Tag: Fajar Alfian

  • Sabar/Reza Gagal di Perempat Final

    Sabar/Reza Gagal di Perempat Final

    JAKARTA – Perjalanan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani di Malaysia Open 2026 tertahan di babak perempat final. Mereka kalah melawan unggulan kedua milik tuan rumah Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

    Sabar/Reza yang berstatus sebagai unggulan kedelapan dipastkan angkat koper usai merasa kekalahan dalam pertandingan yang berlangsung dua gim 19-21 dan 10-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Jumat, 9 Januari 2026.

    “Tetap mengucap syukur alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik tanpa cedera. Hari ini Aaron/Wooi Yik bermain jauh lebih baik daripada kami. Mereka sangat percaya diri dan sangat on fire,” kata Sabar.

    Ini merupakan kekalahan kedua Sabar/Reza melawan ganda putra terbaik Malaysia tersebut dalam sejarah enam bentrok mereka. Sebelumnya, satu kekalahan lain mereka derita di French Open tahun lalu.

    Adapun buat Aaron/Soh, kemenangan ini merupakan balas dendam atas Sabar/Reza setelah dalam pertemuan sebelumnya di final perorangan SEA Games 2025 mereka kalah sehingga gagal mendapat emas.

    “Atmosfer stadion sangat luar biasa, mendukung wakil tuan rumah, tetapi kami mencoba tidak terpengaruh. Walau belum berhasil mengambil kemenangan, kami sudah melakukan yang terbaik,” kata Sabar.

    Pekan depan, Sabar/Reza akan turun di ajang India Open 2026, yang merupakan turnamen berlevel Super 750 BWF.

    “Pada India Open minggu depan, semoga kami bisa dapat hasil yang lebih baik dan menampilkan yang lebih bagus walau dengan persiapan yang tidak semaksimal biasanya,” tutur Reza.

    Aaron/Soh selanjutnya akan berhadapan dengan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang mengamankan tiket semifinal berkat kemenangan atas mantan nomor satu dunia dari India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

    Fajar/Fikri ialah satu dari dua wakil Indonesia yang bisa mencapai semifinal Malaysia Open 2026. Satu tiket lainnya didapat oleh tunggal putra Jonatan Christie.

  • Jadwal 8 Wakil Indonesia pada Hari Kedua Malaysia Open 2026

    Jadwal 8 Wakil Indonesia pada Hari Kedua Malaysia Open 2026

    JAKARTA – Indonesia masih punya delapan wakil yang akan berjuang di babak pertama Malaysia Open 2026 setelah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang membuka perjuangan harus tersingkir paling awal.

    Pertandingan hari kedua di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Rabu, 7 Januari 2026, akan dimulai pada pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 08.00 WIB. Indonesia dipastikan sudah punya satu tiket babak kedua dari ajang berlevel Super 1000 BWF itu.

    Kepastian itu karena ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani saling berhadapan. Kedua pasangan ini akan membuka perjuangan wakil Indonesia pada hari kedua turnamen. Mereka turun pada partai keempat di Lapangan 3.

    Setelah itu, giliran ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang beraksi.

    Febriana/Meilysa bersua dengan Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela dari India, sementara Fajar/Fikri akan menghadapi pasangan China Taipei, yakni Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee.

    Pertandingan berikutnya menampilkan aksi dari ganda campuran Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata. Mereka bertemu dengan Julien Maio/Lea Palermo dari Perancis.

    Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie lalu turun setelahnya. Peraih medali emas Asian Games 2018 dan unggulan keempat tersebut berjumpa dengan Lee Chia Hao (China Taipei).

    Perjuangan wakil Indonesia lalu ditutup dengan penampilan Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani. Alwi akan mendapat ujian berat melawan unggulan ketujuh Alex Lanier (Perancis), sementara Putri bertemu dengan Manami Suizu (Jepang).

    Sementara itu, pada hari ini Indonesia telah kehilangan ganda campuran Jafar/Felisha. Pasangan itu tersingkir usai ditekuk oleh Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia).

    Jadwal Wakil Indonesia di Malaysia Open 2026

    Lapangan 1

    Match 5: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela (India)Match 10: Alwi Farhan vs Alex Lanier (Perancis)

    Lapangan 2

    Match 5: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee (China Taipei)

    Lapangan 3

    Match 4: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia)Match 8: Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata vs Julien Maio/Lea Palermo (Perancis)Match 9: Jonatan Christie vs Lee Chia Hao (China Taipei)Match 10: Putri Kusuma Wardani vs Manami Suizu (Jepang)

  • Jafar/Felisha Gagal Memutus Catatan Buruk

    Jafar/Felisha Gagal Memutus Catatan Buruk

    JAKARTA – Ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu gagal mematahkan catatan buruk mereka melawan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dari Malaysia ketika kembali bersua di babak pertama Malaysia Open 2026.

    Perjalanan Jafar/Felisha langsung kandas setelah menelan kekalahan dalam pertandingan dua gim langsung 12-21 dan 17-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Selasa, 6 Januari 2026.

    “Performa hari ini jauh banget dari harapan, jelek sekali. Kalau penyebabnya mungkin karena terlalu menggebu-gebu ingin menang terus, malah jadi berbalik tekanan ke diri sendiri, jadi tidak bisa maksimal,” ujar Felisha dalam keterangan.

    Kekalahan terbaru membuat catatan tidak pernah Jafar/Felisha atas Chen/Toh memanjang menjadi tujuh pertandingan. Sebelumnya, enam kekalahan yang mereka alami semuanya terjadi tahun lalu.

    Kekalahan itu dimulai dari Indonesia Master, Japan Open, Kejuaraan Dunia, China Masters, Australian Open, dan yang terakhir terjadi di babak penyisihan grup BWF World Tour Finals.

    “Kami belum pernah menang dari mereka, jadi tadi mau coba lagi pada tahun yang baru, tetapi tidak terkontrol mainnya. Jadi, jelek banget, tidak yakin dan banyak mati sendiri. Selain itu, Chen/Toh juga bermain sangat bagus hari ini,” kata Jafar.

    Kekalahan Jafar/Felisha membuat ganda campuran Indonesia tinggal berharap kepada Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, yang akan memulai perjalanan melawan Julien Maio/Lea Palermo (Perancis).

    Indonesia masih punya delapan wakil yang belum bermain. Selain Marwan/Aisyah, wakil-wakil yang belum bermain ialah tunggal putra Jonatan Christie dan Alwi Farhan serta tunggal putri Putri Kusuma Wardani.

    Lalu, ada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

  • Raymond/Joaquin Ukir Kemenangan di BWF Super 500

    Raymond/Joaquin Ukir Kemenangan di BWF Super 500

    Jakarta

    Pasangan bulu tangkis Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sukses merebut gelar juara Ganda Putra Australia Open 2025 pada debut mereka di turnamen BWF World Tour Super 500. Prestasi ini menjadi bukti kuat keberhasilan pembinaan atlet muda Indonesia yang didukung PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

    Pertandingan tersebut digelar di State Sports Centre, Sydney, Australia, pada 16-23 November 2025. Kemenangan ini sekaligus menegaskan kualitas Raymond/Joaquin yang mampu tampil matang sejak awal karier internasional mereka.

    Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo menegaskan kemenangan itu membuktikan pembinaan berjenjang dan regenerasi atlet PBSI mampu melahirkan talenta yang siap bersaing di level dunia sejak awal karier profesional.

    “Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan atlet-atlet masa depan Indonesia, termasuk Raymond dan Joaquin, yang menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan dukungan ekosistem pembinaan yang tepat mampu menjaga tradisi juara di level dunia,” kata Okki dalam keterangan tertulis, Senin (24/11/2025).

    BNI turut mendukung momen bersejarah pasangan Raymond/Joaquin yang pada debut perdana di BWF World Tour Super 500 langsung berhasil meraih gelar juara.

    Raymond Indra, pebulu tangkis asal Bandung berusia 21 tahun, bergabung ke pelatnas PBSI pada 2025. Ia dikenal sebagai pemain bertalenta dengan kontrol permainan stabil dan pertahanan rapat. Kariernya dimulai sejak sekolah dasar di klub lokal, sebelum menembus level nasional dan tampil di berbagai turnamen internasional.

    Sementara itu, Nikolaus Joaquin, lahir di Jakarta pada 14 September 2005 dan kini berusia 20 tahun. Ia mulai bermain bulu tangkis sejak usia enam tahun dengan menjadikan Fajar Alfian sebagai inspirasi. Pada 2025, Joaquin resmi bergabung ke pelatnas PBSI setelah sebelumnya berpasangan dengan sejumlah pemain, termasuk Muhammad Al Farizi dan Verrel Yustin Mulia.

    Sejak berpasangan, Raymond/Joaquin mencatat perkembangan impresif. Mereka sukses mempertahankan gelar juara BWF Indonesia Masters Super 100 tahun 2025 dan pekan lalu meraih posisi runner-up di Korea Masters 2025. Pasangan ini dikenal dengan pertahanan solid yang membuat lawan kesulitan menembus pola serangan mereka.

    Di final Australia Open 2025, Raymond/Joaquin tampil tangguh dan berhasil menundukkan pasangan Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dengan skor 22-20, 10-21, 21-18. Kemenangan mereka ditopang oleh konsistensi ritme, penguasaan tempo, serta respon cepat saat menghadapi tekanan.

    Kombinasi performa itu membuat Raymond/Joaquin dijuluki penerus Kevin Sanjaya/Marcus Gideon. Selain pernah dilatih Chafidz Yusuf, mereka juga dikenal dengan gaya permainan agresif khas ganda putra Indonesia kelas dunia.

    Okki menegaskan BNI berkomitmen mendukung pembinaan atlet muda lewat sinergi dengan PBSI, mencakup fasilitas, kompetisi, dan program jangka panjang. Ia menambahkan, Indonesia bukan hanya perlu menjaga tradisi juara, tetapi juga menyiapkan penerus di setiap generasi.

    “Kami ingin memastikan bahwa bibit unggul seperti Raymond dan Joaquin mendapatkan dukungan optimal agar mampu terus mengharumkan Merah Putih di berbagai turnamen dunia. Dukungan BNI bukan hanya untuk prestasi hari ini, tetapi untuk masa depan olahraga bulu tangkis Indonesia,” tambah Okki.

    BNI berharap dukungan terhadap pembinaan olahraga nasional dapat melahirkan lebih banyak atlet muda berkelas dunia, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai kekuatan utama bulu tangkis internasional.

    (ega/ega)

  • Australia Open 2025: Indonesia Kirim 15 Wakil

    Australia Open 2025: Indonesia Kirim 15 Wakil

    JAKARTA – Indonesia menurunkan sebanyak 15 wakil dalam ajang BWF Super 500 Australia Open 2025 yang akan berlangsung pekan ini.

    Australia Open 2025 akan digelar pada 18-23 November 2025 di Quaycentre, Sydney. Total hadiah yang disediakan sebesar 475 ribu dolar AS atau setara dengan Rp7,9 miliar.

    Indonesia awalnya mendaftarkan skuad lebih gemuk di turnamen ini, tetapi kemudian memutuskan untuk menariknya. Salah satunya ialah Anthony Sinisuka Ginting yang harus menemani istri melahirkan.

    Selain itu, Mohammad Zaki Ubaidillah juga ikut ditarik dari turnamen. Tidak menyertakan kedua nama itu membuat tunggal putra Indonesia tersisa Jonatan Christie, Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan, dan Yohanes Saut Marcellyno.

    Di sektor tunggal putri, dua nama yang dikirim ialah Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani. Gregoria datang ke sini setelah menjadi runner-up di Kumamoto Masters Jepang 2025 pekan kemarin.

    Selanjutnya di ganda putra, ada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

    Ajang ini penting untuk Fajar/Fikri yang masih mengejar tiket untuk tampil dalam BWF Tour Finals bulan depan.

    Lalu ganda putri mengirim sebanyak empat pasangan, yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi, dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

    Terakhir ganda campuran mengutus pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

    Daftar Wakil Indonesia di Australia Open 2025

    Tunggal Putra

    Jonatan ChristieChico Aura Dwi WardoyoAlwi FarhanYohanes Saut Marcellyno

    Tunggal Putri

    Gregoria Mariska TunjungPutri Kusuma Wardani

    Ganda Putra

    Fajar Alfian/Muhammad Shohibul FikriSabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi IsfahaniRaymond Indra/Nikolaus Joaquin

    Ganda Putri

    Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias PuspitasariApriyani Rahayu/Siti Fadia Silva RamadhantiLanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya PratiwiRachel Allessya Rose/Febi Setianingrum

    Ganda Campuran

    Adnan Maulana/Indah Cahya Sari JamilJafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu

  • Hylo Open 2025: Indonesia Kirim 9 Wakil

    Hylo Open 2025: Indonesia Kirim 9 Wakil

    JAKARTA – Indonesia hanya menurunkan sembilan wakil di ajang Hylo Open 2025. Ganda putri jadi satu-satunya sektor yang tidak menurunkan wakil.

    Turnamen berlevel Super 500 BWF tersebut akan berlangsung pada 28 Oktober 2025 sampai dengan 2 November 2025 di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman.

    Dari sektor tunggal putri dan putra, masing-masing punya satu wakil. Di tunggal putri ada Putri Kusuma Wardani dan di tunggal putra ada Jonatan Christie.

    Putri bakal turun dengan status sebagai unggulan pertama. Pebulu tangkis yang saat ini menduduki peringkat ketujuh dunia itu mendapat lawan dari babak kualifikasi.

    Sementara itu, Jonatan mendapat status sebagai unggulan kedua. Dia akan memulai perjuangan dengan melawan Tharun Mannepalli dari India.

    Kemudian di ganda putra turun dengan wakil terbanyak. Nomor ini total mengirim empat wakil, salah satunya Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang merupakan runner-up French Open 2025 pekan kemarin.

    Adapun tiga pasangan lainnya ialah Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.

    Terakhir, ganda campuran menurunkan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.

    Daftar Wakil Indonesia di Hylo Open 2025

    Tunggal Putra

    Tunggal Putri

    Ganda Putra

    Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi IsfahaniFajar Alfian/Muhammad Shohibul FikriLeo Rolly Carnando/Bagas MaulanaMuhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat

    Ganda Campuran

    Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta NathanielAmri Syahnawi/Nita Violina MarwahAdnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil

  • 3 Wakil Indonesia di Babak Perempat Final

    3 Wakil Indonesia di Babak Perempat Final

    JAKARTA – Mayoritas wakil Indonesia yang lolos ke babak kedua French Open 2025 gagal melanjutkan langkah ke perempat final, menyisakan tiga saja yang bertahan.

    Rangkaian pertandingan babak kedua ajang berlevel Super 750 BWF tersebut rampung digelar pada Kamis, 23 Oktober 2025, malam WIB. Tujuh wakil Indonesia angkat koper dari total 10 yang menembus babak kedua.

    Satu dari tiga tiket yang diamankan Indonesia menjadi milik Alwi Farhan. Juara dunia junior 2023 itu memperpanjang perjalanannya di turnamen dengan menghentikan Nhat Nguyen (Irlandia).

    Pada babak perempat final, Alwi akan mendapat ujian berat bertemu andalan Thailand, Kunlavut Vitidsarn, yang berstatus sebagai unggulan ketiga di Glaz Arena, Perancis.

    Di atas kertas, Kunlavut pasti lebih diunggulkan karena dalam dua bentrok kompetitif mereka sebelumnya pada tahun ini ia selalu menang, berturut-turut terjadi di China Open dan Kejuaraan Dunia.

    Dua tiket lainnya menjadi milik ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.

    Fajar/Rian lolos usai mengalahkan pasangan Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard dari Denmark, sementara Sabar/Reza menang versus kompatriot mereka Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.

    Pada perempat final, keduanya sama-sama melawan wakil Malaysia. Fajar/Rian bersua Junaidi Arif/Roy King Yap, sementara Sabar/Reza akan bertemu unggulan kedua Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

    Pertandingan babak perempat final French Open 2025 akan berlangsung pada Jumat, 24 Oktober 2025. Rangkaian laga akan dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 15.00 WIB.

  • Jadwal dan Live Streaming 2 Ganda Putra Indonesia Lawan Malaysia di French Open 2025

    Jadwal dan Live Streaming 2 Ganda Putra Indonesia Lawan Malaysia di French Open 2025

    Prancis (beritajatim.com) – Sektor ganda putra Indonesia kembali menunjukkan taringnya di ajang French Open 2025 Super 750 yang digelar di Glaz Arena, Chemin du Bois de la Justice, Prancis.

    Dua pasangan Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil memastikan tempat di babak perempat final setelah tampil solid.

    Pasangan Sabar/Reza sukses menumbangkan rekan senegara Rian Ardianto/Rahmat Hidayat dalam pertarungan dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-13. Kemenangan tersebut menjadi bukti konsistensi permainan mereka sepanjang turnamen.

    Dengan hasil ini, Sabar/Reza akan menghadapi ujian berat di babak 8 besar. Mereka akan berhadapan dengan unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang sebelumnya berhasil menyingkirkan pasangan senegara mereka, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, dengan skor 21-10 dan 24-22.

    Sabar mengaku tetap optimistis menghadapi laga selanjutnya meski lawan yang dihadapi merupakan salah satu pasangan terbaik dunia.

    Sementara itu, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang menjadi unggulan ketujuh turnamen, juga melangkah mantap ke babak delapan besar. Mereka mengalahkan duet Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard, dua gim langsung dengan skor 21-14 dan 21-16.

    Di babak berikutnya, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan pasangan Malaysia lainnya, Junaidi Arif/Roy King Yap. Pertarungan ini diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua pasangan tengah dalam performa terbaik.

    Dengan dua wakil di perempat final, peluang Indonesia untuk merebut gelar juara di sektor ganda putra French Open 2025 masih terbuka lebar. Dukungan publik Tanah Air diharapkan dapat menambah motivasi para pemain untuk melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi ini.

    Link LIVE STREAMING

  • Denmark Open 2025: Jonatan Juara, Fajar/Fikri Runner-up

    Denmark Open 2025: Jonatan Juara, Fajar/Fikri Runner-up

    JAKARTA – Jonatan Christie keluar sebagai juara Denmark Open 2025 setelah di babak final ia mengalahkan Shi Yuqi, pebulu tangkis tunggal putra yang menempati nomor satu dunia saat ini.

    Gelar juara sukses dibawa pulang oleh unggulan keenam itu setelah dia bangkit dari kecolongan gim pertama untuk mengalahkan wakil China dengan skor 13-21, 21-15, dan 21-15 pada Minggu, 19 Oktober 2025, malam WIB.

    “Melawan Shi Yuqi selalu tidak mudah karena dia pemain yang sangat matang, tetapi saya melakukan semaksimal yang saya bisa,” ujar Jonatan setelah kemenangan.

    Secara keseluruhan, ini adalah kemenangan ke-10 Jonatan dari total 17 bentrok dengan Shi Yuqi. Selain itu, ini juga merupakan bentrok pertama mereka dalam kalender tahun ini.

    Hasil di Denmark Open 2025 memberi gelar kedua beruntun bagi Jonatan sekaligus kedua dalam tahun ini. Sebelumnya dia juga berhasil naik podium tertinggi di Super 500 BWF Korea Open pada akhir September 2025.

    “Gelar juara Denmark pastinya bukan hanya sekedar juara, tetapi ini adalah hasil dari proses beberapa bulan belakangan ini yang tidak mudah buat saya.”

    “Ada beberapa problem di badan saya, yang pelan-pelan saya harus kembalikan kondisinya dulu, kembalikan sakit-sakitnya dulu, dan sampai akhirnya hasilnya bisa mengikuti di dua pertandingan belakang ini,” kata Jonatan.

    Adapun Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri gagal mengamankan gelar akibat kalah melawan juara dunia asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, 18-21, 21-15, dan 19-21.

    Dari turnamen ini, Korea Selatan sukses membawa pulang dua gelar mengungguli negara lain. Kedua gelar itu didapat ganda putri Baek Ha-na/Lee So-hee dan tunggal putri An Se-young.

    Baek/Lee mendapat gelar berkat kemenangan atas kompatriot mereka Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong dan An Se-young, yang berstatus unggulan pertama, memendam harapan unggulan kedua asal China, Wang Zhi Yi.

    Satu gelar lainnya dari ganda campuran dikantongi oleh pasangan asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, yang menghentikan rekan satu negara mereka Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.

  • Denmark Open 2025: Fajar/Fikri Susul Jejak Jonatan

    Denmark Open 2025: Fajar/Fikri Susul Jejak Jonatan

    JAKARTA – Ganda putra Fajar Alfian/ Muhammad Shohibul Fikri menembus babak semifinal Denmark Open 2025, menyusul jejak tunggal putra Jonatan Christie.

    Unggulan ketujuh tersebut bertahan di turnamen setelah menang dua gim mudah 21-8 dan 21-15 melawan ganda putra Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, di Jyske Bank Arena pada Jumat, 17 Oktober 2025.

    “Senang bisa masuk lagi ke semifinal, konsisten lolos ke babak-babak akhir. Ini jadi motivasi kami untuk lebih baik lagi. Semoga kami bisa menunjukkan kembali permainan yang baik (di semifinal),” ujar Fajar.

    Ini merupakan babak semifinal keempat Fajar/Fikri dalam lima turnamen yang mereka mainkan sebagai pasangan sejak Jepang Open pada Juli 2025.

    Dalam tiga semifinal sebelumnya, mereka dua kali berhasil menembus babak final, yang masing-masing menghasilkan satu gelar di China Open dan satu runner-up di Korea Open 2025.

    Fajar/Fikri selanjutkan akan bertemu dengan unggulan kelima asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, yang lolos usai menekuk Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn/Tan Wee Kiong (Malaysia).

    “Besok (Sabtu, 18 Oktober 2025) akan menghadapi Liang/Wang, kami tidak boleh jumawa karena sedang unggul rekor pertemuan 2-0. Sebaliknya, kami harus waspada, tetap fokus di lapangan dan jangan berpikir terlalu jauh,” kata Fikri.

    Dua kemenangan Fajar/Fikri sebelumnya atas pasangan peringkat empat dunia itu terjadi di semifinal China Open dan babak 16 besar China Masters 2025.

    Fajar/Fikri dan Jonatan merupakan dua wakil Indonesia yang tersisa di turnamen ini. Satu pasangan lainnya yang gagal keempat besar ialah Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.

    Rian/Rahmat harus angkat koper setelah menelan kekalahan melawan mantan nomor satu dunia asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dalam laga sengit tiga gim 15-21, 21-18, dan 16-21.