Tag: Fabio Quartararo

  • Quartararo Menangis, Tak Bisa Berkata-kata saat Jelaskan Motornya Rusak

    Quartararo Menangis, Tak Bisa Berkata-kata saat Jelaskan Motornya Rusak

    Jakarta

    Fabio Quartararo tak kuasa membendung air mata. Tangisnya pecah saat coba menjelaskan situasi yang sulit di MotoGP Inggris 2025.

    Rider asal Prancis itu masih terpukul saat menerima kenyataan pahit. Dia gagal finis gara-gara masalah teknis, padahal El Diablo sedang memimpin jalannya balapan MotoGP Inggris 2025.

    Kesedihan Quartararo sudah terlihat sejak motornya rusak, yang sejurus kemudian YZR-M1 dan Quartararo menepi ke pinggir lintasan. El Diablo sujud, meringkuk, dan menangis.

    Belum berhenti di situ, Quartararo kembali menunjukkan rasa sedihnya saat konferensi pers. Namun terlihat dia tak kuat membendung air mata saat memulai cerita di depan para jurnalis.

    “Seperti yang saya bilang terakhir kali, bahwa..” kata Quartararo yang tak sanggup menyelesaikan kalimat, dalam video yang dirilis MotoGP.

    Dia lalu menunduk. Mencoba menahan semua perasaannya.

    “Kamu bisa menyudahinya. Kamu tidak perlu bertahan,” ucap seseorang yang coba menenangkan Quartararo untuk tidak lanjut sesi wawancara.

    Dalam prosesnya, Quartararo mencoba lebih tenang. Juara dunia MotoGP 2021 itu menyelesaikan sesi wawancara tersebut.

    “Saya minta maaf,” kata Quartararo coba melanjutkan.

    “Tentu saya memiliki harapan, tapi sungguh menyebalkan apa yang terjadi hari ini,” lanjut dia.

    Direktur Tim Monster Energy Yamaha MotoGP Massimo Meregalli mengungkap permasalahan yang ada pada motor Quartararo. Masalah teknis itu berkaitan dengan rear-height device.

    “Ini adalah masalah yang tidak biasa dan sangat mengecewakan bagi Fabio, tim, Yamaha, dan para penggemar. Namun Fabio memimpin balapan dengan cara yang ia lakukan, menunjukkan bahwa kami terus berkembang selangkah demi selangkah dan kami kembali bersaing untuk memenangkan balapan,” kata Meregalli dikutip laman resmi Yamaha MotoGP.

    Wajar jika El Diablo menangis. Sebab hingga lap ke-11 MotoGP Inggris 2025, dia memimpin balapan dengan keunggulan sekitar 5 detik. Sudah lama motor MotoGP Yamaha YZR-M1 tidak merasakan situasi membalap dengan kondisi senyaman ini. Memimpin paling depan dengan keunggulan yang cukup jauh.

    Quartararo sudah menunjukkan sinyal kebangkitan bersama Yamaha. Terlihat dari tiga seri terakhir, Quartararo selalu merebut pole position. Namun hasil itu belum bisa dikonversikan menjadi kemenangan.

    (riar/dry)

  • Tanda Bahaya buat Ducati

    Tanda Bahaya buat Ducati

    Jakarta

    Performa Yamaha dalam tiga balapan terakhir terus mengalami peningkatan. Ini menjadi alarm bagi Ducati yang justru dinilai pebalapnya tengah mengalami penurunan performa.

    Fabio Quartararo tengah menjadi sorotan terkait performanya yang terus menanjak dalam beberapa balapan terakhir. Quartararo bahkan merebut pole position tiga kali beruntun pada musim ini. Dia juga mencetak rekor catatan waktu terbaru.

    Meningkatnya performa Yamaha ini dianggap Marc Marquez tak lepas dari hak konsesi yang didapatkan pabrikan berlogo garpu tala tersebut.

    “Mereka mendapat keuntungan dari konsesi, keuntungan itu, bahwa karena peraturan memungkinkan mereka untuk terus berkembang. Itu membuat kejuaraan di masa depan jadi lebih menarik,” ungkap Marquez dilansir The Race.

    Sebenarnya bukan Yamaha saja yang mulai menunjukkan peningkatan performa. Aprilia juga mulai menunjukkan tajinya. Bahkan rider Aprilia Marco Bezzecchi sukses meraih kemenangan perdananya di musim ini.

    “Saya pikir Aprilia selalu kuat di sini (Inggris). Mereka mendapatkan podium pertamanya di sini (pada era MotoGP), mereka menang di sini. Quartararo juga memulai dengan sangat luar biasa, nekat dengan menggunakan ban depan soft, dia sudah sangat siap sejak awal. Tapi bagi kami menggunakan medium usai balapan diulang jadi sangat sulit,” timpal rider VR46 Racing Team Fabio Di Giannantonio.

    “Juga banyak permasalahan, contohnya pada saat ini (seri Inggris), balapannya campur aduk. Katakanlah Ducati hari ini, dengan banyak ‘pukulan’ dari segala penjuru. Saya pikir semua orang di Ducati akan berjuang untuk balapan berikutnya,” lanjut Diggia.

    Francesco Bagnaia punya penilaian lain. Di MotoGP Inggris Bagnaia menjagokan Alex Marquez bila tak mengalami insiden di balapan pertama. Hal itu membuat Alex harus berganti motor. Adapun menurutnya bangkitnya para rival ini bisa menjadi alarm buat Ducati untuk segera berbenah.

    “Tanpa masalah yang dialami Fabio, ini merupakan balapan pertama setelah saya tidak tahu sudah berapa balapan Ducati tidak berdiri di podium. Ini menjadi waktu untuk merefleksi. Saat yang lain meningkat, kami hanya di sini-sini saja, atau bahkan lebih buruk,” tutur Bagnaia.

    (dry/rgr)

  • Klasemen Pebalap Usai MotoGP Inggris 2025, Bezzecchi Melesat

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Inggris 2025, Bezzecchi Melesat

    Jakarta

    Klasemen pebalap usai MotoGP Inggris 2025 bisa Anda simak di sini. Marco Bezzecchi yang menjuarai MotoGP Inggris 2025 berhasil melesat naik tiga tingkat di klasemen sementara MotoGP 2025. Sementara Fabio Quartararo yang gagal finis di Sirkuit Silverstone harus turun satu tangga di papan klasemen.

    Perlahan namun pasti, pebalap Aprilia Racing mulai menunjukkan tajinya sebagai penantang Ducati. Buktinya, pebalap andalan mereka Marco Bezzecchi sukses menjuarai balapan di tanah Britania akhir pekan lalu. Padahal Bezzecchi start balapan dari posisi yang kurang nyaman, yakni dari urutan ke-11.

    Dengan skill memadai, ditunjang motor balap yang mumpuni, Bezzecchi berhasil menuntaskan 19 lap MotoGP Inggris 2025, dengan catatan waktu 38 menit 16,037 detik. Bezz unggul 4,088 detik dari Johann Zarco yang menyegel tempat kedua dan lebih baik 5,929 detik dari Marc Marquez yang susah payah meraih podium ketiga.

    Tambahan 25 poin di balapan utama bikin posisi Bezzecchi melesat ke urutan ketujuh dengan koleksi sementara 69 poin. Kemudian Marquez nyaman di puncak dengan 196 poin, unggul 24 poin dari adiknya, Alex Marquez di urutan kedua dengan 172 poin.

    Zarco yang finis ketiga pun sukses mengerek posisinya naik satu tangga di klasemen ke urutan lima dengan koleksi sementara 97 poin. Lalu Francesco Bagnaia yang gagal finis karena crash di Inggris harus tertahan di urutan ketiga dengan koleksi 124 poin.

    Pebalap andalan Yamaha, Fabio Quartararo, harus turun satu peringkat ke urutan kedelapan. Quartararo gagal finis di Sirkuit Silverstone usai motornya mengalami kendala pada bagian komponen ride height device. Padahal saat itu El Diablo sedang memimpin balapan dengan keunggulan waktu 5 detik dari Bezzecchi.

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Inggris 2025

    1. = Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) 196
    2. = Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24) 172 (-24)
    3. = Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) 124 (-72)
    4. = Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24) 98 (-98)
    5. ^1 Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V) 97 (-99)
    6. ˅1 Fabio di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) 88 (-108)
    7. ^3 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) 69 (-127)
    8. ˅1 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) 59 (-137)
    9. = Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) 58 (-138)
    10. ˅2 Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)* 56 (-140)
    11. ^1 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 45 (-151)
    12. ˅1 Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* 43 (-153)
    13. = Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) 38 (-158)
    14. = Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) 34 (-162)
    15. = Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 31 (-165)
    16. ^1 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) 29 (-167)
    17. ˅1 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 26 (-170)
    18. = Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25) 19 (-177)
    19. = Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) 18 (-178)
    20. = Takaaki Nakagami JPN Honda Test Rider (RC213V) 10 (-186)
    21. = Lorenzo Savadori ITA Aprilia Factory (RS-GP25) 8 (-188)
    22. = Augusto Fernandez SPA Pramac Yamaha (YZR-M1) 3 (-193)
    23. = Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1) 2 (-194)

    (lua/dry)

  • Ternyata Alex Rins Alami Masalah yang Sama dengan Quartararo, tapi …

    Ternyata Alex Rins Alami Masalah yang Sama dengan Quartararo, tapi …

    Jakarta

    Ternyata motor Alex Rins mengalami masalah yang sama dengan motor Fabio Quartararo di MotoGP Inggris 2025. Masalah tersebut terkait komponen pengatur ketinggian motor atau ride height device yang gagal berfungsi ketika balapan berlangsung. Tapi bedanya, Quartararo mengalami hal itu saat memimpin balapan. Sementara Rins mengalami tersebut dengan posisinya berada di barisan pebalap akhir. Rins juga baru mengalami masalah tersebut menjelang akhir balapan.

    Nasib apes menimpa rider Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo, yang gagal finis setelah memimpin balapan selama 11 lap. Quartararo harus menepi di lap ke-12 usai motornya mengalami kegagalan fungsi pada komponen pengatur ketinggian atau ride height device.

    Padahal saat itu Quartararo tengah memimpin balapan dengan keunggulan waktu sekira 4,5 detik dari Marco Bezzecchi. Tapi tiba-tiba bagian bodi tengah motor Quartararo tidak mau kembali ke posisi normal alias amblas. Quartararo pun tak bisa melanjutkan dan sangat menyesalkan kejadian itu, bahkan dia sampai menangis.

    Fabio Quartararo menangis usai gagal finis di MotoGP Inggris 2025 gara-gara motornya mengalami masalah di komponen ride height device Foto: Tangkapan Layar Reuters

    Nah ternyata masalah tersebut juga dialami rekan satu paddock Quartararo, Alex Rins. Rins mengaku mengalami masalah juga di komponen pengatur ketinggian. “Saya pun mengalami masalah yang sama dengan Fabio,” kata Rins dikutip dari Crash.

    “Dari pertengahan, hingga akhir balapan, di tikungan ke-15, saya kesulitan. Saya memberikan banyak tekanan pada rem depan untuk melepaskannya. Bisa dibilang, saya beruntung karena itu terjadi di putaran terakhir,” sambung Rins.

    “Yang pasti, feeling-nya tentu berbeda dengan Fabio yang (mengalami masalah itu saat) memimpin balapan dengan selisih lima detik dan (harusnya) bisa menang dengan mudah,” tambah pebalap asal Spanyol.

    Rins mengatakan, masalah pengatur ketinggian tersebut terjadi begitu saja di lap terakhir. Gara-gara masalah itu, di tiga tikungan terakhir Rins disalip oleh Raul Fernandez dan Brad Binder.

    “Jadi mereka (Yamaha) perlu memeriksa, karena kedua motor, di balapan yang sama, perangkat belakangnya sama-sama rusak,” bilang Rins. Rins mengatakan masalah itu pernah terjadi di masa lalu, tetapi baru pertama kali terjadi pada 2025. “Aneh sekali. Kedua pebalap berada di balapan yang sama (mengalami masalah yang sama),” bilang dia.

    Rins membantah telah terjadi perubahan di sistem ride height device, dan mustahil bagi pebalap buat mengembalikan ketinggian berkendara normal pada motornya secara manual. “Ini (komponen rear ride height device) seperti kehilangan minyak dan kemudian tetap di bawah (tak bisa kembali ke kondisi normal),” tukas pebalap yang finis urutan ke-15 di MotoGP Inggris 2025 itu.

    (lua/rgr)

  • Seandainya Motor Quartararo Nggak Bermasalah….

    Seandainya Motor Quartararo Nggak Bermasalah….

    Jakarta

    Fabio Quartararo hampir jadi juara MotoGP Inggris 2025. Usai start kedua, Quartararo memimpin balapan dengan jarak yang cukup jauh. Bahkan selisihnya lebih dari 4 detik.

    Sayangnya, dewi fortuna belum berpihak kepada rider Prancis itu. Motornya bermasalah saat sedang memimpin balapan. El Diablo harus menyudahi balapan sebelum bendera finis berkibar. Air mata tak terbendung.

    Seandainya Quartararo menang di MotoGP Inggris 2025 semalam, akan ada rekor baru. Jika saja Quartararo juara, maka MotoGP Inggris 2025 akan jadi balapan pertama setelah beberapa tahun di mana rider Ducati tidak naik podium.

    Untuk diketahui, balapan MotoGP Inggris semalam dimenangkan oleh Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing. Di podium kedua ditempati Johann Zarco dari LCR Honda yang pada seri sebelumnya menjuarai MotoGP Prancis. Sedangkan podium ketiga ada Marc Marquez dari Ducati. Marc Marquez juga sempat rebutan podium dengan Franco Morbidelli. Pada akhirnya, Marquez menyentuh garis finis duluan dengan selisih yang cukup tipis.

    Francesco ‘Pecco’ Bagnaia mengaku pada pebalap Ducati merasakan masalah selama akhir pekan di seri MotoGP Inggris. Masalah itu khususnya dalam hal feel di bagian depan. Malah, Pecco bilang masalah tersebut disembunyikan Marc Marquez.

    “Marc (Marquez) menyembunyikan masalah yang kami hadapi sepanjang akhir pekan. Ia melakukan pekerjaan yang fantastis,” kata Bagnaia seperti dikutip Crash.

    “Tetapi kami harus mengatakan bahwa ini adalah balapan pertama setelah saya tidak tahu berapa banyak balapan di mana Ducati tidak naik podium, tanpa masalah Fabio (Quartararo). Ini adalah sesuatu yang perlu direnungkan dan saya tahu betul bagaimana tim dan teknisi saya bekerja untuk menemukan solusi karena yang lain membaik dan kami mandek, atau bahkan memburuk. Jadi, kami perlu mengambil langkah,” ujar Pecco.

    (rgr/dry)

  • Yamaha Pakai Mesin Baru di MotoGP Prancis 2025

    Yamaha Pakai Mesin Baru di MotoGP Prancis 2025

    Jakarta

    Yamaha akan menggunakan mesin baru di MotoGP Prancis 2025 yang berlangsung akhir pekan ini. Hal itu diungkapkan langsung oleh pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.

    “Kami harus fokus pada pekerjaan akhir pekan ini. Hasil positif selama balapan dan tes di Sirkuit Jerez menjadi dorongan yang bagus bagi tim, dan saya tertarik buat melihat bagaimana spesifikasi mesin baru ini bekerja di Le Mans (Prancis). Saya bersemangat untuk memulainya,” ujar Quartararo dikutip dari Crash.

    Fabio Quartararo Foto: REUTERS/Jon Nazca

    Adapun mesin baru yang bakal digunakan Yamaha nanti di MotoGP Prancis 2025 nanti bukanlah mesin konfigurasi V4 yang sedang mereka godok. Melainkan masih memakai mesin 4 silinder segaris atau inline, namun dengan versi yang lebih advance.

    Rekan setim Quartararo, Alex Rins, juga optimis dengan performa mesin terbaru Yamaha M1 tersebut. Hal itu berkaca pada hasil tes Jerez beberapa waktu lalu, di mana Rins mencatat waktu putaran tercepat keempat tepat di belakang Quartararo.

    Alex Rins Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

    “Kami membuat langkah positif selama tes Jerez minggu lalu,” kata Rins. “Kami akan menguji temuan kami lagi di Le Mans. GP ini akan sangat penting untuk mengumpulkan data, sehingga kami dapat memulai uji privat Misano minggu depan dengan bekal informasi yang memadai,” lanjut pebalap asal Spanyol tersebut.

    Gelaran MotoGP Prancis 2025 yang berlangsung akhir pekan ini bakal menjadi momen yang menyenangkan bagi Quartararo. Sebab dia akan balapan di negara kelahirannya.

    “Le Mans sangat istimewa bagi saya: ini adalah GP kandang saya, dan akan ada banyak penggemar yang mendukung saya. Tidak peduli berapa kali saya melakukannya, saya tetap merinding ketika mereka (pendukung) menyanyikan lagu kebangsaan sebelum balapan,” tukas pebalap berjuluk El Diablo.

    (lua/dry)

  • Tangan Dingin Mantan Insinyur Ducati Bikin Yamaha Bangkit di MotoGP

    Tangan Dingin Mantan Insinyur Ducati Bikin Yamaha Bangkit di MotoGP

    Jakarta

    Yamaha akhirnya bisa merasakan naik podium lagi melalui Fabio Quartararo yang finis kedua di MotoGP Spanyol. Ini merupakan podium pertama yang diraih Yamaha sejak dua musim lalu. Mantan insinyur Ducati, Max Bartolini, menjadi salah satu kunci kebangkitan Yamaha di MotoGP.

    Diketahui Bartolini membelot dari Ducati ke Yamaha sejak musim ini. Bartolini membawa pengalaman dan keahliannya ke Yamaha. Walhasil, Yamaha yang masih mengandalkan mesin inline pun mampu bersaing dengan motor Ducati yang paling sempurna di MotoGP dengan konfigurasi V4.

    Fabio Quartararo raih podium kedua di MotoGP Spanyol 2025 Foto: REUTERS/Jon Nazca

    Pengamat MotoGP dari TNT Sports, Michael Laverty, mengatakan, ‘tangan dingin’ Bartolini di Yamaha mulai kelihatan. Selain Yamaha, kemungkinan besar Aprilia juga menyusul kesuksesan tersebut karena mereka juga merekrut mantan orang Ducati ke garasinya.

    “Quartararo mendapat tekanan, tapi dia unggul dua detik atas Pecco Bagnaia (di Spanyol), dia tidak gentar sama sekali,” bilang Laverty seperti dikutip dari Crash, Selasa (6/5).

    “Saya melihat momen yang menarik. Fabiano Sterlacchini keluar dari garasi Aprilia, dia membelot ke Aprilia, dan Max Bartolini membelot ke Yamaha. Mereka menikmati momen itu, mereka berpelukan. Rahasia-rahasia dari Ducati telah sampai ke Yamaha, dan secara bertahap akan sampai ke Aprilia,” sambung Laverty.

    Jorge Martin Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

    Sebagai informasi, dalam beberapa musim terakhir Yamaha mengalami kesulitan di MotoGP dan tak mampu bersaing di papan atas. Tapi kemudian Yamaha berbenah, merekrut banyak insinyur asal Eropa. Hasilnya kini pun mulai kelihatan dan terus akan meningkat di masa depan.

    “Pertandingan dimulai! Senang sekali melihat Yamaha mampu bertarung. Masih banyak lagi yang akan datang,” terang Laverty.

    Selain Yamaha, Aprilia juga bisa mengambil keuntungan serupa dari para eks Ducati. Direktur teknis mereka Sterlacchini, juga merupakan mantan Ducati. Bahkan Aprilia punya keuntungan lebih karena mereka memiliki Jorge Martin yang merupakan mantan pebalap Ducati dan juara MotoGP 2024.

    (lua/rgr)

  • Jadwal MotoGP Prancis 2025 Akhir Pekan Ini

    Jadwal MotoGP Prancis 2025 Akhir Pekan Ini

    Jakarta

    Jadwal MotoGP Prancis 2025 bisa Anda simak di sini. Rangkaian balap MotoGP Prancis 2025 bisa dilihat di stasiun televisi Trans7 atau sejumlah aplikasi berbayar seperti SPOTV dan Vision+.

    Seri keenam MotoGP 2025 bakal diselenggarakan di Sirkuit Le Mans, Prancis, akhir pekan ini. Le Mans merupakan salah satu sirkuit tradisional dan legendaris di MotoGP, yang sudah menyelenggarakan balap Grand Prix sepeda motor sejak tahun 1969.

    MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans sebelumnya didominasi oleh merek-merek Jepang seperti Honda dan Yamaha. Tetapi sejak lima musim terakhir, sirkuit dengan panjang 4,19 km tersebut didominasi oleh pebalap-pebalap Ducati. Terakhir pada 2024 lalu, Jorge Martin juara di Le Mans bersama tim Pramac Ducati.

    Pada MotoGP Prancis 2025, rider-rider pabrikan Borgo Panigale masih menjadi yang difavoritkan juara di Le Mans. Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan Alex Marquez adalah tiga rider top Ducati yang tampil cukup konsisten di tiga besar dalam lima seri awal MotoGP 2025.

    Meski begitu, jangan lupakan pebalap tuan rumah seperti Fabio Quartararo. Pebalap Monster Energy Yamaha tersebut sedang dalam rasa percaya diri tinggi usai meraih podium kedua di MotoGP Spanyol 2025. Selain Quartararo, ada juga Johann Zarco yang belakangan ini penampilannya cukup nyetel bersama Honda RC213V.

    Rangkaian MotoGP Prancis 2025 dimulai hari Jumat (9/5) dengan sesi latihan dan latihan bebas, kemudian hari Sabtu (10/5) diselenggarakan sesi kualifikasi dan balapan sprint untuk kelas MotoGP. Pada hari Minggu (11/5) diselenggarakan balap utama untuk semua kelas.

    Jadwal MotoGP Prancis 2025

    Jumat (9/5/2025)

    1. 14:00-14:35 WIB: Moto3 Free Practice Nr. 1
    2. 14:50-15:30 WIB: Moto2 Free Practice Nr. 1
    3. 15:45-16:30 WIB: MotoGP Free Practice Nr. 1
    4. 18:15-18:50 WIB: Moto3 Practice
    5. 19:05-19:45 WIB: Moto2 Practice
    6. 20:00-21:00 WIB: MotoGP Practice

    Sabtu (10/5/2025)

    1. 13:40-14:10 WIB: Moto3 Free Practice Nr. 2
    2. 14:25-14:55 WIB: Moto2 Free Practice Nr. 2
    3. 15:10-15:40 WIB: MotoGP Free Practice Nr. 2
    4. 15:50-16:05 WIB: MotoGP Qualifying Nr. 1
    5. 16:15-16:30 WIB: MotoGP Qualifying Nr. 2
    6. 17:50-18:05 WIB: Moto3 Qualifying Nr. 1
    7. 18:15-18:30 WIB: Moto3 Qualifying Nr. 2
    8. 18:45-19:00 WIB: Moto2 Qualifying Nr. 1
    9. 19:10-19:25 WIB: Moto2 Qualifying Nr. 2
    10. 20:00 WIB: MotoGP 13 Laps Sprint Race

    Minggu (11/5/2025)

    1. 16:00 WIB: Moto3 20 Laps Race
    2. 17:15 WIB: Moto2 22 Laps Race
    3. 19:00 WIB: MotoGP 27 Laps Grand Prix

    (lua/din)

  • Motor ‘Lemot’ Yamaha Bisa Taklukan Ducati, Bagnaia Bilang Begini

    Motor ‘Lemot’ Yamaha Bisa Taklukan Ducati, Bagnaia Bilang Begini

    Jakarta

    Pebalap Ducati Francesco Bagnaia harus mengakui keunggulan motor Yamaha yang dibesut Fabio Quartararo pada balap utama MotoGP Spanyol 2025. Bagnaia kalah bersaing merebutkan posisi kedua dari Quartararo, sehingga harus puas finis ketiga. Bagnaia pun mengungkapkan alasan kenapa motor Ducati bisa kalah dari motor Yamaha.

    Quartararo tampil fantastis di MotoGP Spanyol 2025. Pebalap Prancis itu mempertahankan keunggulan 0,5 hingga 1 detik di atas Bagnaia, sejak disalip Alex Marquez di lap 11 dari total 25 lap.

    Francesco Bagnaia Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha

    Bagnaia pun mengaku terkesan dengan performa Quartararo di atas Yamaha M1. Pecco mengaku kesulitan mendekati sang rival lantaran ada masalah di bagian depan Ducati tunggangannya. Di sisi lain, Pecco mengakui bahwa Yamaha M1 milik Quartararo sebenarnya lebih lambat dibanding Desmosedici GP25 miliknya.

    “Dia membalap dengan motor yang lebih lambat dari milikku, motor yang biasanya memungkinkanku menang atau menyalip dengan mudah, tapi Fabio melakukan pekerjaan yang luar biasa,” ujar Bagnaia dikutip dari Crash, Kamis (1/5/2025).

    Fabio Quartararo Foto: REUTERS/Jon Nazca

    “Aku tidak bisa mendekatinya,” lanjutnya. “Dia sangat kuat di tikungan cepat, pengeremannya solid, memaksimalkan setiap detail motornya, dan sangat cepat. Bahkan andai aku berhasil mendekat, aku yakin bisa menyalipnya di straight (lintasan lurus), tapi ternyata tidak. Dia selalu keluar tikungan dengan mulus dan secara cepat, sungguh hal mengesankan,” sambung anak didik Valentino Rossi tersebut.

    Sekadar informasi, sebelum MotoGP Spanyol 2025, kali terakhir Quartararo naik podium adalah di MotoGP Indonesia 2023. Butuh waktu hampir dua tahun bagi El Diablo buat naik podium lagi di MotoGP.

    Sementara bagi Bagnaia, kegagalannya menyalip pembalap Monster Energy Yamaha itu membuatnya harus puas ada di posisi ketiga untuk ketiga kalinya dalam lima balapan terakhir.

    (lua/dry)

  • Motor ‘Lemot’ Yamaha Bisa Taklukan Ducati, Bagnaia Bilang Begini

    Bahagianya Quartararo Bisa Podium Lagi, Padahal Motor Tidak Berubah

    Jakarta

    Fabio Quartararo tampil oke pada MotoGP Spanyol 2025. El Diablo jadi pole sitter, lalu finis kedua. Padahal pebalap Prancis itu mengaku motornya tidak diutak-atik sejak MotoGP Amerika Serikat.

    Quartararo memimpin jalannya balapan selama 11 putaran di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (27/4/2025), sebelum akhirnya disalip Alex Marquez, dan Quartararo jadi runner up.

    Quartararo jadi satu-satunya pebalap Yamaha yang tembus tiga besar, Alex Rins menyelesaikan balapan pada posisi 13, dan Augusto Fernandez finis ke-17. Sementara itu, Jack Miller mengalami masalah pada motornya.

    YZR-M1 yang dibawa Quartararo terlihat begitu ngebut dibandingkan seri sebelumnya. Quartararo bilang tidak ada ubahan pada motornya sejak MotoGP Amerika Serikat, – saat itu Quartararo finis ke-10 pada balapan utama.

    “Motornya sama seperti di Austin (MotoGP AS). Kami cuma berhenti melakukan ubahan pada akhir pekan, mencoba pakai motor yang sama, alih-alih mengubah semuanya, dan membuat saya terbatas,” ucap Quartararo dikutip dari GPone, Senin (28/4/2025).

    Quartararo blak-blakan saat ini Yamaha tidak punya hal baru untuk dikembangkan saat balapan. Jadi alasan bertahan dengan setelan terbaik dipilih oleh pabrikan Iwata.

    “Kami nggak punya apa pun untuk bikin langkah maju, sementara besok (pengujian motor) kami harap untuk punya sesuatu,” kata Quartararo.

    Quartararo senang bukan main bisa podium lagi. Ini jadi podium perdana sejak kali terakhir melakukannya di Mandalika pada 2023, Quartararo finis ketiga.

    Balapan selanjutnya akan digelar di Le Mans, Prancis, pada 9-11 Mei 2025, sirkuit favorit bagi Quartararo. Namun dia belum begitu percaya diri bisa podium lagi, sadar motornya tidak banyak mendapat sentuhan baru.

    “Menurutku Le Mans adalah sirkuit yang bagus, soalnya ada banyak titik pengereman yang agresif dan itu adalah trek yang tidak banyak degradasi ban,” ujar Quartararo.

    “Le Mans mirip-mirip dengan ini (MotoGP Jerez). Tapi aku tidak mau terlalu antusias, karena kalau sudah berharap, ingin naik podium tapi finis kelima, aku pasti tidak senang. Tapi yang pasti aku akan memberikan yang terbaik, seperti yang dilakukan pada akhir pekan ini,” tambah dia.

    Quartararo kini menempati posisi keenam klasemen MotoGP 2025. Rider 26 tahun itu mencatatkan 50 poin, tertinggal 90 angka dari Alex Marquez di posisi teratas.

    (riar/rgr)