Tag: Firdaus

  • Patung Penyu Alun-alun Gadobangkong Sukabumi Jebol, Ternyata hanya Terbuat dari Kardus – Halaman all

    Patung Penyu Alun-alun Gadobangkong Sukabumi Jebol, Ternyata hanya Terbuat dari Kardus – Halaman all

    Banyak warganet mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran dan kualitas konstruksi proyek ini dan banyak yang menandai akun Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar segera menindaklanjuti temuan ini

    TRIBUNNEWS.COM, SUKABUMI –  Patung penyu yang menjadi salah satu ikon di Alun-alun Gadobangkong, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi perbincangan hangat setelah ditemukan dalam kondisi rusak parah.

    Tak hanya itu, warga yang membongkar bagian luar patung tersebut mendapati bahwa struktur utama patung dibuat dari karton berwarna coklat menyerupai kardus, meskipun proyek pembangunan alun-alun ini disebut menghabiskan anggaran hingga Rp15,6 miliar.

    Video yang memperlihatkan kondisi patung penyu yang rusak ini pertama kali beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @mood.jakarta pada Selasa (4/3/2025).

    Dalam video tersebut, terlihat bahwa tempurung patung penyu sudah robek dan penyok.

    Seorang warga yang merekam video kemudian membuka bagian luar patung, mengungkapkan bahwa material utamanya ternyata hanyalah karton yang disangga rangka kayu.

    “Masya Allah, ini pembuatan kura-kura,” ujar perekam video dalam nada heran.

    Unggahan tersebut memicu reaksi keras dari netizen.

    Banyak warganet mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran dan kualitas konstruksi proyek ini.

    Tidak sedikit pula yang menandai akun Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar segera menindaklanjuti temuan ini.

    Kerusakan Infrastruktur di Alun-alun Gadobangkong

    Selain patung penyu yang rusak, infrastruktur lain di kawasan Alun-alun Gadobangkong juga mengalami kerusakan serius akibat diterjang ombak.

    Pada pertengahan Februari 2025, jogging track di area tersebut dilaporkan jebol karena tanah di bawahnya tergerus ombak.

    Sejumlah fasilitas lain pun mengalami kerusakan, menambah daftar permasalahan yang dihadapi kawasan wisata ini.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu anggaran dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) untuk memperbaiki fasilitas yang rusak.

    “Anggarannya tidak di DLH, tapi di Perkim. Penganggarannya masih di Perkim tahun ini, kami hanya pengelola saja. Kami sedang menunggu anggaran dari Perkim untuk perbaikan,” ujar Prasetyo, Selasa (18/2/2025).

    Namun, ketika ditanya mengenai jumlah anggaran yang akan digunakan untuk perbaikan, Prasetyo mengaku tidak mengetahui detailnya dan menyarankan untuk menanyakannya langsung kepada Dinas Perkim.

    Anggota DPRD Sukabumi Soroti Dugaan Kualitas Buruk Proyek

    Anggota DPRD Sukabumi, Hamzah Gurnita, juga ikut menyoroti kerusakan ini.

    Ia menyayangkan bahwa dengan anggaran yang cukup besar, kualitas konstruksi justru tampak tidak sesuai harapan.

    “Saya sangat menyayangkan dengan adanya beberapa kerusakan di area Alun-alun Gadobangkong. Padahal anggarannya cukup besar. Entah sampai mana kelanjutan atau nasib pembangunan tersebut,” ujar Hamzah.

    Ia juga menekankan bahwa pembangunan di area pesisir seharusnya memperhitungkan faktor lingkungan, termasuk dampak dari ombak.

    “Apalagi berbicara bangunan yang dekat dengan pantai, seharusnya lebih baik lagi kualitasnya. Entah masa pemeliharaannya masih ada atau tidak, tapi pihak perusahaan seharusnya memberikan penjelasan kepada publik mengenai masalah ini,” tambahnya.

    Hamzah berharap agar Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi yang baru terpilih dapat menangani permasalahan ini dengan sigap.

    Kontraktor: Alun-alun Tidak Dirancang Hadapi Ombak

    Menanggapi kritik tersebut, perwakilan rekanan proyek pembangunan Alun-alun Gadobangkong, Imran Firdaus, menjelaskan bahwa masa pemeliharaan alun-alun sudah selesai sejak Agustus 2024.

    “Masa pemeliharaan itu selama enam bulan, terhitung dari serah terima pertama di bulan Februari 2024 dan serah terima kedua di bulan Agustus 2024. Jadi, serah terima ke Kabupaten Sukabumi dari Provinsi sudah selesai pada September 2024,” jelas Imran.

    Imran juga mengungkapkan bahwa alun-alun tersebut tidak dirancang untuk menghadapi ombak besar.

    Menurutnya, pada saat survei dilakukan sebelum pembangunan, jarak antara ombak dan alun-alun masih sekitar 70 meter.

    “Alun-alun itu tidak dipersiapkan untuk berhadapan dengan ombak, tapi lebih ke area rekreasi di dekat pasir. Karena saat survei, kondisi air laut sedang surut,” ungkapnya.

    Namun, kenyataannya, ombak besar akibat banjir rob yang tidak terduga menyebabkan kerusakan di beberapa bagian alun-alun, termasuk jogging track dan patung penyu.

    “Kami sudah membangun sesuai desain perencanaan. Namun, ada faktor di luar kendali, seperti bencana dan ombak pasang, yang menyebabkan kerusakan,” tambahnya.

    Pantauan di Lokasi: Kerusakan Parah di Alun-alun Gadobangkong

    Berdasarkan pantauan Tribun Jabar di lokasi, kondisi Alun-alun Gadobangkong memang cukup memprihatinkan. Tembok tangga terlihat rusak dan patah, dengan puing-puing berserakan.

    Bahkan, material bangunan seperti batu dan beton tampak terangkat akibat kuatnya ombak.

    Sementara itu, jogging track yang seharusnya menjadi tempat berolahraga bagi pengunjung tampak hancur, dengan tanah di bawahnya sudah terkikis.

    Patung penyu yang awalnya menjadi daya tarik utama alun-alun kini tampak jebol dan rusak. Terungkapnya material kardus dalam pembuatan patung ini semakin menambah kekecewaan publik terhadap proyek ini.

     

  • Dugaan Pertalite Oplosan di Kendari, Ini Hasil Sidak di 4 SPBU
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        5 Maret 2025

    Dugaan Pertalite Oplosan di Kendari, Ini Hasil Sidak di 4 SPBU Regional 5 Maret 2025

    Dugaan Pertalite Oplosan di Kendari, Ini Hasil Sidak di 4 SPBU
    Tim Redaksi

    KENDARI, KOMPAS.com
    – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara bersama Polda Sultra telah melakukan inspeksi kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kendari, Rabu (5/3/2025).
    Sidak ini dilakukan sebagai respons atas keluhan ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang mengalami kerusakan motor setelah mengisi
    Pertalite
    di beberapa SPBU.
    Tim mengambil sampel BBM di SPBU untuk diuji secara langsung di lapangan.
    Hasil Pemeriksaan: Pertalite Sesuai Standar
    Kepala Bidang Energi Baru dan Terbarukan Dinas ESDM Provinsi Sultra, Dewi Rosaria Amin, memastikan bahwa Pertalite yang dijual di SPBU telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
    “Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, BBM jenis Pertalite yang beredar di SPBU telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh pemerintah. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena pengawasan terhadap kualitas BBM terus kami lakukan secara berkala,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/3/2025).
    Ada 4 SPBU yang disidak oleh timnya. Namun, ia tak memberi penjelasan lebih jauh alasan 4 SPBU itu dipilih.
    Senada dengan itu, Kasubdit I Indigasi Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Ali Rais Ndraha, juga menegaskan bahwa tidak ditemukan indikasi penyimpangan dalam kualitas BBM yang diperiksa.
    “Hasil pengecekan bersama menunjukkan bahwa Pertalite di SPBU sesuai dengan standar yang berlaku. Kami akan terus bersinergi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan dengan baik dan kualitasnya tetap terjaga,” ungkapnya.
    Ia juga menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran, pihak kepolisian tidak akan ragu untuk menindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
    Pengendara Masih Ragu
    Meski hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Pertalite di SPBU memenuhi standar, masih ada masyarakat yang belum sepenuhnya yakin dengan kualitas BBM yang mereka beli.
    Firdaus, salah seorang pengendara, mengaku masih khawatir mengisi BBM langsung dari SPBU dan lebih memilih membeli Pertalite eceran.
    “Saya masih ragu, takut motor rusak lagi. Ini saya di bengkel kuras tangki motor, hasilnya Pertalite bau tinner,” tuturnya.
    Sebelumnya, ratusan pengemudi ojek online di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mendatangi kantor Polresta Kendari pada Selasa (4/3/2025) malam.
    Mereka mengeluhkan kendaraan yang mogok setelah mengisi bahan bakar di beberapa SPBU. Para pengemudi menduga bahwa Pertalite yang mereka gunakan telah tercampur dengan bahan lain atau dioplos.
    Dugaan adanya
    Pertalite oplosan
    semakin kuat setelah para pengemudi mengeluhkan bau bahan bakar yang menyengat serta warna yang tampak lebih gelap dari biasanya.
     
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kronologi Begal di Palembang Ditembak Mati Polisi, 3 Orang Ditangkap
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        5 Maret 2025

    Kronologi Begal di Palembang Ditembak Mati Polisi, 3 Orang Ditangkap Regional 5 Maret 2025

    Kronologi Begal di Palembang Ditembak Mati Polisi, 3 Orang Ditangkap
    Tim Redaksi
    PALEMBANG, KOMPAS.com
    – Edwin Sulaiman (24), salah satu komplotan begal di
    Palembang
    , Sumatera Selatan,
    ditembak mati
    polisi lantaran mencoba melakukan perlawanan ketika akan ditangkap.
    Selain Edwin, tim gabungan dari Polda Sumatera Selatan dan Polrestabes Palembang juga menangkap tiga pelaku lain, yakni Muhammad Caesar Firdaus (27), Febriansyah alias Dedek (26), dan Muhammad Angga Pratama (24).
    Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengatakan, keempat pelaku ini merupakan satu komplotan begal yang beraksi dengan menggunakan mobil Daihatsu Sigra berwarna putih.
    Modus yang mereka gunakan adalah dengan memepet korban saat melintas di jalanan sepi dan langsung menodongnya dengan menggunakan senjata tajam.
    Mereka pun diketahui telah empat kali beraksi.
    “Bahwa dengan adanya kejadian tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan sehingga mengarah kepada komplotan ini sebagai pelaku,” kata Harryo, Rabu (5/3/2025).
    Harryo menjelaskan, setelah mendapatkan identitas pelaku, petugas pun kemudian langsung melakukan penangkapan di Jalan Aiptu Wahab, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, pada Senin (3/3/2025) malam.
    Namun, dalam penangkapan itu, keempat pelaku yang berada di dalam mobil malah sempat hendak menabrak petugas sehingga polisi pun meletuskan senjata api hingga menewaskan satu pelaku.
    “Dari empat tersangka yang ditangkap, satu meninggal dunia atas nama Edwin karena tertembak. Ia saat itu hendak melukai dan ingin mencederai petugas dengan cara menabrakkan kendaraannya,” ujar Harryo.
    Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo menambahkan, selain hendak menabrak petugas, mobil itu juga ternyata menabrak rumah seorang warga hingga mengalami kerusakan.
    Hal itu dilakukan para tersangka lantaran mencoba melarikan diri ketika digerebek oleh petugas.
    “Bahkan, rumah penduduk dan mobil petugas juga ada yang ditabrak hingga rusak oleh tersangka. Beruntung petugas berhasil menghindari tabrakan, kemudian dilakukan penembakan secara spontan dan mengenai sasaran,” jelasnya.
    Diberitakan sebelumnya, aksi begal di Kota Palembang, Sumatera Selatan, kali ini menggunakan modus baru.
    Para pelaku mengendarai mobil dan mengincar pengendara motor saat melintas di jalan sepi.
    Salah satu korbannya adalah Ahmad Syahrial (31), seorang kurir ojek
    online
    (ojol).
    Syahrial harus kehilangan sepeda motornya jenis Honda Beat dengan pelat nomor BG 3625 AEK. Selain itu, satu dus mi instan pelanggannya ikut dirampas oleh pelaku.
    Syahrial mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (2/3/2025).
    Saat itu, ia sedang melintas di Jalan Talang Kepuh, Kecamatan Gandus Palembang.
    Di tengah perjalanan, ia mendadak dipepet oleh pelaku yang menggunakan satu unit mobil Sigra warna putih.
    “Ada empat orang termasuk sopir, kemudian turun dari mobil tersebut dan langsung mengeluarkan celurit dan pisau,” kata Syahrial, saat dihubungi, Senin (3/3/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hotman Paris Kritik Ahok Terkait Kasus Korupsi Pertamina, Firdaus Oiwobo: Kok Lu yang Sewot

    Hotman Paris Kritik Ahok Terkait Kasus Korupsi Pertamina, Firdaus Oiwobo: Kok Lu yang Sewot

    “Nah ini baru lawan selevel bang Hotman Paris Hutapea, pemilik gunung dan ribuan profesi,” kata Denny di Instagram pribadinya @dennysiregar (3/3/2025).

    Seperti diketahui, belakangan ini nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendadak ramai jadi perbincangan. Menyusul hebohnya Mega korupsi di Pertamina Patra Niaga.

    Teranyar, pengacara kondang Hotman Paris bahkan meminta Ahok meminta maaf kepada publik atas kasus tersebut.

    Terlepas dari bersalah atau tidak, menurut Hotman, Ahok harus meminta maaf. Pasalnya, saat Mega korupsi itu terjadi, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjabat Komisaris Utama (Komut).

    Sutradara film Sayap-Sayap Patah, Denny Siregar, ikut bersuara terkait pernyataan Hotman Paris Hutapea soal Ahok.

    Denny secara terbuka menyatakan bahwa dirinya lebih percaya pada Ahok dibanding Hotman Paris.

    “Sorry bang Hotman Paris, gua lebih percaya Basuki Tjahaja Purnama,” kata Denny di Instagram pribadinya @denysiregar (2/3/2025).

    Pernyataan ini langsung memicu diskusi panas di kalangan netizen.

    Tidak sedikit yang membela Ahok dengan alasan rekam jejaknya yang dikenal tegas dalam memberantas korupsi.

    Sementara ada juga yang mendukung Hotman Paris sebagai pengacara yang berpengalaman dalam dunia hukum.

    “Kalian (Netizen) lebih percaya siapa?,” tandasnya.

    Sebelumnya, Hotman blak-blakan meminta Ahok untuk mengembalikkan gajinya saat menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.

    “Ini contoh. Apalagi ini megaproyek. Kalau pun kamu tidak tahu atau tidak bersalah,, setidaknya kamu menyatakan turut bersalah atau minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia,” Hotman menuturkan.

  • RB Rembang Semen Gresik Jadi Pusat Layanan Hampers UMKM Terlengkap 2025 di Rembang dan Blora

    RB Rembang Semen Gresik Jadi Pusat Layanan Hampers UMKM Terlengkap 2025 di Rembang dan Blora

    TRIBUNJATENG.COM, REMBANG – Menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Rumah BUMN (RB) Rembang yang dikelola secara co-partnership antara PT Semen Gresik dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali menggelar Launching Hampers Berkah UMKM Rembang di Gedung RB Rembang, Jumat (28/2/2025).

    Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Sulistyono menuturkan bahwa selama 4 tahun berdiri hampers UMKM binaan RB Rembang rutin digelar dan setiap tahunnya mengalami peningkatan omset.

    “Untuk 2025 ini kami menargetkan omset sebesar Rp800 juta, lebih besar dari tahun sebelumnya yang berhasil meraup omset Rp565 juta.”

    “Selain menawarkan jenis produk yang lebih bervariasi, kami juga mengutamakan pelayanan dengan sistem one stop service.”

    “Dimana masing-masing pesanan akan dikirim sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.

    Sulistyono menambahkan, ini merupakan wujud nyata komitmen Semen Gresik melalui RB Rembang dalam meningkatkan pemberdayaan UMKM, dalam hal pendampingan, memfasilitasi dan mengembangkan UMKM binaan dari Kabupaten Rembang dan Blora.

    Sementara itu Project Leader program Hampers Berkah 2025, Diana Nurus Saidah menjelaskan bahwa untuk program hampers tahun ini, kami tidak hanya menjadi penjual Hampers Lebaran, namun yang diutamakan menjadi Pusat Layanan Hampers terlengkap di Kabupaten Rembang.

    HAMPERS BERKAH UMKM – Rumah BUMN Semen Gresik launching Hampers Berkah UMKM Tahun 2025 di Gedung RB Rembang, Jumat (28/2/2025).

    “Kami berharap dengan adanya program ini, UMKM Rembang dan Blora dapat semakin berkembang dan mendapatkan kesempatan lebih luas untuk bersaing di pasar nasional maupun internasional.”

    “Kami juga mengajak seluruh masyarakat, perusahaan, dan mitra untuk turut mendukung gerakan ini dengan belanja hampers Lebaran berisi produk UMKM di Rumah BUMN Rembang,” tegasnya. 

    Owner UMKM binaan yakni Mutiara Collection dari Desa Pangkalan Kecamatan Sluke, Siti Khulifah sangat terbantu dengan adanya hampers Berkah Ramadan dari Rumah BUMN.

    “Ia mencontohkan produknya seperti hijab, mug ecoprint, dan tumbler ikut dimasukkan sebagai hampers.”

    “Apalagi kue-kue kering, banyak sekali yang dilibatkan oleh Rumah BUMN,” ungkapnya.

    Diana Nurus Saidah menambahkan, untuk Hampers Berkah UMKM Rembang 2025 ini, terdapat 7 paket hampers yang ditawarkan dengan pilihan kemasan dari kardus, keranjang bambu, keranjang rotan, dan box kayu spesial.

    Dimulai dari produk makanan, minuman, kriya atau craft, fashion, hingga batik khas Rembang. 

    Harga pun sangat variatif yaitu Paket Sabil senilai Rp115 ribu, Paket Sama’ Rp179 ribu, Paket Nujum Rp299 ribu, Paket Buruj Rp399 ribu, Paket Shahab Rp500 ribu, Paket Sidrah Rp750 ribu, dan tertinggi Paket Firdaus Rp1 juta. (*)

  • Teknologi pengolahan limbah cair sudah menjadi keharusan bagi Jakarta

    Teknologi pengolahan limbah cair sudah menjadi keharusan bagi Jakarta

    Arsip foto – Limbah busa kembali muncul di pintu air Sungai Banjir Kanal Timur, Ujung Menteng, Jakarta Timur, Sabtu (4/7/2020) sore. Warga bantaran mengeluhkan busa dari limbah deterjen yang berterbangan. ANTARA/Andi Firdaus

    Teknologi pengolahan limbah cair sudah menjadi keharusan bagi Jakarta
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Sabtu, 01 Maret 2025 – 16:55 WIB

    Elshinta.com – Penerapan teknologi pengolahan limbah cair yang berasal dari rumah tangga maupun industri sudah menjadi keharusan bagi Jakarta sebagai kota terpadat di Indonesia agar aspek kesehatan lingkungan tetap terjaga dan terjamin.

    “Sudah seharusnya limbah cair yang dihasilkan rumah tangga maupun industri melalui proses pengolahan (tretment) terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam saluran atau diserap tanah,” kata Kepala EcoWater Indonesia, Jack Lee dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

    Soal pengolahan air limbah ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sangat detail dalam menerapkan peraturan mengingat terkait dengan dampak jangka panjang terhadap lingkungan agar ke depan tetap menjadi kota yang nyaman dan aman untuk dihuni.

    Peraturan itu mencakup Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 62 Tahun 2019 tentang Penugasan PAM Jaya dalam Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum di Kepulauan Seribu dan Peraturan Gubernur Nomor 122 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik.

    Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan Bentuk Hukum Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Menjadi Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya dan Instruksi Gubernur Nomor 59 Tahun 2014 tentang Pengolahan Air Limbah Domestik pada Bangunan Gedung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta pada 2022 mencatat timbulan air limbah domestik warga Jakarta sebesar 120 liter per orang per hari. Dengan demikian, timbulan air limbah domestik secara keseluruhan di Jakarta mencapai 1.297.212 meter kubik per hari.

    Berdasarkan data-data tersebut Indonesia memiliki potensi besar bagi pertumbuhan bisnis pengolahan air. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya air bersih dan berkualitas dan seiring dengan kebijakan pemerintah yang semakin menekankan aspek keberlanjutan dan ramah lingkungan.

    Jack Lee mengungkapkan dengan teknologi terkini di bidang pengolahan air seharusnya dapat mengatasi problem limbah cair yang masih dialami saat ini. Apalagi regulasi yang diterbitkan pemerintah daerah maupun pusat sudah sangat memadai.

    Pemerintah pusat menerbitkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air serta kebijakan pengelolaan air limbah domestik yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021.

    Dengan adanya peraturan ini, pemerintah mendorong penggunaan teknologi pengolahan air yang lebih efisien, hemat energi dan ramah lingkungan yang menuntut penggunaan teknologi pemurnian air berkelanjutan.

    Jack Lee berencana memperkuat kemitraan dan memperluas jangkauan bisnisnya di kawasan Asia Tenggara dengan tetap fokus pada pengembangan teknologi pemurnian air yang ramah lingkungan.

    Sumber : Antara

  • Pemancing Tewas Diterkam Buaya di Kutai Timur, Tangan dan Kakinya Ditemukan di Perut Predator – Halaman all

    Pemancing Tewas Diterkam Buaya di Kutai Timur, Tangan dan Kakinya Ditemukan di Perut Predator – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, KUTAI TIMUR – Seorang pria berinisial R (32) tewas diterkam buaya saat mancing di Sungai Pelogor, Desa Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

    Kepala Patroli Polairud Sangkulirang, Bripka Sutrisno Adhi Nugroho mengatakan peristiwa terjadi Kamis (27/2/2025) sekira 18.00 Wita.

    Saat itu, korban sedang memancing ikan bersama temannya A (32).

    Korban pun sudah diperingatkan temannya bila ada buaya mendekat.

    “Si A melihat seekor buaya mendekat dan segera memperingatkan R bahwa ada buaya,” ujar Sutrisno, Jumat (28/2/205).

    Akan tetapi R mengabaikan peringatan dari temannya, A.

    Sehingga, setelah satu jam kemudian ada buaya besar tiba-tiba muncul dan menyerang R dengan cengkeraman yang sangat kuat.

    Temannya A yang melihat kejadian tersebut mencoba untuk menolong R yang dibawa buaya ke dalam Sungai Pelogor.

    Ditunggu selama kurang lebih 15 menit, buaya yang menerkam R tidak muncul-muncul ke permukaan lagi.

    A pun langsung bergegas melapor kepada keluarga R dan aparat hukum terdekat.

    Kemudian tim gabungan dibentuk untuk melakukan pencarian yang terdiri dari relawan, Polairud Sangkulirang, Pos TNI AL Manubar, Babinsa Manubar, Brimob, dan masyarakat setempat.

    “Sehingga pada Jumat (28/2/205) tadi sekitar pukul 10.13 Wita, tubuh pria berinisial R itu ditemukan dalam keadaan mengenaskan, tangan sebelah kiri dan kaki sebelah kiri tidak ada,” terangnya.

    Selang beberapa waktu, ternyata buaya yang menerkam R ditemukan,

    “Singkatnya kaki dan tangan Roy ditemukan di dalam perut buaya,” pungkasnya.

    Penulis: Nurila Firdaus

  • Menang Adu Mekanik, Detikcom Juara Turnamen Mobile Legends Dana Cup 2025

    Menang Adu Mekanik, Detikcom Juara Turnamen Mobile Legends Dana Cup 2025

    Jakarta

    Detikcom berhasil menjadi juara turnamen Dana Cup 2025 di nomor pertandingan Mobile Legends. Titel tim terbaik ini mereka raih setelah menang adu mekanik dari lawannya di babak grand final.

    Partai puncak tersebut diselenggarakan pada Hari Kamis, 27 Februari 2025, yang berlokasi di Gor Bulungan, Jakarta Selatan, Jakarta. Lawannya saat itu ialah Julo, yang berhasil di kalahkan dengan skor tipis 3-2.

    Adapun atlet Mobile Legends detikcom yang tampil ialah Farhan Zaidan alias Bejos, Firdaus Anwar alias Vesuva, Muhammad Fachri Putra Henri alias AiiTzy, Muhammad Royyan alias Baby Royyy, Ryan Adi alias Alfred, dan Sunandi Mimo alias Monet.

    Divisi Mobile Legends Detikcom. Foto: (Panji Saputro/detikINET)

    Perjuangan mereka mendapatkan gelar juara tak mudah sama sekali. Sejak pertandingan pertamanya pada 6 Februari 2025, Vesuva dan rekan satu timnya kerap kali dibuat kewalahan oleh lawan-lawannya.

    Kendati begitu, dengan segudang pengalaman mereka bermain Mobile Legends, tantangan tersebut mampu dilewati. Detikcom pun akhirnya berhasil mengamankan slot grand final dan bertemu dengan juara tahun lalu, yakni Julo.

    Berbeda dengan laga-laga sebelumnya, di final mereka bermain dengan skema pertandingan best of 5 (Bo5). Maksudnya di sini, bagi tim yang ingin menjadi juara, harus bisa memenangkan tiga game duluan, dengan contoh skor 3-0, 3-1, atau 3-2.

    Alur pertandingan di babak grand final memang berjalan sangat ketat. Bahkan detikcom sempat tertinggal, usai lawannya sukses membalikkan kedudukan di game ketiga menjadi 2-1.

    Namun masuknya Baby Royyy yang menggantikan Monet, mengubah gaya permainan detikcom menjadi lebih agresif. Baby Royyy sebagai jungler, mengandalkan Fanny yang merupakan hero assassin untuk mengacak-acak pertahanan solid lawannya.

    Kecepatan tangannya memainkan Steel Cable (skill 2), sukses memporak porandakan sinergi anak-anak Julo. Lawannya itu sulit menumbangkan Fanny yang memang punya pergerakan sangat cepat. Alhasil game keempat dan kelima berhasil diamankan, sehingga menghantarkan detikcom sebagai jawaranya.

    Kapten Tim Mobile Legends detikcom, Vesuva, membeberkan alasan mengapa mereka bisa menyabet gelar juara. Menurutnya, konsisten mereka dalam bermain game ini menjadi salah satu kuncinya.

    “Teamplay kita solid karena hampir tiap hari latihan. Tim kita juga cukup sering ikut turnamen jadi mentalnya sudah kuat,” ujar Vesuva.

    Turnamen Mobile Legends besutan Dana ini diikuti oleh 32 tim dari berbagai perusahaan teknologi. Format pertandingannya single elimination alias sistem gugur. Jadi tim yang kalah akan langsung tereliminasi dari kompetisi.

    Kompetisi ini berlangsung cukup lama, sejak 30 Januari – 27 Februari 2025. Mobile Legends merupakan salah satu nomor pertandingan di Dana Cup 2025. Total ada empat cabor, yang mana tiga sisanya ialah basket, bulutangkis, dan mini soccer.

    CEO dan Co-founder Dana Indonesia, Vince Iswara, mengungkapkan kalau ajang bergengsi ini sudah berjalan yang ketiga kalinya. Itu berarti, pihaknya pertama kali menyelenggarakan turnamen ini pada 2023.

    “Dimulainya kita hanya 20 tim, terus tahun kedua 40 tim, tahun ini 64 tim, 1.000 atlet. Jadi ini udah salah satu acara olahraga yang lumayan besar ya,” kata Vince.

    Vince juga menyampaikan rasa gembiranya karena bisa menggelar acara ini bagi mereka yang berkecimpung di industri teknologi. Ia berharap semoga ke depannya tetap bisa menghadirkan keseruan dan kesenangan melalui Dana Cup.

    “Terima kasih semuanya, semoga kita terus bersaing,” pungkasnya.

    (hps/fyk)

  • Karyawan Klinik Kecantikan Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Penggelapan Rp 150 Juta ke Polres – Halaman all

    Karyawan Klinik Kecantikan Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Penggelapan Rp 150 Juta ke Polres – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM JAKARTA – AA (30) seorang karyawan klinik kecantikan di Jakarta Pusat mempertanyakan laporan dugaan penggelapan di Polres Metro Jakarta Pusat yang diduga dilakukan oleh karyawan lainnya berinisial E.

    Laporan yang teregistrasi dengan nomor LPB2494/X/2023/SPKT Polres Metro Jakpus Polda Metro Jaya dibuat pada 12 Oktober 2023.

    Namun, AA mengaku hingga kini laporan yang ia buat belum mendapat perkembangan yang signifikan setelah lebih dari satu tahun.

    “Sampai saat ini, kasusnya masih dalam proses pemeriksaan. Padahal, pihak kepolisian sudah berulang kali memanggil sejumlah pihak terkait sejak 2023,” kata AA kepada wartawan, Rabu (26/2/2025).

    Dia menceritakan, kasus ini bermula dari uang klinik yang diduga digelapkan oleh E senilai Rp 150 juta. “Saat saya memeriksa mutasi, ternyata ada pencairan cek pada 6 September 2023 sebesar Rp 150 juta,” ungkapnya.

    Merasa janggal atas transaksi uang itu, AA mencoba mengonfirmasi kepada atasannya.

    Namun, kenyataannya tidak ada pembelian barang perusahaan sesuai dengan nominal tersebut.

    “Keesokan paginya, saya mengonfirmasi hal ini kepada atasan. Ternyata tidak ada penitipan uang sebesar itu,” ungkapnya.

    Kecurigaannya semakin menguat kala AA melihat gaya hidup terduga pelaku yang tiba-tiba berubah secara drastis dengan penuh kemewahan.

    “Ia memiliki mobil dan tas mewah serta gaya hidup yang hedonis,” jelasnya.

    Untuk itu, dia meminta agar pihak kepolisian di Polres Metro Jakarta Pusat segera memproses laporan yang ia buat sehingga proses hukum semakin jelas.

    Dalam hal ini, Polres Metro Jakarta Pusat saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan tersebut.

    Nantinya, penyidik akan segera mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan atau Penyidikan (SP2HP) terhadap pelapor.

    “Terima kasih banyak informasinya. Penyidik akan buat SP2HP dan kirim ke pelapornya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Muhammad Firdaus saat dihubungi Tribunnews.com.

    Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

  • Puncak Peringatan Journalist Day 2025, MGN Beri Penghargaan untuk Jurnalis & Supporting

    Puncak Peringatan Journalist Day 2025, MGN Beri Penghargaan untuk Jurnalis & Supporting

    Jakarta: Media Group Network (MGN) memberikan apresiasi bagi jurnalis dan supporting di Journalist Day 2025. Penghargaan spesial juga diberikan kepada tokoh senior.

    Ketua Journalist Day 2025 Zilvia Iskandar mengatakan Journalist Day yang sudah memasuki tahun kelima ini merupakan hari para pewarta merayakan dan dirayakan eksistensinya.

    “Kita ingin denyutnya bisa dirasakan di semua lini. Kami ingin teman-teman tahu betapa bangganya kami, sudah berkontribusi kepada institusi dan masyarakat,” ujar Zilvia saat membuka acara Journalist Day 2025 di Gedung Metro TV, Jakarta, Rabu 26 Februari 2025.

    Sejumlah tokoh turut hadir dalam Journalist Day 2025, antara lain CEO Media Group, Mirdal Akib, Gubernur ABN NasDem IGK Manila, Direktur Utama Metro TV Arief Suditomo, Dewan Pengarah Redaksi Media Goup Saur Hutabarat, serta Ketua Dewan Redaksi Media Grup Elman Saragih. 

    Kemudian, Direktur Utama Media Indonesia Gaudensius Suhardi, Pemimpin Redaksi Media Indonesia Abdul Kohar, Pemimpin Redaksi Metro TV Budiyanto dan Direktur Nusantara TV Don Bosco.
    Penghargaan Journalist Day 2025

    Tahun ini, Journalist Day 2025 hadir dengan tajuk ‘Beyond Limits’. Media Group Network (MGN) menggelar 16 kategori lomba dan 34 penghargaan kepada jurnalis MGN. Penghargaan ini diharapkan memberikan inspirasi bagi para insan pers.

    16 kategori perlombaan yang dibagi dua klaster besar, yakni based on products dan kedua based on person.  Untuk based on product sifatnya bidding, semua karya bisa diikutkan.

    Di dalamnya ada kategori masterpiece, terdiri dari TV, digital, dan cetak. Kemudian best products, best interview, dan best creative content yaitu di TV, digital, dan cetak.

    Sedangkan penghargaan based on person meliputi penghargaan di berbagai posisi seperti presenter, camera person, video journalist, producer, reporter, dan lain sebagainya.

    Masing-masing kategori tersebut dinilai oleh juri eksternal dan internal. Juri penghargaan based on products terdiri dari Agus Sudibyo selaku Ketua Dewan Pakar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Abdul Kohar (anggota dewan redaksi Media Group) hingga Jhon Don Bosco Adja (jurnalis senior).

    Sementara untuk best products yang menjadi juri antara lain Ahmad Firdaus Pemred Medcom, Aries Fadhilah Wapemred Metro TV serta Farah Dina Head of Digital Hub.

    CEO Media Group Muhammad Mirdal Akib menyampaikan Media Group Network (MGN) mendedikasikan satu hari dalam setahun untuk mengapresiasi jurnalis. “Satu hari kita dedikasikan untuk semacam festival untuk kita semua. Selamat hari Journalist Day,” kata Mirdal dalam sambutannya.
    Berikut daftar pemenang apresiasi Journalist day 2025:

    Best On Product

    Best Report: Farhan Zuhri (Media Indonesia) dengan karya Transportasi Publik Berkelanjutan Simbol Kemajuan.
    Best Interview: Tim Kick Andy (Metro TV) dengan judul Tikus Diracun Amran.
    Best Creative TV Content: Tim Kontroversi Metro TV dengan karya berjudul Alangkah Lucunya Pagar Laut Ini. 
    Best Creative Digital Content: Tim Digital Hub – Tops Song 2024 (Medcom).
    Best Creative Printed Content: Briyan (Media Indonesia) dengan judul Palestina Menolak
    Takluk. 
    The Most Viral Content: Tim Digital Hub, ‘Prabowo Persilahkan Jokowi untuk Foto Bersama’.
    Best Supporting Journalism
    Best Supporting Journalism Direktorat News: Ibnu Mubarauq
    Best Supporting Journalism Direktorat Programing & Development: Muhamad Iqbal S
    Best Supporting Journalism Direktorat Sales & Marketing: Tri Kurniawati
    Best Supporting Journalism Direktorat Teknik & IT: Reza Novayansha
    Best Supporting Journalism Direktorat Finance SC & SCM: Hesti Asriani
    Best On Person

    Best Reporter: M. Septiansyah Yusup
    Best Reporter Camera Person: M Robby Pratama
    Best Video Journalist: Siti Yona Hukmana
    Best Presenter: Valentinus Resa
    Karya Jurnalistik Masterpiece

    TV Masterpiece: Tim Realitas Metro TV, dengan karya Hidup di Zona Merah Kampung Narkoba di Jakarta
    Digital Masterpiece: Tim Si Paling Kontroversi Metro TV dengan karya Pegi Bebas, Polisi Akui Salah Tangkap
    Printed Masterpiece: Ika Kusumawinata dan Irfan Sihombing (Media Indonesia), dengan karya Jalan Panjang Jepang Menjadi Pemenang
    Journalist of The Year 2025 MGN: Rahdhini Ikaningrum (Metro TV)

    Selain itu, terdapat dua penghargaan spesial pada Journalist Day 2025. Pertama adalah Special Appreciation As Senior Militant Metro TV yang diberikan kepada Desi Fitriani.

    Penghargaan spesial juga diberikan kepada Sahril Helmi, jurnalis Metro TV yang gugur saat bertugas. 

     

    Jakarta: Media Group Network (MGN) memberikan apresiasi bagi jurnalis dan supporting di Journalist Day 2025. Penghargaan spesial juga diberikan kepada tokoh senior.
     
    Ketua Journalist Day 2025 Zilvia Iskandar mengatakan Journalist Day yang sudah memasuki tahun kelima ini merupakan hari para pewarta merayakan dan dirayakan eksistensinya.
     
    “Kita ingin denyutnya bisa dirasakan di semua lini. Kami ingin teman-teman tahu betapa bangganya kami, sudah berkontribusi kepada institusi dan masyarakat,” ujar Zilvia saat membuka acara Journalist Day 2025 di Gedung Metro TV, Jakarta, Rabu 26 Februari 2025.

    Sejumlah tokoh turut hadir dalam Journalist Day 2025, antara lain CEO Media Group, Mirdal Akib, Gubernur ABN NasDem IGK Manila, Direktur Utama Metro TV Arief Suditomo, Dewan Pengarah Redaksi Media Goup Saur Hutabarat, serta Ketua Dewan Redaksi Media Grup Elman Saragih. 
     
    Kemudian, Direktur Utama Media Indonesia Gaudensius Suhardi, Pemimpin Redaksi Media Indonesia Abdul Kohar, Pemimpin Redaksi Metro TV Budiyanto dan Direktur Nusantara TV Don Bosco.

    Penghargaan Journalist Day 2025

    Tahun ini, Journalist Day 2025 hadir dengan tajuk ‘Beyond Limits’. Media Group Network (MGN) menggelar 16 kategori lomba dan 34 penghargaan kepada jurnalis MGN. Penghargaan ini diharapkan memberikan inspirasi bagi para insan pers.
     
    16 kategori perlombaan yang dibagi dua klaster besar, yakni based on products dan kedua based on person.  Untuk based on product sifatnya bidding, semua karya bisa diikutkan.
     
    Di dalamnya ada kategori masterpiece, terdiri dari TV, digital, dan cetak. Kemudian best products, best interview, dan best creative content yaitu di TV, digital, dan cetak.
     
    Sedangkan penghargaan based on person meliputi penghargaan di berbagai posisi seperti presenter, camera person, video journalist, producer, reporter, dan lain sebagainya.
     
    Masing-masing kategori tersebut dinilai oleh juri eksternal dan internal. Juri penghargaan based on products terdiri dari Agus Sudibyo selaku Ketua Dewan Pakar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Abdul Kohar (anggota dewan redaksi Media Group) hingga Jhon Don Bosco Adja (jurnalis senior).
     
    Sementara untuk best products yang menjadi juri antara lain Ahmad Firdaus Pemred Medcom, Aries Fadhilah Wapemred Metro TV serta Farah Dina Head of Digital Hub.
     
    CEO Media Group Muhammad Mirdal Akib menyampaikan Media Group Network (MGN) mendedikasikan satu hari dalam setahun untuk mengapresiasi jurnalis. “Satu hari kita dedikasikan untuk semacam festival untuk kita semua. Selamat hari Journalist Day,” kata Mirdal dalam sambutannya.
    Berikut daftar pemenang apresiasi Journalist day 2025:

    Best On Product

    Best Report: Farhan Zuhri (Media Indonesia) dengan karya Transportasi Publik Berkelanjutan Simbol Kemajuan.
    Best Interview: Tim Kick Andy (Metro TV) dengan judul Tikus Diracun Amran.
    Best Creative TV Content: Tim Kontroversi Metro TV dengan karya berjudul Alangkah Lucunya Pagar Laut Ini. 
    Best Creative Digital Content: Tim Digital Hub – Tops Song 2024 (Medcom).
    Best Creative Printed Content: Briyan (Media Indonesia) dengan judul Palestina Menolak
    Takluk. 
    The Most Viral Content: Tim Digital Hub, ‘Prabowo Persilahkan Jokowi untuk Foto Bersama’.

    Best Supporting Journalism

    Best Supporting Journalism Direktorat News: Ibnu Mubarauq
    Best Supporting Journalism Direktorat Programing & Development: Muhamad Iqbal S
    Best Supporting Journalism Direktorat Sales & Marketing: Tri Kurniawati
    Best Supporting Journalism Direktorat Teknik & IT: Reza Novayansha
    Best Supporting Journalism Direktorat Finance SC & SCM: Hesti Asriani

    Best On Person

    Best Reporter: M. Septiansyah Yusup
    Best Reporter Camera Person: M Robby Pratama
    Best Video Journalist: Siti Yona Hukmana
    Best Presenter: Valentinus Resa

    Karya Jurnalistik Masterpiece

    TV Masterpiece: Tim Realitas Metro TV, dengan karya Hidup di Zona Merah Kampung Narkoba di Jakarta
    Digital Masterpiece: Tim Si Paling Kontroversi Metro TV dengan karya Pegi Bebas, Polisi Akui Salah Tangkap
    Printed Masterpiece: Ika Kusumawinata dan Irfan Sihombing (Media Indonesia), dengan karya Jalan Panjang Jepang Menjadi Pemenang
    Journalist of The Year 2025 MGN: Rahdhini Ikaningrum (Metro TV)
     
    Selain itu, terdapat dua penghargaan spesial pada Journalist Day 2025. Pertama adalah Special Appreciation As Senior Militant Metro TV yang diberikan kepada Desi Fitriani.
     
    Penghargaan spesial juga diberikan kepada Sahril Helmi, jurnalis Metro TV yang gugur saat bertugas. 
     
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (RUL)