Tag: Francesco Bagnaia

  • Aura Alien Marc Marquez Muncul Lagi

    Aura Alien Marc Marquez Muncul Lagi

    Jakarta

    Jack Miller merasakan Marc Marquez seperti lahir kembali. Menurut Miller, julukan Baby Alien itu masih pantas disandang oleh Marc Marquez.

    Marc Marquez pernah berada dalam posisi titik nadir. Dia mengalami musim paceklik juara. Plus diganggu cedera tulang, gegar otak, hingga gangguan diplopia yang berkepanjangan.

    Marc Marquez mulai bangkit di Gresini Racing musim lalu. Rider berusia 32 tahun itu mulai mengakhiri musim dengan finis ketiga di klasemen MotoGP 2024.

    Musim ini era kelahiran kembali Marc Marquez dirasakan oleh pebalap MotoGP, Jack Miller. Marquez berhasil debut sempurna bersama pabrikan Ducati. Dia menang dalam dua seri sekaligus saat balapan utama dan sprint race.

    Namun dalam laga balapan sebelumnya Marc Marquez gagal melanjutkan tren kemenangan 100 persen setelah gagal finis di MotoGP AS, akhir pekan lalu. Pebalap Ducati pabrikan itu jatuh di putaran sembilan di saat melaju dengan keunggulan dua detik dari Francesco Bagnaia, di belakangnya.

    Marc Marquez masuk ke dunia MotoGP sebagai pebalap yang dianggap datang dari luar bumi alias alien. Konon, julukan The Baby Alien itu gara-gara Marquez tampil impresif pada usianya yang masih muda.

    Kebersamaan Marquez dan Honda menorehkan tinta emas dan rekor fantastis. Pantas saja dijuluki The Baby Alien, dia pernah jadi pebalap termuda yang memenangkan gelar juara dunia kelas MotoGP secara berturut-turut pada usia 21 tahun 237 hari di musim 2014.

    Pebalap kelahiran Lleida ini terus menorehkan rekor-rekor bersama Repsol Honda. Dia enam kali juara bersama Repsol Honda pada musim 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019.

    “Saya merasakan auranya. Saat kita mendarat di Thailand dan (Marquez) mengambil piagam, naik paddock, saya melihat auranya, itu seperti dejavu, itu reainkarnasi,” kata Miller dikutio dari GPone, Kamis (10/4/2025).

    “Dia bekerja keras, lihatlah penampilannya tahun ini. Dia mengubah tubuhnya, dia seperti kuda pacu yang siap berkompetisi.”

    “Itu adalah sesuatu yang dia rasakan sendiri, dia menemukan perasaan itu, dan mempraktikkannya. Dia itu alien, orang yang mendorong sampai motornya jatuh. Selama bertahun-tahun dia memaksa tangannya, tetapi itu tidak berhasil. Sekarang dia kembali balapan dengan nyaman,” tambah Miller.

    Marc Marquez akan mencoba melakukan penebusan di seri keempat di Qatar kurang dari dua pekan lagi. Ducati menguasai Sirkuit Lusail usai memenangi lima dari enam balapan terakhir di sana, termasuk tiga edisi terakhir melalui Enea Bastianini (2022), Di Giannantonio (2023), dan Bagnaia (2024).

    (riar/rgr)

  • Pedro Acosta Diduga Kirim Pesan Tersembunyi Buat Ducati

    Pedro Acosta Diduga Kirim Pesan Tersembunyi Buat Ducati

    Jakarta

    Pedro Acosta diduga mengirim pesan tersembunyi buat Ducati. Di tengah isu krisis yang menimpa KTM, Acosta sempat melontarkan pernyataan bahwa dia tidak peduli dengan gaji besar di MotoGP. Pernyataan itu pun diduga merupakan sebuah pesan yang jelas buat Ducati agar mereka merekrut Acosta di masa depan.

    Beberapa waktu lalu, Acosta ditanya soal masa depannya di balap MotoGP. Pria yang saat ini membalap buat tim pabrikan KTM itu secara tersirat melontarkan pernyataan bahwa dia tidak peduli dengan uang. Menurut pengamat MotoGP, Carlo Pernat, pernyataan itu diyakini sebuah pesan buat Ducati.

    Pedro Acosta Foto: Icon Sportswire via Getty Images/Icon Sportswire

    “Ketika Pedro Acosta membuat pernyataan ‘saya tidak peduli dengan uang’, dia hanya mengirimkan pesan yang jelas untuk Ducati. Itu jelas!” ungkap Pernat dikutip dari situs Crash.

    Pernat menilai pabrikan Jepang seperti Honda dan Yamaha sudah mengajukan penawaran kerja sama kepada Acosta. Namun kata Pernat, Acosta tidak mengambil kesempatan itu. Acosta menilai dirinya memiliki kepribadian yang sama seperti Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, di mana motor terbaik di paddock adalah tujuan utamanya.

    “Marc Marquez telah memberi contoh (pindah dari Honda ke motor terbaik Ducati),” sambung Pernat.

    Di tengah isu krisis yang menimpa KTM, Acosta diyakini bakal segera angkat kaki dari merek Austria tersebut. Salah satu opsi tim baru Acosta adalah, Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Rumor beredar, tim yang dimiliki legenda MotoGP Valentino Rossi itu, ngebet merekrut Pedro Acosta.

    Saat ini Pertamina Enduro VR46 Racing Team sebagai tim satelit Ducati mendapatkan satu Ducati Desmosedici kualifikasi pabrikan yang digunakan oleh Fabio Di Giannantonio. Tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team juga masih memiliki Franco Morbidelli yang tampil apik belakangan ini.

    Jika ingin merekrut Acosta, maka mau tidak mau mereka harus melepas Diggia atau Morbidelli. Apakah Pertamina Enduro VR46 Racing Team berani?

    (lua/rgr)

  • Marquez Kembali Berjaya, Bagnaia ke Mana?

    Marquez Kembali Berjaya, Bagnaia ke Mana?

    Jakarta

    Balapan malam di Qatar berubah jadi panggung ‘comeback’ Marc Marquez. Buktinya, ia kembali mendominasi balap usai crash di balapan terakhirnya. Di sisi lain, Bagnaia justru tercecer dan nyaris tak terdengar namanya sepanjang balapan.

    Sprint race MotoGP Qatar 2025 digelar Minggu (13/4) dini hari WIB di Sirkuit Internasional Lusail, dan jadi panggung keempat beruntun bagi Marc untuk naik podium teratas.

    Start dari pole position, yang juga keempat kalinya musim ini, Marc langsung tancap gas. Sempat disalip oleh adiknya, Alex, di tikungan terakhir lap pertama, tapi tak butuh waktu lama buat Marc membalas.

    Setelah itu? Tak ada yang bisa mendekat. Marquez melaju mulus hingga finis dengan gap 1,5 detik dari Alex yang membela tim Gresini. Duet Marc-Alex di podium MotoGP sudah mulai jadi rutinitas balapan musim ini.

    Lantas pertarungan sengit selalu terjadi untuk merebut podium terakhir. Kali ini, duel sengit terjadi antara Franco Morbidelli, Fabio Quartararo, dan rookie bersinar di Qatar, Fermin Aldeguer.

    Namun Morbidelli, pebalap ‘Timnas’ Pertamina Enduro VR46, yang keluar sebagai pemenang duel dan melengkapi podium all-Ducati. Sementara Quartararo, yang sempat tampil agresif, justru melebar di tikungan terakhir dan harus puas disalip Aldeguer untuk posisi empat.

    Lalu ke mana Francesco Bagnaia? Juara di COTA pekan lalu itu seperti hilang arah di Qatar. Crash saat kualifikasi bikin Bagnaia harus start dari P11, dan sepanjang balapan, ia lebih banyak berkutat di luar 10 besar. Pecco akhirnya hanya finis di posisi kedelapan, jauh dari performa dominannya pekan lalu.

    Strategi ban juga jadi cerita tersendiri. Mayoritas pebalap memilih ban medium depan-belakang, seperti tahun lalu. Tapi ada juga yang gambling pakai ban soft di belakang, seperti Maverick Vinales, Johann Zarco, dan Alex Rins. Sayangnya, eksperimen itu berujung gagal karena ban cepat aus dan ritme balap mereka drop.

    Satu momen menarik lainnya datang dari Jorge Martin. Juara dunia bertahan itu baru comeback usai absen tiga seri akibat cedera pergelangan tangan kiri. Meski ini debutnya bareng Aprilia, Martin sempat menyalip Bagnaia di awal lomba. Sayangnya, fisik belum sepenuhnya pulih dan Martin harus puas finis di P16.

    Hasil Sprint Race MotoGP Qatar 2025

    1 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) 20m 38.304s
    2 Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24) +1.577s
    3 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24) +3.988s
    4 Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)* +4.369s
    5 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +4.593s
    6 Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) +5.099s
    7 Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* +10.199s
    8 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) +10.334s
    9 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) +11.300s
    10 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +12.554s
    11 Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +13.676s
    12 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +14.273s
    13 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +14.408s
    14 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +15.459s
    15 Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +15.587s
    16 Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP25) +15.775s
    17 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25) +16.317s
    18 Augusto Fernandez SPA Pramac Yamaha (YZR-M1) +17.922s
    19 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +20.274s
    20 Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)* +31.106s

    DNF
    Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V)

    (mhg/rgr)

  • Marquez Bersaudara Terdepan, Yamaha Bikin Kejutan!

    Marquez Bersaudara Terdepan, Yamaha Bikin Kejutan!

    Jakarta

    Kualifikasi MotoGP Qatar 2025 sudah berakhir, Sabtu (12/4). Pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez sukses mengamankan pole position. Sementara Alex Marquez kedua dan Francesco Bagnaia ke-11!

    Pada putaran pertama, Marc Marquez langsung menempati urutan terdepan dengan catatan waktu terbaik 1 menit 50,877 detik. The Baby Alien dibuntuti adiknya, Alex Marquez di posisi kedua dan Fabio Diggia di tempat ketiga.

    Francesco Bagnaia terlihat masih kesulitan di putaran pertama. Dia hanya mampu mencatatkan waktu terbaik kedelapan dan terpaut hampir 1 detik dari Marquez di tempat pertama.

    Hasil kualifikasi MotoGP Qatar 2025. Foto: AP/Kittinun Rodsupan

    Memasuki putaran kedua, Bagnaia memutuskan rehat ke paddock. Tak lama setelahnya, Marquez bersaudara dan Franco Morbidelli melakukan hal yang sama.

    Sementara Fabio Quartararo yang sempat terlempar ke posisi sembilan di lap pertama, mampu melesat ke urutan keempat!

    Tak lama setelah keluar dari paddock, Bagnaia justru crash! Dia tak mampu mengendalikan motornya ketika menikung. Padahal, catatan waktunya masih buruk.

    Hasil kualifikasi MotoGP Qatar 2025. Foto: IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Jerome Miron

    Fabio Quartararo membuat kejutan ketika perlombaan hanya menyisakan semenit lagi. Dia menyalip catatan waktu terbaik Marc Marquez. Namun, kurang dari 20 detik setelah itu, catatannya disalip Alex Marquez. Rekan setim Quartararo pun menghuni posisi 10 besar, tepatnya di posisi ke-9.

    Ketika semuanya dirasa sudah berakhir, Marquez menunjukkan performa terbaiknya. Dia kembali merebut posisi pertama dari adiknya dengan catatan waktu terbaik 1 menit 50,499 detik.

    Hingga akhir kualifikasi, tak ada perubahan di posisi terdepan. Marc Marquez tetap pertama, Alex Marquez kedua dan Fabio Quartararo ketiga!

    Berikut Hasil Kualifikasi MotoGP Qatar 2025Marc MarquezAlex MarquezFabio QuartararoFranco MorbidelliFabio DiggiaMaverick VinalesJohann ZarcoF AldeguerAlex RinsAi OguraFrancesco BagnaiaPedro AcostaMarco BezzecchiJorge MartinLuca MariniJack MillerRaul FernandezBrad BinderAugusto FernandezEnea BastianiniJoan MirSomkiat Chantra

    (sfn/dry)

  • Jack Miller Kasih Paham buat Orang yang Remehkan Bagnaia

    Jack Miller Kasih Paham buat Orang yang Remehkan Bagnaia

    Jakarta

    Jack Miller, rider Pramac Yamaha sekaligus mantan rekan setim Francesco Bagnaia menjadi saksi kehebatan Italiano itu. Performa Bagnaia memang tengah disorot. Bukan tanpa alasan, performa Bagnaia kalah dari Marc Marquez sejak dua awal balapan MotoGP 2025.

    Marc Marquez sudah mengantongi kemenangan MotoGP Thailand dan MotoGP Argentina 2025. Sayangnya, Marquez terjatuh selagi memimpin, sementara Bagnaia juara di MotoGP Amerika Serikat.

    Menurut Miller, Bagnaia itu pebalap yang sangat berbakat. Dengan performa Marquez yang langsung nyetel dengan tim pabrikan Ducati, orang-orang mulai meremehkan murid Valentino Rossi itu

    “Saya pikir orang-orang meremehkannya, saya tahu betul bagaimana keahliannya,” ucap Miller dikutip dari GPone, Kamis (10/4/2025).

    Menurut Miller, Bagnaia memang masih membuat beberapa kesalahan tapi dia bisa bersaing. Cara balapannya berbeda dari The Baby Allien.

    “Kemampuannya di motor sangat fenomenal. Dia melakukan hal-hal dengan cara halus, yang tidak Anda lihat, namun jika Anda mengenalnya. Cara dia masuk tikungan, sangat berbeda dengan Marc, setiap orang punya gaya uniknya sendiri.”

    “Dia melakukan hal di motor yang saya ingin lakukan, cara dia membelokkan motor dengan bahunya, dia menghilangkan risiko dan bisa menjaga (kondisi) ban. Cara dia melakukannya fenomenal, semua datang secara alami baginya, dia melakukannya dengan elegan. Saya tidak tahu bagaimana dia bisa berhasil tetapi itu indah untuk dilihat. Dia punya aura yang berbeda,” terang Miller.

    Jangan lupa, Bagnaia juga masih muda dengan dua gelar juara dunia MotoGP. Tahun lalu, Bagnaia juga hampir memenangkan gelar.

    “Dia kompetitif selama empat tahun saat terjadi perubahan di MotoGP. Sekarang ada perubahan lain dengan kehadiran Marquez, saya kira dia bakal bereaksi. Saat Pecco tidak menemukan dirinya dengan punggungnya ke dinding, itu adalah momen ketika dia mengeluarkan yang terbaik dari dirinya. Ini akan menjadi musim yang menarik, dan saya tidak sabar untuk melihat apa yang terjadi,” terang Miller.

    Kini Alex Marquez memimpin klasemen usai mengumpulkan 87 poin, unggul satu angka dari Marc Marquez. Bagnaia memangkas jarak dengan Marquez bersaudara. Usai mengantongi 25 poin tambahan, pebalap Italia itu kini mengoleksi 75 poin.

    MotoGP 2025 akan berlanjut dengan mengambil tempat di Losail, Qatar.

    (riar/dry)

  • Jadwal MotoGP Qatar 2025 Akhir Pekan Ini, Balapan Digelar Tengah Malam

    Jadwal MotoGP Qatar 2025 Akhir Pekan Ini, Balapan Digelar Tengah Malam

    Jakarta

    Jadwal MotoGP Qatar 2025 bisa Anda simak di sini. Rangkaian balap MotoGP Qatar 2025 diselenggarakan mulai Jumat (11/4) hingga Senin (14/4) dini hari WIB. Balap ini bisa disaksikan langsung di stasiun televisi Trans7 atau melalui sejumlah aplikasi berbayar.

    Seri keempat MotoGP 2025 berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar. Seri ini selalu dinanti pemirsa MotoGP lantaran menyajikan balapan dengan kondisi malam hari alias night race. Tapi bagi penonton di Indonesia, harus begadang nih, sebab balap utama diselenggarakan tepat tengah malam saat pergantian hari.

    Pada edisi tahun lalu, Jorge Martin yang saat itu masih membela Pramac Ducati berhasil menjuarai sprint race MotoGP Qatar, kemudian pada balap utamanya giliran Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) yang keluar sebagai pemenang.

    Berkaca dari hasil itu, rider-rider Ducati tentunya masih paling difavoritkan merajai sirkuit sepanjang 5,38 km ini. Apalagi kini ada seorang Marc Marquez di tim pabrik, Ducati Lenovo. Tentunya semakin menebalkan peluang tersebut.

    Rangkaian MotoGP Qatar 2025 dimulai pada Jumat (11/4) dengan sesi latihan bebas dan sesi latihan. Kemudian pada Sabtunya (12/4), dilangsungkan kualifikasi serta latihan bebas. Pada Minggu (13/4) dini hari WIB dilanjutkan dengan sesi balap sprint MotoGP dan balap utama kelas Moto3 dan Moto2 pada malam harinya.

    Sementara itu balap utama MotoGP berlangsung pada Senin (14/4) dini hari sebanyak 22 lap. Balap MotoGP Qatar 2025 bisa disaksikan langsung di kanal televisi Trans7 atau melalui sejumlah aplikasi berbayar.

    Jadwal MotoGP Qatar 2025

    Jumat (11/4/2025)

    1. 18:00-18:35 WIB: Moto3 Free Practice Nr. 1
    2. 18:50-19:30 WIB: Moto2 Free Practice Nr. 1
    3. 19:45-20:30 WIB: MotoGP Free Practice Nr. 1
    4. 22:15-22:50 WIB: Moto3 Practice
    5. 23:05-23:45 WIB: Moto2 Practice

    Sabtu (12/4/2025)

    1. 00:00-01:00 WIB: MotoGP Practice
    2. 17:30-18:00 WIB: Moto3 Free Practice Nr. 2
    3. 18:15-18:45 WIB: Moto2 Free Practice Nr. 2
    4. 19:00-19:30 WIB: MotoGP Free Practice Nr. 2
    5. 19:40-19:55 WIB: MotoGP Qualifying Nr. 1
    6. 20:05-20:20 WIB: MotoGP Qualifying Nr. 2
    7. 21:50-22:05 WIB: Moto3 Qualifying Nr. 1
    8. 22:15-22:30 WIB: Moto3 Qualifying Nr. 2
    9. 22:45-23:00 WIB: Moto2 Qualifying Nr. 1
    10. 23:10-23:25 WIB: Moto2 Qualifying Nr. 2

    Minggu (13/4/2025)

    1. 00:00-00:45 WIB: MotoGP 11 Laps Tissot Sprint
    2. 19:40-19:50 WIB: MotoGP Warm Up
    3. 21:00 WIB: Moto3 16 Laps Race
    4. 22:15 WIB: Moto2 18 Laps Race

    Senin (14/4/2025)

    00:00 WIB: MotoGP 22 Laps Race

    (lua/rgr)

  • Nasihat Marquez ke Martin: Jangan Buru-buru Balik Balapan

    Nasihat Marquez ke Martin: Jangan Buru-buru Balik Balapan

    Jakarta

    Pebalap Aprilia, Jorge Martin belum bisa melakukan debut MotoGP 2025 gara-gara cedera. Juara dunia MotoGP 2024 itu mendapat wejangan dari Marc Marquez dan Francesco Bagnaia supaya jangan buru-buru comeback balapan.

    Martin mengalami kecelakaan hebat pada hari pembukaan pengujian pra-musim. Dia jatuh lagi selama sesi latihan sebelum balapan pertama alias seri MotoGP Thailand 2025 dimulai. Sejak saat itu, Martin absen.

    Rider 27 tahun ini mengalami patah tulang pada tangan kanannya dan beberapa tulang di kaki kirinya. Bukan cuma itu, Martin juga mendapat cedera otot pada tulang rusuknya.

    Martin mendengarkan saran Marquez. Dia percaya dengan kata-kata The Baby Aliens yang sudah merasakan pahitnya cedera berkepanjangan.

    “Marc dan pembalap lainnya, seperti Pecco [Bagnaia], mengatakan kepada saya untuk meluangkan waktu saya, tidak terburu-buru,” kata Martin dikutip Crash, Minggu (6/4/2025).

    “Itu adalah saran terbaik. Dalam kasus Marc, apa yang dia katakan tentang hal-hal ini sangat berat karena dia terluka untuk waktu yang lama,” tambah dia.

    Jorge Martin sudah absen di MotoGP Thailand, MotoGP Argentina, dan MotoGP Amerika Serikat.

    Berdasarkan pemeriksaan medis terbaru, kondisi fisik Martin terus membaik. Martin berpotensi untuk berlaga pada MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Doha pada 11-13 April 2025.

    Martin sadar pemulihan cederanya masih memerlukan waktu. Akan menjadi kesalahan jika terburu-buru memutuskan untuk kembali. Sebab, hal itu bakal berisiko dan membuat pemulihan menjadi lebih lama.

    “Saya tidak akan berada di Austin, rencananya adalah di Qatar, tetapi belum ada yang pasti, jadi saya belum tahu. Saya sangat menantikan untuk bergabung kembali dengan tim saya, Aprilia, dan mengendarai motor yang luar biasa ini,” kata Martin dikutip dari MotoGP.

    (riar/din)

  • Kesalahan Marquez Buka Jalan buat Bagnaia

    Kesalahan Marquez Buka Jalan buat Bagnaia

    Jakarta

    General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna menilai jatuhnya Marc Marquez dalam seri MotoGP Amerika Serikat jadi keuntungan bagi Francesco Bagnaia.

    Hasil MotoGP AS merupakan kemenangan pertama Bagnaia, setelah dua balapan grand prix pertama 2025 itu menyelesaikan posisi tiga dan empat.

    Sebenarnya Marquez tampil oke dalam MotoGP AS 2025. Dia menjalani start bagus dengan langsung memimpin jalannya balapan.

    Namun Marquez mengalami crash pada lap kesembilan. Padahal The Baby Aliens sudah membuat jarak dua detik.

    Gigi menilai Italiano berusia 28 tahun itu tidak mudah bisa menang di COTA tidak didapat dengan mudah. Secara mental, Bagnaia mendapatkan suntikan motivasi karena bisa kembali podium.

    Hasil ini menandai kemenangan pertama Bagnaia setelah P3 dan P4 di dua balapan grand prix pertama 2025. Italiano berusia 28 tahun itu mengatakan, kemenangannya di COTA tidak didapat dengan mudah.

    Hasil ini menandai kemenangan pertama Bagnaia setelah P3 dan P4 di dua balapan grand prix pertama 2025. Italiano berusia 28 tahun itu mengatakan, kemenangannya di COTA tidak didapat dengan mudah.

    COTA masuk dalam kalender MotoGP sejak 2013, Ducati meraih dua kali kemenangan yakni 2022 dan 2025.

    Secara statistik, tujuh balapan dimenangi oleh Marc Marquez, bahkan rider asal Spanyol itu sempat naik podium teratas enam tahun beruntun dari 2013 hingga 2018.

    Sayangnya blunder Marc Marquez belum bisa mengantarkannya ke podium teratas bersama Ducati.

    Francesco Bagnaia, rekan setim Marc Marquez, akhirnya merasakan kemenangan saat balapan utama di COTA. Terakhir kali dia menang di sini saat sprint race 2023.

    “Sebuah kesuksesan dengan cita rasa yang kuat dan istimewa, sama besarnya dengan kepahitan yang dirasakan akibat kesalahan yang tak terduga dan sia-sia,” ujarnya dikutip dari Motosan.es, Kamis (3/4/2025).

    “Tetapi jika memang harus seperti ini, setidaknya kesalahan Marc telah membuka jalan bagi Pecco untuk melontarkan pernyataan yang berbau pembebasan, suntikan rasa percaya diri yang, ya, memang benar-benar dibutuhkan,” tambah Gigi.

    Menurutnya kali ini Marquez terlalu percaya diri. Memang sedari start balapan, Marquez seperti menjanjikan bisa keluar sebagai pemenang.

    “Marc sekali lagi menegaskan kekuatannya dan menunjukkan keberaniannya yang sebenarnya. Baginya, itu tidak lebih dari sekadar kemunduran di salah satu sirkuit favoritnya,” kata dia.

    “Ia mengambil alih pimpinan sejak lampu hijau dengan gerakan cepat dan mempertahankan keunggulan tak tertandingi hingga pertengahan balapan, lalu kesalahannya, mungkin karena terlalu percaya diri, menjadi kehancurannya.”

    “Kekecewaan tambahan pada perlombaan yang sudah di depan mata dan ia mendominasi, tapi begitulah perlombaan,” keluh Dall’Igna.

    (riar/lua)

  • Marquez Bersaudara Terdepan, Yamaha Bikin Kejutan!

    Beda Nasib Marquez-Bagnaia di MotoGP Amerika

    Jakarta

    Pebalap Ducati asal Italia, Francesco Bagnaia finis pertama di MotoGP Amerika 2025, Senin (31/3). Sementara Marc Marquez yang tampil memukau di dua seri pembuka harus jatuh di tengah perlombaan!

    Ketika lampu start menyala, Marc Marquez langsung tancap gas dan mengambil alih posisi pertama. Pebalap berjuluk The Baby Alien itu dibuntuti Alex Marquez dan Francesco Bagnaia hingga lima putaran awal. Perubahan posisi hanya terjadi di tempat kedua dan ketiga.

    Namun, petaka untuk Marc Marquez datang saat perlombaan memasuki putaran kesembilan. Dia yang tampil sempurna sejak awal, justru mengalami crash setelah menikung terlalu tajam. Posisinya langsung diambil alih Bagnaia.

    Hasil MotoGP Amerika 2025. Foto: Getty Images/Steve Wobser

    Marquez sempat bangkit dan melanjutkan perlombaan. Namun, itu tak berlangsung lama. Dia hanya mampu melakukan empat putaran sebelum akhirnya menyerah sepenuhnya. Dia kehilangan poin di COTA, Amerika Serikat.

    Sirkuit sepanjang 5,5 km tersebut memakan banyak korban semalam. Selain Marc Marquez, Joan Mir, Pedro Acosta, Johann Zarco dan Fermin Aldeguer juga mengalami kecelakaan di tengah perlombaan.

    Hingga akhir perlombaan, tak ada perubahan di baris terdepan. Francesco Bagnaia tetap finis pertama, sementara Alex Marquez kedua dan Fabio Diggia ketiga. Ini merupakan kemenangan pertama untuk pebalap dengan sapaan Pecco tersebut di MotoGP 2025.

    Berikut Hasil MotoGP Amerika 2025

    1 Francesco Bagnaia

    2 Alex Marquez

    3 Fabio Di Giannantonio

    4 Franco Morbidelli

    5 Jack Miller

    6 Marco Bezzecchi

    7 Enea Bastianini

    8 Luca Marini

    9 Ai Ogura

    10 Fabio Quartararo

    11 Alex Rins

    12 Raul Fernandez

    13 Augusto Fernandez

    14 Maverick Viñales

    15 Lorenzo Savadori

    16 Somkiat Chantra.

    (sfn/dry)

  • Bukan Marc Marquez, CEO Ducati Justru Pilih Bagnaia Sebagai Gacoan

    Bukan Marc Marquez, CEO Ducati Justru Pilih Bagnaia Sebagai Gacoan

    Jakarta

    Claudio Domenicalli, CEO Ducati, membela Francesco Bagnaia. Jebolan akademi VR46 itu bisa dibilang tertinggal dari rekan setimnya, Marc Marquez pada seri-seri awal.

    Menurut Claudio, dua seri awal Thailand dan Argentina bukan sirkuit favorit Bagnaia.

    “Saya pikir Pecco memulai dengan dua balapan yang tidak termasuk di antara favoritnya,” kata Domenicali dikutip Crash, Kamis (27/3/2025).

    “Dia menyelesaikan latihan musim dingin dengan beberapa masalah yang tidak bergantung padanya, jadi kami tidak melihat potensinya yang sebenarnya,” ujar Domenicalli.

    “Saya yakin kita akan melihatnya, dimulai dengan balapan yang akan datang, meskipun mungkin tidak di Austin yang merupakan sirkuit yang sangat cocok untuk Marc,” lanjutnya.

    Faktanya Bagnaia berada di bawah bayang-bayang Marquez di awal musim ini. Rider Italia tersebut dipaksa menyaksikan Marquez menyapu bersih seri Thailand, Argentina, hingga Sprint Race MotoGP Amerika Serikat. Sedangkan Bagnaia hanya finis podium ketiga, keempat, sempat kedua di Sprint Race Amerika Serikat, dan mendapat kemenangan ‘giveaway’ di balap utama di Circuit of The Americas.

    Bahkan Pecco Bagnaia juga belum dapat mengungguli rider-rider satelit macam Alex Marquez dari tim Gresini dan Franco Morbidelli dari Pertamina Enduro VR46.

    Lebih buruk lagi karena ada gap yang begitu besar di antara kedua pebalap. Di grand prix Thailand, Marc Marquez unggul lebih dari dua detik dari Bagnaia. Sedangkan di Argentina Bagnaia bahkan tertinggal 5,5 detik.

    “Tapi saya pikir kita akan melihat kejuaraan yang berbeda dari Qatar,” tutur CEO Ducati ini.

    Bagnaia baru mengumpulkan 75 poin dari tiga balapan yang sudah berjalan di musim 2025. Sementara Marquez bersaudara yang tampil cemerlang di awal musim sudah mengantongi 87 poin (Alex) dan 86 poin (Marc).

    Dia melanjutkan, keputusan merekrut Marquez bukan mengesampingkan potensi pebalap muda yang sudah dibina Ducati.

    “Jika kami sekarang memiliki Marc bersama kami, itu karena kami membuat pilihan yang ditangani dengan hati-hati,” kata Domenicali kepada GPone.

    “Kami melakukannya, juga memikirkan tentang kinerja keseluruhan yang dapat kami capai,” tambah dia.

    (riar/mhg)