu.

    (sfn/din)

  • Dengan Tenang, Marquez Juara Dunia

    Dengan Tenang, Marquez Juara Dunia

    Jakarta

    Sirkuit Motegi jadi panggung pembuktian bagi Marc Marquez di MotoGP Jepang 2025. Dengan tenang, pebalap fenomenal ini berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP, meski musim 2025 belum usai.

    Bagaikan phoenix yang bangkit dari abu. Marc yang sempat diragukan bisa kembali ke performa maksimal setelah cedera lengan kanan, ternyata setelah beberapa operasi dan 108 kali terjatuh, ia kembali mengangkat trofi juara dunia MotoGP, gelar yang terakhir ia raih pada 2019 bersama Repsol Honda saat itu.

    Francesco ‘Pecco’ Bagnaia lah yang sebenarnya keluar sebagai pemenang di balapan utama MotoGP Jepang 2025, disusul oleh Marc dan Joan Mir.

    Meski begitu, MotoGP Jepang tetap menyajikan balapan seru dengan banyak momen penting. Penasaran dengan jalannya balap dan hasil lengkapnya? Simak ulasannya!

    Jalannya Balapan

    Sebelum balapan dimulai, Pecco Bagnaia sudah percaya diri berada di pole position. Pebalap asal Italia ini punya modal kuat untuk juara lantaran memenangkan Sprint Race kemarin.

    Di belakangnya, ada Joan Mir yang menunggangi motor kebanggaan tuan rumah. Disusul oleh Marc Marquez yang tampak mencoba tenang sejak awal lomba.

    Gaspol! Begitu lampu merah padam, Pecco langsung melesat mencuri holeshot dan memimpin rombongan. Ia disusul oleh Pedro Acosta yang start dengan sangat baik, lalu di posisi ketiga ada Marc Marquez yang tenang.

    Sementara Mir, start dengan kurang baik dan harus terlempar ke posisi kelima, disalip oleh Fabio Quartararo. Di urutan keenam, lap pertama ada Morbidelli dan ketujuh ada Marco Bezzecchi. Adik kandung Marc, Alex Marquez tetap di posisi kedelapan sejak start.

    Di lap kedua, Morbidelli tampak ngotot menyalip Quartararo. Sempat hampir senggolan dan membuat Quartararo sedikit menutup gasnya hingga merosot ke posisi sembilan. Kocokan pebalap lima besar terdepan langsung berubah akibat manuver Morbidelli memaksa masuk posisi lima.

    Masuk ke pertengahan lomba, tepatnya di lap ke-11, Marquez terlihat meninggalkan zona nyamannya. Ia berhasil menyalip Acosta dan langsung meningkatkan pace balap dari posisi kedua. Meski sudah berada di posisi kedua, nyatanya jarak antara Marc dan Pecco terpaut hampir 4 detik.

    Yang seru adalah pertarungan posisi ketiga antara Acosta dan Mir. Di lap ke-14, Mir berhasil menyalip Acosta dan membuka peluang untuk berdiri di podium MotoGP untuk pertama kalinya dengan motor Honda.

    Tak lama dari duel Acosta-Mir, penonton juga dibuat kaget dengan kejadian di motor Pecco. Ada asap yang keluar dari sisi kanan motornya saat pebalap asal Italia ini membuka gas. Namun ia tampak masih fokus di posisi depan dan tetap balap dengan pace-nya.

    Bicara soal Acosta, pebalap muda bermotor KTM ini ternyata kendor di lap-lap akhir. Sempat galak di awal lomba, pertahanan Acosta ternyata bisa dibongkar dan ia bahkan keluar dari trek di lap ke-19.

    Lima lap terakhir tampak tenang, meski rasanya tidak bagi penggemar Ducati. Motor Pecco masih tetap mengeluarkan asap setiap ia memacunya dan Marc masih harus mempertahankan posisi, sebab Alex sudah berada di posisi enam.

    Di sisa empat lap lagi, publik Jepang bersorak. Pebalap kebanggaan mereka, Takaaki Nakagami, keluar dari trek dan tidak dapat melanjutkan balapan. Selain Nakagami, sebelumnya Luca Marini yang menggunakan motor Honda juga harus lebih dulu menyelesaikan balap di lap-lap awal.

    Selain mereka berdua, Jack Miller juga harus menyelesaikan balap dengan cara paling tidak keren. Rantainya lepas, isu yang sudah menjadi ‘ikon’ bagi KTM belakangan.

    Akhirnya, lap terakhir MotoGP Jepang benar-benar jadi putaran paling intens dan dramatis. Dikawal oleh asap yang terus ‘ngebul’ dari motornya, Pecco berhasil menjadi juara MotoGP Jepang 2025.

    Namun seperti yang kami sebutkan di awal, sorotannya kali ini ada pada Marc Marquez. Pebalap fenomenal ini berhasil menyelesaikan balap dari urutan kedua dan membuatnya menjadi juara dunia MotoGP 2025. Selamat, Marc! Eh, selamat juga buat Mir dan Honda yang sudah berhasil menaklukkan Motegi.

    Hasil MotoGP Jepang 2025

    1. Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25)
    2. Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25)
    3. Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V)
    4. Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25)
    5. Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24)
    6. Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    7. Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
    8. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1)
    9. Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V)
    10. Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    11. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)
    12. Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    13. Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25)
    14. Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1)
    15. Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)
    16. Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    17. Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16)
    18. Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1)

    DNF
    Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V)
    Takaaki Nakagami JPN Idemitsu Honda LCR (RC213V)
    Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)

    (mhg/rgr)

  • Syarat Marc Marquez Jadi Juara Dunia Hari Ini

    Syarat Marc Marquez Jadi Juara Dunia Hari Ini

    Jakarta

    Marc Marquez bisa saja mengunci gelar juara dunia siang ini di balapan utama MotoGP Jepang. Balapan di Jepang ini akan digelar di Sirkuit Twin Ring Motegi, start pukul 12.00 Wib.

    Sejak gabung dengan tim pabrikan Ducati, Marquez menunjukkan dominasinya. Menjelang balapan utama seri ke-17 hari ini, Marquez masih memimpin klasemen.

    Setelah Sprint Race di Motegi kemarin, Marc Marquez diprediksi akan mencetak sejarah baru pada hari ini. Kini, ia unggul 191 poin atas Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP).

    Marquez saat ini bertengger di posisi teratas klasemen sementara dengan torehan 521 poin. Sedangkan adiknya, Alex Marquez, saat ini baru mengumpulkan 330 poin.

    Dipastikan, hanya Alex Marquez yang bisa menjegal kakaknya jadi juara dunia musim ini. Rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia, telah keluar dari perebutan gelar juara dunia. Bagnaia memiliki selisih 272 poin dengan Marquez, sehingga dipastikan tidak bisa mengejar keunggulan rekan setimnya itu.

    Marc Marquez berpeluang meraih gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya hari ini. Syaratnya, Alex Marquez tidak unggul lebih dari enam poin dari Marc Marquez.

    Dikutip dari situs resmi MotoGP, berikut beberapa syarat Marc Marquez bisa jadi juara dunia MotoGP 2025 siang nanti:

    Kalau juara atau finis kedua, Marquez sudah pasti jadi juara dunia.Jika Marquez finis ketiga, dan Alex tidak menang.Jika Marquez finis P4-P6, Alex tidak finis lebih baik dari posisi ketiga.Jika Marquez di P7-P9, Alex tidak lebih baik dari P4Jika Marquez di P10 atau P11, Alex tidak lebih baik dari P5Jika Marquez di P12, maka Alex tidak lebih baik dari P6Jika Marquez di P13, Alex tidak lebih baik dari P7Jika Marquez di P14, Alex tidak lebih baik dari P8Jika Marquez di P15, Alex tidak lebih baik dari P9Kalau Marquez gagal mencetak poin, Alex tidak finis lebih baik dari posisi ke-10.

    Jika syarat-syarat tersebut tidak terpenuhi, maka penentuan gelar juara dunia akan berlanjut ke seri berikutnya. Balapan berikutnya akan digelar di Mandalika, Lombok, Indonesia pada 3-5 Oktober 2025.

    Jika jadi juara dunia MotoGP 2025, Marquez akan menyamai pencapaian Valentino Rossi. Sebelumnya, hingga pensiun Rossi telah memiliki tujuh gelar di balapan kelas premier dan total sembilan gelar di seluruh kelas.

    (rgr/mhg)