Tag: Fabio Quartararo

  • Jadwal Peluncuran Tim MotoGP 2026, Ada yang di Jakarta

    Jadwal Peluncuran Tim MotoGP 2026, Ada yang di Jakarta

    Jakarta

    Sejumlah tim MotoGP mulai merilis kalender peluncuran. Salah satu tim pabrikan menjadikan Jakarta sebagai lokasi acara utama.

    Dengan tes pramusim yang makin dekat, acara peluncuran ini memberikan penggemar kesempatan pertama untuk melihat livery, motor, dan pebalap baru yang siap menghadapi pertarungan di MotoGP.

    Jadwal Peluncuran Tim MotoGP

    Berikut ini jadwal peluncuran tim terbaru:

    13 Januari

    Prima Pramac Yamaha MotoGP menjadi tim pertama. Mereka dijadwalkan rilis pada pukul 00.00 WIB di Siena Italia. Dua pebalap; Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu menjadi ujung tombak dari tim ini.

    14 Januari

    Tim Pertamina Enduro VR46 bakal rilis di Roma, Italia pukul 18.00 WIB. Dua pebalap yang dipastikan membela timi ini ialah Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli.

    15 Januari

    Tim ketiga yang melakukan rilis di awal ialah Aprilia Racing. Milan, Italia menjadi lokasi pengenalan perdana tim yang digawangi Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Mereka bakal rilis pukul 17.00 WIB.

    19 Januari

    Ducati Lenovo Team dijadwalkan rilis di Madonna di Campiglio, Italia. Belum ada pengumuman waktu perilisan untuk tim yang dibela Marc Marquez dan Francesco Bagnaia ini.

    21 Januari

    Monster Energy Yamaha akan bertandang ke Jakarta. Belum ada pengumuman waktu peluncuran resmi tim yang diisi oleh rider Fabio Quartararo dan Alex Rins.

    21 Januari

    Trackhouse Racing menggunakan waktu yang sama dengan tim Monster Energy Yamaha, namun lokasi yang dipilih di London, Inggris. Dapat dipastikan dua pebalap; Ai Ogura dan Raul Fernandez akan membela tim balap ini.

    31 Januari

    BK8 Gresini Racing MotoGP memilih Kuala Lumpur, Malaysia untuk perilisan tim balap. Alex Marquez dan Fermin Aldeguer masih menjadi tandem andalan tim satelit Ducati.

    2 Februari

    Honda HRC Castrol, tim pabrikan yang rilis secara online. Duet Joan Mir dan Luca Marini masih tetap dipertahankan.

    Red Bull KTM dan LCR Honda juga akan melakukan perilisan tim secara online. Namun jadwal pengumumannya belum keluar.

    (riar/dry)

  • Aprilia Disebut sudah Selevel Ducati

    Aprilia Disebut sudah Selevel Ducati

    Jakarta

    Dalam beberapa musim terakhir, balap MotoGP memang didominasi oleh Ducati. Namun menurut Alex Rins, kini level Ducati mulai bisa dikejar oleh pabrikan Italia lainnya, Aprilia.

    “Yang saya lihat adalah Aprilia mengalami peningkatan signifikan. Performanya setara dengan Ducati,” ungkap Rins dikutip dari Crash. Pernyataan Rins tentu ada dasarnya, berkaca pada musim 2025, Aprilia menorehkan prestasi dengan menempati posisi ketiga klasemen akhir lewat Marco Bezzecchi.

    Pada musim 2026, Aprilia diyakini semakin kuat, dengan Jorge Martin yang pulih sepenuhnya dari cedera. Selain itu, pebalap tim satelit Aprilia Trackhouse, Raul Fernandez, juga mulai konsisten dan rajin naik podium. Tak hanya Aprilia, Rins juga menyinggung performa Honda di musim ini.

    “Honda benar-benar mengalami banyak peningkatan. Apa yang dilakukan Johann (Zarco) di awal musim, lalu Marini dan Mir sekarang. Mereka meraih hasil yang luar biasa,” sambung pebalap Monster Energy Yamaha tersebut.

    “Jadi sepertinya saat ini (Yamaha) kita sedikit tertinggal. Tapi tidak ada yang pasti untuk masa depan,” tambah pebalap Spanyol itu. Untuk diketahui, di musim 2025, hasil terbaik yang bisa diraih pabrikan berlambang garpu tala adalah posisi kesembilan, melalui pebalap Fabio Quartararo.

    Di musim 2026, Yamaha akan beralih sepenuhnya ke konfigurasi V4. Bahkan pengembangan mesin itu sudah dilakukan sejak musim 2025. “Mereka sedikit meningkatkan performa motor musim ini, tetapi mereka lebih fokus pada proyek V4,” Rins membenarkan.

    Keputusan akhir untuk tetap memakai desain V4 diperkuat oleh umpan balik yang konsisten dari keempat pebalap Yamaha, yang semuanya menyoroti keterbatasan mesin Inline, terutama kurangnya cengkeraman ban belakang.

    “Sangat membantu jika ada empat pebalap berbeda, dan empat gaya berkendara yang berbeda, yang mengeluhkan hal yang kurang lebih sama, sehingga kami dapat membantu mereka untuk bekerja dengan cara tertentu,” tukasnya.

    (lua/riar)

  • Keseringan Ngeluh Mesin V4, Quartararo Disemprot Bos Yamaha

    Keseringan Ngeluh Mesin V4, Quartararo Disemprot Bos Yamaha

    Jakarta

    Bos tim Yamaha MotoGP, Paolo Pavesio, menyoroti keluhan Fabio Quartararo mengenai performa motor Yamaha YZR-M1 bermesin V4. Pavesio menyebut sikap Quartararo tak berdampak baik pada upaya pabrikan Jepang untuk kembali kompetitif di MotoGP.

    Setelah beberapa musim yang berat, Yamaha memang tengah menata ulang arah pengembangan motor mereka. Proyek mesin V4 yang bakal menggantikan mesin 4 silinder segaris diharapkan menjadi titik balik kebangkitan mereka.

    Meski masih dalam tahap penyempurnaan, mesin V4 Yamaha telah tiga kali turun sebagai wildcard lewat Augusto Fernandez, serta beberapa kali diuji para pebalap Yamaha. Kehadiran mesin baru ini juga dianggap krusial untuk meyakinkan Quartararo bertahan setelah kontraknya berakhir pada 2026.

    Quartararo smencatat waktu lebih cepat dengan prototipe V4 pada tes Valencia, meski ia memberi catatan bahwa benchmark terhadap M1 lama tak bisa dijadikan tolok ukur mutlak. Ia mengatakan bahwa ia ‘menyukai cara berkendara mesin V4’, namun sejak pengujian perdana di Misano pada September, ia belum memberikan pujian lagi.

    Kesabaran Paolo Pavesio tampaknya mulai terkikis. Dalam wawancara dengan media Speedweek, ia menegaskan bahwa keluhan dari sang juara dunia 2021 itu tak membantu Yamaha untuk menjadi lebih baik.

    “Dari sudut pandang manusia, saya memahami rasa frustrasi yang terkadang Anda rasakan,” ujar Pavesio.

    “Tapi kami semua profesional dan berada di posisi sama. Kami menawari kesempatan untuk membalap buat Yamaha, dan ia menerimanya. (Tapi) terlalu banyak mengeluh di depan umum tidak akan membantu komitmen perusahaan,” tegas Pavesio.

    Sebagai informasi, Quartararo menutup musim 2025 dengan posisi kesembilan klasemen, unggul sekitar 122 poin dari pebalap Yamaha terbaik berikutnya, Jack Miller dari tim Pramac. Ia mencetak lima pole position dan satu podium di MotoGP Jerez. Sementara itu, masalah pada perangkat ride-height membuatnya gagal meraih kemenangan di GP Inggris, semakin menambah daftar kekesalan Quartararo terhadap paket motor Yamaha musim ini.

    (lua/dry)

  • Kata Miller soal Perbedaan Mesin Inline 4 dan V4 Yamaha M1

    Kata Miller soal Perbedaan Mesin Inline 4 dan V4 Yamaha M1

    Jakarta

    Pebalap Pramac Yamaha Jack Miller bicara soal perbedaan mesin inline 4 dan V4 Yamaha M1. Kata Miller, mesin inline 4 dan V4 memiliki perbedaan dari segi desain. Perbedaan itu akan membuat Yamaha lebih gampang mengatasi masalah akut yang dialaminya selama ini, yaitu minimnya cengkeraman ban belakang.

    Yamaha resmi beralih ke mesin V4 pada MotoGP 2026. Yamaha mengakhiri era M1 bermesin inline 4 yang telah mereka gunakan sejak era MotoGP modern tahun 2002. Sudah banyak prestasi ditorehkan Yamaha M1 inline 4, dengan delapan gelar MotoGP bersama Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, termasuk Fabio Quartararo pada 2021.

    Namun sejak pertengahan 2022, M1 inline 4 tersebut mengalami penurunan performa. Alih-alih bersaing memperebutkan gelar juara dunia, untuk memenangkan seri maupun sekadar naik podium pun sangat sulit. M1 inline 4 kalah saing dengan motor-motor Eropa yang sudah menggunakan mesin V4.

    Yamaha YZR-M1 terbaru bermesin V4 Foto: Dok. Yamaha Factory Racing

    “Kami punya motor solid di bagian depan, tidak terlalu banyak wheelie, dan jelas bisa berbelok dengan sangat baik,” ungkap Miller dikutip dari Crash. “Dan jika terjadi wheelie atau semacamnya, efeknya tidak terlalu buruk, karena distribusi berat motor kami jauh lebih banyak di bagian depan dibandingkan motor lain,” tambah Miller.

    Namun karakteristik M1 inline 4 yang bertumpu pada bagian depan ini mengorbankan cengkeraman bagian belakang yang sangat penting. Terlebih Michelin mengeluarkan ban generasi terbaru.

    “Keempat silindernya ada di ban depan (dengan mesin inline), jadi di mana pun Anda mengubah posisi tangki bahan bakar, bobotnya akan tetap berada di depan,” jelas Miller. Sementara dengan arsitektur mesin V4, distribusi bobot motor bisa lebih merata, sebab mesin V4 memposisikan dua silinder di depan dan dua silinder di belakang.

    “Rangka silinder (belakang) itu (pada mesin V4) berarti semuanya bergerak sedikit lebih ke belakang. Hanya tata letak dan cara penempatannya saja yang berbeda. Begitulah cara kerjanya antara V4 dan inline,” sambung rider asal Australia itu.

    Miller pun merasa bahwa keputusan Yamaha mengganti mesin dari inline 4 ke V4 adalah keputusan yang tepat. Terutama setelah YZR-M1 V4 mulai menunjukkan potensi yang menjanjikan pada cengkeraman belakangnya.

    “Tentu saja kami mendapatkan sasis yang berbeda. Dan ketika mesin V4 diuji, ada kemajuan dalam mengatasi masalah yang kami alami dengan motor inline 4,” jelas pebalap yang pernah membela KTM dan Ducati itu.

    (lua/rgr)

  • Resmi! Yamaha Pakai Mesin V4 di MotoGP 2026

    Resmi! Yamaha Pakai Mesin V4 di MotoGP 2026

    Jakarta

    Yamaha Motor Co., Ltd. mengonfirmasi bahwa motor MotoGP Yamaha YZR-M1 akan menggunakan mesin V4 terbaru untuk musim 2026. Dengan pengumuman ini, berarti Yamaha resmi meninggalkan konfigurasi mesin 4 silinder segaris yang diandalkan selama bertahun-tahun di MotoGP.

    “Keputusan ini sejalan dengan niat Yamaha untuk bertransisi, yang menggarisbawahi kesinambungan dan transparansi strategi pengembangan mesin Yamaha,” demikian dikutip dari pernyataan resmi Yamaha, Senin (17/11/2025).

    Yamaha menyebut, mesin empat silinder segaris telah menjadi fondasi identitas balap Yamaha selama beberapa dekade. Mesin inline-4 itu menjadi andalan para pebalap legendaris seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Fabio Quartararo. Kombinasi unik antara kelincahan dan penyaluran tenaga yang halus telah menghasilkan segudang kesuksesan.

    Mesin empat silinder segaris Yamaha telah berkompetisi di 429 Grand Prix, memenangkan 125 balapan, meraih lebih dari 350 podium, dan membantu Yamaha meraih 8 Gelar Pembalap, 7 Gelar Tim, 5 Gelar Pabrikan, dan 5 Triple Crown MotoGP.

    MotoGP Valencia kemarin menjadi balapan terakhir buat mesin empat silinder segaris Yamaha yang legendaris. Memasuki era baru, seluruh pebalap Yamaha MotoGP 2026 akan menggunakan mesin V4 selama Tes Valencia hari Selasa.

    “Seiring perkembangan MotoGP, Yamaha menerima tantangan untuk beradaptasi dengan tuntutan teknis baru sambil tetap mempertahankan DNA-nya. Peralihan ke mesin V4 menandai tonggak penting dalam upaya Yamaha dalam mencapai performa dan inovasi,” kata Yamaha.

    Mesin V4 Yamaha terbaru diharapkan menghasilkan akselerasi yang lebih baik, pengendalian yang lebih baik saat pengereman, dan kemampuan adaptasi yang lebih baik terhadap ban dan persyaratan aerodinamika terkini.

    “Proses pengembangan yang cepat selama musim 2025 mencerminkan komitmen Yamaha untuk menjadi yang terdepan dalam teknologi MotoGP sekaligus menghormati warisannya,” katanya.

    Massimo Bartolini, Direktur Teknis Yamaha Factory Racing, mengatakan keputusan untuk mengadopsi mesin V4 tidak diambil dengan mudah. Menurutnya, proses pengembangannya sangat ekstensif.

    “Kami menganalisis setiap aspek performa, mulai dari akselerasi hingga performa menikung, dan menyimpulkan bahwa konfigurasi ini menawarkan perbedaan yang kami harapkan, sehingga kami berpotensi mengubahnya menjadi keunggulan,” ujar Bartolini.

    “V4, meskipun masih dalam tahap awal pengembangan, memberikan apa yang kami butuhkan untuk dapat melangkah lebih jauh dan kembali bersaing di level tertinggi. Peralihan dari mesin empat silinder segaris ke V4 merupakan langkah maju yang besar bagi Yamaha, dan kami bersemangat untuk terus menyempurnakan paket ini menjelang tahun 2026 dan sepanjang musim untuk memaksimalkan potensinya,” katanya.

    “Peralihan ke konfigurasi V4 sama strategisnya, karena memungkinkan kami memposisikan diri untuk regulasi teknis 2027, ketika konfigurasi mesin ini akan menawarkan keunggulan dalam hal tata letak motor dan pengembangan aerodinamis,” pungkasnya.

    (rgr/din)

  • Bezzecchi Juara, Raul Kedua, Diggia Ketiga

    Bezzecchi Juara, Raul Kedua, Diggia Ketiga

    Jakarta

    Hasil MotoGP Valencia 2025 bisa Anda simak di sini. Marco Bezzecchi keluar sebagai juaranya, diikuti Raul Fernandez di urutan kedua, dan Fabio Di Giannantonio melengkapi tiga besar.

    Seri ke-22 sekaligus seri pamungkas MotoGP 2025 digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada 14-16 November 2025. Tahun 2024, sirkuit ini absen menggelar balap lantaran mengalami musibah banjir bandang.

    Balap utama MotoGP Valencia 2025 pada Minggu (16/11) berlangsung selama 27 lap dengan kondisi cuaca yang cerah. Ada kejadian unik sebelum balapan dimulai, di mana Franco Morbidelli hilang fokus dan terjatuh di area starting grid setelah menabrak motor Luca Marini yang berhenti.

    Marco Bezzecchi Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography

    Motor Ducati Desmosedici tunggangan Morbidelli yang mengalami kerusakan pun harus dibawa ke garasi dan Morbidelli tak bisa melanjutkan balapan. Oh iya, di lap pertama, Bezzecchi langsung ngacir terdepan, diikuti Alex Marquez, dan Fabio Di Giannantonio. Mereka memimpin rombongan pertama di awal-awal lap.

    Nasib sial menimpa Francesco ‘Pecco’ Bagnaia. Sudah start dari posisi ke-14, Bagnaia juga harus masuk garasi lebih cepat lantaran mengalami crash di lap pertama tikungan kelima. Bagnaia keluar lintasan dan crash setelah dipepet Johann Zarco. Gara-gara itu, Zarco dihukum long lap penalty.

    Pada lap kelima, rider Aprilia Trackhouse Raul Fernandez menyodok ke posisi ketiga, diikuti rider Red Bull KTM Pedro Acosta yang mengklaim tempat keempat. Diggia turun ke urutan kelima. Pada lap ketujuh, teman satu paddock Fernandez, Ai Ogura, mengalami crash.

    Berstatus sebagai juara sprint race MotoGP Valencia 2025, Alex berusaha sekuat mungkin untuk menyalip Bezzecchi. Namun alih-alih memberi perlawanan sengit, Alex justru semakin melorot posisinya.

    Fernandez menyalip Alex di lap ke-12, kemudian giliran Acosta mempecundangi adik Marc Marquez itu di lap ke-20. Di lap selanjutnya, gantian Diggia yang menyalip Alex. Tak hanya itu, Alex bahkan disalip oleh oleh rekannya, Fermin Aldeguer, di lap-lap akhir, hingga ia hanya bisa finis di urutan keenam.

    Bezzecchi berhasil menjadi pebalap pertama yang menyentuh garis finis Sirkuit Ricardo Tormo, diikuti Fernandez, dan Diggia yang secara heroik bisa memperjuangkan podium usai melakukan take over terhadap Acosta di lap ke-26.

    Sejumlah pebalap tak bisa menuntaskan balapan di MotoGP Valencia 2025. Jorge Martin masuk pit stop di lap ke-16. Fabio Quartararo mengalami crash di lap ke-24. Maverick Vinales masuk pit stop di lap ke-24. Franco Morbidelli dan Aleix Espargaro juga tak menuntaskan balapan kali ini.

    Hasil MotoGP Valencia 2025

    1. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) 40:52.45

    2. Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) +0.686

    3. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) +3.765

    4. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) +4.749

    5. Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) +8.048

    6. Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) +8.166

    7. Luca Marini (Honda HRC Castrol) +12.644

    8. Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) +14.582

    9. Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) +15.497

    10. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) +17.460

    11. Miguel Oliveira (Prima Pramac Yamaha MotoGP) +19.304

    12. Johann Zarco (Castrol Honda LCR) +21.286

    13. Joan Mir (Honda HRC Castrol) +22.079

    14. Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP Team) +23.255

    15. Nicolo Bulega (Ducati Lenovo Team) +26.144

    16. Augusto Fernandez (Yamaha Factory Racing Team) +36.854

    17. Somkiat Chantra (Idemitsu Honda LCR) +39.136

    (lua/din)

  • Murid Rossi Ungguli Adik Marquez!

    Murid Rossi Ungguli Adik Marquez!

    Jakarta

    Kualifikasi MotoGP Valencia 2025 sudah berakhir, Sabtu (15/11). Murid Valentino Rossi, Marco Bezzecchi sukses meraih pole position dengan catatan waktu 1 menit 28,809 detik. Sementara adik kandung Marc Marquez, Alex Marquez berada persis di belakangnya!

    Ketika Q2 baru dimulai, pebalap KTM asal Spanyol, Pedro Acosta langsung memimpin dengan catatan 1 menit 29,298 detik. Dia dibuntuti Marco Bezzecchi dan Johann Zarco.

    Bezzecchi kemudian mengalami masalah pengereman sehingga melebar di Tikungan 2. Alex Marquez lantas melesat ke peringkat pertama, menembus 1 menit 28 detik.

    Marco Bezzecchi meraih pole position di MotoGP Valencia 2025. Foto: REUTERS/Marcelo del Pozo

    Pada lima menit terakhir, Bezzecchi menggusur Alex Marquez untuk merebut urutan teratas. Jarak kedua pebalap hanya 0,026 detik. Fabio Di Giannantonio melengkapi baris terdepan setelah mengamankan grid ketiga di MotoGP Valencia 2025.

    Raul Fernandez memaksimalkan hasil bagus di Q1 untuk meraih posisi start keempat. Acosta harus puas menempati grid kelima, di depan Fabio Quartararo.

    Sementara itu Francesco Bagnaia mengalami nasib apes yang membuatnya gagal menembus Q2. Motornya bermasalah di akhir sesi Q1, sehingga si pebalap mesti kembali ke garasi Ducati. Bagnaia akan start dari posisi 16 di balapan nanti.

    Berikut Hasil Kualifikasi MotoGP Valencia 2025Marco BezzecchiAlex MarquezFabio DiggiaRaul FernandezPedro AcostaFabio QuartararoFranco MorbidelliJack MillerFermin AldeguerJoan MirJohann ZarcoAi OguraLuca MariniAleix EspargaroBrad BinderFrancesco BagnaiaJorge MartinMiguel OliveiraAlex RinsEnea BastianiniMaverick VinalesNicola BulegaAugusto Fernandez.

    (sfn/dry)

  • Marc Marquez Tambah Koleksi BMW, Dapat Gratis

    Marc Marquez Tambah Koleksi BMW, Dapat Gratis

    Jakarta

    Marc Marquez akan menambah koleksi mobil BMW secara cuma-cuma alias gratis. Rider Spanyol itu menang BMW M Award 2025.

    BMW M Award sudah menjadi tradisi MotoGP sejak 2003. Poin untuk penghargaan ini dihitung dari hasil sesi kualifikasi sepanjang musim. Siapa yang mengoleksi poin terbanyak, berhak membawa pulang mobil BMW eksklusif. Nah, Marc Marquez pemenangnya tahun ini!

    BMW M2 CS tampil dengan warna Velvet Blue Metallic yang elegan siap dibawa pulang oleh Marc Marquez. Dia memuncaki klasemen BMW M Award dengan perolehan 351 poin.

    Hasil kualifikasi terbaik Marc Marquez berkat catatan delapan pole position, lima kali start di barisan depan, dan lima kali start dari baris kedua.

    Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) awalnya menjadi penantang Marc. Namun, kecelakaan saat kualifikasi di Portimao membuatnya berada pada posisi start kelima. Alhasil, selisih poinnya menjadi 28 poin dari sang kakak. Dengan tersisa satu kualifikasi di Valencia, maka tertutup sudah peluang #73 untuk mendapatkan hadiah mobil BMW CS2.

    Mobil itu terasa spesial, punya spek mesin inline enam silinder M TwinPower Turbo bertenaga 530 dk. Mobil ini mampu melesat dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 3,8 detik.

    Tidak hanya kencang, mobil ini juga ringan. Bobotnya dikurangi sekitar 30 kilogram dibanding model standar berkat penggunaan material serat karbon di berbagai komponen.

    Pemegang rekor BMW M Award adalah Marc Marquez, yang memenangi penghargaan sebanyak tujuh kali beruntun dari 2013 hingga 2019. Dalam dua tahun terakhir, Francesco Bagnaia yang menjadi pemenangnya.

    Daftar Peraih BMW M Award:

    2024: Francesco Bagnaia (Ducati)2023: Francesco Bagnaia (Ducati)2022: Francesco Bagnaia (Ducati)2021: Fabio Quartararo (Yamaha)2020: Fabio Quartararo (Yamaha)2019: Marc Marquez (Honda)2018: Marc Marquez (Honda)2017: Marc Marquez (Honda)2016: Marc Marquez (Honda)2015: Marc Marquez (Honda)2014: Marc Marquez (Honda)2013: Marc Marquez (Honda)2012: Jorge Lorenzo (Yamaha)2011: Casey Stoner (Honda)2010: Jorge Lorenzo (Yamaha)2009: Valentino Rossi (Yamaha)2008: Casey Stoner (Ducati)2007: Casey Stoner (Ducati)2006: Nicky Hayden (Honda)2005: Sete Gibernau (Honda)2004: Valentino Rossi (Yamaha)2003: Valentino Rossi (Honda)

    (riar/din)

  • Giliran Murid Rossi yang Kasih Paham Adik Marquez

    Giliran Murid Rossi yang Kasih Paham Adik Marquez

    MotoGP Portugal 2025 sudah berlangsung di Sirkuit Algarve, Portugal pada Minggu (9/11/2025). Marco Bezzecchi keluar sebagai juara.

    Seri kedua terakhir MotoGP musim ini berlangsung penuh drama sejak awal lomba. Bagaimana ulasan dan hasil MotoGP Portugal 2025? Simak tulisan ini!

    Dengan semangat mengunci juara tiga di klasemen akhir MotoGP 2025, Marco Bezzecchi akan tampil total di balap utama di Aglarve. Terlebih, anak didik Valentino Rossi ini berhasil mengamankan posisi pole saat start.

    Namun keinginan kuat Bezzecchi tentu bukan tanpa penghalang. Pedro Acosta yang juga punya peluang yang sama juga akan tampil ngotot di Portugal. Pebalap muda tim KTM ini start dari posisi kedua. Di belakangnya ada Fabio Quartarao, Francesco Bagnaia, dan Alex Marquez.

    Start dimulai! Bezzecchi langsung melesat menjadi yang tercepat dan merebut holeshot. Di belakangnya, Acosta menempel ketat. Menariknya beberapa saat setelah start, Alex Marquez langsung mengamankan posisi ketiga menyalip Quartararo dan Bagnaia.

    Namun posisi tiga besar tak bertahan lama. Di lap kedua, Alex Marquez berhasil berhasil menyalip Acosta dan langsung menghantui Bezzecchi dengan gap yang tidak jauh.

    Drama di MotoGP Portugal dibuka dengan crash-nya Morbidelli di tikungan kelima. Pebalap Timnas Pertamina Enduro VR46 itu jatuh saat balap baru berlangsung beberapa menit.

    Selang beberapa lap dari jatuhnya Morbidelli, giliran Joan Mir dan Enea Bastianini yang kembali ke pit karena ada masalah pada motornya. Namun Bastianini kembali lagi setelah beberapa saat.

    Tikungan kelima Sirkuit Algarve memang angker. Beberapa kali pebalap kesulitan menjaga kontrol motornya di sini untuk keluar dari tikungan. Bahkan di lap ke-9, Fermin Aldeguer dan Brad Binder sempat bersenggolan mencari racing line.

    Masuk ke lap-10, posisi terdepan masih belum berubah. Bezzecchi masih kuat di posisi satu dan ditempel ketat oleh Alex dengan gap 0,4 detikan. Sementara Acosta juga menjaga jarak dari Bagnaia di belakang mereka.

    Beberapa saat setelah itu, pecinta Bagnaia dibuat kecewa. Pebalap tim Ducati ini tak dapat menahan laju motornya saat menikung ke kanan di tikungan ke-10 Algarve. Di lap ke-11, ia menyelesaikan balap dan membuat Pedro Acosta berpeluang besar naik podium.

    Yang juga mencuri perhatian di MotoGP Portugal adalah aksi pebalap asal Afrika Selatan Brad Binder. Dengan motor KTM-nya, Binder berhasil pelan-pelan membongkar pertahanan lawan. Ia melesat dari start di posisi ke-14 hingga bertahan di urutan 5 besar sejak lap ke-15.

    Di sisi lain, pebalap muda asal Spanyol, Fermin Aldeguer juga layak dapat rating bagus. Ia tampil ngotot sejak awal, piawai menaikkan pace balap dan mencuri posisi di tiap tikungan hingga berhasil mengamankan posisi keempat, meski start dari urutan ke-11.

    Masuk lap ke-20, posisi tak banyak berubah khususnya di rombongan depan. Bezzecchi masih percaya diri asapi adik kandung Marc Marquez. Gap-nya bahkan makin jauh, hingga di atas 3 detik.

    Sementara Pedro Acosta juga terlihat menjaga pace balap dan tak mencoba ngotot untuk merebut posisi Alex Marquez. Di sisi lain, Quartararo makin lama makin kendor. Pebalap Yamaha ini menunjukkan tren balap yang buruk, start dari urutan tiga, sempat ada di empat besar, dan mengakhiri balap di luar lima besar.

    Hasil akhir ternyata tak banyak berubah dari awal start. Marco Bezzecchi berhasil menundukkan Alex Marquez yang menggila di Sprint Race.

    Di sisi lain, untuk melengkapi podium klasemen, Acosta harus bekerja keras di seri pamungkas MotoGP 2025 yang akan berlangsung beberapa pekan depan di Valencia. Duel Bezzecchi dan Acosta menarik untuk ditunggu!

    Hasil MotoGP Portugal 2025

    1. Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25)
    2. Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    3. Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16)
    4. Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    5. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)
    6. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1)
    7. Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
    8. Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25)
    9. Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V)
    10. Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    11. Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V)
    12. Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)
    13. Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1)
    14. Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1)
    15. Nicolo Bulega ITA Ducati Lenovo (GP25)
    16. Lorenzo Savadori ITA Aprilia Factory (RS-GP25)
    17. Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)
    18. Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16)

    DNF
    Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25)
    Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V)
    Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24)

  • Link Live Streaming MotoGP Portugal 2025

    Link Live Streaming MotoGP Portugal 2025

    Jakarta

    Musim MotoGP 2025 memang hampir usai, tapi panasnya pertarungan belum reda. Malam ini, para pebalap kembali memanaskan lintasan di Sirkuit Autodromo Internacional do Algarve, Portugal.

    Seri ke-21 ini bisa jadi penentu gengsi di akhir musim, dan detikers bisa menyaksikannya lewat link live streaming MotoGP Portugal 2025 yang tersedia di bawah.

    Meskipun gelar juara dunia sudah dikunci, persaingan untuk posisi ketiga klasemen masih sangat terbuka. Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia, dan Pedro Acosta kini bersaing ketat dengan selisih poin yang tipis.

    Tiga pebalap ini sama-sama berpeluang naik podium klasemen akhir jika berhasil tampil konsisten di balapan utama malam ini.

    Dari hasil Sprint Race MotoGP Portugal 2025 kemarin, persaingan mereka sudah terlihat sengit sejak start.

    Pedro Acosta tampil agresif dan sukses finis di posisi kedua, sementara Bezzecchi yang memulai dari pole position harus puas di urutan ketiga. Fabio Quartararo turun satu posisi ke tempat keempat, disusul Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46.

    Sebaliknya, Francesco Bagnaia belum mampu tampil sesuai ekspektasi. Pebalap Ducati Lenovo itu hanya finis kedelapan dan mengantongi dua poin tambahan.

    Hasil tersebut membuat peluang Bagnaia untuk mengamankan posisi tiga klasemen kian menipis, namun ia masih punya kesempatan membalikkan keadaan di balapan malam ini.

    Dengan kondisi klasemen yang belum pasti dan performa pebalap papan atas yang terus naik-turun, MotoGP Portugal 2025 malam ini diprediksi akan berlangsung panas sejak awal lap.

    Link Live Streaming MotoGP Austria 2025

    detikers bisa menyaksikan MotoGP Portugal 2025 malam ini melalui platform resmi berikut:

    MotoGP.com (berlangganan)Vidio.com (berlangganan)Vision+ (berlangganan)Trans7 (gratis via siaran TV)

    Dengan posisi start yang kompetitif, persaingan Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia, hingga Pedro Acosta tentu akan panas sejak lap awal. Jangan lewatkan aksinya, detikers!

    (mhg/rgr)