Tag: Fabio Quartararo

  • Sirkuit Balaton Park Disebut Bahaya, Marquez Bilang Begini

    Sirkuit Balaton Park Disebut Bahaya, Marquez Bilang Begini

    Jakarta

    Balapan perdana MotoGP Hungaria 2025 di Sirkuit Balaton Park menuai sorotan terkait aspek keselamatan. Tata letak lintasan yang berlawanan arah jarum jam serta dengan karakter sempit dan berliku membuat aksi menyalip terbatas serta memunculkan sejumlah insiden menegangkan. Apa kata pebalap Ducati Lenovo Marc Marquez?

    Dalam balapan di Sirkuit Balaton Park akhir pekan lalu terjadi sejumlah insiden kecelakaan. Enea Bastianini mengalami kecelakaan di tikungan 12, ia terjatuh dan tergelincir melewati chicane hingga menyentuh tepi garis sirkuit. Tabrakan beruntun juga terjadi di tikungan 1 yang dikenal sangat sempit, sementara pada sesi kualifikasi, motor KTM Pedro Acosta yang terjatuh bahkan terlempar tiga meter dan menabrak kamera di tikungan 8.

    Kameramen MotoGP nyaris jadi korban motor ‘terbang’ Pedro Acosta di MotoGP Hungaria 2025 Foto: Tangkapan layar X @MotoGP

    Kendati berbagai insiden terjadi, pemimpin klasemen Marc Marquez menilai, sirkuit baru ini masih memenuhi standar keselamatan. “Bagi saya, ini cukup aman dan treknya bagus untuk balapan,” kata Marquez dikutip dari Crash.

    Marquez mengakui trek terasa lebih ketat dibanding sirkuit lain, namun tetap memberi ruang untuk saling overtake. “Tentu saja treknya berbeda. Treknya ketat. Tapi pada akhirnya, seperti yang kita lihat, kalau mau, kita bisa menyalip,” ujarnya.

    “Memang benar Anda perlu memiliki, seperti, tiga, empat persepuluh lebih banyak dari pengendara di depan jika ingin menyalip dengan cara yang bersih,” sambung rider Spanyol.

    Ia pun menyinggung insiden Bastianini. “Kecelakaan Bastianini (memang sudah di ambang batas), tapi kita sudah sering melihatnya di Le Mans, di Austin, dan bahkan saya sendiri tahun ini juga mengalami kecelakaan di tikungan 4 itu,” ucapnya.

    Marquez menekankan pentingnya MotoGP hadir di negara baru meski jumlah penonton GP Hungaria hanya sekitar 33 ribu orang, salah satu yang terendah musim ini. Ia juga menanggapi insiden di sprint race ketika Fabio Quartararo terjatuh di tikungan 1. “Kami tidak membicarakannya. Tapi semua orang tahu apa yang terjadi di tikungan pertama,” kata Marquez.

    Menurutnya, insiden di tikungan pertama bukan hal aneh, bahkan sering terjadi di Catalunya. “Dengan pengalaman yang lebih sedikit, lebih mudah menciptakan insiden. Tapi itu bisa terjadi di balapan,” tambahnya.

    Marquez pun menutup dengan optimisme. “Temboknya cukup aman, (antusiasme) penontonnya juga bagus. Yang terpenting, MotoGP bisa membuka diri di negara baru,” ujar kandidat kuat juara dunia MotoGP 2025 itu.

    (lua/rgr)

  • Quartararo Ungkap Syarat Yamaha M1 Bermesin V4 Bisa Digunakan di MotoGP

    Quartararo Ungkap Syarat Yamaha M1 Bermesin V4 Bisa Digunakan di MotoGP

    Jakarta

    Fabio Quartararo menaruh harapan besar pada prototipe Yamaha M1 bermesin V4 yang tengah disiapkan untuk menggantikan M1 bermesin inline-4 di MotoGP. Rider Prancis menyebut ada syarat utama sebelum motor anyar tersebut bisa benar-benar siap dipakai di lintasan balap.

    Quartararo mengatakan dirinya akan menilai motor V4 di tes resmi Misano bulan depan. Menurutnya, motor itu setidaknya harus bisa mendekati performa M1 saat ini, yang sudah mendapatkan banyak improvisasi.

    “Saya rasa jika saya mencobanya dan selisih waktu putaran saya kurang dari setengah detik (dari M1 saat ini), saya rasa itu langkah yang bagus,” kata Quartararo saat akhir pekan MotoGP Hungaria, dikutip dari Crash. “Karena ini pertama kalinya saya menggunakannya,” sambung dia.

    Fabio Quartararo Foto: REUTERS/Jon Nazca

    Yamaha memang belum merilis catatan resmi dari uji coba privat V4. Namun pabrikan Jepang itu menegaskan motor anyar ini harus ‘setidaknya sama bagusnya’ dengan M1 mesin inline-4 sebelum benar-benar dipakai pada musim 2026.

    Proyek V4 sendiri masih dalam tahap awal, sementara M1 dengan konfigurasi inline sudah terbukti menjadi motor juara dunia sejak debut pada 2002.

    Tes Misano digelar tepat setelah MotoGP San Marino, 12-14 September. Pada momen itu, rider penguji Augusto Fernandez akan menjajal V4 dalam debut balapan publiknya sebagai wild card. Quartararo sendiri tak menutup kemungkinan ikut mengendarainya di balapan musim ini.

    “Tergantung seberapa bagus motor (V4) kami, tapi bagi saya kami butuh perubahan,” ucapnya.

    Juara dunia MotoGP 2021 itu bahkan mengaku sedikit terkejut karena baru mendapat kesempatan mencoba motor tersebut. “Menurut saya, harusnya saya menguji (mesin V4) sebelumnya, tetapi saya bukanlah orang yang memutuskan,” katanya.

    Meski Yamaha menargetkan peningkatan pada sektor pengereman, Quartararo menegaskan performa mesin adalah kunci. “Kalau mesinnya tidak siap untuk menyalip, Anda tidak akan bisa melakukannya,” tegasnya.

    “Jadi, sekalipun motornya kencang, saya butuh motor yang mampu bersaing saat balapan. Jika saya tidak memiliki tenaga maksimal, itu tidak akan menjadi motor tempur,” sambung juara MotoGP 2021.

    Saat ini Quartararo masih mengandalkan M1 generasi terakhir dengan catatan empat kali start dari posisi depan dan sekali podium, menempati urutan kesepuluh klasemen sementara. Jika semua berjalan sesuai rencana, Yamaha V4 1.000cc akan turun tahun depan, meski hanya semusim sebelum diganti versi 850cc pada 2027.

    (lua/rgr)

  • Pengumuman! Mesin V4 Yamaha Bakal Turun di MotoGP San Marino

    Pengumuman! Mesin V4 Yamaha Bakal Turun di MotoGP San Marino

    Jakarta

    Yamaha akhirnya mengonfirmasi bahwa prototipe mesin V4 yang sudah lama ditunggu-tunggu akan menjalani debut balapan di MotoGP 2025 bulan depan. Yamaha YZR-M1 dengan konfigurasi mesin V4 itu akan turun di MotoGP San Marino 2025, yang berlangsung di Sirkuit Misano, 12-14 September.

    Nantinya Yamaha YZR-M1 V4 akan digunakan pebalap penguji mereka, Augusto Fernandez, memanfaatkan jatah wildcard. Direktur pelaksana Yamaha Racing Paolo Pavesio menegaskan, langkah ini adalah bagian dari strategi besar pabrikan asal Jepang tersebut untuk kembali kompetitif di ajang MotoGP.

    “Akhirnya, saya punya beberapa berita penting buat dibagikan. Untuk Misano, kami menargetkan untuk melihat Augusto Fernandez membalap buat pertama kalinya dengan prototipe M1 baru kami yang bermesin V4. Ini adalah tanda nyata komitmen kami terhadap masa depan. Kami terus berjuang dengan tekad buat memberikan yang terbaik di setiap akhir pekan balapan. Terima kasih kepada semua orang yang terus mendukung kami dan kami berharap dapat bertemu Anda (di lain waktu), di Barcelona,” ujar Pavesio dikutip dari laman Crash.

    Debut V4 di Misano datang lebih cepat dari perkiraan banyak orang. Awalnya, publik menduga Yamaha baru akan menurunkan mesin ini saat MotoGP Jepang di Motegi, yang merupakan kandang mereka sendiri. Namun, Yamaha memilih Misano sebagai panggung perkenalan pertama, sekaligus menjadi ajang pembuktian arah pengembangan motor masa depan.

    Sementara itu, Fabio Quartararo juga sudah memastikan dirinya akan mencoba V4 anyar tersebut dalam sesi tes pasca-balapan di Misano pada Senin usai GP. Momen itu akan menjadi kesempatan perdana bagi juara dunia 2021 tersebut untuk merasakan langsung potensi motor baru Yamaha.

    Hingga kini, Yamaha belum merilis data catatan waktu resmi dari prototipe V4. Pabrikan hanya menyebut bahwa motor tersebut dirancang untuk menggantikan mesin inline-four saat ini dengan target penerapan penuh mulai musim 2026, jika performanya terbukti cukup cepat dan kompetitif.

    Dengan langkah besar ini, Yamaha menegaskan keseriusannya dalam menantang dominasi Ducati juga pabrikan lain yang telah lebih dulu sukses dengan mesin V4. MotoGP San Marino pun dipastikan akan menjadi sorotan utama, bukan hanya karena persaingan perebutan gelar, tetapi juga karena debut historis motor anyar Yamaha.

    Jika nantinya Yamaha resmi menggunakan mesin V4, maka sejarah mesin inline-four di MotoGP akan berakhir sudah.

    (lua/din)

  • Ogah di Kampung Rossi, Marquez Pilih Kunci Juara Dunia di Mandalika

    Ogah di Kampung Rossi, Marquez Pilih Kunci Juara Dunia di Mandalika

    Jakarta

    Pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez berpeluang mengunci juara dunia di Misano, Italia. Namun, ketimbang merayakan gelar di kampung halaman Valentino Rossi, The Baby Alien lebih memilih melakukannya di Mandalika, Lombok.

    Disitat dari Crash, Marc Marquez punya peluang besar meraih juara dunia kesembilan di seri ke-16 yang berlokasi di Misano. Sebab, kini dia telah mengumpulkan 455 poin atau unggul 175 poin dari adiknya, Alex Marquez di peringkat kedua.

    “Tentu saja, sekarang sudah semakin dekat, namun kami harus mempertahankan mentalitas dan fokus yang sama,” ujar Marc Marquez, dikutip Senin (25/8).

    Marc Marquez tak mau juara di Misano. Foto: Getty Images/Klaus Pressberger

    Meski secara hitung-hitungan, Marquez berkesempatan meraih juara dunia lebih awal, namun dia memilih untuk tak melakukannya. Dia berharap bisa mengamankan gelar di Motegi, Jepang atau Mandalika, Indonesia. Sebab, jika Marquez mengunci gelar lebih awal, maka sama saja dia berharap adiknya tampil buruk sepanjang dua seri ke depan.

    “Kemarin (Sabtu), kami sedikit berbincang dengan sejumlah wartawan Spanyol, dan mereka mencecar saya, mereka memberi saya hitung-hitungannya,” tuturnya.

    “Dan saya harus bilang, saya maunya mendapat kans pertama mengunci gelar juara di Jepang atau Mandalika, karena jika saya mendapatkannya di Misano, itu berarti adik saya menjalani akhir pekan yang buruk di Catalunya dan saya ingin yang terbaik untuknya,” kata dia menambahkan.

    Berikut Klasemen Sementara MotoGP 2025

    1. Marc Marquez – 455

    2. Alex Marquez – 280

    3. Francesco Bagnaia – 228

    4. Marco Bezzecchi – 197

    5. Pedro Acosta – 164

    6. Franco Morbidelli – 161

    7. Fabio Di Giannantonio – 154

    8. Fermin Aldeguer – 126

    9. Johann Zarco – 114

    10. Fabio Quartararo – 109

    11. Brad Binder – 91

    12. Raul Fernandez – 73

    13. Luca Marini – 72

    14. Maverick Vinales – 69

    15. Enea Bastianini – 63

    16. Ai Ogura – 58

    17. Jack Miller – 52

    18. Joan Mir – 46

    19. Alex Rins – 45

    20. Jorge Martin – 23

    21. Pol Espargaro – 16

    22. Miguel Oliveira – 10

    23. Takaaki Nakagami – 10

    24. Lorenzo Savadori – 8

    25. Augusto Fernandez – 6

    26. Somkiat Chantra – 1.

    (sfn/dry)

  • Klasemen Pebalap Usai MotoGP Hungaria 2025, Acosta Melejit

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Hungaria 2025, Acosta Melejit

    Jakarta

    MotoGP Hungaria 2025 menegaskan dominasi Marc Marquez di lintasan balap sepanjang musim ini. Marquez berhasil juara di Sirkuit Balaton Park, yang artinya kini Marquez telah menjuarai tujuh seri MotoGP 2025 secara berturut-turut. Pebalap asal Spanyol itu pun unggul jauh di klasemen sementara MotoGP 2025.

    Marquez yang tampil konsisten sejak awal musim benar-benar membuat perebutan gelar juara dunia MotoGP 2025 terasa berat sebelah. Dari 14 seri yang sudah digelar, The Baby Alien mengoleksi 455 poin, unggul 175 poin dari adiknya, Alex Marquez, yang berada di posisi kedua dengan 280 poin.

    Di urutan ketiga ada Francesco Bagnaia, rekan setim Marc di Ducati Lenovo, dengan 228 poin. Meski beberapa kali naik podium, Bagnaia tampaknya kesulitan bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia musim ini.

    Sementara itu, Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing berada di posisi keempat dengan 197 poin. Rookie sensasional, Pedro Acosta, masih bertahan di lima besar dengan torehan 164 poin bersama Red Bull KTM Factory. Acosta naik dari peringkat tujuh ke peringkat lima usai finis kedua di MotoGP Hungaria 2025.

    Sementara itu persaingan di papan tengah cukup sengit. Ada Franco Morbidelli (161 poin) dan Fabio Di Giannantonio (154 poin) dari tim Pertamina Enduro VR46 Racing terus menunjukkan performa solid belakangan ini. Selain itu, nama Fermin Aldeguer yang berstatus rookie pun sukses menembus posisi delapan besar klasemen dengan 126 poin bersama Gresini Racing.

    Klasemen Pebalap MotoGP 2025 Usai Seri Hungaria

    1. Marc Marquez – Ducati Lenovo Team (GP25) 455
    2. Alex Marquez – BK8 Gresini Racing MotoGP (GP24) 280
    3. Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo Team (GP25) 228
    4. Marco Bezzecchi – Aprilia Racing (RS-GP25) 197
    5. Pedro Acosta – Red Bull KTM Factory (RC16) 164
    6. Franco Morbidelli – Pertamina Enduro VR46 Racing (GP24) 161
    7. Fabio Di Giannantonio – Pertamina Enduro VR46 Racing (GP25) 154
    8. Fermin Aldeguer (rookie) – BK8 Gresini Racing MotoGP (GP24) 126
    9. Johann Zarco – Castrol Honda LCR (RC213V) 114
    10. Fabio Quartararo – Monster Energy Yamaha MotoGP (YZR-M1) 109
    11. Brad Binder – Red Bull KTM Factory (RC16) 91
    12. Raul Fernandez – Trackhouse MotoGP (RS-GP25) 73
    13. Luca Marini – Honda HRC (RC213V) 72
    14. Maverick Vinales – Red Bull KTM Tech3 (RC16) 69
    15. Enea Bastianini – Red Bull KTM Tech3 (RC16) 63
    16. Ai Ogura (rookie) – Trackhouse MotoGP (RS-GP25) 58
    17. Jack Miller – Prima Pramac Yamaha (YZR-M1) 52
    18. Joan Mir – Honda HRC (RC213V) 46
    19. Alex Rins – Monster Energy Yamaha MotoGP (YZR-M1) 45
    20. Jorge Martin – Aprilia Racing (RS-GP25) 23
    21. Pol Espargaro (replacement) – Red Bull KTM Tech3 (RC16) 16
    22. Miguel Oliveira – Prima Pramac Yamaha (YZR-M1) 10
    23. Takaaki Nakagami (wild-card/replacement) – Honda Test Team/HRC Castrol Team (RC213V) 10
    24. Lorenzo Savadori (wild-card/replacement) – Aprilia Racing (RS-GP25) 8
    25. Augusto Fernandez (wild-card/replacement) – Pramac Yamaha MotoGP (YZR-M1) 6
    26. Somkiat Chantra (rookie) – Idemitsu Honda LCR (RC213V) 1

    (lua/din)

  • Marc Marquez Sapu Bersih Kemenangan!

    Marc Marquez Sapu Bersih Kemenangan!

    Jakarta

    Hasil MotoGP Hungaria 2025 sudah bisa disimak. Marc Marquez keluar sebagai pemenang, Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi melengkapi tiga besar.

    Marco Bezzechi menjalani start yang oke di Sirkuit Balaton Park, Minggu (24/8/2025). Dia membuntuti Marc Marquez, namun sempat mengalami kontak setelah di tikungan satu. Bezzecchi langsung memimpin jalannya balapan saat balapan dimulai.

    Enea Bastianini mengalami crash, beruntung dia bisa selamat dari insiden ngeri, para pebalap menghindari Bastianini dan motornya yang meluncur di aspal hingga ke gravel.

    Para pebalap harus menyelesaikan 26 putaran. 10 putaran tersisa, Bezzecchi terus berada di depan. Dia dibuntuti Marc Marquez dengan jarak 0,1 detik. Tipis sekali.

    Barulah pada putaran ke-11. Marc Marquez berhasil menyalip Bezzecchi. The Baby Aliens langsung menjauh.

    Posisi ketiga ditempati oleh Pedro Acosta. Dia berjarak 0,405 detik dari Marco Bezzecchi. Rider VR46 Pertamina Enduro, Franco Morbidelli melengkapi lima besar.

    Sementara itu, Jorge Martin yang start dari posisi 16 berhasil menjalani balapan yang mulus. Dia bisa melesat ke urutan enam.

    Rekan setim Marc Marquez, Francesco Bagnaia, masih berkutat pada urutan 8. Dia berada di belakang Fermin Aldeguer, Jorge Martin, dan Luca Marini.

    Bagnaia sempat keluar dari racing line di tikungan 15, namun dia tetap bisa melanjutkan balapan.

    12 lap tersisa, Fermin Aldeguer mengalami crash. Motornya tergelincir keluar saat memasuki tikungan terakhir. Praktis Jorge Martin naik ke peringkat lima. Diikuti Luca Marini, Brad Binder, Pol Espargaro, Bagnaia dan Fabio Quartararo untuk 10 besar.

    Marc Marquez terus membuat jarak dengan posisi kedua, 10 lap tersisa sudah 2,479 detik!

    Pertarungan sengit justru terjadi antara Acosta versus Bezzecchi. Dalam prosesnya, Acosta berhasil menyalip ke posisi dua.

    2,925 detik! Marc Marquez terus menjauh dari posisi kedua. Nampaknya Marquez bisa mengunci kemenangan di sini.

    Yellow flag berkibar di sektor dua. Johann Zarco mengalami crash saat balapan menyisakan enam putaran lagi.

    Marc Marquez makin tak terbendung. Dia sudah memimpin group sejauh 3,5 detik.

    Tiga lap lagi, Jorge Martin naik ke posisi empat. Dia menyalip Franco Morbidelli.

    Morbidelli belum aman. Dia mengalami kontak dengan Luca Marini saat berebut posisi lima. Morbidelli menghindar tapi malah lewat jalan pintas.

    Stewards memberi hukuman kepada Morbidelli untuk segera turun satu posisi.

    Bendera finish berkibar. Marc Marquez menjadi pebalap yang menyentuh garis finis. Diikuti Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi yang melengkapi posisi terdepan.

    Berkat hasil ini Marc Marquez kembali menyapu bersih kemenangan. Setelah sebelumnya memenangkan sprint race MotoGP Hungaria 2025.

    Berikut ini hasil MotoGP Hungaria 2025:

    1. Marc Marquez
    2. Pedro Acosta
    3. Marco Bezzecchi
    4. Jorge Martin
    5. Luca Marini
    6. Franco Morbidelli
    7. Brad Binder
    8. Pol Espargaro
    9. Francesco Bagnaia
    10. Fabio Quartararo
    11. Ai Ogura
    12. Miguel Oliveira
    13. Alex Rins
    14. Alex Marquez
    15. Fabio Di Giannantonio
    16. Fermin Aldeguer

    Out

    Jack Miller
    Enea Bastianini
    Joan Mir
    Johann Zarco

    (riar/lua)

  • Link Live Streaming MotoGP Hungaria 2025, Tonton di Sini!

    Link Live Streaming MotoGP Hungaria 2025, Tonton di Sini!

    Jakarta

    Balapan utama MotoGP Hungaria 2025 akan digelar malam ini. Biar nggak ketinggalan, simak jadwal dan link live streaming MotoGP Hungaria 2025.

    MotoGP Hungaria akan berlangsung pada Minggu, (24/8/2025). Balapan utama berlangsung pukul 19.00 WIB sebanyak 28 putaran.

    Marc Marquez satu langkah terbukti bisa menaklukan Sirkuit Balaton Park terletak di kawasan Balatonfőkajár.

    The Baby Aliens menang sprint race saat berlaga di lintasan sepanjang 4.115 km dengan 16 tikungan. Superior Marquez terlihat, dari 13 balapan, dia menang 9 kali! akankah Marquez kembali berjaya malam nanti?

    Posisi start tiga terdepan masing-masing ditempati oleh Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio.

    Performa Marquez berbanding terbalik dengan Francesco Bagnaia. Dia harus memulai balapan dari posisi 15. Ini cukup menyulitkan lantaran sirkuit baru yang sempit, jarang sekali terjadi manuver overtake.

    Menarik untuk dinanti bagaimana kiprah Fabio Quartararo nantinya. Rider asal Prancis itu sempat melakukan start oke dari posisi enam, meskipun pada akhirnya harus tersungkur di tikungan pertama saat lap pembuka.

    Well, kira-kira siapa yang bakal mengisi podium nanti? menarik buat disimak.

    Link live streaming dan jadwal MotoGP Hungaria

    Balapan utama MotoGP Hungaria 2025 disiarkan secara langsung melalui saluran Trans7. Namun, jika tak sempat menyaksikannya di televisi, kalian bisa menontonnya melalui layanan streaming.

    MotoGP Hungaria 2025 ditayangkan secara streaming berlangganan melalui sejumlah platform online, mulai dari laman resmi MotoGP hingga Vidio.com.

    Minggu, 24 Agustus

    19.00 WIB MotoGP Grand Prix Hungaria 2025 – 28 Putaran

    (riar/lua)

  • Link Live Streaming MotoGP Hungaria 2025, Tonton di Sini!

    Sebab Quartararo Jatuh sampai Kena Hukuman di MotoGP Hungaria

    Jakarta

    Nasib sial mewarnai tim Yamaha dalam seri MotoGP Hungaria. Fabio Quartararo harus crash di tikungan pertama lap pembuka, El Diablo juga mendapat ganjaran long lap penalty.

    Quartararo berusaha agresif sejak awal di Sirkuit Balaton, Hungaria, Sabtu (23/8/2025). Pebalap Prancis itu memulai balapan dari urutan enam.

    Dia langsung melesat untuk berebut garis terdepan. Namun saat mencoba menyalip Fabio Di Giannantonio di tikungan pertama, Quartararo gagal menghentikan laju motornya tepat waktu. Akibatnya, rider Prancis itu menabrak Enea Bastianini. Quartararo terjatuh dan tidak melanjutkan balapan.

    Sudah jatuh tertimpa tangga, Quartararo akan menjalani long-lap penalty saat balapan utama. Hukuman tambahan ini didapat karena Quartararo dianggap mengganggu beberapa pebalap lain saat insiden tikungan pertama.

    “Bagi saya, titik pengereman di Tikungan 1 cukup baik, tapi saya berada di area yang kotor, dan motor mulai tergelincir. Dengan Diggia mendekat, saya harus melepaskan rem sepenuhnya untuk menghindari kontak. Tapi kemudian saya menghadapi masalah lain, karena ada lebih banyak pebalap di depan saya. Hal-hal seperti ini bisa terjadi,” kata Quartararo dikutip dari situs resmi Monster Energy Yamaha.

    Massimo Meregalli, Team Director Monster Energy Yamaha MotoGP, menyebut Sprint Race di GP Hungaria sebagai hari yang harus segera dilupakan timnya. Fabio Quartararo gagal finis akibat crash di Tikungan 1, sementara Álex Rins juga gagal tampil maksimal setelah insiden dan penalti.

    “Ini adalah Sprint yang mengecewakan bagi tim kami. Fabio melakukan pekerjaan yang luar biasa di kualifikasi dengan meraih posisi keenam di grid, dan kami berharap Sprint ini akan menarik, tetapi situasinya menjadi buruk,” kata dia.

    “Secara keseluruhan, ini adalah hari yang ingin dilupakan,” tambah dia.

    (riar/din)

  • Hasil Sprint Race MotoGP Hungaria 2025: Marquez Juara, Bagnaia ke-13

    Hasil Sprint Race MotoGP Hungaria 2025: Marquez Juara, Bagnaia ke-13

    Jakarta

    Sprint Race MotoGP Hungaria 2025 telah berakhir, Sabtu (23/8). Pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez kembali meraih kemenangan, sementara Francesco Bagnaia hanya finis di posisi ke-13.

    Ketika lampu start menyala, Marc Marquez langsung mengambil alih jalannya perlombaan. Dia dibuntuti dua pebalap Pertamina VR46 Racing, Fabio Diggia dan Franco Morbidelli.

    Di tikungan pertama, Fabio Quartararo mengalami crash setelah bersenggolan dengan Enea Bastianini. Menariknya, kurang dari semenit setelahnya, giliran Bastianini yang mengalami kecelakaan.

    Hasil Sprint Race MotoGP Hungaria 2025. Foto: AFP/LLUIS GENE

    Hingga memasuki putaran ketiga, tak ada yang mampu mendekati Marquez di posisi pertama. Kemudian, di saat bersamaan, rekan setimnya, Francesco Bagnaia justru terjebak di urutan ke-14.

    Sementara memasuki putaran kelima, balapan terasa agak monoton atau membosankan. Hampir seluruh pebalap terkesan berhati-hati dan cari aman. Bahkan, nyaris tak ada overtake hingga separuh perlombaan.

    Nasib sial dialami Pedro Acosta setelah terjatuh di lap ketujuh dan tikungan ke-11. Padahal, ketika itu, dia sedang bertarung di barisan tengah. Meski mampu melanjutkan perlombaan, namun dia tak mampu berbuat banyak.

    Hasil Sprint Race MotoGP Hungaria 2025. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto

    Hingga akhir perlombaan, tak ada perubahan di barisan terdepan. The Baby Alien tetap juara, sementara Fabio Diggia kedua dan Franco Morbidelli ketiga. Ini merupakan kemenangan ke-12 Marquez dari 13 Sprint Race yang telah dijalaninya.

    Hasil Sprint Race MotoGP Hungaria 2025Marc MarquezFabio DiggiaFranco MorbidelliLuca MariniFermin AldeguerJoan MirMarco BezzecchiAlex MarquezJorge MartinPol EspargaroRaul FernandezJack MillerFrancesco BagnaiaMiguel OliveiraAi OguraAlex RinsPedro Acosta.

    (sfn/sfn)

  • Jack Miller Ultimatum Yamaha!

    Jack Miller Ultimatum Yamaha!

    Jakarta

    Drama bursa transfer pembalap MotoGP 2026 semakin panas. Jack Miller yang kontraknya bakal habis akhir musim ini, memberi ultimatum keras kepada Yamaha terkait masa depannya di tim satelit Pramac Yamaha.

    “Saya sudah lebih dari cukup bersabar. Kalau kalian (Yamaha) menginginkan saya, ya, kalau tidak, ya tidak. Sejelas itu,” ungkap Miller dalam wawancara dengan MotoGP.com.

    Sebelumnya isu mengenai talenta Moto2, Diogo Moreira, yang disebut akan bergabung dengan Honda musim depan, sempat membuka jalan bagi Miller untuk bertahan di tim saat ini. Namun, saat tiba di Balaton Park, Hungaria, Miller mengaku belum juga mendapatkan kejelasan soal rencana Yamaha terkait siapa yang akan menjadi rekan setim Toprak Razgatlioglu di Pramac Yamaha pada musim 2026.

    Jack Miller saat masih membela tim pabrikan KTM Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

    Rider Australia itu menegaskan tidak bisa menunggu terlalu lama. “Saya juga punya pilihan, dan saya akan terus maju dengan pilihan-pilihan saya itu, jika hal itu tidak segera terwujud,” tegas Miller mengultimatum pabrikan berlambang garpu tala.

    Secara performa, Miller jelas lebih meyakinkan dibanding rekannya saat ini, Miguel Oliveira. Hingga pertengahan musim ini, Miller sudah koleksi 52 poin, menjadi rider Yamaha terbaik kedua setelah Fabio Quartararo. Sementara Oliveira, yang sempat absen tiga seri karena cedera, baru mengumpulkan enam poin. Kondisi itu membuat posisinya di Pramac terancam meski terikat kontrak dua tahun, karena ia dinilai sulit memenuhi target performa yang ditetapkan tim.

    Bagi Yamaha, memilih Miller bisa memberikan keuntungan ganda. Selain lebih konsisten, Miller juga punya pengalaman dengan berbagai motor pabrikan besar-Ducati, Honda, KTM-yang membuatnya berpotensi menjadi aset berharga dalam pengembangan mesin baru Yamaha. Apalagi, pabrikan garpu tala tengah menyiapkan mesin V4 untuk 2026, serta mesin 850cc untuk 2027.

    “Saya sangat antusias untuk mengembangkan dan terus maju dengan (mesin V4) guna mencoba membantu mereka,” kata Miller. “Saya merasa punya banyak informasi untuk diberikan, banyak masukan untuk diberikan, dan bisa membantu dalam proyek seperti itu. Jika mereka tidak melihat nilai di sana, maka saya akan mengerti dan saya akan beralih ke sesuatu yang berbeda,” tegas Miller.

    Di sisi lain, Yamaha juga disebut mempertimbangkan nama rider lain seperti Manuel Gonzalez, pemimpin klasemen Moto2. Jika benar direkrut, Gonzalez akan menjadi rookie bersama Pramac, situasi yang berisiko karena Yamaha butuh kombinasi pengalaman dan talenta muda untuk membangun masa depan.

    Miller sendiri juga masih memiliki kartu truf lain. Di luar MotoGP, ia dikaitkan dengan tim WorldSBK Ducati untuk menggantikan Alvaro Bautista. Dengan rekam jejak empat kemenangan di MotoGP plus podium di ajang ketahanan Suzuka 8 Hours bersama Yamaha, Miller tetap jadi incaran tim papan atas.

    (lua/dry)