Hadiri Jaga Jakarta Penuh Warna, Rano Disuguhkan Tari-tarian hingga Marching Band
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri acara Jaga Jakarta Penuh Warna di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (30/11/2025).
Pantauan di lokasi, Rano tiba mengenakan pakaian berwarna oranye dan didampingi Staf Khusus Gubernur DKI
Jakarta
Firdaus Ali, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin, serta Wakil Ketua DPRD Wibi Andrianto dan Rani Mauliani.
Kehadirannya menarik perhatian warga yang sejak pagi sudah memadati kawasan tersebut.
Sebagai pembukaan, Rano disuguhkan pertunjukan
marching band
yang langsung menarik sorakan warga.
Tak lama kemudian, ondel-ondel dan puluhan penari menampilkan tarian kolosal Betawi yang semakin menghidupkan suasana di sekitar panggung utama.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Meski cuaca panas dan keringat mengucur, warga tampak tetap bersemangat mengikuti irama musik dan ikut menari bersama. Suasana makin meriah dengan sorak sorai pengunjung yang memenuhi area Bundaran HI.
Bahkan, sejumlah peserta yang sedang berlari di area
car free day
tampak menghentikan langkahnya untuk menonton jalannya acara.
Mereka ikut larut dalam kemeriahan yang mewarnai pusat kota Jakarta pada akhir pekan ini.
Acara “Jaga
Jakarta Penuh Warna
” digelar sebagai kampanye untuk mengajak warga menjaga lingkungan kota dan memperkuat rasa kebersamaan antarwarga Jakarta.
Kepala Biro Kerja Sama Daerah (KSD) DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan, “Jakarta dalam Warna” merupakan bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya, kreativitas seni, dan dinamika masyarakat ibu kota.
Acara ini juga menjadi ajang promosi dan pelestarian warisan budaya Betawi kepada masyarakat luas, baik domestik maupun mancanegara.
“Jakarta dalam Warna bukan sekadar ajang seni dan budaya, tetapi juga wadah bagi semua elemen masyarakat untuk merayakan kreativitas, toleransi, dan semangat kebersamaan. Di tengah pesatnya perkembangan kota, keindahan Jakarta tetap terletak pada keberagaman budayanya,” kata Marulina, dikutip dari jakarta.go.id, Kamis (3/7/2025).
Marulina menambahkan, pelaksanaan “Jakarta dalam Warna” juga menjadi upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung visi Kota Global Berbudaya.
”Jakarta dalam Warna” melibatkan kolaborasi lintas komunitas dan institusi dengan menghadirkan keberagaman budaya lokal dalam format yang atraktif dan inklusif.
Tak kurang dari 5.000 pesilat dan lebih dari 2.000 penari tradisional Jakarta turut memeriahkan acara ini.
Pedangdut Ayu Ting Ting, yang akan tampil di panggung utama, juga mengajak warga untuk datang, bahkan sejak pagi. Ayu akan tampil bersama Jiung Band sebagai salah satu highlight dalam rangkaian acara Jakarta dalam Warna 2025.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Firdaus
-
/data/photo/2025/11/30/692b96a830dbe.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Hadiri Jaga Jakarta Penuh Warna, Rano Disuguhkan Tari-tarian hingga Marching Band Megapolitan 30 November 2025
-

Siap Tertantang? Coba Jawab Teka-teki Asah Otak untuk Menguji Logikamu
Jakarta –
Teka-teki asah otak bisa membuat seseorang berhenti sejenak dan berpikir lebih dalam. Dengan pertanyaannya, permainan ini tak hanya memberikan hiburan sejenak, tapi juga mengajak kamu untuk melatih konsentrasi.
Setiap teka-teki punya tantangannya sendiri. Jadi, jika kamu sedang mencari hiburan yang seru sekaligus bermanfaat, kumpulan teka-teki bisa menguji kecerdasanmu. Siapkan fokus dan jawab teka-teki berikut ini.
Teka-teki Asah Otak
Teka-teki asah otak berikut ini mungkin akan mudah bagi kamu yang punya IQ tinggi.
1. Anggi dan Ari tinggal di apartemen yang sama. Anggi tinggal di lantai 4 yang perlu naik 60 anak tangga. Sementara, Ari tinggal di lantai 2. Kira-kira berapa anak tangga yang perlu dilewati Ari untuk sampai ke unitnya?
2. Tentukan kotak yang sesuai untuk mengisi area yang kosong. Perhatikan polanya
Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
3. Sebuah 1 kg batu dan 1 kg pemberat besi ditempatkan di timbangan. Apakah timbangan akan tetap sama jika dicelupkan ke air?
4. Temukan bayangan daun yang cocok.Jangan Ngerasa Pintar Kalau Kesusahan Jawab Teka-teki Ini Foto: detikhealth
5. Dari dua segitiga ini, pindahkan 2 batang korek untuk membuat 4 segitiga.
Jangan Ngerasa Pintar Kalau Kesusahan Jawab Teka-teki Ini Foto: detikhealth
6. Ada berapa kotak dalam gambar? Objek seperti tangga ini terbentuk dari beberapa kotak kubus.
Asah otak Foto: (Firdaus Anwar/detikHealth)
7. Manakah gelas yang airnya paling banyak?Tes asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
8. Masukkan enam koin di samping tanpa membuat tiga koin sebaris
Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
9. Temukan siluet yang tepat dari induk dan anak ayam ini.
Teka-teki Ini Mudah, Tapi Bisa Bikin Kamu Pusing Tujuh Keliling Foto: detikhealth
10. Geser tiga batang korek untuk membuat tiga segitiga.
Teka-teki Ini Mudah, Tapi Bisa Bikin Kamu Pusing Tujuh Keliling Foto: detikhealth
Jawaban Teka-teki Asah Otak
Berhasil menjawab semuanya atau menyerah dan melihat jawabannya?
1. Anggi yang tinggal di lantai 4 perlu melalui 3 set tangga. Dari lantai dasar ke lantai 2, lalu lantai 3, dan terakhir lantai 4. Artinya, setiap set tangga memiliki 60:3=20 anak tangga. Ari yang tingga; di lantai 2 hanya perlu melewati satu set tangga atau 20 anak tangga.
2. Kotak A memiliki pola yang sesuai.
Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
3. Sebab ada gaya apung, benda berat di dalam air akan berkurang, setara dengan berat air yang dipindahkan. Artinya, timbangan tidak akan bergerak, tidak lagi sama
4. Jawabannya adalah C. Kuncinya adalah melihat jumlah ujung daun yang ada pada gambar dan bayangannya.Jangan Ngerasa Pintar Kalau Kesusahan Jawab Teka-teki Ini Foto: detikhealth
5. Begini caranya. Perlu pikiran kreatif untuk menjawab teka-teki ini?
Jangan Ngerasa Pintar Kalau Kesusahan Jawab Teka-teki Ini Foto: detikhealth
6. Ada 12 kotak. Hitung juga kubus di bagian belakang yang tidak tampak dalam gambar.
Asah otak Foto: (Firdaus Anwar/detikHealth)
7. Jawabannya adalah B. Meskipun tingkat air dalam gelas tampak sama, tapi ingat ada massa benda di dalamnya.Jika bena tersebut dikeluarkan, maka gelas B yang paling banyak airnya.Tes asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
8. Ada beberapa alternatif jawaban
Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
9. Jawabanya A. Perhatikan bayangan kaki pada induk dan anak ayam.
Teka-teki Ini Mudah, Tapi Bisa Bikin Kamu Pusing Tujuh Keliling Foto: detikhealth
10. Begini hasilnya.
Teka-teki Ini Mudah, Tapi Bisa Bikin Kamu Pusing Tujuh Keliling Foto: detikhealth
Halaman 2 dari 6
(elk/kna)
-

Siap Tertantang? Coba Jawab Teka-teki Asah Otak untuk Menguji Logikamu
Jakarta –
Teka-teki asah otak bisa membuat seseorang berhenti sejenak dan berpikir lebih dalam. Dengan pertanyaannya, permainan ini tak hanya memberikan hiburan sejenak, tapi juga mengajak kamu untuk melatih konsentrasi.
Setiap teka-teki punya tantangannya sendiri. Jadi, jika kamu sedang mencari hiburan yang seru sekaligus bermanfaat, kumpulan teka-teki bisa menguji kecerdasanmu. Siapkan fokus dan jawab teka-teki berikut ini.
Teka-teki Asah Otak
Teka-teki asah otak berikut ini mungkin akan mudah bagi kamu yang punya IQ tinggi.
1. Anggi dan Ari tinggal di apartemen yang sama. Anggi tinggal di lantai 4 yang perlu naik 60 anak tangga. Sementara, Ari tinggal di lantai 2. Kira-kira berapa anak tangga yang perlu dilewati Ari untuk sampai ke unitnya?
2. Tentukan kotak yang sesuai untuk mengisi area yang kosong. Perhatikan polanya
Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
3. Sebuah 1 kg batu dan 1 kg pemberat besi ditempatkan di timbangan. Apakah timbangan akan tetap sama jika dicelupkan ke air?
4. Temukan bayangan daun yang cocok.Jangan Ngerasa Pintar Kalau Kesusahan Jawab Teka-teki Ini Foto: detikhealth
5. Dari dua segitiga ini, pindahkan 2 batang korek untuk membuat 4 segitiga.
Jangan Ngerasa Pintar Kalau Kesusahan Jawab Teka-teki Ini Foto: detikhealth
6. Ada berapa kotak dalam gambar? Objek seperti tangga ini terbentuk dari beberapa kotak kubus.
Asah otak Foto: (Firdaus Anwar/detikHealth)
7. Manakah gelas yang airnya paling banyak?Tes asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
8. Masukkan enam koin di samping tanpa membuat tiga koin sebaris
Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
9. Temukan siluet yang tepat dari induk dan anak ayam ini.
Teka-teki Ini Mudah, Tapi Bisa Bikin Kamu Pusing Tujuh Keliling Foto: detikhealth
10. Geser tiga batang korek untuk membuat tiga segitiga.
Teka-teki Ini Mudah, Tapi Bisa Bikin Kamu Pusing Tujuh Keliling Foto: detikhealth
Jawaban Teka-teki Asah Otak
Berhasil menjawab semuanya atau menyerah dan melihat jawabannya?
1. Anggi yang tinggal di lantai 4 perlu melalui 3 set tangga. Dari lantai dasar ke lantai 2, lalu lantai 3, dan terakhir lantai 4. Artinya, setiap set tangga memiliki 60:3=20 anak tangga. Ari yang tingga; di lantai 2 hanya perlu melewati satu set tangga atau 20 anak tangga.
2. Kotak A memiliki pola yang sesuai.
Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
3. Sebab ada gaya apung, benda berat di dalam air akan berkurang, setara dengan berat air yang dipindahkan. Artinya, timbangan tidak akan bergerak, tidak lagi sama
4. Jawabannya adalah C. Kuncinya adalah melihat jumlah ujung daun yang ada pada gambar dan bayangannya.Jangan Ngerasa Pintar Kalau Kesusahan Jawab Teka-teki Ini Foto: detikhealth
5. Begini caranya. Perlu pikiran kreatif untuk menjawab teka-teki ini?
Jangan Ngerasa Pintar Kalau Kesusahan Jawab Teka-teki Ini Foto: detikhealth
6. Ada 12 kotak. Hitung juga kubus di bagian belakang yang tidak tampak dalam gambar.
Asah otak Foto: (Firdaus Anwar/detikHealth)
7. Jawabannya adalah B. Meskipun tingkat air dalam gelas tampak sama, tapi ingat ada massa benda di dalamnya.Jika bena tersebut dikeluarkan, maka gelas B yang paling banyak airnya.Tes asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
8. Ada beberapa alternatif jawaban
Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth
9. Jawabanya A. Perhatikan bayangan kaki pada induk dan anak ayam.
Teka-teki Ini Mudah, Tapi Bisa Bikin Kamu Pusing Tujuh Keliling Foto: detikhealth
10. Begini hasilnya.
Teka-teki Ini Mudah, Tapi Bisa Bikin Kamu Pusing Tujuh Keliling Foto: detikhealth
Halaman 2 dari 6
(elk/kna)
-

Purbaya setujui tambah pasokan LPG bersubsidi jelang Nataru
Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyetujui usulan menambah pasokan kebutuhan LPG bersubsidi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Purbaya, seusai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, menyebut usulan tersebut tidak akan membebani APBN 2025 karena harga gas dunia sedang menurun.
“Jadi, kira-kira ini subsidi untuk LPG itu kan dari sisi volume-nya mungkin akan melebihi (saat Natatu). Tapi, karena harganya turun, kalau kita penuhi pun tidak melebihi anggaran tahun 2025,” katanya kepada awak media.
Purbaya menjelaskan bahwa meski volume subsidi kemungkinan meningkat, total belanja subsidi tetap berada dalam batas anggaran yang wajar.
Dikatakan Menkeu, usulan itu datang dari Kementerian ESDM dalam rangka memenuhi kecukupan suplai LPG serta kesiapan stok BBM bagi kebutuhan masyarakat selama Nataru.
Dikatakan Purbaya, penambahan kuota berlaku untuk tahun berjalan. Sementara untuk 2026, keputusan akan diambil setelah melihat perkembangan harga energi global.
“Nanti kita lihat lagi. Kan belum lewat. Mestinya sih cukup dengan anggaran yang ada,” katanya saat ditanya soal kebijakan serupa tahun depan.
Saat ditanya mengenai detail volume tambahan dan harga acuan, Purbaya meminta agar informasi teknis tersebut dikonfirmasi langsung kepada Menteri ESDM.
“Tanya Menteri ESDM,” katanya.
Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pemerintah menyiapkan langkah antisipasi lonjakan konsumsi energi dengan menaikkan pasokan LPG bersubsidi.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, baru-baru ini, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala BUMN Doni Oskaria, dan Pertamina untuk memastikan ketersediaan suplai LPG dan stok BBM selama periode libur panjang.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menyepakati kenaikan volume LPG bersubsidi dari sekitar 8,2 juta metrik ton menjadi 8,4–8,5 juta metrik ton.
Pewarta: Andi Firdaus, Fathur Rochman
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Tiga Konten Kreator TIkTok Ini Buktikan Live Streaming Bisa Ubah Hidup Banyak Orang
Jakarta –
Tiga konten kreator Indonesia mendapatkan sorotan khusus setelah berhasil menunjukkan dampak sosial yang kuat melalui karya-karya mereka di TikTok Live.
Melalui pendekatan kreatif yang berakar pada budaya, bahasa, dan edukasi, mereka mampu memperlihatkan bagaimana konten live streaming dapat menjadi ruang pemberdayaan dan pembelajaran bagi komunitas.
Sebagai informasi, setelah rangkaian program ASEAN Live Creators for Change selesai, dari 20 kreator berpartisipasi, dipilih tiga kreator sebagai pemenang, yaitu Jhonatan (@jhonatanyuditya_pratama), Leni (@lenirezi), dan Sir Pedot (@sirpedot).
Mereka dinilai memiliki dampak yang kuat terhadap sosial melalui konten yang diproduksi, melalui cara pandang dan cerita yang mereka bawa. Ketiganya menunjukkan bahwa TikTok Live dapat menjadi ruang untuk belajar, menjembatani budaya, dan merayakan identitas.
Sir Pedot membuka akses belajar sehari-hari, kemuidan Leni menjaga bahasa daerah tetap hidup. Sedangkan Jhonatan memperkuat identitas budaya dengan storytellingnya.
Berikut profil dari konten kreator tersebut:
1. Jhonatan Dari Borneo: Budaya Dayak dalam Sorotan Digital
Sebagai pemenang pertama, Jhonatan asal Borneo menyalurkan semangat budaya Dayak melalui karya-karya digitalnya. Baginya, identitas Dayak bukan sekadar simbol seremonial, tetapi nilai hidup sehari-hari seperti rasa syukur, keseimbangan, dan kedekatan dengan alam.
Ia memilih menampilkan konten yang autentik, salah satunya melalui sesi Live Gawai Dayak yang memamerkan parade dan tari tradisional. Siaran tersebut ditonton lebih dari 16.000 orang dan mengundang ratusan interaksi, menjadi momen kebanggaan tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi komunitas Dayak.
Jhonatan menceritakan bahwa pendekatannya yang memandang budaya sebagai sesuatu yang hidup. Ia ingin penonton tidak hanya melihat visual, tetapi juga merasakan makna di balik tiap tradisi. Melalui konten seperti ini, ia membuktikan bahwa budaya dapat berkembang di platform digital sekaligus mendukung UMKM dan memberdayakan komunitas.
“Program ASEAN Live Creators for Change menjadi pengingat bahwa kreativitas bukan sekadar hiburan, tetapi sarana pemberdayaan,” ujarnya.
Ia meyakini bahwa storytelling digital mampu menghubungkan generasi muda dengan akar budaya mereka secara lebih natural dan mendalam.
2. Leni: Membawa Bahasa Daerah Indonesia Kembali Mainstream
Leni, sebagai pemenang kedua, memulai perjalanannya dari keprihatinan terhadap masa depan bahasa-bahasa daerah di Indonesia. Data dari lembaga bahasa dan UNESCO menunjukkan penggunaan yang terus menurun, bahkan beberapa bahasa menghilang dari percakapan sehari-hari. Kekhawatirannya ini terasa personal baginya karena tumbuh di Belitung Timur, sementara ia sendiri tidak sepenuhnya fasih berbahasa Belitong.
Melalui program ASEAN Live Creators for Change, Leni menyalurkan kepeduliannya dengan membuat konten edukatif di TikTok Live. Ia memfokuskan materinya pada ungkapan sederhana, penggunaan praktis, dan konteks budaya yang dekat dengan keseharian agar bahasa daerah terasa relevan dan mudah digunakan.
Dalam sesi Live, ia sering memakai fitur Multi-Guest untuk menciptakan interaksi dua arah yang lebih hidup. Percakapan yang terjadi mengalir hangat, dengan peserta berbagi idiom, lelucon, dan frasa sehari-hari dalam dialek masing-masing, sehingga proses belajar menjadi menyenangkan dan mudah dipahami.
Seiring waktu, Leni semakin terampil merencanakan konten dan memahami audiens. Ia juga terhubung dengan kreator ASEAN dari Filipina, Myanmar, dan Malaysia, yang membuatnya menyadari bahwa tantangan menjaga bahasa daerah adalah isu bersama di kawasan.
3 Sir Pedot: Membuka Ruang Belajar Digital bagi Semua Pelajar Malaysia
Firdaus, yang merupakan pemenang ketiga yang dikenal sebagai Sir Pedot, memulai perjalanan kontennya dari niat sederhana: membuat pengetahuan lebih mudah diakses pelajar secara digital.
Sebagai dosen di Malaysia, ia melihat banyak anak muda membutuhkan panduan tentang topik-topik yang tidak diajarkan di kurikulum formal, mulai dari beasiswa, literasi digital, public speaking, hingga pemahaman budaya Asia Tenggara.
Ia kemudian membawakan topik-topik tersebut melalui TikTok Live dengan gaya yang menyerupai sesi mentoring pribadi namun menjangkau ribuan penonton. Para pelajar bahkan menjulukinya #YourTikTokLecturer, sebuah panggilan yang ia terima sebagai tanda bahwa ia telah menemukan cara efektif untuk membantu generasi muda.
Momen paling mengharukan bagi Firdaus datang ketika seorang siswa mengirim pesan bahwa mereka akhirnya memahami sebuah materi setelah menonton siaran langsungnya. Baginya, ini menjadi bukti bahwa konten edukasi di TikTok tidak hanya memungkinkan, tetapi benar-benar dapat memberikan dampak nyata-meningkatkan kepercayaan diri, memberi arah, dan membuka peluang baru bagi pelajar.
Mengikuti program ASEAN Live Creators for Change memperkaya cara ia mengembangkan konten. Ia kini menyusun sesi dengan lebih terstruktur, memahami perilaku audiens, dan tetap konsisten meski jumlah penonton berubah-ubah.
ASEAN Live Creators for Change
ASEAN Foundation dan TikTok Live berkolaborasi dalam Program ASEAN Live Creators for Change 2025 yang mempertemukan para kreator muda dari berbagai negara di Asia Tenggara dalam sebuah perjalanan kreatif untuk menunjukkan dalam tujuan berbeda, mereka bisa menemukan ruang yang sama di TikTok.
Director of Public Policy for Southeast Asia TikTok, Chanida Klyphun mengatakan, Program ASEAN Live Creators for Change mencerminkan misi TikTok untuk menginspirasi kreativitas dan menghadirkan kegembiraan.
“Kami sangat tergerak melihat para kreator menggunakan TikTok Live untuk menyebarkan pengetahuan, melestarikan budaya, dan menjaga bahasa daerah tetap hidup. Storytelling digital membuka jendela ke dunia sekaligus menyoroti kekayaan keragaman Asia Tenggara,” ujar Chanida melalui keterangan pers diterima, Selasa (26/11/2025).
Chanida menjelaskan, sebagai kolaborasi antara ASEAN Foundation dan TikTok, program tersebut membekali 20 kreator muda dari seluruh kawasan dengan mentorship, dukungan dana, dan alat-alat untuk mengadakan sesi TikTok Live yang berdampak mulai dari edukasi, kewirausahaan, hingga budaya.
“Berlangsung dari 2024 hingga 2025, inisiatif ini tidak hanya mendorong pengaruh digital yang bertanggung jawab, tetapi juga memperkuat kemampuan generasi muda dalam menceritakan kisah mereka sendiri di ASEAN yang semakin terhubung,” tutur Chanida.
Selain itu, lanjut Chanida, melalui program tersebut, para peserta juga memperoleh keterampilan praktis mulai dari pengaturan teknis, perencanaan konten yang konsisten, hingga memahami audiens secara lebih mendalam.
“Fondasi ini memungkinkan mereka untuk melanjutkan misi masing-masing dengan lebih percaya diri dan menghasilkan dampak yang lebih nyata bagi komunitas mereka,” yakin dia.
Sementara itu, Executive Director ASEAN Foundation, Dr. Piti Srisangnam berharap, melalui kolaborasi dengan TikTok Live, ASEAN Foundation dapat terus mendukung kreator muda yang menggunakan platform digital untuk mendorong pembelajaran, inklusivitas, dan apresiasi budaya di seluruh kawasan.
-

Kelihatan Nggak? Cuma yang Punya Mata Tajam yang Bisa Lihat Hewan di Gambar Ini
Jakarta –
Tes buta warna biasanya menampilkan pola warna yang membentuk angka. Namun, beberapa tes juga menggunakan gambar hewan yang disamarkan.
Dengan menyisipkan hewan di antara gradasi warna, tantangan ini bisa menguji seberapa baik kamu membedakan warna. Siap coba?Tes Buta Warna Gambar Hewan
Lihat dan perhatikan beberapa tantangan tes buta warna berikut. Berapa soal yang kira-kira bisa dijawab dengan benar?
1. Jenis ikan yang populer di pelihara dan dikenal teritorial. Apa hayo?
Tes buta warna Foto: Firdaus Anwar/detikHealth
2. Kalau ini adalah hewan darat. Dia punya duri untuk alat pertahanan diri.
Tes buta warna Foto: Firdaus Anwar/detikHealth
3. Balik lagi hewan air. Ciri khasnya adalah berubah menjadi warna merah saat terkena panas.
Tes buta warna Foto: Firdaus Anwar/detikHealth
4. Hewan parasit yang suka menghisap darah manusia. Tapi tubuhnya kecil.
Tes buta warna Foto: Firdaus Anwar/detikHealth
5. Sejenis burung, tapi tidak bisa terbang. Tingginya mencapai 2,5 meter.
tes buta warna siluet burung. Foto: detikHealth
6. Punya sayap, hewan ini suka keluar di malam hari.
Tes buta warna detikHealth. Foto: detikHealth
7. Hewan dengan leher yang panjang
Tes buta warna detikHealth. Foto: detikHealth
8. Sejenis ikan yang bentuk kepala lebar yang membuatnya terlihat unik.
Tes buta warna Foto: Firdaus Anwar/detikhealthJawaban Tes Buta Warna
Sudah menjawab semua tes ini? Periksa jawabanmu di bawah ini.
1. Ikan cupang
2. Landak
3. Udang
4. Kutu rambut kepala
5. Burung unta
6. Kelelawar
7. Jerapah
8. Hiu martil(elk/kna)
-

Di G20, Gibran ungkap nasib pemasok bahan baku di tengah revolusi AI
Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming menyatakan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI), sebagai revolusi industri baru di dunia, harus membawa manfaat bagi negara-negara pemasok bahan baku.
Wapres, saat berpidato dalam sesi pleno ketiga Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, Minggu, menyebut nilai tambah teknologi tidak boleh hanya dinikmati segelintir perusahaan pengembang di negara maju.
“Masa depan yang adil dan berkeadilan bagi semua adalah tujuan bersama kita. Namun, kita harus jujur, apakah kita sedang bergerak menuju masa depan itu, atau justru menjauh darinya?,” kata Wapres Gibran kepada para pemimpin dunia yang hadir di forum itu.
Dia menyerukan agar negara-negara anggota memastikan revolusi AI berjalan secara inklusif dan membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Wapres, yang hadir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto, juga menyoroti ketergantungan AI terhadap mineral-mineral kritis, mulai dari chip hingga pusat data, yang permintaannya terus meningkat.
Namun selama bertahun-tahun, kata dia, negara-negara berkembang hanya mengekspor bahan mentah, ketika nilai tambah sebenarnya justru dinikmati di tempat lain.
Jika situasi ini dibiarkan, Wapres menilai kesenjangan digital akan kian melebar dan negara berkembang akan kembali menjadi korban ketimpangan global.
“Revolusi industri sebelumnya dibangun di atas ketimpangan ini. Kita tidak boleh mengulanginya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran menekankan pentingnya tata kelola AI yang beretika serta akses yang setara terhadap data, teknologi, dan platform global, sehingga inovator dari berbagai negara memiliki peluang yang setara.
Atas dasar itu, kata Wapres, Indonesia memilih membangun industri dalam negeri dan hilirisasi agar rakyat merasakan manfaat dari kekayaan alamnya sendiri.
Ia menyebut bahwa Indonesia tidak menutup pintu investasi, melainkan membuka kemitraan yang adil, menghubungkan alih teknologi, investasi, dan praktik yang bertanggung jawab dalam pemanfaatan mineral kritis.
Menutup pidatonya, Wapres Gibran mengajak seluruh negara G20 untuk mengawal revolusi industri baru di sektor AI agar memberi manfaat bagi semua, bukan hanya segelintir negara.
“Indonesia percaya masa depan harus dibangun di atas keadilan, keadilan dalam teknologi, dalam pemanfaatan sumber daya alam, dan keadilan bagi pekerja,” katanya.
Pewarta: Andi Firdaus, Mentari Dwi Gayati
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


