Tag: Fajar Alfian

  • Jadwal dan Link Streaming Babak 32 Besar Korea Open 2025, 5 Wakil Indonesia Bakal Tampil Hari Ini, Chico dan Zaki Mulai dari Kualifikasi

    Jadwal dan Link Streaming Babak 32 Besar Korea Open 2025, 5 Wakil Indonesia Bakal Tampil Hari Ini, Chico dan Zaki Mulai dari Kualifikasi

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Babak pertama atau 32 besar Korea Open 2025 hari pertama bakal berlangsung hari ini.

    Berlaga di Suwon Gymnasium, Suwon, Korea Selatan, Selasa (23/9/2025), wakil Indonesia akan turun berlaga.

    Untuk hari pertama babak 32 besar ini, ada lima wakil Indonesia yang akan berlaga.

    Diantaranya, dua harus berjuang dari babak kualifikasi yaitu Mohammad Zaki Ubaidillah dan Chico Aura Dwi Wardoyo.

    Sementara untuk tiga wakil lainnya, ada ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Menjadi satu-satunya wakil ganda putri Indonesia

    Kemudian ganda putra ada, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

    Untuk hari pertama ajang Korea Open 2025 bisa disaksikan secara langsung atau pun melalui layanan streaming.

    Live streaming Korea Open 2025 jika tidak ada perubahan akan tayang di Vidio.

    link streaming

    Berikut Jadwal Wakil Indonesia di Hari Pertama Korea Open 2025.

    Lapangan 3

    MS – Kualifikasi: Teh Jin Hong (Malaysia) vs Mohammad Zaki Ubaidillah (Indonesia)

    WD – R32: Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan (Hong Kong) vs Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Indonesia)

    Jam dan Lapangan Tiba

    MS – Kualifikasi: Chico Aura Dwi Wardoyo (Indonesia) vs Wang Yue Hang (Inggris)

    MD – R32: Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn/Tan Wee Kiong (Malaysia) vs Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia)

    MD – R32: Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) vs Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (Indonesia)

    (Erfyansya/fajar)

  • Jadwal dan Link Streaming Babak 32 Besar China Master 2025, Lima Wakil Indonesia Tampil

    Jadwal dan Link Streaming Babak 32 Besar China Master 2025, Lima Wakil Indonesia Tampil

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Kejuaraan bulutangkis, China Master 2025 sudah mulai berlangsung hari ini, Selasa (16/9/2025).

    Babak pertama atau 32 besar jadi pembuka yang berlangsung di Shenzhen Arena, Shenzhen, Cina.

    Di babak ini, ada lima wakil Indonesia yang akan turun berlaga untuk mendapatkan tiket ke babak berikutnya.

    Lima wakil Indonesia yang bermain hari ini salah satunya adalah Putri Kusuma Wardani.

    Kemudian ada wakil lainnya di sektor ganda putri Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi.

    Lalu untuk tiga wakil lain yang bakal berlaga di hari pertama ini berada di sektor ganda putra.

    Mereka adalah Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dan Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

    Untuk pecinta bulutangkis yang ingin menyaksikan perjuangan tim merah putih bisa langsung ke siaran langsung badminton di TVRI atau melalui aplikasi streaming Vidio.com.

    Berikut Jadwal Lima Wakil Indonesia di Babak 32 Besar China Master 2025.

    Lapangan 1

    WD: Liu Sheng Shu/Tan Ning (Cina) vs Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi (Indonesia)

    Lapangan 2

    MD: Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia) vs Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang)

    Lapangan 3

    MD: Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) vs Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (Indonesia)

    Lapangan TBA

    MD: Huang Di/Liu Yang (Cina) vs Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia)

    WS: Putri Kusuma Wardani (Indonesia) vs Chiu Pin-Chian (Cina Taipei)

    (Erfyansyah/fajar)

  • Delapan Wakil Indonesia Tampil Hari Ini, Berikut Jadwal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025

    Delapan Wakil Indonesia Tampil Hari Ini, Berikut Jadwal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Kejuaraan Dunia Bulutangkis atau ajang BWF 2025 sudah memasuki hari kedua.

    Di hari kedua ini, bakal tampil delapan perwakilan Indonesia dari segal sektor di Adidas Arena, Paris, Prancis, Selasa (26/8/2025) yang dimulai pukul 14.00 WIB atau 15.00 WITA

    Mulai dari tunggal putra, Alwi Farhan yang akan menjalani debutnya di ajang kejuaraan dunia ini.

    Kemudian ada senior di sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting dan tunggal putri, Putri Kusuma Wardhani yang juga tampil hari ini.

    Dua ganda putra Merah Putih juga akan turun pada hari yang sama di babak kedua setelah mendapatkan bye.

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana sama-sama bakal menghadapi lawan yang sulit.

    Dan terakhir untuk sektor ganda campuran, pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari juga dipastikan bakal tampil hari ini.

    Berikut Jadwal Lengkap Delapan Wakil Indonesia di Ajang BWF 2025.

    Lapangan 1

    16.30 WIB: Tunggal Putra – Anthony Sinisuka Ginting vs Toma Junior Popov (Prancis)

    19.00 WIB: Ganda Putra – Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Eloi Adam/Leo Rossi (Prancis)

    Rabu, 00.50 WIB: Tunggal Putri – Putri Kusuma Wardani vs Lo Sin Yan Happy (Hong Kong)
    Lapangan 2

    14.00 WIB: Ganda Campuran – Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Ming Che Lu/Hung En-Tzu (Taiwan)

    14.50 WIB: Tunggal Putra – Jonatan Christie vs Matthias Kicklitz (Jerman)

    Rabu, 00.00 WIB: Ganda Putri – Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Julie Macpherson/Clara Torrance (Skotlandia) atau Isuri Attanayake/Sithumi De Silva (Sri Lanka)
    Lapangan 4

    15.50 WIB: Ganda Putra – Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai (Hong Kong)

    22.30 WIB: Tunggal Putra – Alwi Farhan vs Nguyen Hai Dang (Vietnam)

    (Erfyansyah/fajar)

  • Menang 2 Gim Langsung, Fajar/Fikri Bikin Malaysia Pulang Tanpa Gelar di China Open 2025

    Menang 2 Gim Langsung, Fajar/Fikri Bikin Malaysia Pulang Tanpa Gelar di China Open 2025

    JAKARTA – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sukses meraih gelar juara di turnamen bulu tangkis China Open 2025. Pasangan Merah Putih itu menang dua gim langsung atas wakil Malaysia, Aaron Chia/Wooi Yok Soh, dengan skor 21-15, 21-14.

    Pertandingan final digelar di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, pada Minggu, 27 Juli. 

    Fajar/Fikri tampil dominan sejak awal gim pertama. Mereka langsung memimpin 5-1 setelah memanfaatkan bola-bola pendek di depan net. Keunggulan terus diperlebar menjadi 11-2 saat interval.

    Setelah jeda, pasangan Malaysia mencoba bangkit dan memperkecil ketertinggalan menjadi 8-13. Beberapa kesalahan sendiri dari Fajar/Fikri bahkan sempat membuat skor menipis menjadi 13-16.

    Namun, challenge yang sukses dari Fajar/Fikri atas bola jatuh di belakang lapangan lawan memberi momentum bagi pasangan Indonesia. Mereka menutup gim pertama dengan skor 21-15.

    Di gim kedua, Fajar/Fikri tetap tampil solid. Adu drive cepat di depan net dimenangkan oleh wakil Indonesia yang langsung unggul 4-1. Keunggulan berlanjut hingga 11-6 di interval setelah pukulan lawan tersangkut di net.

    Fikri memainkan net dengan cermat dan Fajar menyempurnakan dengan smash keras yang membuat mereka unggul 19-9. Meski sempat kehilangan fokus dan kehilangan tiga poin beruntun, Fajar/Fikri segera kembali ke permainan terbaik mereka dan menyegel kemenangan dengan skor 21-14.

    Kemenangan ini memastikan gelar juara China Open 2025 menjadi milik Fajar/Fikri, sekaligus menjadi gelar bergengsi mereka tahun ini.

  • Putri KW Pikul Beban Tunggal Putri

    Putri KW Pikul Beban Tunggal Putri

    JAKARTA – Putri Kusuma Wardani memikul beban tunggal putri Indonesia seorang diri dan berhasil melewati babak pertama Jepang Open 2025.

    Dia mengamankan tiket babak kedua ajang berlevel Super 750 BWF tersebut setelah menang meyakinkan 21-10 dan 21-16 atas tunggal tuan rumah Natsuki Nidaira pada Rabu, 16 Juli 2025, siang WIB.

    “Secara keseluruhan saya cukup puas dengan cara main hari ini. Saya percaya diri dari hasil latihan selama kurang lebih satu bulan terakhir,” kata Putri selepas laga.

    Hasil ini sekaligus jadi balas dendam Putri melawan Nidaira. Dalam bentrok kompetitif pertama mereka sebelumnya di Indonesia Masters 2024, tunggal Jepang itu menang dua gim.

    “Saya sudah mempelajari permainan Natsuki dan tadi juga tidak jauh berbeda dari pertemuan pertama. Jadi, saya hanya mengikuti apa strategi yang sudah disiapkan,” kata Putri.

    Kemenangan yang diamankan Putri membuat harapan Indonesia untuk mendapat gelar dari sektor tunggal putri tetap menyala.

    Di turnamen ini, Putri sebenarnya turun bersama Gregoria Mariska Tunjung, yang baru comeback setelah terakhir tampil pada April 2025. Sayang, perjalanannya kandas di babak pertama saat melawan Riko Gunji.

    “Kembalinya Kak Gregoria (Mariska Tunjung) pastinya saya senang ada teman di turnamen dan menambah semangat di turnamen. Saya ingin terus terus berdekatan peringkatnya dengan dia,” ujar Putri.

    Di babak kedua nanti, Putri akan bersua dengan Tomoka Miyazaki. Unggulan keenam Jepang itu lolos ke babak kedua usai menghentikan Kirsty Gilmour dari Skotlandia.

    Indonesia total sudah mendapat enam tiket babak kedua. Sebelumnya, lima tiket pada hari pertama, Selasa, 15 Juli 2025, diamankan Alwi Farhan, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

  • Ganda Putri Tuan Rumah Juga Tak Bersisa

    Ganda Putri Tuan Rumah Juga Tak Bersisa

    JAKARTA – Harapan tuan rumah untuk melangkah jauh dalam Indonesia Open 2025 kini bertumpu pada sektor ganda putra, setelah wakil satu-satunya pada ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi juga tumbang dalam perempat final.

    Ganda putri peringkat 10 dunia itu menyerah kepada wakil Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee lewat pertarungan rubber game 21-18, 16-21, 7-21 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat.

    “Lawan terlihat sangat ingin menang. Mereka jauh lebih siap dengan serangan yang kami bangun,” kata Tiwi setelah pertandingan.

    Ana/Tiwi, sapaan akrab Febriana/Pratiwi mengawali laga dengan performa impresif dan mampu merebut gim pertama. Namun, mereka kesulitan mengimbangi perubahan pola permainan lawan yang tampil lebih agresif pada gim kedua dan ketiga.

    “Lawan mengubah pola dengan bermain mempercepat tempo permainan. Dari situasi itu, kami kurang bisa mengatasi tekanan tersebut,” ujar Ana.

    Hasil ini membuat Ana/Tiwi gagal melangkah lebih jauh dari perempat final sepanjang musim 2025. Sebelumnya mereka  terhenti dalam delapan besar pada Indonesia Masters, Thailand Open, dan Malaysia Masters.

    Meski demikian, mereka bertekad untuk bangkit, dengan berusaha membuat pencapaian lebih baik pada turnamen-turnamen selanjutnya, termasuk Japan Open yang akan bergulir pada 15–20 Juli.

    “Setelah ini kami akan fokus ke Japan Open. Persiapan akan kami maksimalkan, terutama dari sisi individu agar bisa tampil lebih konsisten,” kata Tiwi.

    Kekalahan Ana/Tiwi melengkapi hasil kurang memuaskan Indonesia dalam perempat final Indonesia Open 2025.

    Sebelumnya, tunggal putri Putri Kusuma Wardani kalah 19-21, 20-22 dari Akane Yamaguchi (Jepang), sementara ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dikalahkan pasangan Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue 11-21, 21-23.

    Dengan demikian, Indonesia hanya menyisakan dua wakil  ganda putra pada yang hari ini juga berjuang dalam delapan besar.

    Mereka adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang akan menghadapi Huang Di/Liu Yang (China) dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang akan melawan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

  • Fajar / Rian Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2025

    Fajar / Rian Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2025

    JAKARTA – Sorak-sorai penonton di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, menjadi dorongan penting bagi ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto untuk menembus semifinal turnamen BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2025.

    Fajar/Rian menyingkirkan pasangan muda asal China, Huang Di/Liu Yang, dalam pertandingan sengit dua gim langsung 21-19, 23-21 yang berlangsung selama 52 menit.

    “Dukungan dari penonton Istora luar biasa. Suaranya menggema dan membuat kami makin semangat, apalagi saat tertinggal pada gim kedua. Tentunya itu sangat membantu kami dan tentu itu juga berdampak pada lawan,” kata Fajar selepas pertandingan.

    Sejak awal laga, pertandingan berjalan ketat dengan reli dan adu drive yang memicu keriuhan di tribun Istora. Fajar/Rian membuka keunggulan pada gim pertama setelah memanfaatkan challenge atas pukulan lawan yang keluar.

    Mereka menjaga dominasi hingga interval 11-8, sebelum Huang/Liu menyamakan skor menjadi 19-19.

    Sorakan pendukung makin menggema saat Fajar/Rian berhasil mengunci gim pertama 21-19 melalui permainan net cepat dan pukulan presisi.

    “Memang pasangan muda itu bermain baik dan mereka menggebu-gebu. Kami terus berusaha untuk bisa tenang. Bersyukur pada hari ini bisa menang dan tanpa cedera,” ujar Rian.

    Mengawali gim kedua, pasangan Indonesia sempat tertinggal 0-2, namun kembali bangkit dan mencetak empat poin beruntun. Pertarungan terus berlangsung sengit, dengan pasangan China memimpin tipis 11-10 di interval.

    Tensi pertandingan meningkat ketika Fajar/Rian tertinggal 18-20. Namun di tengah tekanan, mereka mampu membalikkan keadaan menjadi 23-21. Pukulan terakhir Fajar yang gagal dikembalikan lawan langsung disambut sorakan penonton.

    “Kami sempat tertinggal dan tentunya kami tidak mau menyerah hingga akhirnya kami meraih kemenangan,” ujar Rian.

    Kemenangan ini menjaga asa tuan rumah meraih gelar di sektor ganda putra Indonesia Open 2025, setelah wakil Merah Putih sektor lainnya tumbang.

  • 5 Wakil Tuan Rumah Lolos ke Perempat Final

    5 Wakil Tuan Rumah Lolos ke Perempat Final

    JAKARTA – Indonesia menempatkan sebanyak lima wakil di babak perempat final Indonesia Open 2025 setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto ikut mendapat tiket.

    Fajar/Rian mengamankan tiket paling terakhir setelah menumbangkan Chen Bo Yang/Liu Yi dari China dengan skor 21-18 dan 21-12 di Istora Senayan, Jakarta, pada Kamis, 5 Juni 2025, malam WIB.

    Keberhasilan unggulan keenam itu membuat ganda putra Indonesia punya dua wakil di perempat final. Satu pasangan lainnya ialah Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.

    Tiga tiket lainnya diamankan oleh ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, tunggal putri Putri Kusuma Wardani, dan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi.

    Nomor tunggal putra Indonesia sudah tidak punya wakil lagi setelah Jonatan Christie dan Alwi Farhan sama-sama tersingkir di babak kedua. Mereka mengikuti jejak Chico Aura Dwi Wardoyo yang pulang awal di babak pertama.

    Wakil lain yang ikut tersingkir di babak kedua ialah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Siti Sarah Azzahra/Agnia Sri Rahayu.

    Babak perempat final ajang Super 1000 BWF ini akan berlangsung pada Jumat, 6 Juni 2025. Rangkaian pertandingan akan dimulai dari pukul 09.00 WIB.

    Putri Kusuma Wardani bakal bermain paling pertama. Dia turun di partai kedua Lapangan 1 melawan mantan nomor satu dunia dan unggulan ketiga milik Jepang, Akane Yamaguchi.

    Adnan/Indah menyusul di partai ketiga lapangan yang sama. Pasangan ini akan berhadapan dengan ganda campuran asal Perancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue.

    Febriana/Amallia bermain di partai keempat lapangan yang sama juga. Unggulan keenam ini akan bertemu tantangan berat melawan unggulan ketiga asal Korea Selatan, yakni Baek Ha-na/Lee So-he.

    Fajar/Rian juga tampil di Lapangan 1 partai kedelapan. Mantan nomor satu dunia dan unggulan keenam tersebut kembali bersua dengan wakil China, yakni pasangan Huang Di/Liu Yang.

    Adapun pasangan Sabar/Reza akan bermain di partai kesembilan Lapangan 2. Mereka bakal diuji oleh unggulan pertama asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

  • 7 Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final

    7 Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final

    JAKARTA – Indonesia berhasil menempatkan tujuh wakil di babak perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia atau Badminton Asia Championships (BAC) 2025.

    Turnamen yang berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, Ningbo, China, tersebut menyelesaikan rangkaian pertandingan babak kedua pada Kamis, 10 April 2025, malam WIB.

    Pada nomor tunggal putra, Jonatan Christie jadi satu-satunya wakil Indonesia yang bisa bertahan di turnamen. Tiket ke delapan besar sekaligus menjaga harapan dia untuk mempertahankan gelar.

    Jonatan menembus babak kedua BAC 2025 bersama juara dunia junior 2023 Alwi Farhan. Sayang, perjalanan pebulu tangkis berusia 19 tahun tersebut diadang oleh Kenta Nishimoto (Jepang).

    Kemudian di sektor tunggal putri, Indonesia sudah tidak punya harapan apa-apa lagi menyusul kekalahan Gregoria Mariska Tunjung dan rekannya Komang Ayu Cahya Dewi.

    Ganda putra jadi sektor dengan wakil terbanyak yang masih bertahan. Nomor ini masih punya tiga pasangan, yakni Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

    Harapan lainnya ada di pundak ganda putri. Nomor ini tinggal bergantung kepada pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi.

    Terakhir, sektor ganda campuran masih memiliki pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

    Babak perempat final akan berlangsung pada Jumat, 11 April 2025. Rangkaian pertandingan akan dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 09.00 WIB.

    Daftar 7 Wakil Indonesia di Perempat Final BAC 2025

    Tunggal Putra

    Jonatan Christie

    Ganda Putra

    Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin

    Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

    Ganda Putri

    Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi

    Ganda Campuran

    Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari

    Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu

  • Pebulu Tangkis Fajar Alfian Minta Maaf atas Komentarnya yang Tuai Reaksi Negatif: Jadi Pembelajaran

    Pebulu Tangkis Fajar Alfian Minta Maaf atas Komentarnya yang Tuai Reaksi Negatif: Jadi Pembelajaran

    TRIBUNJATENG.COM – Pebulu tangkis Fajar Alfian menyampaikan permohonan maaf atas jejak komentarnya di media sosial.

    Ganda putra Indonesia andalan Indonesia itu menunggah sebuah video klarifikasi melalui Instagram Story pada Minggu (23/3/2025)..

    Ia merasa perlu memberikan klarifikasi atas komentarnya yang beredar satu tahun lalu karena adanya reaksi negatif.

    “Saya Fajar Alfian ingin menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terkait komentar di salah satu video yang kembali beredar di media sosial baru-baru ini,” tutur Fajar Alfian dalam video itu.

    “Perlu saya sampaikan bahwa kejadian dalam video tersebut sekitar 1 tahun yang lalu. Namun, saya menyadari komentar tersebut menimbulkan reaksi negatif dan ketidaknyamanan bagi masyarakat,” kata partner Muhammad Rian Ardianto tersebut.

    Dalam tangkapan layar yang beredar luas di jagat sosial media, Fajar Alfian kedapatan pernah mengomentari orasi seorang wanita yang melakukan aksi demonstrasi di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Februari tahun lalu.

    Wanita itu menuduh KPU melakukan kecurangan.

    Fajar lalu menanggapi video tersebut dengan memberikan komentar “Ibu sehat?”

    Dalam komentar lanjutan, Fajar Alfian juga menyinggung perihal fisik dari ibu tersebut.

    Jejak komentar Fajar Alfian memicu kontroversi.

    Fajar pun kini dengan tulus menyampaikan permohonan maafnya.

    “Dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua masyarakat,” ujar pemain yang pernah duduk di ranking 1 dunia bersama Rian itu.

    “Saya menyadari sebagai atlet nasional saya punya tanggung jawab lebih untuk menjaga sikap, baik di dalam maupun di luar lapangan.”

    “Hal ini menjadi pembelajaran besar bagi saya, secara pribadi untuk menjadi pribadi yang lebih bijak, rendah hati, dan menghargai siapa pun.”

    Fajar pun menerima kritik dan saran dari berbagai pihak serta berjanji untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan berucap.

    Apalagi, ia merupakan atlet nasional yang semestinya menjadi panutan banyak orang.

    “Terima kasih atas masukan dan kritik yang membangun,” ujar Fajar Alfian.

    “Saya akan terus belajar, bertumbuh, dan berusaha menjaga amanah sebagai bagian dari atlet nasional, keluarga PBSI, dan bangsa Indonesia.”

    “Maka dari itu, saya sekali lagi mau meminta maaf yang sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat Indonesia. Wassalamualaikum waramatullahi wabarakatuh,” ucap Fajar. (Kompas.com)