Tag: Fadli Zon

  • Fadli Zon Upayakan Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah

    Fadli Zon Upayakan Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah

    ERA.id – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengupayakan pencak silat masuk ke kurikulum sekolah.

    “Ke depannya kita akan mengupayakan bagaimana pencak silat kembali menjadi bagian tradisi budaya dan olahraga bagi generasi muda dengan masuk kurikulum sekolah, baik pendidikan formal dan informal,” katanya pada acara Kaul Penetapan Tradisi Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Padepokan Pencak Silat Pakubumi, Bogor, Kamis (12/12/2024), dikutip dari Antara.

    Dia menyampaikan bahwa pencak silat merupakan produk budaya yang menunjukkan tradisi pembangunan karakter, yang mencakup olah fisik serta penanaman nilai kejujuran, saling pengertian, dan kerendahan hati.

    Selain berupaya memasukkan pencak silat ke kurikulum, politikus Partai Gerindra itu mendorong pemanfaatan teknologi dan media digital untuk memperkenalkan pencak silat sebagai warisan budaya.

    Dia juga mengemukakan perlunya kerja sama antar sektor baik di dalam maupun luar negeri untuk mempromosikan pencak silat kepada masyarakat dunia.

    “Selain itu, tentunya pemanfaatan media seperti film, yang turut mengenalkan silat dan pesilat-pesilat Indonesia ke dunia. Ke depannya saya rasa perlu ada lagi film-film yang mengenalkan pencak silat,” katanya.

    Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menetapkan tradisi pencak silat sebagai warisan budaya takbenda dunia pada 12 Desember 2019.

    Sejak mendapat pengakuan dari UNESCO, para tokoh, sesepuh, guru-guru silat, perguruan silat, serta organisasi pencak silat di Indonesia dan dunia berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian tradisi pencak silat.

    “Dengan kebanggaan pula, saya bisa melaporkan pada UNESCO bahwa tradisi pencak silat tetap dan akan selalu lestari dan berkembang dengan peran serta hadirin insan pencak silat di hadapan saya ini,” kata Fadli.

    Ia menyampaikan bahwa pemerintah juga mendukung upaya untuk melestarikan dan mempromosikan pencak silat ke berbagai negara.

  • Menteri Kebudayaan Sebut Pentingnya Peran Para Maestro Demi Kesinambungan Budaya.

    Menteri Kebudayaan Sebut Pentingnya Peran Para Maestro Demi Kesinambungan Budaya.

    Jakarta: Kementerian Kebudayaan bekerja sama dengan Yayasan Bali Purnati dan didukung oleh Yayasan Taut Seni dan Bumi Purnati Indonesia, kembali menggelar acara Panggung Maestro yang ke-7.

    Kegiatan ini diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia pada 10-11 Desember 2024 dengan
    mempersembahkan berbagai pertunjukan maestro dari tiga daerah, yaitu Yogyakarta, Betawi, dan Kepulauan Riau.

    Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan penghormatan dan rasa terima kasih yang mendalam kepada para maestro seni tradisional serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

    Menteri Kebudayaan menegaskan pentingnya peran maestro seni dalam melestarikan dan mengembangkan seni tradisi sebagai aset bangsa. “Maestro kita ini adalah aset-aset nasional (national treasure),” ujar Menteri Fadli.

    Panggung Maestro adalah sebuah inisiatif untuk mengapresiasi dan juga sebagai bentuk terima kasih kepada para maestro yang telah berdedikasi untuk seni tradisi Indonesia. Dalam
    Panggung Maestro ke-7 ini menampilkan beberapa maestro dan kesenian, di antaranya dari
    Yogyakarta, Sumandiyo Hadi (75 tahun) Tari Beksan Bugis dan Theresia Suharti (77 tahun) Tari Golek Lambangsari.

    Dari Betawi yaitu Kartini Kisam (63 tahun) Tari Topeng Tunggal dan Fatimah (75 tahun) Gambang Kromong. Sementara itu dari Kepulauan Riau yaitu Normah (68 tahun) Makyong.

    Melalui kegiatan ini, Menteri Kebudayaan menyoroti pentingnya keberlanjutan dalam seni
    budaya.

    “Kehadiran para maestro dapat membina talenta-talenta muda, sehingga akan terjadi kesinambungan. Sehingga tari kita tetap lestari dan mendapatkan apresiasi di tingkat nasional bahkan di panggung-panggung dunia,” ungkap Fadli.

    Lebih lanjut, Fadli menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mempromosikan seni tradisi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi audio-visual dan narasi edukatif dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap seni tradisi.

    “Ekspresi-ekspresi budaya, dengan memanfaatkan teknologi audio-visual ditambah dengan
    narasi dan edukasi tentang latar belakang dari seni itu, saya kira itu akan lebih menarik perhatian. Bahkan, dengan kreasi-kreasi, inovasi baru, dan sentuhan teknologi, dapat membuat tari-tarian tradisional tetap melihat pakem, tetapi juga menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” ujar Fadli. 

    Di akhir sambutannya, Menteri Kebudayaan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam melestarikan dan memajukan budaya Indonesia. Ia juga berharap generasi muda Indonesia semakin mencintai dan menghayati budaya bangsa.

    “Yang paling penting juga bagaimana membuat generasi muda Indonesia, generasi penerus kita
    kerasukan budaya Indonesia. Itu yang saya kira sangat penting,” pungkasnya.

    Panggung Maestro ke-7 tidak hanya menghadirkan tarian, tetapi juga menghadirkan jiwa dan
    pengalaman yang mendalam dari para maestro yang sudah berusia lanjut. Memberikan kita pelajaran tentang ketekunan, cinta pada seni, dan pentingnya melestarikan warisan budaya.
    Mereka menunjukkan bahwa seni bukan hanya sebuah pertunjukan, tetapi sebuah bentuk
    pengabdian seumur hidup. 

    Jakarta: Kementerian Kebudayaan bekerja sama dengan Yayasan Bali Purnati dan didukung oleh Yayasan Taut Seni dan Bumi Purnati Indonesia, kembali menggelar acara Panggung Maestro yang ke-7.
     
    Kegiatan ini diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia pada 10-11 Desember 2024 dengan
    mempersembahkan berbagai pertunjukan maestro dari tiga daerah, yaitu Yogyakarta, Betawi, dan Kepulauan Riau.
     
    Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan penghormatan dan rasa terima kasih yang mendalam kepada para maestro seni tradisional serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.
    Menteri Kebudayaan menegaskan pentingnya peran maestro seni dalam melestarikan dan mengembangkan seni tradisi sebagai aset bangsa. “Maestro kita ini adalah aset-aset nasional (national treasure),” ujar Menteri Fadli.
     
    Panggung Maestro adalah sebuah inisiatif untuk mengapresiasi dan juga sebagai bentuk terima kasih kepada para maestro yang telah berdedikasi untuk seni tradisi Indonesia. Dalam
    Panggung Maestro ke-7 ini menampilkan beberapa maestro dan kesenian, di antaranya dari
    Yogyakarta, Sumandiyo Hadi (75 tahun) Tari Beksan Bugis dan Theresia Suharti (77 tahun) Tari Golek Lambangsari.
     
    Dari Betawi yaitu Kartini Kisam (63 tahun) Tari Topeng Tunggal dan Fatimah (75 tahun) Gambang Kromong. Sementara itu dari Kepulauan Riau yaitu Normah (68 tahun) Makyong.
     
    Melalui kegiatan ini, Menteri Kebudayaan menyoroti pentingnya keberlanjutan dalam seni
    budaya.
     
    “Kehadiran para maestro dapat membina talenta-talenta muda, sehingga akan terjadi kesinambungan. Sehingga tari kita tetap lestari dan mendapatkan apresiasi di tingkat nasional bahkan di panggung-panggung dunia,” ungkap Fadli.
     
    Lebih lanjut, Fadli menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mempromosikan seni tradisi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi audio-visual dan narasi edukatif dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap seni tradisi.
     
    “Ekspresi-ekspresi budaya, dengan memanfaatkan teknologi audio-visual ditambah dengan
    narasi dan edukasi tentang latar belakang dari seni itu, saya kira itu akan lebih menarik perhatian. Bahkan, dengan kreasi-kreasi, inovasi baru, dan sentuhan teknologi, dapat membuat tari-tarian tradisional tetap melihat pakem, tetapi juga menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” ujar Fadli. 
     
    Di akhir sambutannya, Menteri Kebudayaan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam melestarikan dan memajukan budaya Indonesia. Ia juga berharap generasi muda Indonesia semakin mencintai dan menghayati budaya bangsa.
     
    “Yang paling penting juga bagaimana membuat generasi muda Indonesia, generasi penerus kita
    kerasukan budaya Indonesia. Itu yang saya kira sangat penting,” pungkasnya.
     
    Panggung Maestro ke-7 tidak hanya menghadirkan tarian, tetapi juga menghadirkan jiwa dan
    pengalaman yang mendalam dari para maestro yang sudah berusia lanjut. Memberikan kita pelajaran tentang ketekunan, cinta pada seni, dan pentingnya melestarikan warisan budaya.
    Mereka menunjukkan bahwa seni bukan hanya sebuah pertunjukan, tetapi sebuah bentuk
    pengabdian seumur hidup. 
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (WHS)

  • Dubes Kamala Shirin rayakan 75 Tahun Kemitraan AS-RI

    Dubes Kamala Shirin rayakan 75 Tahun Kemitraan AS-RI

    Duber AS Kamala S Lakhdhir dan Menlu RI Sugiono. Foto Istimewa

    Dubes Kamala Shirin rayakan 75 Tahun Kemitraan AS-RI
    Dalam Negeri   
    Editor: Nandang Karyadi   
    Rabu, 11 Desember 2024 – 14:16 WIB

    Elshinta.com – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Kamala Shirin Lakhdhir menggelar gala orkestra di Aula Simfonia di Jakarta sebagai bagian dari perayaan 75 tahun hubungan bilateral AS-Indonesia, 7 Desember 2024.  Acara bertajuk “U.S.-Indonesia Gala 75” ini menampilkan musisi ternama dari kedua negara, termasuk Grup Selo asal AS Empire Wild.

    Tampil pula pianis peraih nominasi Grammy Awards Joey Alexander, yang memainkan “Bengawan Solo” sebagai salah satu lagu pilihan. Penampilan tersebut mencerminkan semangat kolaborasi budaya dan persahabatan yang telah terjalin selama tujuh dekade.

    Dalam sambutannya, Dubes Kamala menegaskan meskipun Amerika Serikat dan Indonesia menghadapi berbagai tantangan global, hubungan personal yang kuat antara rakyat kedua negara tetap menjadi fondasi kokoh dalam kemitraan strategis ini.

    Kegiatan ini dihadiri oleh tamu penting, termasuk beberapa Menteri Kabinet, seperti Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

    Dubes Kamala juga menyoroti kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Gedung Putih dan pertemuannya dengan Presiden Joe Biden sebagai momen penting yang memperkuat hubungan bilateral. Melalui konser orkestra ini, Kedutaan Besar AS ingin menggambarkan bahwa musik, sebagai bahasa universal, mampu mempererat koneksi emosional dan memperdalam pemahaman lintas budaya. Acara ini tidak hanya merayakan sejarah panjang hubungan kedua negara, tetapi juga menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat persahabatan yang lebih inklusif dan harmonis di masa depan.

    Penulis: Vivi Trinavia/Ter

    Sumber : Radio Elshinta

  • Giring Ajak Para Investor Lebih Banyak Buka Bioskop di Kabupaten

    Giring Ajak Para Investor Lebih Banyak Buka Bioskop di Kabupaten

    ERA.id – Pemerintah mengajak para investor membuka lebih banyak gedung-gedung bioskop di daerah pedesaan maupun kabupaten.

    “Kita mendorong semua investor untuk lebih yakin membuka bioskop-bioskop di kabupaten, di kota, yang belum ada bioskopnya,” ujar Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha di Kemenko PMK, Jakarta, Senin (9/12/2024), dikutip dari Antara.

    Giring mengatakan film-film Indonesia mulai mendominasi layar kaca. Selain itu, sekitar 60 persen dari total penonton adalah mereka yang menyaksikan film-film lokal.

    Ia yakin pada akhir tahun ini jumlah penonton film-film Indonesia bisa mencapai 75 juta dari total keseluruhan penonton, baik dari layar lebar maupun online.

    Dari berbagai sumber yang dikumpulkan, jumlah penonton film Indonesia tahun 2024 merupakan yang tertinggi sejak 98 tahun silam, dengan total 68,95 juta penonton per 3 November 2024.

    Berkaca pada potensi yang besar itu, Kementerian Kebudayaan mengajak investor untuk semakin memperluas pasarnya di daerah-daerah yang belum punya bioskop.

    “Itu tertinggi sepanjang sejarah negara Indonesia ini, makanya kita mendorong investor-investor untuk buka bioskop-bioskop,” kata Giring.

    Giring juga menyatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan industri bioskop besar. Mereka, kata Giring, telah memberikan lampu hijau.

    “Mudah-mudahan nanti akan banyak lagi (bioskop),” kata dia.

    Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan pihaknya akan mendukung segala sesuatu yang berkaitan dengan pemajuan kebudayaan.

    “Jadi, di Kemenko PMK adalah mengkoordinasikan kalau itu terkait dengan misalnya dukungan dari pemerintah daerah kita akan komunikasi dengan Kemendagri, termasuk dukungan infrastruktur dan keuangan,” kata dia.

    Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung perkembangan ekosistem perfilman Indonesia agar mampu bersaing di kancah internasional.

    Menurut dia, film Indonesia kini telah menjadi “tuan di negeri sendiri”, dan diterima luas oleh masyarakat, serta memiliki potensi besar untuk mendunia.

    “Kementerian Kebudayaan mendorong ekosistem perfilman berkembang sesuai harapan insan perfilman. Dukungan berupa anggaran, seperti film fund, sangat dibutuhkan, terutama untuk film-film bertema kebangsaan, anak-anak, atau karya seni yang memerlukan afirmasi,” ujarnya.

  • Gelar Ratas dengan Kementerian di Bawah PMK, Presiden Prabowo Bahas Quick Wins hingga Antisipasi Bencana

    Gelar Ratas dengan Kementerian di Bawah PMK, Presiden Prabowo Bahas Quick Wins hingga Antisipasi Bencana

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama para menteri di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Rapat yang berlangsung pukul 14.30 WIB ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari pelaksanaan program hingga antisipasi bencana.

    “Tadi, rapat Bapak Presiden dengan menteri-menteri di bawah koordinasi Menko PMK membahas dua hal utama, yakni laporan pelaksanaan program kementerian dan rencana tindak lanjutnya,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, usai ratas di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/12/2024) sore.

    Kemenko PMK membawahi beberapa kementerian, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam ratas, Presiden juga memberikan arahan penting terkait program prioritas dan kolaborasi lintas kementerian.

    “Bapak Presiden memberikan arahan untuk quick wins yang menjadi prioritas beliau, serta menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antar kementerian,” jelas Abdul Mu’ti.

    Selain program kerja, ratas juga membahas persiapan menghadapi Libur Natal dan Tahun Baru, termasuk potensi bencana akibat curah hujan tinggi.

    “Dibahas pula antisipasi bencana yang mungkin terjadi karena musim hujan, serta langkah yang akan diambil oleh kementerian terkait dalam waktu dekat,” tambahnya.

    Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, ratas ini dihadiri oleh Menko PMK Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

  • Menteri Kebudayaan RI Ungkap Cara Jaga Warisan Budaya

    Menteri Kebudayaan RI Ungkap Cara Jaga Warisan Budaya

    Mojokerto (beritajatim.com) – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menyebut untuk menjaga warisan budaya bisa dilakukan melalui narasi, literasi dan edukasi. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Candi Brahu di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (8/12/2024).

    “Kita harus membuat satu narasi, literasi dan edukasi. Banyak generasi muda kita, generasi milineal, gen Z itu sebenarnya punya potensi untuk mengapresiasi tapi kadang-kadang informasinya terbatas. Di sinilah tugas semua pihak termasuk Kementerian Kebudayaan untuk mensosialisasikan warisan budaya kita,” ungkapnya.

    Dengan adanya literasi tentang pentingnya menjaga warisan dan mengenal budaya nenek moyang, menurutnya merupakan bagian dari upaya karakter bulding. Selain itu, lanjutnya, harus menarik. Seperti di Candi Brahu, harus hidup, dinamis dan ada keterangan-keterangan yang lengkap dari hasil kajian serta riset.

    “Juga menggunakan teknologi informasi komunikasi digital, termasuk informasi-informasi yang dihimpun dari koleksi-koleksi artefak dengan melihat audio video agar orang dari berbagai daerah tertarik datang ke sini. Dengan mengenal, kita bisa mengapresiasi dan orang akan menghargai budaya kita,” katanya.

    Menurutnya hal tersebut menjadi benteng pertahanan budaya. Yakni bagaimana membuat orang Indonesia terutama generasi muda kerasukan budaya Indonesia bukan budaya orang lain yakni melalui narasi, literasi dan edukasi untuk mengenal dan menjaga warisan budaya. [tin/but]

  • Fadli Zon: Kawasan Trowulan Layak Menjadi World Heritage 

    Fadli Zon: Kawasan Trowulan Layak Menjadi World Heritage 

    Mojokerto (beritajatim.com) – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menegaskan jika Kawasan Trowulan merupakan kawasan strategis di bidang kebudayaan sehingga layak menjadi world heritage. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Candi Brahu di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (8/12/2024).

    “Kawasan Trowulan ini merupakan kawasan strategis di bidang kebudayaan karena di sini merupakan satu wilayah yang dulunya kerajaan besar yakni Kerajaan Majapahit. Banyak sekali peninggalan-peninggalan, prasasti-prasasti, arca-arca, patung-patung yang sudah ditemukan sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu,” ungkapnya.

    Peninggalan berupa candi, arca, artefak, prasasti dan patung merupakan peninggalan era Kerajaan Majapahit dan sebelumnya. Sehingga hal tersebut adalah satu haritage, pusaka yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Sesuai amanat Undang-undang Pemajuan Kebudayaan harus dilestarikan, dikembangkan, dimanfaatkan dan dibina.

    “Kita berharap Kawasan Trowulan nanti bisa menjadi world heritage atau warisan budaya dunia, pusaka dunia. Tentu harus melalui satu proses yang panjang tetapi di kawasan ini masih berlangsung riset, penelitian, ekskavasi termasuk kita datang ke Candi Brahu di Desa Bejijong kawasan Kampung Majapahit ini,” katanya.

    Candi Brahu merupakan candi tertua di kawasan Trowulan dengan konstruksi bata yang diperkirakan dibangun di abad ke 10 atau tahun 939 masehi. Hal tersebut diketahui dari prasasti yang ditemukan kajiannya yang merupakan era Mpu Sendok. Candi Brahu tersebut akan dilakukan revitalisasi dan akan ada pembebasan lahan di sekitar.

    “Candi Brahu sudah mengalami dua kali renovasi tahun 1920-an dan 1990-1993 dan juga akan ada pembebasan lahan di sekitar candi. Sekarang masih terbatas sekitar 1 hektar, kedepan saya kira selain kita bisa melestarikan kita juga bisa memanfaatkan untuk kawasan seni budaya, kuliner, pariwisata dan lain-lain,” harapnya.

    Selain mengunjungi Candi Brahu, politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini juga mengunjungi Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI dan Pusat Informasi Majapahit (PIM) di Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Fadli Zon juga dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Sidoarjo dan Surabaya. [tin/but]

  • Fadli Zon: Ayo Dukung Film Women from Rote Island di Oscar 2023 – Halaman all

    Fadli Zon: Ayo Dukung Film Women from Rote Island di Oscar 2023 – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Menteri Kebudayaan Fadli Zon baru-baru ini menghadiri dan membuka kegiatan prescreening film Women from Rote Island, yang disutradarai oleh Jeremias Nyangoen.

    Film ini terpilih untuk mewakili Indonesia di Academy Awards ke-97 dalam kategori Best International Feature Film.

    Kehadiran Menteri Fadli Zon dalam acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Ketua Komisi VII DPR RI, dan anggota DPR Komisi X, termasuk Melly Goeslow.

    Dalam pidatonya, Menteri Fadli Zon menegaskan bahwa terpilihnya Women from Rote Island sebagai salah satu dari 85 film terbaik pada tahap awal nominasi Oscar adalah momen bersejarah bagi perfilman Indonesia.

    “Ini adalah pengakuan dunia terhadap kualitas dan potensi karya sineas Indonesia,” ungkap Fadli Zon.

    Fadli Zon menghadiri dan membuka kegiatan prescreening film Women from Rote Island

    Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa pencapaian ini bukan hanya kebanggaan bagi tim film, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan kolektif perfilman nasional.

    “Film ini menjadi cerminan semangat inovasi dan dedikasi para sineas Indonesia,” tambahnya.

    Karya ini berhasil menghadirkan cerita yang menggambarkan budaya Indonesia sekaligus menyuarakan nilai-nilai universal.

    Film Women from Rote Island mengangkat tema perjuangan perempuan-perempuan tangguh dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, dalam menjaga tradisi, identitas, dan kearifan lokal mereka di tengah tantangan modernitas.

    Fadli Zon menekankan pentingnya film ini dalam menggambarkan keindahan tradisi Pulau Rote.

    Tradisi dari Pulau Rote tersebut contohnya seperti tenun ikat dan musik sasando, yang dibalut dengan nilai-nilai seperti solidaritas, keberagaman, dan musyawarah mufakat.

    Komitmen Pemerintah Terhadap Karya Anak Bangsa

    Fadli Zon menghadiri dan membuka kegiatan prescreening film Women from Rote Island

    Menteri Kebudayaan menegaskan bahwa pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan bagi karya-karya terbaik anak bangsa.

    Ini bertujuan untuk mengharumkan nama Indonesia dan memperkenalkan kekayaan budaya nusantara di panggung dunia.

    “Komitmen Kementerian Kebudayaan dalam memajukan kebudayaan Indonesia salah satunya adalah melalui dukungan terhadap film-film karya sineas Indonesia,” kata Fadli Zon.

    Ia juga memberikan apresiasi tertinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembuatan film ini.

    Menteri Fadli Zon mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung perjalanan film Women from Rote Island menuju Piala Oscar.

    “Mari kita tunjukkan kebanggaan dan solidaritas kita dengan memberikan dukungan penuh kepada karya ini,” katanya, sambil mengajak untuk menggunakan hashtag #IndonesiaGoesToOscar, #AcademyAwards, dan #RepresentationMatters.

    Dengan adanya dukungan penuh dari masyarakat, diharapkan film ini dapat memperoleh pengakuan yang lebih luas dan memberikan inspirasi bagi para sineas Indonesia untuk terus berkarya dan berprestasi di panggung dunia.

    Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

  • Nikmati Karya Lukis di Basuki Abdullah Art Awards, Ridwan Kamil Optimistis Negara akan Membersamai Para Seniman

    Nikmati Karya Lukis di Basuki Abdullah Art Awards, Ridwan Kamil Optimistis Negara akan Membersamai Para Seniman

    loading…

    Ridwan Kamil mengisi kegiatan akhir pekan dengan mengunjungi Galeri Nasional, Jakarta. Kunjungannya untuk menikmati 29 karya finalis Basuki Abdullah Art Awards. Foto/Dok.SINDOnews

    JAKARTA – Ridwan Kamil mengisi kegiatan akhir pekan dengan mengunjungi Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12/2024) sore. Dia datang untuk menikmati 29 karya finalis Basuki Abdullah Art Awards yang dipamerkan di Galeri Nasional sejak 21 November-8 Desember 2024.

    Sebagai pribadi yang mengapresiasi seni dan senang berkesenian, Ridwan Kamil mengaku karya-karya para finalis kompetisi tersebut sangat menarik. Dia juga percaya, negara akan terus hadir membersamai para seniman.

    Salah satu tanda keberpihakan negara kepada seniman adalah menghadirkan Kementerian Kebudayaan yang berdiri secara mandiri. Saat ini, kementerian itu dipimpin oleh Fadli Zon.

    “Pameran ini dibuka oleh Pak Fadli Zon, itu satu step yang menurut saya membangkitkan semangat. Saya optimis dan berharap negara bisa membersamai perjalanan berkesenian seniman-seniman Indonesia dengan hadirnya Kementerian Kebudayaan,” kata Ridwan Kamil.

    Mantan Gubernur Jabar ini juga terkesan dengan animo masyarakat yang luar biasa terhadap Basuki Abdullah Art Award. Total ada lebih dari seribu seniman di seluruh Indonesia yang turut serta dalam kompetisi tersebut.

    Seluruhnya anak-anak muda. Dari ribuan karya, muncul 29 finalis dan lima orang pemenang. Lima pemenang itu adalah Agnes Hansella, Angela Sunaryo, Asmoadji, Suvi Wahyudianto, dan Syaura Qotrunadha.

    Sejak tiba di Galeri Nasional, sekitar pukul 16.30 WIB, Ridwan Kamil melihat dan menikmati satu per satu karya yang dipamerkan. Lebih kurang satu jam berkeliling, gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 itu mengaku mendapatkan oleh-oleh.

    Dia yakin, semua yang datang ke pameran tersebut mendapatkan hal yang sama namun dalam bentuk dan makna berbeda. Bagi, Ridwan Kamil pameran tersebut sekaligus menjadi tempat dia berkontemplasi.

  • Apa Kabar Kasus Fufufafa? Roy Suryo Senggol Gibran: Kata-katanya Sangat Kotor, Gampang Mengusutnya

    Apa Kabar Kasus Fufufafa? Roy Suryo Senggol Gibran: Kata-katanya Sangat Kotor, Gampang Mengusutnya

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pakar telematika Roy Suryo kembali menegaskan bahwa akun media sosial dengan nama Fufufafa dan Chilli Pari diduga memiliki keterkaitan dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

    Roy menyebut unggahan pada akun Fufufafa memuat konten yang dianggap menghina secara personal, khususnya terhadap Prabowo Subianto.

    Beberapa unggahan mencela perjalanan politik Prabowo, menyentuh isu sensitif seperti agama, perceraian, hingga penghinaan keluarga.

    Postingan tersebut, menurut Roy, juga melecehkan tokoh-tokoh politik lainnya, termasuk Habiburokhman, Fadli Zon, Titiek Soeharto, Didit Prabowo, dan Anies Baswedan.

    “Kata-katanya sangat kotor, bahkan diakhiri dengan singkatan yang merujuk pada organ kelamin pria,” kata Roy dalam diskusi bertajuk “Pelanggaran Konstitusi, Etika, Fufufafa dan Akibat Hukumnya” di Jakarta, dikutip Sabtu (7/12/2024).

    Roy juga menyebut bahwa akun Fufufafa menunjukkan keterkaitan dengan nomor telepon yang diduga milik Gibran.

    Ia menegaskan bahwa proses investigasi akun tersebut bisa dilakukan dengan mudah karena servernya berada di Indonesia, khususnya melalui platform KasKus.

    “Gampang sebenarnya mengusut si Fufufafa itu karena servernya ada di Indonesia,” ujar Roy.

    Kasus ini menambah sorotan terhadap Wakil Presiden Gibran, yang sebelumnya mendapat kritik terkait etika politiknya.

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto, dalam sebuah kesempatan, mengatakan bahwa ia sudah mengetahui siapa sebenarnya sosok “Fufufafa”. Hal ini memunculkan berbagai dugaan dan teori di kalangan netizen terkait sosok tersebut.