Tag: Febriana Dwipuji Kusuma

  • Jadwal 8 Wakil Indonesia pada Hari Kedua Malaysia Open 2026

    Jadwal 8 Wakil Indonesia pada Hari Kedua Malaysia Open 2026

    JAKARTA – Indonesia masih punya delapan wakil yang akan berjuang di babak pertama Malaysia Open 2026 setelah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang membuka perjuangan harus tersingkir paling awal.

    Pertandingan hari kedua di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Rabu, 7 Januari 2026, akan dimulai pada pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 08.00 WIB. Indonesia dipastikan sudah punya satu tiket babak kedua dari ajang berlevel Super 1000 BWF itu.

    Kepastian itu karena ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani saling berhadapan. Kedua pasangan ini akan membuka perjuangan wakil Indonesia pada hari kedua turnamen. Mereka turun pada partai keempat di Lapangan 3.

    Setelah itu, giliran ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang beraksi.

    Febriana/Meilysa bersua dengan Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela dari India, sementara Fajar/Fikri akan menghadapi pasangan China Taipei, yakni Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee.

    Pertandingan berikutnya menampilkan aksi dari ganda campuran Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata. Mereka bertemu dengan Julien Maio/Lea Palermo dari Perancis.

    Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie lalu turun setelahnya. Peraih medali emas Asian Games 2018 dan unggulan keempat tersebut berjumpa dengan Lee Chia Hao (China Taipei).

    Perjuangan wakil Indonesia lalu ditutup dengan penampilan Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani. Alwi akan mendapat ujian berat melawan unggulan ketujuh Alex Lanier (Perancis), sementara Putri bertemu dengan Manami Suizu (Jepang).

    Sementara itu, pada hari ini Indonesia telah kehilangan ganda campuran Jafar/Felisha. Pasangan itu tersingkir usai ditekuk oleh Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia).

    Jadwal Wakil Indonesia di Malaysia Open 2026

    Lapangan 1

    Match 5: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela (India)Match 10: Alwi Farhan vs Alex Lanier (Perancis)

    Lapangan 2

    Match 5: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee (China Taipei)

    Lapangan 3

    Match 4: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia)Match 8: Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata vs Julien Maio/Lea Palermo (Perancis)Match 9: Jonatan Christie vs Lee Chia Hao (China Taipei)Match 10: Putri Kusuma Wardani vs Manami Suizu (Jepang)

  • Jafar/Felisha Gagal Memutus Catatan Buruk

    Jafar/Felisha Gagal Memutus Catatan Buruk

    JAKARTA – Ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu gagal mematahkan catatan buruk mereka melawan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dari Malaysia ketika kembali bersua di babak pertama Malaysia Open 2026.

    Perjalanan Jafar/Felisha langsung kandas setelah menelan kekalahan dalam pertandingan dua gim langsung 12-21 dan 17-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Selasa, 6 Januari 2026.

    “Performa hari ini jauh banget dari harapan, jelek sekali. Kalau penyebabnya mungkin karena terlalu menggebu-gebu ingin menang terus, malah jadi berbalik tekanan ke diri sendiri, jadi tidak bisa maksimal,” ujar Felisha dalam keterangan.

    Kekalahan terbaru membuat catatan tidak pernah Jafar/Felisha atas Chen/Toh memanjang menjadi tujuh pertandingan. Sebelumnya, enam kekalahan yang mereka alami semuanya terjadi tahun lalu.

    Kekalahan itu dimulai dari Indonesia Master, Japan Open, Kejuaraan Dunia, China Masters, Australian Open, dan yang terakhir terjadi di babak penyisihan grup BWF World Tour Finals.

    “Kami belum pernah menang dari mereka, jadi tadi mau coba lagi pada tahun yang baru, tetapi tidak terkontrol mainnya. Jadi, jelek banget, tidak yakin dan banyak mati sendiri. Selain itu, Chen/Toh juga bermain sangat bagus hari ini,” kata Jafar.

    Kekalahan Jafar/Felisha membuat ganda campuran Indonesia tinggal berharap kepada Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, yang akan memulai perjalanan melawan Julien Maio/Lea Palermo (Perancis).

    Indonesia masih punya delapan wakil yang belum bermain. Selain Marwan/Aisyah, wakil-wakil yang belum bermain ialah tunggal putra Jonatan Christie dan Alwi Farhan serta tunggal putri Putri Kusuma Wardani.

    Lalu, ada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

  • Ganda Putri dan Putra Kompak Dapat Tiket Perempat Final

    Ganda Putri dan Putra Kompak Dapat Tiket Perempat Final

    JAKARTA – Empat ganda Indonesia dari cabang olahraga (cabor) bulu tangkis kompak mendapat tiket babak perempat final SEA Games Thailand 2025.

    Dari ganda putra, tiket pertama diamankan oleh pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Unggulan keempat tersebut menghentikan Hein Thiha Aung/Phone Htet Zhaw dari Myanmar dengan skor akhir 21-4 dan 21-7.

    Pada babak delapan besar nanti, Leo/Bagas akan bersua dengan ganda putra asal Singapura, yakni Eng Keat Wesley Koh/Junsuke Kubo, yang mendapat tiket usai mengandaskan pasangan Christian Bernardo/Alvin Morada dari Filipina.

    Pasangan berikutnya yang ikut melangkah ke babak perempat final ialah Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani. Mereka menghentikan pasangan Phyo Thurain Kyaw/Lal Zuidika yang berasal dari Myanmar.

    Sabar/Reza, yang berstatus unggulan ketiga di nomor individual, selanjutnya akan bertemu Solomon Jr. Padiz/Julius Villabrille (Filipina). Pasangan itu memulangkan Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong (Singapura).

    Adapun dua tiket dari sektor ganda putri didapat oleh pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

    Rachel/Febi, yang berstatus sebagai unggulan keempat, menjaga harapan mereka berkat kemenangan atas Zheng Hong Li/Zheng Yan Li. Selanjutnya mereka bertemu dengan pasangan Pham Thi Dieu Ly/Pham Thi Khanh dari Vietnam.

    Sementara itu, pasangan Febi/Meilysa menghentikan Insyirah Khan/Lee Xin Yi Megan dari Singapura untuk bersua dengan unggulan kedua asal Malaysia, yakni pasangan Go Pei Kee/Teoh Mei Xing.

    Secara keseluruhan, bulu tangkis Indonesia berhasil menempatkan sembilan wakil di babak perempat final. Sisa lima wakil lainnya terdiri dari dua tunggal putri, dua tunggal putra, dan satu ganda campuran.

    Dari tunggal putri, tiket didapat Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Putri Kusuma Wardani—yang mendapat bye di babak 16 besar. Dari tunggal putra, ada Alwi Farhan dan Mohammad Zaki Ubaidillah dan dari ganda campuran ada Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

    Satu-satunya wakil yang angkat koper lebih awal ialah Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Perjalanan pasangan ini kandas di babak 16 besar usai ditekuk oleh Hee Yong Kai Terry/Jin Yu Jia.

  • Australia Open 2025: Indonesia Kirim 15 Wakil

    Australia Open 2025: Indonesia Kirim 15 Wakil

    JAKARTA – Indonesia menurunkan sebanyak 15 wakil dalam ajang BWF Super 500 Australia Open 2025 yang akan berlangsung pekan ini.

    Australia Open 2025 akan digelar pada 18-23 November 2025 di Quaycentre, Sydney. Total hadiah yang disediakan sebesar 475 ribu dolar AS atau setara dengan Rp7,9 miliar.

    Indonesia awalnya mendaftarkan skuad lebih gemuk di turnamen ini, tetapi kemudian memutuskan untuk menariknya. Salah satunya ialah Anthony Sinisuka Ginting yang harus menemani istri melahirkan.

    Selain itu, Mohammad Zaki Ubaidillah juga ikut ditarik dari turnamen. Tidak menyertakan kedua nama itu membuat tunggal putra Indonesia tersisa Jonatan Christie, Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan, dan Yohanes Saut Marcellyno.

    Di sektor tunggal putri, dua nama yang dikirim ialah Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani. Gregoria datang ke sini setelah menjadi runner-up di Kumamoto Masters Jepang 2025 pekan kemarin.

    Selanjutnya di ganda putra, ada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

    Ajang ini penting untuk Fajar/Fikri yang masih mengejar tiket untuk tampil dalam BWF Tour Finals bulan depan.

    Lalu ganda putri mengirim sebanyak empat pasangan, yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi, dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

    Terakhir ganda campuran mengutus pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

    Daftar Wakil Indonesia di Australia Open 2025

    Tunggal Putra

    Jonatan ChristieChico Aura Dwi WardoyoAlwi FarhanYohanes Saut Marcellyno

    Tunggal Putri

    Gregoria Mariska TunjungPutri Kusuma Wardani

    Ganda Putra

    Fajar Alfian/Muhammad Shohibul FikriSabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi IsfahaniRaymond Indra/Nikolaus Joaquin

    Ganda Putri

    Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias PuspitasariApriyani Rahayu/Siti Fadia Silva RamadhantiLanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya PratiwiRachel Allessya Rose/Febi Setianingrum

    Ganda Campuran

    Adnan Maulana/Indah Cahya Sari JamilJafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu

  • Rotasi Ganda Putri Belum Bicara Banyak

    Rotasi Ganda Putri Belum Bicara Banyak

    JAKARTA – Rotasi nomor ganda putri Indonesia yang dilakukan di Hong Kong Open 2025 belum bisa bicara banyak. Semua empat wakil yang turun, sudah angkat koper dari turnamen itu.

    Kepastian itu didapat setelah tiga pasangan yang berhasil melewati babak pertama turnamen semuanya ikut pulang pada Kamis, 11 September 2025. Mereka sama-sama menelan kekalahan melawan pasangan unggulan.

    Pasangan pertama yang tersingkir hari ini ialah Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi. Mereka pulang usai ditekuk Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, unggulan keempat asal Jepang.

    Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti kemudian menyusul. Pasangan tersebut tersingkir di tangan unggulan keenam Arisa Igarashi/Chiharu Shida, yang juga dari Jepang.

    Ganda putri dipastikan habis setelah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari ikut kalah. Mereka menyerah versus unggulan kedua dari Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.

    Indonesia sebenarnya total mengirim sebanyak empat ganda putri ke turnamen ini. Sebelumnya, pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum sudah pulang di babak pertama akibat kalah melawan Apri/Fadia.

    Hong Kong Open 2025 merupakan turnamen pertama yang dimainkan oleh keempat pasangan di atas sejak mereka dirotasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada awal Agustus 2025.

    Perombakan tersebut dilakukan untuk mencari komposisi terbaik setelah hasil mereka sebelumnya kurang memuaskan karena selalu gagal bersaing dengan pasangan-pasangan level elite.

    Selain di Hong Kong, keempat pasangan tersebut juga akan didaftarkan di ajang Super 750 BWF China Masters yang akan berlangsung pada 16-21 September 2025 di Shenzhen Bay Sports Center.

    Walaupun ganda putri habis, Indonesia punya harapan di pundak lima wakil yang belum bermain hari ini. Mereka terdiri dari satu tunggal putra, dua ganda putra, dan dua ganda campuran.

    Wakil-wakil dimaksud ialah Alwi Farhan, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.

  • Empat Wakil Indonesia Perang Awal di Babak I

    Empat Wakil Indonesia Perang Awal di Babak I

    JAKARTA – Sebanyak empat wakil Indonesia harus langsung saling berhadapan satu sama lain di babak pertama Hong Kong Open 2025 yang akan berlangsung pekan depan.

    Turnamen berlevel Super 500 BWF tersebut akan digelar pada 9-14 September 2025 di Hong Kong Coliseum. Penyelanggara menyediakan hadiah sebesar 500 ribu dolar AS atau setara dengan Rp8,2 miliar.

    Indonesia total menurunkan sebanyak 13 wakil di ajang ini. Ganda putri dan ganda campuran dipastikan langsung kehilangan dua wakil di babak pertama karena bersua rekan satu negara.

    Dari ganda putri, dua wakil yang langsung saling berhadapan ialah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melawan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

    Hong Kong Open 2025 merupakan turnamen pertama dari komposisi baru empat pasangan ganda putri yang dirotasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada awal bulan kemarin.

    Mereka ialah Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari, dan Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum

    Formasi terbaru mereka sekarang, yakni Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

    Dua wakil lainnya yang juga langsung saling berhadapan ialah ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melawan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.

    Ini adalah bentrok kelima mereka di ajang kompetitif. Dalam empat bentrok sebelumnya, yang semuanya terjadi tahun lalu, kedua pasangan tersebut saling berbagi kemenangan 2-2.

  • Debut Alwi Farhan di Kejuaraan Dunia 2025 Berjalan Mulus

    Debut Alwi Farhan di Kejuaraan Dunia 2025 Berjalan Mulus

    JAKARTA – Alwi Farhan menjalani debut di Kejuaraan Dunia BWF 2025 (BWF World Championships 2025) dengan gemilang.

    Tunggal putra Indonesia itu mengalahkan wakil Vietnam Nguyen Hai Dang dua gim langsung dengan skor 22-20 dan 21-13 di Adidas Arena, Paris, Perancis, Selasa, 26 Agustus 2025, malam WIB.

    Alwi harus bangkit pada gim pertama. Sempat kejar-mengejar angka, pebulu tangkis 20 tahun itu tertinggal di interval 9-11.

    Dia lalu tertinggal jauh dari Nguyen Hai Dang dengan selisih 9-16. Namun, setelah mendapat poin ke-10, perlahan Alwi mengejar.

    Dia menyetop perolehan poin Nguyen Hai Dang di angka 19 dan meraih empat poin beruntun untuk menyamakan kedudukan.

    Keduanya kemudian bersaing sengit pada poin-poin akhir hingga akhirnya memaksa deuce. Pada momen ini, Alwi berhasil tampil tenang untuk mendapat dua angka beruntun yang menutup set pertama.

    Pada set kedua, Alwi yang belajar dari gim pertama sudah menemukan permainan terbaik. Dia benar-benar tak memberikan kesempatan tunggal Vietnam itu berkembang.

    Sepanjang gim kedua, poin Alwi benar-benar tak bisa diidentikkan oleh Nguyen Hai Dang.

    Kemenangan itu membawa Alwi ke babak kedua untuk menghadapi tunggal China Taipei, Lin Chun-yi, yang merupakan unggulan ke-12 di turnamen.

    Tak lama setelah kemenangan Alwi Farhan, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi juga berhasil melangkah ke babak kedua Kejuaraan Dunia 2025 usai menekuk ganda putri Skotlandia Julie Macpherson/Ciara Torrance dua gim langsung, 21-14 dan 21-17.

    Indonesi masih bisa menambah tiket ke babak kedua turnamen melalui Putri Kusuma Wardani yang belum bermain.

    Sejauh ini, hanya Anthony Sinisuka Ginting yang tersingkir di babak pertama Kejuaraan Dunia 2025 dari 12 wakil Indonesia yang turun.

  • Delapan Wakil Indonesia Tampil Hari Ini, Berikut Jadwal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025

    Delapan Wakil Indonesia Tampil Hari Ini, Berikut Jadwal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Kejuaraan Dunia Bulutangkis atau ajang BWF 2025 sudah memasuki hari kedua.

    Di hari kedua ini, bakal tampil delapan perwakilan Indonesia dari segal sektor di Adidas Arena, Paris, Prancis, Selasa (26/8/2025) yang dimulai pukul 14.00 WIB atau 15.00 WITA

    Mulai dari tunggal putra, Alwi Farhan yang akan menjalani debutnya di ajang kejuaraan dunia ini.

    Kemudian ada senior di sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting dan tunggal putri, Putri Kusuma Wardhani yang juga tampil hari ini.

    Dua ganda putra Merah Putih juga akan turun pada hari yang sama di babak kedua setelah mendapatkan bye.

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana sama-sama bakal menghadapi lawan yang sulit.

    Dan terakhir untuk sektor ganda campuran, pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari juga dipastikan bakal tampil hari ini.

    Berikut Jadwal Lengkap Delapan Wakil Indonesia di Ajang BWF 2025.

    Lapangan 1

    16.30 WIB: Tunggal Putra – Anthony Sinisuka Ginting vs Toma Junior Popov (Prancis)

    19.00 WIB: Ganda Putra – Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Eloi Adam/Leo Rossi (Prancis)

    Rabu, 00.50 WIB: Tunggal Putri – Putri Kusuma Wardani vs Lo Sin Yan Happy (Hong Kong)
    Lapangan 2

    14.00 WIB: Ganda Campuran – Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Ming Che Lu/Hung En-Tzu (Taiwan)

    14.50 WIB: Tunggal Putra – Jonatan Christie vs Matthias Kicklitz (Jerman)

    Rabu, 00.00 WIB: Ganda Putri – Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Julie Macpherson/Clara Torrance (Skotlandia) atau Isuri Attanayake/Sithumi De Silva (Sri Lanka)
    Lapangan 4

    15.50 WIB: Ganda Putra – Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai (Hong Kong)

    22.30 WIB: Tunggal Putra – Alwi Farhan vs Nguyen Hai Dang (Vietnam)

    (Erfyansyah/fajar)

  • 3 Wakil Indonesia Absen di Jepang Open dan China Open 2025

    3 Wakil Indonesia Absen di Jepang Open dan China Open 2025

     

    JAKARTA – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memastikan tiga wakil Indonesia harus absen dari ajang Jepang Open dan China Open 2025 bulan depan.

    Wakil-wakil yang dimaksud ialah duo ganda putri Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum dan Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari serta ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.

    Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Eng Hian menjelaskan bahwa ketiganya ditarik dari kompetisi berlevel Super 750 dan 1000 BWF itu lantaran belum berada di performa maksimal.

    “Dikarenakan hasil evaluasi dari beberapa turnamen sebelumnya yang dinilai masih belum maksimal performanya di level 500 ke atas,” ujar Eng Hian dalam keterangan PBSI yang diterima media.

    Dari ganda putri Indonesia masih memiliki harapan di Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti setelah Apri/Febi dan Rachel/Meilysa ditarik.

    Adapun di ganda campuran Indonesia bisa mengandalkan pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.

    “Ke depannya ketiga pasangan ini akan difokuskan untuk mengikuti turnamen level 300 dengan harapan mereka bisa juara dan kepercayaan diri mereka meningkat,” kata Eng Hian.

    Dua turnamen di atas kemungkinan akan menjadi ajang comeback untuk tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.

    Ginting sebelumnya absen lama sejak awal tahun karena masalah bahu, sedangkan Gregoria menepi sejak April lalu karena masalah kesehatan akibat diserang vertigo.

    Jepang Open yang berlevel Super 750 dijadwalkan berlangsung pada 15-20 Juli nanti di Tokyo. Sementara itu, China Open yang berlevel Super 1000 BWF akan digelar pada 22-27 Juli di Changzhou.

  • Ganda Putri Tuan Rumah Juga Tak Bersisa

    Ganda Putri Tuan Rumah Juga Tak Bersisa

    JAKARTA – Harapan tuan rumah untuk melangkah jauh dalam Indonesia Open 2025 kini bertumpu pada sektor ganda putra, setelah wakil satu-satunya pada ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi juga tumbang dalam perempat final.

    Ganda putri peringkat 10 dunia itu menyerah kepada wakil Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee lewat pertarungan rubber game 21-18, 16-21, 7-21 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat.

    “Lawan terlihat sangat ingin menang. Mereka jauh lebih siap dengan serangan yang kami bangun,” kata Tiwi setelah pertandingan.

    Ana/Tiwi, sapaan akrab Febriana/Pratiwi mengawali laga dengan performa impresif dan mampu merebut gim pertama. Namun, mereka kesulitan mengimbangi perubahan pola permainan lawan yang tampil lebih agresif pada gim kedua dan ketiga.

    “Lawan mengubah pola dengan bermain mempercepat tempo permainan. Dari situasi itu, kami kurang bisa mengatasi tekanan tersebut,” ujar Ana.

    Hasil ini membuat Ana/Tiwi gagal melangkah lebih jauh dari perempat final sepanjang musim 2025. Sebelumnya mereka  terhenti dalam delapan besar pada Indonesia Masters, Thailand Open, dan Malaysia Masters.

    Meski demikian, mereka bertekad untuk bangkit, dengan berusaha membuat pencapaian lebih baik pada turnamen-turnamen selanjutnya, termasuk Japan Open yang akan bergulir pada 15–20 Juli.

    “Setelah ini kami akan fokus ke Japan Open. Persiapan akan kami maksimalkan, terutama dari sisi individu agar bisa tampil lebih konsisten,” kata Tiwi.

    Kekalahan Ana/Tiwi melengkapi hasil kurang memuaskan Indonesia dalam perempat final Indonesia Open 2025.

    Sebelumnya, tunggal putri Putri Kusuma Wardani kalah 19-21, 20-22 dari Akane Yamaguchi (Jepang), sementara ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dikalahkan pasangan Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue 11-21, 21-23.

    Dengan demikian, Indonesia hanya menyisakan dua wakil  ganda putra pada yang hari ini juga berjuang dalam delapan besar.

    Mereka adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang akan menghadapi Huang Di/Liu Yang (China) dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang akan melawan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.