Tag: Eva Chairunisa

  • KCIC siagakan 530 personel keamanan selama masa angkutan Lebaran 2025

    KCIC siagakan 530 personel keamanan selama masa angkutan Lebaran 2025

    Petugas keamanan saat membantu penumpang disabilitas kereta cepat Whoosh di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (24/3/2025). ANTARA/Rubby Jovan

    KCIC siagakan 530 personel keamanan selama masa angkutan Lebaran 2025
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Senin, 24 Maret 2025 – 17:35 WIB

    Elshinta.com – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyiagakan sebanyak 530 personel keamanan yang terdiri atas petugas internal KCIC, TNI, dan Polri dalam rangka menyukseskan angkutan Lebaran 2025. General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan upaya yang dilakukan tersebut guna memastikan operasional perjalanan kereta api aman serta pelayanan kepada pelanggan berjalan optimal.

    “KCIC berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi yang andal dan nyaman bagi masyarakat selama angkutan Lebaran dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan,” kata Eva di Bandung, Senin.

    Eva menjelaskan sebelum berdinas, mereka harus menjalani serangkaian asesmen kesehatan yang mencakup pengecekan kondisi fisik secara umum serta kesiapan fisik untuk melayani penumpang. KCIC ingin memastikan bahwa petugas pelayanan memiliki penampilan yang rapi dan profesional agar memberikan pengalaman yang nyaman dan menyenangkan bagi penumpang.

    “Prosedur ini menjadi bagian dari upaya KCIC dalam menjaga standar keselamatan tertinggi dan memastikan bahwa petugas dalam keadaan prima saat mengoperasikan Whoosh,” kata dia.​​​​​​​

    Eva menjelaskan dari segi fasilitas, pihaknya telah melakukan pengecekan agar seluruh sarana pendukung dalam kondisi optimal. Beberapa fasilitas yang tersedia di stasiun meliputi area bermain anak, ruang tunggu, ruang VIP, jalur khusus disabilitas, ruang ibu menyusui, pos kesehatan, pos pengamanan, serta area parkir yang memadai.

    “Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, kami siap melayani lonjakan penumpang dan memastikan perjalanan yang lancar serta menyenangkan bagi seluruh pengguna Whoosh,” kata Eva.

    Sumber : Antara

  • Tiket Whoosh Diskon Besar untuk Mudik Lebaran! Begini Cara Dapatkannya

    Tiket Whoosh Diskon Besar untuk Mudik Lebaran! Begini Cara Dapatkannya

    Jakarta: Mudik Lebaran hemat bisa kamu lakukan dengan menggunakan berbagai promo menarik, seperti promo spesial dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). 
     
    KCIC menghadirkan diskon hingga 20 persen untuk perjalanan dengan Kereta Cepat Whoosh selama periode Ramadhan dan mudik Lebaran 2025.
    Tiket Whoosh hemat hingga 20%
    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjelaskan, KCIC memberikan diskon khusus bagi rombongan yang ingin bepergian dengan Whoosh. 
     
    Diskon yang diberikan berkisar antara 10 hingga 20 persen untuk perjalanan dalam periode 15-31 Maret 2025.

    “Diskon sebesar 10 hingga 20 persen diberikan bagi rombongan minimal 10 orang yang melakukan perjalanan dengan Whoosh,” ujar Eva dilansir Antara, Selasa, 18 Maret 2025.
     
    Promo ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus mudik sekaligus memberikan opsi perjalanan yang lebih hemat dan nyaman bagi masyarakat.
     

    Syarat dan cara mendapatkan diskon Whoosh
    Buat kamu yang ingin menikmati diskon ini, berikut beberapa syarat dan ketentuannya:

    Berlaku untuk rombongan minimal 10 orang.
    Berlaku untuk perjalanan dengan Whoosh pada periode 15-31 Maret 2025.
    Pemesanan harus dilakukan melalui layanan Whoosh Group Reservation via WhatsApp di 0813-4000-2920.
    Pemesanan dilakukan secara kolektif dan tidak bisa dibeli secara individu.

    Selain mendapatkan harga tiket lebih hemat, pemesanan rombongan juga memberikan keuntungan tambahan seperti pengaturan kursi yang berdekatan, kemudahan dalam pembayaran, serta pelayanan khusus dari petugas Whoosh.

    Whoosh siap layani lonjakan penumpang mudik lebaran
    KCIC memprediksi adanya lonjakan penumpang hingga 30 persen selama periode Angkutan Lebaran 2025. Jumlah penumpang diperkirakan mencapai 24.000 orang per hari. Untuk mengakomodasi lonjakan ini, 
     
    KCIC telah meningkatkan jumlah perjalanan Whoosh menjadi 62 perjalanan per hari, meningkat 20 persen dibandingkan tahun lalu.
     
    Dalam periode Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 21 Maret 2025, KCIC telah menyiapkan 808.946 kursi dalam 1.346 perjalanan Whoosh. Hal ini dilakukan demi memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan selama masa mudik.
     
    “Dengan layanan Whoosh yang cepat, nyaman, dan efisien, kami ingin memastikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pelanggan selama periode Ramadan dan mudik Lebaran ini,” kata Eva.
     
    Jadi, jangan sampai ketinggalan kesempatan untuk menikmati mudik lebih hemat! Segera ajak keluarga, teman, atau rekan kerja untuk menikmati perjalanan dengan Whoosh dan manfaatkan promo spesial ini sebelum kehabisan!

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Kereta Cepat Whoosh Siapkan 808 Ribu Kursi Selama Libur Lebaran 2025 – Page 3

    Kereta Cepat Whoosh Siapkan 808 Ribu Kursi Selama Libur Lebaran 2025 – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Menyambut masa angkutan Lebaran 2025, PT KCIC menyiapkan layanan maksimal bagi para penumpang Whoosh. Masa angkutan Lebaran KCIC akan berlangsung selama 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

    KCIC mengoperasikan 62 perjalanan reguler Whoosh per hari, meningkat 20% dibanding angkutan Lebaran tahun lalu yang hanya mencapai 52 perjalanan per hari. Dengan peningkatan jumlah perjalanan ini, kapasitas tempat duduk harian pun bertambah menjadi 37.262 tempat duduk, naik dari 31.252 tempat duduk per hari pada tahun lalu.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan secara total, KCIC menyediakan sebanyak 808.946 tempat duduk dalam 1.346 perjalanan Whoosh selama masa angkutan Lebaran 2025. 

    “Peningkatan kapasitas ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang, terutama pada tanggal-tanggal favorit yang diprediksi terjadi pada 5 April atau H+2 Lebaran,” kata Eva dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (16/3/2025).

    Antisipasi Peningkatan Jumlah Penumpang

    KCIC juga telah mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang yang diperkirakan terjadi sejak 21 Maret 2024, seiring dengan dimulainya libur sekolah dan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah. 

    Selain itu, libur Nyepi pada 28 Maret juga diperkirakan akan meningkatkan jumlah penumpang Whoosh secara bertahap.

    Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket secara online agar perjalanan lebih lancar dan nyaman. Hal ini dikarenakan tren pembelian tiket Whoosh, di mana sekitar 85% penumpang membeli tiket pada hari keberangkatan.

    “Kami memproyeksikan jumlah penumpang Whoosh selama angkutan Lebaran akan meningkat hingga 30%, mencapai hingga 24 ribu penumpang per hari. Sebagai perbandingan, pada hari kerja biasa, jumlah penumpang Whoosh berkisar antara 16-18 ribu per hari, sedangkan pada akhir pekan bisa mencapai 18-21 ribu penumpang per hari,” jelas Eva.

     

  • KCIC Perpanjang Masa Penjualan Tiket Whoosh di Momen Libur Lebaran 2025

    KCIC Perpanjang Masa Penjualan Tiket Whoosh di Momen Libur Lebaran 2025

    loading…

    KCIC memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan selama masa libur Lebaran 2025. Pihaknya memperpanjang masa penjualan tiket Whoosh Jakarta-Bandung. Foto: Dok SINDOnews

    JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan selama masa libur Lebaran 2025. Pihaknya memperpanjang masa penjualan tiket Whoosh Jakarta-Bandung.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, tiket Whoosh dapat dipesan lebih awal sejak H-25 sebelum jadwal keberangkatan. Sehingga, masyarakat kini dapat membeli tiket untuk keberangkatan April 2025, termasuk perjalanan masa libur Lebaran.

    “Inovasi ini untuk memberikan fleksibilitas dan kenyamanan lebih bagi para penumpang dalam menentukan jadwal perjalanan mereka,” ujar Eva, Minggu (16/3/2025).

    Sebelumnya, tiket Whoosh hanya dapat dipesan mulai H-14 sebelum keberangkatan. Tren pembelian tiket Whoosh menunjukkan sekitar 85% penumpang membeli tiket pada hari keberangkatan.

    Karena itu, pada momen libur Lebaran masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pembelian tiket secara online untuk menghindari resiko kehabisan tiket serta perjalanan lebih lancar dan nyaman.

    “Masyarakat yang melakukan pembelian di hari yang sama dengan jadwal keberangkatan agar memperhatikan bahwa pembelian tiket Whoosh secara online dapat dilakukan hingga 30 menit sebelum keberangkatan melalui kanal online. Untuk pembelian secara offline dapat dilakukan di loket dan vending machine stasiun hingga 15 menit sebelum keberangkatan,” ujar Eva.

    Diketahui, KCIC menyediakan 800 ribu tiket Whoosh penumpang selama musim Lebaran 2025. Masa angkutan Lebaran KCIC akan berlangsung selama 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

    KCIC mengoperasikan 62 perjalanan reguler per hari, meningkat 20% dibanding angkutan Lebaran tahun lalu yang hanya mencapai 52 perjalanan per hari.

    Dengan peningkatan jumlah perjalanan ini, kapasitas tempat duduk harian pun bertambah menjadi 37.262 tempat duduk, naik dari 31.252 tempat duduk per hari pada tahun lalu.

    Eva menambahkan total KCIC menyediakan 808.946 tempat duduk dalam 1.346 perjalanan Whoosh selama masa angkutan Lebaran 2025. Peningkatan kapasitas ini untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang, terutama pada tanggal-tanggal favorit yang diprediksi terjadi pada 5 April atau H+2 Lebaran.

    (jon)

  • Operasional Kereta Cepat Whoosh Ditambah Jadi 62 Perjalanan per Hari pada Periode Lebaran 2025 – Halaman all

    Operasional Kereta Cepat Whoosh Ditambah Jadi 62 Perjalanan per Hari pada Periode Lebaran 2025 – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — PT KCIC menyiapkan sebanyak 808.946 tempat duduk dalam 1.346 perjalanan Whoosh selama masa angkutan Lebaran 2025. 

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan masa angkutan Lebaran KCIC akan berlangsung selama 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

    “KCIC mengoperasikan 62 perjalanan reguler per hari, meningkat 20 persen dibanding angkutan Lebaran tahun lalu yang hanya mencapai 52 perjalanan per hari,” ujar Eva di Jakarta, Minggu (16/3/2025).

    Dengan peningkatan jumlah perjalanan ini, kapasitas tempat duduk harian pun bertambah menjadi 37.262 tempat duduk, naik dari 31.252 tempat duduk per hari pada tahun lalu.

    “Peningkatan kapasitas ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang, terutama pada tanggal-tanggal favorit yang diprediksi terjadi pada 5 April atau H+2 Lebaran,” tuturnya.

    KCIC juga telah mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang yang diperkirakan terjadi sejak 21 Maret 2024, seiring dengan dimulainya libur sekolah dan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah. 

    Selain itu, libur Nyepi pada 28 Maret juga diperkirakan akan meningkatkan jumlah penumpang Whoosh secara bertahap.

    “Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket secara online agar perjalanan lebih lancar dan nyaman,” katanya. 

    Hal ini dikarenakan tren pembelian tiket Whoosh, di mana sekitar 85 persen penumpang membeli tiket pada hari keberangkatan.

    “Kami memproyeksikan jumlah penumpang Whoosh selama angkutan Lebaran akan meningkat hingga 30 persen mencapai hingga 24 ribu penumpang per hari,” sambungnya. 

    Sebagai perbandingan, pada hari kerja biasa, jumlah penumpang Whoosh berkisar antara 16-18 ribu per hari, sedangkan pada akhir pekan bisa mencapai 18-21 ribu penumpang per hari.
     
     
     
     
     

  • Tiket Whoosh Bisa Dipesan H-25 Sebelum Keberangkatan, Cek Selengkapnya

    Tiket Whoosh Bisa Dipesan H-25 Sebelum Keberangkatan, Cek Selengkapnya

    Bisnis.com, JAKARTA —  PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) resmi memperpanjang masa penjualan tiket Whoosh selama libur Lebaran 2025, yaitu menjadi 25 hari sebelum jadwal keberangkatan. 

    General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan guna memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan selama masa libur Lebaran, saat ini tiket Whoosh dapat dipesan lebih awal, yaitu mulai 11 hingga 25 hari sebelum jadwal keberangkatan. 

    Dengan kebijakan ini, masyarakat sudah bisa membeli tiket untuk keberangkatan pada April 2025, termasuk untuk perjalanan masa libur Lebaran.  

    “Sebelumnya, tiket Whoosh hanya dapat dipesan mulai 11 hingga 14 hari sebelum keberangkatan. Inovasi ini dilakukan guna memberikan fleksibilitas dan kenyamanan lebih bagi para penumpang dalam menentukan jadwal perjalanan mereka,” kata Eva di Stasiun KCIC Halim, dikutip Minggu (16/3/2025). 

    Meski demikian, Eva menyatakan bahwa tren pembelian tiket Whoosh menunjukkan sekitar 85% penumpang membeli tiket pada hari keberangkatan. Untuk itu, KCIC mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pembelian tiket secara online guna menghindari risiko kehabisan tiket serta memastikan perjalanan lebih lancar dan nyaman.  

    Masyarakat yang melakukan pembelian di hari yang sama dengan jadwal keberangkatan perlu memperhatikan bahwa pembelian tiket Whoosh secara online dapat dilakukan hingga 30 menit sebelum keberangkatan melalui kanal online. 

    Sementara itu, pembelian secara offline dapat dilakukan di loket dan vending machine stasiun hingga 15 menit sebelum keberangkatan. 

    KCIC juga mendorong masyarakat untuk membeli tiket lebih awal melalui kanal online guna menghindari antrean di stasiun. Melalui pembelian online, penumpang mendapatkan kepastian tempat duduk dan dapat lebih santai saat tiba di stasiun. 

    Selain itu, khusus untuk transaksi melalui aplikasi Whoosh dan situs *ticket.kcic.co.id*, tersedia kemudahan refund dan reschedule secara online, sehingga perjalanan menjadi lebih fleksibel.  

    Adapun, KCIC menyediakan sebanyak 808.946 tempat duduk dalam 1.346 perjalanan Whoosh selama masa angkutan Lebaran 2025. Peningkatan kapasitas ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang, terutama pada tanggal-tanggal favorit yang diprediksi terjadi pada 5 April atau H+2 Lebaran.

    “Kami memproyeksikan jumlah penumpang Whoosh selama angkutan Lebaran akan meningkat hingga 30%, mencapai hingga 24.000 penumpang per hari,” kata Eva. 

    Sebagai perbandingan, pada hari kerja biasa, jumlah penumpang Whoosh berkisar antara 16.000-18.000 per hari, sedangkan pada akhir pekan bisa mencapai 18.000-21.000 penumpang per hari. 

    Eva menyampaikan bahwa KCIC mengoperasikan 60 perjalanan reguler per hari, meningkat 20% dibandingkan dengan angkutan Lebaran tahun sebelumnya yang hanya mencapai 52 perjalanan per hari. Peningkatan jumlah perjalanan ini turut menambah kapasitas tempat duduk harian menjadi 37.262 tempat duduk, naik dari 31.252 tempat duduk per hari pada tahun lalu. 

  • KCIC Buka Penjualan Tiket Whoosh Lebih Awal untuk Arus Mudik Lebaran

    KCIC Buka Penjualan Tiket Whoosh Lebih Awal untuk Arus Mudik Lebaran

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memperpanjang masa penjualan tiket Whoosh untuk perjalanan libur Idulfitri.

    General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menyampaikan saat ini tiket Whoosh dapat dipesan lebih awal sejak H-25 sebelum jadwal keberangkatan. Dengan demikian masyarakat kini sudah dapat membeli tiket untuk keberangkatan April 2025, termasuk perjalanan masa libur lebaran.

    Inovasi ini dilakukan untuk memberikan fleksibilitas dan kenyamanan lebih bagi para penumpang dalam menentukan jadwal perjalanan mereka. Sebelumnya tiket Whoosh hanya dapat dipesan mulai H-14 sebelum keberangkatan.

    Eva melanjutkan saat ini pembelian tiket Whoosh menunjukkan sekitar 85% penumpang membeli tiket pada hari keberangkatan. 

    “Oleh karena itu pada momen libur lebaran ini masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pembelian tiket secara online untuk menghindari resiko kehabisan tiket serta agar perjalanan lebih lancar dan nyaman,”ujarnya melalui keterangan resmi, (15/3/2025).

    Masyarakat yang melakukan pembelian dihari yang sama dengan jadwal keberangkatan agar memperhatikan bahwa pembelian tiket Whoosh secara online dapat dilakukan hingga 30 menit sebelum keberangkatan melalui kanal online. 

    “Untuk pembelian secara offline dapat dilakukan di loket dan vending machine stasiun hingga 15 menit sebelum keberangkatan,” imbuhnya.

    KCIC mendorong masyarakat untuk membeli tiket lebih awal dan memanfaatkan kanal online agar terhindar dari antrean di stasiun. Dengan pembelian online, penumpang mendapatkan kepastian tempat duduk dan dapat lebih santai saat tiba di stasiun. Selain itu, khusus untuk transaksi melalui aplikasi Whoosh dan website ticket.kcic.co.id, tersedia kemudahan refund dan reschedule secara online, sehingga perjalanan menjadi lebih fleksibel.

    Dengan adanya kemudahan dalam pemesanan tiket ini, diharapkan masyarakat dapat lebih nyaman dalam merencanakan perjalanan mudik lebaran bersama Whoosh. Dengan kecepatan dan ketepatan waktu Whoosh, mudik menjadi lebih efisien dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan.

  • KCIC Perpanjang Masa Penjualan Tiket Whoosh pada Momen Lebaran 2025

    KCIC Perpanjang Masa Penjualan Tiket Whoosh pada Momen Lebaran 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Untuk memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan selama masa libur Lebaran, KCIC resmi memperpanjang masa penjualan tiket Whoosh.

    Kini, tiket Whoosh dapat dipesan lebih awal sejak H-25 sebelum jadwal keberangkatan sehingga masyarakat kini sudah dapat membeli tiket untuk keberangkatan April 2025, termasuk perjalanan masa libur Lebaran.

    “Inovasi ini dilakukan untuk memberikan fleksibilitas dan kenyamanan lebih bagi para penumpang dalam menentukan jadwal perjalanan mereka. Sebelumnya tiket Whoosh hanya dapat dipesan mulai H-14 sebelum keberangkatan,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa, dalam keterangannya, Sabtu (15/3/2025).

    Eva Chairunisa lebih jauh menyampaikan, tren pembelian tiket Whoosh menunjukkan sekitar 85% penumpang membeli tiket pada hari keberangkatan.

    Oleh karena itu, ujar Eva, pada momen libur Lebaran ini masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pembelian tiket secara online untuk menghindari risiko kehabisan tiket.

    Dikatakan, masyarakat yang melakukan pembelian pada hari yang sama dengan jadwal keberangkatan agar memperhatikan bahwa pembelian tiket Whoosh secara online dapat dilakukan hingga 30 menit sebelum keberangkatan melalui kanal online.

    “Untuk pembelian secara offline dapat dilakukan di loket dan vending machine stasiun hingga 15 menit sebelum keberangkatan,” ujar Eva.

    KCIC mendorong masyarakat untuk membeli tiket Whoosh lebih awal dan memanfaatkan kanal online agar terhindar dari antrean di stasiun.

    Dengan pembelian online, penumpang mendapatkan kepastian tempat duduk dan dapat lebih santai saat tiba di stasiun.

    Selain itu, khusus untuk transaksi melalui aplikasi Whoosh dan website ticket.kcic.co.id, tersedia kemudahan refund dan reschedule secara online, sehingga perjalanan menjadi lebih fleksibel.

    “Dengan adanya kemudahan dalam pemesanan tiket Whoosh ini, diharapkan masyarakat dapat lebih nyaman dalam merencanakan perjalanan mudik Lebaran bersama Whoosh,” kata Eva.

  • KCIC Siapkan 808.946 Tempat Duduk Whoosh selama Lebaran

    KCIC Siapkan 808.946 Tempat Duduk Whoosh selama Lebaran

    Jakarta, Beritasatu.com – PT KCIC menyiapkan sebanyak 808.946 tempat duduk dalam 1.346 perjalanan kereta cepat Whoosh selama masa angkutan Lebaran 2025.

    Masa angkutan Lebaran KCIC akan berlangsung selama 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

    KCIC mengoperasikan 62 perjalanan reguler per hari, meningkat 20% dibanding angkutan Lebaran tahun lalu yang hanya mencapai 52 perjalanan per hari.

    Dengan peningkatan jumlah perjalanan ini, kapasitas tempat duduk harian Whoosh pun bertambah menjadi 37.262 tempat duduk, naik dari 31.252 tempat duduk per hari pada tahun lalu.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, secara total, KCIC menyediakan sebanyak 808.946 tempat duduk dalam 1.346 perjalanan Whoosh selama masa angkutan Lebaran 2025.

    “Peningkatan kapasitas ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang, terutama pada tanggal-tanggal favorit yang diprediksi terjadi pada 5 April atau H+2 Lebaran,” kata Eva.

    KCIC juga telah mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang yang diperkirakan terjadi sejak 21 Maret 2024, seiring dengan dimulainya libur sekolah dan kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah.

    “Selain itu, libur Nyepi pada 28 Maret juga diperkirakan akan meningkatkan jumlah penumpang Whoosh secara bertahap,” ujar Eva.

    Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket secara online agar perjalanan lebih lancar dan nyaman. “Hal ini dikarenakan tren pembelian tiket Whoosh, sekitar 85% penumpang membeli tiket pada hari keberangkatan,” tambah Eva.

    Dikatakan, jumlah penumpang Whoosh selama angkutan Lebaran akan meningkat pada tahun ini. “Kami memproyeksikan jumlah penumpang Whoosh selama angkutan Lebaran akan meningkat hingga 30 persen, mencapai hingga 24.000 penumpang per hari. Sebagai perbandingan, pada hari kerja biasa, jumlah penumpang Whoosh berkisar antara 16.000-18.000 per hari, sedangkan pada akhir pekan bisa mencapai 18.000-21.000 penumpang per hari,” ujar Eva.
     

  • KCIC prediksi puncak lonjakan penumpang Whoosh terjadi pada 3-5 April

    KCIC prediksi puncak lonjakan penumpang Whoosh terjadi pada 3-5 April

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjawab pertanyaan awak media saat ditemui usai acara \”Buka Bersama Media\” di Whoosh Experience Lounge, Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Jumat malam (14/3/2025). ANTARA/Uyu Septiyati Liman.

    KCIC prediksi puncak lonjakan penumpang Whoosh terjadi pada 3-5 April
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Sabtu, 15 Maret 2025 – 08:05 WIB

    Elshinta.com – General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa menyampaikan bahwa lonjakan jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh pada momen libur Idul Fitri 1446 Hijriah diproyeksikan terjadi pada 3-5 April 2025.

    “Prediksi kami untuk di momen libur Lebaran tahun ini peningkatan jumlah penumpang yang pesat itu mungkin akan terjadi justru setelah Lebaran, antara tanggal 3 April sampai dengan tanggal 5 April nanti,” ujar Eva Chairunisa di Jakarta, Jumat malam (14/3).

    Ia mengatakan bahwa pola perjalanan pengguna Whoosh selama ini mirip seperti pengguna KRL Commuter Line, yakni melakukan perjalanan pulang-pergi dalam satu hari, untuk berwisata ke Bandung, Jawa Barat, sehingga diperkirakan lonjakan penumpang baru terjadi usai perayaan Idul Fitri.

    Pihaknya juga memproyeksikan bahwa akan terjadi lonjakan volume penumpang sekitar 30 persen selama momen libur Lebaran kali ini.

    “Jadi, kalau biasanya rata-rata per harinya itu sekitar 16-18 ribu penumpang ya di hari kerja, untuk hari libur itu rata-rata per harinya sekitar 18-21 ribu, nah di momen libur ini kami prediksi rata-rata per hari itu bisa mencapai 24 ribu,” kata Eva.

    Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang tersebut, pihaknya telah menyediakan 808.946 tempat duduk untuk total 1.346 perjalanan Whoosh selama masa angkutan Lebaran 2025 pada 21 Maret hingga 11 April. Ia menyatakan bahwa setiap harinya terdapat 62 perjalanan kereta cepat yang dapat mengangkut total 37.262 penumpang, kecuali pada hari Minggu yang hanya dialokasikan sebanyak 56 perjalanan untuk 33.656 penumpang.

    “Karena memang di Minggu di pagi hari itu sampai dengan jam 07.00 pagi ya ini diadakan perawatan prasarana rutin, dan pada hari Minggu itu biasanya kereta paling pertama juga okupansinya tidak terlalu tinggi, jadi kami rasa ini tidak mengganggu pelayanan secara keseluruhan,” ucap Eva.

    Sebagai upaya untuk meningkatkan kenyamanan bagi penumpang selama melakukan perjalanan dengan Whoosh pada momen libur Idul Fitri mendatang, pihaknya akan mengerahkan 530 petugas keamanan dan 688 petugas layanan, termasuk Passenger Service Mobile. Ia menuturkan bahwa kehadiran petugas Passenger Service Mobile menjadi penting karena seringkali momen liburan dimanfaatkan masyarakat untuk mencoba layanan Whoosh untuk pertama kali.

    “Passenger Service Mobile ini juga menjadi salah satu fokus kami untuk memberikan layanan di momen libur ini untuk mengingatkan penumpang akan jadwal keberangkatan, termasuk juga barang bawaan, karena biasanya di momen liburan jumlah barang bawaan penumpang yang tertinggal itu meningkat dibandingkan hari biasa,” imbuh Eva.

    Sumber : Antara