Tag: Fauzi

  • Hitung Cepat SIGI LSI Denny JA: Khofifah-Emil 58,14 Persen dan Risma-Gus Hans 33,48

    Hitung Cepat SIGI LSI Denny JA: Khofifah-Emil 58,14 Persen dan Risma-Gus Hans 33,48

    Surabaya (beritajatim.com) – Survei Strategi Indonesia atau SIGI LSI Denny JA merilis hasil hitung cepat atau quick count untuk Pemilihan Gubernur Jawa Timur dalam Pilkada Serentak, Rabu 27 November 2024 yang menunjukkan pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul dibandingkan dua Paslon lain yakni Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Paslon Nomor urut 3) dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (Paslon Nomor urut 1) di Pemilihan Gubernur Jawa Timur.

    Dalam rilis hitung cepat SIGI LSI Denny JA, Paslon Khofifah-Emil unggul 58, 14 % kemudian Paslon Risma-Gus Hans dengan persentase 33,48 % dan posisi terakhir adalah Paslon Luluk-Lukman dengan persentase 8,38 %.

    “Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2 Khofifah-Emil unggul dengan perolehan, 58,14 persen, kemudian pasangan calon gubernur nomor urut 3 Tri Risma-Gus Hans dengan perolehan 33,48 persen di peringkat terakhir adalah pasangan calon Luluk-Lukman dengan perolehan 8,38 persen,” kata peneliti LSI Denny JA, DR. (C) Imam Fauzi Surahmat, rabu (27/11/2024).

    Imam Fauzi yang juga sebagai Area Koordinator LSI Denny JA Jawa Timur-Bali ini mengungkapkan jika data hitung cepat sudah masuk 100 persen dari 300 sampel TPS se-Provinsi Jawa Timur, dengan tingkat partisipasi pemilih 65,37 persen dengan Margin Error plus minus 1 persen.

    “Pasangan calon gubernur nomor urut 2 , Khofifah-Emil unggul hampir di seluruh kabupaten kota di Jatim, hanya kalah di Dapil 1 Kota Surabaya dan Dapil 2 Kabupaten Sidoarjo,” ungkapnya.

    Lebih lanjut Imam Fauzi menambahkan jika dari jumlah pemilih 31.279.861 dan jumlah TPS sebanyak 60750, kami mengambil sampel 300 TPS yang tersebar secara proposional dan dipilih secara acak diseluruh wilayah Provinsi Jawa Timur.

    “Distribusi suara dari 14 Daerah Pemilihan (Dapil) di Provinsi Jatim. Hitung cepat SIGI LSI Denny JA menegaskan Paslon nomor urut 2, Khofifah-Emil unggul di Pilkada Jatim,” jelasnya.

    “Kami SIGI LSI Denny JA mengucapkan selamat kepada Ibu Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil Dardak atas perolehan suara terbanyak di Pilgub Jatim tahun 2024 ini, tentu kita harus tetap menunggu hasil hitung resmi KPU Provinsi Jawa Timur. Namun kami menilai tidak akan jauh dari hasil hitung cepat atau Quick Count LSI Denny JA ini,” sambung Imam Fauzi.

    Imam melanjutkan jika hasil quick count LSI Denny JA tidak akan jauh dari hasil resmi perhitungan KPU. Hal itu pengalaman dari beberapa quick count yang digelar LSI Denny JA. Imam mencontohkan saat quick count Piplres Februari 2024 kemarin, rata-rata selisih hasil KPU dan LSI Denny JA hanya 0,8 persen.

    “Artinya, hitung cepat LSI Denny JA tidak akan selisih banyak alias di margin 0,8 persen dengan hasil hitung perolehan suara rel yang dilakukan KPU,” pungkas Imam Fauzi. (tok/ian)

  • Polres Sumenep pastikan logistik sampai dengan selamat ke kepulauan

    Polres Sumenep pastikan logistik sampai dengan selamat ke kepulauan

    Personel Polres Sumenep membantu membawa logistik kotak suara untuk didistribusikan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) menuju tempat pemungutan suara (TPS) dengan menggunakan perahu nelayan tradisional. (ANTARA/ HO-Polres Sumenep)

    Polres Sumenep pastikan logistik sampai dengan selamat ke kepulauan
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Rabu, 27 November 2024 – 07:27 WIB

    Elshinta.com – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Jawa Timur memastikan logistik pilkada serentak di wilayah itu telah sampai ke wilayah kepulauan dengan selamat, aman dan lancar, termasuk hingga ke pulau terpencil di wilayah itu.

    “Ini sesuai dengan laporan yang disampaikan personel yang kami tugaskan mengamankan pelaksanaan pemungutan suara di Kepulauan Sumenep malam ini,” kata Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso di Sumenep, Jawa Timur, Selasa malam.

    Ia menjelaskan transportasi laut di Kepulauan Sumenep, terutama di beberapa pulau terpencil memang tidak cukup memadai.

    Petugas penyelenggara pemilu dan aparat keamanan terpaksa mendistribusikan logistik pilkada menggunakan perahu tradisional.

    Salah satunya, seperti pengiriman logistik pilkada dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa Nonggunong menuju tempat pemungutan suara (TPS) di Pulau Pajangan, Kecamatan Nonggunong, serta pendistribusian logistik dari PPS Desa Sonok ke dua TPS di Pulau Manok.

    “Di pulau ini, pendistribusian dari PPS ke TPS saja harus menggunakan perahu,” kata Kapolres.

    Namun, sambung dia, dengan penuh kehati-hatian, para personel kepolisian bersama petugas lainnya berjibaku mendistribusikan kotak suara melalui jalur laut, guna memastikan semua logistik tiba dalam kondisi aman dan tepat waktu.

    “Medan di sana memang sulit, tetapi kami sangat mengapresiasi kinerja mereka, demi untuk kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi ini,” katanya.

    Dengan demikian, personel Polres Sumenep yang ditugaskan melakukan pengamanan pilkada di kepulauan, memiliki tugas ganda, yakni mengamankan pelaksanaan pilkada dan membantu mendistribusikan logistik pilkada hingga ke TPS.

    “Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan hak suara masyarakat dapat terpenuhi tanpa hambatan,” katanya, menambahkan.

    Sementara itu, di Kabupaten Sumenep, pilkada akan digelar di 1.967 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 27 kecamatan daratan dan kepulauan.

    Sebanyak dua pasangan calon bupati dan wakil bupati akan bersaing memperebutkan dukungan masyarakat di kabupaten paling timur di Pulau Madura tersebut.

    Masing-masing pasangan Kiai Ali Fikri-KH. Unais Ali Hisyam (Final) dengan nomor urut 1 dan pasangan Achmad Fauzi Wongsojudo-KH. Imam Hasyim, dengan sebutan (Faham) dengan nomor urut 2.

    Pasangan Fauzi-Imam Hasyim (Faham) diusung PDIP, PKB, PAN, Demokrat, Nasdem, PKS, Gerindra, Hanura, PBB dan Golkar, sedangkan pasangan Fikri-Unais (Final) diusung oleh gabungan parpol, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan sejumlah parpol non-parlemen.

    Jumlah pemilih untuk pelaksanaan pilkada yang akan digelar 27 November 2024 di kabupaten paling timur di Pulau Madura ini sebanyak 859.185 orang, dengan perincian, 405.585 orang pemilih laki-laki, dan sebanyak 453.600 sisinya merupakan pemilih perempuan.

    Sumber : Antara

  • Paslon FAHAM Menang Telak di TPS Bupati Sumenep

    Paslon FAHAM Menang Telak di TPS Bupati Sumenep

    Sumenep (beritajatim.com) – Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumenep nomor urut 2, Ach. Fauzi Wongsojudo – KH Imam Hasyim (Faham), menang telak di TPS Bupati Sumenep, Ach. Fauzi Wongsojudo.

    Berdasarkan penghitungan di TPS 001 Desa Torbang, Kecamatan Batuan, dari 467 daftar pemilih tetap (DPT), perolehan suara paslon nomor urut 1, Ali Fikri – Unais Ali Hisyam (Final) sebanyak 78, dan perolehan suara paslon nomor urut 2 sebanyak 300. Sedangkan suara tidak sah sebanyak 15 suara, dan tidak hadir 74 orang.

    Pasca penghitungan perolehan suara, sempat terjadi keberatan dari saksi paslon Final, karena jumlah surat suara dengan jumlah perolehan suara yang ditulis di Form C plano tidak sama. Ada selisih 2 suara.

    Setelah dilakukan pengecekan ulang, ternyata selisih tersebut terjadi untuk paslon Faham. Ada kelebihan 2 perolehan suara, antara jumlah surat suara dengan hasil yang ditulis di form C plano. Sedangkan untuk perolehan suara paslon Final, tidak ada perbedaan antara jumlah surat suara dan perolehan suara yang ditulis di form C plano.

    Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Batuan, Hariri meminta agar persoalan tersebut segera diselesaikan, karena diduga hanya karena kesalahan penulisan di form C plano.

    Akhirnya saksi dua pasangan calon, pengawas TPS, dan PPK menyepakati untuk mengubah angka yang ditulis di form C plano, yakni perolehan suara Faham dikurangi 2. Semula ditulis 302, dicoret dan diparaf KPPS menjadi 300.

    Penghitungan suara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep di TPS ini dinyatakan tuntas, dan KPPS serta saksi-saksi menandatangani berita acara penghitungan suara. (tem/kun)

  • Quick Count PPI Pilkada Makassar 88 Persen Suara Masuk: MULIA 55,26 Persen, Sehati 27,83 Persen, Inimi 13,7 Persen, Aman 3,21

    Quick Count PPI Pilkada Makassar 88 Persen Suara Masuk: MULIA 55,26 Persen, Sehati 27,83 Persen, Inimi 13,7 Persen, Aman 3,21

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Hitung cepat atau quick count Parameter Publik Indonesia untuk Pemilihan Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sementara berlangsung. Hasil sementara, pasangan nomor urut 01 Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA) unggul dari tiga pesaingnya.

    Hingga pukul 18.32 Wita, Rabu (27/11/2024), data masuk sudah mencapai 88 persen dengan margin error 1 persen. Hasilnya, MULIA berada di angka 55,26 persen.

    Mereka unggul jauh di atas paslon nomor urut 2 Andi Seto Gadhista Asapa dan Rezki Mulfiati Lutfi (SEHATI) yang mendapat suara 27,83 persen.

    Pasangan nomor urut 3, Indira Jusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi (INIMI) di peringkat ketiga dengan perolehan suara 13,7 persen.

    Sementara pasangan calon nomor urut 4, Amri Arsyid-Rahman Bando (AMAN) sejauh ini meraih 3,21 persen suara.

    Pergerakan suara masing-masing pasangan calon ini tampak konsisten sejak data masuk baru di angka lima persen.

    Sejak awal penghitungan, MULIA sudah melejit jauh meninggalkan lawan-lawannya dalam quick count dengan margin eror 1 persen ini.

    Melihat konsistensi suara mereka, MULIA berpeluang besar memenangkan Pilwalkot Makassar 2024.

    Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, Ras MD mengatakan, dari hasil quick count PPI menunjukkan pasangan Munafri-Aliyah tampil sebagai pemenang Pilawalkot Makassar 2024.

    “Hasilnya tidak akan beda jauh dari hasil resmi KPU nantinya,” kata Ras MD dalam Konferensi Pers Hasil Quick Count Pilwalkot Makassar 2024 bertajuk Selamat Datang Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baru di Hotel Mercure Makassar, Rabu (27/11/2024).

  • Cabup Sumenep Achmad Fauzi Santuni Anak Yatim Sebelum Mencoblos

    Cabup Sumenep Achmad Fauzi Santuni Anak Yatim Sebelum Mencoblos

    Sumenep (beritajatim.com) – Calon Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengundang sejumlah anak yatim pada Rabu (27/11/2024) ke kediamannya di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, untuk menerima santunan.

    Pembagian santunan tersebut dilakukan sebelum berangkat ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), sebagai bentuk syukur menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

    “Memberikan santunan kepada anak yatim memang sudah menjadi rutinitas saya. Bahkan di rumah, saya melakukannya setiap pekan. Jadi bukan hanya hari ini saja. Bukan karena Pilkada, kemudian saya baru ngasih santunan anak yatim,” katanya sambil tersenyum.

     

    Fauzi juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada. Ia mengingatkan pentingnya partisipasi aktif masyarakat untuk kemajuan daerah.

    “Tentunya, mari kita sama-sama berdoa agar Pilkada ini berjalan lancar, damai, dan kondusif. Semoga semuanya diberikan kesehatan dan keselamatan,” ucapnya.

    Dalam Pilkada serentak 2024, Ach. Fauzi Wongsojudo juga merupakan calon bupati Sumenep nomor urut 2, berpasangan dengan KH Imam Hasyim. [tem/beq]

  • Jadi yang Pertama, Bupati Sumenep Nyoblos di TPS 001

    Jadi yang Pertama, Bupati Sumenep Nyoblos di TPS 001

    Sumenep (beritajatim.com) – Bupati Sumenep, Ach. Fauzi Wongsojudo beserta istri, Nia Kurnia, menjadi orang yang nyoblos pertama di TPS 001 Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Rabu (27/11/2024).

    Dari rumah pribadi, Bupati naik sepeda motor berboncengan dengan istri. Fauzi yang juga calon bupati nomor urut 2 ini datang ke TPS mengenakan baju putih.

    “Saya pakai baju putih, sesuai dengan foto yang ada di surat suara, pakai baju putih. Biar warga ini ingat,” ujarnya sambil tertawa.

    Ia mengaku sengaja menjadi pencoblos pertama agar bisa menjadi contoh dan memotivasi masyarakat untuk segera ke TPS, menggunakan hak pilihnya, memilih pasangan calon Bupati/ Wakil bupati dan Gubernur/ Wakil Gubernur.

    “Sebagai warga negara yang baik, menjadi kewajiban untuk datang ke TPS, menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin Sumenep dan Jawa Timur 5 tahun ke depan,” katanya.

    Ia berharap agar Pilkada di Sumenep kali ini berjalan lancar, aman, dan kondusif seperti pada pemilihan-pemilihan sebelumnya. Ia juga meminta para simpatisan untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap damai.

    “Mari kita bersama-sama mendukung dan menjaga situasi di Pilkada ini tetap aman dan damai. Silahkan pilih sesuai keyakinan di hati masing-masing,” tandasnya. [tem/aje]

  • Nelayan, Tukang Becak, dan Ojol Sumenep Jadi Peserta BPJS Tanggungan Pemkab

    Nelayan, Tukang Becak, dan Ojol Sumenep Jadi Peserta BPJS Tanggungan Pemkab

    Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 230 nelayan, tukang becak, sopir, dan ojek online (ojol) di Kabupaten Sumenep tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan di bawah tanggungan Pemkab setempat.

    “Mengikutsertakan para pekerja rentan sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan merupakan komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Bupati Sumenep, Ach. Fauzi Wongsojudo, saat menyerahkan kartu keikutsertaan BPJS, Selasa (26/11/2024).

    Selain BPJS Ketenagakerjaan, Pemkab Sumenep juga menyerahkan bantuan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) kepada ratusan nelayan.

    “Kami ingin memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja rentan untuk membantu kesejahteraan dan membangun ketahanan rumah tangga menghadapi kejadian yang tidak terduga,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, program tersebut juga bertujuan apabila ada pekerja rentan mengalami kecelakaan, maka keluarga yang ditinggalkan bisa terbantu dalam keuangan, karena sudah terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan.

    “Keluarga atau ahli waris mereka nantinya akan dapat santunan sebesar Ro 42 juta. Tidak hanya itu, apabila peserta BPJS yang meninggal ini memiliki anak usia sekolah, maka biaya pendidikannya juga akan ditanggung Pemerintah ,” terangnya.

    Para pekerjaan rentan yang keanggotaan BPJS Ketenagakerjaannya ditanggung Pemkab Sumenep adalah mereka yang benar-benar tidak mampu secara ekonomi atau masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    “Jadi kami tidak sembarangan mengikutsertakan orang ke BPJS. Kami kroscek dulu datanya, kerjasama dengan Pemdes dan disinkronkan dengan DTKS,” tandasnya

    Sampai saat ini tercatat ada sekitar 16 ribu pekerja rentan di Sumenep yang telah ter-cover program BPJS Ketenagakerjaan.

    Selain penyerahan kartu KUSUKA dan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada keluarga petani dan buruh tani di tiga desa, yakni Desa Guluk-guluk, Parsanga, dan Baban.

    “Santunan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial,” ujar Bupati.

    Sementara salah satu penerima santunan dari Desa Baban, Satuni Hasanah, mendapatkan santunan JKM sebesar Rp 42 juta. Santunan itu diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep. Saat menerima santunan JKM, Satuni terlihat tidak bisa menyembunyikan air matanya.

    “Saya tidak menyangka kalau almarhum suami saya diikutsertakan ke BPJS. Terima kasih pak Bupati untuk perhatiannya,” ujarnya sambil meneteskan air mata. (tem/but)

  • Bawaslu Makassar waspadai politik uang pakai aplikasi digital

    Bawaslu Makassar waspadai politik uang pakai aplikasi digital

    “Kalau praktik-praktik seperti ini memang diwaspadai dan tentunya kita awasi. Namun demikian harus melalui pengkajian dan pembuktian,”

    Makassar (ANTARA) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar mewaspadai praktik politik uang menggunakan aplikasi penyimpanan atau dompet uang digital yang dikirimkan pihak tim sukses tertentu untuk mempengaruhi pemilih memilih calon wali kota dan wakil wali kota di TPS pada Pilkada Makassar, 27 November 2024.

    “Kalau praktik-praktik seperti ini memang diwaspadai dan tentunya kita awasi. Namun demikian harus melalui pengkajian dan pembuktian,” ujar Anggota Bawaslu Makassar Ahmad Ahsanul Fadhil disela pemusnahan surat suara Gudang Logistik KPU Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.

    Pria disapa akrab Ahsan ini bilang, transaksional politik uang dengan memanfaatkan teknologi melalui dompet digital pada masa tenang hingga hari pencoblosan esok, Rabu, 27 November 2024 berpotensi dimainkan.

    Aplikasi dompet digital saat ini banyak berkembang yakni elektronik money, seperti OVO, Dana, GOPay dan lainnya hingga transfer bank dinilai berpotensi menjadi tempat transaksi praktik politik uang dalam serangan fajar jelang pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara atau TPS.

    “Untuk pengkajiannya kami tetap lakukan, karena kalau melalui dompet digital itu kan sudah ada surat edaran dari Bawaslu juga. Sama halnya dengan biaya transportasi dan transfer dan sebagainya,” katanya.

    Menurut dia, perubahan zaman menuntut model transaksi termasuk pembayaran dan penerimaan uang secara digital dan secara perlahan meninggalkan transaksi menggunakan uang tunai, seiring masifnya platfrom digital di ponsel pintar masyarakat.

    Meski demikian, pihaknya berupaya semaksimal mungkin mengawasi dugaan-dugaan praktik politik uang yang dilancarkan pihak tertentu mempengaruhi pemilih. Selain pelanggaran dan kecurangan Pemilu, pelaku dan penerimanya terancam hukum pidana bila terbukti.

    Sejauh ini, Bawaslu Makassar telah melakukan patroli di lapangan, hanya saja kata dia, belum menemui persoalan berkaitan dengan politik uang dan lebih kepada keluhan penempatan pemilih yang akan memilih di TPS jauh dari rumahnya.

    “Kalau yang money politik (politik uang) sampai saat ini belum ada temuan. Kalau informasi ada, tapi tidak ada temuan, kalau pun ada kami akan tindaklanjuti,” tuturnya menegaskan.

    Sebelumnya, KPU Makassar menetapkan empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar masing masing, nomor urut 1 Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (Mulia). Paslon nomor urut 2 Andi Seto Asapa-Rezki Mulfiati Lutfi (Sehati). Paslon nomor 3 Indira Yusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi A Uskara (INImi) dan Paslon nomor urut 4 Amri Arsyid-Rahman Bando (Aman)

    Pewarta: M Darwin Fatir
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2024

  • Atasi Masalah Sampah di Kecamatan, Pemkab Sumenep Tambah Armada

    Atasi Masalah Sampah di Kecamatan, Pemkab Sumenep Tambah Armada

    Sumenep (beritajatim.com) – Masalah pengelolaan sampah termasuk pengangkutannya, menjadi perhatian serius Pemkab Sumenep. Salah satunya dengan menambah armada dump truk untuk beberapa kecamatan.

    “Dump truk ini untuk meningkatkan efisiensi pengangkutan sampah di beberapa wilayah ke tempat pembuangan akhir (TPA) sehingga tidak menumpuk di pemukiman warga,” kata Bupati Sumenep, Ach. Fauzi Wongsojudo, Selasa (26/11/2024).

    Bantuan berupa armada dump truk yang diserahkan itu mencakup berbagai jenis armada sampah, yakni kontainer besar dan mini dump truk. Untuk kontainer besar diserahkan ke Kecamatan Pragaan dan Kecamatan Lenteng.

    Sedangkan mini kontainer ditempatkan di Pelabuhan Kalianget untuk mendukung pengelolaan sampah di kawasan pelabuhan. Selain itu, mini dump truk juga diserahkan ke Kecamatan Arjasa guna mempercepat proses pengangkutan sampah di wilayah tersebut.

    “Bantuan armada dump truk ini merupakan upaya konkret pemerintah untuk mengatasi permasalahan sampah yang masih menjadi problem serius di kecamatan-kecamatan,” ujarnya.

    Karena itu, Fauzi memastikan di setiap kecamatan harus memiliki fasilitas yang memadai. Termasuk dump truk untuk pengangkutan sampah.

    “Kami ingin memastikan bahwa setiap kecamatan, terutama yang memiliki kepadatan penduduk tinggi, dapat memiliki fasilitas yang memadai untuk mengelola sampah,” terangnya. [tem/suf]

  • Pemkab Bogor siagakan tim kesehatan hingga ambulans jelang Pilkada

    Pemkab Bogor siagakan tim kesehatan hingga ambulans jelang Pilkada

    Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika memeriksa kondisi ambulans di Kantor Dinkes, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (25/11/2024). (ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor)

    Pemkab Bogor siagakan tim kesehatan hingga ambulans jelang Pilkada
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Selasa, 26 November 2024 – 08:21 WIB

    Elshinta.com – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyiagakan tim kesehatan hingga armada ambulans menjelang hari pemungutan dan penghitungan suara pada Pilkada 27 November 2024.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika usai memimpin apel siaga di Kantor Dinas Kesehatan, Cibinong, Senin, memeriksa langsung 13 mobil ambulans untuk memastikan kelaikan kondisi mesin hingga kelengkapan peralatan medis di dalamnya.

    Ia juga menginstruksikan kepada Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Agus Fauzi agar para tenaga medis yang bertugas dalam kondisi prima dengan membekalinya makanan, minuman, hingga vitamin.

    “Memastikan kesiapan tim kesehatan yang akan bekerja di H-1, hari H dan H+1 tetap siaga melayani petugas dan pemilih pilkada serentak ini,” katanya.

    Ajat menekankan bahwa tim medis juga harus menjunjung tinggi netralitas dengan tetap tidak berpihak kepada pasangan calon Pilkada manapun. Termasuk tidak boleh mengarahkan pasien untuk memilih pasangan calon tertentu. Menurut dia, tim kesehatan merupakan bagian dari sistem Pilkada guna menyukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi yang jujur dan adil.

    Sementara, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor menetapkan jumlah daftar pemilih tetap di Kabupaten Bogor sebanyak 3.926.080 pemilih pada Pilkada 2024. Dari total 3.926.080 pemilih, terdiri dari pemilih laki-laki tercatat sebanyak 1.999.656 orang, sementara pemilih perempuan berjumlah 1.926.424 orang. 

    Selain menetapkan DPT, KPU Kabupaten Bogor juga menetapkan jumlah TPS, yakni sebanyak 7.908 titik tersebar di 435 desa/kelurahan yang ada di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

    Sumber : Elshinta.Com